spot_img
Latest Phone

Garmin dan PBESI Siapkan Timnas Menuju Asian Games 2026

Telko.id - Garmin melalui divisi ekosistem B2B, Garmin Health,...

POCO F9 Series Siap Meluncur 1 September, Ini Keunggulannya!

Telko.id - POCO siap memperkenalkan lini terbarunya, POCO F9...

POCO X8 Pro Series Siap Libas Semua Genre Game Berat

Telko.id - POCO X8 Pro Series resmi diposisikan sebagai...

Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Latihan Sesuai Kondisi Tubuh

Telko.id - Samsung resmi menghadirkan Galaxy Watch Ultra2 dan...

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

ARTIKEL TERKAIT

Anthropic Luncurkan Claude Tag, AI yang Bisa Bekerja Sendiri

Telko.id – Anthropic memperkenalkan fitur baru bernama Claude Tag, yang memungkinkan AI Claude bertindak layaknya rekan kerja digital di platform kolaborasi seperti Slack.

Dengan fitur ini, pengguna cukup menyebut atau menandai akun Claude dalam percakapan untuk memberikan tugas tertentu, lalu AI akan menjalankan pekerjaan tersebut secara mandiri tanpa perlu instruksi yang berulang.

AI Claude akan memecah pekerjaan menjadi beberapa tahapan dan menyelesaikannya secara mandiri menggunakan data, tools, atau sistem yang telah diberikan akses oleh perusahaan.

Anthropic menyebut, Claude Tag sebagai evolusi dari Claude Code. Bedanya, Claude tidak lagi hanya berinteraksi dalam satu percakapan pribadi, tetapi bisa bekerja bersama seluruh anggota tim dalam satu kanal.

Pendekatan ini membuat AI tidak lagi sekadar chatbot yang menunggu pertanyaan, tetapi juga mulai berfungsi sebagai asisten kerja yang aktif dan otonom.

Anthropic juga menambahkan fitur “ambient mode” yang memungkinkan Claude mengambil inisiatif tanpa harus selalu diminta.

Dalam mode ini, Claude dapat mengingatkan tim soal tugas yang belum selesai, memberi pembaruan terkait proyek, atau menyoroti informasi penting yang ditemukan dari kanal dan alat yang terhubung.

Baca Juga:

Claude juga bisa bekerja secara asinkron. Pengguna dapat memberikan tugas lalu meninggalkannya. Nantinya Claude AI akan terus bekerja di latar belakang.

Tim Anthropic sendiri mengaku Claude Tag sudah digunakan secara mendalam secara internal.

“Menandai @Claude kini menjadi salah satu cara utama kami menyelesaikan pekerjaan di Anthropic,” tulis Anthropic dalam pengumuman resminya.

Menurut Anthropic, sekitar 65 persen kode yang dibuat tim produk internal mereka saat ini berasal dari versi internal Claude Tag.

Tidak hanya untuk pengembangan perangkat lunak, Claude juga disebut digunakan untuk menelusuri metrik produk, membantu menyelesaikan keluhan pelanggan, hingga mencari akar masalah bug yang kompleks.

Perusahaan yang dibangun oleh dua bersaudara Dario Amodei dan Daniela Amodei ini, fitur seperti ini merupakan langkah penting dalam mengubah AI dari alat bantu percakapan menjadi mitra kerja digital.

Masa depan AI juga tidak lagi berfokus pada tanya jawab, melainkan pada kemampuan AI menyelesaikan pekerjaan nyata yang biasanya membutuhkan campur tangan manusia.

Tren serupa juga mulai terlihat di industri AI secara keseluruhan, di mana OpenAI, Google dan Microsoft berlomba mengembangkan teknologi AI agent untuk kebutuhan produktivitas.

Peluncuran Claude Tag sejalan dengan arah baru industri AI menuju era “AI agent”, sebagaimana dilansir dari laman resmi Anthropic dan Tech Crunch.

Bagi para pengguna, kehadiran Claude Tag ini berpotensi menghemat waktu untuk pekerjaan administratif dan tugas berulang yang sering menyita perhatian.

Tim dapat mendelegasikan pekerjaan tertentu kepada AI sambil tetap fokus pada aktivitas yang membutuhkan kreativitas, pengambilan keputusan, dan interaksi manusia.

Namun, seperti teknologi AI lainnya, hasil kerja AI tetap perlu ditinjau agar akurasi dan konteksnya sesuai dengan kebutuhan pengguna.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU