spot_img
Latest Phone

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

Garmin Kampanye Women of Endurance: Ibu Rumah Tangga Bisa Setara HIIT

Telko.id - Aktivitas sehari-hari seorang ibu rumah tangga ternyata...

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...
Beranda blog Halaman 2

Vivo X300 E Siap Meluncur, Baterai 7.200 mAh Bikin HP Lain Cemburu

0

Telko.id – Vivo kembali mengguncang industri smartphone dengan mempersiapkan anggota baru dari keluarga X300, yakni vivo X300 E.

Bukan sekadar ponsel biasa, perangkat ini hadir dengan satu daya tarik utama yang sulit diabaikan: baterai raksasa 7.200 mAh. Angka ini bukan sekadar angka; ini adalah sebuah pernyataan bahwa vivo serius memikirkan kebutuhan daya penggunanya.

Namun, baterai besar bukanlah satu-satunya kartu truf yang dimiliki vivo X300 E. Brand asal China ini juga telah mengonfirmasi bahwa ponsel tersebut akan ditenagai oleh chipset terbaru dari Qualcomm, yaitu Snapdragon 8 Gen 5.

Perpaduan antara prosesor flagship generasi terbaru dan kapasitas baterai yang luar biasa besar ini menjanjikan pengalaman yang berbeda dari biasanya. Mari kita bedah lebih dalam bocoran dan fakta yang telah terungkap seputar vivo X300 E.

Baterai Monster dan Performa Gahar di Dalam Satu Genggaman

Bayangkan memiliki ponsel yang bisa digunakan untuk bermain game berat, streaming video, dan browsing selama berjam-jam tanpa perlu khawatir mencari colokan listrik. Itulah janji yang coba ditawarkan oleh vivo X300 E.

Dengan baterai 7.200 mAh, kapasitas ini melampaui banyak pesaing di kelasnya, bahkan beberapa tablet sekalipun. Bagi para pengguna berat, ini adalah sebuah anugerah. Anda bisa meninggalkan power bank di rumah dan tetap produktif sepanjang hari.

Di balik daya tahan yang luar biasa, terdapat otak cerdas bernama Snapdragon 8 Gen 5. Chipset ini bukanlah prosesor sembarangan. Ia dirancang untuk menangani tugas-tugas berat dengan efisiensi tinggi, mulai dari rendering grafis game kelas atas hingga multitasking antar aplikasi berat.

Kolaborasi antara baterai raksasa dan chipset efisien ini menciptakan sinergi yang sempurna: performa tinggi tanpa harus mengorbankan daya tahan.

Vivo sendiri telah merilis video teaser yang memperlihatkan desain elegan X300 E dari berbagai sudut. Ponsel ini tampil dengan balutan bodi yang tampak premium, mengonfirmasi bahwa ia tidak hanya unggul dari segi internal, tetapi juga dari segi estetika. Semua ini menunjukkan bahwa vivo tidak main-main dalam menyusun strategi untuk seri X300 mereka.

Kolaborasi dengan ZEISS: Fokus pada Fotografi Telefoto

Salah satu aspek yang paling menarik perhatian adalah sektor fotografi. vivo X300 E mengusung konfigurasi tiga kamera di bagian belakang. Meskipun detail lengkapnya belum diumumkan, vivo telah mengonfirmasi bahwa ponsel ini akan memiliki kamera periskop telefoto. Lebih penting lagi, vivo telah menjalin kerja sama dengan ZEISS, legenda di dunia optik, khususnya untuk unit telefoto ini.

Ini adalah langkah strategis. Dengan kehadiran ZEISS, kualitas foto zoom pada X300 E diprediksi akan berada di level yang sangat tinggi. Pengguna bisa berharap hasil jepretan yang tajam, minim noise, dan dengan reproduksi warna yang akurat, bahkan saat memperbesar objek dari jarak jauh. Meskipun belum jelas apakah sensor utama dan ultrawide juga akan mendapatkan sentuhan ZEISS, fokus pada kamera telefoto menunjukkan bahwa vivo ingin unggul di segmen fotografi jarak jauh.

Berdasarkan bocoran dari situs China Telecom, komposisi kameranya terdiri dari sensor utama 50 MP, satu sensor 50 MP lainnya yang kemungkinan besar adalah kamera telefoto, dan satu sensor 8 MP untuk kamera ultrawide. Untuk selfie, vivo membekalinya dengan kamera 50 MP yang mumpuni. Kombinasi ini menjanjikan fleksibilitas yang tinggi bagi para penggemar fotografi mobile.

Bagi Anda yang penasaran dengan perbandingan performa kamera antar seri, Anda bisa menyimak Kamera 200MP Ganda pada vivo X300 Ultra yang menawarkan pendekatan berbeda dalam fotografi flagship.

Layar, Sistem Operasi, dan Opsi Memori yang Menggiurkan

Selain dapur pacu dan kamera, vivo X300 E juga dikabarkan akan hadir dengan layar seluas 6,59 inci. Ukuran ini cukup ideal untuk menikmati konten multimedia dan bermain game, memberikan keseimbangan antara luasnya area pandang dan kenyamanan digenggam. Belum ada informasi detail mengenai tipe panel atau refresh rate-nya, tapi sebagai ponsel di seri X300, kita bisa berharap kualitas layar yang prima.

Dari sisi software, vivo X300 E akan berjalan dengan OriginOS 6, antarmuka khas vivo yang dikenal dengan kustomisasi dan fitur-fiturnya yang inovatif. Sistem operasi ini diharapkan dapat memaksimalkan potensi hardware yang ada, memberikan pengalaman pengguna yang mulus dan responsif.

Untuk urusan memori, vivo menyediakan opsi yang sangat fleksibel. Ponsel ini akan tersedia dalam konfigurasi RAM hingga 12 GB dan penyimpanan internal hingga 512 GB. Dengan RAM sebesar itu, multitasking antara puluhan aplikasi bukan lagi masalah. Sementara itu, ruang penyimpanan 512 GB memberikan kebebasan bagi Anda untuk menyimpan ribuan foto, video, dan game tanpa perlu khawatir kehabisan tempat.

Informasi lebih lanjut mengenai spesifikasi ponsel lain di seri yang sama bisa Anda simak dalam artikel tentang Spesifikasi Lengkap vivo X300s yang terungkap sebelum peluncurannya.

Tanggal Peluncuran dan Apa yang Perlu Kita Nantikan

vivo telah mengonfirmasi bahwa X300 E akan diluncurkan secara resmi di China pada tanggal 27 Juli mendatang. Pada acara tersebut, kita akan mendapatkan informasi lengkap mengenai spesifikasi, fitur, harga, dan ketersediaan perangkat ini. Antusiasme publik tentu sangat tinggi, mengingat kombinasi spesifikasi yang ditawarkan sangatlah unik dan menarik.

Pertanyaan besarnya adalah: akankah ponsel dengan baterai 7.200 mAh ini tetap mempertahankan bodi yang ramping dan nyaman digenggam? vivo dikenal cukup piawai dalam urusan desain, jadi kita berharap mereka bisa menyeimbangkan kapasitas baterai besar dengan estetika yang elegan. Selain itu, kecepatan pengisian daya juga menjadi faktor krusial. Baterai sebesar itu tentu membutuhkan teknologi pengisian cepat yang mumpuni agar tidak memakan waktu berjam-jam untuk mengisi penuh.

Jika vivo mampu menghadirkan solusi pengisian daya yang cepat, maka X300 E bisa menjadi ponsel dengan daya tahan paling impresif di pasaran. Ini akan menjadi senjata ampuh untuk menarik konsumen yang lelah dengan baterai ponsel yang cepat habis. Kehadiran chipset Snapdragon 8 Gen 5 juga memastikan bahwa ponsel ini tidak hanya kuat dalam daya tahan, tetapi juga dalam performa.

Untuk memahami lebih dalam tentang strategi vivo di seri X300, Anda bisa membaca analisis tentang Rilis Global vivo X300 Ultra yang telah mengantongi sertifikasi baru.

Analisis: Mengapa Vivo X300 E Bisa Menjadi Game Changer?

Di tengah persaingan smartphone yang semakin ketat, vivo mencoba mengambil pendekatan yang berbeda. Alih-alih hanya berfokus pada peningkatan performa kamera atau desain yang lebih tipis, mereka memilih untuk menjawab masalah paling mendasar yang dihadapi pengguna modern: daya tahan baterai. Keputusan untuk membenamkan baterai 7.200 mAh adalah sebuah langkah berani yang bisa mengubah ekspektasi pasar.

Pertarungan di segmen flagship dan sub-flagship biasanya berpusat pada kamera dan performa. Namun, dengan X300 E, vivo menambahkan dimensi baru ke dalam persamaan tersebut. Mereka menawarkan sebuah ponsel yang tidak hanya pintar dan cepat, tetapi juga mampu bertahan lebih lama dari sebagian besar pesaingnya. Ini adalah nilai jual yang sangat kuat, terutama bagi para profesional yang mobilitasnya tinggi atau para gamer yang sering bermain dalam sesi panjang.

Tentu saja, masih ada beberapa pertanyaan yang perlu dijawab. Seperti disebutkan sebelumnya, kecepatan pengisian daya adalah salah satunya. Jika vivo hanya membekali X300 E dengan pengisian 65W atau 80W, mengisi baterai 7.200 mAh dari 0 hingga 100 persen bisa memakan waktu lebih dari satu jam. Namun, jika mereka menggunakan teknologi 120W atau lebih, waktu pengisian bisa ditekan secara signifikan, menjadikannya paket yang hampir sempurna.

Selain itu, aspek kamera juga perlu diuji. Meskipun kerja sama dengan ZEISS menjanjikan, implementasi di dunia nyata seringkali berbeda dengan klaim pemasaran. Apakah hasil foto dari kamera telefoto benar-benar sebagus yang dijanjikan? Bagaimana performa kamera ultrawide 8 MP? Semua ini akan terjawab setelah perangkat resmi diluncurkan dan diuji oleh para reviewer independen.

Dari segi persaingan, vivo X300 E akan berhadapan langsung dengan ponsel-ponsel lain di kelasnya. Salah satu pesaing terdekatnya bisa dilihat dalam analisis Duel Sub-Flagship antara OPPO Find X9s dan vivo X300 FE. Pertarungan ini akan menarik untuk diikuti, karena masing-masing ponsel menawarkan keunggulan yang berbeda.

Pada akhirnya, vivo X300 E hadir sebagai angin segar di industri smartphone yang terkadang terasa monoton. Dengan berani menawarkan baterai raksasa tanpa mengorbankan performa flagship, vivo menunjukkan bahwa mereka mendengarkan apa yang diinginkan oleh konsumen. Tanggal 27 Juli akan menjadi momen penting untuk melihat apakah strategi berani ini akan membuahkan hasil. Satu hal yang pasti, para kompetitor pasti akan mulai memikirkan ulang strategi baterai mereka setelah melihat vivo X300 E.

Xiaomi 18 Pro Siap Ekspansi Global, Bawa Kamera 200MP

0

Telko.id – Pernahkah Anda merasa kesal ketika sebuah ponsel flagship yang digadang-gadang hanya beredar di negeri asalnya? Xiaomi sepertinya mendengar keluhan itu.

Setelah seri Xiaomi 17 Pro dan 17 Pro Max tahun lalu hanya menjadi barang incaran yang sulit dijangkau di luar China, kabar terbaru memberikan secercah harapan.

Bocoran terbaru mengindikasikan bahwa Xiaomi 18 Pro akan melakukan lompatan besar: ekspansi global ke berbagai pasar utama.

Jika Anda adalah penggemar setia yang selama ini hanya bisa menatap layar dan membaca review dari luar negeri, bersiaplah. Perubahan strategi ini bukan sekadar gimmick pemasaran, melainkan sinyal bahwa Xiaomi serius ingin merebut pangsa pasar premium di kancah internasional.

Namun, seperti biasa, dunia rumor smartphone tidak pernah hitam putih. Informasi yang simpang siur justru membuat kita bertanya-tanya: apakah benar ponsel ini akan hadir di Indonesia?

Ekspansi Global yang Dinanti, Tapi Ada Tanda Tanya

Laporan terbaru menyebutkan bahwa Xiaomi 18 Pro setidaknya akan dirilis di Eropa, Türkiye, Rusia, Taiwan, dan Jepang. Ini adalah langkah berani, mengingat pendahulunya, Xiaomi 17 Pro, hanya menjadi “burung dalam sangkar” di China. Bayangkan, sebuah perangkat dengan spesifikasi setinggi itu tidak bisa dinikmati oleh konsumen di luar negeri. Kini, Xiaomi sepertinya belajar dari kesalahan.

Namun, kabar baik itu tidak berjalan mulus. Beberapa hari sebelumnya, muncul laporan berbeda yang mengklaim bahwa Xiaomi 18 Pro juga akan meluncur di India bersama dengan Xiaomi 18 Pro Max.

Tapi, rumor hari ini justru membantah hal tersebut. Xiaomi 18 Pro diprediksi tidak akan hadir di India. Situasi ini membuat kepala pusing, bukan? Satu sumber mengatakan ya, sumber lain mengatakan tidak.

Lalu, bagaimana dengan nasib Xiaomi 18 Pro Max? Laporan hari ini bahkan tidak menyebutkannya sama sekali. Artinya, kita harus bersabar menunggu konfirmasi resmi.

Untuk Anda yang penasaran dengan ekosistem Xiaomi, jangan lupa untuk menyimak berita terbaru tentang Xiaomi Resmi meluncurkan perangkat terbaru di Indonesia. Ini menunjukkan bahwa meskipun flagship masih misterius, Xiaomi tetap aktif menghadirkan produk-produk menarik.

Spesifikasi Bocoran: Kamera 200MP yang Menggoda

Meskipun status ekspansi globalnya masih simpang siur, spesifikasi teknis Xiaomi 18 Pro sudah mulai terkuak. Dan jujur saja, ini membuat air liur menetes. Bocoran terbaru menyebutkan bahwa perangkat ini akan ditenagai oleh chipset Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro SoC.

Ini adalah prosesor generasi terbaru yang dijamin akan memberikan performa gahar untuk gaming, multitasking, dan editing video.

Yang paling menarik adalah sektor kameranya. Xiaomi 18 Pro dikabarkan akan memiliki dua sensor kamera 200MP SmartSens. Bayangkan, dua kamera dengan resolusi 200 megapiksel! Sensor utama memiliki ukuran 1/1,28 inci, yang berarti mampu menangkap lebih banyak cahaya dan detail. Ini bukan sekadar angka; ini adalah janji hasil foto yang setara dengan kamera profesional. Anda bisa memotret objek dari jauh dan tetap mendapatkan detail yang tajam saat diperbesar.

Selain kamera, ada peningkatan signifikan di sektor lain. Speaker yang ditingkatkan, motor vibrasi yang lebih besar, dan yang paling penting: baterai berkapasitas minimal 7.000 mAh. Ini adalah kapasitas baterai raksasa yang jarang ditemukan di ponsel flagship.

Ditambah dengan dukungan pengisian daya 100W, baik kabel maupun nirkabel, Anda tidak perlu khawatir kehabisan baterai di tengah hari. Satu kali cas cepat, dan Anda siap beraktivitas seharian.

Bagi Anda yang mencari perangkat dengan fitur lengkap, ada baiknya juga melihat Keunggulan REDMI A7 Pro yang baru saja hadir. Pilihan terjangkau dengan spesifikasi mumpuni.

Strategi Pasar yang Ambigu: Mengapa Xiaomi Bermain Dua Kaki?

Pertanyaan besar yang mengemuka adalah: mengapa Xiaomi membuat kebijakan ekspansi yang tampak ambigu? Di satu sisi, mereka ingin menjangkau pasar global, tetapi di sisi lain, informasi dari berbagai sumber saling bertentangan. Ini bisa jadi adalah bagian dari strategi pemasaran yang rumit.

Kemungkinan pertama, Xiaomi sedang melakukan uji pasar. Mereka ingin melihat respons dari berbagai negara sebelum memutuskan untuk meluncurkan secara resmi. Dengan menyebarkan “kebocoran” informasi yang berbeda, mereka bisa mengukur minat konsumen.

Kemungkinan kedua, ada kendala regulasi atau logistik di beberapa negara. India, misalnya, memiliki regulasi yang ketat terkait perangkat elektronik, sehingga mungkin Xiaomi kesulitan untuk memenuhi persyaratan di sana.

Yang jelas, bagi konsumen di Indonesia, ini adalah situasi yang menegangkan. Apakah kita akan menjadi salah satu negara yang beruntung mendapatkan Xiaomi 18 Pro? Atau kita akan kembali menjadi penonton? Hanya waktu yang bisa menjawab.

Namun, melihat tren Xiaomi yang semakin agresif di pasar Indonesia, ada harapan besar bahwa perangkat ini akan mendarat di Tanah Air.

Sambil menunggu kejelasan, tidak ada salahnya Anda melihat-lihat perangkat AIoT cerdas dari Xiaomi yang bisa membuat rumah Anda lebih modern. Baca selengkapnya tentang Rumah Modern dengan solusi cerdas dari Xiaomi.

Apakah Xiaomi 18 Pro Akan Menjadi Game Changer?

Jika semua rumor ini terbukti benar, Xiaomi 18 Pro berpotensi menjadi salah satu ponsel paling menarik di tahun 2026. Kombinasi kamera 200MP, baterai 7.000 mAh, dan chipset terbaru adalah paket yang sulit ditandingi. Ini adalah ponsel yang dirancang untuk para penggemar fotografi, gamer berat, dan mereka yang membutuhkan daya tahan baterai super.

Namun, persaingan di kelas flagship sangat ketat. Samsung, Apple, dan OPPO tidak akan tinggal diam. Mereka pasti sudah menyiapkan senjata andalan mereka masing-masing.

Xiaomi harus bisa membuktikan bahwa mereka tidak hanya unggul di atas kertas, tetapi juga dalam pengalaman penggunaan sehari-hari.

Pertanyaan retorisnya: apakah Anda siap untuk beralih ke Xiaomi 18 Pro jika perangkat ini benar-benar hadir? Atau Anda akan tetap setia dengan merek lain? Pilihan ada di tangan Anda. Yang jelas, tahun 2026 akan menjadi tahun yang menarik bagi industri smartphone.

Bocoran Honor Power3: Baterai 10.000 mAh, Layar 7 Inci

Telko.id – Ada bocoran terbaru dari sumber terpercaya di China, Digital Chat Station, mengungkapkan spesifikasi awal Honor Power3 yang sayangnya tidak seambisius rumor sebelumnya.

Awalnya, beredar kabar bahwa smartphone ini akan membawa baterai raksasa antara 11.000 hingga 12.000 mAh. Angka tersebut membuat para penggemar ponsel dengan daya tahan super lama bergairah. Namun, rumor terbaru justru meredam ekspektasi tersebut dan kembali ke angka yang lebih realistis.

Meski begitu, Honor Power3 tetap menjanjikan peningkatan signifikan dibanding pendahulunya. Ponsel ini diprediksi menjadi salah satu pilihan utama bagi Anda yang prioritas utamanya adalah baterai tahan lama. Mari kita bedah lebih dalam bocoran spesifikasi yang sudah beredar.

Baterai 10.000 mAh: Realistis atau Kurang Ambisius?

Menurut bocoran dari Digital Chat Station di Weibo, Honor Power3 akan dibekali baterai minimal 10.000 mAh. Angka ini sebenarnya masih sangat impresif, mengingat pendahulunya, Honor Power2, sudah memiliki baterai 10.080 mAh. Artinya, generasi terbaru ini bisa saja menyamai atau sedikit melampaui kapasitas pendahulunya.

Namun, jika dibandingkan dengan rumor awal yang menyebut angka 11.000-12.000 mAh, tentu ada sedikit kekecewaan. Apakah target tersebut terlalu ambisius? Atau Honor memilih pendekatan yang lebih matang dengan mempertimbangkan aspek ketebalan dan bobot perangkat?

Yang jelas, dengan baterai 10.000 mAh, Honor Power3 tetap menjadi salah satu ponsel dengan kapasitas baterai terbesar di pasaran.

Baterai sebesar ini tentu bukan hal yang biasa. Untuk memberikan gambaran, beberapa ponsel flagship seperti Oppo Reno16 F 5G dengan baterai 7.000 mAh sudah dianggap sangat besar. Honor Power3 jelas berada di kelas yang berbeda.

Layar 7 Inci: Lebih Luas, Lebih Imersif

Selain baterai, bocoran juga menyebutkan bahwa layar Honor Power3 akan tumbuh menjadi 7 inci secara diagonal. Ini adalah peningkatan dari pendahulunya yang memiliki layar 6,79 inci.

Dengan ukuran tersebut, ponsel ini akan menawarkan pengalaman menonton video, bermain game, dan membaca yang lebih imersif.

Layar tersebut dipastikan akan menjadi panel datar, bukan melengkung. Ini adalah kabar baik bagi Anda yang lebih menyukai layar datar karena lebih praktis saat mengetik dan lebih tahan terhadap goresan di bagian tepi. Layar datar juga memudahkan pemasangan tempered glass pelindung.

Dengan layar 7 inci, Honor Power3 akan menjadi ponsel yang cukup besar. Namun, ini adalah trade-off yang wajar untuk mendapatkan daya tahan baterai yang luar biasa. Ponsel ini jelas ditujukan bagi Anda yang tidak keberatan dengan ukuran besar demi performa baterai maksimal.

Chipset MediaTek Dimensity Seri 8: Performa Tangguh

Honor Power3 akan ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity seri 8. Ini adalah pilihan yang masuk akal mengingat pendahulunya, Power2, menggunakan Dimensity 8500 Elite. Pertanyaannya, apakah Honor akan menggunakan chipset yang sama atau beralih ke Dimensity 8600 yang mungkin akan dirilis?

Keputusan ini tentu akan mempengaruhi performa dan efisiensi daya. Chipset yang lebih baru biasanya menawarkan efisiensi yang lebih baik, yang berarti penggunaan baterai bisa lebih hemat. Jika Honor memilih Dimensity 8600, maka kombinasi baterai 10.000 mAh dengan chipset efisien akan menjadi mimpi bagi para pengguna berat.

Performa chipset seri 8 dari MediaTek sudah terbukti mampu menangani tugas-tugas berat seperti gaming dan multitasking. Dengan RAM yang memadai, Honor Power3 bisa menjadi pilihan menarik bagi para gamer mobile yang menginginkan perangkat dengan daya tahan baterai super lama.

Sebagai perbandingan, beberapa ponsel lain seperti Xiaomi 17T Pro yang membawa baterai 7.000 mAh dan kamera Leica, juga menggunakan chipset kelas atas. Honor Power3 jelas berada di segmen yang berbeda dengan fokus utama pada baterai.

Kapan Honor Power3 Meluncur?

Jika Honor mengikuti pola rilis yang sama dengan pendahulunya, Honor Power3 kemungkinan baru akan meluncur sekitar satu tahun setelah Power2, yaitu pada awal tahun depan. Ini berarti masih ada waktu cukup lama untuk bocoran-bocoran baru bermunculan.

Dalam rentang waktu tersebut, kita mungkin akan mendengar lebih banyak detail tentang spesifikasi lain seperti kamera, RAM, penyimpanan, dan tentu saja, harga.

Yang jelas, dengan baterai 10.000 mAh dan layar 7 inci, Honor Power3 sudah menjadi salah satu ponsel yang paling dinantikan di segmen baterai raksasa.

Satu hal yang pasti: Honor tidak main-main dengan seri Power. Mereka jelas ingin menguasai pasar ponsel dengan daya tahan baterai super lama. Dan dengan bocoran ini, para penggemar setia Honor bisa mulai menabung dari sekarang.

Apakah Anda termasuk yang menantikan kehadiran Honor Power3? Atau Anda sudah puas dengan ponsel baterai besar yang ada saat ini? Yang jelas, persaingan di segmen ini semakin menarik dan konsumenlah yang akan diuntungkan.

Kami akan terus memantau perkembangan bocoran Honor Power3 dan akan memberikan informasi terbaru begitu ada kabar resmi. Pantau terus situs kami untuk mendapatkan berita gadget terhangat dan terpercaya.

Dengan segala bocoran yang ada, Honor Power3 menjanjikan pengalaman yang berbeda. Baterai 10.000 mAh, layar 7 inci, dan chipset MediaTek Dimensity seri 8 adalah kombinasi yang sulit ditandingi. Semoga saja Honor bisa mewujudkannya dengan harga yang bersahabat.

Komdigi Perketat Pengawasan Registrasi Biometrik SIM Card

0

Telko.id – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memperketat pengawasan penerapan registrasi kartu SIM berbasis biometrik. Seluruh operator seluler diminta memastikan kepatuhan di setiap gerai penjualan dan mitra distribusi.

Penegasan ini disampaikan Menkomdigi Meutya Hafid dalam acara Komitmen Bersama Implementasi Registrasi Pelanggan Berbasis Data Biometrik.

Acara tersebut dihadiri oleh seluruh Direktur Utama operator yang tergabung dalam Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) di Garuda Spark Innovation Hub, Jakarta Pusat, Kamis (23/07/2026).

Meutya menegaskan bahwa tiga pekan sejak kebijakan diberlakukan, masih ditemukan praktik registrasi yang tidak sesuai di sejumlah titik layanan. Ia memperingatkan operator untuk tidak membiarkan celah terjadi di lapangan.

“Seluruh kanal registrasi, baik melalui gerai, aplikasi, situs web, maupun saluran mitra distribusi, harus tunduk pada ketentuan yang sama. Jangan sampai kebijakan telah berlaku di tingkat pusat, tetapi pada praktiknya masih terdapat celah di lapangan. Tidak boleh ada perbedaan standar keamanan antara registrasi di kota besar dan di daerah, antara kanal digital dan kanal fisik, maupun antara pelanggan satu operator dan operator lainnya,” ujar Meutya.

Menurut Meutya, penguatan implementasi biometrik ini merupakan langkah strategis untuk menutup celah penyalahgunaan nomor seluler. Celah ini selama ini kerap dimanfaatkan dalam berbagai tindak kejahatan digital.

“Kebijakan registrasi biometrik ini hadir sebagai solusi di tingkat hulu untuk memutus akar masalah kejahatan berbasis keuangan digital. Dengan menutup celah anonimitas sejak awal, aturan ini menjadi benteng utama dalam memberantas penipuan, judi online, pinjaman online fiktif, hingga peniruan identitas yang selama ini sangat meresahkan masyarakat,” tegasnya.

Data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menunjukkan perputaran dana judi online sepanjang 2025 mencapai Rp286,8 triliun.

Sementara itu, Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) mencatat kerugian masyarakat akibat penipuan mencapai Rp9,1 triliun dari lebih dari 432 ribu laporan sejak November 2024 hingga awal 2026.

Hingga 16 Juli 2026, Kemkomdigi juga menerima lebih dari 30 ribu aduan terkait penyalahgunaan nomor seluler untuk penipuan, pemerasan, dan berbagai bentuk kejahatan digital lainnya.

Meutya menegaskan bahwa registrasi berbasis biometrik menjadi langkah preventif agar setiap nomor seluler benar-benar terhubung dengan identitas pemiliknya.

“Melalui verifikasi biometrik, ruang penyalahgunaan identitas dalam registrasi SIM menjadi semakin sempit. Tujuannya agar setiap nomor seluler dapat dipertanggungjawabkan dan masyarakat semakin terlindungi,” ujarnya.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), implementasi registrasi biometrik telah menjangkau lebih dari 10,03 juta pelanggan. Pemerintah bersama operator menargetkan perlindungan serupa dapat diperluas kepada seluruh 291,16 juta pelanggan seluler aktif di Indonesia.

Untuk mencapai target tersebut, seluruh operator menyatakan komitmen memperkuat pengawasan terhadap jaringan distribusi. Mereka juga berjanji meningkatkan kepatuhan mitra penjualan serta memastikan proses registrasi biometrik dilaksanakan sesuai standar di seluruh wilayah Indonesia.

“Kami mengapresiasi komitmen seluruh operator. Namun komitmen ini harus diwujudkan dalam pengawasan yang nyata di lapangan. Masyarakat harus mendapatkan jaminan bahwa setiap kartu SIM yang diaktivasi telah melalui proses registrasi yang benar, aman, dan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkas Meutya.

Langkah pengawasan ini merupakan bagian dari transformasi digital yang lebih luas. Kemkomdigi sebelumnya juga telah menetapkan pemenang lelang frekuensi untuk memperkuat infrastruktur telekomunikasi nasional.

Selain itu, restorasi kabel laut Palapa Ring juga terus dipercepat untuk memastikan konektivitas yang merata di seluruh Indonesia.

Kemkomdigi Hormati Putusan MK, Siap Kaji Aturan Sisa Kuota Internet

0

Telko.id – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyambut baik dan menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan penyelenggara jasa telekomunikasi menyediakan pilihan layanan yang menjamin sisa kuota internet pelanggan tetap aktif dan dapat digunakan. Kemkomdigi akan mengkaji hasil putusan tersebut secara komprehensif.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan Pemerintah akan mempelajari putusan MK sebagai dasar untuk menyesuaikan regulasi yang berlaku. Langkah ini diambil untuk memastikan kepastian hukum bagi seluruh pemangku kepentingan di sektor telekomunikasi.

“Kami menyambut baik putusan MK. Hari ini, kami telah memerintahkan tim untuk mengkaji implikasi putusan tersebut termasuk jika dibutuhkan penyesuaian regulasi dalam memenuhi putusan MK,” kata Menteri Meutya di Jakarta Pusat, Jumat (24/07/2026).

MK baru saja memutus gugatan terkait perkara kuota internet hangus dalam uji materi terhadap Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang. Putusan ini mengubah Undang-Undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi.

Melalui putusan Nomor 273/PUU-XXIII/2025, MK mengabulkan sebagian gugatan. Dalam amar putusannya, MK menyatakan penyelenggara jaringan dan jasa telekomunikasi wajib menyediakan pilihan layanan yang menjamin sisa kuota internet milik pelanggan tetap aktif dan dapat digunakan.

MK pun memerintahkan agar kuota internet yang sudah dibeli bisa dipakai sampai habis tanpa biaya tambahan apapun. Keputusan ini menjadi angin segar bagi jutaan pengguna layanan telekomunikasi di Indonesia yang selama ini kerap mengeluhkan kuota hangus.

Menurut MK, perlindungan terhadap konsumen dapat diwujudkan melalui berbagai skema. Beberapa di antaranya adalah akumulasi atau rollover kuota, perpanjangan masa aktif, pengalihan manfaat, kompensasi, refund, maupun bentuk perlindungan lain yang proporsional.

Putusan MK juga menekankan bahwa pengguna layanan prabayar maupun pascabayar yang telah membayar kuota internet tetapi belum menghabiskannya tetap berhak memperoleh perlindungan atas manfaat layanan yang telah dibayarkan. Prinsip ini sejalan dengan semangat keadilan bagi konsumen.

Kemkomdigi menegaskan komitmennya untuk mengawal implementasi putusan ini. Tujuannya agar hak-hak masyarakat sebagai konsumen terlindungi dengan baik, tanpa mengabaikan aspek keberlanjutan investasi dan kualitas jaringan telekomunikasi di tanah air.

“Kami memastikan setiap kebijakan di sektor telekomunikasi memberikan kepastian hukum dan melindungi kepentingan masyarakat,” tutup Meutya.

Kebijakan baru ini tentu akan berdampak pada model bisnis operator seluler. Selama ini, pendapatan dari kuota hangus menjadi salah satu sumber pemasukan. Dengan adanya putusan MK, operator harus mencari skema baru yang tetap menguntungkan namun ramah konsumen.

Beberapa operator besar seperti Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison, dan XL Axiata diprediksi akan segera menyesuaikan diri. Mereka perlu menyiapkan sistem yang memungkinkan rollover kuota atau perpanjangan masa aktif secara otomatis.

Dalam konteks yang lebih luas, putusan MK ini juga sejalan dengan upaya pemerintah mendorong digitalisasi nasional. Akses internet yang adil dan transparan menjadi fondasi penting bagi transformasi digital di berbagai sektor, termasuk pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

Kemkomdigi sendiri tengah gencar melakukan berbagai inisiatif. Misalnya, Fitur Terbaru dalam transformasi digital UMKM hingga AI yang diinisiasi oleh Telkom. Selain itu, pengawasan terhadap platform digital juga diperketat, seperti yang terlihat dari Normalisasi Grok yang diawasi ketat.

Dari sisi regulasi frekuensi, Kemkomdigi juga tengah bersiap melakukan Seleksi Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz untuk mendukung percepatan internet cepat di Indonesia. Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan telekomunikasi.

Sementara itu, dalam perkembangan teknologi global, inovasi terus bermunculan. Misalnya, Harga Terbaru untuk layanan Gmail AI dengan kapasitas inbox lebih luas yang diumumkan Google. Hal ini menunjukkan bahwa industri telekomunikasi dan digital terus bergerak dinamis.

Kembali ke putusan MK, implikasinya tidak hanya dirasakan oleh operator dan konsumen. Regulator juga harus sigap menyusun aturan turunan yang jelas. Kemkomdigi telah menyatakan kesiapan untuk mengkaji dan jika perlu merevisi peraturan yang ada.

Proses kajian ini diperkirakan akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Mulai dari operator, asosiasi konsumen, akademisi, hingga pakar hukum telekomunikasi. Tujuannya adalah menciptakan regulasi yang komprehensif dan dapat diterima semua pihak.

Salah satu poin krusial yang akan dikaji adalah mekanisme teknis implementasi. Misalnya, bagaimana cara menghitung sisa kuota yang dapat di-rollover, berapa lama masa berlaku perpanjangan, dan bagaimana sistem kompensasi jika operator gagal memenuhi kewajiban.

Selain itu, aspek biaya juga menjadi perhatian. MK telah menegaskan bahwa tidak boleh ada biaya tambahan bagi konsumen. Namun, operator mungkin perlu menyesuaikan harga paket data untuk menutupi potensi pendapatan yang hilang.

Kemkomdigi diharapkan dapat menjadi penengah yang adil. Di satu sisi, kepentingan konsumen harus dilindungi. Di sisi lain, operator juga perlu ruang untuk berinovasi dan berinvestasi demi kualitas jaringan yang lebih baik.

Putusan MK ini juga menjadi preseden penting bagi perlindungan konsumen di era digital. Dengan adanya kepastian hukum, diharapkan ekosistem telekomunikasi Indonesia semakin sehat dan berkelanjutan.

Ke depannya, konsumen dapat lebih tenang dalam membeli paket data. Mereka tidak perlu khawatir kuota yang tersisa akan hangus begitu masa aktif berakhir. Ini tentu menjadi kabar baik bagi pengguna berat internet seperti pekerja remote, pelajar, dan pebisnis online.

Bagi operator, tantangan terbesarnya adalah adaptasi. Mereka harus mampu mengubah model bisnis yang selama ini mengandalkan pendapatan dari kuota hangus. Inovasi produk dan layanan menjadi kunci untuk tetap kompetitif.

Kemkomdigi sendiri optimistis industri telekomunikasi dapat beradaptasi. Dengan regulasi yang jelas dan dukungan pemerintah, operator diyakini mampu menciptakan skema baru yang saling menguntungkan.

Proses kajian regulasi diperkirakan akan rampung dalam beberapa bulan ke depan. Setelah itu, Kemkomdigi akan mengeluarkan aturan turunan yang mengikat seluruh operator. Masyarakat pun diharapkan dapat segera menikmati manfaat dari putusan MK ini.

Dengan langkah ini, Indonesia menunjukkan komitmennya dalam melindungi hak konsumen di sektor telekomunikasi. Semoga ke depannya, layanan internet di tanah air semakin berkualitas, adil, dan terjangkau bagi semua kalangan.

Strava Kini Otomatis Terpasang di Samsung Galaxy Watch9

Telko.id – Strava, platform digital untuk komunitas aktif dengan lebih dari 200 juta pengguna global, resmi mengumumkan kemitraan strategis dengan Samsung.

Kolaborasi ini diumumkan dalam ajang Samsung Galaxy Unpacked pada 22 Juli 2026. Hasilnya, aplikasi Strava akan terpasang secara bawaan di lini terbaru Galaxy Watch.

Langkah ini menandai komitmen kedua perusahaan untuk menghadirkan pengalaman olahraga yang lebih terintegrasi. Mulai dari Galaxy Watch9 dan Galaxy Watch Ultra2, pengguna tidak perlu lagi mengunduh aplikasi secara terpisah. Aplikasi Strava langsung tersedia begitu jam tangan dinyalakan untuk pertama kali.

“Galaxy Watch semakin menjadi pilihan utama komunitas pengguna Strava. Karena itu, kami ingin Strava hadir sejak pengguna memulai perjalanan aktif mereka,” ujar Michael Martin, CEO Strava.

Integrasi Langsung dengan Samsung Health

Kemitraan ini tidak berhenti pada pemasangan aplikasi. Strava juga akan terintegrasi secara langsung dengan Samsung Health. Mulai akhir tahun ini, pengguna dapat mengakses fitur Strava Routes melalui platform kesehatan milik Samsung tersebut.

Fitur Routes merupakan salah satu andalan Strava yang memungkinkan pengguna menemukan dan mengikuti rute lari atau bersepeda yang populer. Dengan integrasi ini, pengguna Galaxy Watch dapat menikmati fitur navigasi tersebut langsung dari pergelangan tangan mereka tanpa harus membuka aplikasi terpisah.

Integrasi Samsung Health ini akan mulai tersedia secara bertahap bagi pengguna Galaxy Watch di seluruh dunia dalam beberapa bulan ke depan. Langkah ini memudahkan pengguna yang ingin melacak aktivitas sekaligus menjelajahi rute baru.

Langganan Premium Gratis 60 Hari

Setiap pembelian Galaxy Watch9 dan Galaxy Watch Ultra2 akan disertai dengan langganan Strava gratis selama 60 hari. Pengguna baru dapat langsung menikmati seluruh fitur premium Strava sejak pertama kali mengaktifkan jam tangan mereka.

Biasanya, langganan Strava Premium berbayar memberikan akses ke fitur seperti analisis performa mendalam, rute kustom, dan tantangan eksklusif. Dengan penawaran ini, pengguna Galaxy Watch bisa merasakan semua manfaat tersebut tanpa biaya tambahan di awal.

“Dengan menghadirkan Strava sebagai aplikasi bawaan dan integrasi Routes ke Samsung Health, pengguna dapat merasakan pengalaman terbaik sejak pertama kali mengenakan jam tangan,” tambah Martin.

Bagi pengguna yang ingin memaksimalkan konektivitas perangkat wearable, tersedia juga opsi Smartfren eSIM untuk Galaxy Watch. Fitur ini memungkinkan jam tangan tetap terhubung tanpa harus bergantung pada ponsel.

Dampak bagi Pengguna dan Pasar

Kemitraan antara Strava dan Samsung merupakan langkah strategis di tengah persaingan ketat pasar jam tangan pintar. Dengan lebih dari 200 juta pengguna di 185 negara, Strava memiliki basis komunitas yang loyal. Sementara Samsung adalah pemimpin pasar wearable global.

Integrasi ini diyakini akan mendorong adopsi Galaxy Watch di kalangan penggemar olahraga. Pengguna tidak perlu lagi repot menyinkronkan data secara manual antara aplikasi Strava dan Samsung Health karena semuanya sudah terhubung secara native.

Bagi pengguna yang sudah memiliki perangkat Samsung lain, seperti ponsel lipat terbaru, ekosistem ini semakin terasa lengkap. Fitur Galaxy Z Fold8 misalnya, menawarkan pengalaman multitasking yang selaras dengan aktivitas olahraga pengguna.

Strava sendiri terus berinovasi untuk memperkuat posisinya sebagai aplikasi pilihan bagi komunitas aktif. Kemitraan dengan Samsung menjadi salah satu bukti bahwa perusahaan ingin menjangkau lebih banyak pengguna baru melalui perangkat keras yang sudah populer.

Ke depannya, pengguna dapat mengharapkan lebih banyak fitur terintegrasi antara Strava dan Samsung Health. Kedua perusahaan berjanji akan terus menghadirkan pembaruan yang memudahkan pengguna dalam melacak dan membagikan aktivitas mereka.

Dengan dimulainya penjualan Galaxy Watch9 dan Galaxy Watch Ultra2, pengguna di Indonesia pun bisa segera menikmati kemudahan ini. Pastikan untuk memeriksa ketersediaan fitur Routes dan langganan gratis saat membeli perangkat baru.

Ini adalah awal dari era baru bagi pengguna wearable yang ingin tetap aktif dan terhubung. Kolaborasi antara dua raksasa teknologi ini membuka peluang untuk inovasi lebih lanjut di masa mendatang.

Qualcomm Perkuat Ekosistem Samsung Galaxy dengan Snapdragon

0

Telko.id – Qualcomm Technologies dan Samsung Electronics resmi memperluas kemitraan strategis mereka. Pengumuman ini disampaikan dalam ajang Samsung Unpacked, Selasa (23/7/2026), di San Diego. Sejumlah perangkat anyar di ekosistem Galaxy akan ditenagai oleh chipset Snapdragon terbaru.

Perangkat yang dimaksud mencakup Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra, Galaxy Z Fold8, Galaxy Z Flip8, Galaxy Watch9, Galaxy Watch Ultra2, dan Intelligent Eyewear terbaru.

Semuanya akan menggunakan platform Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, Snapdragon Wear Elite, dan Snapdragon AR1 Gen 1. Kolaborasi ini menandai babak baru dalam pengalaman Galaxy AI yang lebih terintegrasi.

“Kita sedang memasuki era baru AI, di mana kecerdasan buatan telah terintegrasi langsung ke dalam perangkat pribadi yang kita andalkan kapanpun,” ujar Cristiano Amon, President and Chief Executive Officer Qualcomm Incorporated.

“Dengan kehadiran teknologi Snapdragon yang memperkuat smartphone, smartwatch, dan Intelligent Eyewear Galaxy terbaru, Qualcomm dan Samsung bersama-sama mewujudkan teknologi AI yang lebih intuitif,” ujarnya menambahkan.

Snapdragon menjadi fondasi utama yang memungkinkan integrasi AI secara menyeluruh di berbagai perangkat. Melalui on-device processing yang tangguh dan konektivitas antar-perangkat yang mulus, pengguna dapat menikmati pengalaman yang konsisten.

Sistem ini mampu memahami konteks kebutuhan pengguna secara real-time, baik saat bekerja maupun berkreasi.

Content image for article: Qualcomm dan Samsung Perkuat Ekosistem Galaxy dengan Snapdragon

Performa Smartphone Lipat yang Lebih Cerdas

Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy menjadi motor penggerak bagi Galaxy AI di jajaran smartphone lipat terbaru Samsung. Platform ini ditenagai CPU Qualcomm Oryon yang diklaim sebagai CPU seluler tercepat di dunia saat ini.

Performa dan efisiensi daya yang dihasilkan sangat optimal untuk aktivitas berat sekaligus menjaga daya tahan baterai.

Platform ini memungkinkan pemrosesan AI secara real-time yang lebih cerdas. Mulai dari fitur kamera pintar, pengalaman bermain game yang imersif, hingga konektivitas berbasis AI.

Seluruh keunggulan ini menghadirkan interaksi yang lebih cepat, cerdas, dan personal pada Galaxy Z Fold8 Ultra, Z Fold8, dan Z Flip8. Kolaborasi teknis yang erat dengan Qualcomm Technologies menjadi kunci optimalisasi ini.

“Lini produk Galaxy terbaru ini merupakan hasil dari kolaborasi teknis yang sangat erat dengan Qualcomm Technologies,” ungkap Won-joon Choi, President and Chief Operating Officer of MX Business Samsung Electronics.

“Bersama-sama, kami mengoptimalkan platform Snapdragon untuk setiap tipe perangkat Galaxy guna memastikan performa dan efisiensi yang menjadi fondasi utama dari pengalaman Galaxy AI,” ujar nya menambahkan.

Era Personal AI di Smartwatch Galaxy

Smartwatch kini berperan sebagai asisten yang selalu aktif mendampingi pengguna. Diperkenalkan di ajang Mobile World Congress (MWC), Snapdragon Wear Elite membawa perpaduan sensor canggih, performa tinggi, serta konektivitas superior. Teknologi ini hadir di Samsung Galaxy Watch9 dan Galaxy Watch Ultra2.

Content image for article: Qualcomm dan Samsung Perkuat Ekosistem Galaxy dengan Snapdragon

Platform ini mampu menangkap berbagai sinyal secara berkelanjutan untuk menghadirkan pengalaman yang lebih personal. Kedua jam tangan pintar tersebut dapat terus memahami kondisi pengguna sepanjang hari.

Hasilnya, pengguna mendapatkan panduan serta analisis kesehatan pribadi yang lebih proaktif. Perangkat ini juga terhubung secara mudah dalam ekosistem produk Samsung lainnya.

Ini menjadi platform smartwatch pertama Samsung yang ditenagai Snapdragon. Sebelumnya, Samsung lebih banyak menggunakan chip Exynos untuk lini smartwatch-nya.

Langkah ini menunjukkan Kolaborasi Samsung yang semakin erat dengan Qualcomm di berbagai segmen perangkat.

Di sisi lain, permintaan chip AI yang tinggi membuat Samsung Mulai Panen pesanan dari berbagai klien. Hal ini menambah momentum positif bagi bisnis semikonduktor Samsung secara keseluruhan.

Intelligent Eyewear: Langkah Baru Android XR

Qualcomm Technologies, Samsung, dan Google kini memperluas kolaborasi mereka dalam pengembangan Android XR. Mereka melangkah lebih jauh dari sekadar headset Galaxy XR menuju perangkat Intelligent Eyewear. Perangkat ini ditenagai oleh Snapdragon AR1 Gen 1.

Content image for article: Qualcomm dan Samsung Perkuat Ekosistem Galaxy dengan Snapdragon

Di panggung Samsung Unpacked, brand kacamata ternama Gentle Monster dan Warby Parker memperkenalkan dua desain tambahan. Kedua desain ini merupakan bagian dari koleksi besar yang akan hadir pada akhir tahun ini.

Seluruh koleksi tersebut dirancang menggunakan teknologi Snapdragon untuk menyajikan performa tinggi yang dibutuhkan.

Kehadiran berbagai variasi desain yang terus bertambah mencerminkan momentum yang kian kuat di kategori Intelligent Eyewear.

Masyarakat akan memiliki lebih banyak pilihan untuk menikmati teknologi ini mulai akhir tahun nanti. Sebelumnya, Samsung telah merilis Headset Android XR yang menjadi cikal bakal ekosistem ini.

Kolaborasi selama hampir 30 tahun antara Qualcomm dan Samsung terus menghasilkan inovasi. Dengan kehadiran teknologi Snapdragon di berbagai perangkat Galaxy, pengalaman AI yang lebih intuitif dan kontekstual kini menjadi kenyataan. Pengguna dapat menikmati satu pengalaman premium Galaxy yang konsisten di seluruh perangkat mereka.

3 Fitur Galaxy Z Fold8 Ultra Ini, Pas untuk Kegiatan Sehari-hari

Telko.id – Samsung resmi meluncurkan Galaxy Z Fold8 Ultra, smartphone lipat terbaru yang mengusung desain lebih tipis tanpa mengorbankan performa dan fitur premium.

Perangkat ini menjadi jawaban bagi pengguna yang menginginkan HP lipat nyaman digenggam, namun tetap bertenaga untuk produktivitas dan kreasi konten sepanjang hari.

Ditenagai prosesor Snapdragon® 8 Elite Gen 5 for Galaxy, Galaxy Z Fold8 Ultra menghadirkan lompatan performa signifikan. Samsung mengklaim peningkatan NPU hingga 21%, CPU 16%, dan GPU 15% dibanding generasi sebelumnya.

Baterai 5.000mAh juga diklaim mampu bertahan hingga 27 jam pemutaran video, tiga jam lebih lama dari pendahulunya. Pengisian daya 45W Super Fast Charging memungkinkan baterai terisi 67% hanya dalam waktu sekitar 30 menit.

“Nama ‘Ultra’ bukan hanya mencerminkan spesifikasi tertinggi, tetapi juga pengalaman yang kami hadirkan melalui desain Galaxy Z Fold sangat tipis dengan lapisan layar Flex Titanium, Ultra performa berkat Snapdragon® 8 Elite Gen 5 for Galaxy, serta sistem Ultra Kamera 200MP,” ujar Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager, Samsung Electronics Indonesia.

Fitur Unggulan untuk Produktivitas Harian

Smartphone ini hadir dengan tiga fitur andalan yang dirancang untuk memudahkan aktivitas sehari-hari. Pertama, Battery Power Sharing memungkinkan pengguna mengisi daya Galaxy Buds langsung dari smartphone tanpa perlu charger tambahan. Fitur ini sangat berguna saat perangkat audio kehabisan baterai di tengah meeting atau video conference.

Content image for article: Samsung Rilis Galaxy Z Fold8 Ultra: HP Lipat Tipis dengan Kamera 200 MP
Battery Power Sharing memungkinkan Galaxy Z Fold8 Ultra mengisi daya Galaxy Buds secara praktis kapan saja.

Cara mengaktifkannya mudah: buka Settings, pilih Battery, aktifkan Wireless Power Sharing, lalu letakkan casing Galaxy Buds di bagian belakang ponsel hingga indikator pengisian muncul.

Kedua, sektor kamera menjadi daya tarik utama. Galaxy Z Fold8 Ultra dibekali kamera utama 200 MP, Ultra-Wide 50 MP, dan Telephoto 10 MP dengan 3x optical zoom.

Rekam video dengan tampilan sinematik secara instan menggunakan Cinematic LUT di Galaxy Z Fold8 Ultra.

ProVisual Engine berbasis AI meningkatkan kualitas gambar, sementara Nightography menjaga hasil tetap optimal di kondisi minim cahaya. Fitur Cinematic LUT memungkinkan pengguna menerapkan karakter warna sinematik langsung saat merekam video tanpa perlu proses editing rumit. Kamera juga dilengkapi Horizontal Lock untuk perekaman video yang lebih stabil.

Ketiga, Galaxy AI semakin adaptif dengan layar foldable. Fitur Now Nudge mendukung hingga lima split-view bersamaan, memungkinkan pengelolaan kalender, email, pencarian informasi, dan catatan dalam satu tampilan.

My FanCam memanfaatkan Galaxy AI untuk melacak subjek secara otomatis dan menghasilkan video dengan framing yang lebih dinamis.

My FanCam secara otomatis melacak subjek dan menyesuaikan framing, sangat berguna saat merekam konser atau pertandingan olahraga. Fitur Notebook di Gemini menjadi wadah cerdas untuk mengumpulkan dan mengolah informasi dari berbagai sumber menjadi ringkasan atau notulen meeting.

Harga dan Ketersediaan di Indonesia

Galaxy Z Fold8 Ultra tersedia dalam tiga varian memori: 12GB/256GB seharga Rp32.499.000, 12GB/512GB seharga Rp36.499.000, dan 16GB/1TB seharga Rp44.499.000. Periode pre-order berlangsung 22 Juli–13 Agustus 2026 dengan berbagai penawaran menarik.

Promo pre-order meliputi memory upgrade hingga Rp4.000.000, bank cash back hingga Rp5.000.000, gratis Screen Protection Film selama 2 tahun, gratis Google AI Pro selama 6 bulan, serta program Upgrade ke New Galaxy mulai dari Rp8. Total manfaat bonus mencapai Rp9 juta, sehingga dengan cicilan 0% selama 12 bulan, konsumen dapat memiliki perangkat ini mulai dari Rp1,1 jutaan per bulan.

Dengan desain lebih tipis, performa flagship, dan integrasi Galaxy AI yang mendalam, Galaxy Z Fold8 Ultra menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang mencari HP lipat premium untuk produktivitas dan hiburan. Samsung juga terus memperkuat ekosistem melalui kemitraan dengan Qualcomm untuk layar mulus dan optimalisasi Galaxy AI.

Bagi yang penasaran dengan perbandingan baterai, artikel tentang baterai iPhone Ultra 5.000 mAh juga bisa menjadi referensi menarik. Sementara itu, fitur AI terbaru dari Strava menunjukkan bagaimana teknologi kecerdasan buatan semakin merambah berbagai aspek kehidupan.

Galaxy Z Fold8 Ultra dapat dipesan melalui samsung.com/id dan seluruh Samsung Store di Indonesia.

ITSEC Asia Gandeng PT INTI, Perkuat Keamanan Siber dan Talenta AI

Telko.id – PT ITSEC Asia Tbk (IDX: CYBR) resmi menggandeng PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) atau PT INTI untuk memperkuat ekosistem keamanan siber nasional.

Kolaborasi strategis ini mencakup pengembangan solusi keamanan siber, kapabilitas Security Operations Center (SOC), hingga pengembangan kompetensi di bidang keamanan siber dan kecerdasan buatan (AI).

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara ITSEC Asia dan PT INTI, serta MoU antara PT INTI dan PT ITSEC Cyber Academy (ITSEC Cyber & AI Academy), anak usaha ITSEC Asia.

Acara penandatanganan berlangsung di kantor pusat PT INTI di Bandung, Jawa Barat, pada 23 Juli 2026.

Melalui kemitraan ini, ITSEC Asia akan membawa pengalaman dan kapabilitasnya di bidang keamanan siber untuk mengeksplorasi peluang bersama PT INTI.

Fokus utama kolaborasi ini adalah mendukung kebutuhan sektor BUMN dan pemerintahan, sekaligus membuka ruang bagi pengembangan solusi yang menggabungkan teknologi, keahlian teknis, dan pengembangan sumber daya manusia.

Patrick Dannacher, President Director ITSEC Asia, mengatakan, “Kami melihat kebutuhan keamanan siber di Indonesia terus berkembang seiring dengan semakin luasnya penggunaan teknologi digital di berbagai sektor. Organisasi membutuhkan kemampuan untuk melindungi infrastruktur dan data mereka sekaligus memastikan adanya sumber daya manusia yang mampu mengelola keamanan tersebut. Melalui kerja sama dengan PT INTI, kami ingin mengeksplorasi bagaimana pengalaman dan kapabilitas ITSEC Asia di bidang cybersecurity dapat mendukung kebutuhan sektor BUMN dan pemerintahan, sekaligus membuka peluang pengembangan solusi dan kapabilitas keamanan siber yang lebih luas di Indonesia.”

Memperluas Akses Solusi Keamanan Siber

Dalam kerja sama ini, ITSEC Asia akan mendukung pengembangan peluang di bidang solusi dan layanan keamanan siber, termasuk eksplorasi pengembangan kapabilitas SOC.

Perusahaan akan menyediakan solusi, produk, teknologi, tenaga ahli, dan layanan teknis sesuai dengan kebutuhan proyek yang disepakati. Dukungan tersebut mencakup konsultasi teknis, pengembangan solusi, Proof of Concept (PoC), demonstrasi produk, implementasi, hingga transfer pengetahuan.

Sementara itu, PT INTI akan mendukung pengembangan peluang bisnis dan hubungan dengan calon pelanggan serta mitra strategis, terutama di sektor BUMN, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah.

Kerja sama ini juga mencakup eksplorasi pemanfaatan ruang di kantor pusat PT INTI untuk mendukung kegiatan pelatihan keamanan siber dan pengembangan fasilitas terkait keamanan siber dan SOC.

Herry Jasman, Direktur PT INTI (Persero), menegaskan, “Keamanan siber telah menjadi fondasi penting dalam transformasi digital. Melalui kolaborasi dengan ITSEC Asia, PT INTI ingin memperkuat kapabilitas nasional dengan menghadirkan solusi keamanan siber yang lebih komprehensif, sekaligus membangun ekosistem yang mampu menjawab kebutuhan sektor pemerintah, BUMN, maupun industri secara berkelanjutan.”

Memperkuat Kompetensi Cybersecurity dan AI

Kolaborasi ITSEC Asia dengan PT INTI juga diperkuat melalui peran ITSEC Cyber & AI Academy dalam pengembangan kompetensi cybersecurity dan AI. Akademi ini akan mendukung pengembangan dan penyelenggaraan pelatihan, pendidikan, workshop, seminar, serta program pengembangan kompetensi di bidang keamanan siber dan AI. Program-program tersebut akan dikembangkan berdasarkan kebutuhan organisasi dan peluang yang diidentifikasi bersama PT INTI.

ITSEC Cyber & AI Academy akan mendukung penyusunan kurikulum, materi, dan modul pelatihan, serta menyediakan tenaga ahli, infrastruktur, dan platform yang dibutuhkan. PT INTI akan mendukung identifikasi peluang program serta komunikasi dengan calon pelanggan dan mitra strategis, termasuk di lingkungan BUMN dan pemerintahan.

Yulius C. Rusli, President Director ITSEC Cyber & AI Academy, menjelaskan, “Kebutuhan akan talenta dengan kemampuan cybersecurity dan AI terus berkembang, sementara organisasi juga membutuhkan kompetensi yang sesuai dengan tantangan dan kebutuhan mereka. Karena itu, pengembangan talenta perlu dirancang berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan dan tidak berhenti pada pembelajaran teoritis. Melalui kerja sama ini, ITSEC Cyber & AI Academy ingin mendukung pengembangan program pelatihan dan kompetensi yang lebih relevan dan aplikatif, sehingga peserta dapat memiliki kemampuan yang dapat diterapkan dalam lingkungan kerja. Kami berharap kolaborasi dengan PT INTI dapat memperluas kesempatan bagi BUMN dan instansi pemerintahan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang cybersecurity dan AI.”

Kolaborasi ini juga memperkuat arah ITSEC Asia untuk terus mengembangkan ekosistem cybersecurity dan AI di Indonesia. Perusahaan percaya bahwa penguatan keamanan siber membutuhkan kolaborasi antara perusahaan teknologi, industri, dan institusi yang memiliki kemampuan untuk mengembangkan talenta. Sebelumnya, ITSEC Asia juga telah menjalin kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk Integrasi Solusi AI di smartphone.

Bagi ITSEC Asia, kerja sama ini memperluas ruang kolaborasi untuk mendukung organisasi di Indonesia melalui pendekatan yang menggabungkan teknologi keamanan siber dengan pengembangan kompetensi. Kolaborasi ini akan menjadi kerangka awal bagi ITSEC Asia, PT INTI, dan ITSEC Cyber & AI Academy untuk mengeksplorasi dan mengembangkan peluang kerja sama di bidang keamanan siber dan pengembangan kompetensi.

Pelaksanaan proyek maupun aspek teknis, keuangan, dan komersial dari peluang kerja sama yang disepakati akan diatur lebih lanjut melalui perjanjian terpisah. Langkah ini dinilai sejalan dengan upaya Perkuat Keamanan Siber yang terus didorong oleh berbagai pihak di Indonesia.

Patrick Dannacher menutup, “Kerja sama ini juga memperkuat arah ITSEC Asia untuk terus mengembangkan ekosistem cybersecurity dan AI di Indonesia. Kami percaya bahwa penguatan keamanan siber membutuhkan kolaborasi antara perusahaan teknologi, industri dan institusi yang memiliki kemampuan untuk mengembangkan talenta. Bersama PT INTI, kami ingin mengeksplorasi peluang yang dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kapabilitas talenta cybersecurity dan AI melalui ITSEC Cyber & AI Academy di Indonesia.”

MAXStream TV dan iQIYI Rilis Film Perjuangan Perempuan

0

Telko.id – MAXStream TV bersama iQIYI secara resmi memperkenalkan original series terbaru berjudul Bunga di Tepi Jurang. Series ini mengangkat kisah perjuangan, harapan, dan ketangguhan seorang perempuan yang berusaha bangkit dari masa lalu.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen kedua platform untuk memperkaya pilihan hiburan digital dengan konten lokal yang dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia.

Diproduksi oleh Leo Pictures, series ini menjadi wujud kolaborasi tiga pihak dalam mendukung pertumbuhan industri kreatif nasional. Melalui distribusi lintas platform, masyarakat dapat menikmati karya lokal berkualitas kapan saja dan di mana saja.

VP Digital Lifestyle Telkomsel, Kemas M Fadhli, mengatakan bahwa kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam menyuguhkan pilihan hiburan digital yang semakin beragam.

“Kami percaya kolaborasi bersama iQIYI menjadi bagian penting dalam menyuguhkan pilihan hiburan digital yang semakin beragam bagi masyarakat. Melalui semangat Melayani Sepenuh Hati, kami ingin menghadirkan pengalaman digital yang semakin relevan bagi pelanggan, termasuk akses ke konten berkualitas yang dapat dinikmati dengan mudah melalui ekosistem digital Telkomsel,” ujar Kemas M Fadhli.

Bunga di Tepi Jurang mengisahkan Andini yang diperankan oleh Claresta Taufan. Ia adalah seorang perempuan yang berusaha melepaskan diri dari bayang-bayang masa lalunya demi membangun kehidupan yang ia pilih.

Cerita ini mengangkat tema perjuangan, harapan, dan keberanian untuk bangkit dari berbagai tantangan hidup.

Content image for article: MAXStream TV dan iQIYI Rilis Bunga di Tepi Jurang, Kisah Perjuangan Perempuan

“Andini adalah karakter yang sangat manusiawi dan penuh perjuangan. Saya berharap perjalanan hidupnya dapat memberikan inspirasi sekaligus membuat penonton bisa ikut merasakan setiap emosi yang ia lalui,” ucap Claresta Taufan.

Dengan konflik yang kompleks dan karakter yang terus berkembang, Bunga di Tepi Jurang menghadirkan pengalaman menonton yang emosional sekaligus penuh ketegangan.

Penonton diajak menyaksikan kisah tentang keberanian untuk bangkit, melangkah maju, dan menentukan arah hidupnya sendiri melalui perjalanan Andini menghadapi berbagai tekanan dalam hidup, mulai dari keluarga dan relasi yang rumit hingga pencarian jati diri.

Senior Managing Director for Southeast Asia iQIYI, Dinesh Ratnam, menambahkan, “Melalui Bunga di Tepi Jurang, kami ingin menghadirkan kisah tentang perjuangan, pilihan hidup, dan ketangguhan seorang perempuan. Series ini menjadi bagian dari upaya kami untuk terus mengembangkan original Indonesian storytelling yang berkualitas serta mampu membangun koneksi emosional yang kuat dengan penonton.”

Deretan Aktor Ternama dan Jadwal Tayang

Bunga di Tepi Jurang didukung oleh jajaran aktor dan aktris ternama Indonesia. Mereka termasuk Stefan William, Aliando Syarief, Derby Romero, hingga aktor legendaris Anjasmara dan aktor muda yang sedang naik daun, Raden Rakha. Kolaborasi lintas generasi ini menyuguhkan dinamika antar karakter yang memperkaya emosi dan konflik dalam cerita.

MAXStream TV sebelumnya juga sukses merilis serial misteri The Other Sister bersama iQIYI. Selain itu, platform ini juga telah merilis serial Agent 0812 menyambut Ramadan. Konsistensi ini menunjukkan komitmen MAXStream TV dalam menghadirkan konten lokal berkualitas secara berkelanjutan.

Bunga di Tepi Jurang dapat disaksikan mulai 31 Juli 2026 melalui MAXStream TV dan iQIYI. Penonton bisa mengaksesnya lewat aplikasi mobile, smart TV, hingga platform streaming berbasis internet lainnya. Didukung jaringan Telkomsel yang andal, pelanggan dapat menikmati tayangan secara lancar dan nyaman.

Langkah Telkomsel memperkaya konten hiburan digital ini sejalan dengan berbagai inisiatif lain. Sebelumnya, Telkomsel juga menggandeng TVRI untuk streaming Piala Dunia 2026. Selain itu, film blockbuster kini hadir di IndiHome TV melalui kerja sama dengan Studio Universal.

MAXStream TV adalah platform OTT unggulan dengan koleksi film dan series Indonesia lintas era dan genre. Layanan ini eksklusif serta tanpa biaya tambahan bagi seluruh pelanggan Telkomsel.

Sementara iQIYI International telah melayani lebih dari 100 juta pengguna dengan katalog konten yang mencakup lebih dari 1.700 judul drama, variety show, dan anime.

Kolaborasi MAXStream TV dan iQIYI dalam Bunga di Tepi Jurang menjadi bukti nyata sinergi antar platform untuk menghadirkan tontonan lokal berkualitas.

Dengan cerita yang dekat dengan realitas masyarakat, series ini diharapkan mampu membangun koneksi emosional yang kuat dengan penonton sekaligus mendorong pertumbuhan industri kreatif Tanah Air.