spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 16

Finnet Gandeng KP2MI Perkuat Digitalisasi Layanan Pekerja Migran

0

Telko.id – PT Finnet Indonesia (Finnet) resmi menjalin kesepakatan strategis dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) untuk mempercepat digitalisasi layanan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) ini menjadi tonggak penting dalam menghadirkan sistem pembayaran digital yang terintegrasi, aman, dan inklusif bagi para pahlawan devisa negara.

Kesepakatan yang berlangsung di Gedung Bidakara 2, Jakarta Selatan ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan kedua instansi.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Menteri KP2MI Dzulfikar Ahmad Tawalla, Direktur Jenderal Pemberdayaan KP2MI Dr. Muh. Fachri, serta Direktur Utama Finnet Rakhmad Tunggal Afifuddin yang didampingi Direktur Business & Marketing Finnet Aziz Sidqi.

Kehadiran para petinggi ini menegaskan komitmen kuat untuk menciptakan sinergi lintas lembaga demi memberikan nilai tambah nyata bagi PMI dan keluarganya.

Wakil Menteri KP2MI, Dzulfikar Ahmad Tawalla, menekankan bahwa transformasi digital merupakan elemen krusial dalam strategi nasional untuk mendongkrak kesejahteraan pekerja migran.

Kolaborasi dengan Finnet diharapkan mampu mempermudah proses pengiriman uang atau remitansi dari luar negeri ke tanah air. Hal ini sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang memprioritaskan penguatan inklusi keuangan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat luas.

Dalam skema kerja sama ini, Finnet yang merupakan bagian dari TelkomGroup akan berperan sebagai penyedia infrastruktur sistem pembayaran.

Teknologi ini akan diintegrasikan langsung ke dalam platform layanan milik KP2MI. Integrasi tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman transaksi yang praktis, mulai dari pengelolaan dana hingga layanan remitansi yang lebih efisien bagi keluarga PMI di daerah asal.

Kontribusi PMI terhadap perekonomian nasional melalui remitansi tercatat sangat signifikan. Oleh sebab itu, keberadaan sistem pembayaran yang andal menjadi syarat mutlak untuk menjamin keamanan dana selama masa penempatan kerja.

Selain aspek teknis, sinergi ini juga membidik peningkatan literasi keuangan agar para pekerja migran memiliki kemandirian pekerja migran yang lebih baik dalam mengelola keuangan mereka.

Direktur Utama Finnet, Rakhmad Tunggal Afifuddin, menyatakan bahwa pihaknya terus berupaya mengembangkan ekosistem pembayaran yang inklusif. Menurutnya, transformasi digital adalah kunci utama untuk mempermudah akses layanan keuangan yang aman bagi PMI.

Langkah ini juga menjadi bukti dukungan Finnet terhadap program pemerintah dalam memperluas akses ekonomi digital ke seluruh lapisan masyarakat.

Sebagai perusahaan yang telah berpengalaman mendukung layanan publik dan BUMN, Finnet terus memperkuat digitalisasi pembayaran nasional.

Perusahaan juga fokus pada pengembangan jaringan agen collection serta optimalisasi kanal digital guna memudahkan akses masyarakat.

Ke depan, kolaborasi bersama KP2MI ini diharapkan dapat memperluas pemanfaatan ekosistem pembayaran digital serta menciptakan dampak ekonomi berkelanjutan, selaras dengan strategi DANA dan pelaku industri lainnya dalam memajukan ekonomi digital Indonesia. (Icha)

Xiaomi 17 Series Rilis 3 Maret, Bawa Revolusi Kamera Leica 200MP

Telko.id – Xiaomi Indonesia akhirnya memecah keheningan dengan konfirmasi resmi mengenai kehadiran lini flagship terbarunya. Xiaomi 17 Series dipastikan meluncur di pasar tanah air pada 3 Maret 2026.

Kabar ini menjadi angin segar bagi penggemar teknologi yang telah menantikan inovasi terbaru dari raksasa teknologi tersebut, terutama setelah berbagai rumor yang beredar sebelumnya.

Peluncuran ini menandai babak baru dalam kemitraan strategis antara Xiaomi dan Leica. Mengusung tagline “Essential Leica Imagery”, seri ini dijanjikan akan menetapkan standar baru dalam fotografi mobile.

Fokus utamanya adalah menghasilkan gambar yang lebih tajam, autentik, dan penuh karakter, sebuah tanda tangan visual yang selama ini melekat pada kamera legendaris Leica.

Marketing Director Xiaomi Indonesia, Andi Renreng, menegaskan bahwa kehadiran Xiaomi 17 Series bukan sekadar peluncuran produk biasa, melainkan representasi visi perusahaan.

“Seri ini secara sempurna menyatukan warisan satu abad keahlian Leica dalam dunia optik dengan inovasi teknologi seluler paling mutakhir dari Xiaomi,” ujarnya.

Andi menambahkan bahwa era mobile imagery saat ini memungkinkan transformasi fotografi profesional menjadi pengalaman yang lebih mudah dan inklusif bagi semua orang.

Teknologi LOFIC: Solusi Fotografi Kontras Tinggi

Salah satu sorotan utama dari seri ini adalah varian tertinggi, Xiaomi 17 Ultra, yang mendapatkan julukan ‘Master of the Night’. Perangkat ini membawa inovasi signifikan melalui sistem kamera 200 MP Leica Triple Camera.

Namun, yang membuat sistem ini istimewa bukan hanya besaran megapikselnya, melainkan integrasi teknologi LOFIC (Lateral Overflow Integration Capacitor).

Dalam dunia fotografi smartphone, dynamic range atau rentang dinamis sering menjadi kendala utama. Pengguna kerap kesulitan saat memotret dalam kondisi pencahayaan ekstrem, seperti backlight yang kuat.

Biasanya, kamera ponsel harus memilih antara mempertahankan detail pada latar belakang yang terang atau wajah subjek yang gelap. Seringkali, hasilnya adalah latar belakang yang “pecah” (putih total) atau subjek yang menjadi siluet gelap.

Teknologi LOFIC hadir untuk memecahkan masalah klasik tersebut. Berdasarkan informasi teknis yang dirilis, teknologi ini memungkinkan sensor untuk menampung kapasitas cahaya atau full-well capacity yang jauh lebih besar dibandingkan sensor konvensional.

Kemampuan ini membuat sensor dapat memproses informasi pada area terang (highlight) dan area gelap (shadow) secara bersamaan dengan presisi tinggi.

Hasil akhirnya adalah foto HDR yang jernih tanpa kompromi. Detail pada awan di langit yang cerah tetap terlihat, sementara tekstur pada area bayangan tetap tajam.

Ini merupakan lompatan teknologi yang krusial bagi pengguna yang menginginkan hasil foto profesional tanpa perlu melakukan penyuntingan rumit pasca-pemotretan.

Untuk melihat evolusi teknologi ini, Anda bisa membandingkannya dengan Spesifikasi Lengkap dari generasi sebelumnya atau rumor awal yang beredar.

Rekayasa Optik Lensa Ultra-Pure Leica

Kualitas gambar yang superior tidak hanya bergantung pada sensor, tetapi juga pada kualitas lensa yang digunakan. Xiaomi 17 Series mengadopsi Lensa Utama 1 inci Ultra-Dynamic yang desain optiknya dirancang ulang sepenuhnya melalui kolaborasi mendalam dengan Leica. Langkah ini menunjukkan keseriusan Xiaomi dalam mengejar kesempurnaan optik.

Modul lensa ini menggunakan kombinasi G+P (Glass + Plastic) yang sangat canggih. Penggunaan elemen kaca (glass) yang diproses dengan presisi tinggi memberikan keunggulan signifikan dibandingkan lensa yang seluruhnya terbuat dari plastik.

Elemen kaca memungkinkan transmisi cahaya yang jauh lebih halus dan akurat, mengurangi potensi flare atau pantulan cahaya yang tidak diinginkan, serta memastikan warna yang ditangkap sensor adalah warna yang sesungguhnya.

Xiaomi menyebut kualitas ini sebagai “ultra-pure”, yang berarti distorsi visual ditekan seminimal mungkin. Selain itu, terdapat mekanisme Continuous Optical Zoom 75–100mm yang telah memenuhi standar Leica APO.

Standar apochromatic (APO) ini menjamin koreksi warna yang superior, sehingga tidak ada penyimpangan warna (chromatic aberration) pada pinggiran objek.

Fleksibilitas zoom ini memungkinkan pengguna memotret dari jarak jauh dengan ketajaman yang tetap terjaga. Bahkan, sistem ini diklaim mampu menghasilkan foto berkualitas tinggi hingga panjang fokus setara 400mm atau pembesaran sekitar 17,2x.

Kemampuan ini sangat berguna untuk fotografi potret (portrait) maupun fotografi jalanan (street photography) di mana jarak subjek seringkali bervariasi.

Desain Compact dengan Performa Flagship

Selain varian Ultra, Xiaomi juga memperhatikan segmen pengguna yang lebih menyukai perangkat ergonomis melalui model reguler Xiaomi 17. Ponsel ini diposisikan sebagai compact imagery flagship, sebuah kategori yang menantang anggapan bahwa ponsel kecil harus mengorbankan fitur kamera.

Xiaomi 17 tampil dengan desain yang lebih ringkas tahun ini, namun tetap mempertahankan fungsionalitas penuh. Ini menjadi pilihan ideal bagi pengguna dengan mobilitas tinggi yang menginginkan ponsel yang nyaman digenggam satu tangan namun tetap memiliki performa “buas”.

Di sektor fotografi, model compact ini tidak dipandang sebelah mata. Ia mengusung sistem triple camera yang terdiri dari:

  • 50MP Main Camera
  • 50MP Telephoto
  • 50MP Ultra-wide

Seluruh lensa tersebut dikembangkan bersama Leica dan menggunakan lensa Summilux, yang terkenal di dunia fotografi karena bukaan (aperture) yang besar dan kejernihan optiknya. Perpaduan lensa Summilux dengan sensor Light Fusion 950 yang telah ditingkatkan menghasilkan dynamic range mencapai 13,5 EV. Angka ini menjanjikan gradasi tonal yang sangat halus dari gelap ke terang.

Bagi para kreator konten, kamera depan 50 MP pada Xiaomi 17 kini telah dilengkapi dengan fitur Autofocus. Peningkatan ini sangat krusial untuk kebutuhan swafoto (selfie) dan vlogging, memastikan wajah tetap fokus dan tajam meskipun pengguna bergerak atau mengubah jarak kamera.

Ekosistem Cerdas dan Konektivitas

Xiaomi 17 Series tidak hanya berbicara soal perangkat keras. Aspek perangkat lunak dan kecerdasan buatan (AI) juga menjadi pilar utama pengalaman pengguna. Seluruh jajaran seri ini didukung oleh fitur AI Creativity Assistant.

Fitur ini dirancang untuk membantu pengguna dalam proses kreatif, mulai dari pengambilan gambar hingga penyuntingan, menjadikan hasil akhir terlihat lebih profesional dengan usaha yang minimal.

Selain itu, integrasi dengan ekosistem Xiaomi HyperConnect memastikan alur kerja yang mulus antar perangkat. Pengguna dapat dengan mudah memindahkan data, foto, atau video dari smartphone ke perangkat Xiaomi lainnya tanpa hambatan.

Konektivitas yang seamless ini menjadi nilai tambah di era di mana pengguna sering bekerja dengan banyak perangkat sekaligus. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kompatibilitas sistem ini, Anda bisa mengecek Fitur Lengkap dari update sistem operasi terbaru mereka.

Dengan kombinasi teknologi sensor LOFIC revolusioner, rekayasa optik Leica yang presisi, serta desain yang menjawab kebutuhan ergonomis, Xiaomi 17 Series tampaknya siap mengguncang pasar smartphone Indonesia pada awal Maret mendatang. Kehadirannya akan menjadi tolok ukur baru bagi kompetisi fotografi seluler di tahun 2026. (Icha)

ITSEC Asia dan UNFPA Rilis SHECURE Digital, Perkuat Perlindungan Perempuan Online

0

Telko.id – PT ITSEC Asia Tbk (IDX: CYBR) secara resmi menggandeng United Nations Population Fund (UNFPA) untuk meluncurkan inisiatif nasional bertajuk “SHECURE Digital”.

Langkah strategis ini diambil guna menciptakan ekosistem siber yang lebih aman, inklusif, serta berorientasi pada perlindungan perempuan dan anak dari ancaman kekerasan di ruang maya yang kian mengkhawatirkan.

Peluncuran program ini didasari oleh data yang menunjukkan urgensi perlindungan di ranah daring. Berdasarkan Survei Pengalaman Hidup Perempuan Nasional (SPHPN) 2024, sekitar 7,2 juta perempuan di Indonesia pernah mengalami kekerasan digital oleh bukan pasangan sepanjang hidup mereka.

Kelompok usia 15-24 tahun tercatat sebagai demografi yang paling rentan mengalami serangan di ruang digital tersebut.

Hadir dalam peresmian tersebut, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, memberikan dukungan penuh terhadap kolaborasi ini.

Program ini dinilai selaras dengan mandat nasional untuk memperkuat upaya pencegahan kekerasan berbasis gender online (KBGO) serta eksploitasi digital yang mencakup pelecehan daring, penyalahgunaan data pribadi, hingga pemerasan digital.

Presiden Direktur PT ITSEC Asia Tbk, Patrick Dannacher, menegaskan bahwa inisiatif ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan pemahaman masyarakat mengenai risiko siber.

Menurutnya, banyak perempuan yang menganggap risiko digital sebagai bagian “normal” dari kehidupan online, padahal hal tersebut merupakan bentuk kekerasan yang nyata.

Content image for article: ITSEC Asia dan UNFPA Rilis SHECURE Digital, Perkuat Perlindungan Perempuan Online

“SHECURE Digital kami rancang melalui pendekatan yang membumi, relevan, dan dapat digunakan dalam situasi sehari-hari. Ini adalah kontribusi kami untuk memperkuat agenda nasional perlindungan perempuan dan anak di era digital,” ungkap Patrick.

Kolaborasi Lintas Sektor

Kepala Perwakilan UNFPA di Indonesia, Hassan Mohtashami, menyoroti dampak serius kekerasan digital terhadap kesehatan mental dan sosial korban.

Ia menekankan bahwa penyelesaian masalah ini membutuhkan kerja sama erat antara sektor swasta, mitra pembangunan, dan pemerintah.

“SHECURE Digital menunjukkan bagaimana kolaborasi dapat memperkuat perlindungan yang berkelanjutan dan berpusat pada manusia. Kekerasan digital memiliki dampak nyata terhadap masa depan perempuan dan anak,” ujar Hassan.

Upaya ini sejalan dengan berbagai inisiatif industri lainnya yang fokus pada Pemberdayaan Digital bagi kaum perempuan. Sinergi antara teknologi keamanan siber dan advokasi sosial diharapkan mampu menekan angka kasus KBGO secara signifikan.

Tiga Pilar Utama SHECURE Digital

Program ini dibangun di atas tiga pilar strategis yang mencakup aspek edukasi, proteksi teknis, dan advokasi komunitas.

Pertama, SHECURE CLASS yang berfokus pada literasi pertahanan diri digital. Pilar ini menyasar perempuan dan remaja untuk memberikan pemahaman praktis mengenai pengelolaan privasi, keamanan akun, serta langkah mitigasi saat menghadapi ancaman seperti penipuan atau penyebaran konten intim tanpa izin.

Kedua, SHECURE SHIELD yang menghadirkan perlindungan teknis aktif. Mengusung pendekatan privacy first, pilar ini memberikan kendali penuh kepada pengguna atas data mereka tanpa adanya pengawasan yang berlebihan.

Ketiga, SHECURE VOICES yang mendorong keterlibatan komunitas melalui kampanye kesadaran dan ruang dialog. Tujuannya adalah membangun budaya digital yang saling menghormati serta mendukung korban untuk berani berbicara.

Perlindungan Nyata Lewat IntelliBroń Aman

Sebagai implementasi dari pilar SHECURE SHIELD, ITSEC Asia memanfaatkan solusi keamanan digital bernama IntelliBroń Aman. Teknologi ini dirancang untuk mendeteksi potensi ancaman sejak dini, mulai dari upaya penipuan, aplikasi berisiko, hingga tautan berbahaya yang mengancam data pribadi.

Solusi ini bekerja dengan memberikan notifikasi dan peringatan yang mudah dipahami pengguna, sehingga mereka dapat mengambil keputusan secara sadar.

Dengan basis kecerdasan buatan (AI), IntelliBroń Aman memberikan perlindungan berlapis tanpa mengeksploitasi data pengguna, menjadikannya alat perlindungan proaktif, bukan alat pengawasan.

Langkah inovatif ini juga menjadi bukti nyata keberhasilan strategi Ekspansi Regional ITSEC Asia dalam menghadirkan solusi keamanan siber yang relevan dengan kebutuhan masyarakat luas, tidak hanya untuk korporasi tetapi juga individu.

Dukungan Regulasi Pemerintah

Menteri Arifah Fauzi dalam pidato kuncinya menekankan bahwa respons terhadap kekerasan digital harus berbasis data dan didukung reformasi struktural.

Pada tahun 2024, diperkirakan 23,3 juta perempuan mengalami kekerasan fisik, seksual, atau psikologis, dengan 7,5 persen di antaranya mengalami pelecehan daring.

Pemerintah sendiri telah memperkuat fondasi hukum melalui UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan integrasi keamanan siber dalam RPJMN 2025-2029.

Selain itu, pemerintah juga tengah menggodok aturan untuk Batasi Usia penggunaan media sosial demi melindungi anak-anak dari paparan konten berbahaya sejak dini.

“Regulasi saja tidak cukup. Perlindungan harus hadir dan bekerja di ruang yang sama tempat kekerasan terjadi. Melalui SHECURE Digital, kita menanamkan perlindungan langsung ke dalam ekosistem digital Indonesia,” tegas Menteri Arifah.

Melalui inisiatif ini, ITSEC Asia dan UNFPA berharap dapat menciptakan Ruang Aman Digital yang menjamin keselamatan, martabat, dan hak setiap individu dalam beraktivitas di dunia maya. (Icha)

ASUS ROG Flow Z13-KJP Rilis di Indonesia, Cuma 50 Unit!

0

Telko.id – ASUS Republic of Gamers (ROG) resmi memboyong inovasi terbarunya ke tanah air, yakni ROG Flow Z13-KJP.

Tablet gaming hasil kolaborasi eksklusif dengan Kojima Productions ini hadir sangat terbatas, hanya tersedia 50 unit untuk pasar Indonesia dengan banderol harga Rp 60.999.000.

Langkah ini sekaligus menandai perayaan dua dekade kepemimpinan ROG di industri gaming global.

Perangkat ini bukan sekadar mesin permainan biasa, melainkan perpaduan antara teknologi komputasi tingkat tinggi dan seni visual kontemporer.

Mengusung filosofi “For Ludens Who Dare”, desain sasisnya dirancang langsung oleh maestro Yoji Shinkawa yang terinspirasi dari maskot ikonik Kojima Productions, Ludens.

Kehadirannya di Indonesia ditujukan bagi para kolektor dan penggemar teknologi yang menginginkan performa tanpa kompromi dalam balutan estetika artistik.

Country Manager ASUS Indonesia, Lenny Lin, menegaskan bahwa peluncuran ini merupakan bukti keberanian perusahaan untuk terus berinovasi.

Menurutnya, kolaborasi dengan Kojima Productions tidak hanya menghadirkan laptop gaming terbaik, tetapi juga instrumen bertenaga bagi kreator untuk mewujudkan visi mereka tanpa batasan memori maupun daya komputasi. ASUS memastikan bahwa setiap inci dari perangkat ini mencerminkan detail seni tinggi dengan tema eksklusif yang terintegrasi ke dalam sistemnya.

Sebagai tablet gaming paling powerful di dunia saat ini, ROG Flow Z13-KJP ditenagai oleh prosesor AMD Ryzen™ AI Max+ 395. Dapur pacu ini dikombinasikan dengan grafis AMD Radeon™ 8060S serta NPU 50 TOPS untuk kinerja kecerdasan buatan yang optimal.

Salah satu keunggulan utamanya adalah kapasitas RAM 128GB dengan teknologi Unified Quad Channel Memory. Fitur ini memungkinkan alokasi VRAM hingga 96GB, angka yang melampaui rata-rata komputer desktop profesional.

Content image for article: ASUS ROG Flow Z13-KJP Rilis di Indonesia, Cuma 50 Unit!

Baca Juga:

Spesifikasi Monster untuk AI dan Gaming

Keunggulan spesifikasi tersebut memungkinkan ROG Flow Z13-KJP menjalankan model bahasa besar (LLM) hingga 70B secara lokal tanpa perlu bergantung pada cloud. Bagi para gamers, kemampuan ini menjamin kelancaran memainkan judul gim AAA dengan pengaturan grafis tertinggi atau “rata kanan”.

Fleksibilitas bentuk 2-in-1 juga memungkinkannya bertransformasi menjadi konsol portabel, tablet kreatif bagi desainer, hingga workstation ringkas saat terhubung dengan periferal tambahan.

Layar yang diusung adalah ROG Nebula Display berukuran 13 inci dengan resolusi 2.5K (2560 x 1600). Panel ini memiliki refresh rate 180Hz, waktu respons 3ms, serta akurasi warna 100% DCI-P3 yang telah tervalidasi PANTONE.

Tingkat kecerahan mencapai 500 nits memastikan visual tetap tajam meski digunakan di berbagai kondisi pencahayaan. Konsistensi ASUS dalam menghadirkan teknologi layar terdepan ini sejalan dengan berbagai inovasi yang pernah ditampilkan pada pameran ASUS sebelumnya di Indonesia.

Bundling Eksklusif Death Stranding 2

Daya tarik utama bagi para penggemar Hideo Kojima adalah paket penjualan yang menyertakan gim terbaru, Death Stranding 2: On The Beach. Pembeli akan mendapatkan kode digital gim tersebut yang dapat diklaim melalui aplikasi Armoury Crate saat rilis resmi pada 19 Maret mendatang.

Selain itu, paket pembelian juga mencakup aksesori eksklusif seperti briefcase khusus, adaptor edisi spesial, set stiker, flight tag KJP, serta sampul paspor edisi ulang tahun ke-20 ROG.

Content image for article: ASUS ROG Flow Z13-KJP Rilis di Indonesia, Cuma 50 Unit!

Sesi pemesanan atau pre-order telah dibuka mulai 24 Februari 2026 hingga 4 Maret 2026. Konsumen dapat melakukan pemesanan melalui ASUS Online Store serta jaringan ROG Exclusive Store dan ASUS Exclusive Store tertentu di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, hingga Medan dan Makassar. Pengiriman unit beserta bonus eksklusif dijadwalkan mulai dilakukan pada 7 Maret 2026.

Untuk memberikan pengalaman langsung kepada publik, ASUS menggelar eksibisi bertajuk “Tech x Art Limited Showcase” di Dia.lo.gue Art Space, Kemang, Jakarta Selatan.

Pameran ini berlangsung mulai 27 Februari hingga 5 Maret 2026. Pengunjung dapat melihat langsung detail desain ROG Flow Z13-KJP yang tidak dipajang di toko ritel biasa, sekaligus berkesempatan memenangkan hadiah menarik seperti ROG Xbox Ally. (Icha)

HUAWEI WATCH Ultimate 2 Segera Hadir, Bawa Fitur Selam 150 Meter

0

Telko.id – Huawei kembali menetapkan standar baru di industri perangkat wearable dengan mengonfirmasi kehadiran HUAWEI WATCH Ultimate 2 di pasar Indonesia dalam waktu dekat.

Sebagai penerus lini smartwatch ultra-premium, perangkat ini dirancang bukan hanya sebagai simbol kemewahan, tetapi juga alat bantu profesional yang membawa kemampuan eksplorasi ekstrem, termasuk mode penyelaman hingga kedalaman 150 meter dan teknologi komunikasi bawah air yang revolusioner.

Mengusung filosofi “The Ultimate in Luxury and Adventure”, jam tangan pintar ini menawarkan peningkatan signifikan dibandingkan generasi pendahulunya. Jika versi sebelumnya menghadirkan ketahanan air 100 meter, HUAWEI WATCH Ultimate 2 kini menjadi smartwatch pertama yang mendukung ketahanan air hingga 200 meter.

Perangkat ini juga dilengkapi fitur audio dan mode penyelaman teknis yang telah ditingkatkan, menjawab kebutuhan para penyelam profesional maupun penggemar olahraga air yang menginginkan keandalan tinggi di pergelangan tangan mereka.

Salah satu inovasi paling menonjol yang diperkenalkan adalah fitur Independent Underwater Messaging. Teknologi ini memungkinkan pengguna untuk tetap terhubung dan berkomunikasi di bawah permukaan air tanpa memerlukan perangkat tambahan yang rumit.

Didukung oleh sistem Comprehensive Health Mastery, perangkat ini juga memastikan pemantauan kondisi fisik pengguna tetap akurat di berbagai situasi, menjadikannya pendamping ideal untuk aktivitas jelajah profesional maupun rutinitas harian yang menuntut performa tinggi.

Material Liquid Metal dan Layar Super Terang

Ketangguhan menjadi fokus utama dalam rancang bangun HUAWEI WATCH Ultimate 2. Huawei mengklaim perangkat ini sebagai satu-satunya smartwatch di industri yang menggunakan material zirconium-based liquid metal pada bodinya.

Material canggih ini menawarkan ketahanan terhadap korosi hingga sepuluh kali lipat lebih baik dibandingkan material konvensional, sebuah fitur krusial bagi perangkat yang sering terpapar air laut.

Content image for article: HUAWEI WATCH Ultimate 2 Segera Hadir, Bawa Fitur Selam 150 Meter

Keunggulan material bodi tersebut dipadukan dengan perlindungan layar berbahan sapphire glass. Layar ini memiliki tingkat kecerahan mencapai 3.500 nits, memastikan visibilitas informasi tetap sempurna bahkan di bawah terik matahari yang menyengat.

Estetika premium semakin diperkuat dengan kehadiran Dual-Color Nanocrystal Ceramic Bezel, yang memberikan perpaduan kekuatan fisik dan keindahan visual tanpa mengganggu performa konektivitas nirkabel perangkat.

Huawei menghadirkan dua varian yang memiliki karakter berbeda. Varian Blue hadir dengan strap woven fluoroelastomer dua warna bertekstur gelombang tiga dimensi, terinspirasi dari layar kapal dan ombak laut untuk kesan elegan nan tangguh.

Sementara itu, varian Black menggunakan strap hollow fluoroelastomer yang lebih ringan dan memiliki sirkulasi udara baik (breathable), sangat cocok untuk mendukung kenyamanan pengguna saat beraktivitas intens maupun penggunaan sehari-hari.

Teknologi Komunikasi Sonar Bawah Air

Bagi para penyelam, HUAWEI WATCH Ultimate 2 menawarkan fitur keamanan dan komunikasi yang belum pernah ada sebelumnya di segmen smartwatch komersial. Dengan sertifikasi ISO 22810 dan EN13319, perangkat ini mampu bertahan pada kedalaman 150 meter (20 ATM).

Fitur andalannya adalah independent underwater sonar communication, yang memungkinkan pengiriman pesan teks dan emoji antar pengguna hingga jarak dan kedalaman tertentu.

Teknologi sonar ini mendukung komunikasi hingga kedalaman 30 meter. Selain itu, terdapat fitur Underwater SOS yang dapat beroperasi hingga kedalaman 60 meter, memberikan lapisan keamanan ekstra saat terjadi situasi darurat.

Fitur Underwater Messaging ini dirancang agar penyelam dapat tetap terhubung secara praktis dengan gangguan minimal, mengatasi tantangan komunikasi di lingkungan laut yang sulit.

Selain kemampuan komunikasi, smartwatch ini mencatat data penyelaman secara rinci. Pengguna dapat melacak titik masuk dan keluar air menggunakan GPS yang presisi.

Layar AMOLED yang tajam memastikan semua data vital, seperti kedalaman dan waktu selam, dapat terbaca dengan jelas dalam kondisi pencahayaan bawah laut yang minim sekalipun.

Fitur Ekspedisi dan Golf Profesional

Di luar aktivitas air, HUAWEI WATCH Ultimate 2 dirancang untuk mendominasi daratan. Perangkat ini dilengkapi Pro-level Expedition Mode yang mendukung petualangan jarak jauh.

Fitur Multi-Sensing X-TAP Technology memungkinkan akses cepat ke Health Glance, pemantauan oksigen darah (SpO2), dan wawasan kesehatan lainnya untuk memastikan tubuh siap menghadapi medan ekstrem, seperti pendakian di dataran tinggi.

Fitur keselamatan seperti Fall Detection yang lebih akurat dan High-Altitude Adaptation juga disematkan untuk membantu pengguna tetap aman. Bagi penggemar olahraga golf, Huawei memberikan perhatian khusus dengan menyediakan peta vektor yang mendukung pembesaran mulus (stepless zoom).

Antarmuka yang diperbarui dan kemampuan berbagi jalur permainan melalui dynamic route video sharing menawarkan pengalaman interaktif di lapangan hijau, menyaingi smartwatch golf mewah lainnya di pasaran.

Kehadiran fitur-fitur canggih ini mempertegas posisi Huawei yang terus memimpin inovasi dan kuasai pasar wearable global dengan produk-produk berkualitas tinggi.

Kombinasi material premium dan teknologi fungsional menjadikan seri Ultimate ini pilihan utama bagi mereka yang mencari teman petualangan yang dapat diandalkan.

Harga dan Ketersediaan

HUAWEI WATCH Ultimate 2 dijadwalkan resmi tersedia di Indonesia mulai 5 Maret 2026. Peluncuran ini menjadi momentum penting bagi Huawei untuk memperkuat dominasinya di segmen ultra-premium. Konsumen dapat membeli perangkat ini melalui HUAWEI Store dan platform e-commerce resmi Shopee. (Icha)

Telkom Integrasikan 1.231 Anak ke Stunting Action Hub, Jangkau 9 Provinsi

0

Telko.id – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mengambil langkah konkret dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting nasional melalui pendekatan teknologi.

Sepanjang periode Januari hingga Desember 2025, perusahaan pelat merah ini berhasil mengintegrasikan data 1.231 anak ke dalam ekosistem digital Stunting Action Hub.

Langkah ini merupakan bagian dari program intervensi gizi terpadu yang dilaksanakan secara intensif di sembilan provinsi di Indonesia.

Sebagai perusahaan digital telco terdepan, Telkom tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga memperkuat fondasi penanganan stunting melalui sistem pemantauan berbasis data.

Dari total 3.169 anak yang menjadi penerima manfaat program ini, integrasi digital terhadap ribuan anak tersebut memungkinkan pencatatan parameter pertumbuhan yang lebih akurat.

Data tinggi badan, berat badan, serta status gizi kini terpantau secara terstruktur dan berkelanjutan, memastikan setiap intervensi yang dilakukan dapat dievaluasi presisinya.

SGM Social Responsibility Telkom, Hery Susanto, menegaskan bahwa integrasi data merupakan elemen vital dalam keberhasilan program kesehatan masyarakat.

Menurutnya, penanganan stunting tidak bisa hanya mengandalkan bantuan logistik semata, melainkan membutuhkan penguatan ekosistem data yang solid. Melalui Platform Digital Stunting Action Hub, Telkom berupaya memastikan setiap tindakan intervensi dapat dipantau secara real-time dan terukur.

Urgensi Data Akurat dalam Penurunan Stunting

Langkah strategis Telkom ini merespons kondisi kesehatan balita di Indonesia yang masih menghadapi tantangan serius. Merujuk pada data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi stunting nasional tercatat berada di angka 21,5%.

Angka ini menunjukkan bahwa satu dari lima balita di Indonesia masih mengalami gangguan pertumbuhan. Pemerintah sendiri telah menetapkan target agresif untuk menurunkan angka tersebut hingga 14% sebagai agenda prioritas pembangunan kesehatan.

Dalam konteks tersebut, tantangan yang dihadapi tidak hanya sebatas pada pemenuhan nutrisi. Sistem pendataan yang terintegrasi menjadi kebutuhan mendesak agar program pemerintah dan swasta dapat berjalan efektif.

Sinergi antara bantuan fisik dan inovasi digital yang dilakukan Telkom menjadi kunci untuk menciptakan dampak berkelanjutan. Hal ini sekaligus membuktikan komitmen perusahaan bahwa teknologi harus hadir sebagai solusi atas masalah kemanusiaan yang mendasar, didukung dengan Akses Internet yang mumpuni di berbagai daerah.

Sebaran Wilayah dan Komitmen Berkelanjutan

Program intervensi gizi yang dijalankan Telkom memiliki cakupan wilayah yang luas, menyasar daerah-daerah yang membutuhkan perhatian khusus. Pelaksanaan program ini tersebar di sembilan provinsi strategis, meliputi:

  • Lampung
  • Sumatera Barat
  • Kepulauan Bangka Belitung
  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Jawa Timur
  • Nusa Tenggara Barat (NTB)
  • Nusa Tenggara Timur (NTT)
  • Sulawesi Selatan

Di seluruh wilayah tersebut, Telkom berkolaborasi erat dengan berbagai pemangku kepentingan di tingkat daerah.

Kolaborasi ini bertujuan memastikan distribusi bantuan nutrisi serta pendampingan kepada keluarga penerima manfaat berjalan tepat sasaran.

Pendekatan kolaboratif ini juga sejalan dengan semangat inovasi sosial yang kerap digalakkan perusahaan, seperti dalam program Innovillage 2024 yang melibatkan masyarakat dalam solusi digital.

Inisiatif integrasi data ke Stunting Action Hub ini merupakan bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Telkom.

Program ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) poin ke-3, yakni Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being).

Dengan mendorong praktik penanggulangan stunting yang transparan dan berbasis data, Telkom berkontribusi nyata dalam mempersiapkan generasi masa depan Indonesia yang sehat, berdaya saing, dan siap menyongsong visi Indonesia Emas 2045. (Icha)

Indosat HiFi Air Bidik Pemerataan Internet Rumah Lewat Jalur Nirkabel

0

Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pemerataan akses internet ke seluruh penjuru Indonesia melalui layanan Fixed Wireless Access (FWA), Indosat HiFi Air.

Layanan ini diproyeksikan menjadi solusi utama bagi rumah-rumah di Indonesia yang belum terjangkau oleh jaringan fiber optik, dengan target ambisius mencakup area yang luas di seluruh nusantara.

SVP-Head of FWA Business Indosat, Beka Faryan Riangka, mengungkapkan bahwa ambisi perusahaan adalah menjangkau seluruh rumah yang belum memiliki akses Internet Protocol Television (IPTV) atau fiber menggunakan teknologi HiFi Air.

Untuk tahun ini, Indosat menargetkan angka pelanggan di atas 100 ribu, dengan potensi pertumbuhan hingga 500 ribu atau bahkan satu juta pelanggan, tergantung pada penetrasi di berbagai area.

Tantangan utama dalam penetrasi pasar ini, menurut Beka, adalah persepsi masyarakat yang masih menganggap internet rumahan identik dengan koneksi kabel atau Fiber to the Home (FTTH).

Padahal, di negara maju seperti Amerika Serikat atau pasar berkembang seperti India, tren penggunaan internet rumahan justru banyak beralih ke solusi internet berbasis seluler atau nirkabel karena fleksibilitasnya.

Keunggulan Fleksibilitas dan Kemudahan Akses

Salah satu nilai jual utama yang ditawarkan adalah kemudahan instalasi dan portabilitas. SVP-Head of National IM3 & HiFi Brand Indosat, Fahroni Arifin, menjelaskan bahwa perangkat ini sangat cocok untuk segmen pasar yang membutuhkan mobilitas tinggi, seperti mahasiswa atau penyewa rumah. Pengguna tidak perlu repot dengan proses instalasi kabel yang rumit, pengeboran dinding, atau izin dari pemilik properti.

Perangkat ini menawarkan konsep plug-and-play yang memungkinkan aktivasi instan. Hal ini menjadi alternatif menarik dibandingkan menunggu pemasangan jaringan kabel yang seringkali memakan waktu.

Edukasi pasar menjadi kunci strategi Indosat untuk memperkenalkan bahwa internet nirkabel mampu memberikan pengalaman yang setara, bahkan lebih efisien bagi segmen tertentu.

Di wilayah di mana infrastruktur kabel sulit dibangun, layanan ini menjadi tulang punggung konektivitas. Beka mencontohkan kasus di Kalimantan, khususnya di daerah pesisir seperti Kampung Nelayan.

Di sana, adopsi layanan ini tumbuh signifikan karena ketiadaan jaringan fiber. Masyarakat setempat, termasuk komunitas ibu-ibu, memanfaatkan perangkat ini secara kolektif untuk kebutuhan sosial dan komunikasi sehari-hari.

Spesifikasi Teknis dan Jangkauan Jaringan

Secara teknis, perangkat router yang digunakan mampu menampung hingga 128 koneksi perangkat secara bersamaan. Namun, untuk pengalaman penggunaan yang optimal dalam skenario nyata, perangkat ini ideal digunakan oleh sekitar 7 hingga 20 pengguna secara simultan.

Kapasitas ini dinilai sangat memadai untuk kebutuhan satu keluarga besar atau bahkan komunitas kecil.

Dukungan infrastruktur jaringan juga menjadi prioritas. Indosat terus memperluas cakupan jaringan 5G dan 4G untuk menopang layanan ini. Sebagai contoh, di Yogyakarta, cakupan jaringan 5G diklaim telah mencapai 100 persen, memberikan kecepatan dan latensi rendah bagi pengguna FWA di wilayah tersebut. Hal ini memungkinkan pengalaman internet yang mulus, bahkan untuk penggunaan berat sekalipun.

Strategi Indosat menempatkan FWA sebagai pelengkap, bukan sekadar pengganti fiber. Di area residensial yang sudah padat dengan layanan FTTH, produk ini hadir sebagai opsi alternatif.

Namun, di wilayah rural atau pedesaan yang belum tersentuh kabel optik, HiFi Air menjadi solusi utama untuk memberdayakan ekonomi digital masyarakat setempat.

Fahroni menambahkan bahwa mayoritas pengguna produk ini adalah kalangan muda yang melek teknologi. Mereka mampu mengelola kebutuhan kuota dan anggaran secara cerdas, mengombinasikan paket data seluler personal saat bepergian dan menggunakan FWA saat berada di rumah atau asrama untuk efisiensi biaya.

Indosat juga terus berkolaborasi dengan mitra teknologi global guna memastikan kualitas layanan tetap terjaga seiring bertambahnya jumlah pelanggan FTTH dan FWA.

Dengan pendekatan yang berpusat pada kebutuhan pelanggan dan perluasan infrastruktur yang agresif, Indosat optimis layanan internet nirkabel ini akan menjadi katalisator penting dalam pemerataan akses digital di Indonesia. (Icha)

Meta Kembangkan Fitur Scheduled Messages di WhatsApp

Telko.id – Meta kini sedang mengembangkan sebuah fitur baru yang sudah lama dinanti-nanti pengguna WhatsApp: Scheduled Messages atau kemampuan untuk menjadwalkan pesan supaya terkirim otomatis pada waktu tertentu.

Fitur ini pertama kali ditemukan di kode versi beta iOS terbaru WhatsApp, yaitu di dalam menu informasi obrolan pada versi uji coba yang dirilis melalui TestFlight yang dimuat oleh WABetaInfo, menunjukkan bahwa Meta sedang mempersiapkan cara baru bagi pengguna untuk menulis pesan dan menetapkan tanggal serta jam pengiriman tanpa harus mengirim manual saat itu juga.

Secara teknis, fitur ini memungkinkan pesan yang sudah diketik akan tetap berada dalam antrean hingga waktu yang dipilih tiba, lalu WhatsApp akan langsung mengirimkan pesan tersebut tanpa tindakan lanjutan dari pengguna.

Jadwal dan jumlah pesan yang menunggu pengiriman juga bisa dilihat melalui tampilan khusus di chat info, dan pengguna bisa menghapus pesan yang sudah dijadwalkan sebelum terkirim tanpa notifikasi kepada penerima.

Informasi sementara hanya menerangkan bahwa fitur ini “kini dalam pengembangan dan belum tersedia untuk pengujian beta.” Meski begitu, tim pengembang membagikan tangkapan layar interface Group Info dengan menampilkan pilihan “Scheduled Messages” di bawah opsi “Media, links, & docs” juga pilihan “Starred”.

Baca juga:

Masih menurut WABetaInfo, fitur yang telah selesai dikembangkan bakal rilis terbatas untuk pada penguji beta terpilih. Hasil pada tahap ini akan menjadi data tambahan dan laporan awal sesuai dengan pengalaman si tester.

Meski masih belum tersedia untuk umum karena masih dalam tahap pengembangan, langkah Meta ini menunjukkan arah evolusi WhatsApp yang tidak hanya fokus pada pesan instan real-time, tetapi juga pada fungsi yang memberi kontrol lebih pada pengguna atas waktu komunikasi mereka — misalnya untuk mengirim ucapan ulang tahun tepat waktu atau pengingat penting lainnya, tanpa perlu mengingatnya di jam sibuk mereka.

Kemunculan fitur ini menandai perubahan signifikan dalam fungsi dasar WhatsApp yang selama ini hanya mengandalkan pengiriman langsung.

Selama bertahun-tahun, pengguna yang ingin mengirim pesan pada jam tertentu harus menggunakan aplikasi pihak ketiga atau solusi kreatif seperti shortcuts di perangkat iPhone, karena WhatsApp belum menyediakan fitur bawaan yang langsung melakukan penjadwalan pesan.

Google Resmi Luncurkan Nano Banana 2, Evolusi Baru Teknologi AI Kompak

0

Telko.id – Google kembali membuat gebrakan di industri teknologi global dengan pengumuman terbarunya. Raksasa teknologi yang berbasis di Mountain View ini secara resmi mengonfirmasi kehadiran Google Nano Banana 2.

Peluncuran ini menandai langkah strategis perusahaan dalam memperbarui lini produk kecerdasan buatan mereka, menyusul kesuksesan generasi sebelumnya yang telah lebih dulu dikenal di pasar.

Kehadiran iterasi kedua ini menjadi sinyal kuat bahwa Google terus berupaya menyempurnakan teknologi mereka di tengah persaingan yang semakin ketat.

Nano Banana 2 hadir sebagai jawaban atas kebutuhan pasar yang menuntut efisiensi lebih tinggi dan kapabilitas pemrosesan yang lebih cerdas.

Meskipun detail teknis mendalam masih menjadi sorotan para pengamat, peluncuran ini menegaskan posisi Google yang tidak ingin kehilangan momentum dalam perlombaan inovasi teknologi terkini.

Dalam lanskap teknologi saat ini, pembaruan versi seperti Nano Banana 2 biasanya membawa peningkatan signifikan dari sisi performa dan optimalisasi sistem.

Pengguna dan pengembang teknologi tentu menantikan bagaimana inovasi ini akan berintegrasi dengan ekosistem Google yang sudah ada, mulai dari perangkat seluler hingga infrastruktur cloud yang lebih luas.

Peningkatan Kapabilitas dan Efisiensi

Fokus utama dari pengembangan teknologi seri “Nano” umumnya terletak pada efisiensi ukuran tanpa mengorbankan kecerdasan.

Google Nano Banana 2 diprediksi akan membawa arsitektur yang lebih ringkas namun dengan daya pemrosesan yang lebih padat.

Hal ini sangat krusial mengingat tren teknologi saat ini yang bergerak ke arah on-device processing, di mana pemrosesan data dilakukan langsung di perangkat pengguna untuk menjaga privasi dan mengurangi latensi.

Peluncuran ini juga tidak bisa dilepaskan dari konteks persaingan global. Perusahaan teknologi besar lainnya terus berlomba menghadirkan solusi serupa.

Sebagai contoh, langkah agresif terlihat dari kompetitor di Asia, di mana persaingan global semakin memanas dengan hadirnya inovasi tandingan dari raksasa teknologi lain.

Google tampaknya menyadari bahwa untuk tetap relevan, mereka harus menghadirkan pembaruan yang tidak hanya sekadar gimmick, melainkan memberikan dampak nyata bagi pengalaman pengguna.

Nano Banana 2 diharapkan dapat mengatasi berbagai keterbatasan yang mungkin ada pada generasi pertama. Peningkatan algoritma dan efisiensi daya menjadi dua hal yang paling dinantikan.

Dalam skenario penggunaan sehari-hari, ini bisa berarti respons yang lebih cepat pada asisten digital, pengolahan gambar yang lebih instan, atau manajemen sistem operasi yang lebih mulus pada perangkat keras yang didukung.

Integrasi Ekosistem yang Lebih Luas

Salah satu kekuatan utama Google adalah ekosistemnya yang terintegrasi. Peluncuran Nano Banana 2 kemungkinan besar dirancang untuk bekerja secara harmonis dengan berbagai layanan Google lainnya. Konektivitas antar perangkat menjadi kunci dalam strategi ini.

Kita telah melihat bagaimana Google secara agresif memperluas jangkauan layanannya, seperti kemampuan integrasi perangkat yang memungkinkan layanan foto dan media mereka hadir di layar yang lebih besar seperti televisi pintar.

Kemampuan Nano Banana 2 untuk beradaptasi dengan berbagai form factor perangkat keras akan menjadi nilai jual utamanya. Apakah itu diterapkan pada smartphone, perangkat wearable, atau sistem rumah pintar, teknologi ini dirancang untuk menjadi otak yang lebih responsif.

Sinergi ini juga terlihat pada bagaimana Google menanamkan kecerdasan buatan pada perangkat mitra mereka, seperti yang terlihat pada implementasi canggih fitur AI di jajaran smartphone flagship terbaru.

Dengan adanya Nano Banana 2, fragmentasi pengalaman pengguna diharapkan dapat diminimalisir. Pengguna dapat mengharapkan transisi yang lebih mulus saat berpindah antar aplikasi atau perangkat, berkat manajemen latar belakang yang lebih cerdas yang ditawarkan oleh pembaruan teknologi ini.

Dukungan Bagi Pengembang dan Masa Depan AI

Di balik produk konsumen, Google juga menaruh perhatian besar pada komunitas pengembang. Teknologi baru seperti Nano Banana 2 sering kali disertai dengan pembaruan pada alat pengembangan (developer tools).

Hal ini sejalan dengan inisiatif Google lainnya, seperti peluncuran platform coding mandiri yang memudahkan para programmer untuk menciptakan aplikasi berbasis kecerdasan buatan dengan lebih efisien.

Ketersediaan Nano Banana 2 membuka peluang baru bagi pengembang pihak ketiga untuk menciptakan aplikasi yang lebih kaya fitur namun tetap ringan.

Dengan arsitektur yang diperbarui, pengembang dapat mengoptimalkan aplikasi mereka agar berjalan lebih baik pada perangkat dengan spesifikasi terbatas, memperluas jangkauan pasar mereka ke segmen yang lebih luas.

Selain itu, peluncuran ini juga melengkapi portofolio kecerdasan buatan Google yang semakin masif. Sementara Nano Banana 2 menyasar segmen yang lebih spesifik atau kompak, Google juga terus mendorong batas kemampuan komputasi awan melalui model cerdas berskala besar mereka.

Kombinasi antara model “Nano” yang berjalan di perangkat dan model raksasa yang berjalan di cloud menciptakan pendekatan hibrida yang kuat, memastikan pengguna mendapatkan yang terbaik dari kedua dunia: kecepatan lokal dan kecerdasan cloud.

Langkah Google meluncurkan Nano Banana 2 menegaskan komitmen mereka untuk terus berinovasi. Di tengah gempuran produk baru dari berbagai kompetitor, Google menunjukkan bahwa mereka memiliki peta jalan yang jelas untuk teknologi masa depan.

Bagi konsumen dan pelaku industri, kehadiran Nano Banana 2 bukan sekadar pembaruan versi, melainkan sebuah standar baru dalam efisiensi dan integrasi teknologi cerdas. (Icha)

Indosat HiFi Air Meluncur, Solusi Internet Rumah Praktis Tanpa Kabel

0

Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) secara resmi memperkenalkan layanan internet rumah terbaru bertajuk Indosat HiFi Air.

Mengusung teknologi Fixed Wireless Access (FWA), layanan ini menawarkan kemudahan konektivitas tanpa perlu proses instalasi kabel yang rumit, sehingga pelanggan dapat langsung menikmati akses internet segera setelah perangkat dinyalakan.

Peluncuran ini menjadi langkah strategis Indosat dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan akses internet yang fleksibel, terutama menjelang bulan Ramadan dan musim mudik Lebaran.

Dengan sistem plug-and-play, pelanggan tidak perlu menunggu kedatangan teknisi untuk pemasangan. Hal ini menjadi solusi bagi wilayah yang mungkin belum terjangkau oleh infrastruktur serat optik atau Fiber to the Home (FTTH).

Director and Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Bilal Kazmi, menegaskan bahwa konektivitas adalah kunci bagi keluarga Indonesia untuk tetap terhubung.

Menurutnya, meskipun perusahaan terus memperluas layanan fiber, tidak semua area bisa langsung menikmatinya. Kehadiran produk ini diharapkan dapat mengisi celah tersebut dengan menawarkan kepraktisan yang nyata.

Fleksibilitas menjadi nilai jual utama dari layanan ini. Perangkat modem yang digunakan tidak terikat pada satu lokasi instalasi permanen. Artinya, modem tersebut dapat digunakan untuk kebutuhan harian di rumah, seperti bekerja atau belajar daring, dan bisa dibawa serta saat keluarga melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman.

Fitur ini sangat relevan untuk menjaga kelancaran komunikasi, seperti panggilan video saat sahur atau memantau keamanan rumah melalui CCTV saat ditinggal bepergian.

Inisiatif ini sejalan dengan perjalanan panjang perusahaan yang telah Indosat 57 Tahun berkiprah melayani negeri.

Komitmen untuk menghadirkan pengalaman digital kelas dunia terus diperkuat melalui berbagai inovasi produk yang relevan dengan kebutuhan pelanggan.

Pilihan Paket dan Spesifikasi Perangkat

Dalam rangka menyambut bulan suci, Indosat menghadirkan program Spesial Ramadan untuk layanan ini. Terdapat dua varian perangkat yang ditawarkan kepada pelanggan, yakni versi 4G dan versi yang sudah mendukung teknologi 5G (5G ready).

Kedua opsi ini memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk menyesuaikan dengan anggaran dan kebutuhan kecepatan internet mereka.

Untuk varian Indosat HiFi Air 4G, harga dibanderol mulai dari Rp399.000. Paket ini sudah termasuk kuota data perdana sebesar 50GB yang berlaku selama 30 hari.

Sementara itu, bagi pengguna yang menginginkan performa lebih tinggi, tersedia varian 5G ready dengan harga mulai Rp1.499.000, yang dilengkapi kuota perdana 75GB untuk masa aktif yang sama.

Content image for article: Indosat HiFi Air Meluncur, Solusi Internet Rumah Praktis Tanpa Kabel

Dari sisi kemampuan perangkat, modem ini dirancang untuk menangani banyak koneksi sekaligus. Perangkat mampu menghubungkan mulai dari 32 hingga 128 perangkat secara bersamaan, tergantung pada tipe yang dipilih. Khusus untuk varian 5G ready, Indosat telah membenamkan teknologi Wi-Fi 6 Dual Band.

Teknologi ini memastikan koneksi tetap stabil dan nyaman meskipun digunakan oleh seluruh anggota keluarga secara serentak untuk berbagai aktivitas berat seperti streaming video.

Setelah kuota utama habis, pelanggan diberikan kemudahan untuk melakukan isi ulang dengan harga yang kompetitif. Paket isi ulang tersedia mulai dari Rp75.000 dengan opsi kuota besar hingga 1.000GB.

Menariknya, masa aktif kuota ini bisa mencapai satu tahun, memberikan fleksibilitas tinggi bagi pengguna yang tidak ingin repot membeli paket bulanan secara rutin. Hal ini tentu mendukung kinerja finansial dan Laba Indosat yang terus tumbuh positif berkat diversifikasi produk.

Dukungan Jaringan dan Ketersediaan

Kualitas layanan FWA sangat bergantung pada jangkauan sinyal operator. Indosat memastikan bahwa layanan ini didukung oleh jaringan luas yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Perangkat secara cerdas akan menyesuaikan kualitas koneksi dengan jaringan terbaik yang tersedia di lokasi penggunaan, baik itu 4G maupun 5G.

Guna menjamin kenyamanan pengguna, Indosat juga menyediakan layanan pelanggan atau customer service yang beroperasi 24 jam setiap hari.

Langkah ini diambil untuk memastikan setiap kendala yang mungkin dialami pelanggan dapat segera tertangani, menjaga pengalaman internetan tetap lancar tanpa hambatan berarti.

Bagi masyarakat yang berminat, produk ini sudah dapat diperoleh melalui berbagai kanal penjualan resmi. Pelanggan bisa mengunjungi Gerai IM3 dan 3Store terdekat, atau membelinya secara daring melalui Official E-Commerce Indosat HiFi Air di marketplace ternama seperti Tokopedia, Shopee, Lazada, Blibli, TikTok Shop, hingga Akulaku.

Kehadiran solusi internet praktis ini menambah portofolio inovasi perusahaan, melengkapi semangat HUT ke-56 Indosat yang selalu menyerukan semangat menembus batas.

Dengan opsi internet rumah tanpa kabel ini, Indosat berharap dapat memberdayakan lebih banyak masyarakat Indonesia untuk menikmati akses digital yang merata, andal, dan efisien di mana pun mereka berada. (Icha)