spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

ARTIKEL TERKAIT

Telkom Dukung Menkomdigi Ciptakan Ruang Digital Aman bagi Anak

Telko.id – Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid, menghadiri Sidang Terbuka Senat Wisuda Telkom University Periode II Tahun Akademik 2025/2026 di Bandung, Sabtu (25/4).

Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya literasi digital dan kolaborasi untuk mewujudkan ruang digital yang aman bagi generasi muda, sejalan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS).

Kehadiran Menkomdigi didampingi Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) Dian Siswarini dan Direktur Wholesale & International Service Telkom Budi Satria Dharma Purba.

Mereka disambut Rektor Telkom University Prof. Dr. Suyanto beserta jajaran. Momentum wisuda ini menjadi titik strategis untuk memperkuat nilai kepemimpinan dan etika digital.

Menkomdigi Meutya Hafid menyampaikan bahwa lulusan Telkom University tidak hanya dibekali gelar akademik, tetapi juga tanggung jawab moral untuk menavigasi masa depan digital Indonesia. Ia menegaskan generasi muda memiliki peran penting dalam mendukung ruang digital yang aman, sehat, dan berkeadilan sesuai PP TUNAS.

“Bekal ilmu ini menempatkan adik-adik agar tidak sekadar mengikuti arus digitalisasi, tapi juga berani mengambil langkah mengambil peran sebagai penggerak dan juga untuk menciptakan nilai memperluas manfaat teknologi dan memperkuat daya saing bangsa khususnya di bidang digital,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa tantangan ruang digital saat ini tidak hanya terkait percepatan teknologi, tetapi juga meningkatnya misinformasi dan risiko di ruang siber. Karena itu, peran generasi muda menjadi sangat penting sebagai agen literasi digital di tengah masyarakat.

“Perlu saya sampaikan, misinformasi bukan hanya persoalan lokal, melainkan tantangan global menurut World Economic Forum 2025. Di mana pun kalian berada nanti, jadilah pandu-pandu literasi digital di daerah masing-masing. Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri, kami butuh kalian untuk menjadi penjaga kebenaran di tengah banjir informasi ini,” tegas Meutya Hafid.

Sebagai digital telco company terdepan, TelkomGroup turut mendukung penuh implementasi kebijakan pemerintah tersebut. Komitmen itu diwujudkan melalui penguatan keamanan digital, perlindungan data pribadi, serta pengembangan solusi digital yang aman dan bertanggung jawab.

Telkom juga aktif menghadirkan program edukasi bagi generasi muda mengenai etika bermedia digital dan keamanan siber. Upaya ini menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam mendukung PP TUNAS. Sejalan dengan itu, Fitur Terbaru dari berbagai platform juga memperkuat ruang aman digital bagi perempuan dan anak.

Yayasan Pendidikan Telkom memiliki peran strategis melalui ekosistem pendidikan terintegrasi, dari taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi. Pada jenjang pendidikan dasar hingga menengah, yayasan menanamkan fondasi karakter dan literasi digital. Sementara di jenjang tinggi, fokus diarahkan pada pencetakan talenta digital unggul yang siap menjawab kebutuhan industri.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini turut menyampaikan apresiasi terhadap para wisudawan. Menurutnya, lulusan perguruan tinggi saat ini dituntut tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan daya juang.

“Kami melihat para lulusan hari ini bukan hanya sebagai pencari kerja, tetapi sebagai agent of change, individu yang mampu menciptakan solusi, membuka peluang, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan tentunya bagi bangsa,” pungkas Dian.

Telkom University berkomitmen mencetak generasi penerus bangsa yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global. Pada kesempatan yang sama, TelkomGroup melalui Telkom University juga menegaskan komitmen dalam membangun ekosistem digital yang aman melalui deklarasi pengembangan Safe-AI yang human-centric.

Inisiatif ini memastikan inovasi teknologi, termasuk kecerdasan artifisial, tetap berorientasi pada nilai kemanusiaan.

Rektor Telkom University Prof. Dr. Suyanto menyampaikan deklarasi bahwa Telkom University berdedikasi menciptakan ekosistem digital yang aman melalui inovasi Safe-AI untuk melindungi dan memberdayakan tunas bangsa.

Pada wisuda periode ini, Telkom University melantik 1.502 wisudawan dari program doktoral, magister, sarjana, sarjana terapan, dan ahli madya. Pelaksanaan wisuda dalam dua sesi ini menjadi momentum penting mencetak talenta masa depan yang siap menghadapi dinamika global.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, industri, dan institusi pendidikan, TelkomGroup optimistis penguatan talenta digital akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan ekosistem digital Indonesia yang berdaya saing dan berkelanjutan. Upaya Edukasi Finansial dan inisiatif serupa juga turut memperkuat literasi digital masyarakat. (Icha)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU