spot_img
Latest Phone

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

Garmin Kampanye Women of Endurance: Ibu Rumah Tangga Bisa Setara HIIT

Telko.id - Aktivitas sehari-hari seorang ibu rumah tangga ternyata...

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...
Beranda blog Halaman 14

Indosat Dorong Ketahanan Siber Strategis Hadapi AI Fraud

0

Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) melalui Indosat Business meluncurkan whitepaper terbaru yang mendorong pendekatan ketahanan siber lebih strategis di tengah lonjakan AI fraud dan ancaman siber enterprise.

Langkah ini diambil seiring proyeksi nilai ekonomi digital Indonesia yang mencapai USD 340 miliar pada 2030.

Whitepaper berjudul “A Business-Centric Framework for Enterprise Cyber-Resilience” ini disusun bersama pakar cybersecurity, Dr. Ir. Charles Lim. Dokumen tersebut mengangkat fenomena “resilience gap”, yaitu kondisi ketika laju transformasi digital berkembang jauh lebih cepat dibanding kesiapan organisasi dalam membangun ketahanan siber.

Muhammad Buldansyah, Director & Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan bahwa Indonesia sedang memasuki fase baru ekonomi digital. Namun, pertumbuhan digital harus diiringi dengan ketahanan siber yang memadai.

Content image for article: Indosat Business Dorong Ketahanan Siber Strategis Hadapi AI Fraud

“Hari ini, cyber resilience bukan lagi isu teknologi semata, tetapi fondasi kepercayaan dan keberlangsungan bisnis,” ujar Buldansyah.

Ia menambahkan, sebagai perusahaan yang mendampingi transformasi digital enterprise di berbagai sektor, Indosat melihat kebutuhan akan pendekatan keamanan siber yang lebih strategis dan adaptif semakin mendesak.

Karena itu, kerja sama dengan Dr. Charles Lim dilakukan untuk menghadirkan perspektif komprehensif mengenai tantangan dan kesiapan cyber resilience di Indonesia.

Lanskap ancaman siber di Indonesia kini berkembang semakin kompleks. Whitepaper ini mencatat peningkatan AI-related fraud hingga 1.550% di sektor fintech Indonesia, termasuk penggunaan deepfake dan AI voice impersonation untuk penipuan berbasis identitas.

Ancaman ransomware terhadap institusi strategis nasional juga terus meningkat. Salah satu contohnya adalah serangan terhadap pusat data nasional Indonesia pada 2024 yang mengganggu lebih dari 200 layanan publik.

Dr. Ir. Charles Lim, Deputy Head of Master IT program, Swiss German University, menambahkan bahwa ancaman siber berkembang jauh lebih cepat dan semakin sulit dideteksi, terutama dengan munculnya AI-enabled fraud dan deepfake.

“Organisasi perlu beralih dari pendekatan yang reaktif menuju cyber resilience yang lebih adaptif dan berkelanjutan,” kata Charles.

Besarnya eksposur risiko tersebut turut berdampak pada kesiapan enterprise. Cisco Cybersecurity Readiness Index 2025 menunjukkan hanya 11% organisasi di Indonesia yang dinilai siap menghadapi ancaman keamanan siber modern. Sementara itu, rata-rata kerugian akibat kebocoran data di Indonesia dapat mencapai sekitar Rp15 miliar.

Di sisi lain, implementasi Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP) juga mendorong organisasi memperkuat kemampuan monitoring dan respons keamanan siber secara real-time. Salah satu kewajibannya adalah pelaporan insiden dalam waktu 72 jam.

Strategi Ketahanan Siber Lintas Sektor

Selain membahas strategi seperti Zero Trust Architecture dan Human Firewall, whitepaper ini juga mengulas tantangan ketahanan siber lintas sektor strategis Indonesia.

Sektor finansial, manufaktur, pemerintahan, dan pendidikan kini menghadapi eksposur risiko siber yang semakin tinggi seiring percepatan digitalisasi nasional.

Langkah Indosat Business ini sejalan dengan upaya nasional memperkuat Ketahanan Siber yang juga didorong oleh berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi multipihak menjadi kunci dalam menghadapi ancaman yang semakin canggih.

Pemerintah melalui BSSN juga terus berupaya Perkuat Ketahanan Siber dengan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia. Hal ini penting mengingat kesenjangan keterampilan keamanan siber masih menjadi tantangan utama di Indonesia.

Dalam konteks yang lebih luas, Kolaborasi Ketahanan Siber terus diperkuat melalui berbagai forum dan inisiatif, termasuk yang digagas oleh sektor swasta dan akademisi.

Melalui whitepaper ini, Indosat Business ingin mendorong perusahaan di Indonesia untuk melihat ketahanan siber sebagai bagian integral dari strategi transformasi digital dan daya saing bisnis jangka panjang.

Sebagai mitra transformasi digital enterprise, Indosat Business terus memperkuat perannya dalam membantu perusahaan membangun fondasi digital yang lebih aman, adaptif, dan terpercaya di era AI dan ekonomi digital.

Langkah strategis ini menjadi penting mengingat Tantangan Keamanan Siber yang masih membayangi kesiapan digital Indonesia memasuki 2026. Perusahaan perlu segera beradaptasi dengan lanskap ancaman yang terus berevolusi.

Selain itu, integrasi solusi keamanan siber berbasis AI juga mulai merambah ke perangkat konsumen. Keamanan Siber AI kini menjadi tren yang tidak bisa diabaikan, baik di tingkat enterprise maupun individu. (Icha)

Telkom Community Gateway Wamena, Perkuat Konektivitas Digital Papua

0

Telko.id – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk bersama anak usahanya, PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat), resmi mengoperasikan Community Gateway di Stasiun Bumi Sedang Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, pada Jumat (8/5).

Infrastruktur ini menjadi tulang punggung utama konektivitas digital di wilayah Papua Pegunungan, menjawab tantangan geografis yang selama ini menghambat akses internet.

Peresmian dilakukan langsung oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Angga Raka Prabowo, didampingi Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dan Plt. CEO Telkomsat Rizal Ahmad Fauzi.

Acara ini juga disaksikan secara virtual oleh Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Dr. Velix Wanggai, serta Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan, Dr. Ones Pahabol.

Content image for article: TelkomGroup Resmikan Community Gateway Wamena, Perkuat Konektivitas Digital Papua
Content image for article: TelkomGroup Resmikan Community Gateway Wamena, Perkuat Konektivitas Digital Papua

Wakil Menteri Komdigi, Angga Raka Prabowo, menegaskan bahwa pembangunan Community Gateway Wamena merupakan bagian dari program prioritas nasional.

“Konektivitas adalah prasyarat utama kemajuan. Di sinilah Community Gateway Wamena berperan penting, mengubah tantangan geografis menjadi peluang strategis,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa infrastruktur ini harus benar-benar dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat, terutama di Papua Pegunungan.

Community Gateway Wamena berfungsi sebagai titik distribusi utama konektivitas di kawasan tersebut. Berbeda dengan Community Gateway Merauke yang dibangun sebagai backup link, fasilitas di Wamena ini berperan sebagai main link atau tulang punggung utama.

Pendekatan ini menandai pergeseran strategi TelkomGroup dari sekadar mitigasi risiko menuju penguatan kapasitas inti dan peningkatan kualitas layanan.

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menyampaikan bahwa wilayah Wamena memiliki peran strategis sebagai pusat aktivitas ekonomi dan sosial di Papua Pegunungan.

“Bahwa konektivitas adalah hak seluruh rakyat Indonesia, tanpa terkecuali. Dari pusat hingga ke wilayah pegunungan Papua, kami ingin memastikan bahwa tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus transformasi digital,” ungkap Dian.

Lompatan Kapasitas Hingga 40 Gbps

Saat ini, kapasitas transport jaringan di Wamena berada di kisaran 7 Gbps dengan tingkat utilisasi yang sudah tinggi. Melalui Community Gateway ini, kapasitas dapat ditingkatkan secara bertahap hingga mencapai potensi maksimal 40 Gbps.

Peningkatan ini bukan sekadar angka, melainkan lompatan dalam kualitas konektivitas dengan performa yang lebih stabil dan latensi yang lebih terkendali.

Kehadiran infrastruktur ini menjadi solusi atas keterbatasan jaringan terestrial di wilayah pegunungan. Dengan teknologi satelit, Community Gateway Wamena mampu mendukung kebutuhan trafik yang terus tumbuh, sekaligus menjadi fondasi bagi pengembangan ekonomi digital dan layanan publik di Papua Pegunungan.

Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Dr. Velix Wanggai, menilai kehadiran Community Gateway Wamena sebagai tonggak pembangunan besar.

Menurutnya, langkah nyata Telkom dan Telkomsat melalui solusi konektivitas satelit mampu menyentuh masyarakat di wilayah pegunungan Papua.

Open Access untuk Ekosistem Inklusif

Community Gateway Wamena didesain sebagai open access platform. Artinya, infrastruktur ini tidak hanya dapat dimanfaatkan oleh TelkomGroup, tetapi juga oleh berbagai pihak, seperti operator lain, ISP lokal, maupun institusi lainnya. Pendekatan ini bertujuan menciptakan ekosistem konektivitas yang inklusif dan berkelanjutan.

Melalui inisiatif ini, TelkomGroup menegaskan perannya sebagai penyedia konektivitas nasional berbasis sovereign infrastructure.

Fokusnya bukan hanya pada kapasitas, tetapi juga pada kontrol, keandalan, dan ketahanan jaringan nasional. Langkah ini sejalan dengan upaya memperkuat konektivitas di wilayah timur Indonesia.

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menutup sambutannya dengan optimisme. “Kami percaya bahwa kehadiran Community Gateway Wamena sebagai main link akan memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas layanan komunikasi di wilayah Papua Pegunungan sehingga dapat membuka akses ekonomi digital bagi masyarakat, mendukung layanan publik, pendidikan, dan kesehatan, serta memperkuat fondasi transformasi digital Indonesia secara menyeluruh,” tutup Dian.

Kehadiran Community Gateway Wamena diharapkan mampu mendorong aktivitas ekonomi dan mempercepat pertumbuhan di wilayah timur Indonesia secara berkelanjutan. Infrastruktur ini juga menjadi bukti komitmen TelkomGroup sebagai agent of development dalam mewujudkan akses digital yang inklusif bagi seluruh rakyat Indonesia. (Icha)

OpenAI Garap AI Phone Pertamanya dengan Chip MediaTek

Telko.id – OpenAI dikabarkan tengah menyiapkan smartphone pertamanya yang akan hadir dengan fokus utama pada pengalaman berbasis kecerdasan buatan.

Beberapa minggu yang lalu, analis Ming-Chi Kuo mengungkap rencana OpenAI untuk meluncurkan gadget AI pertamanya.

Menurut laporan terbaru dari Kuo, OpenAI berencana memproduksi massal ponsel AI pertamanya pada paruh pertama tahun 2027. Jadwal baru ini jauh lebih cepat dari prediksi Kuo sebelumnya yaitu tahun 2028.

Kuo mengatakan OpenAI mempercepat pengembangan proyek ini untuk memperkuat posisinya di kategori perangkat AI yang masih sangat baru, dan untuk mendukung rencananya melantai di bursa saham.

Berbeda dari smartphone biasa yang hanya menambahkan fitur AI sebagai pelengkap, perangkat ini disebut akan menjadikan AI sebagai pusat utama pengalaman pengguna, mulai dari interaksi, pencarian informasi, hingga pengelolaan aplikasi dan aktivitas harian.

Baca Juga:

Dari sisi hardware, OpenAI dikabarkan memilih chipset MediaTek karena dinilai lebih fleksibel untuk pengembangan fitur AI di perangkat mobile.

Chip MediaTek yang akan dipakai adalah Dimensity 9600 versi custom yang kabarnya akan diproduksi oleh TSMC menggunakan pemrosesan N2P. Chip ini baru akan diumumkan pada paruh kedua tahun 2026.

Chipset tersebut diperkirakan akan memiliki kemampuan pemrosesan AI (on-device AI) yang cukup besar, sehingga berbagai fitur cerdas dapat berjalan langsung di perangkat tanpa harus selalu terhubung ke cloud.

Pendekatan ini penting untuk meningkatkan kecepatan respons sekaligus menjaga privasi pengguna.

Kuo menambahkan chip baru ini akan fokus untuk meningkatkan kinerja AI, bukan sekedar metrik performa semata, seperti dikutip dari Android Authority, Senin (11/5/2026).

Fitur unggulan ponsel ini adalah image signal processor (ISP), dengan HDR yang disempurnakan untuk meningkatkan pemahaman visual.

Selain itu, ponsel pertama OpenAI diduga akan mengusung dual-NPU untuk menjalankan fungsi AI berbeda secara efisien, serta RAM LPDDR6 dan memori internal UFS 5.0.

Dari segi keamanan, fitur seperti protected Kernel-based Virtual Machine (pKVM) dan inline hashing akan menjadi bagian dari spesifikasi ponsel ini. Ini adalah fitur perlindungan data yang sudah ada di sejumlah perangkat Android.

Kehadiran perangkat ini menunjukkan bagaimana persaingan industri smartphone mulai bergeser menuju era AI-native device, yaitu perangkat yang sejak awal dirancang untuk bekerja bersama AI.

Tren ini sebelumnya sudah mulai terlihat lewat AI PC dan wearable AI, namun kini mulai masuk lebih serius ke pasar smartphone.

Jika benar akan dirilis tahun depan, smartphone OpenAI berpotensi menjadi pesaing baru di industri mobile yang selama ini didominasi Apple, Samsung, dan Google.
Bagi pengguna, perangkat seperti ini bisa menghadirkan pengalaman penggunaan smartphone yang lebih personal, otomatis, dan berbasis AI dibanding generasi smartphone saat ini.

Alphabet Mulai Tantang Dominasi Nvidia di Sektor AI

Telko.id – Dominasi Nvidia di industri kecerdasan buatan mulai mendapat tantangan baru dari Alphabet, induk perusahaan Google, yang kini semakin agresif mengembangkan ekosistem AI miliknya sendiri.

Hal ini menunjukkan upaya Alphabet untuk tetap relevan merajai sektor teknologi, ketika lanskap industri sudah bertransformasi ke era kecerdasan buatan (AI).

Alphabet mulai mengejar ketinggalan dalam perlombaan AI, sahamnya melonjak dan memecahkan rekor gara-gara ledakan bisnis cloud dan upaya pengembangan AI.

Alphabet menjadi salah satu perusahaan yang paling serius membangun jalur alternatif tersebut melalui pengembangan Tensor Processing Unit (TPU), yaitu chip AI buatan Google sendiri yang dirancang khusus untuk kebutuhan machine learning dan AI generatif.

TPU ini kini digunakan secara luas di layanan Google Cloud maupun berbagai produk AI internal Google, termasuk Gemini.
Dengan strategi tersebut, Google mulai mengurangi ketergantungannya terhadap GPU Nvidia yang selama ini mendominasi pasar AI global.

Baca Juga:

Selain mengembangkan chip sendiri, Alphabet juga memperkuat posisi cloud AI mereka agar dapat bersaing langsung dengan ekosistem Nvidia.

Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan teknologi besar mulai menyadari bahwa biaya penggunaan GPU AI premium sangat tinggi, sementara permintaan terus meningkat drastis.

Karena itu, pengembangan chip internal menjadi langkah strategis untuk menekan biaya sekaligus menjaga kontrol terhadap infrastruktur AI mereka sendiri.

Dalam beberapa bulan terakhir, Alphabet mampu membuat Wall Street terkagum-kagum berkat pertumbuhan bisnis cloud yang jauh melampaui ekspektasi pasar, serta mengalahkan pesaing-pesaing besar lainnya seperti Amazon dan Microsoft.

Kinerja Alphabet ini memberikan investor rasa percaya diri bahwa investasi ratusan miliar dolar yang dikeluarkan untuk AI akan memberikan imbalan nyata.

“Ini sebenarnya tentang pengeluaran modal (capex) dari perusahaan komputasi cloud berskala besar dan, sampai batas tertentu, tanda-tanda awal monetisasi yang lebih baik, khususnya untuk Alphabet, dibandingkan dengan ‘rantai makanan’ AI yang lebih luas, yang mencakup pusat data, jaringan listrik, dan energi,” kata Stephanie Link, kepala strategi investasi di Hightower Advisors, dikutip dari Reuters, Senin (11/5/2026).

Meski Nvidia masih memimpin pasar AI saat ini, munculnya chip alternatif dari perusahaan seperti Alphabet menunjukkan bahwa industri mulai bergerak menuju ekosistem yang lebih beragam.

Kondisi ini berpotensi mengurangi dominasi tunggal Nvidia dalam jangka panjang, terutama jika perusahaan teknologi besar berhasil mengoptimalkan hardware mereka sendiri untuk kebutuhan AI.

Satelit Nusantara 5 Raih Izin Operasi, Siap Perkuat Konektivitas 3T

Telko.id – Satelit Nusantara 5 (N5) resmi mengantongi izin operasi setelah dinyatakan lulus Uji Laik Operasi (ULO) oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) pada awal Mei 2026.

Kelulusan ini memastikan infrastruktur satelit berkapasitas 160 Gbps tersebut siap memberikan layanan komersial, khususnya untuk memperkuat konektivitas internet cepat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) selaku pemilik satelit mengonfirmasi bahwa N5 telah mendapatkan izin resmi Jaringan Tetap Tertutup (JARTUPSAT) dan VSAT.

Dengan begitu, satelit yang menempati posisi orbit strategis di 113 derajat Bujur Timur (BT) ini dapat segera beroperasi penuh untuk mendukung berbagai layanan digital di tanah air.

“Kami bersyukur Satelit Nusantara 5 telah lulus ULO dan siap beroperasi. Ini adalah tonggak penting bagi PSN untuk menghadirkan konektivitas yang merata, terutama di kawasan timur Indonesia yang selama ini masih minim akses internet berkualitas,” ujar perwakilan manajemen PSN dalam keterangan resmi yang diterima Telko.id.

Satelit Nusantara 5 merupakan salah satu satelit komunikasi terbesar di Asia Tenggara dengan kapasitas High Throughput Satellite (HTS) mencapai 160 Gbps. Satelit ini diluncurkan pada 10 September 2025 menggunakan roket Falcon 9 milik SpaceX dari Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat.

Keberadaan N5 diharapkan mampu mempercepat transformasi digital di Indonesia. Dengan jangkauan yang luas, satelit ini akan mendukung layanan pendidikan daring, telemedicine, serta konektivitas bagi UMKM di pelosok negeri, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Papua dan Maluku.

PSN menargetkan bahwa dengan beroperasinya N5, kesenjangan digital antara wilayah barat dan timur Indonesia dapat semakin dipersempit. Selama ini, akses internet berkualitas masih menjadi tantangan besar di daerah 3T akibat keterbatasan infrastruktur serat optik.

Satelit Nusantara 5 dikelola oleh PT Satelit Nusantara 5, anak usaha dari PSN. Sebelumnya, PSN telah sukses mengoperasikan satelit Nusantara 1 dan Nusantara 2 yang juga melayani kebutuhan komunikasi di berbagai sektor.

Dengan tambahan kapasitas dari N5, total kapasitas satelit yang dikelola PSN semakin besar, memungkinkan perusahaan untuk menawarkan layanan yang lebih kompetitif di pasar telekomunikasi Indonesia. Ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam program pemerataan akses internet nasional.

Selain untuk kebutuhan dalam negeri, N5 juga diproyeksikan dapat melayani kebutuhan konektivitas di kawasan Asia Tenggara. Posisi orbit di 113 derajat BT memberikan cakupan optimal untuk wilayah Indonesia dan negara-negara tetangga.

Keberhasilan N5 mendapatkan izin operasi juga menjadi sinyal positif bagi industri satelit nasional. Indonesia terus berupaya membangun kemandirian di bidang telekomunikasi melalui pengembangan satelit sendiri, mengurangi ketergantungan pada infrastruktur asing.

Dengan beroperasinya Satelit Nusantara 5, masyarakat di daerah terpencil kini memiliki harapan baru untuk menikmati layanan internet cepat. PSN berkomitmen untuk terus mengembangkan infrastruktur telekomunikasi guna mendukung visi Indonesia Digital.

Langkah ini juga menjadi bagian dari ekosistem konektivitas yang lebih luas di Indonesia. Selain satelit, berbagai teknologi lain seperti Koneksi Satelit Huawei juga mulai dikembangkan untuk perangkat konsumen.

Pemerintah melalui Komdigi terus mendorong percepatan digitalisasi di seluruh wilayah Indonesia. Dengan adanya satelit berkapasitas besar seperti N5, target konektivitas nasional diharapkan dapat tercapai lebih cepat.

PSN juga tengah menjajaki kerja sama dengan berbagai pihak untuk memaksimalkan pemanfaatan kapasitas N5. Sektor pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas utama karena dampaknya yang langsung dirasakan masyarakat.

Dalam waktu dekat, PSN akan mengumumkan paket layanan komersial yang ditawarkan melalui N5. Harga dan skema berlangganan akan disesuaikan dengan kebutuhan pasar, termasuk opsi terjangkau untuk daerah terpencil.

Selain N5, industri satelit tanah air juga diramaikan oleh kehadiran layanan lain seperti Internet Merah Putih dari Telkomsat. Persaingan ini diharapkan semakin memacu inovasi dan menekan harga layanan internet satelit.

Dengan demikian, era baru konektivitas digital di Indonesia semakin dekat. Satelit Nusantara 5 menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan akses internet yang merata dan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia. (Icha)

Samsung Galaxy S26 Series, AI Phone Teman Traveling Cerdas

Telko.id – Samsung resmi meluncurkan Galaxy S26 Series di Indonesia, sebuah lini smartphone flagship yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan para pelancong modern.

Seri ini mengintegrasikan kecerdasan buatan atau Agentic AI melalui Bixby dan Circle to Search 3.0 untuk membantu pengguna mengelola berbagai tugas perjalanan secara otomatis, mulai dari persiapan keberangkatan hingga eksplorasi di destinasi.

Lebih dari 70 persen konsumen urban saat ini memprioritaskan nilai tinggi dalam setiap keputusan perjalanan. Mereka juga semakin kritis terhadap konten media sosial yang terlalu dipoles dan lebih percaya rekomendasi jujur dari sesama pengguna.

Samsung menghadirkan Galaxy S26 Series sebagai solusi atas tantangan tersebut, memadukan kecerdasan AI, kamera profesional, dan konektivitas Galaxy Ecosystem dalam satu perangkat.

Content image for article: Samsung Galaxy S26 Series Resmi: AI Phone untuk Traveling Cerdas
Content image for article: Samsung Galaxy S26 Series Resmi: AI Phone untuk Traveling Cerdas

“Setiap perjalanan penuh dengan momen yang layak diabadikan dan cerita yang layak dieksplorasi. Dengan Galaxy S26 Series dan Ecosystem, kami menghadirkan perangkat yang tidak hanya cerdas mengelola urusan teknis perjalanan lewat AI, namun mampu menangkap keindahan dengan kualitas kamera yang membuat momen menjadi kenangan paling indah, sekaligus inspirasi untuk yang lain. Ini yang kami maksud dengan #YouAndAICan,” ujar Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia.

Integrasi Agentic AI untuk Perjalanan Proaktif

Galaxy S26 Series menghadirkan teknologi Agentic AI yang memungkinkan perangkat menjalankan beberapa tugas secara otomatis dalam satu instruksi.

Sebelum berangkat, Bixby dapat membantu pengguna menangani persiapan teknis, mulai dari mengatur pengingat keberangkatan hingga menyesuaikan zona waktu, semuanya dalam satu perintah.

Circle to Search 3.0 melengkapi pengalaman eksplorasi dengan memungkinkan pengguna mengidentifikasi landmark, menerjemahkan menu, atau menemukan toko suvenir langsung dari layar tanpa perlu berpindah aplikasi. Fitur ini sangat berguna saat berada di destinasi asing yang belum dikenal.

Empat Fitur Kamera untuk Traveling

Kamera 200MP pada Galaxy S26 Series kini mampu menyerap cahaya hingga 47 persen lebih banyak dibanding generasi sebelumnya. Hasilnya, setiap foto perjalanan tampil lebih tajam dan cerah, bahkan di kondisi cahaya rendah seperti di dalam kafe remang atau gang sempit bersejarah.

Nightography generasi terbaru memastikan hasil foto dan video malam tetap jernih dengan noise minimal. Hardware baru pada Galaxy S26 Ultra meminimalkan blur dan noise, sehingga pemandangan kota malam tampil seperti direkam dengan kamera profesional.

Fitur Horizontal Lock memastikan video tetap stabil meski direkam dalam kondisi bergerak ekstrem. Sementara itu, mode LOG dengan dukungan 4 LUT memungkinkan color grading profesional langsung dari perangkat. Dengan aperture f/1.4, setiap rekaman menghasilkan bokeh natural yang sinematik.

Photo Assist melengkapi pengalaman ini dengan memungkinkan pengguna mengedit foto hanya dengan mengetik perintah seperti “hapus orang di belakang” atau “ubah latar jadi sunset.” Galaxy AI langsung mengerjakannya secara otomatis.

Bagi Anda yang penasaran dengan kemampuan kamera, coba Fitur Flagship melalui aplikasi Try Galaxy yang bisa diinstal di HP lama.

Pengisian Daya Cepat dan Layar Privasi Andal

Galaxy S26 Series dirancang untuk mendukung mobilitas tinggi dengan daya tahan baterai optimal. Galaxy S26 Ultra dilengkapi Super Fast Charging 3.0 yang mampu mengisi daya hingga 75 persen dalam 30 menit. Optimalisasi konsumsi daya berbasis AI membantu menjaga efisiensi energi tanpa mengorbankan performa.

Privacy Display menjaga keamanan informasi pribadi pengguna dengan membuat layar hanya terlihat jelas dari sudut pandang langsung pemiliknya. Fitur ini sangat berguna saat mengakses data perjalanan, tiket, atau informasi finansial di tempat umum seperti bandara atau destinasi wisata ramai. Pengguna bebas memilih aplikasi penting saat mengaktifkan fitur ini.

Galaxy Buds4 Series Hiburan Premium

Sebagai bagian dari Galaxy Ecosystem, Galaxy Buds4 Series dirancang melengkapi pengalaman pengguna. Galaxy Buds4 Pro dengan desain canal-fit memberikan isolasi suara optimal dipadukan dengan Hi-Fi 24 bit 96 kHz.

Daya tahan baterai hingga 26 jam bersama casing memastikan harmoni audio tetap menemani hingga tempat tujuan.

Galaxy Buds4 hadir dengan desain open-fit yang ringan untuk penggunaan seharian. Dilengkapi Adaptive Active Noise Cancellation dan ketahanan IP54, perangkat ini tetap andal di berbagai situasi.

“Melalui fitur Hands-Free AI Assistance, Anda dapat mengaktifkan agen AI atau menerjemahkan bahasa asing secara langsung melalui earbud tanpa harus membuka layar ponsel di tengah keramaian.

Kombinasi ini mendukung Ultra High Quality Audio 24-bit 96 kHz, memberikan pengalaman audio berkualitas studio,” jelas Ilham.

Harga dan Ketersediaan Galaxy S26 Series

Galaxy S26 Series telah tersedia melalui samsung.com/id dan seluruh Samsung Store di Indonesia. Selama periode 1-31 Mei 2026, konsumen dapat menikmati promo eksklusif dengan total benefit hingga Rp3,9 juta.

Konsumen mendapatkan cashback hingga Rp3,5 juta untuk pembelian Galaxy Wearables atau aksesoris dan program trade-in, serta cicilan mulai dari Rp600 ribuan per bulan.

Berikut harga Galaxy S26 Ultra dan pilihan memori yang tersedia:

  • Galaxy S26 Ultra 16GB/1TB: Rp31.999.000
  • Galaxy S26 Ultra 12GB/512GB: Rp27.499.000
  • Galaxy S26 Ultra 12GB/256GB: Rp24.499.000

Dengan kombinasi fitur AI cerdas, kamera profesional, dan ekosistem yang terhubung, Galaxy S26 Series menjadi pilihan tepat bagi mereka yang menginginkan pengalaman perjalanan lebih efisien dan menyenangkan.

inDrive Dukung Perpres Perlindungan Ojol: Komisi Maks 12%

0

Telko.id – inDrive, platform transportasi online global yang beroperasi di lebih dari 70 kota di Indonesia, menyambut positif penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pengemudi Transportasi Online.

Perusahaan menegaskan komitmennya untuk mematuhi setiap regulasi pemerintah dan memandang kebijakan ini sebagai langkah strategis dalam menciptakan ekosistem transportasi yang adil dan berkelanjutan.

Sejak hadir di Indonesia pada 2019, inDrive telah menerapkan kebijakan komisi rendah dengan batas maksimal 12 persen untuk seluruh layanan, baik roda dua maupun roda empat.

Kebijakan ini menjadi salah satu bukti nyata keberpihakan perusahaan terhadap kesejahteraan pengemudi di tengah industri yang terus berkembang.

Rio Aristo, Country Manager inDrive Indonesia, menyatakan, “inDrive menyambut baik setiap langkah kebijakan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pengemudi dan memperkuat tata kelola industri transportasi online di Indonesia. Kami berkomitmen penuh untuk mematuhi Perpres ini dan siap berdialog secara konstruktif dalam setiap proses implementasinya.”

inDrive menekankan bahwa penetapan batas maksimal komisi harus dipertimbangkan secara holistik dengan memperhatikan keseimbangan ekosistem.

Struktur harga di industri berbasis platform dibentuk oleh dinamika pasar yang harus adil bagi penumpang, pengemudi, dan platform. Penyesuaian batas komisi yang terlalu kaku berpotensi membatasi fleksibilitas perusahaan dalam menanggung biaya operasional dan mengembangkan inovasi teknologi.

Perusahaan mendorong agar proses penyusunan peraturan turunan dari Perpres ini dilakukan secara partisipatif dan inklusif. inDrive siap memberikan masukan teknis terkait mekanisme penetapan batas komisi, kerangka perlindungan sosial bagi pengemudi, serta skema implementasi yang menjaga keberlanjutan ekosistem digital Indonesia.

“Kami menunggu proses dialog yang terbuka dan konstruktif bersama pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan. inDrive hadir bukan hanya sebagai pelaku industri, tetapi sebagai partner strategis dalam mewujudkan ekosistem digital yang adil, berdaya saing, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Indonesia,” tambah Rio.

inDrive meyakini bahwa perlindungan pengemudi dan daya saing ekosistem digital merupakan dua hal yang harus berjalan beriringan. Regulasi yang memberikan kepastian hukum, ruang partisipasi bagi seluruh pihak, dan kerangka implementasi yang realistis akan menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan industri transportasi online yang sehat dan berkeadilan.

Platform ini telah menjadi aplikasi mobilitas kedua yang paling banyak diunduh di dunia selama tiga tahun berturut-turut dengan lebih dari 400 juta unduhan. Selain layanan transportasi, inDrive juga menawarkan layanan antarkota, pengiriman barang, dan jasa keuangan.

Dengan misi menantang ketidakadilan sosial, inDrive berkomitmen memberikan pengaruh positif ke satu miliar orang pada 2030 melalui bisnis utamanya yang mendukung komunitas lokal lewat sistem pembayaran yang adil dan program IMPACT.

Perusahaan berharap implementasi Perpres ini dapat berjalan dengan baik melalui dialog konstruktif antara pemerintah, platform, dan pengemudi.

Regulasi yang partisipatif diyakini akan menciptakan ekosistem transportasi online yang lebih baik bagi seluruh pemangku kepentingan di Indonesia. (Icha)

Huawei Watch Fit 5 Series Rilis 12 Mei 2026, Ada Deteksi Diabetes

Telko.id – Huawei resmi mengumumkan kehadiran HUAWEI WATCH FIT 5 Series di Indonesia pada 12 Mei 2026.

Seri terbaru smartwatch ini hadir dengan dua varian, yakni HUAWEI WATCH FIT 5 dan HUAWEI WATCH FIT 5 Pro, yang membawa inovasi fitur kesehatan pertama di industri, yaitu Diabetes Risk Study pada varian Pro.

Perkenalan global dilakukan melalui HUAWEI Innovative Product Launch di Bangkok, Thailand. Seri ini mengusung filosofi “FIT” yang merupakan singkatan dari Fashion, Innovation, dan Thinness, menargetkan pengguna muda yang aktif dan peduli gaya hidup sehat. Kehadiran produk ini sekaligus memperkuat posisi Huawei sebagai Top 1 Global Wearable Brand.

Fitur Kesehatan Revolusioner: Diabetes Risk Study

Fitur paling menonjol pada HUAWEI WATCH FIT 5 Pro adalah Diabetes Risk Study, sebuah studi risiko diabetes yang pertama kali ada di industri wearable.

Fitur ini memanfaatkan teknologi PPG (photoplethysmography) untuk memantau aliran pembuluh darah dan menganalisis risiko diabetes hanya dengan mengenakan perangkat selama periode tertentu.

Cara kerjanya cukup mudah. Pengguna cukup mengenakan smartwatch siang dan malam selama 3–14 hari. Hasil analisis risiko kemudian dikategorikan ke dalam tiga tingkat: Low Risk, Medium Risk, dan High Risk.

Hasil ini bisa menjadi alarm awal bagi pengguna untuk mulai menerapkan gaya hidup lebih sehat dan segera berkonsultasi dengan tenaga medis.

Fitur ini menjawab kekhawatiran serius terhadap diabetes yang kerap disebut sebagai silent killer. Berdasarkan data Persatuan Diabetes Indonesia, 1 dari 9 orang dewasa di Indonesia hidup dengan diabetes.

Dengan hadirnya fitur ini, Huawei berharap dapat membantu deteksi dini dan pencegahan penyakit metabolik tersebut.

Content image for article: Huawei Watch Fit 5 Series Rilis 12 Mei 2026, Ada Deteksi Diabetes

ECG dan Pemantauan Jantung Komprehensif

Selain Diabetes Risk Study, HUAWEI WATCH FIT 5 Pro juga dilengkapi fitur Comprehensive Cardiovascular Insights. Fitur ini mencakup ECG Analysis bersertifikasi CE, Pulse Wave Arrhythmia Analysis, peringatan A-fib dan detak prematur, serta Derived Metrics Vascular Study untuk memantau kekakuan arteri dan kesehatan jantung secara menyeluruh.

Untuk mendukung manajemen kesehatan harian, smartwatch ini menghadirkan multidimensional emotional wellbeing 2.0, HRV monitoring, advanced sleep tracking, hingga pemantauan siklus menstruasi termasuk prediksi periode dan ovulasi. Semua fitur ini membantu pengguna memahami kondisi tubuh secara lebih mendalam.

Sementara itu, varian HUAWEI WATCH FIT 5 basic tetap menghadirkan fitur kesehatan esensial seperti Pulse Wave Arrhythmia Analysis, Scientific Sleep Evaluation, multidimensional emotional wellbeing, serta fitur mini workout yang praktis digunakan tanpa peralatan khusus.

Kedua varian juga mendukung mode mini-workout sebagai cara baru untuk tetap aktif di mana saja. Pengguna dapat memilih watch face animasi panda interaktif yang akan memandu latihan kebugaran singkat mulai dari 30 detik hingga beberapa menit.

Performa Olahraga Profesional

Bagi pecinta aktivitas outdoor, baik HUAWEI WATCH FIT 5 Pro maupun varian basic sama-sama mendukung precise positioning untuk running, trail run, dan cycling. Kedua varian dibekali lebih dari 100 mode olahraga serta fitur pendukung bersepeda seperti cadence, virtual power, dan FTP untuk memantau performa latihan secara akurat.

Khusus pada varian Pro, Huawei menghadirkan fitur olahraga yang lebih advanced. Fitur tambahan tersebut mencakup running power, CP segmented navigation, ETA, kemampuan free diving hingga kedalaman 40 meter, serta akses ke lebih dari 17.000 peta lapangan golf global. Fitur-fitur ini mendukung berbagai aktivitas olahraga premium secara lebih komprehensif.

Sebelumnya, Huawei juga telah merilis HUAWEI WATCH Ultimate 2 dengan fitur selam hingga 150 meter, menunjukkan komitmen perusahaan dalam menghadirkan wearable untuk berbagai kebutuhan olahraga ekstrem.

Desain Stylish dan Pilihan Warna Segar

HUAWEI WATCH FIT 5 Series hadir dengan semangat youthful lewat pilihan warna yang beragam. Untuk varian basic, tersedia pilihan warna Black, White, Purple, Green Silver, dan Green Rubber yang dirancang untuk melengkapi gaya aktif sehari-hari.

Sementara itu, varian Pro hadir dalam pilihan warna Orange, White, dan Black dengan desain inovatif oil-filling yang membantu menjaga warna tetap tajam dan berani. Khusus varian White pada edisi Pro, Huawei menggunakan material micro-arc oxidation yang meningkatkan kekerasan dan ketangguhan perangkat hingga 130%.

Dari segi daya tahan, HUAWEI WATCH FIT 5 Series dibekali baterai high-silicon yang mampu bertahan hingga 10 hari untuk penggunaan ringan, dan hingga 7 hari untuk penggunaan normal. Sekali pengisian daya cukup untuk menemani aktivitas selama seminggu penuh.

Smartwatch ini juga kompatibel dengan perangkat iOS maupun Android, memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk tetap terhubung tanpa batasan ekosistem. Untuk informasi lebih lanjut mengenai perangkat flagship lainnya, Anda dapat membaca artikel tentang Huawei Mate 80 Pro yang baru saja dirilis di Indonesia.

HUAWEI WATCH FIT 5 Series akan resmi diluncurkan di Indonesia pada 12 Mei 2026. Peluncuran ini menandai hadirnya generasi terbaru smartwatch Huawei yang siap mendukung aktivitas dan gaya hidup masyarakat Tanah Air. (Icha)

DJI Osmo Mobile 8P, Gimbal Canggih berbekal FrameTap & ActiveTrack 8.0

Telko.id – DJI resmi memperkenalkan Osmo Mobile 8P ke pasar global pada 8 Mei 2026. Gimbal smartphone ini hadir dengan fitur pembingkaian dan pelacakan tingkat lanjut, termasuk pengendali jarak jauh Osmo FrameTap yang dapat dilepas, ActiveTrack 8.0 yang lebih lincah, serta dukungan Apple DockKit untuk pengguna iPhone.

Djohan Sutanto, CEO Erajaya Active Lifestyle, menyambut baik kehadiran produk ini. “Sebagai bagian dari komitmen kami di Erajaya Active Lifestyle untuk menghadirkan teknologi terkini yang relevan dengan kebutuhan gaya hidup modern, kami menyambut kehadiran Osmo Mobile 8P dari DJI sebagai solusi yang semakin memudahkan kreator dalam menghasilkan konten berkualitas profesional hanya dengan smartphone,” ujarnya.

“Melalui fitur pembingkaian dan pelacakan yang semakin canggih, perangkat ini membuka lebih banyak kemungkinan bagi para kreator—baik pemula maupun profesional—untuk mengekspresikan kreativitas mereka dengan lebih presisi dan fleksibel. Kami optimistis, kehadiran Osmo Mobile 8P di Indonesia akan semakin memperkuat ekosistem kreator digital yang terus berkembang, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap perangkat imaging berteknologi tinggi,” ujar Djohan.

Content image for article: DJI Osmo Mobile 8P Resmi: Gimbal Canggih dengan FrameTap & ActiveTrack 8.0

Gimbal ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan kreator konten yang menginginkan hasil profesional tanpa harus menggunakan kamera besar. Inovasi utama terletak pada Osmo FrameTap, sebuah pengendali jarak jauh yang dapat dilepas dan dilengkapi layar untuk menampilkan pratinjau langsung dari ponsel.

Kreator bisa mengambil swafoto menggunakan kamera belakang berkualitas tinggi atau mengarahkan bidikan dari jarak jauh dengan presisi.

Joystick yang intuitif pada FrameTap memberikan kendali penuh atas gerakan gimbal dan zoom. Tak hanya itu, kecerahan dan suhu cahaya pengisi pada Modul Multifungsi 2 dapat disesuaikan hingga delapan tingkat.

Desain magnetiknya memudahkan modul untuk dipasang di pegangan gimbal atau dilepas dengan cepat, memberikan fleksibilitas maksimal saat pengambilan gambar.

Bagi kreator yang sering merekam di keramaian, ActiveTrack 8.0 menjadi andalan. Fitur pelacakan subjek ini mampu menjaga objek tetap di tengah bingkai meskipun berada di lingkungan kompleks seperti konser atau acara olahraga.

Sistem ini sangat efektif menavigasi di sekitar halangan dan menangani perpindahan cepat. Modul Multifungsi 2 juga dapat melacak lebih dari sekadar manusia dan hewan peliharaan, termasuk objek umum seperti mobil dan landmark.

Pengguna iPhone mendapatkan keuntungan tambahan berkat dukungan Apple DockKit. Dengan fitur ini, kreator dapat melacak subjek tanpa hambatan langsung melalui aplikasi kamera bawaan iPhone, tanpa perlu membuka aplikasi pihak ketiga. Integrasi ini membuat proses perekaman menjadi lebih mulus dan efisien.

Dari segi desain, Osmo Mobile 8P mengusung gimbal 3-sumbu dengan stabilisasi generasi kedelapan DJI. Bobotnya sekitar 386 gram, membuatnya cukup ringan untuk dibawa bepergian. Perangkat ini dilengkapi tripod bawaan yang dapat dibuka lebih lebar untuk stabilitas lebih baik di berbagai permukaan, serta tongkat ekstensi 215 mm untuk variasi sudut pengambilan gambar.

Content image for article: DJI Osmo Mobile 8P Resmi: Gimbal Canggih dengan FrameTap & ActiveTrack 8.0

Daya tahan baterai mencapai 10 jam dalam sekali pengisian penuh. Port USB-C bawaan memungkinkan gimbal berfungsi sebagai power bank untuk mengisi daya ponsel, fitur yang sangat berguna untuk perekaman luar ruangan dalam waktu lama atau sesi live streaming.

Aplikasi DJI Mimo menjadi pusat kendali kreatif dengan beragam mode sinematik intuitif. Fitur Terbaru seperti DynamicZoom menghadirkan efek visual peregangan dan kompresi ala film blockbuster melalui mode Move In dan Move Out. Slow Shutter menangkap jejak cahaya halus, sangat unggul untuk pemandangan malam dan kondisi minim cahaya.

Action Shot mempertahankan pembingkaian mulus untuk subjek berkecepatan tinggi, ideal untuk atlet atau penari. Mode layar lebar merekam langsung dalam format klasik 2,35:1, menghasilkan tekstur film profesional tanpa perlu pemotongan saat pascaproduksi.

Fleksibilitas sudut pengambilan gambar juga menjadi nilai jual utama. Putaran tak terbatas 360° pada gimbal memungkinkan panorama mulus dari sudut mana pun melalui rotasi horizontal tanpa batas.

Dikombinasikan dengan pelacakan cerdas, perangkat ini terus mengunci subjek yang bergerak untuk rekaman profesional. Pengambilan gambar sudut rendah juga dapat dilakukan dengan memiringkan sumbu pan ke depan, sehingga kreator bisa menangkap dunia dari sudut pandang setinggi mata anak-anak atau hewan peliharaan.

Bagi yang penasaran dengan inovasi gimbal lain, Spesifikasi Lengkap dari Honor Robot Phone juga menawarkan pendekatan unik dengan gimbal 3-aksis terintegrasi pada ponsel.

DJI Osmo Mobile 8P tersedia dalam tiga konfigurasi paket penjualan. Osmo Mobile 8P Standard Combo dibanderol Rp2.038.000, sudah termasuk gimbal, DJI OM Magnetic Phone Clamp 5, Osmo FrameTap, kabel daya, kabel pengisi daya ponsel, dan tas penyimpanan.

Osmo Mobile 8P Advanced Tracking Combo seharga Rp2.490.000 menambahkan Modul Multifungsi 2 ke dalam paket Standard Combo. Sementara itu, Osmo Mobile 8P Creator Combo seharga Rp3.119.000 merupakan paket terlengkap yang mencakup Advanced Tracking Combo plus DJI Mic Series Mobile Receiver, DJI Mic Mini 2 Transmitter, dan aksesori audio lainnya.

Pembelian dapat dilakukan melalui DJI Official Online Store di berbagai marketplace seperti Tokopedia, Shopee, Lazada, Blibli, dan eraspace.com. Secara offline, produk ini tersedia di DJI Store, Urban Republic, Erafone, iBox, dan toko kamera pilihan terdekat.

Kehadiran Osmo Mobile 8P menegaskan komitmen DJI dalam menghadirkan alat kreatif yang memberdayakan kreator konten. Dengan kombinasi pelacakan cerdas, stabilisasi unggul, dan kontrol presisi, gimbal ini menjadi pilihan menarik bagi siapa pun yang ingin meningkatkan kualitas video dari smartphone mereka. (Icha)

Qualcomm Resmi Rilis Snapdragon 6 Gen 5 dan 4 Gen 5

Telko.id – Qualcomm Technologies, Inc. resmi memperkenalkan dua platform mobile terbaru, Snapdragon 6 Gen 5 dan Snapdragon 4 Gen 5, di San Diego pada 8 Mei 2026.

Peluncuran ini memperluas portofolio Snapdragon dengan menghadirkan kemampuan generasi terbaru yang dirancang untuk pengalaman penggunaan lebih nyata bagi pengguna smartphone di berbagai segmen.

Kedua platform ini membawa fokus pada teknologi yang paling dibutuhkan pengguna sehari-hari. Qualcomm memperkuat lini mobile Snapdragon lewat peningkatan performa yang lebih baik dan daya tahan baterai yang lebih lama.

Perangkat komersial yang menggunakan kedua chipset ini dijadwalkan meluncur pada paruh kedua 2026 dari berbagai OEM global, termasuk Honor, OPPO, realme, dan REDMI.

Snapdragon 6 Gen 5 menjadi platform pertama di serinya yang menghadirkan fitur kamera berbasis AI, pengalaman gaming imersif, serta performa responsif dengan konsumsi daya lebih efisien.

Content image for article: Qualcomm Resmi Rilis Snapdragon 6 Gen 5 dan 4 Gen 5

Sementara itu, Snapdragon 4 Gen 5 menghadirkan peningkatan di kelasnya, sehingga fitur konektivitas dan gaming kini bisa dinikmati lebih luas dengan dukungan baterai yang awet dan stabil.

Salah satu fitur unggulan yang dibawa kedua platform adalah Snapdragon Smooth Motion UI. Teknologi ini membuat interaksi di perangkat terasa lebih lancar dan navigasi minim lag.

Pada Snapdragon 6 Gen 5, aplikasi dapat dibuka 20% lebih cepat dan mengurangi tampilan layar tersendat hingga 18%.

Di sisi lain, Snapdragon 4 Gen 5 difokuskan pada kebutuhan harian dengan pembukaan aplikasi 43% lebih cepat dan tampilan layar yang 25% lebih stabil.

Content image for article: Qualcomm Resmi Rilis Snapdragon 6 Gen 5 dan 4 Gen 5

Snapdragon 6 Gen 5 Mobile Platform dirancang untuk pengguna yang menginginkan lebih dari smartphone mereka. Kamera berbasis AI meningkatkan kualitas foto secara otomatis.

Qualcomm Adaptive Performance Engine 4.0 menjaga performa gaming tetap mulus dalam durasi panjang.

Platform ini juga menghadirkan peningkatan performa GPU hingga 21%, sehingga interaksi harian terasa lebih cepat dengan grafis lebih kaya. Semua didukung daya tahan baterai optimal serta konektivitas 5G dan Wi-Fi 7 berkecepatan tinggi.

Snapdragon 4 Gen 5 Mobile Platform menghadirkan performa andal dan konektivitas mulus untuk penggunaan harian. Dengan peningkatan GPU hingga 77% serta dukungan gameplay hingga 90FPS untuk pertama kalinya di seri Snapdragon 4, platform ini memberikan pengalaman gaming dan multimedia yang lebih kaya.

Dukungan konektivitas Dual SIM Dual Active (DSDA) 5G + 5G atau 4G memungkinkan pengguna tetap terhubung di dua jaringan sekaligus tanpa gangguan.

Chenwei Yan, Senior Vice President of Product Management di Qualcomm Technologies, Inc., menyatakan bahwa peluncuran ini memperluas ekspektasi pengguna terhadap smartphone.

“Dengan Snapdragon 6 Gen 5 dan Snapdragon 4 Gen 5, kami memperluas ekspektasi pengguna terhadap smartphone melalui performa yang kuat dan daya tahan baterai yang andal,” ujarnya.

“Peluncuran ini menegaskan fokus kami dalam menghadirkan solusi yang berdampak. Setiap platform juga dirancang untuk menyeimbangkan performa, efisiensi daya, dan konektivitas, sehingga mitra kami dapat menjangkau lebih banyak pengguna di seluruh dunia dengan pengalaman generasi terbaru.”

Xiaomi juga memberikan dukungan terhadap peluncuran ini. Jun Li, Vice President of Xiaomi Smartphone dan General Manager of Smartphone Product Division di Xiaomi, mengatakan bahwa kolaborasi jangka panjang dengan Qualcomm Technologies memungkinkan mereka menghadirkan inovasi yang bermakna di berbagai segmen smartphone.

“Kami menantikan kehadiran dua platform Snapdragon terbaru ini di perangkat yang akan datang, dengan performa yang lebih stabil, efisiensi daya yang lebih baik, serta konektivitas yang andal untuk mendukung penggunaan sehari-hari,” ujarnya.

Snapdragon 6 Gen 5 akan digunakan pada perangkat terbaru dari berbagai OEM global, termasuk Honor dan REDMI. Sementara itu, Snapdragon 4 Gen 5 akan pertama kali hadir pada perangkat milik OPPO, realme, dan REDMI.

Kehadiran kedua platform ini menunjukkan komitmen Qualcomm dalam menghadirkan teknologi yang lebih luas ke berbagai segmen pasar.

Dalam ekosistem smartphone yang semakin kompetitif, Qualcomm terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan pengguna.

Sebelumnya, Qualcomm juga telah meluncurkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang menjadi otak dari seri Galaxy S26.

Selain itu, POCO F7 juga hadir dengan Snapdragon 8s Gen 4 dan baterai 6500mAh, menunjukkan bagaimana chipset Qualcomm digunakan di berbagai lini produk.

Bagi pengguna di Indonesia, kehadiran Snapdragon 6 Gen 5 dan 4 Gen 5 menjadi kabar baik. Pasalnya, beberapa perangkat seperti realme 14 Series 5G yang sebelumnya dibekali Snapdragon 6 Gen 4 menunjukkan bahwa Qualcomm terus meningkatkan performa di setiap generasi.

Dengan peluncuran ini, pengguna bisa menantikan smartphone yang lebih cepat, lebih efisien, dan lebih terjangkau di masa mendatang.