spot_img
Latest Phone

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

Garmin Kampanye Women of Endurance: Ibu Rumah Tangga Bisa Setara HIIT

Telko.id - Aktivitas sehari-hari seorang ibu rumah tangga ternyata...

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...
Beranda blog Halaman 11

Menkomdigi Dorong Regulasi AI dan Perlindungan Anak

0

Telko.id – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan pentingnya regulasi kecerdasan buatan (AI) dan perlindungan anak di ruang digital. Pernyataan ini disampaikan dalam Bravo 500 Summit 2026 yang diselenggarakan oleh XLSMART for Business di Jakarta, 11/06/2026.

Dalam pidatonya, Meutya mengawali dengan optimisme mengenai masa depan digital Indonesia. Ia menyoroti kasus VTI (Virtual Networking) pada 2020 sebagai contoh awal bagaimana teknologi digital dan AI mulai menunjukkan kekuatannya.

Menurutnya, semakin besar kepentingan digital suatu negara, semakin besar pula kekuatan yang dimiliki, namun juga semakin penting untuk memastikan keamanan dan kepentingan digital tersebut.

“Tepat untuk bisnis kita, tapi sebagai pemerintah, regulator, dan kami menyarankan bahwa kita harus reguler bahwa sebuah inovasi ini juga harus didiktai dalam kerangkang-kerangkang, dalam kerangkang kecerdasan, kemudian digunakan,” ujar Meutya dalam forum tersebut.

Ia menekankan bahwa penerapan AI tidak boleh hanya untuk kepentingan digital semata, tetapi juga harus dilakukan secara aman, kreatif, dan bertanggung jawab. Hal ini mencakup pemanfaatan data pengguna serta menjaga kepercayaan publik.

10 Sektor Prioritas untuk Transformasi Digital

Meutya menjelaskan bahwa pemerintah telah memetakan 10 sektor prioritas dalam pengembangan digital. Sektor-sektor ini dipilih berdasarkan potensi untuk mendorong produktivitas serta keterkaitan langsung dengan politik dan keamanan nasional.

“Sektor prioritas yang kita usahakan di dalam depresa dan kita akan memahami, pendidikan, ekonomi, dan perubahan. Rekomensi demokrasi, politik, hukum, dan keamanan,” jelasnya.

Sepuluh sektor prioritas tersebut dirancang untuk mendorong inovasi dan pertumbuhan ekonomi digital. Pemerintah juga menyiapkan payung besar regulasi yang nantinya akan diturunkan ke masing-masing sektor sesuai dengan kebutuhan spesifiknya.

Keseimbangan antara Pertumbuhan dan Perlindungan

Menkomdigi menekankan pentingnya keseimbangan antara pertumbuhan (growth) dan keterjagaan (security) dalam pembangunan infrastruktur digital. Ia menyebut pendekatan ini sebagai “T3” yang merupakan singkatan dari terburu (cepat), tumbuh (berkembang), dan terjaga (aman).

“Tidak ada konektifitas yang layak dibangun ketika tidak berdekat pertumbuhan. Tapi pertumbuhan itu tanpa keterjagaan, menjadi sesuatu yang bukan ada bebasnya,” tegas Meutya.

Ia memberikan contoh kasus pelecehan terhadap perempuan di ranah digital yang memanfaatkan teknologi AI. Indonesia menjadi salah satu negara yang pertama kali melakukan profiling terhadap aplikasi AI yang digunakan untuk tindakan pelecehan. Hal ini menunjukkan bahwa regulasi diperlukan untuk melindungi masyarakat dari dampak negatif teknologi.

“Kita memanjakan hingga mereka kemudian membuat konektivitas untuk melakukan perangkat-perangkat pribadi dan perangkat penggunaan artificial intelligence di dalam sosial media,” ujarnya.

Indonesia juga menjadi negara yang mendorong perlindungan anak di ruang digital dengan meminta platform digital untuk membatasi akses anak-anak. Langkah ini sempat menuai kontroversi karena dianggap menghambat inovasi, namun Meutya menegaskan bahwa perlindungan anak harus menjadi prioritas.

“Jangan hanya menjadi prapo dari sisi nilai ekonomi baru bisa meraih sebuah prapo kalau inovasinya bisa menjalan dan melindungi masyarakat,” pesannya.

Ia mengingatkan bahwa masyarakat termasuk anak-anak dan keluarga harus menjadi pertimbangan utama. Jika tidak, generasi masa depan akan menjadi korban dari kurangnya perlindungan di ruang digital.

Dalam kesempatan tersebut, Meutya juga menyoroti pentingnya inklusivitas sosial, terutama bagi perempuan. Program digital yang telah menjangkau 1,5 juta orang ditargetkan mencapai 2,4 juta penerima manfaat pada tahun 2025.

“Program ini sudah menjangkau 1,5 juta tapi kita mau melepaskan 2,4 juta di tahun 2020 saja bisa mendapatkan akses dari program ini dengan baik dengan digital sehingga bisa menjaga keluarganya dengan digital,” jelasnya.

Pemerintah berkomitmen untuk terus mendorong transformasi digital yang tidak hanya menguntungkan dari sisi ekonomi, tetapi juga melindungi masyarakat. Regulasi AI dan perlindungan anak menjadi dua pilar utama dalam kebijakan digital Indonesia ke depan.

Sebagai negara dengan 230 juta pengguna internet, Indonesia menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks dibandingkan negara dengan pengguna lebih sedikit. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, regulator, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan transformasi digital.

“Kita harus bersama-sama angka 500 ini juga memulaikan semangat karena artinya besar sudah 500 sudah berapa berapa banyak ini menjadi kemungkinan kita dapatkan kesehatan yang terjadi,” tutup Meutya.

Sebagai informasi, XLSMART Gelar BRAVO 500 Summit 2026 dan meluncurkan ESTA Prime sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem digital nasional. Sementara itu, TikTok tutup 780 ribu akun anak sebagai respons terhadap desakan pemerintah untuk melindungi anak-anak di ruang digital.

ColorOS 16 OPPO Bawa AI dan Integrasi Apple

Telko.id – OPPO resmi memperluas cakupan pembaruan ColorOS 16 ke lebih banyak perangkat. Sistem operasi terbaru ini membawa sejumlah peningkatan berbasis AI, konektivitas lintas perangkat yang lebih lancar, serta pengalaman pengguna yang lebih intuitif.

Pembaruan ColorOS 16 mulai digulirkan secara bertahap dan akan tersedia hingga akhir Mei 2026 untuk perangkat OPPO seri Find X9, Find X8, Reno15, dan Reno14.

Gelombang pertama menyasar OPPO Find X9 Ultra dan OPPO Find X9s, dua perangkat flagship yang menjadi ujung tombak komitmen OPPO dalam menghadirkan pengalaman mobile yang lebih cerdas.

“ColorOS 16 dirancang untuk membantu pengguna bekerja lebih produktif, berkreasi lebih bebas, dan menjalankan multitasking dengan lebih nyaman,” demikian keterangan resmi OPPO dalam siaran persnya, Selasa (9/6/2026).

Salah satu fitur unggulan dalam pembaruan ini adalah Live Space yang kini tampil lebih intuitif. Dengan animasi yang lebih fluid, pengalaman lockscreen terasa lebih hidup dan responsif.

Setiap transisi dirancang berjalan lebih halus, menciptakan pengalaman yang natural di setiap sentuhan.

Content image for article: OPPO Perluas Pembaruan ColorOS 16, Hadirkan Fitur AI dan Konektivitas Apple
Tampilan bersih dan informatif dengan Live Space ColorOS 16

Melalui notifikasi dengan desain kapsul yang ditampilkan secara dinamis, pengguna dapat memperoleh informasi penting secara real-time tanpa mengganggu fokus.

Tampilan yang lebih rapi dan minim distraksi memungkinkan pengguna mengikuti berbagai pembaruan tanpa harus berpindah antar aplikasi.

OPPO juga memperkuat pengalaman ekosistem melalui O+ Connect. Pembaruan ini memungkinkan proses berbagi file dan konektivitas yang lebih cepat antara perangkat OPPO dan perangkat Apple.

Kemampuan ini memberikan pengalaman praktis bagi pengguna yang bekerja menggunakan berbagai perangkat dari ekosistem berbeda. Transfer file dapat dilakukan secara instan sehingga alur kerja tetap berjalan lancar.

Content image for article: OPPO Perluas Pembaruan ColorOS 16, Hadirkan Fitur AI dan Konektivitas Apple
Konektivitas antar perangkat lebih cepat dengan O+ Connect ColorOS 16

Fitur AI untuk Produktivitas dan Kreativitas

ColorOS 16 menghadirkan serangkaian fitur berbasis AI yang dirancang untuk mendukung kebutuhan sehari-hari dan mendorong kreativitas pengguna.

Melalui AI Grouping, pengguna dapat mengatur aplikasi dan tampilan layar utama secara otomatis berdasarkan kategori, warna, atau susunan sebelumnya. Personalisasi perangkat pun menjadi lebih mudah dan terorganisir.

Content image for article: OPPO Perluas Pembaruan ColorOS 16, Hadirkan Fitur AI dan Konektivitas Apple
Sortir aplikasi cerdas dengan AI Grouping ColorOS 16

Bagi pengguna yang gemar menjelajahi tempat baru dan mencoba berbagai kuliner, AI Menu Translation mampu menerjemahkan menu secara instan.

Fitur ini juga menghadirkan referensi visual berbasis AI untuk membantu pengguna membayangkan tampilan hidangan yang tertera di menu. Dengan dukungan konteks makanan yang relevan, pengalaman kuliner di negara atau daerah baru menjadi lebih nyaman.

Sementara itu, AI Popout menghadirkan kemampuan pengeditan konten yang lebih dinamis melalui fitur 4K Motion Collage Popout.

Pengguna dapat mengatur ulang komposisi visual dan menciptakan konten bergerak langsung dari perangkat mereka, mendukung proses kreasi yang lebih cepat dan praktis.

Content image for article: OPPO Perluas Pembaruan ColorOS 16, Hadirkan Fitur AI dan Konektivitas Apple
Terjemahkan menu lebih mudah dengan AI Menu Translation ColorOS 16

Untuk kebutuhan produktivitas, AI Scan menyederhanakan proses digitalisasi dokumen. Dengan teknologi AI yang mampu mengenali dan menyempurnakan hasil pemindaian secara instan, dokumen dapat tersimpan lebih rapi dan mudah dikelola kapan saja.

Pengalaman Lebih Cerdas dan Lancar

Selain berbagai fitur baru, ColorOS 16 juga menghadirkan sejumlah peningkatan cerdas yang membantu pengguna dalam berkomunikasi, mengatur aktivitas, hingga menjalankan beberapa tugas secara bersamaan dengan lebih efisien.

Content image for article: OPPO Perluas Pembaruan ColorOS 16, Hadirkan Fitur AI dan Konektivitas Apple
Bebas berkreativitas dengan AI Popout ColorOS 16

Pembaruan ini melanjutkan tradisi OPPO dalam menghadirkan sistem operasi yang cepat dan stabil. Sebelumnya, OPPO telah memperkenalkan ColorOS 14 yang cerdas bertenaga AI dan ColorOS 13 yang diklaim sebagai penerapan tercepat.

Content image for article: OPPO Perluas Pembaruan ColorOS 16, Hadirkan Fitur AI dan Konektivitas Apple
Pemindai pintar dan akurat dengan AI Scan ColorOS 16

Melalui kombinasi kecerdasan buatan, konektivitas lintas perangkat, serta fitur-fitur yang mendukung kreativitas dan produktivitas, OPPO terus mengembangkan pengalaman penggunaan yang terasa lebih cepat, intuitif, dan nyaman dalam kehidupan sehari-hari.

MODENA Pay Resmi Diluncurkan, Ini Manfaatnya!

0

Telko.id – MODENA Group bersama MNC Bank resmi meluncurkan MODENA Pay, solusi finansial anyar dalam bentuk kartu kredit dan debit.

Inovasi ini menjadi langkah strategis untuk memperluas ekosistem MODENA dari produk hingga jasa, dirancang membantu nasabah membangun gaya hidup finansial yang lebih seamless.

Peluncuran ini diumumkan pada 9 Juni 2026 di Jakarta. MODENA Pay menghadirkan beragam benefit eksklusif. Mulai dari program cicilan 0%, tambahan cashback, hingga loyalty rewards untuk pembelian produk di outlet MODENA. Nasabah juga dibebaskan dari biaya annual fee selama tiga tahun pertama.

“MODENA Pay mentransformasi pengalaman finansial nasabah agar lebih rewarding dan relevan dengan gaya hidup modern, mulai dari proses aplikasi yang lebih praktis hingga berbagai manfaat tambahan yang memberikan nilai lebih,” ujar Gracia Yohana Erna, Head of Digital Lifestyle Ecosystem MODENA.

Ia menambahkan, seluruh manfaat ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman transaksi yang lebih seamless dan nyaman bagi nasabah.

Kolaborasi Strategis dengan MNC Bank

Peluncuran MODENA Pay menjadi bagian dari visi MODENA mempermudah kehidupan melalui ekosistem gaya hidup cerdas yang semakin terintegrasi.

Seiring pertumbuhan bisnisnya, MODENA terus membangun solusi yang saling terhubung untuk mendukung kenyamanan hidup modern.

Dalam ekosistem ini, layanan finansial memegang peran penting untuk menghadirkan pengalaman transaksi yang lebih mudah dan bernilai tambah bagi konsumen. Kolaborasi dengan MNC Bank menjadi kunci utama dalam mewujudkan visi tersebut.

“Kolaborasi dengan MODENA adalah langkah strategis kami untuk menghadirkan solusi finansial yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini,” ujar Lukito Adisubrata, Direktur MNC Bank.

Ia menekankan, MNC Bank percaya bahwa layanan finansial tidak hanya berfungsi sebagai alat transaksi, tetapi juga menjadi enabler yang membantu masyarakat mengakses gaya hidup modern dengan lebih mudah dan nyaman.

Cicilan 0% untuk Seluruh Produk MODENA

Kartu kredit MODENA Pay menawarkan benefit eksklusif berupa cicilan 0% hingga 12 bulan. Benefit ini berlaku untuk pembelian berbagai produk dalam ekosistem MODENA, mulai dari home appliances, high-end furniture dari Prive, hingga solar panel dari MODENA Energy.

Keuntungan ini berlaku khusus untuk transaksi di MODENA Experience Center, MODENA Home Center, dan www.modena.com. Langkah ini sejalan dengan berbagai tantangan konsumen dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga modern.

Riset Cimigo mencatat sebanyak 36% responden di Indonesia masih terkendala harga saat membeli produk elektronik rumah tangga. Riset Ken Research juga menemukan adopsi smart home appliances masih terhambat karena harga produk yang 30–50% lebih tinggi dibanding perangkat konvensional.

Tantangan serupa juga terjadi pada investasi teknologi energi berkelanjutan seperti solar panel, di mana biaya awal instalasi masih menjadi salah satu pertimbangan utama konsumen rumah tangga.

Melalui MODENA Pay, MODENA dan MNC Bank berupaya menghadirkan solusi finansial yang lebih fleksibel. Masyarakat dapat lebih mudah mengakses berbagai kebutuhan rumah tangga tanpa harus terbebani biaya awal yang besar.

Cashback dan Loyalty Points Tambahan

Pemegang kartu debit dan kartu kredit MODENA Pay juga bisa mendapatkan tambahan cashback 5% untuk setiap transaksi home appliances minimal Rp3.000.000. Benefit ini berlaku di MODENA Experience Center, MODENA Home Center, dan www.modena.com.

Keuntungan ini dapat dinikmati bersamaan dengan promo, diskon, atau penawaran lain yang sedang berjalan. Konsumen bisa memperoleh keuntungan yang lebih maksimal dengan MODENA Pay.

Tidak hanya itu, 50 pembeli produk pertama di MODENA Experience Center dan HOME Home Center yang menggunakan MODENA Pay akan mendapatkan tambahan 100.000 MODENA Life Points. MODENA Life merupakan program membership loyalty yang memungkinkan pelanggan mengumpulkan poin untuk berbagai benefit tambahan.

Keamanan Data dan Privasi Terjamin

Ekosistem finansial MODENA Pay mengintegrasikan layanan kartu debit dan kartu kredit dengan berbagai lapisan keamanan digital. Melalui teknologi contactless, integrasi layanan digital MotionBank, hingga konektivitas dengan ekosistem pembayaran digital, MODENA Pay mendukung kemudahan transaksi modern.

Setiap transaksi didukung oleh berbagai fitur keamanan seperti OTP, autentikasi PIN dan biometrik, serta sistem perlindungan data. Sinergi ini memungkinkan pengalaman transaksi yang lebih praktis, aman, dan terintegrasi dalam satu ekosistem finansial.

MODENA sebelumnya juga telah menawarkan solusi smart security untuk keamanan terintegrasi, yang kini diperkuat dengan layanan finansial ini.

Cara Mendapatkan MODENA Pay

Berikut langkah-langkah untuk menggunakan layanan debit ataupun kredit MODENA Pay:

  • Kunjungi www.modena.com/id_en/pay/ dan scan QR code untuk masuk ke aplikasi MotionBank
  • Pastikan semua data dan dokumen yang diperlukan untuk registrasi sudah lengkap
  • Lakukan registrasi dan pengajuan MODENA Pay melalui aplikasi MotionBank
  • Tim MODENA Pay akan melakukan verifikasi data untuk pengajuan kartu kredit
  • Setelah pengajuan disetujui, Anda akan otomatis mendapatkan kartu kredit dan akun saving Motion Bonus
  • Lakukan pengajuan terpisah melalui aplikasi MotionBank untuk mendapatkan kartu debit MODENA Pay
  • Aktivasi kartu Anda dan nikmati berbagai keuntungan MODENA Pay

Inovasi ini menjadi bukti komitmen MODENA dalam menghadirkan solusi yang saling terhubung untuk mendukung kenyamanan hidup modern. Promo trade-in AC MODENA sebelumnya juga telah menjadi bagian dari ekosistem layanan yang semakin lengkap.

Telkomsel Raih Dua Penghargaan Twimbit Telecom Awards 2026

0

Telko.id – Telkomsel menegaskan posisinya sebagai pemimpin telekomunikasi di Asia-Pasifik dengan meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang Twimbit Telecom Awards 2026.

Penghargaan tersebut adalah Telco to Ace Mobile App dan Telco to Ace Brand yang diterima di Singapura pada 21 Mei 2026.

Twimbit Telecom Awards diselenggarakan oleh Twimbit, sebuah perusahaan konsultan customer experience dan teknologi berbasis di Singapura.

Proses penilaian dilakukan secara ketat dengan melibatkan sejumlah nominasi terbaik dari berbagai perusahaan telekomunikasi terkemuka di kawasan ini.

Ajang ini juga menghadirkan Twimbit Telecom Summit sebagai forum strategis yang membahas peran AI dalam transformasi bisnis telekomunikasi masa depan.

Penghargaan Telco to Ace Mobile App diberikan kepada aplikasi MyTelkomsel. Aplikasi ini dinilai berhasil menghadirkan pengalaman digital end-to-end yang terintegrasi.

Semua kebutuhan digital pelanggan dapat diakses melalui satu platform yang mudah digunakan, termasuk berbagai fitur berbasis AI yang memudahkan aktivitas sehari-hari.

MyTelkomsel: Aplikasi Digital Terintegrasi Berbasis AI

MyTelkomsel bukan sekadar aplikasi layanan operator. Aplikasi ini telah berevolusi menjadi super app yang menyediakan berbagai kebutuhan digital dalam satu genggaman.

Pelanggan dapat mengakses layanan konektivitas, hiburan, hingga berbagai fitur inovatif yang didukung kecerdasan buatan.

Keunggulan MyTelkomsel juga terlihat dari berbagai fitur tambahan yang terus dikembangkan. Sebelumnya, Telkomsel telah menghadirkan layanan J&T Express di dalam aplikasi, memungkinkan pelanggan mengirim paket dengan lebih praktis.

Tak hanya itu, Telkomsel juga meluncurkan fitur MyTelkomsel Short Movie yang menyajikan film pendek eksklusif bagi pengguna.

Brand Telkomsel: Kuat, Terpercaya, dan Dekat dengan Pelanggan

Penghargaan Telco to Ace Brand diraih Telkomsel berkat konsistensi dalam membangun brand yang kuat dan dipercaya masyarakat. Di tengah perkembangan industri telekomunikasi yang semakin dinamis, Telkomsel berhasil menjaga relevansi dan kedekatan dengan pelanggan.

Kunci keberhasilan ini terletak pada pendekatan berbasis empati yang diterapkan perusahaan. Telkomsel menghadirkan pengalaman pelanggan sebagai bagian dari brand promise dan menjaga konsistensi layanan serta komunikasi di setiap titik interaksi. Hal ini membuat brand Telkomsel tetap relevan dan dipercaya oleh masyarakat Indonesia.

Telkomsel juga aktif dalam berbagai kegiatan yang melibatkan komunitas. Beberapa waktu lalu, Telkomsel menggelar ajang kompetisi #MyTelkomselCariRapper yang sukses menarik minat para kreator muda.

Ajang ini menjadi salah satu bukti bagaimana Telkomsel terus mendekatkan diri dengan berbagai segmen pelanggan melalui MyTelkomsel Super App.

Kepemimpinan AI: Joyce Shia Raih Twimbit Trailblazer Award

Melengkapi pencapaian perusahaan, Direktur IT Telkomsel, Joyce Shia, meraih Twimbit Trailblazer Award. Penghargaan ini diberikan atas kepemimpinan transformasi AI yang terukur dan memberikan dampak nyata, baik bagi organisasi maupun pelanggan.

“Kami memahami bahwa pelanggan membutuhkan layanan yang bermakna dan intuitif dalam keseharian. Telkomsel berkomitmen untuk terus meningkatkan pengalaman digital, sehingga pelanggan dapat menikmati pengalaman yang seamless di setiap layanan yang kami hadirkan, sebagai wujud komitmen kami untuk Melayani Sepenuh Hati,” ujar Joyce Shia.

Transformasi AI untuk Layanan Pelanggan

Direktur Planning & Transformation Telkomsel, Wong Soon Nam, menambahkan bahwa perusahaan terus mendorong implementasi AI untuk meningkatkan kualitas layanan dan efisiensi operasional. Fokus utama adalah memastikan setiap inovasi dapat menghadirkan nilai tambah yang nyata bagi pelanggan.

“Kami terus mendorong implementasi AI agar terus meningkatkan kualitas layanan maupun efisiensi operasional. Fokus kami adalah memastikan setiap inovasi dapat menghadirkan nilai tambah yang nyata bagi pelanggan. Pencapaian ini semakin mempertegas posisi Telkomsel sebagai operator Indonesia dengan kapabilitas end-to-end terdepan, mulai dari kualitas jaringan, kekuatan ekosistem digital, hingga implementasi teknologi berbasis AI yang terintegrasi,” kata Wong Soon Nam.

Ekosistem Digital yang Semakin Lengkap

MyTelkomsel terus berkembang sebagai pusat ekosistem digital bagi pelanggan. Salah satu contohnya adalah kemudahan mengakses layanan hiburan seperti Netflix langsung dari aplikasi. Pelanggan dapat membeli Paket Netflix dengan mudah di MyTelkomsel, menambah kenyamanan dalam menikmati konten favorit.

Ke depannya, Telkomsel berencana terus menambah fitur dan layanan baru di MyTelkomsel. Perusahaan ingin memastikan bahwa aplikasi ini menjadi solusi digital utama yang dapat diandalkan oleh pelanggan dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari.

Implikasi bagi Industri Telekomunikasi Indonesia

Pencapaian Telkomsel di ajang Twimbit Telecom Awards 2026 memberikan dampak positif bagi industri telekomunikasi Indonesia secara keseluruhan.

Pengakuan di tingkat Asia-Pasifik ini menunjukkan bahwa operator dalam negeri mampu bersaing dengan pemain global dalam hal inovasi dan kualitas layanan.

Keberhasilan ini juga menjadi tolok ukur bagi operator lain untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan adopsi teknologi. Dengan semakin banyaknya pemain yang berinovasi, pelanggan di Indonesia akan mendapatkan manfaat dari layanan telekomunikasi yang semakin baik dan terjangkau.

Capaian ini semakin memperkuat posisi Telkomsel sebagai pemimpin industri telekomunikasi di Indonesia. Keunggulan perusahaan tidak hanya terlihat dari pengakuan global, tetapi juga dari konsistensi dalam menghadirkan pengalaman pelanggan yang nyata dan terukur.

Galaxy S26 Ultra: Kamera Zoom 100x dengan AI dan Lensa Periskop 50 MP

Telko.id – Samsung resmi memperkenalkan Galaxy S26 Ultra sebagai solusi bagi pengguna yang ingin mengabadikan momen penting dari jarak jauh tanpa kehilangan detail.

Smartphone flagship ini hadir dengan sistem kamera zoom generasi terbaru yang memadukan peningkatan hardware signifikan dengan kecerdasan buatan (AI) untuk menjaga ketajaman gambar hingga 100x zoom.

Salah satu tantangan terbesar dalam fotografi smartphone adalah menjaga kualitas gambar saat menggunakan zoom jarak jauh. Semakin jauh objek, semakin banyak detail yang hilang, hasil foto menjadi pecah, dan noise meningkat drastis, terutama di kondisi cahaya rendah.

Samsung mengklaim Galaxy S26 Ultra mampu mengatasi masalah ini melalui kombinasi lensa telephoto periskop 50 MP dengan aperture lebih lebar, sensor wide 200 MP, serta AI Zoom yang merekonstruksi detail secara real-time.

Citylight yang membentang di malam hari sering kali terlihat memukau dari kejauhan, namun tidak selalu mudah diabadikan dengan detail yang baik. Karena itu, Galaxy S26 Ultra menggabungkan hardware yang lebih kuat dengan dukungan AI Zoom yang merekonstruksi detail secara real-time untuk memastikan hasil 100x zoom bukan lagi soal seberapa jauh kamera bisa memperbesar, tetapi seberapa bersih dan alami detail yang bisa ditangkap.

“Hasilnya, kamu dapat mengabadikan pemandangan kota dari berbagai jarak dengan foto yang tetap tajam, jernih, dan detail,” kata Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia.

Peningkatan Hardware untuk Zoom Lebih Tajam

Untuk mencapai ketajaman hingga 100x zoom, Samsung melakukan peningkatan pada sisi hardware secara nyata. Lensa telephoto periskop 50 MP kini menggunakan aperture F2.9, meningkat dari F3.4 pada Galaxy S25 Ultra.

Perubahan ini memungkinkan 37% lebih banyak cahaya masuk ke sensor saat zoom optik 5x penuh. Hasilnya, informasi yang ditangkap sensor menjadi lebih kaya, terutama di kondisi low light dan malam hari.

Tidak hanya itu, kamera wide 200 MP juga mengalami peningkatan aperture dari F1.7 menjadi F1.4. Ini memberikan detail dasar yang lebih solid sebagai bahan kerja AI Zoom.

Dengan kombinasi ini, Galaxy S26 Ultra mampu mempertahankan detail tekstur dan struktur objek meski diambil dari jarak sangat jauh, seperti detail kaca dan struktur gedung pencakar langit Jakarta yang tertangkap jelas dalam pengujian di malam hari.

Content image for article: Galaxy S26 Ultra Solusi Kamera Zoom untuk Abadikan Momen Penting
Detail kaca dan struktur gedung pencakar langit Jakarta, tertangkap jelas di 100x zoom Galaxy S26 Ultra meski diambil dari jarak jauh di malam hari.

Bagi pengguna yang gemar travelling dan sering mengabadikan pemandangan dari kejauhan, kemampuan ini menjadi nilai jual utama. Galaxy S26 Ultra memungkinkan pengguna mengambil video dengan perpindahan zoom 1x hingga 100x yang tetap mulus, sambil mempertahankan detail, mengurangi noise, dan meningkatkan ketajaman gambar.

AI Zoom: Merekonstruksi, Bukan Sekadar Memperbesar

Kemampuan 100x Space Zoom di Galaxy S26 Ultra tidak hanya mengandalkan hardware. Dukungan software AI Zoom menjadi kunci untuk menjaga hasil foto tetap alami.

Teknologi ini mampu menganalisis dan mengenali jenis subjek—baik orang, bangunan, alam, atau teks—lalu menyesuaikan parameter sharpening dan noise reduction secara spesifik per subjek.

Berbeda dengan proses upscaling biasa yang hanya memperbesar piksel, AI Zoom merekonstruksi detail tekstur yang realistis. Pada rentang zoom 30x hingga 100x, noise menjadi tantangan terbesar.

AI bekerja frame-by-frame untuk meredam noise secara optimal di setiap frame, bukan hanya pada hasil akhir. Seluruh proses berlangsung instan sehingga preview di layar sudah mencerminkan hasil foto yang sesungguhnya. Semuanya diproses di satu perangkat.

Ini menjadi solusi bagi pengguna yang sering kecewa dengan hasil zoom tinggi di smartphone sebelumnya. Dengan AI Zoom, foto zoom 100x bukan lagi soal seberapa jauh kamera bisa memperbesar, tetapi seberapa bersih dan alami detail yang bisa ditangkap.

Mengabadikan Momen Penting dari Jarak Jauh

Bagi banyak orang, kebutuhan zoom bukan hanya untuk memotret bulan atau gedung yang jauh. Melainkan untuk menangkap detail kota yang tidak bisa dijangkau dari dekat.

Situasi seperti mengabadikan gedung-gedung pencakar langit Jakarta dari kejauhan atau merekam detail arsitektur kota dari sudut yang jauh, sering kali mengharuskan penggunaan zoom tinggi.

Dalam kondisi ini, kemampuan zoom yang mampu mempertahankan detail tekstur, struktur, dan elemen visual menjadi faktor penting saat memilih smartphone.

Galaxy S26 Ultra mampu mengambil gambar pada jarak yang sangat jauh namun tetap tajam, jernih, dan kaya detail. Dari 5x hingga 30x, detail tekstur dan struktur gedung-gedung Jakarta tetap tajam di setiap tingkat zoom.

Dari 5x hingga 30x, detail tekstur dan struktur gedung-gedung Jakarta tetap tajam di setiap tingkat zoom Galaxy S26 Ultra.

Hal serupa juga berlaku saat merekam lanskap kota dari ketinggian. Tidak semua sudut bisa dijangkau secara langsung, sehingga fitur zoom menjadi andalan untuk menangkap keindahan kota tanpa kehilangan kualitas gambar.

Karena itu, smartphone dengan kemampuan zoom yang baik tidak hanya menawarkan perbesaran tinggi, tetapi juga mampu menghasilkan foto yang tetap tajam, jelas, dan natural saat digunakan pada jarak yang jauh.

Galaxy S26 Ultra dirancang dengan kombinasi sistem telephoto canggih dan dukungan AI Zoom generasi terbaru. Teknologi ini membantu mempertahankan detail objek, mengurangi noise, serta mengoptimalkan ketajaman gambar meski pada tingkat zoom yang tinggi.

Bagi pengguna yang gemar travelling dan sering mengabadikan pemandangan dari kejauhan, kemampuan ini membuat Galaxy S26 Ultra menjadi pilihan yang tepat untuk menangkap citylight, landmark ikonik, maupun lanskap kota dengan hasil yang tetap tajam, jernih, dan kaya detail

Dengan harga yang kompetitif di segmen flagship, Galaxy S26 Ultra menawarkan solusi zoom yang sebelumnya sulit ditemukan di smartphone lain. Samsung berhasil memadukan peningkatan hardware dengan kecerdasan buatan untuk menghasilkan foto zoom yang tidak hanya jauh, tetapi juga berkualitas.

Ini menjadi kabar baik bagi para penggemar fotografi mobile yang ingin hasil maksimal tanpa harus membawa kamera terpisah.

Digital Identity Co. Modernisasi Imigrasi Thailand Pakai AWS

Telko.id – Amazon Web Services (AWS) mengumumkan bahwa sistem imigrasi digital pertama Thailand, Thailand Immigration Management System (THIM), resmi beroperasi di atas infrastruktur cloud AWS.

Aplikasi mobile ini memungkinkan wisatawan mengisi kartu kedatangan hanya dalam tiga menit, sebuah lompatan besar bagi layanan yang melayani sekitar 30 juta turis per tahun.

THIM dikembangkan oleh Digital Identity Co., Ltd. bekerja sama dengan Kantor Imigrasi Thailand. Sistem ini dirancang untuk memodernisasi proses imigrasi di Bangkok, yang pada 2025 lalu tercatat sebagai kota dengan jumlah kedatangan turis mancanegara tertinggi di dunia. Kini, untuk pertama kalinya, wisatawan bisa menyelesaikan registrasi kedatangan secara digital sebelum mendarat.

Aplikasi THIM saat ini sudah memasuki tahap uji coba dan tersedia dalam bahasa Inggris, Rusia, Jepang, dan Mandarin.

Rencananya, pilihan bahasa lain akan ditambahkan dalam beberapa bulan ke depan. Aplikasi ini sudah bisa diunduh melalui App Store dan Google Play Store.

Visi Modernisasi Imigrasi

“Sistem imigrasi Thailand melayani sekitar 30 juta wisatawan mancanegara setiap tahun. Kami bertanggung jawab untuk memastikan bahwa pengalaman turis pada perbatasan kami mencerminkan Thailand sebagai negara yang modern dan ramah,” ujar Pol.Maj.Gen. Pratya Prasarnsuk, Wakil Komisaris Kantor Imigrasi Thailand.

Ia menambahkan bahwa kehadiran THIM menempatkan Thailand di posisi terdepan dalam transformasi digital layanan imigrasi di Asia Tenggara.

“Melalui adopsi teknologi cloud, kami berhasil mengurangi waktu pemrosesan secara signifikan, serta memperkuat kapabilitas keamanan nasional secara bersamaan,” jelasnya.

CEO Digital Identity Co., Ltd., Natakorn Tanachaihirun, menekankan pentingnya perbatasan sebagai pintu gerbang utama Thailand.

“Kami mengembangkan THIM untuk memastikan pintu tersebut bisa terbuka lebar dengan aman. Ini hanyalah awal dari kapabilitas dan peluang yang ditawarkan oleh pusat layanan cloud-native bagi Kantor Imigrasi dan jutaan wisatawan yang dilayaninya,” ungkapnya.

Teknologi di Balik THIM

THIM memanfaatkan berbagai layanan AWS yang tersedia di AWS Asia Pacific (Bangkok) Region melalui tiga pilar utama. Pertama, verifikasi dokumen menggunakan teknologi Optical Character Recognition (OCR) berbasis AI untuk mengekstraksi informasi dari paspor guna mendukung proses e-KYC.

Kedua, komputasi dan orkestrasi memanfaatkan Amazon EC2 untuk komputasi berskala besar, Amazon EKS untuk beban kerja terkontainerisasi, serta Elastic Load Balancing untuk memastikan ketersediaan tinggi, terutama selama puncak musim liburan.

Ketiga, keamanan dan kepatuhan menggunakan Amazon GuardDuty untuk deteksi ancaman secara berkelanjutan, AWS Security Hub untuk pengelolaan postur keamanan yang terpusat, serta AWS Key Management Service (AWS KMS) dan AWS Certificate Manager (ACM) untuk enkripsi end-to-end. Langkah ini membantu melindungi data sensitif wisatawan, termasuk nomor paspor.

Country Manager AWS Thailand, Vatsun Thirapatarapong, melihat perubahan mendasar dari cara pemerintahan di Asia Tenggara dalam memandang infrastruktur digital.

“Digitalisasi bukan lagi sekadar peningkatan sistem di balik layar, melainkan langkah strategis untuk mendorong daya saing dan kepercayaan publik,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa THIM menjadi bukti ketika kepemimpinan visioner dipadukan dengan teknologi cloud kelas dunia. “Organisasi dapat menghadirkan hasil yang sebelumnya dianggap sulit berjalan beriringan, yaitu pengalaman perjalanan yang mulus dan keamanan nasional yang lebih kuat,” jelas Vatsun.

Ke depan, platform ini akan dilengkapi dengan berbagai layanan tambahan, termasuk pemesanan janji temu, perpanjangan izin tinggal secara elektronik (e-Extension), dan penerbitan dokumen sertifikasi.

Inovasi serupa juga mulai marak di sektor lain, seperti yang terlihat pada Aplikasi Mobile Banking yang bisa melayani 22 bank sekaligus.

Dampak bagi Industri Teknologi

Inisiatif ini menunjukkan bagaimana teknologi cloud dapat mentransformasi layanan publik secara fundamental. THIM dirancang untuk berkembang menjadi pusat layanan digital terpadu bagi Kantor Imigrasi Thailand.

Langkah ini sejalan dengan tren global di mana pemerintah mulai mengadopsi Aplikasi Mobile untuk berbagai layanan publik.

Penerapan teknologi serupa juga terjadi di berbagai sektor. Misalnya, operator telekomunikasi seperti Telefonica yang Perkuat Aplikasi Mobile dengan menggandeng Red Hat. Sementara itu, raksasa teknologi China, Baidu, menilai bahwa Aplikasi Mobile Semakin Menjanjikan sebagai platform pertumbuhan.

Di Indonesia, transformasi digital juga terjadi di berbagai sektor. Platform perjalanan Tiket.com Kembangkan Aplikasi Mobile untuk memanfaatkan pertumbuhan e-commerce. Semua ini menunjukkan bahwa adopsi teknologi mobile dan cloud menjadi kunci daya saing di era digital.

THIM yang memanfaatkan teknologi cloud AWS ini menjadi bukti nyata bagaimana inovasi digital dapat meningkatkan efisiensi layanan publik sekaligus memperkuat keamanan nasional.

Dengan potensi untuk terus berkembang, platform ini diprediksi akan menjadi model bagi negara-negara lain di Asia Tenggara dalam memodernisasi sistem imigrasi mereka. (Icha)

HONOR X5c Hadir Bawa Baterai 5.260mAh

Telko.id – HONOR resmi meluncurkan HONOR X5c Plus di Indonesia, smartphone entry-level yang mengusung baterai besar 5.260mAh dengan harga hanya Rp2.299.000.

Perangkat ini hadir untuk menjawab kebutuhan pengguna yang menginginkan daya tahan andal tanpa harus merogoh kocek dalam.

Aryo Meidianto A, Head of Public Relations Trinova Digital Indonesia selaku distributor resmi HONOR, menegaskan bahwa produk ini dirancang untuk segmen luas.

“Kami percaya bahwa teknologi terbaik adalah teknologi yang bisa dinikmati oleh semua orang, bukan hanya oleh segelintir kalangan. HONOR X5c Plus hadir sebagai wujud nyata komitmen kami dalam menghadirkan inovasi yang terjangkau, tanpa mengurangi kualitas,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Smartphone ini mengusung prosesor MediaTek Helio G81 yang diklaim efisien dalam konsumsi daya. Baterai 5.260mAh-nya mampu mempertahankan lebih dari 80 persen kesehatan baterai setelah 1.000 siklus pengisian. Performa ini menjadi nilai jual utama di kelas harga Rp2,3 jutaan yang biasanya hanya menawarkan baterai standar.

Desain Tipis dan Layar Luas

Meski membawa baterai besar, HONOR X5c Plus tetap tampil ramping dengan ketebalan hanya 7,89 mm dan bobot 186 gram. Desain simetris dengan pinggiran membulat membuatnya nyaman digenggam. Perangkat ini juga disebut tahan benturan tanpa mengorbankan tampilan premium.

Layarnya berukuran 6,74 inci dengan tingkat kecerahan hingga 450 nits. HONOR juga membekalinya dengan fitur Dynamic Dimming yang diklaim mampu mengurangi kelelahan mata saat digunakan dalam durasi panjang. Fitur ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang sering menatap layar berjam-jam.

Kamera 50MP dan Penyimpanan Lega

Dari sektor fotografi, HONOR X5c Plus mengandalkan kamera utama 50MP dan kamera depan 5MP. Teknologi AI Object Recognition membantu memisahkan objek utama dari latar belakang, sementara AI Photo Sharpness Enhancement meningkatkan ketajaman gambar, terutama saat memotret dokumen.

Untuk penyimpanan, perangkat ini hadir dengan RAM 4GB dan memori internal 128GB. Kapasitas itu disebut mampu menyimpan lebih dari 30.000 foto, 12.000 lagu, atau sekitar 100 film. Bagi pengguna yang gemar menyimpan konten, angka ini cukup lega di kelas harganya.

MagicOS 9.0 dan Fitur Keamanan

HONOR X5c Plus menjalankan MagicOS 9.0 yang menawarkan antarmuka intuitif. Fitur keamanan meliputi Side Fingerprint Unlock dan Face Unlock untuk akses cepat.

Ada pula Magic Capsule yang memungkinkan akses informasi penting langsung dari banner notifikasi tanpa harus membuka aplikasi.

HONOR X5c Plus tersedia dalam dua pilihan warna: Ocean Cyan dan Midnight Black. Perangkat ini mulai didistribusikan di HONOR Experience Store, Erafone, dan gerai resmi HONOR seluruh Indonesia sejak 15 Juni 2026. Ke depannya, smartphone ini juga akan tersedia di platform e-commerce resmi HONOR.

Di segmen harga Rp2,3 jutaan, persaingan cukup ketat. Beberapa kompetitor seperti realme P4 Series membawa baterai lebih besar, namun HONOR X5c Plus mengandalkan kombinasi desain tipis, layar luas, dan fitur AI yang mungkin menjadi pertimbangan tersendiri bagi calon pembeli.

Dengan daya tahan baterai yang andal dan harga terjangkau, HONOR X5c Plus menyasar pengguna yang membutuhkan smartphone untuk aktivitas harian tanpa khawatir kehabisan daya.

Perangkat ini juga relevan bagi mereka yang menginginkan daya tahan baterai maksimal di kelas entry-level. (Icha)

Google Sewa Kapasitas Data Center SpaceX untuk infrastruktur AI

Telko.id – Google dikabarkan menjalin kerja sama besar dengan SpaceX untuk menyewa kapasitas pusat data yang digunakan untuk mendukung kebutuhan komputasi dan kecerdasan buatan (AI).

Nilai kontrak tersebut dikabarkan mencapai USD$920 juta atau sekitar RP 16 triliun per bulan selama 32 bulan, mencerminkan betapa besarnya kebutuhan infrastruktur digital di era AI saat ini.

Sejak SpaceX mengakuisisi perusahaan kecerdasan buatan xAI pada Februari 2026, yang keduanya dimiliki oleh Elon Musk, perusahaan tersebut kini mengoperasikan beberapa pusat data besar di AS, yang disebut sebagai ‘Colossus’, dengan total kapasitas komputasi lebih dari 2 GW, dan ‘SpaceX/AI’ kini memiliki perkiraan nilai gabungan sebesar US$1,25 triliun.

Menurut dokumen perjanjian, Google akan menggunakan sekitar 110,000 Nvidia unit pemrosesan grafis, serta prosesor pusat, memori, dan komponen lainnya yang ditempatkan di pusat data SpaceX. Perjanjian tersebut berlaku mulai Oktober 2026 hingga Juni 2029.

Kehadiran perusahaan antariksa milik Elon Musk ini menunjukkan bahwa pusat data kini menjadi aset strategis yang nilainya semakin penting di tengah ledakan kebutuhan AI global.

Juru bicara Google Cloud mengatakan kepada CNBC melalui email bahwa kesepakatan itu dibuat “untuk memastikan kami memiliki kapasitas untuk memenuhi lonjakan permintaan pelanggan terhadap platform agen kami, Gemini Enterprise, yang bahkan lebih tinggi dari perkiraan kami.” 

Baca Juga:

Kesepakatan ini menunjukkan bahwa persaingan AI tidak lagi hanya terjadi di level model dan aplikasi, tetapi juga pada ketersediaan infrastruktur komputasi.

Seiring berkembangnya AI generatif dan AI agent, kebutuhan akan pusat data, daya komputasi, serta pasokan energi meningkat secara drastis. Perusahaan teknologi besar kini berlomba mengamankan kapasitas komputasi agar dapat terus melatih dan menjalankan model AI dalam skala besar.

Bagi Google sendiri, akses terhadap kapasitas pusat data tambahan menjadi faktor penting untuk mendukung berbagai layanan AI mereka, termasuk Gemini, Google Cloud, dan produk berbasis AI lainnya.

Infrastruktur yang besar memungkinkan model AI diproses lebih cepat, melayani lebih banyak pengguna, serta mendukung pengembangan teknologi generasi berikutnya.

Fenomena ini juga memperlihatkan bagaimana industri teknologi sedang memasuki era baru yang sering disebut sebagai AI infrastructure race.

Jika sebelumnya perusahaan berlomba untuk menciptakan model AI terbaik, kini mereka juga hatus memastikan ketersediaan chip, pusat data, jaringan, dan pasokan energi yang cukup untuk menjalankan teknologi tersebut dalam skala global.

AI Diprediksi akan Mampu Merancang Generasi Penerusnya Sendiri

Telko.id – Perkembangan kecerdasan buatan (AI) memasuki fase yang semakin menarik sekaligus mengundang kekhawatiran.

Menurut CEO SoftBank, Masayoshi Son, dalam wawancaranya dengan CNBC, Son mengaku telah berdiskusi dengan CEO OpenAI, Sam Altman, serta para insinyur dari perusahaan tersebut. Mereka menyampaikan sebuah model AI yang sedang merancang model untuk masa depan.

Artinya, AI tidak lagi hanya membantu manusia menyelesaikan tugas, tetapi juga mulai berperan dalam proses pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.

“Hal itu juga akan terjadi pada semua model besar lainnya,” ujar Son. Ia menambahkan ke depannya, insinyur manusia tidak akan lagi cukup cerdas untuk merancang model generasi berikutnya.

“Begitu hal tersebut terjadi, model AI akan menciptakan model AI berikutnya dan model tersebut akan menjadi jauh lebih cerdas secara eksponensial dibandingkan kita semua. Itulah yang disebut kecerdasan super,” terang Son.

Pernyataan Son ini merupakan bagian dari diskursus mengenai “kecerdasan super buatan” (Artificial Superintelligence / ASI). Pada tahun 2024, ia mendeskripsikan ASI sebagai AI yang 10.000 kali lipat lebih cerdas daripada manusia. Saat itu, Son memprediksi bahwa ASI akan hadir dalam 10 tahun ke depan.

Namun kini ia mengaku bahwa saat ia menetapkan rentang waktu tersebut, ia hanya berusaha untuk bersikap konservatif agar orang tidak terkejut. “Di benak saya, saya sebenarnya berpikir itu akan terjadi dalam empat tahun, bukan 10 tahun. Kini, saya berani mengatakan era tersebut akan tiba dalam dua tahun ke depan,” ungkap Son.

Baca Juga:

Februari lalu, OpenAI menyatakan FPT-5.3-Codexx merupakan model pertamanya yang berperan penting dalam menciptakan dirinya sendiri.

Konsep ini dikenal sebagai recursive self-imporvement, yaitu ketika AI digunakan untuk membantu menciptakan atau menyempurnakan AI yang lebih kuat dari generasi sebelumnya.

Dalam tahap awal, manusia masih mengawasi dan mengendalikan prosesnya. Namun jika kemampuan tersebut terus berkembang, AI berpotensi mempercepat kemajuan teknologi secara eksponensial karena setiap generasi AI dapat membantu mengembangkan generasi berikutnya dengan lebih cepat.

Pendekatan ini sebenarnya sudah mulai terlihat dalam dunia pengembangan perangkat lunak. AI saat ini mampu menulis kode, menguji program, mencari bug, hingga mengusulkan perbaikan sistem.

Ketika kemampuan tersebut diterapkan untuk membangun model AI baru, proses riset dan pengembangan berpotensi menjadi jauh lebih cepat dibandingkan metode konvensional yang sepenuhnya bergantung pada insinyur manusia.

Di sisi lain, bahaya mengenai sistem AI yang semakin canggih menjadi sorotan usai Anthropic merilis artikel blog yang membahas tentang sistem AI mampu merancang dan mengembangkan penerusnya sendiri secara sepenuhnya otonom.

Meskipun Anthropic menyatakan bahwa tren ini akan membawa dampak positif, mereka juga memperingatkan bahwa peningkatan diri yang seutuhnya dapat meningkatkan risiko hilangnya kendali manusia atas sistem AI.

Perusahaan pengembang chatbot AI Claude tersebut berpendapat bahwa upaya terkoordinasi di antara laboratorium-laboratorium AI untuk memperlambat laju pengembangan teknologi ini kemungkinan besar akan menjadi suatu langkah yang baik.

Acer Resmi Rilis Predator Helios 18 AI dengan GPU RTX 5090

Telko.id – Acer secara resmi memperkenalkan jajaran solusi mobile gaming terbaru di ajang Computex 2026, dengan Predator Helios 18 AI sebagai laptop gaming flagship terbaru yang ditenagai prosesor Intel Core Ultra 9 290HX Plus dan GPU NVIDIA GeForce RTX 5090.

Laptop gaming ini merupakan peraih iF Design Award 2026 dan dirancang khusus bagi gamer enthusiast serta kompetitor esports yang membutuhkan performa setara desktop dalam bentuk laptop.

Selain Predator Helios 18 AI, Acer juga meluncurkan Acer Nitro 16, Nitro Blaze Link streaming handheld, serta aksesori gaming terbaru.

“Kami menghadirkan Predator Helios 18 AI sebagai jawaban atas kebutuhan gamer modern akan performa gaming terbaik yang dipadukan dengan kecerdasan buatan,” ujar perwakilan Acer dalam siaran pers yang diterima Telko.id.

Laptop ini menjadi flagship gaming laptop Acer di Computex 2026 dan telah meraih penghargaan desain bergengsi.

Predator Helios 18 AI mendukung hingga NVIDIA GeForce RTX 5090 Laptop GPU dengan 24 GB GDDR7 VRAM. Dengan arsitektur NVIDIA Blackwell, GPU ini menghadirkan kemampuan AI generasi terbaru serta teknologi NVIDIA DLSS 4.5 untuk peningkatan performa grafis yang signifikan. Laptop ini juga dilengkapi bonus PC Game Pass selama tiga bulan.

Content image for article: Acer Resmi Rilis Predator Helios 18 AI dengan GPU RTX 5090

Untuk pengalaman visual, laptop ini menggunakan layar 18 inci Mini LED WQUXGA dengan brightness hingga 1000 nits pada mode HDR serta akurasi warna Calman Verified dengan cakupan 100% DCI-P3.

Teknologi Dual-Mode Display memungkinkan pengguna beralih antara mode 4K 120 Hz untuk kualitas visual maksimal dan Full HD 240 Hz untuk gameplay yang smooth.

Sistem pendingin laptop ini menggunakan dual 6th Gen Predator AeroBlade 3D Fans dengan 100 ultra-tipis metal fan blades berukuran 0,05 mm.

Teknologi ini mampu menghasilkan peningkatan airflow hingga 20 persen dibandingkan kipas plastik konvensional. Sistem pendingin juga diperkuat vector heat pipes dan liquid metal thermal grease.

Dari sisi audio, Predator Helios 18 AI menghadirkan teknologi eksklusif Predator Vox dengan sistem enam speaker proprietary untuk nearfield audio berkualitas tinggi.

Laptop ini juga mendukung Intel Killer DoubleShot Pro yang menggabungkan Intel Killer Wi-Fi 7 BE1750x dan Intel Killer Ethernet E5000B untuk memprioritaskan traffic jaringan secara cerdas.

Laptop ini dapat dikonfigurasi hingga 256 GB memory dan total storage hingga 6 TB melalui tiga slot PCIe Gen 5 NVMe SSD. Dua port Thunderbolt 5 generasi terbaru juga tersedia untuk bandwidth ultra tinggi dan transfer data super cepat.

Acer Nitro 16: Performa Gaming dengan Value Terbaik

Acer Nitro 16 menjadi laptop gaming Acer pertama yang ditenagai hingga AMD Ryzen 9 9955HX3D processor. Laptop ini dipadukan dengan NVIDIA GeForce RTX 5070 Ti Laptop GPU dan sistem pendingin dual-fan quad-intake quad-exhaust.

Untuk layar, Acer Nitro 16 mendukung hingga 16 inci WQXGA 2560 x 1600 dengan refresh rate 240 Hz dan response time 3 ms.

Laptop ini juga dilengkapi dengan dua slot PCIe Gen 4 NVMe SSD untuk storage hingga 2 TB dan memory hingga 32 GB DDR5.

Acer Nitro 16 hadir sebagai pilihan bagi gamer yang menginginkan performa tinggi dengan harga lebih terjangkau. Laptop ini juga mendapatkan bonus PC Game Pass selama tiga bulan.

Acer juga menghadirkan kategori baru mobile gaming experience melalui Acer Nitro Blaze Link, sebuah streaming-first handheld dan companion device.

Content image for article: Acer Resmi Rilis Predator Helios 18 AI dengan GPU RTX 5090

Perangkat ini dirancang untuk terhubung secara seamless dengan perangkat Acer seperti Predator Helios 18 AI dan Acer Nitro 16 untuk melakukan streaming game library secara real-time.

Nitro Blaze Link memiliki layar sentuh 7 inci WUXGA dengan konektivitas Wi-Fi 6. Dengan bobot hanya 464 gram, perangkat ini tetap nyaman digunakan berkat ergonomic grips dan distribusi bobot yang seimbang. Dual speaker 2 watt juga menghadirkan audio imersif.

Selain itu, Acer memperkenalkan Predator Aethon 750 TKL keyboard yang dirancang untuk gamer kompetitif. Keyboard ini mendukung full anti-ghosting serta Custom Predator Magnetic Switches dengan polling rate hingga 8.000 Hz.

Desain Tenkeyless (TKL) membantu menjaga area meja tetap ringkas, sementara volume roller dan per-key programmable RGB backlighting memberikan fleksibilitas lebih. Keyboard ini juga memperkenalkan software Predator QuarterMaster 2.0 untuk personalisasi pengaturan.

Content image for article: Acer Resmi Rilis Predator Helios 18 AI dengan GPU RTX 5090

Predator Robust Plus Backpack juga diperkenalkan untuk melengkapi mobilitas gamer. Backpack ini memiliki ruang penyimpanan khusus untuk laptop hingga 18 inci serta Tri-Core Compartment System.

Fitur charging cable pass-through memungkinkan pengisian daya perangkat secara praktis menggunakan power bank eksternal. Material bagian luar bersifat water-resistant dengan ruang penyimpanan waterproof di bagian dalam.

Bagi yang ingin mengetahui lebih detail, Telko.id sebelumnya telah membahas Predator Helios 18P AI yang merupakan varian hybrid untuk kerja dan gaming. Selain itu, Predator Helios Neo 16S AI juga telah dirilis dengan harga Rp34 juta.

Semua produk Acer terbaru ini diperkenalkan di ajang Computex 2026 yang berlangsung di Taiwan. Spesifikasi produk, harga, dan ketersediaan akan bervariasi di masing-masing kawasan.

Kehadiran jajaran produk ini menegaskan komitmen Acer dalam menghadirkan solusi gaming dengan performa tinggi dan inovasi teknologi terkini.

Untuk informasi produk Acer lainnya, termasuk solusi untuk produktivitas, kunjungi artikel tentang Acer Aspire C24A AIO yang dirancang untuk kerja hybrid.