Telko.id – OpenAI melakukan penyesuaian harga layanan ChatGPT Pro di Indonesia, yang kini menjadi lebih murah dibanding sebelumnya. Langkah ini membuat akses ke fitur AI premium menjadi lebih terjangkau bagi pengguna di dalam negeri, sekaligus memperluas adopsi teknologi AI di berbagai kalangan.
Jika sebelumnya paket ChatGPT Pro dibanderol 200 dollar AS atau sekitar Rp 3,4 juta per bulan, kini OpenAI merilis opsi baru dengan harga 100 dollar AS per bulan, setara sekitar Rp 1,7 juta. Dengan harga yang lebih rendah, paket ini tetap menawarkan keunggulan untuk penggunaan fitur agen AI coding, Codex.
Berdasarkan pengumuman OpenAI di platform X, paket Pro versi lebih murah tersebut menyediakan dukungan Codex hingga lima kali lebih banyak dibanding ChatGPT Plus.
OpenAI menyebut ChatGPT Plus masih menjadi pilihan ideal untuk kebutuhan harian yang stabil. Namun, paket Pro 100 dollar AS ini disebut sebagai opsi yang lebih mudah dijangkau bagi pengguna dengan kebutuhan coding yang lebih berat setiap hari.
Baca Juga:
Dengan kehadiran paket baru ini, pilihan langganan ChatGPT untuk pengguna individu kini bertambah menjadi lima, yakni versi gratis, Go, Plus, serta dua varian Pro.
Di pasar Tanah Air, paket Pro dipatok sekitar Rp 1.889.000 per bulan, sedangkan paket Pro versi lain dibanderol sekitar Rp 3,5 juta.
Selain menawarkan kuota penggunaan Codex yang lebih besar dibanding ChatGPT Plus, paket baru ini juga memberi akses lebih awal ke sejumlah fitur ChatGPT yang masih dalam tahap pengembangan oleh OpenAI. Beberapa fitur yang ditawarkan untuk paket ChatGPT Pro versi yang lebih terjangkau:
- Kuota penggunaan hingga 5 kali lebih besar dibandingkan ChatGPT Plus,
- Akses ke model AI unggulan milik OpenAI
- Akses ke Codex,
- Akses awal ke fitur-fitur eksperimental ChatGPT sebelum dirilis lebih luas.
Dalam laporan CNBC, peluncuran paket ChatGPT Pro ini juga disebut sebagai langkah OpenAI untuk memperkuat persaingan dengan Anthropic yang telah meluncurkan agen coding Claude Code pada Mei 2025, sementara OpenAI merilis Codex pada April di tahun yang sama.
Penyesuaian harga ini merupakan bagian dari strategi OpenAI untuk menyesuaikan biaya langganan dengan kondisi pasar global dan daya beli di masing-masing negara. Dengan skema baru, pengguna di Indonesia bisa menikmati layanan ChatGPT Pro dengan harga yang lebih kompetitif tanpa mengurangi fitur utama yang ditawarkan.


