spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog

Berita Teknologi Hari ini : Mulai Dari 5G Hingga Teknologi AI Terbaru!

Telko.id – Berita teknologi terbaru selalu menarik perhatian banyak orang, terutama para penggemar gadget dan teknologi. Kita hidup di zaman yang serba digital, di mana kemajuan teknologi terus berkembang dan menghadirkan berbagai inovasi baru yang menarik. Dan ini bisa mencakup banyak hal, mulai dari gadget terbaru, aplikasi baru, hingga teknologi terkini yang dapat memudahkan hidup kita sehari-hari. Tak hanya itu, berita ini juga dapat memberikan kita wawasan baru tentang tren dan arah perkembangan teknologi di masa depan.

Bicara tren, salah satu tren teknologi terbaru yang sedang naik daun adalah teknologi 5G. Berita teknologi terbaru menginformasikan bahwa teknologi 5G sekarang sudah tersedia di beberapa negara di seluruh dunia dan akan segera diperluas ke banyak negara lainnya. Teknologi 5G juga diklaim mampu memberikan kecepatan internet yang lebih cepat dan jaringan yang lebih stabil, sehingga akan sangat membantu bagi mereka yang sering menggunakan internet dalam mobilitas yang tinggi.

Selain itu, teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) juga menjadi topik hangat dalam berita teknologi terbaru. Beberapa perusahaan teknologi ternama sedang mengembangkan aplikasi dan sistem kecerdasan buatan yang dapat membantu meningkatkan efisiensi dan kinerja dalam berbagai bidang. Contohnya adalah pengembangan kecerdasan buatan dalam bidang kesehatan dan pendidikan, yang dapat membantu mengoptimalkan proses pengobatan dan pembelajaran. Informasi terbaru yang membahas perkembangan teknologi kecerdasan buatan ini dapat memberikan kita wawasan baru tentang bagaimana teknologi dapat membantu meningkatkan kualitas hidup manusia. Berikut adalah sejumlah berita teknologi terbaru yang kami muat di situs telko.id.

XLSMART For Business Luncurkan BIZ Ultra 5G+ untuk Enterprise dan UMKM

0

Telko.id – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) resmi menghadirkan paket internet BIZ Ultra 5G+ untuk pelanggan korporasi dan UMKM.

Paket yang telah diluncurkan sejak 4 Maret 2026 ini menawarkan kecepatan unduh hingga 500 Mbps dan fasilitas instant roaming di lebih dari 75 negara, menjawab kebutuhan konektivitas bisnis yang cepat, stabil, dan fleksibel.

Direktur & Chief Enterprise Strategic Relationship Officer XLSMART, Andrijanto Muljono, menyatakan komitmen perusahaan dalam mendukung produktivitas bisnis.

“BIZ Ultra 5G+ kami hadirkan untuk menjawab kebutuhan pelanggan enterprise dan UMKM akan konektivitas yang lebih andal dan responsif,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa stabilitas dan kecepatan jaringan menjadi prioritas utama layanan ini untuk mendukung pertumbuhan bisnis pelanggan.

Paket BIZ Ultra 5G+ dibangun di atas jaringan 5G yang memiliki kapasitas besar dan latensi rendah. Karakteristik ini sangat cocok untuk mendukung aplikasi bisnis yang membutuhkan respons real-time, seperti konferensi video resolusi tinggi, transfer data berukuran besar, dan implementasi perangkat Internet of Things (IoT) di lingkungan industri.

Kehadiran teknologi jaringan generasi terbaru ini sejalan dengan tren percepatan transformasi digital di berbagai sektor.

Dari segi harga, paket ini ditawarkan dengan pilihan beragam. Untuk pelanggan prabayar, BIZ Ultra 5G+ dimulai dari harga Rp150.000 hingga Rp300.000 dengan kuota 150GB hingga 500GB. Paket prabayar ini sudah dilengkapi fasilitas instant roaming di 9 negara, termasuk Malaysia, Singapura, Hong Kong, dan Taiwan.

Sementara itu, keistimewaan lebih besar diberikan untuk pelanggan pascabayar enterprise. Cukup dengan berlangganan paket senilai Rp200.000 per bulan, pelanggan dapat menikmati unlimited internet dengan kecepatan hingga 500 Mbps serta fasilitas instant roaming di 75 negara.

Kemudahan ini memungkinkan kuota utama paket digunakan langsung untuk roaming tanpa perlu mengaktifkan paket tambahan, sehingga mobilitas bisnis lintas negara menjadi lebih efisien.

Jangkauan dan Komitmen Kualitas Jaringan

Saat ini, layanan BIZ Ultra 5G+ telah tersedia di 33 kota dan kabupaten di Indonesia, mencakup wilayah-wilayah strategis seperti Jakarta, Surabaya, Medan, Makassar, dan Denpasar.

XLSMART berencana untuk memperluas jangkauan layanan ini secara bertahap, seiring dengan pengembangan infrastruktur jaringan 5G yang terus dilakukan di berbagai daerah.

Kualitas jaringan XLSMART sendiri telah mendapatkan pengakuan global. Perusahaan ini dinobatkan sebagai The Fastest 5G Network in Indonesia berdasarkan verifikasi dari Ookla.

Pencapaian ini menjadi dasar kepercayaan bagi pelanggan enterprise yang membutuhkan konektivitas berperforma tinggi untuk operasional bisnis mereka. Kebutuhan akan koneksi yang mumpuni juga semakin krusial dengan maraknya perangkat berteknologi canggih yang membutuhkan dukungan jaringan optimal.

Peluncuran BIZ Ultra 5G+ merupakan bagian dari komitmen XLSMART untuk terus mengembangkan layanan enterprise yang relevan dengan kebutuhan bisnis di era digital.

Layanan ini diharapkan dapat memperluas pilihan konektivitas bagi pelanggan korporasi dan UMKM, mendukung efisiensi, kolaborasi, dan inovasi dalam model bisnis mereka. Dukungan terhadap perjalanan bisnis global melalui roaming yang mudah juga menjadi nilai tambah yang signifikan di tengah pemulihan ekonomi.

XLSMART sendiri merupakan perusahaan telekomunikasi terpadu terbaru di Indonesia yang terbentuk dari penggabungan PT XL Axiata Tbk, PT Smartfren Telecom Tbk, dan PT Smart Telecom. Dengan mengusung semangat “innovation with heart”, perusahaan ini menghadirkan konektivitas inklusif dan andal bagi lebih dari 73 juta pelanggan di seluruh Indonesia.

Komitmen terhadap kualitas layanan juga tercermin dari upaya berbagai pemain di industri, seperti penyediaan layanan pengiriman khusus untuk produk-produk teknologi.

Dengan tagline “Bersama, Melaju Tanpa Batas”, XLSMART berkomitmen untuk mendorong inklusi digital dan mempercepat kemajuan nasional. Kehadiran BIZ Ultra 5G+ untuk segmen bisnis menjadi langkah konkret dalam mewujudkan komitmen tersebut, sekaligus memperkuat posisi perusahaan di pasar telekomunikasi enterprise Indonesia.

Inovasi di sektor jaringan ini berjalan beriringan dengan perkembangan di sisi perangkat, seperti hadirnya chipset performa tinggi yang mendukung pengalaman pengguna yang lebih baik. (Icha)

Lei Jun Akan Bongkar Langsung Xiaomi SU7 2026 dalam Livestream Unik

Telko.id – CEO Xiaomi Lei Jun akan membongkar langsung mobil listrik terbaru perusahaan, Xiaomi SU7 model 2026, dalam sebuah sesi livestream teardown yang unik.

Acara ini dijadwalkan berlangsung pada 2 April, mulai pukul 19.00 hingga tengah malam waktu setempat, dan akan disiarkan melalui akun Weibo resmi Xiaomi.

Berbeda dengan presentasi produk biasa, Lei Jun akan mendemonstrasikan proses pembongkaran mobil sedan listrik itu secara langsung di depan kamera.

Menurut pengumuman resmi, sesi ini akan menguliti setiap bagian kendaraan, mulai dari lapisan cat eksterior dan komponen interior hingga area yang lebih kompleks seperti sasis, sistem keselamatan, dan paket baterai.

“Ini adalah pendekatan yang tidak biasa untuk menunjukkan produk,” tulis Xiaomi dalam pernyataannya, menegaskan komitmen terhadap transparansi.

Para ahli juga dijadwalkan akan bergabung dalam siaran langsung untuk memberikan penjelasan teknis mendalam, sehingga acara ini tidak sekadar menjadi tontonan visual belaka.

Xiaomi SU7 teardown

Livestream teardown ini datang di saat Xiaomi baru saja memulai pengiriman massal model terbaru SU7. Perusahaan secara resmi mulai menyerahkan unit kepada pelanggan pada 23 Maret 2026. Dalam waktu singkat, Xiaomi melaporkan telah mengirimkan lebih dari 7.000 unit mobil listrik yang telah diperbarui tersebut.

Model 2026 ini membawa sejumlah peningkatan signifikan. Versi Pro kini menawarkan jarak tempuh hingga 902 km sekali pengisian daya. Fitur LiDAR juga telah menjadi standar untuk meningkatkan kemampuan mengemudi cerdas.

Selain itu, Xiaomi memperkenalkan sasis “Dragon Chassis” yang disempurnakan serta desain eksterior yang direvisi dengan pilihan warna baru.

Lei Jun sebelumnya mengungkapkan bahwa Xiaomi memulai persiapan produksi massal sekitar dua bulan lebih cepat dari jadwal. Tujuannya adalah untuk mempersingkat waktu tunggu antara pemesanan dan penyerahan mobil. Saat ini, pembeli diperkirakan akan menerima mobil mereka dalam waktu satu hingga lima minggu setelah memesan.

Dari sisi skala, kinerja penjualan Xiaomi Auto terlihat solid. Divisi otomotif Xiaomi melaporkan pengiriman lebih dari 20.000 kendaraan hanya dalam bulan Maret 2026. Angka ini, seperti yang diperkirakan, mencakup model SU7 yang baru diperbarui. Pencapaian ini menunjukkan daya tarik produk dan efisiensi operasional yang dibangun perusahaan.

Meski livestream pembongkaran tidak mengubah performa mobil di jalan, langkah ini menawarkan bentuk transparansi yang berbeda. Bagi Xiaomi, yang masih relatif baru dalam industri pembuatan mobil, menunjukkan struktur internal kendaraan dengan cara demikian dapat dilihat sebagai upaya membangun kepercayaan konsumen dan komunitas otomotif.

Pendekatan langsung dan tanpa filter ini sejalan dengan upaya Xiaomi untuk menonjolkan kualitas konstruksi dan teknologi yang tertanam di dalam Xiaomi SU7 Ultra. Dengan membuka setiap lapisan, perusahaan tidak hanya memamerkan hardware tetapi juga mungkin ingin menegaskan keandalan dan keamanan produknya.

Inisiatif semacam ini semakin relevan mengingat persaingan sengit di pasar mobil listrik global, di mana keunggulan teknologi dan kualitas menjadi pembeda utama. Livestream yang dijadwalkan hampir lima jam ini diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam yang jarang ditawarkan produsen mobil lainnya.

Keberhasilan model SU7, termasuk varian performa tingginya yang bahkan hadir di game populer, telah menempatkan Xiaomi sebagai pemain yang diperhitungkan. Livestream teardown oleh sang CEO sendiri merupakan babak baru dalam strategi komunikasi dan pemasaran perusahaan yang inovatif. (Icha)

HyperOS 3.1 Global Mulai Digulirkan ke Xiaomi 17 dan Perangkat Lain

Telko.id – Xiaomi secara resmi memulai penggelaran global HyperOS 3.1. Update sistem operasi terbaru ini pertama kali dirilis untuk pasar Eropa, menyasar perangkat flagship Xiaomi 17 dan Xiaomi 17 Ultra, sebelum kemudian diperluas ke tablet POCO Pad dan Redmi Pad Pro.

Rollout global HyperOS 3.1 ini menandai perluasan signifikan setelah peluncuran awal di China. Menurut laporan dari sumber terpercaya XiaomiTime, update dengan kode OS3.0.301.0 kini tersedia untuk empat perangkat di wilayah Eropa.

Pengguna dapat memeriksa ketersediaan update dengan membuka Settings > About phone dan mengetuk logo HyperOS di bagian atas layar.

HyperOS 3.1 update for Poco Pad and Redmi Pad Pro

Meski saat ini masih terbatas di Eropa, ekspansi ke wilayah global lainnya seperti Asia, termasuk Indonesia, diprediksi akan segera menyusul. Update ini dibangun di atas Android 16 dan membawa sejumlah penyempurnaan performa serta antarmuka yang lebih responsif.

Xiaomi mengklaim telah menulis ulang beberapa aplikasi sistem inti untuk mencapai penggunaan sumber daya yang sangat efisien. Hasilnya, performa perangkat menjadi lebih cepat dan responsif.

Salah satu fitur unggulan adalah kehadiran HyperIsland untuk tablet, yang sebelumnya belum tersedia. Pada smartphone, pengalaman HyperIsland juga ditingkatkan dengan animasi yang lebih kaya, integrasi pihak ketiga yang lebih dalam, dan pelacakan aktivitas real-time yang lebih intuitif.

Perubahan visual juga cukup mencolok, terutama di halaman aplikasi terkini yang terinspirasi dari iOS. Navigasi gestur menjadi lebih halus, geser kartu lebih fluid, dan manajemen visual lebih baik.

Fitur baru lainnya adalah Super OTA yang dirancang untuk menerapkan pembaruan sistem lebih cepat dengan waktu reboot minimal dan kesalahan yang lebih sedikit.

Dalam upaya meningkatkan konektivitas lintas platform, HyperOS 3.1 kini menambahkan dukungan native untuk Apple AirPods. Fitur ini memungkinkan pairing cepat dengan pop-up notifikasi dan akses ke spatial audio pada earbud yang kompatibel. Langkah ini menunjukkan komitmen Xiaomi dalam menciptakan ekosistem yang lebih terbuka.

Rollout global HyperOS 3.1 ini sejalan dengan persiapan rilis global untuk perangkat seperti Xiaomi 17 Ultra, yang telah dikonfirmasi oleh FCC. Update sistem operasi terbaru menjadi nilai tambah penting untuk perangkat flagship yang akan segera memasuki pasar di luar China.

Bagi pengguna yang perangkatnya belum menerima update, disarankan untuk bersabar dan memantau pengumuman resmi. Proses penggelaran biasanya dilakukan secara bertahap dan bisa memakan waktu beberapa minggu hingga semua perangkat target tercover.

Sementara itu, informasi mengenai daftar perangkat yang masih menunggu update HyperOS versi sebelumnya dapat menjadi acuan.

Kehadiran HyperOS 3.1 juga memperkuat posisi Xiaomi dalam persaingan sistem operasi mobile. Dengan optimasi yang berfokus pada efisiensi dan pengalaman pengguna yang mulus, update ini diharapkan dapat meningkatkan kepuasan pengguna setia Xiaomi, POCO, dan Redmi di seluruh dunia. Kesuksesan rollout di Eropa akan menjadi tolok ukur untuk ekspansi di wilayah lainnya.

Perlu dicatat, sertifikasi perangkat seperti sertifikasi NBTC sering kali menjadi pertanda rilis global yang semakin dekat. Kombinasi antara hardware baru dan software terupdate seperti HyperOS 3.1 akan menjadi daya tarik utama Xiaomi dalam menghadapi kompetisi di tahun 2026. (Icha)

MacBook Neo Terjangkau untuk Pelajar dan Pengguna Casual

Telko.id – Apple secara resmi memperkenalkan MacBook Neo, laptop paling terjangkau mereka yang dirancang untuk segmen pasar spesifik.

Dengan harga mulai dari $599, perangkat ini menawarkan portabilitas tinggi dan pengalaman ekosistem Apple sebagai titik masuk utama, meski dengan performa yang lebih terbatas dibanding lini MacBook lainnya.

MacBook Neo hadir dengan bobot hanya 1,23 kg dan desain tanpa kipas, menjadikannya pilihan ideal untuk mobilitas tinggi dan lingkungan yang membutuhkan ketenangan.

Chip A18 Pro yang tertanam di dalamnya dirancang untuk menangani tugas sehari-hari dengan lancar, meski bukan untuk beban kerja berat seperti pengeditan video profesional.

“Ini adalah cara paling terjangkau untuk mendapatkan Mac baru tanpa mengorbankan kualitas konstruksi premium Apple,” demikian penjelasan dari materi peluncuran resmi.

Segmentasi pengguna menjadi fokus utama peluncuran MacBook Neo. Pelajar dan tenaga pendidik disebut sebagai target utama, mengingat portabilitas, ketahanan baterai hingga 15 jam, dan ketenangan operasinya cocok untuk aktivitas di kampus atau perpustakaan.

Laptop ini dinilai sangat memadai untuk menulis esai, penelitian, dan mengakses platform pembelajaran seperti Google Classroom.

Untuk pengguna casual yang aktivitasnya berkisar pada streaming konten, media sosial, dan browsing, MacBook Neo menawarkan layar Liquid Retina 13 inci yang disebut memiliki kualitas visual yang memukau.

Desain bodi aluminum yang sleek tetap dipertahankan, memberikan kesan premium meski dengan harga yang lebih rendah. Perangkat ini diposisikan sebagai “kompanion sofa” dan pusat hiburan yang praktis.

Penulis, jurnalis, dan pekerja kreatif yang berfokus pada teks juga menjadi sasaran. Keyboard Magic yang nyaman dan operasi tanpa suara menjadi nilai jual utama bagi mereka yang banyak menghabiskan waktu mengetik di aplikasi seperti Microsoft Word atau Google Docs. Laptop ini diklaim sebagai “pendamping yang luar biasa” untuk menulis dan multitasking ringan.

Bagi mereka yang baru pertama kali beralih ke ekosistem Apple dari Windows atau Chromebook, MacBook Neo disebut sebagai pintu masuk yang sempurna. Integrasi yang mulus dengan perangkat iPhone atau iPad, seperti sinkronisasi pesan, AirDrop, dan Universal Clipboard, menjadi daya tarik tambahan. Pengalaman macOS yang intuitif dan responsif dari chip A18 Pro dirancang untuk menarik pengguna baru.

Apple juga menyasar pengguna Windows yang kecewa dengan laptop budget di pasaran. MacBook Neo menawarkan alternatif dengan desain ramping, tanpa kebisingan kipas, dan pengalaman sistem operasi yang dianggap lebih stabil dan responsif untuk aplikasi web seperti Google Docs, Slack, dan YouTube, dibandingkan PC Windows di kisaran harga serupa.

Namun, Apple secara terbuka mengakui bahwa MacBook Neo bukan untuk semua orang. Perangkat dengan konfigurasi RAM 8GB ini tidak direkomendasikan untuk profesional seperti editor video, pengembang perangkat lunak, atau pengguna yang sering membuka puluhan tab browser sambil menjalankan perangkat lunak berat. Keterbatasan dalam mendukung beberapa monitor eksternal atau docking station berat juga menjadi catatan.

Bagi pengguna dengan kebutuhan komputasi yang lebih tinggi, Apple mengarahkan untuk mempertimbangkan MacBook Air M4 atau MacBook Pro yang menawarkan performa, memori, dan port yang lebih memadai. Langkah ini sekaligus memperjelas stratifikasi produk laptop Apple di pasaran.

Kehadiran MacBook Neo juga terjadi di tengah persaingan ketat laptop tipis dan ringan. Di segmen yang sama, pesaing seperti ASUS Vivobook S14 menawarkan fitur AI dan performa yang berbeda.

Selain itu, Apple sendiri baru-baru ini melakukan penyegaran lini dengan merilis MacBook Air M4 di Indonesia dan menghentikan dukungan untuk model lama seperti MacBook Pro non-Touch Bar.

Peluncuran MacBook Neo menandai strategi Apple untuk menjangkau pasar yang lebih luas dengan harga yang lebih kompetitif. Langkah ini dipandang sebagai respons terhadap dinamika pasar, termasuk perkembangan sistem operasi pesaing seperti kabar ChromeOS yang akan digantikan.

Keberhasilan MacBook Neo di pasaran akan sangat bergantung pada penerimaan konsumen terhadap trade-off antara harga, performa, dan pengalaman ekosistem yang ditawarkan. (Icha)

Gmail AI Inbox Lebih Luas Tapi Berbayar, Google Umumkan Harga

Telko.id – Google secara resmi memperluas ketersediaan fitur AI Inbox di Gmail. Namun, akses ke fitur yang membantu mengelola dan merangkum email ini kini akan dikenakan biaya berlangganan.

Pengumuman ini menandai langkah Google dalam memonetisasi kecerdasan buatan secara lebih agresif di produk konsumennya.

Fitur AI Inbox, yang sebelumnya tersedia dalam uji coba terbatas, kini dapat diakses oleh lebih banyak pengguna Gmail. Namun, untuk menggunakannya, pengguna harus berlangganan paket Google One AI Premium.

Langkah ini mengonfirmasi bahwa layanan AI canggih di ekosistem Google tidak akan diberikan secara cuma-cuma. Sebelumnya, Google juga telah menepis kekhawatiran terkait berbagai perubahan di Gmail.

Google One AI Premium ditawarkan dengan harga US$19,99 per bulan. Paket ini tidak hanya membuka akses ke AI Inbox di Gmail, tetapi juga menyertakan fitur AI terbaru di Google Docs, Sheets, Slides, dan Meet.

Pelanggan juga mendapatkan penyimpanan cloud 2TB serta akses ke model AI Gemini Advanced. Perluasan ini menunjukkan strategi Google untuk mengintegrasikan AI ke dalam seluruh rangkaian produk produktivitasnya.

AI Inbox dirancang untuk membantu pengguna mengatasi banjir email harian. Fitur ini mampu secara otomatis mengkategorikan email, menyoroti pesan penting, dan bahkan membuat rangkuman utas percakapan yang panjang.

Dengan demikian, pengguna diharapkan dapat menghemat waktu dan lebih fokus pada email yang benar-benar relevan. Kemampuan merangkum ini sejalan dengan tren AI asisten pribadi, mirip dengan fitur Pulse dari OpenAI.

Kebijakan Google untuk mengenakan biaya pada fitur AI ini mendapat perhatian dari pengamat pasar. Monetisasi layanan AI menjadi tren yang semakin jelas di industri teknologi.

Perusahaan-perusahaan besar berinvestasi besar-besaran dalam pengembangan infrastruktur dan model AI, dan kini mulai mencari cara untuk mengembalikan investasi tersebut. Langkah Google ini dapat diikuti oleh penyedia layanan lainnya di masa mendatang.

Bagi pengguna yang telah terbiasa dengan Gmail gratis, pengenalan biaya untuk fitur premium mungkin menjadi pertimbangan. Namun, Google tampaknya memposisikan AI Inbox sebagai nilai tambah bagi pengguna profesional dan bisnis yang membutuhkan alat produktivitas tingkat lanjut.

Integrasi AI yang mulus di berbagai platform, seperti yang juga diusung perangkat seperti tablet AI premium, menjadi daya tarik utama.

Ketersediaan yang lebih luas ini diharapkan dapat memberikan umpan balik lebih banyak kepada Google untuk menyempurnakan fitur AI Inbox. Data penggunaan dari beragam pengguna akan membantu tim pengembang dalam mengoptimalkan algoritma dan akurasi fitur.

Ke depannya, tidak menutup kemungkinan fitur-fitur AI lainnya di Gmail akan mengikuti model bisnis serupa.

Implikasi dari pengumuman ini cukup signifikan bagi lanskap layanan email. Gmail, sebagai salah satu klien email terbesar di dunia, menetapkan preseden bahwa layanan AI asistif adalah produk premium.

Keputusan konsumen untuk berlangganan atau tidak akan menjadi tolok ukur nyata atas nilai yang dirasakan dari teknologi AI dalam kehidupan digital sehari-hari. Perkembangan ini patut diamati sebagai bagian dari transformasi besar menuju komputasi yang didorong kecerdasan buatan. (Icha)

Honor Play 80 Pro Resmi Dirilis, Bawa Baterai 7.000 mAh

Telko.id – Honor secara resmi meluncurkan Honor Play 80 Pro, smartphone terbaru di lini Play yang mengusung baterai berkapasitas sangat besar, yaitu 7.000 mAh.

Peluncuran ini menegaskan komitmen Honor dalam menghadirkan perangkat dengan daya tahan baterai unggul untuk segmen pasar tertentu.

Kehadiran Honor Play 80 Pro dengan baterai raksasa ini menjadi angin segar bagi pengguna yang mengutamakan ketahanan daya dalam aktivitas harian.

Smartphone ini dirancang untuk mampu bertahan seharian penuh bahkan dengan penggunaan intensif, menjawab kebutuhan akan perangkat yang tidak mudah kehabisan daya.

Meskipun detail spesifikasi lengkap seperti chipset, konfigurasi kamera, dan harga resmi belum diungkap secara detail dalam pengumuman awal ini, fokus pada kapasitas baterai besar telah menjadi ciri khas dari seri Honor Play.

Strategi ini sejalan dengan beberapa produk sebelumnya dari brand tersebut yang juga mengedepankan daya tahan baterai sebagai nilai jual utama.

Lini Honor Play dikenal menghadirkan smartphone dengan spesifikasi solid dan harga yang kompetitif, seringkali dengan penekanan pada baterai berkapasitas tinggi untuk mendukung pengalaman gaming dan multimedia yang lama.

Peluncuran Honor X7d dan X6c beberapa waktu lalu juga menunjukkan tren serupa, di mana baterai besar dan fitur AI menjadi nilai tambah.

Dengan kapasitas 7.000 mAh, Honor Play 80 Pro diprediksi akan menawarkan daya tahan yang jauh melampaui smartphone pada umumnya. Ini menjadi solusi praktis bagi mereka yang sering bepergian atau memiliki akses terbatas ke sumber daya listrik untuk mengisi ulang daya perangkat.

Keberadaan smartphone dengan baterai besar seperti ini turut memengaruhi dinamika pasar, khususnya di segmen menengah. Konsumen kini memiliki lebih banyak pilihan perangkat yang tidak hanya menawarkan performa, tetapi juga ketahanan daya sebagai faktor penentu.

Persaingan di segmen ini semakin ketat dengan kehadiran pemain lain seperti Realme GT 8 Pro yang menawarkan proposisi berbeda dengan fokus pada performa elite dan desain.

Peluncuran Honor Play 80 Pro juga memperkuat portofolio Honor di berbagai segmen. Brand asal Tiongkok itu terus berinovasi dan memperluas jangkauan produknya, dari smartphone lipat hingga laptop, seperti yang terlihat dalam strategi ekspansi mereka untuk menguasai pasar Indonesia.

Setiap peluncuran produk baru merupakan bagian dari upaya untuk memenuhi beragam kebutuhan pengguna.

Informasi lebih lanjut mengenai ketersediaan, harga, dan spesifikasi teknis detail Honor Play 80 Pro diharapkan akan menyusul seiring dengan persiapan peluncuran di berbagai pasar, termasuk kemungkinan kehadirannya di Indonesia.

Pengguna dan penggemar setia Honor dapat menantikan pengumuman resmi selanjutnya dari perusahaan. (Icha)

Telkomsel dan Huawei Umumkan Kolaborasi Strategis di MWC 2026

0

Telko.id – Telkomsel dan Huawei secara resmi mengumumkan kolaborasi strategis untuk Indonesia pada ajang Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona, Senin (2/3/2026).

Kerja sama ini difokuskan untuk memperkuat kualitas jaringan 5G dan layanan Home Broadband, serta pengembangan talenta digital guna menghadirkan konektivitas yang lebih cepat dan andal bagi pelanggan di seluruh Indonesia.

Kolaborasi ini mencakup pengembangan infrastruktur 5G, akselerasi internet rumah, dan program pemberdayaan SDM digital.

Tujuannya adalah memberikan layanan bernilai tambah yang relevan bagi masyarakat, pelaku usaha, dan mendukung pertumbuhan ekonomi digital nasional. Pengumuman ini melanjutkan kerja sama strategis yang telah terjalin sebelumnya.

Direktur Planning & Transformation Telkomsel, Wong Soon Nam, menyatakan komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan pengalaman pelanggan.

“Kolaborasi ini dirancang untuk membuat pengalaman pelanggan semakin baik setiap harinya. Dengan memperkuat jaringan 5G, home broadband, dan kompetensi talenta digital, kami berupaya memastikan agar pelanggan dapat menikmati layanan serta konektivitas terbaik – yang lebih cepat dan lebih andal kapan pun dan di mana pun,” ujarnya.

Dari sisi Huawei, Telkomsel Account Director Huawei Indonesia, Li Endong, mengungkapkan rasa hormat atas kolaborasi jangka panjang ini.

“Komitmen bersama kami terhadap keunggulan teknologi akan mendukung perluasan kepemimpinan layanan Telkomsel dan memaksimalkan potensi digital Indonesia yang begitu besar secara efisien. Kami berharap kemitraan ini dapat berkontribusi signifikan dalam mewujudkan Visi Digital Indonesia 2030 dan 2045,” kata Li Endong.

Fokus pada Kualitas Jaringan dan Layanan

Dalam kolaborasi strategis ini, Telkomsel dan Huawei sepakat untuk memperkuat integrasi hybrid fiber dan teknologi 5G. Langkah ini diharapkan membawa dampak langsung berupa internet rumah yang lebih stabil dan merata, mendukung aktivitas streaming, gaming, kerja, dan belajar dari rumah tanpa hambatan.

Untuk jaringan 5G, tujuannya adalah kecepatan dan responsivitas yang lebih tinggi, menjaga kelancaran akses real-time, video call, dan aplikasi AR/VR bahkan di area ramai.

Teknologi terkini seperti Embedded AI dan Self Wi‑Fi Optimization akan diterapkan untuk membuat perangkat modem atau router lebih cerdas dalam mengelola sinyal Wi‑Fi, meminimalkan area blank spot di dalam rumah.

Sementara untuk perluasan dan konsistensi jaringan 5G, akan digunakan perangkat TDD Dual Band MetaAAU 64T64R yang dirancang untuk menjaga kualitas koneksi saat lalu lintas data tinggi.

Kolaborasi ini juga mencakup penerapan Golden Intelligent Cluster di area dengan trafik tinggi guna memastikan kapasitas dan kualitas layanan tetap optimal. Solusi ini menggabungkan teknologi ELAA @64T, Wide Band PA, dan Full Power Sharing untuk pengelolaan daya dan spektrum yang lebih efisien.

Teknologi Intelligent Personalized Experiences (IPE) dengan pemantauan real-time dan pengaturan Guaranteed Bit Rate (GBR) akan membantu memberikan pengalaman yang lebih konsisten, khususnya untuk kebutuhan layanan premium.

Inovasi Layanan Panggilan dengan 5G dan AI

Salah satu fokus menarik dari kemitraan ini adalah pengenalan fitur panggilan terbaru yang memanfaatkan teknologi 5G dan Kecerdasan Buatan (AI). Fitur-fitur ini dirancang untuk meningkatkan pengalaman komunikasi pelanggan secara signifikan.

Beberapa inovasi yang akan dihadirkan mencakup terjemahan pintar secara real-time selama panggilan berlangsung, yang memungkinkan komunikasi lintas bahasa menjadi lebih mudah.

Selain itu, akan ada tampilan layar panggilan interaktif dengan opsi untuk mengganti latar belakang atau menggunakan avatar selama video call. Berbagai peningkatan berbasis AI lainnya juga akan diimplementasikan, seperti subtitle yang dapat meredam kebisingan latar dan deteksi penipuan untuk keamanan yang lebih baik.

Inovasi ini mengandalkan latensi rendah dan bandwidth tinggi dari jaringan 5G, bertujuan membuat panggilan menjadi lebih imersif, jelas, dan efisien.

Komitmen terhadap kualitas juga diperkuat dengan penyediaan pengalaman panggilan suara yang lebih berkualitas bagi pengguna layanan premium, menandakan fokus pada segmentasi pasar yang beragam.

Pengembangan Talenta Digital Indonesia

Aspek penting lain dari kolaborasi strategis Telkomsel dan Huawei adalah komitmen untuk memperkuat talenta digital Indonesia. Kedua pihak sepakat menjalankan program peningkatan kapabilitas di bidang 5G, Fixed Mobile Convergence (FMC), serta layanan B2B dan B2H (Business to Home).

Program ini akan didukung oleh platform pembelajaran berbasis cloud yang berprinsip ESG (Environmental, Social, and Governance).

Investasi dalam pengembangan SDM ini diharapkan dapat mendukung layanan yang lebih personal, cepat, dan andal bagi pelanggan dan bisnis. Selain itu, langkah ini juga bertujuan mempercepat kehadiran solusi digital yang relevan dengan kebutuhan pasar Indonesia. Inisiatif ini sejalan dengan upaya pengembangan talenta ICT yang telah dilakukan sebelumnya.

Kolaborasi strategis antara Telkomsel dan Huawei di MWC 2026 ini menegaskan komitmen kedua perusahaan dalam mendukung transformasi digital Indonesia. Dengan memadukan kepemimpinan Telkomsel di ranah digital dan keunggulan teknologi dari Huawei, kemitraan ini diharapkan dapat menghadirkan konektivitas yang lebih baik dan mendukung terciptanya ekosistem digital yang inklusif bagi seluruh masyarakat.

Upaya ini juga memperkuat portofolio layanan Telkomsel, termasuk inovasi seperti integrasi fitur digital untuk berbagai segmen pelanggan. (Icha)

POCO X8 Pro Series, Bawa Performa Flagship Ekstrem

Telko.id – POCO resmi meluncurkan seri smartphone gaming terbarunya, POCO X8 Pro Series, di Indonesia pada 2 April 2026.

Seri ini, yang terdiri dari POCO X8 Pro Max, POCO X8 Pro, dan edisi khusus POCO X8 Pro Iron Man Edition, akan mulai dijual dalam periode first sale mulai 4 hingga 25 April 2026.

POCO mengusung semangat “Extreme Performance, Extreme Value” untuk menghadirkan kombinasi performa kelas flagship dan desain premium bagi para gamer dan pengguna yang mengutamakan kecepatan.

Novita Krisutami, PR Manager POCO Indonesia, menyatakan bahwa fokus seri ini adalah membantu pengguna naik kelas dengan cara yang lebih menonjol.

“POCO X Series selalu dikenal dengan Xtreme performance dan sekarang kita level up lagi untuk jadi lebih dari kencang, tapi juga ngasih value terbaik buat POCO Fans. Dengan semangat ‘Extreme Performance, Extreme Value’, POCO X8 Pro Series hadir dengan kombinasi performa kelas flagship dan desain yang premium,” ujarnya dalam peluncuran tersebut.

POCO X8 Pro Max mencatatkan debut global sebagai smartphone pertama di dunia yang ditenagai chipset flagship terbaru Dimensity 9500s.

Chipset dengan fabrikasi 3nm ini diklaim mencetak skor AnTuTu fantastis mencapai 3.085.998. Kecepatan prosesor ini didukung penuh oleh RAM LPDDR5X 9600Mbps dan penyimpanan UFS 4.1 untuk respons yang instan.

Sementara itu, POCO X8 Pro hadir dengan debut global chipset Dimensity 8500-Ultra yang memberikan lonjakan performa GPU sebesar 25% dengan efisiensi daya yang baik. Kedua model telah mendukung hardware-level ray tracing untuk visual gaming yang lebih realistis.

Untuk mengoptimalkan performa tersebut, POCO menyertakan fitur WildBoost Optimization yang mampu memprediksi kebutuhan komputasi secara cerdas guna mencegah frame drop. Sistem pendinginan juga menjadi perhatian utama.

POCO X8 Pro Max mengandalkan POCO 3D IceLoop Cooling System seluas 5.800mm² yang sanggup menurunkan suhu SoC hingga 3°C. Adapun POCO X8 Pro menggunakan sistem pendingin 5.300mm² POCO 3D Dual-layer IceLoop untuk menjaga performa puncak selama sesi gaming intensif.

Content image for article: POCO X8 Pro Series Resmi Hadir di Indonesia, Bawa Performa Flagship Ekstrem

Dari sisi daya tahan, POCO X8 Pro Series diciptakan untuk menjadi perangkat harian yang andal. POCO X8 Pro Max membawa baterai raksasa 8.500mAh berbasis silicon-carbon, yang disebut sebagai yang terbesar dalam sejarah POCO.

Baterai ini diklaim mampu menemani aktivitas digital hingga 2 hari dalam sekali charge dan tetap sehat (kapasitas di atas 80%) setelah 1.600 siklus pengisian daya, setara dengan penggunaan reguler selama 6 tahun. POCO X8 Pro hadir dengan baterai silicon-carbon 6.500mAh yang menawarkan daya tahan luar biasa dalam bodi yang ringkas.

Seluruh lini POCO X8 Pro Series telah dilengkapi dengan teknologi pengisian daya 100W HyperCharge dan menjadi yang pertama di industri dengan teknologi reverse charging 27W. Fitur Smart charging juga disematkan untuk mengatur distribusi daya secara cerdas agar suhu baterai tetap aman selama proses pengisian.

Inovasi baterai besar juga menjadi tren di pasar, seperti yang terlihat pada Vivo S50 dengan kapasitas serupa.

Content image for article: POCO X8 Pro Series Resmi Hadir di Indonesia, Bawa Performa Flagship Ekstrem

Pada sektor layar, POCO X8 Pro Max (6,83 inci) dan POCO X8 Pro (6,59 inci) menggunakan panel flagship M10 yang mampu mencapai peak brightness hingga 3.500 nits. Kecerahan tinggi ini mencakup 25% area layar untuk visibilitas maksimal di bawah sinar matahari langsung.

Keamanan mata dijamin melalui teknologi 3840Hz PWM dimming dan sertifikasi TÜV Rheinland. Khusus model Pro Max, akses keamanan ditingkatkan dengan sensor ultrasonic fingerprint yang super cepat.

Pengalaman audio pada POCO X8 Pro Max dipercayakan pada dual 1115F symmetrical speakers dengan dukungan Hi-Res Audio dan Dolby Atmos®.

Terdapat juga fitur 400% volume boost untuk kebutuhan volume ekstra di ruang terbuka, serta Night Time low-volume mode untuk pengaturan volume yang lebih halus. Desain POCO X8 Pro Series mengusung tema premium dan tangguh.

POCO X8 Pro Max mengadopsi metal frame dan fiberglass back, sedangkan POCO X8 Pro menggunakan material glassback.

Kedua model menyertakan camera deco bertema balap yang terintegrasi dengan Dynamic RGB light, memberikan efek cahaya kustom yang interaktif untuk notifikasi hingga musik.

Ketangguhan menjadi pilar utama dengan proteksi Corning® Gorilla® Glass 7i serta sertifikasi ketahanan debu dan air yang lengkap: IP66, IP68, IP69, dan IP69K. POCO X8 Pro Max bahkan meraih sertifikasi 5-star SGS Premium Performance atas ketahanannya terhadap jatuh dan tekanan fisik.

Sistem kamera pada seri ini juga ditingkatkan. POCO X8 Pro Max menggunakan sensor 50MP Light Fusion 600 dengan OIS, sementara POCO X8 Pro dibekali sensor 50MP Sony IMX882 OIS.

Keduanya didukung fitur kreatif seperti UltraSnap, Dynamic shots, dan AI Creativity Assistant untuk memudahkan penangkapan momen bergerak cepat hingga penyuntingan foto profesional.

POCO X8 Pro Series ditenagai oleh Xiaomi HyperOS 3 yang menghadirkan pengalaman harian lebih cerdas melalui Xiaomi HyperConnect dan Xiaomi HyperIsland.

Integrasi Google Gemini dan Circle to Search mempermudah akses informasi, sementara fitur Xiaomi Offline Communication memungkinkan panggilan suara meski tanpa jaringan seluler. Sistem operasi terbaru ini juga menjadi pembeda dari generasi sebelumnya, seperti yang diusung POCO F7 Series.

Content image for article: POCO X8 Pro Series Resmi Hadir di Indonesia, Bawa Performa Flagship Ekstrem

Kolaborasi POCO dan Marvel kembali dihadirkan melalui POCO X8 Pro – Iron Man Edition. Edisi spesial ini terinspirasi dari armor Stark Industries yang ikonik, dengan bodi hitam ramping dan aksen garis emas.

Keunikan utamanya terletak pada lampu flash kamera yang dirancang menyerupai Arc Reactor, yang akan menyala sebagai indikator notifikasi atau aktivitas gaming.

Sisi software mendapat sentuhan eksklusif berupa Iron Man-themed UI yang meliputi wallpaper dinamis, ikon aplikasi kustom, hingga animasi booting khusus bertema “Iron Man awakens”.

Kehadiran POCO X8 Pro Series ini semakin mengukuhkan posisi POCO di segmen smartphone performa tinggi dengan nilai terbaik. Seri ini menawarkan paket lengkap mulai dari chipset terdepan, baterai berkapasitas besar dengan teknologi pengisian cepat, layar cerah, hingga ketangguhan fisik yang dijamin sertifikasi.

Peluncuran seri X8 Pro ini menjadi bagian dari strategi POCO untuk terus bersaing ketat di pasar smartphone Indonesia yang semakin kompetitif, mengikuti kesuksesan model POCO C71 di segmen entry-level. (Icha)

Tecno Camon Slim Kantongi Sertifikasi dan Bocor di Geekbench

Telko.id – Smartphone terbaru dari Tecno, yang diduga kuat bernama Camon Slim, telah muncul dalam daftar sertifikasi dan platform pengujian performa. Kehadirannya di database Geekbench mengungkap spesifikasi inti perangkat, termasuk chipset yang akan membangun performanya.

Perangkat dengan kode model “Tecno LI8” ini telah terlihat di situs web Biro Standar Telekomunikasi India (BIS), menandai langkah awal menuju peluncuran resmi di pasar tersebut. Sertifikasi ini sering menjadi indikator kuat bahwa sebuah smartphone sedang dipersiapkan untuk rilis dalam waktu dekat.

Selain itu, perangkat yang sama juga tercatat dalam database benchmark Geekbench. Hasil tes tersebut memberikan gambaran awal tentang kemampuan hardware-nya. Menurut listing Geekbench, smartphone ini ditenagai oleh chipset MediaTek dengan kode MT6769V/CZ, yang diidentifikasi sebagai Helio G85. Chipset ini dipasangkan dengan RAM sebesar 6GB dan menjalankan sistem operasi Android 14.

Dari sisi performa, skor yang dicatat adalah 442 untuk single-core dan 1.302 untuk multi-core. Angka ini mengonfirmasi posisi perangkat di segmen entry-level hingga mid-range, sesuai dengan karakteristik chipset Helio G85 yang dikenal tangguh untuk tugas sehari-hari dan gaming kasual.

Munculnya nama “Camon Slim” dalam konteks perangkat ini masih bersifat spekulatif, namun sangat mungkin mengacu pada desain bodi yang ramping sebagai ciri khasnya. Seri Camon dari Tecno secara tradisional berfokus pada kamera dan desain, sehingga varian “Slim” dapat menjadi penawaran baru yang menekankan faktor bentuk yang elegan.

Proses sertifikasi seperti yang dilakukan BIS merupakan tahap wajib sebelum smartphone dapat dijual secara resmi di banyak negara, termasuk India. Langkah ini memastikan perangkat memenuhi standar keamanan dan teknis yang berlaku. Kebijakan terkait sertifikasi smartphone sendiri terus berkembang seiring dinamika pasar.

Kemunculan di Geekbench sering kali menjadi sumber bocoran spesifikasi yang andal sebelum peluncuran. Platform ini memberikan data konkret tentang konfigurasi hardware, yang melengkapi informasi dari proses sertifikasi administratif. Sebelumnya, model flagship seperti Xiaomi 17 Ultra juga kerap terlebih dahulu terungkap melalui jalur serupa.

Keberadaan smartphone Tecno dengan chipset Helio G85 ini akan menempatkannya dalam persaingan ketat di segmen harga terjangkau. Chipset tersebut merupakan pilihan populer bagi banyak vendor untuk menawarkan performa yang memadai dengan harga kompetitif. Pasar ini juga diisi oleh produk seperti nubia A36 dan A56 yang menawarkan garansi panjang.

Selain performa hardware, aspek keamanan perangkat juga semakin menjadi perhatian. Integrasi solusi keamanan siber tingkat lanjut, seperti kolaborasi antara ITSEC Asia dan Infinix, menunjukkan tren peningkatan proteksi di level perangkat. Hal ini mungkin juga menjadi pertimbangan untuk lini produk Tecno di masa depan.

Rilis smartphone baru dari Tecno ini juga memperlihatkan strategi portfolio yang beragam dari Transsion Holdings, induk perusahaan Tecno. Di satu sisi, mereka memiliki inovasi bentuk seperti smartphone lipat, dan di sisi lain terus memperkuat lini utama dengan perangkat seperti Camon yang terbukti populer.

Dengan telah diperolehnya sertifikasi dan bocoran spesifikasi ini, langkah berikutnya yang dinantikan adalah pengumuman resmi dari Tecno mengenai nama, tanggal peluncuran, harga, dan spesifikasi lengkap dari smartphone tersebut. Kehadirannya diharapkan dapat memberikan pilihan baru bagi konsumen di segmen mid-range yang mengutamakan desain dan performa dasar yang solid. (Icha)

Bocoran Oppo Find X10 Pro Bawa Kamera Ultrawide 200MP

Telko.id – Oppo Find X10 Pro dikabarkan akan membawa kamera ultrawide dengan resolusi sensor mencapai 200 megapiksel.

Bocoran terbaru ini muncul dari akun Weibo Digital Chat Station, seorang tipster terpercaya di industri smartphone Tiongkok.

Jika terbukti benar, ini akan menjadi lompatan signifikan dalam kemampuan fotografi ultrawide untuk kelas flagship.

Dalam unggahannya, Digital Chat Station menyebutkan bahwa seri Find X10 akan menggunakan sensor Sony LYT-900 sebagai kamera utama.

Sementara untuk kamera ultrawide, Oppo dikabarkan akan menggunakan sensor baru yang belum pernah dipakai sebelumnya, dengan resolusi mencapai 200MP.

Informasi ini belum dikonfirmasi secara resmi oleh Oppo, namun sumber tersebut memiliki rekam jejak yang cukup akurat untuk bocoran perangkat Tiongkok.

Peningkatan pada kamera ultrawide menjadi fokus yang menarik. Selama ini, banyak ponsel flagship mengandalkan sensor ultrawide beresolusi 50MP atau lebih rendah.

Kehadiran sensor 200MP berpotensi memberikan detail yang jauh lebih tajam untuk foto landscape dan arsitektur, serta fleksibilitas cropping yang lebih baik tanpa kehilangan kualitas. Langkah ini juga bisa menjadi respons terhadap persaingan ketat di segmen kamera flagship.

Selain kamera, performa Oppo Find X10 Pro juga diperkirakan akan didukung oleh chipset Snapdragon 8 Gen 4 terbaru dari Qualcomm. Chipset ini diharapkan membawa peningkatan efisiensi daya dan kinerja grafis yang lebih mumpuni.

Kombinasi hardware kelas atas dengan pengoptimalan software dari Oppo, seperti algoritma AI untuk pemrosesan gambar, berpotensi menempatkan Find X10 Pro sebagai penantang serius di pasar global.

Strategi kamera Oppo untuk seri Find X selalu berfokus pada inovasi. Sebelumnya, kamera pop-up pernah menjadi ciri khas. Kini, lini Find X beralih ke pengembangan sensor dan komputasi fotografi. Oppo Find X9, pendahulunya, telah mendapat pujian untuk kualitas kamera dan desain premiumnya. Find X10 Pro diprediksi akan melanjutkan warisan itu dengan lompatan teknologi yang lebih berani.

Pasar smartphone kelas atas semakin kompetitif dengan setiap produsen berusaha menonjolkan keunggulan kamera. Inovasi sensor beresolusi sangat tinggi, seperti 200MP, menjadi salah satu medan pertempuran.

Tidak hanya Oppo, brand lain juga terus berinovasi, seperti terlihat dari prototipe kamera quad Samsung. Kehadiran Oppo Find X10 Pro dengan kamera ultrawide 200MP akan semakin memanaskan persaingan ini.

Meski bocoran menggoda, detail lain seperti harga dan tanggal peluncuran resmi Oppo Find X10 Pro masih menjadi misteri. Berdasarkan siklus rilis sebelumnya, seri Find X10 kemungkinan akan diperkenalkan pada awal tahun 2025.

Oppo juga perlu memastikan bahwa peningkatan resolensi sensor ini diimbangi dengan teknologi stabilisasi dan pengolahan gambar yang mumpuni untuk hasil akhir yang optimal.

Selain fokus pada lini flagship, Oppo juga aktif merilis ponsel di segmen mid-range, seperti OPPO Reno 14F 5G yang baru dirilis di Taiwan.

Hal ini menunjukkan strategi portfolio yang komprehensif dari brand asal Tiongkok tersebut, dari seri entry-level seperti Oppo A9 2020 hingga flagship paling mutakhir.

Bocoran Oppo Find X10 Pro ini memberikan gambaran awal tentang arah inovasi yang akan ditempuh Oppo untuk mempertahankan posisinya di papan atas industri smartphone. (Icha)