spot_img
Latest Phone

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

Garmin Kampanye Women of Endurance: Ibu Rumah Tangga Bisa Setara HIIT

Telko.id - Aktivitas sehari-hari seorang ibu rumah tangga ternyata...

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...
Beranda blog Halaman 2

Google Wallet Kini Bisa Lacak Paket dari Gmail

Telko.id – Google kembali menghadirkan fitur baru yang memanfaatkan ekosistem aplikasinya. Kini, pengguna Google Wallet di Amerika Serikat bisa melacak paket belanja online langsung dari antarmuka dompet digital tersebut.

Fitur ini secara otomatis mengambil data resi dan nomor pelacakan dari email di Gmail.

Meski terdengar seperti integrasi yang tidak biasa, fitur ini cukup praktis. Google sebelumnya juga pernah bereksperimen dengan pelacakan paket lewat layanan Google Now yang kini sudah pensiun dan berubah menjadi Google Discover.

Konsepnya sederhana: Google memindai inbox Gmail untuk mengenali struk digital dan nomor pelacakan, lalu menampilkan informasinya di Google Wallet.

“Fitur ini memindai email Anda secara otomatis untuk menemukan nomor pelacakan, lalu menampilkan status pengiriman di halaman utama Google Wallet,” demikian penjelasan dari Google. Pengguna bisa melihat paket yang akan segera tiba bersebelahan dengan metode pembayaran mereka.

Google Wallet menampilkan fitur pelacakan paket dari Gmail di antarmuka dompet digital

Tampilan antarmuka menempatkan paket yang akan segera tiba tepat di layar utama, berdampingan dengan kartu pembayaran. Pengguna juga bisa melihat data pelacakan yang lebih detail, seperti riwayat lokasi paket.

Setelah paket tiba, pengguna dapat menandainya sebagai sudah diterima. Sistem juga diperkirakan akan melakukannya secara otomatis setelah beberapa waktu.

Yang menarik, pengelolaan pelacakan paket dari Google Wallet ini tidak mengganggu email paket di Gmail. Semua notifikasi dan data asli tetap utuh di kotak masuk. Ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang ingin tetap rapi tanpa harus menghapus email penting.

Namun, ada beberapa catatan penting. Saat ini, fitur ini hanya tersedia di Amerika Serikat. Google mengklaim mendukung sebagian besar retailer besar dan format email mereka. Tapi jangan harap fitur ini bisa bekerja secara universal untuk setiap pembelian dari toko kecil.

Untuk mengaktifkannya, pengguna harus masuk ke pengaturan Gmail dan memastikan fitur “Google Workspace smart features” dalam keadaan aktif. Tanpa itu, sistem tidak akan bisa memindai email untuk mendeteksi nomor pelacakan.

Fitur ini menjadi bukti lain bagaimana Google terus mengintegrasikan layanan-layanannya. Dari Gmail sebagai pusat komunikasi, kini Google Wallet berkembang menjadi pusat transaksi digital yang lebih dari sekadar menyimpan kartu pembayaran. Langkah ini juga memperkuat posisi Google Wallet sebagai aplikasi all-in-one untuk kebutuhan finansial dan logistik pengguna.

Bagi pengguna di luar AS, fitur ini belum tersedia. Belum ada informasi kapan Google akan memperluas jangkauan fitur ini ke negara lain. Tapi dengan tren integrasi layanan yang semakin masif, bukan tidak mungkin fitur serupa akan hadir di pasar global, termasuk Indonesia.

Dari sisi teknis, fitur ini memanfaatkan machine learning untuk mengenali pola email. Sistem belajar dari ribuan format struk digital dari berbagai retailer. Ini memungkinkan deteksi yang akurat meski format email berbeda-beda antar toko.

Ke depannya, Google bisa saja menambahkan fitur notifikasi push untuk pengingat paket yang akan tiba. Atau bahkan integrasi dengan Google Maps untuk melacak kurir secara real-time. Semua masih dalam ranah kemungkinan.

Satu hal yang pasti, Google terus berinovasi untuk membuat hidup pengguna lebih mudah. Dengan satu aplikasi, pengguna bisa membayar, menyimpan tiket, dan kini melacak paket. Ini adalah langkah kecil namun signifikan dalam ekosistem digital Google.

Bagi pengguna yang sering belanja online, fitur ini bisa menghemat waktu. Tidak perlu lagi membuka email satu per satu untuk mencari nomor resi. Semua informasi tersaji rapi di Google Wallet.

Google juga memastikan keamanan data pengguna tetap terjaga. Fitur ini hanya membaca email yang berisi struk digital, bukan seluruh isi inbox. Privasi pengguna menjadi prioritas utama.

Dengan segala kelebihan dan keterbatasannya, fitur pelacakan paket di Google Wallet ini patut diapresiasi. Ini adalah contoh bagaimana teknologi bisa menyederhanakan rutinitas sehari-hari. Semoga segera hadir di Indonesia. (Icha)

Telkom Perkuat Tata Kelola demi Pertumbuhan Berkelanjutan

0

Telko.id – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus memperkuat fondasi pertumbuhan bisnisnya tidak hanya melalui inovasi, tetapi juga dengan memastikan tata kelola perusahaan yang solid.

Langkah ini diwujudkan melalui pembekalan kepada jajaran pimpinan perusahaan mengenai pemahaman regulasi terkini dan prinsip kepatuhan hukum.

Pada Jumat (26/6), Telkom menyelenggarakan Executive Session bertajuk “Navigating Legal Risk in Corporate Decision Making”.

Forum ini diikuti oleh para pemimpin dan fungsi strategis di lingkungan perusahaan. Tujuan utamanya adalah untuk membangun kesamaan pemahaman mengenai perkembangan regulasi serta dampaknya terhadap proses pengambilan keputusan bisnis.

Direktur Legal & Compliance Telkom Andy Kelana menekankan pentingnya budaya kepatuhan yang adaptif di tengah percepatan transformasi digital. Menurutnya, setiap keputusan strategis harus mampu menciptakan nilai tambah bagi perusahaan dengan mengutamakan prinsip kehati-hatian dan kepastian hukum, tanpa mengorbankan daya saing industri.

“Pemahaman atas KUHP dan KUHAP yang baru harus disertai dengan shared understanding yang kuat agar transformasi perusahaan berjalan beriringan dengan kepatuhan hukum dan penguatan tata kelola,” ujar Andy dalam sambutannya.

Content image for article: Telkom Perkuat Tata Kelola demi Pertumbuhan Berkelanjutan

Ia melanjutkan, forum ini bertujuan membangun kesamaan perspektif di kalangan pengambil keputusan. Dengan demikian, setiap kebijakan strategis memiliki landasan hukum yang kuat, proses yang akuntabel, serta mitigasi risiko yang komprehensif.

Hal ini memungkinkan perusahaan bergerak lebih adaptif sekaligus menjaga kepercayaan pemangku kepentingan.

Harmonisasi Regulasi dan Business Judgment Rule

Executive Session tersebut menghadirkan akademisi yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Hukum Republik Indonesia, Prof. Dr. Eddy O.S. Hiariej, S.H., M.Hum. Ia membawakan materi mengenai “Harmonisasi Regulasi Pidana Korporasi dan Implementasi Business Judgment Rule (BJR) dalam KUHP dan KUHAP Baru”.

Dalam sesi ini, dibahas berbagai isu strategis. Mulai dari perkembangan regulasi pidana korporasi, batas pertanggungjawaban direksi, hingga konsep mens rea dalam pertanggungjawaban pidana korporasi.

Implementasi Business Judgment Rule sebagai perlindungan dalam pengambilan keputusan bisnis juga menjadi sorotan utama. Tak ketinggalan, pentingnya tata kelola, dokumentasi perumusan keputusan, dan pengawasan internal sebagai langkah mitigasi risiko hukum perusahaan turut dibahas secara mendalam.

Pemahaman yang baik atas BJR menjadi krusial bagi para direksi dan komisaris. Prinsip ini memberikan perlindungan hukum bagi pengambil keputusan bisnis yang dilakukan dengan itikad baik, penuh kehati-hatian, dan tanpa benturan kepentingan.

Dengan pemahaman ini, para pemimpin Telkom diharapkan dapat mengambil keputusan strategis dengan lebih percaya diri dan tetap dalam koridor hukum.

Strategi Menghadapi Restrukturisasi dan Kepailitan

Sesi berikutnya menghadirkan Nien Rafles Siregar, S.H., M.H., Partner dari Siregar Setiawan Manalu Partnership (SSMP). Sebagai praktisi dan anggota Tim Perumus RUU Perubahan Undang-Undang Kepailitan dan PKPU, ia menyampaikan materi mengenai “Keputusan Strategis Direksi dalam Menghadapi Restrukturisasi, PKPU, dan Kepailitan Korporasi.”

Diskusi ini mengulas berbagai pertimbangan strategis yang perlu diperhatikan direksi. Mulai dari menghadapi restrukturisasi perusahaan, Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU), hingga kepailitan. Penerapan Business Judgment Rule, praktik tata kelola perusahaan yang baik, serta berbagai lesson learned berdasarkan pengalaman penanganan perkara korporasi turut menjadi bahan diskusi yang mendalam.

Pembekalan ini menjadi semakin relevan di tengah dinamika bisnis yang cepat berubah. Dengan pemahaman yang komprehensif, para pemimpin Telkom diharapkan mampu mengantisipasi dan mengelola risiko hukum yang mungkin timbul dari setiap keputusan bisnis. Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk terus memperkuat implementasi Good Corporate Governance (GCG).

Executive Session ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun budaya continuous learning. Tujuannya untuk memperkuat implementasi GCG serta memastikan setiap keputusan bisnis diambil secara berintegritas, profesional, dan adaptif.

Pada akhirnya, kesiapan ini menjadi fondasi penting bagi Telkom untuk menghadirkan service excellence, memperkuat kepercayaan pelanggan dan pemangku kepentingan, serta menciptakan nilai yang berkelanjutan di tengah transformasi industri digital.

Langkah Telkom dalam memperkuat tata kelola ini sejalan dengan upaya perusahaan untuk mencapai pertumbuhan berkelanjutan. Selain itu, penguatan kapabilitas pengambil keputusan juga menjadi kunci dalam mendorong bisnis digital sebagai motor utama pertumbuhan perusahaan.

Dengan fondasi tata kelola yang kokoh dan pemahaman regulasi yang mendalam, Telkom optimis dapat terus melangkah maju.

Perusahaan siap menghadapi tantangan industri sekaligus memanfaatkan peluang yang ada untuk menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.

Firmus Gandeng Nvidia Bangun AI Factory Raksasa di Batam

Telko.id – Indonesia kembali menjadi tujuan investasi infrastruktur kecerdasan buatan (AI) global. Perusahaan asal Australia, Firmus Technologies, menggandeng Nvidia dan operator pusat data asal Singapura DayOne untuk membangun kampus pusat data AI (AI Factory) berkapasitas 360 megawatt di Batam.

Proyek ini diperkirakan akan menjadi salah satu fasilitas AI terbesar di kawasan Asia Tenggara dan ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal pertama 2027 dan diharapkan akan menghasilkan kesepakatan pembelian senilai hingga USD$30 miliar dalam enam tahun pertama.

Meskipun proyek-proyeknya di Australia berfokus pada pelanggan hyperscaler — istilah yang digunakan untuk menggambarkan perusahaan komputasi awan terbesar — ​​proyek Batan akan menjadi proyek multi-tenant untuk pelanggan yang berfokus pada AI, kata Co-Chief Executive Officer Firmus, Tim Rosenfield, dalam sebuah wawancara.

Fasilitas tersebut sedang dibangun oleh DayOne dan dijadwalkan akan beroperasi pada kuartal pertama tahun 2027, katanya.

Firmus akan dapat mengakses infrastruktur Nvidia untuk pelanggan melalui perjanjian bagi hasil dan dukungan kredit, yang mencakup hingga 170.000 chip akselerator AI Nvidia hingga tahun 2027 dan 2028, kata perusahaan tersebut.

Firmus memperkirakan akan mendapatkan $25 miliar hingga $30 miliar dari perjanjian pembelian yang telah disepakati selama enam tahun pertama kemitraan dengan Nvidia, tambahnya.

Baca Juga:

Kekhawatiran atas permintaan chip telah menciptakan lingkungan yang bergejolak bagi saham AI dalam beberapa minggu terakhir, tetapi sentimen pasar tersebut “sebagian besar tidak relevan” dengan bagaimana Firmus membangun bisnisnya, kata Rosenfield.

“Kami membangun bisnis kami berdasarkan permintaan yang kami lihat dari pelanggan dan kontrak yang kami selesaikan,” katanya. “Pendanaan dan modal tetap sangat kuat, saat ini.”

Pusat data ini akan menggunakan platform Nvidia DSX AI Factory, sebuah infrastruktur yang dirancang khusus untuk melatih dan menjalankan model AI berskala besar.

Berbeda dengan pusat data konvensional yang melayani berbagai kebutuhan komputasi, AI Factory difokuskan untuk menangani beban kerja AI seperti pelatihan model bahasa besar (LLM), AI Generatif, hingga layanan inferensi bagi perusahaan.

Menurut Firmus, proyek ini merupakan konsep multi-talent, sehingga kapasitas komputasinya dapat digunakan oleh banyak perusahaan sekaligus.

Pendekatan ini berbeda dengan proyek Firmus di Australia yang lebih banyak melayani pelanggan hyperscaler.

Dengan model tersebut, perusahaan yang ingin mengembangkan AI tidak perlu membangun pusat data sendiri, melainkan cukup menyewa kapasitas komputasi yang tersedia.

HONOR Gelar Fun Coloring di BXSea Bintaro, Seru!

Telko.id – Menyambut liburan sekolah, Erafone dan HONOR berkolaborasi menggelar kegiatan Fun Coloring di BXSea Oceanarium, Bintaro, pada Sabtu, 27 Juni 2026.

Acara ini memberikan pengalaman menyenangkan bagi anak-anak untuk menyalurkan kreativitas melalui aktivitas mewarnai gambar digital menggunakan perangkat tablet terbaru, HONOR Pad X8b.

Berbeda dengan lomba mewarnai konvensional, para peserta menggunakan HONOR Pad X8b untuk mewarnai gambar yang telah disediakan. Layar lebar pada tablet ini memungkinkan anak-anak mengeksplorasi warna, bentuk, dan ide kreatif secara digital. Kegiatan ini menjadi ajang bagi anak-anak untuk belajar dan berkreasi dengan teknologi terkini.

BXSea Oceanarium dipilih sebagai lokasi acara untuk menghadirkan pengalaman berkesan bagi peserta. Selama liburan sekolah, menyaksikan biota laut sambil mewarnai menjadi pilihan tepat untuk mengembangkan imajinasi anak sekaligus hiburan pengisi waktu luang.

Kegiatan Fun Coloring merupakan upaya Erafone dan HONOR dalam memperkenalkan teknologi kepada anak melalui aktivitas digital kreatif.

“Kami menghadirkan HONOR Pad X8b sebagai perangkat yang tidak hanya mendukung produktivitas dan hiburan, tetapi juga menjadi sarana bagi anak-anak untuk belajar, berkreasi, dan mengembangkan imajinasi mereka. Berkolaborasi dengan Erafone melalui kegiatan Fun Coloring ini menjadi langkah nyata untuk menghadirkan pengalaman teknologi digital yang positif bagi anak-anak di Indonesia,” ujar Aryo Meidianto, Head of Public Relations PT Trinova Digital Indonesia (Distributor resmi HONOR di Indonesia).

Keunggulan HONOR Pad X8b

HONOR Pad X8b adalah perangkat yang membawa keunggulan dalam dukungan produktivitas melalui layar lebar dan aplikasi HONOR Docs. Aplikasi pengolah dokumen ini membuat tablet menjadi perangkat kerja yang efisien. Orang tua dapat menyusun laporan, menyunting lembar kerja, hingga membuat presentasi bisnis dengan antarmuka intuitif layaknya aplikasi desktop.

Kehadiran aplikasi HONOR Kids menyediakan ekosistem digital untuk tumbuh kembang anak. Fitur kontrol orang tua memungkinkan pengendalian penuh konsumsi digital anak pada tablet.

Sistem Time Management mengatur batas waktu penggunaan, Apps Management memastikan anak hanya membuka aplikasi edukasi yang disetujui, dan Content Management memblokir informasi yang belum layak dikonsumsi.

HONOR percaya teknologi dapat menjadi bagian dari pengalaman belajar yang menyenangkan. Melalui kegiatan Fun Coloring, HONOR berharap dapat menghadirkan lebih banyak momen yang mendorong kreativitas, imajinasi, dan kebersamaan keluarga.

Content image for article: Erafone dan HONOR Gelar Fun Coloring di BXSea Bintaro

Kegiatan Fun Coloring di BXSea Bintaro menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara merek teknologi dan ritel dapat menciptakan pengalaman belajar yang interaktif dan menyenangkan bagi anak-anak.

Dengan dukungan perangkat seperti HONOR Pad X8b, kreativitas anak dapat tersalurkan secara digital tanpa mengorbankan aspek edukatif.

Implikasi dari kegiatan ini menunjukkan bahwa teknologi tidak hanya berfungsi sebagai alat produktivitas, tetapi juga sebagai media pengembangan kreativitas anak.

Ke depannya, diharapkan lebih banyak inisiatif serupa yang menggabungkan hiburan dan pendidikan di masa liburan sekolah. (Icha)

Google Finance Kembali Hadir, Bisa Analisis Saham Pakai AI

Telko.id – Google resmi meluncurkan aplikasi Google Finance sebagai platform khusus untuk memantau pasar keuangan dan menganalisis investasi.

Melansir dari 9to5google, berbeda dari layanan Google Finance versi web yang selama ini hanya menyediakan informasi dasar, aplikasi baru ini hanya menyediakan informasi dasar, aplikasi yang terbarukan ini hadir dengan berbagai fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) yang membantu pengguna memahami pergerakan saham dan kondisi pasar secara lebih mudah.

Salah satu fitur unggulannya adalah integrasi dengan Gemini AI, yang memungkinkan pengguna mengajukan pertanyaan menggunakan bahasa sehari-hari.

Google juga menyematkan tombol Ask di dalam aplikasi sehingga pengguna dapat langsung mengajukan pertanyaan kepada AI mengenai saham maupun kondisi pasar. Misalnya meminta penjelasan soal penyebab naik atau turunnya harga suatu saham.

Google juga menghadirkan fitur analisis otomatis yang dapat merangkum laporan keungan perusahaan menyoroti perubahan penting, serta mengidentifikasi tren yang berpotensi memengaruhi harga saham.

Dengan bantuan AI, proses analisis yang biasanya membutuhkan waktu cukup lama dapat dilakukan lebih cepat dan lebih praktis.

Peluncuran ulang aplikasi ini menunjukkan AI semakin banyak dimanfaatkan di sektor keuangan. Jika sebelumnya AI lebih sering digunakan untuk membantu menulis atau mencari informasi, kini teknologi tersebut mulai berperan sebagai asisten investasi yang membantu pengguna memahami data pasar yang kompleks.

Meski menawarkan berbagai fitur analisis berbasis AI, Google mengingatkan bahwa hasil yang diberikan chatbot tidak selalu akurat.

Google menyebut, AI masih dapat membuat kesalahan atau halusinasi, sehingga pengguna disarankan untuk selalu memverifikasi data keuangan secara mandiri dan berkonsultasi dengan konsultan keuangan profesional sebelum mengambil keputusan investasi.

Baca Juga:

Google juga menegaskan bahwa seluruh analisis yang dihasilkan AI hanya ditujukan sebagai informasi dan disusun berdasarkan data dari berbagai sumber pihak ketiga.

Aplikasi Google Finance dirilis untuk perangkat dengan sistem operasi Android. Namun, Google juga memastikan bahwa aplikasi ini akan dirilis pula ke perangkat berbasis iOS pada akhir tahun 2026.

Dalam beberapa bulan mendatang, Google Finance versi aplikasi juga akan diperkaya dengan sejumlah fitur yang selama ini sudah tersedia di versi web.

Google juga memperkaya fitur Google Finance versi web. Salah satu fitur baru yang dihadirkan yaitu Portfolios, yakni dashboard yang menampilkan seluruh investasi pengguna dalam satu tampilan.

Melalui fitur ini, pengguna dapat memantau performa portofolio sekaligus melihat analisis mengenai komposisi aset yang dimiliki.

Google juga menyediakan chatbot AI yang dapat membantu menyusun profil investasi berdasarkan informasi yang diberikan pengguna.

Setelah portofolio dibuat, chatbot AI dapat menjawab berbagai pertanyaan terkait investasi, misalnya sektor apa yang masih kurang dalam portofolio atau bagaimana alokasi aset tertentu memengaruhi potensi pertumbuhan jangka panjang. Fitur baru lainnya yaitu “curtom briefing” yang akan memberikan ringkasan pasar ke pengguna menggunakan bahasa percakapan, secara otomatis.

Misalnya, pengguna dapat meminta AI mengirim ringkasan kondisi pasar sebelum bursa dibuka setiap hari, termasuk pergerakan harga aset kripto atau saham selama semalam.

Lenovo Gelar Roadshow FIFA World Cup 2026 di Jakarta dan Surabaya

Telko.id – Lenovo, Official Technology Partner FIFA World Cup 2026, resmi meluncurkan jajaran perangkat edisi terbatas di Indonesia. Perusahaan teknologi asal China itu juga menggelar roadshow di sejumlah mal di Jakarta dan Surabaya mulai 25 Juni hingga 26 Juli 2026.

Melalui Lenovo x FIFA World Cup 26 Roadshow, penggemar bisa mencoba langsung tiga perangkat premium edisi khusus. Ketiganya adalah Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup 26 Edition, Yoga Slim 7i Ultra FIFA World Cup 26 Edition, dan Legion Tab Gen 5 FIFA World Cup 26 Edition.

Santi Nainggolan, Consumer Lead Lenovo Indonesia, mengatakan kolaborasi dengan FIFA World Cup 26 mencerminkan komitmen perusahaan. “Kami ingin menghadirkan teknologi yang lebih dekat, relevan, dan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Roadshow ini memberikan kesempatan bagi semua untuk mencoba berbagai inovasi terbaru Lenovo. Perangkat dengan performa tinggi itu sekaligus menjadi bagian dari perayaan salah satu ajang olahraga terbesar di dunia.

Sebelumnya, Lenovo telah mengumumkan lini produk edisi khusus ini melalui berbagai kanal resmi. Para kolektor gadget dan pecinta sepak bola tanah air bisa merayakan euforia piala dunia dengan perangkat eksklusif tersebut.

Zona Interaktif yang Wajib Dicoba

Roadshow ini menghadirkan empat zona aktivitas interaktif. Pertama, Legion Zone yang menyediakan area kompetisi Clutch Tournament. Pengunjung bisa merasakan kekuatan performa ekstrem laptop gaming Lenovo Legion melalui mini tournament game eFootball.

Informasi lengkap mengenai jadwal dan registrasi bisa diakses melalui kanal media sosial resmi Lenovo Indonesia. Kedua, Yoga Zone yang menjadi area khusus kreativitas. Pengunjung dapat bereksperimen dengan teknologi Lenovo Yoga AI untuk menciptakan foto unik versi mereka sendiri.

Dengan dukungan AI, setiap pengunjung bisa mengekspresikan identitas dan imajinasi secara instan. Pengalaman ini bukan hanya interaktif tetapi juga personal dan menyenangkan.

Ketiga, Football Skill Challenge yang merupakan area lapangan mini berbasis Virtual Reality (VR). Pengunjung bisa merasakan sensasi menendang bola secara virtual. Tantangan ini dirancang untuk menyemarakkan semangat FIFA World Cup 26.

Peserta berlomba mencetak gol sebanyak mungkin. Lima pencetak gol terbanyak akan berkesempatan meraih hadiah spesial dari Lenovo.

Keempat, Lenovo Re:Fresh yang menjadi area layanan khusus. Pengunjung dapat membawa laptop Lenovo mereka untuk mendapatkan Quick Check & Cleaning gratis. Aktivitas ini dirancang agar perangkat tetap prima dan siap digunakan.

Jadwal Lengkap Roadshow

Rangkaian pengalaman menarik di Mall Roadshow ini akan berlangsung sepanjang bulan Juni hingga Juli 2026. Lokasi pertama adalah Central Park Mall, The Promenade, Lantai Dasar, Jakarta pada 25-28 Juni 2026.

Kedua, Pondok Indah Mall, Lantai Dasar, Jakarta pada 2-5 Juli 2026. Ketiga, Lenovo Exclusive Store, Bintaro Jaya Xchange Mall 2, Lantai 1, Tangerang Selatan pada 6-19 Juli 2026.

Keempat, Tunjungan Plaza Mall 3, Connecting TP4-TP3, Lantai 5, Surabaya pada 23-26 Juli 2026. Melalui inisiatif ini, Lenovo Indonesia mengajak konsumen merasakan langsung kecanggihan lini inovasi bertenaga AI terbarunya.

Langkah ini sekaligus menjadi momentum untuk merayakan semangat, sinergi, dan antusiasme yang mempersatukan para pecinta sepak bola di seluruh penjuru dunia. Sejalan dengan visi global Smarter Technology for All, roadshow ini berfokus memberikan pengalaman yang nyata.

Para pengunjung juga bisa melihat langsung koleksi eksklusif lainnya dari ekosistem Lenovo. Beberapa produk edisi khusus dari merek lain turut meramaikan gelaran ini.

Seluruh perangkat edisi FIFA World Cup 26 tidak hanya dirancang untuk memenuhi kebutuhan performa tinggi. Kreativitas tanpa batas serta mobilitas modern juga menjadi fokus utama dalam pengembangan produk ini.

Para kolektor gadget ataupun barang-barang terbatas bisa mendapatkan item eksklusif ini. Pecinta sepak bola tanah air juga bisa merayakan euforia piala dunia tahun ini dengan pengalaman teknologi terkini.

Lenovo juga telah menghadirkan berbagai solusi AI canggih untuk mendukung penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen Lenovo dalam mengintegrasikan teknologi dengan event olahraga global.

Bagi pengguna yang ingin menikmati pertandingan dengan koneksi optimal, tersedia juga paket bundling dari operator. Layanan paket spesial dapat dinikmati selama musim Piala Dunia berlangsung.

5 Tahun TADEX, Telkomsel Luncurkan AdTech Solution

0

Telko.id – Telkomsel Enterprise merayakan lima tahun perjalanan TADEX dengan meluncurkan Telkomsel AdTech Solution (TAS), sebuah solusi periklanan digital yang dirancang untuk membantu pelaku industri memahami audiens dan mengoptimalkan kampanye secara lebih terarah.

VP Digital Advertising, Wholesale, and Interconnect Telkomsel, Arief Pradetya, mengatakan bahwa industri periklanan kini menghadapi tantangan besar.

Pelanggan berinteraksi melalui berbagai platform secara bersamaan, mulai dari media sosial hingga aplikasi digital. Hal ini membuat pemahaman terhadap pelanggan secara utuh menjadi semakin sulit.

“Ke depan, kami melihat kebutuhan industri semakin berkembang ke arah strategi yang lebih berkelanjutan, di mana pemanfaatan teknologi dan insight menjadi kunci dalam menghasilkan campaign yang relevan dan berdampak,” ujar Arief.

Solusi ini membantu menghadirkan audience intelligence yang lebih baik. Dengan begitu, advertiser dapat meningkatkan relevansi kampanye, sementara publisher memperoleh peluang monetisasi yang lebih optimal.

Proses aktivasi juga menjadi lebih efisien berkat pengalaman yang terintegrasi dalam ekosistem TADEX.

Manfaat untuk Advertiser dan Publisher

Melalui solusi ini, advertiser mendapatkan kemampuan untuk menjangkau audiens yang lebih relevan. Efektivitas kampanye pun dapat ditingkatkan secara signifikan. Proses aktivasi menjadi lebih sederhana dan efisien melalui pengalaman yang terintegrasi.

Bagi publisher, solusi ini membuka peluang untuk meningkatkan nilai inventory dan memperluas potensi monetisasi. Dengan tetap mengedepankan privasi, keamanan data, dan tata kelola yang bertanggung jawab, Telkomsel AdTech Solution mendukung terciptanya ekosistem periklanan digital yang lebih terpercaya dan berkelanjutan.

Inovasi ini memperkuat peran TADEX sebagai platform iklan programmatic lokal yang terus berkembang. Fokusnya bukan hanya pada teknologi, tetapi bagaimana membantu pelaku industri bekerja lebih efektif dan mendapatkan hasil yang lebih nyata.

Content image for article: Telkomsel Enterprise Hadirkan Telkomsel AdTech Solution di 5 Tahun TADEX

Dorong Ekosistem yang Lebih Terhubung

Sejalan dengan komitmen Melayani Sepenuh Hati, Telkomsel terus menghadirkan solusi yang relevan dan membantu bisnis bekerja lebih efektif. Inovasi ini sekaligus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan di ekosistem digital Indonesia.

Ke depan, Telkomsel akan terus memperluas kapabilitas solusi digital advertising melalui pemanfaatan teknologi, audience intelligence, dan kolaborasi lintas industri. Tujuannya adalah menghadirkan solusi yang semakin relevan, tepercaya, dan memberikan nilai tambah bagi advertiser maupun publisher.

Langkah ini juga sejalan dengan upaya memperkuat bisnis digital di Indonesia. Seperti yang dilakukan oleh TelkomMetra Pacu Inovasi dengan AI dan data analytics, serta Telkomsel Mitra Inovasi yang telah mengucurkan dana USD 40 juta untuk startup.

Dalam konteks yang lebih luas, industri periklanan digital global juga terus berinovasi. Meta Perkenalkan Solusi Baru untuk optimasi kampanye pemasaran, menunjukkan bahwa tren ini menjadi perhatian utama para pemain besar.

Dengan hadirnya Telkomsel AdTech Solution, TADEX memasuki babak baru dalam perjalanannya. Solusi ini tidak hanya menjawab tantangan saat ini, tetapi juga mempersiapkan industri periklanan Indonesia menghadapi masa depan yang semakin digital dan terintegrasi. (Icha)

Tiga Operator Lolos Seleksi Administrasi Lelang Frekuensi 2026

0

Telko.id – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi mengumumkan hasil evaluasi administrasi untuk seleksi pengguna pita frekuensi radio 700 MHz dan 2,6 GHz.

Tiga operator seluler besar dinyatakan lolos dan berhak melanjutkan ke tahap berikutnya dalam proses lelang yang akan digelar pada tahun 2026. Ketiganya adalah Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), dan XL Axiata.

Keputusan ini tertuang dalam pengumuman resmi Komdigi yang dirilis pada Jumat, 21 Maret 2025. Dalam dokumen tersebut, ketiga perusahaan dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan administrasi yang telah ditetapkan.

Langkah ini menjadi tonggak penting dalam upaya pemerintah mempercepat perluasan jaringan 5G di Indonesia.

“Setelah melalui proses verifikasi yang ketat, kami menyimpulkan bahwa dokumen permohonan dari PT Telekomunikasi Seluler, PT Indosat Ooredoo Hutchison, dan PT XL Axiata Tbk dinyatakan lengkap dan sesuai ketentuan,” tulis keterangan resmi Komdigi. Ketiga operator kini akan memasuki tahap evaluasi teknis dan penawaran harga.

Proses lelang frekuensi ini merupakan bagian dari kebijakan strategis pemerintah untuk mengoptimalkan penggunaan spektrum yang terbatas.

Pita 700 MHz dikenal sebagai “frekuensi emas” karena kemampuannya menjangkau area luas dengan biaya infrastruktur lebih rendah. Sementara pita 2,6 GHz menawarkan kapasitas data tinggi yang ideal untuk daerah perkotaan padat penduduk.

Ketiga operator yang lolos merupakan pemain utama pasar telekomunikasi Indonesia. Telkomsel sebagai pemimpin pasar dengan jumlah pelanggan terbanyak, Indosat yang baru saja merger dengan Hutchison 3, dan XL Axiata yang terus berekspansi. Persaingan di tahap selanjutnya diprediksi akan berlangsung ketat mengingat nilai strategis spektrum ini.

Komdigi belum merinci jadwal pasti untuk tahap evaluasi teknis dan penawaran. Namun, berdasarkan regulasi yang berlaku, seluruh proses diharapkan rampung sebelum akhir tahun 2026 agar pita frekuensi dapat segera digunakan pada 2027. Pemerintah menargetkan lelang ini selesai tepat waktu untuk mendukung target nasional digitalisasi.

Pengamat telekomunikasi menilai kelolosan ketiga operator ini sudah sesuai prediksi. Pasalnya, hanya perusahaan dengan modal besar dan infrastruktur matang yang mampu bersaing. Harga Lelang Frekuensi yang ditawarkan pemerintah memang cukup tinggi, sehingga hanya operator dengan fundamental kuat yang bisa berpartisipasi.

“Ini langkah positif bagi industri telekomunikasi Indonesia. Dengan adanya tambahan spektrum, operator bisa meningkatkan kualitas layanan 5G mereka. Konsumen akan menikmati internet lebih cepat dan stabil,” ujar analis industri kepada Telko.id. Namun, ia juga mengingatkan agar pemerintah memastikan proses berjalan transparan dan adil.

Pita 700 MHz sebelumnya digunakan untuk siaran televisi analog. Setelah migrasi ke TV digital, frekuensi ini dialokasikan ulang untuk layanan seluler. Pemanfaatannya diyakini mampu mempercepat pemerataan akses internet, terutama di wilayah timur Indonesia yang masih minim infrastruktur.

Sementara pita 2,6 GHz sudah lebih dulu digunakan untuk jaringan 4G LTE di beberapa kota besar. Dengan lelang ulang ini, pemerintah ingin memastikan spektrum tersebut digunakan secara optimal untuk teknologi 5G yang membutuhkan kapasitas lebih besar.

Ketiga operator kini tengah mempersiapkan strategi jelang tahap penawaran. Lelang Frekuensi ini tidak hanya soal harga, tetapi juga mencakup komitmen coverage dan investasi. Operator yang menang wajib membangun infrastruktur di wilayah tertentu sesuai target pemerintah.

Telkomsel misalnya, diprediksi akan fokus pada pita 700 MHz untuk memperluas jangkauan 5G di luar Jawa. Indosat dan XL kemungkinan akan bersaing ketat di pita 2,6 GHz untuk meningkatkan kapasitas di kota-kota besar. Masing-masing operator memiliki keunggulan yang bisa menjadi faktor penentu.

Komdigi juga menegaskan bahwa proses evaluasi teknis akan mempertimbangkan aspek keuangan, rencana bisnis, dan kemampuan teknis peserta. Hal ini untuk memastikan spektrum yang diberikan benar-benar dimanfaatkan secara produktif, bukan sekadar ditimbun.

“Kami ingin spektrum ini segera digunakan untuk kepentingan masyarakat. Operator yang menang harus menunjukkan komitmen nyata dalam pembangunan jaringan,” kata pejabat Komdigi dalam kesempatan terpisah.

Dengan lolosnya ketiga operator ini, publik kini menanti siapa yang akan memenangkan spektrum paling berharga tersebut. Keputusan akhir dijadwalkan akan diumumkan pada kuartal pertama 2026, tepat sebelum implementasi komersial dimulai.

Bagi konsumen, hasil lelang ini akan berdampak langsung pada kualitas layanan yang mereka nikmati. Ke depannya, persaingan operator 5G diprediksi akan semakin sengit, yang pada akhirnya menguntungkan pengguna dalam hal harga dan kualitas.

Pemerintah berharap lelang ini juga mendorong investasi asing di sektor telekomunikasi. Dengan kepastian regulasi dan spektrum yang jelas, investor akan lebih percaya diri menanamkan modal di Indonesia.

Proses lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz ini merupakan salah satu agenda terbesar Kementerian Komunikasi dan Digital tahun ini. Keberhasilannya akan menjadi indikator kesiapan Indonesia menyongsong era digital yang lebih maju.

Informasi lebih lanjut mengenai Lelang Frekuensi 700 Mhz dapat diakses melalui situs resmi Komdigi atau portal berita Telko.id. Pantau terus perkembangan terkini seputar industri telekomunikasi Indonesia hanya di Telko.id.

XLSMART Perkuat 5G Blanket Coverage di Kalimantan

0

Telko.id – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) kembali memperkuat dan memperluas pengembangan jaringan di Kalimantan.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menjadi yang terdepan dalam penyediaan jaringan dan layanan 5G secara nasional.

Saat ini, layanan XLSMART telah menjangkau 55 kota dan kabupaten di seluruh Kalimantan. Dukungan infrastruktur yang masif diberikan melalui lebih dari 27.000 BTS, termasuk lebih dari 300 BTS 5G yang telah beroperasi di Balikpapan dan Banjarmasin.

Regional Group Head Kalimantan XLSMART, Sarroso Dwi Panggah, mengatakan bahwa pihaknya ingin mewujudkan aspirasi menjadi perusahaan yang paling dicintai pelanggan. Salah satu caranya adalah dengan terus memperkuat kualitas dan jangkauan jaringan di wilayah Kalimantan.

“Kami menjadikan Kalimantan sebagai salah satu wilayah prioritas dalam strategi pengembangan jaringan XLSMART. Penguatan infrastruktur yang terus kami lakukan tidak hanya bertujuan memperluas cakupan layanan, tetapi juga menghadirkan pengalaman digital yang lebih baik melalui koneksi yang semakin cepat, stabil, dan andal,” ujar Sarroso.

Kalimantan menjadi wilayah strategis seiring meningkatnya kebutuhan konektivitas masyarakat, dunia usaha, dan sektor publik. Posisi pulau ini semakin krusial dengan ditetapkannya sebagai lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN), pusat pemerintahan baru Indonesia.

Kehadiran IKN diproyeksikan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di kawasan timur Indonesia.

Perkembangan jaringan XLSMART di Kalimantan menunjukkan kemajuan signifikan pasca integrasi jaringan. Layanan perusahaan kini menjangkau 55 kota dan kabupaten, memungkinkan lebih banyak masyarakat menikmati kualitas layanan yang semakin baik dengan jangkauan yang lebih luas. Sebelumnya, XLSMART Perkuat Jaringan di wilayah ini pasca merger untuk mengoptimalkan layanan.

Ekspansi 5G dan Dampak pada Trafik Data

Implementasi jaringan 5G terus diperluas untuk menjawab kebutuhan pelanggan terhadap layanan data berkecepatan tinggi. Lebih dari 300 BTS 5G yang telah beroperasi di Balikpapan dan Banjarmasin menghadirkan pengalaman internet yang lebih cepat, latensi lebih rendah, serta koneksi yang lebih stabil.

Jaringan ini mendukung berbagai aktivitas digital, mulai dari komunikasi, hiburan, pendidikan, hingga kebutuhan bisnis dan produktivitas. Penguatan jaringan tersebut turut mendorong peningkatan penggunaan layanan data di Kalimantan.

Trafik data pada periode April hingga Mei 2026 tercatat tumbuh lebih dari 12 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Pertumbuhan ini didorong oleh tingginya penggunaan layanan digital, terutama aplikasi video dan media sosial seperti TikTok, YouTube, dan Instagram yang semakin menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari masyarakat.

Fenomena ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan konektivitas andal semakin mendesak, sejalan dengan upaya Telkomsel Perluas Jaringan 5G di wilayah Indonesia timur untuk mendongkrak ekonomi digital.

Paket XL ULTRA 5G+ untuk Pengalaman Optimal

Untuk melengkapi pengalaman tersebut, XLSMART menghadirkan XL ULTRA 5G+, paket terbaru yang memberikan kuota besar dengan akses optimal di jaringan 5G.

Melalui paket ini, pelanggan dapat menikmati pengalaman internet yang lebih cepat, stabil, dan nyaman untuk berbagai aktivitas digital seperti streaming, gaming, hingga produktivitas sehari-hari.

Berikut adalah pilihan paket XL ULTRA 5G+ yang tersedia:

  • XL ULTRA 5G+ 65GB: Harga Rp100.000, kuota utama dan roaming 65GB, bebas roaming di 9 negara, telepon ke semua operator hingga 100 menit, telepon unlimited ke sesama XL, AXIS, dan Smartfren, masa aktif 28 hari, serta bonus akses Vidio Platinum atau Disney+.
  • XL ULTRA 5G+ 150GB: Harga Rp150.000, kuota utama dan roaming 150GB, bebas roaming di 9 negara, telepon ke semua operator hingga 150 menit, telepon unlimited ke sesama XL, AXIS, dan Smartfren, masa aktif 28 hari, serta bonus akses Vidio Platinum atau Disney+.
  • XL ULTRA 5G+ 300GB: Harga Rp200.000, kuota utama dan roaming 300GB, bebas roaming di 9 negara, telepon ke semua operator hingga 200 menit, telepon unlimited ke sesama XL, AXIS, dan Smartfren, masa aktif 28 hari, serta bonus akses Vidio Platinum atau Disney+.
  • XL ULTRA 5G+ 600GB: Harga Rp300.000, kuota utama dan roaming 600GB, bebas roaming di 9 negara, telepon ke semua operator hingga 300 menit, telepon unlimited ke sesama XL, AXIS, dan Smartfren, masa aktif 28 hari, serta bonus akses Vidio Platinum atau Disney+.

Ke depan, XLSMART akan terus memperkuat investasi jaringan di Kalimantan melalui optimalisasi kapasitas, perluasan cakupan layanan, serta pengembangan jaringan 5G yang lebih luas. Langkah ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menghadirkan konektivitas yang inklusif, andal, dan siap mendukung kebutuhan digital masyarakat Indonesia yang terus berkembang. Strategi ini juga selaras dengan upaya XL Kebut Fiberisasi Jaringan di berbagai wilayah untuk menyambut era 5G.

Saat ini, jaringan XLSMART diperkuat dengan lebih dari 253 ribu BTS, dengan mayoritas BTS 4G serta ribuan BTS 5G. Jaringan tulang punggung fiber optik yang tersebar dan membentang di berbagai wilayah dan kepulauan di Indonesia melayani lebih dari 69 juta pelanggan.

Dengan dukungan infrastruktur yang masif dan perluasan 5G yang agresif, XLSMART optimistis dapat mendukung kebutuhan pelanggan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Kalimantan. Kehadiran IKN sebagai pusat pemerintahan baru menjadi momentum strategis bagi pengembangan ekosistem digital di wilayah ini.

Anthropic Luncurkan Claude Tag, AI yang Bisa Bekerja Sendiri

Telko.id – Anthropic memperkenalkan fitur baru bernama Claude Tag, yang memungkinkan AI Claude bertindak layaknya rekan kerja digital di platform kolaborasi seperti Slack.

Dengan fitur ini, pengguna cukup menyebut atau menandai akun Claude dalam percakapan untuk memberikan tugas tertentu, lalu AI akan menjalankan pekerjaan tersebut secara mandiri tanpa perlu instruksi yang berulang.

AI Claude akan memecah pekerjaan menjadi beberapa tahapan dan menyelesaikannya secara mandiri menggunakan data, tools, atau sistem yang telah diberikan akses oleh perusahaan.

Anthropic menyebut, Claude Tag sebagai evolusi dari Claude Code. Bedanya, Claude tidak lagi hanya berinteraksi dalam satu percakapan pribadi, tetapi bisa bekerja bersama seluruh anggota tim dalam satu kanal.

Pendekatan ini membuat AI tidak lagi sekadar chatbot yang menunggu pertanyaan, tetapi juga mulai berfungsi sebagai asisten kerja yang aktif dan otonom.

Anthropic juga menambahkan fitur “ambient mode” yang memungkinkan Claude mengambil inisiatif tanpa harus selalu diminta.

Dalam mode ini, Claude dapat mengingatkan tim soal tugas yang belum selesai, memberi pembaruan terkait proyek, atau menyoroti informasi penting yang ditemukan dari kanal dan alat yang terhubung.

Baca Juga:

Claude juga bisa bekerja secara asinkron. Pengguna dapat memberikan tugas lalu meninggalkannya. Nantinya Claude AI akan terus bekerja di latar belakang.

Tim Anthropic sendiri mengaku Claude Tag sudah digunakan secara mendalam secara internal.

“Menandai @Claude kini menjadi salah satu cara utama kami menyelesaikan pekerjaan di Anthropic,” tulis Anthropic dalam pengumuman resminya.

Menurut Anthropic, sekitar 65 persen kode yang dibuat tim produk internal mereka saat ini berasal dari versi internal Claude Tag.

Tidak hanya untuk pengembangan perangkat lunak, Claude juga disebut digunakan untuk menelusuri metrik produk, membantu menyelesaikan keluhan pelanggan, hingga mencari akar masalah bug yang kompleks.

Perusahaan yang dibangun oleh dua bersaudara Dario Amodei dan Daniela Amodei ini, fitur seperti ini merupakan langkah penting dalam mengubah AI dari alat bantu percakapan menjadi mitra kerja digital.

Masa depan AI juga tidak lagi berfokus pada tanya jawab, melainkan pada kemampuan AI menyelesaikan pekerjaan nyata yang biasanya membutuhkan campur tangan manusia.

Tren serupa juga mulai terlihat di industri AI secara keseluruhan, di mana OpenAI, Google dan Microsoft berlomba mengembangkan teknologi AI agent untuk kebutuhan produktivitas.

Peluncuran Claude Tag sejalan dengan arah baru industri AI menuju era “AI agent”, sebagaimana dilansir dari laman resmi Anthropic dan Tech Crunch.

Bagi para pengguna, kehadiran Claude Tag ini berpotensi menghemat waktu untuk pekerjaan administratif dan tugas berulang yang sering menyita perhatian.

Tim dapat mendelegasikan pekerjaan tertentu kepada AI sambil tetap fokus pada aktivitas yang membutuhkan kreativitas, pengambilan keputusan, dan interaksi manusia.

Namun, seperti teknologi AI lainnya, hasil kerja AI tetap perlu ditinjau agar akurasi dan konteksnya sesuai dengan kebutuhan pengguna.