spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 99

TelkomGroup Topping Off Hyperscale Data Center AI di Batam

0

Telko.id – PT Teknologi Data Infrastruktur (NeutraDC Nxera Batam), anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui PT Telkom Data Ekosistem (NeutraDC), menggelar Topping Off Ceremony “Powering AI Connectivity: Batam Digital Hub” pada Kamis, 30 Oktober 2025.

Acara ini menandai pencapaian penting pembangunan Hyperscale Data Center NeutraDC Nxera Batam di kawasan industri Kabil, Batam.

Fasilitas ini memiliki kapasitas awal 18 MW dan akan dikembangkan secara bertahap hingga 54 MW.

Pembangunan ini memperkuat komitmen TelkomGroup dalam memperkuat infrastruktur digital nasional serta menjadikan Batam sebagai pusat konektivitas AI dan ekosistem data regional di Asia Tenggara.

Direktur Utama Telkom Indonesia Dian Siswarini menyatakan momentum topping off ini bukan sekadar pencapaian konstruksi, tetapi simbol komitmen membangun fondasi digital yang kuat dan berdaulat.

“Data center di Batam akan menjadi tulang punggung penting bagi transformasi ekonomi digital nasional. Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan infrastruktur data center dan memperluas kehadiran skala regional TelkomGroup agar mampu memperkuat posisi Indonesia di peta ekonomi digital Asia Tenggara,” ujar Dian seusai pelaksanaan topping off ceremony.

Bhimo Aryanto, Senior Director Business Performance & Asset Optimization PT Danantara Asset Management, menambahkan bahwa kehadiran NeutraDC Nxera Batam akan menjadi landasan pertumbuhan bagi ekosistem ekonomi digital Indonesia.

“Investasi ini tidak hanya memperkuat infrastruktur strategis nasional, tetapi juga membuka peluang bagi kolaborasi lintas sektor dan masuknya investasi digital berkelanjutan di kawasan Batam,” ungkapnya.

Content image for article: TelkomGroup Topping Off Hyperscale Data Center AI di Batam

NeutraDC Nxera Batam akan menjadi salah satu pusat data terbesar dan paling strategis di Indonesia dalam menyediakan infrastruktur digital berstandar global yang siap mendukung ekosistem AI, Cloud, dan Big Data.

Keberadaan fasilitas ini di jantung kawasan SIJORI (Singapura-Johor-Riau) menjadikannya Regional Gateway bagi arus data dan ekonomi digital Asia Tenggara.

Kolaborasi Strategis dan Sertifikasi Global

Dalam momentum topping off ini, NeutraDC Nxera Batam menandatangani Master Service Agreement (MSA) dengan tujuh mitra utama dari sektor internet service provider (ISP) dan telekomunikasi. Mitra tersebut adalah Permana Net, Super Sistem Group, LitUp Network Indonesia, Iforte, Telin, Matrix Nap Info, dan Moratelindo.

Kerja sama ini memperkuat posisi NeutraDC Nxera Batam sebagai pusat data carrier-neutral, di mana pelanggan akan menikmati keragaman konektivitas, fleksibilitas, dan ketahanan jaringan. Hal ini menjadi bagian dari mesin pertumbuhan ekosistem digital yang inklusif dan kompetitif di Batam serta kawasan sekitarnya.

CEO Singtel’s Digital InfraCo dan Nxera Bill Chang menyatakan, “Kolaborasi dengan TelkomGroup melalui NeutraDC Nxera Batam merupakan langkah strategis untuk memperkuat konektivitas lintas negara dan efisiensi digital economy di Asia Tenggara.”

NeutraDC Nxera Batam juga mengumumkan pencapaian dalam memperoleh Uptime Institute Tier III Certification of Design Documents (TCDD).

Sertifikasi internasional ini menegaskan komitmen NeutraDC dalam menghadirkan infrastruktur kelas dunia yang andal, efisien, dan berkelanjutan.

Fasilitas gedung data center NeutraDC Nxera Batam dirancang untuk menjadi AI-ready campus, menyediakan fondasi yang mendukung pengembangan teknologi Kecerdasan Buatan, Cloud, dan Edge Computing di Indonesia.

Pembangunan hyperscale data center ini sejalan dengan perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.

CEO NeutraDC Nxera Batam Indrama YM Purba menegaskan, “Apa yang kami bangun di Batam bukan sekadar pusat data, tetapi sebuah jembatan yang menghubungkan kekuatan digital Indonesia dengan kawasan, serta mengaitkan teknologi dengan makna yang lebih besar. Bersama para mitra kami, Nxera dan Medco, kami membangun ekosistem yang akan memberdayakan bisnis, memperkuat komunitas, dan mendorong inovasi berkalnjutan bagi masa depan.”

Dengan pengalaman dalam mengoperasikan hyperscale data center berkelanjutan di Asia, fasilitas ini dapat mendukung Indonesia menjadi pusat pertumbuhan ekonomi digital yang tangguh dan hijau. Dukungan pasokan listrik yang andal menjadi faktor kunci dalam operasional data center skala besar seperti ini.

Indrama YM Purba menutup, “Dengan terselesaikannya struktur utama dan pencapaian sertifikasi global ini, kami semakin dekat untuk menghadirkan pusat data dengan performa dan reliabilitas tertinggi di kawasan.”

Pencapaian ini juga mendapat perhatian dari pemerintah dan lembaga legislatif yang terus memantau perkembangan infrastruktur digital nasional. (Icha)

Pemerintah Targetkan 38 Kota/Kabupaten Terkoneksi Internet 1 Gbps pada 2029

0

Telko.id – Pemerintah menargetkan 38 kota dan kabupaten di Indonesia akan memiliki koneksi internet minimal 1 Gbps pada tahun 2029.

Target ambisius ini merupakan bagian dari Rencana Strategis Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) 2025-2029 untuk pemerataan dan peningkatan kualitas broadband nasional.

Implementasi konektivitas internet 1 Gbps akan dilakukan secara bertahap selama lima tahun ke depan. Pada 2026, satu kabupaten/kota akan mulai terkoneksi internet 1 Gbps, kemudian bertambah menjadi 29 kabupaten/kota pada 2027, dan 30 kabupaten/kota pada 2028 sebelum mencapai target akhir 38 kota/kabupaten pada 2029.

Dokumen Rencana Strategis Komdigi 2025-2029 menyebutkan bahwa perkembangan internet dan pertumbuhan traffic data yang kian besar membuat peranan kecepatan internet sangat penting, khususnya untuk kota besar dan sejumlah sektor strategis. Program ini sejalan dengan upaya pengembangan infrastruktur digital nasional yang sedang gencar dilakukan.

Lima Sasaran Strategis Program Broadband

Komdigi menetapkan lima sasaran utama dalam program pengembangan broadband nasional ini. Pertama, meningkatnya coverage broadband yang menjangkau seluruh Indonesia. Kedua, meningkatnya penetrasi dan utilisasi internet broadband di berbagai daerah.

Sasaran ketiga adalah meningkatnya kualitas internet broadband nasional secara keseluruhan. Keempat, meningkatnya pertumbuhan industri telekomunikasi dan data center yang berkelanjutan. Kelima, meningkatnya pertumbuhan industri perangkat digital dalam negeri.

Target internet 1 Gbps ini menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan konektivitas broadband yang merata dan berkualitas di seluruh Indonesia.

Perkembangan teknologi internet super cepat seperti Internet 10G: Teknologi Super Cepat yang Siap Ubah Industri Digital menunjukkan pentingnya peningkatan infrastruktur digital.

Target Indeks Transformasi Digital dan Pembangunan TIK

Komdigi juga menetapkan target peningkatan indeks transformasi digital nasional pada pilar jaringan dan infrastruktur. Tahun 2029 ditargetkan indeksnya mencapai 57,41, meningkat dari 56,08 pada 2025.

Indeks pembangunan TIK nasional juga ingin ditingkatkan selama lima tahun ke depan. Dari 6,10 pada 2025 menjadi 6,30 pada 2029. Peningkatan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mempercepat transformasi digital di Indonesia.

Komdigi menargetkan pula penyediaan sistem dan jaringan komunikasi untuk layanan khusus, terutama untuk informasi kebencanaan dan kegawatdaruratan. Pada 2029, cakupan layanan ini direncanakan mencapai 53%.

Pengembangan infrastruktur internet cepat ini sejalan dengan tren global, seperti yang ditunjukkan oleh China Luncurkan Jaringan Internet 10G Pertama di Dunia. Indonesia perlu mengejar ketertinggalan dalam hal konektivitas digital.

Implementasi internet 1 Gbps di 38 kota/kabupaten akan mendukung berbagai sektor strategis, termasuk pendidikan, kesehatan, dan ekonomi digital.

Rencana strategis ini merupakan bagian dari visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk pengembangan konektivitas digital hingga 2029.

Fokus pada pemerataan akses internet berkualitas diharapkan dapat mengurangi kesenjangan digital antara daerah.

Program ini juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi digital dan meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global. Dengan infrastruktur internet yang memadai, berbagai inovasi digital dapat berkembang lebih pesat.

Target konektivitas internet 1 Gbps untuk 38 kota/kabupaten pada 2029 menjadi penanda penting dalam percepatan transformasi digital Indonesia.

Implementasi bertahap selama lima tahun ke depan akan menjadi fondasi bagi pengembangan ekosistem digital yang lebih maju dan merata. (Icha)

Travel Alliance Luncurkan WanderJoy, Rewards Lintas Negara Pertama di Asia Pasifik

0

Telko.id – Travel Alliance, konsorsium operator seluler terkemuka Asia Pasifik yang terdiri dari Singtel, AIS, Taiwan Mobile, GOMO Philippines, KDDI, Telkomsel, Optus, dan HKT, secara resmi meluncurkan WanderJoy.

Program rewards lintas negara pertama oleh operator seluler di kawasan Asia Pasifik ini diumumkan dalam KDDI Summit di Tokyo, Jepang, pada 28 Oktober 2025.

Platform WanderJoy dirancang untuk meningkatkan pengalaman perjalanan pelanggan dengan menyediakan akses mudah ke berbagai rewards dan manfaat eksklusif di seluruh Asia Pasifik.

Inisiatif ini menjawab tantangan fragmentasi pengalaman wisata di kawasan, seperti sistem rewards tidak terintegrasi, pergantian SIM merepotkan, hambatan bahasa, dan keterbatasan akses manfaat di luar negeri, sebagaimana diungkap dalam Asia Pacific Loyalty Programs Intelligence Report 2025.

Anna Yip, CEO International Digital Services Singtel sekaligus Ketua Travel Alliance, menegaskan komitmen aliansi dalam mentransformasi peran operator seluler.

“Para anggota Travel Alliance kini telah bergerak beyond connectivity dan menjadi enabler perjalanan berwisata. Kami membuka jendela ke pengalaman baru dan membuat perjalanan pelanggan lebih lancar dan berkesan,” ujarnya dalam pernyataan resmi.

WanderJoy memberikan akses praktis ke berbagai manfaat eksklusif, mulai dari layanan bandara, kuliner, hiburan, hingga aktivitas lifestyle melalui satu platform terpadu.

Platform ini dapat diakses melalui aplikasi layanan anggota aliansi, termasuk myAIS app, The Club, KDDI au Unlimited Data Overseas, GOMO PH app, My Singtel app, Taiwan Mobile app, dan MyTelkomsel.

Content image for article: Travel Alliance Luncurkan WanderJoy, Program Rewards Lintas Negara Pertama di Asia Pasifik

Derrick Heng, Direktur Marketing Telkomsel, menyatakan bahwa integrasi jaringan terpercaya dan kemitraan regional melalui WanderJoy memperkaya ekosistem digital perjalanan.

“Lebih dari sekadar platform loyalty dan rewards, WanderJoy memberdayakan para wisatawan dengan pengalaman lifestyle yang praktis dan tanpa batas di seluruh Asia Pasifik,” jelas Heng.

Travel Alliance, yang sebelumnya telah menghadirkan layanan 5G dan roaming terbaik untuk lebih dari 350 juta pelanggan, kini memperluas layanannya melalui platform rewards terintegrasi.

Kolaborasi industri ini mentransformasi bagaimana operator seluler berinteraksi dengan pelanggan di luar negeri, menghubungkan data insight telekomunikasi dengan jaringan mitra di bidang perhotelan, ritel, dan transportasi.

Sejak peluncuran awal sebagai platform online pada Juni 2025, WanderJoy terus memperluas ekosistem mitra dan penawarannya.

Mitra terbaru yang bergabung termasuk DragonPass, Estée Lauder, Grab, KKday, Omio, dan Trip.com, menawarkan berbagai manfaat mulai dari akses lounge bandara, pemesanan perjalanan, hingga pengalaman lifestyle eksklusif.

Anna Yip menambahkan bahwa kekuatan kolaborasi industri dalam membentuk masa depan perjalanan menjadi fokus utama.

“Dengan menghubungkan data insight dari telekomunikasi dengan jaringan mitra, aliansi ini menciptakan peluang inovasi dan pertumbuhan lintas industri,” ujarnya.

WanderJoy berencana terus menambah mitra ke dalam ekosistem agar lebih banyak wisatawan dari basis pelanggan global dapat merasakan manfaatnya.

Untuk pelanggan Telkomsel, akses WanderJoy tersedia melalui aplikasi MyTelkomsel dengan mengetuk ikon ‘Spesial Pelanggan Roaming’.

Pengguna dapat memilih negara tujuan dan rewards yang diminati, kemudian menyalin kode atau menyimpan QR voucher untuk klaim di merchant tujuan.

MyTelkomsel akan mengintegrasikan Telkomsel Poin pada pembaruan versi berikutnya, memperkaya pengalaman wisatawan dengan ratusan penawaran dari merchant dalam ekosistem digital loyalty Telkomsel.

Transformasi digital dalam industri telekomunikasi terus menunjukkan perkembangan signifikan. Kemajuan teknologi ini sejalan dengan pertumbuhan koneksi 5G yang diprediksi mencapai 675 juta pada 2025 di kawasan Asia Pasifik.

Pengakuan terhadap operator seluler Indonesia di kancah global juga semakin meningkat, seperti tercermin dalam penghargaan Global Rising Star versi OpenSignal yang diterima beberapa operator tanah air. Prestasi ini memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem digital regional.

Pelanggan disarankan mengaktifkan notifikasi dan memeriksa aplikasi layanan secara berkala untuk mendapatkan penawaran terbaru dan kampanye seasonal.

Katalog rewards dan mitra WanderJoy akan terus bertambah seiring ekspansi platform ke lebih banyak negara di Asia Pasifik.

Platform rewards terintegrasi seperti WanderJoy dan tips perjalanan hemat dari berbagai aplikasi menjadi solusi praktis bagi traveler modern.

Inovasi ini tidak hanya meningkatkan pengalaman perjalanan, tetapi juga membuka peluang bisnis baru dalam ekosistem digital pariwisata regional.

Kehadiran WanderJoy menandai babak baru dalam industri telekomunikasi dan travel tech, di mana operator seluler tidak hanya menyediakan konektivitas, tetapi juga menjadi mitra perjalanan yang komprehensif bagi pelanggan di seluruh Asia Pasifik. (Icha)

Honor Magic8 Ultra Bakal Bawa Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Baterai 7.000 mAh+

0

Telko.id – Honor dikabarkan sedang mengembangkan varian flagship terbaru, Honor Magic8 Ultra, yang rencananya akan meluncur awal tahun depan.

Smartphone ini disebut-sebut akan ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan dilengkapi baterai berkapasitas sangat besar yang dimulai dari angka 7.000 mAh.

Informasi terbaru mengenai Honor Magic8 Ultra ini muncul melalui sumber terpercaya di China. Meskipun Honor baru saja meluncurkan seri Magic8 dan Magic8 Pro di pasar domestik, perusahaan tampaknya sudah mempersiapkan varian yang lebih premium untuk bersaing di segmen high-end.

Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang akan menghidupi Magic8 Ultra merupakan prosesor flagship terbaru Qualcomm.

Chipset ini juga akan menggerakkan beberapa flagship lain seperti iQOO 15 dan Xiaomi 17 Series, menandakan persaingan ketat di segmen smartphone premium.

Spesifikasi layar Honor Magic8 Ultra cukup mengesankan dengan panel LTPO OLED berukuran 6,71 inci yang memiliki resolusi “1.5K”.

Layar ini mengadopsi desain quad-curved dan dilengkapi dengan sensor sidik jari ultrasonik yang tertanam di bawah panel. Sistem keamanan diperkuat dengan dukungan pengenalan wajah 3D untuk autentikasi yang lebih aman.

Sektor kamera utama Magic8 Ultra akan menggunakan sensor OV50R dari OmniVision dengan resolusi 50 MP. Sensor ini menawarkan dynamic range yang sangat tinggi untuk menangkap detail lebih baik dalam berbagai kondisi pencahayaan.

Varian Ultra juga mendapatkan kamera telephoto periskop baru, yang menurut rumor sebelumnya mungkin memiliki resolusi hingga 200 MP.

Yang paling mencolok dari bocoran ini adalah kapasitas baterai Magic8 Ultra yang disebutkan akan “dimulai dengan angka 7”, mengindikasikan kapasitas antara 7.000 mAh hingga 7.999 mAh.

Ini akan menjadi salah satu baterai terbesar yang pernah ada di smartphone flagship, mengalahkan sebagian besar pesaing di kelas yang sama.

Meskipun ukuran layar 6,71 inci mungkin terasa kurang “ultra” bagi sebagian pengguna yang mengharapkan layar lebih besar, kombinasi spesifikasi tinggi dan baterai berkapasitas besar ini menunjukkan posisi Magic8 Ultra sebagai perangkat premium dalam lini produk Honor.

Rencana peluncuran awal tahun depan memberi waktu bagi Honor untuk menyempurnakan perangkat sebelum bersaing dengan flagship lain di pasar global.

Sebagai bagian dari strategi produknya, Honor tampaknya ingin memperkuat posisi di segmen high-end dengan menghadirkan varian Ultra yang menawarkan spesifikasi terbaik.

Pendekatan ini mirip dengan yang dilakukan merek lain seperti Xiaomi dengan seri Pro dan Pro Max yang juga menawarkan spesifikasi unggulan.

Informasi lebih detail mengenai Honor Magic8 Ultra diperkirakan akan terus bermunculan seiring mendekatnya waktu peluncuran resmi.

Penggemar smartphone flagship dapat menantikan pengumuman lebih lanjut mengenai tanggal peluncuran, harga, dan ketersediaan global perangkat ini. (Icha)

Bocoran Galaxy Z Fold8: Baterai 5.000mAh dan Teknologi Hinge Baru

0

Telko.id – Samsung Galaxy Z Fold8 dikabarkan akan menggunakan teknologi hinge baru dan baterai berkapasitas lebih besar.

Bocoran terbaru mengungkap perangkat foldable flagship ini akan mengadopsi “teknologi pelat logam pengeboran laser” untuk engselnya, yang diklaim mengurangi lipatan pada layar.

Teknologi hinge yang sama juga disebutkan akan diterapkan pada iPhone Fold yang masih dalam tahap rumor.

Sumber informasi menyebutkan Galaxy Z Fold8 akan dibekali baterai dengan kapasitas di atas 5.000mAh, peningkatan signifikan dari Galaxy Z Fold7 yang hanya memiliki sel baterai 4.400mAh.

Fitur lain yang dikabarkan akan kembali hadir adalah dukungan S Pen. Samsung sebelumnya menghilangkan fitur ini pada beberapa generasi foldable, namun tampaknya akan membawanya kembali pada model terbaru ini.

Rencana peluncuran Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Z Flip8 diprediksi akan berlangsung pada Juli 2026, asalkan tidak ada penundaan. Jadwal ini konsisten dengan pola peluncuran tahunan Samsung untuk seri foldable mereka.

Peningkatan kapasitas baterai menjadi perhatian utama mengingat perangkat foldable biasanya memiliki konsumsi daya yang lebih tinggi karena ukuran layar yang lebih besar.

Dengan kapasitas 5.000mAh, Galaxy Z Fold8 diharapkan dapat memberikan daya tahan baterai yang lebih baik untuk penggunaan sehari-hari.

Teknologi hinge baru menjadi sorotan karena masalah lipatan pada layar masih menjadi tantangan utama perangkat foldable. Penggunaan teknologi pengeboran laser pada pelat logam diharapkan dapat memberikan solusi lebih efektif dibandingkan desain hinge sebelumnya.

Kehadiran kembali S Pen menunjukkan komitmen Samsung dalam menyediakan pengalaman produktivitas yang lengkap pada perangkat foldable mereka. Fitur ini sebelumnya telah tersedia pada Galaxy Z Fold series tertentu, namun tidak konsisten di setiap generasi.

Perkembangan teknologi foldable terus menunjukkan kemajuan signifikan. Seperti yang terlihat pada Garmin fēnix 8 MicroLED dengan layar paling terang di dunia, inovasi display menjadi fokus utama produsen perangkat mobile.

Pasar perangkat foldable semakin kompetitif dengan kehadiran berbagai merek. HONOR baru saja merilis tablet AI dan smartwatch dengan teknologi terkini, sementara Realme 15 Lite 5G juga telah mengungkap spesifikasi dan harga terbaru.

Prediksi peluncuran Juli 2026 memberikan waktu cukup panjang bagi Samsung untuk menyempurnakan teknologi dan fitur pada Galaxy Z Fold8.

Periode ini juga memungkinkan pengembangan lebih lanjut untuk memastikan semua inovasi dapat diimplementasikan dengan optimal.

Dengan spesifikasi yang dibocorkan ini, Galaxy Z Fold8 diproyeksikan menjadi pesaing kuat di segmen perangkat foldable premium.

Kombinasi teknologi hinge terbaru, baterai berkapasitas besar, dan dukungan S Pen diharapkan dapat memberikan nilai tambah yang signifikan bagi pengguna. (Icha)

iPhone 20 Akan Hapus Semua Tombol Fisik, Begini Rencana Apple

0

Telko.id – Apple dikabarkan akan menghilangkan semua tombol fisik pada lini iPhone 20 yang direncanakan rilis tahun 2027.

Langkah radikal ini disebut sebagai bagian dari perayaan 20 tahun peluncuran iPhone pertama dan akan mengganti tombol konvensional dengan tombol kapasitif solid-state yang dilengkapi umpan balik getar tersetempat.

Bocoran terbaru dari sumber di China mengindikasikan bahwa desain tanpa tombol fisik akhirnya akan diwujudkan pada seri iPhone 20.

Rumor serupa sebenarnya telah beberapa kali beredar untuk generasi iPhone sebelumnya, namun belum pernah terealisasi hingga kini.

Sumber tersebut menyatakan dengan yakin bahwa perubahan fundamental ini benar-benar akan terjadi pada perangkat yang memperingati dua dekade kehadiran iPhone di pasar global.

Implementasi tombol solid-state pada iPhone 20 akan didukung oleh teknologi haptic feedback yang canggih. Sistem getar tersetempat akan mensimulasikan sensasi menekan tombol fisik, memberikan pengalaman pengguna yang tetap memuaskan meski menggunakan antarmuka sentuh.

Teknologi serupa sebenarnya telah diadopsi pada beberapa perangkat Apple sebelumnya, seperti trackpad Force Touch di MacBook, namun ini akan menjadi penerapan paling ekstensif pada lini iPhone.

Selain transformasi pada sistem tombol, iPhone 20 juga diprediksi akan mengalami perubahan signifikan pada sistem kamera.

Apple dikabarkan akan beralih ke jenis sensor kamera baru yang belum diungkap spesifikasinya. Perubahan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas fotografi secara dramatis, mengikuti tren persaingan di pasar smartphone premium.

Redesain besar-besaran juga disebutkan akan menyertai peluncuran iPhone 20. Meski detail desain belum terungkap, perubahan ini dipastikan akan sesuai dengan momentum spesial peringatan 20 tahun iPhone. Apple dikenal kerap menyimpan kejutan desain untuk momen-momen anniversary penting dalam sejarah perusahaan.

Industri smartphone sebenarnya telah melihat beberapa upaya menghilangkan tombol fisik. Beberapa manufacturer Android telah bereksperimen dengan desain serupa, namun penerapan oleh Apple selalu memiliki dampak berbeda terhadap pasar.

Keputusan Apple untuk menghapus jack audio 3.5mm pada iPhone 7 dulu sempat mengundang kontroversi, namun akhirnya diikuti oleh banyak kompetitor.

Rencana penghapusan tombol fisik pada iPhone 20 ini muncul dalam konteks dimana Apple terus berusaha meningkatkan ketahanan perangkat terhadap air dan debu.

Desain tanpa tombol fisik dapat meningkatkan rating IP secara signifikan, mengingat celah-celah sekitar tombol konvensional sering menjadi titik lemah dalam hal kedap air.

Perkembangan terbaru ini juga menarik untuk dilihat dalam perspektif sejarah konsumen Asia terhadap produk Apple.

Pasar Asia dikenal sangat sensitif terhadap inovasi desain, dan perubahan drastis seperti ini bisa menjadi penentu kesuksesan iPhone 20 di region tersebut.

Peluncuran iPhone 20 pada 2027 nanti akan menjadi momen penting bagi Apple dalam mempertahankan posisinya di pasar smartphone premium.

Perusahaan asal Cupertino ini perlu membuktikan bahwa inovasi radikal dalam desain dapat diterima baik oleh konsumen setianya. Sejarah mencatat bahwa peluncuran produk Apple selalu menjadi perhatian global, dan iPhone 20 dipastikan akan menyedot perhatian serupa.

Meski informasi masih terbatas pada tingkat rumor, komunitas teknologi telah mulai mempertimbangkan implikasi dari desain tanpa tombol fisik.

Beberapa pengguna mengkhawatirkan kemudahan penggunaan dalam kondisi tertentu, sementara yang lain melihatnya sebagai langkah natural menuju perangkat yang sepenuhnya tertutup dan tahan lama.

Apple sendiri dikenal sangat tertutup mengenai rencana produk masa depannya. Kebijakan ini membuat setiap bocoran dari rantai pasokan China selalu menjadi bahan analisis mendalam oleh pengamat teknologi.

Seperti beberapa rumor sebelumnya yang terbukti akurat, informasi mengenai iPhone 20 ini patut diperhitungkan meski masih dua tahun sebelum peluncuran resmi.

Perkembangan lebih lanjut mengenai spesifikasi dan fitur iPhone 20 dipastikan akan terus bermunculan mendekati waktu peluncuran.

Komunitas teknologi dunia kini menanti konfirmasi resmi dari Apple mengenai kebenaran rumor-rumer yang beredar, sekaligus menantikan detail lebih lengkap tentang revolusi desain yang dijanjikan untuk perayaan 20 tahun iPhone. (Icha)

vivo S50 Series Rilis November, Lawan Reno15 dan Honor 500

0

Telko.id – vivo dikabarkan telah melompati seri S40 dan langsung mengembangkan S50 series, dengan rencana peluncuran resmi di China pada bulan depan.

Langkah ini diambil karena fenomena tetraphobia, ketakutan terhadap angka 4 yang umum di China, sehingga nomor seri 4 sering dihindari oleh produsen smartphone di negara tersebut.

Keluarga S50 ini akan bersaing langsung dengan seri Oppo Reno15 dan perangkat Honor 500 di pasar smartphone menengah-tinggi.

Informasi terbaru yang beredar mengungkap beberapa detail spesifikasi untuk dua model dalam seri ini, yaitu vivo S50 dan S50 Pro mini.

Bocoran ini memberikan gambaran mengenai perubahan dan peningkatan yang dibawa oleh generasi penerus dari S30 series yang diluncurkan pada Mei lalu.

Ilustrasi smartphone vivo seri S dengan desain modern dan layar datar

vivo S50 Pro mini akan mempertahankan ukuran layar yang sama persis dengan pendahulunya, yaitu 6,31 inci. Di sisi lain, layar vivo S50 justru akan menyusut menjadi 6,59 inci, dari ukuran sebelumnya 6,67 inci pada S30.

Kedua ponsel baru ini dilaporkan akan memiliki panel layar datar dengan resolusi yang disebut sebagai “1.5K”.

Dari segi material, vivo S50 disebutkan akan dibekali dengan bingkai logam, menambah kesan premium pada perangkat.

Yang lebih menarik, S50 juga dikabarkan akan dilengkapi dengan kamera telephoto periskop level flagship, sebuah fitur yang biasanya ditemukan pada ponsel-ponsel flagship dengan harga lebih tinggi.

Sementara untuk varian Pro mini, rumor menyebutkan bahwa perangkat ini akan mendapatkan “hardware flagship” secara menyeluruh, meskipun detail lebih lanjut mengenai hal ini belum tersedia untuk saat ini.

Ini mengindikasikan bahwa vivo mungkin akan membekali S50 Pro mini dengan spesifikasi tinggi di berbagai aspek.

Bocoran sebelumnya mengenai S50 Pro mini mengungkap bahwa perangkat ini akan ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 9400 SoC.

Chipset terbaru MediaTek ini diharapkan dapat memberikan performa tinggi dan efisiensi daya yang baik.

Selain itu, S50 Pro mini juga disebutkan akan memiliki sensor sidik jari ultrasonik di bawah layar, yang dikenal lebih cepat dan akurat dibandingkan sensor optik konvensional.

Dalam hal sistem kamera, S50 Pro mini dikabarkan akan membawa tiga kamera belakang, dengan salah satunya adalah kamera telephoto periskop.

Konfigurasi kamera ini menunjukkan fokus vivo pada kemampuan fotografi yang komprehensif, dari wide, ultrawide, hingga zoom telephoto yang berkualitas.

Peluncuran vivo S50 series bulan depan di China akan menandai persaingan ketiga antara vivo, Oppo, dan Honor di segmen smartphone menengah-tinggi.

Ketiga merek ini dikenal memiliki basis pengguna yang loyal dan strategi pemasaran yang agresif di pasar China.

Strategi vivo yang melompati seri S40 karena tetraphobia bukanlah hal baru di industri teknologi China. Banyak perusahaan China lainnya juga menghindari penggunaan angka 4 dalam penamaan produk karena angka tersebut dianggap membawa sial dalam budaya setempat. Angka 4 dalam bahasa Mandarin dilafalkan “si”, yang mirip dengan kata “kematian”.

Dengan jadwal peluncuran yang berdekatan, persaingan antara vivo S50 series, Oppo Reno15 series, dan Honor 500 devices diprediksi akan semakin ketat.

Konsumen dapat mengharapkan inovasi dan spesifikasi yang kompetitif dari ketiga seri ini, dengan harga yang kemungkinan akan bersaing ketat.

Keberhasilan seri S30 sebelumnya memberikan landasan yang kuat untuk penerusnya. vivo S30 dan S30 Pro mini yang diluncurkan Mei lalu telah diterima dengan baik di pasar, dengan fitur-fitur yang difokuskan pada desain, kamera, dan performa yang seimbang.

Perkembangan vivo S50 series ini menunjukkan komitmen terus-menerus vivo dalam menghadirkan inovasi di segmen smartphone menengah-tinggi.

Dengan tambahan fitur-fitur flagship seperti kamera periskop dan chipset terbaru, vivo berusaha memberikan nilai lebih kepada konsumen tanpa harus menaikkan harga secara signifikan.

Industri smartphone China terus menunjukkan dinamika yang tinggi dengan siklus produk yang cepat.

Rilis vivo S50 series bulan depan akan menjadi bagian dari gelombang produk baru yang biasanya memuncak di akhir tahun, bersamaan dengan persiapan menghadapi musim belanja akhir tahun.

Informasi lebih lanjut mengenai harga, ketersediaan, dan spesifikasi lengkap vivo S50 series diharapkan akan terungkap secara resmi pada acara peluncuran bulan depan.

vivo biasanya mengadakan event peluncuran terpisah untuk setiap seri produk andalannya di China sebelum memperluas distribusi ke pasar internasional. (Icha)

Samsung Pamer Prototipe Ponsel Lipat Tiga di K-Tech Showcase 2025

0

Telko.id – Samsung secara resmi memamerkan prototipe ponsel lipat tiga (tri-fold) untuk pertama kalinya dalam ajang K-Tech Showcase 2025.

Meski belum diluncurkan secara komersial seperti yang diisukan sebelumnya, kehadiran perangkat ini menjadi bukti nyata komitmen Samsung dalam mengembangkan teknologi layar fleksibel generasi berikutnya.

Prototipe yang belum memiliki nama resmi ini dipajang di booth Samsung dalam kondisi tertutup kaca pelindung.

Pengunjung event tidak diperbolehkan menyentuh atau memegang perangkat secara langsung, menunjukkan statusnya yang masih dalam tahap pengembangan lanjutan.

Menurut laporan ChosunMedia Korea Selatan, perangkat ini memiliki dua engsel yang memungkinkannya membentang hingga diagonal 10 inci ketika sepenuhnya terbuka.

Dalam kondisi terlipat penuh, ponsel ini menyusut menjadi perangkat dengan diagonal 6,5 inci, mirip dengan ukuran Samsung Galaxy Z Fold7 yang memudahkan penggunaan dengan satu tangan.

Transisi antara berbagai mode lipatan tampaknya menjadi fokus utama dalam pengembangan prototipe ini.

Meski Samsung tidak memberikan detail teknis tambahan selama acara pameran, perusahaan sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa ponsel lipat tiga ini akan diluncurkan tahun ini.

Produksi massal perangkat yang menggunakan nama sementara Galaxy G Fold atau Galaxy Z TriFold ini akan sangat terbatas, dengan perkiraan hanya 50.000 unit pada tahap produksi awal.

Spesifikasi dan Harga yang Diharapkan

Berdasarkan rumor yang beredar sebelumnya, ponsel lipat tiga Samsung diprediksi akan ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite.

Konfigurasi kamera akan menggunakan setup triple camera, sementara bobot perangkat diperkirakan mencapai 298 gram. Dari segi harga, perangkat ini diproyeksikan akan dijual sekitar US$ 2.800 atau setara dengan Rp 42 juta.

Kehadiran ponsel lipat tiga Samsung ini juga mengkonfirmasi rencana sebelumnya tentang persiapan ponsel lipat tiga yang telah dikembangkan oleh raksasa teknologi asal Korea Selatan tersebut.

Ketersediaan perangkat ini akan terbatas hanya di sejumlah pasar tertentu, termasuk China, Korea Selatan, Amerika Serikat, dan Uni Emirat Arab.

Strategi peluncuran terbatas ini menunjukkan bahwa Samsung ingin menguji respons pasar sebelum melakukan produksi dalam skala lebih besar. Pendekatan serupa pernah dilakukan perusahaan ketika pertama kali memperkenalkan seri ponsel lipat ke pasar global.

Persaingan di Pasar Ponsel Lipat Tiga

Kehadiran prototipe Samsung ini semakin memanaskan persaingan di segmen ponsel lipat tiga.

Sebelumnya, Huawei juga dikabarkan sedang mempersiapkan Mate XTs sebagai pesaing langsung di kategori yang sama. Persaingan ini menunjukkan bahwa teknologi layar lipat tiga mulai menjadi fokus pengembangan utama para produsen smartphone premium.

Keterbatasan produksi awal Samsung juga mengindikasikan tantangan teknis dan manufaktur yang masih dihadapi dalam memproduksi perangkat dengan engsel ganda dan layar fleksibel yang kompleks.

Namun, keberhasilan dalam mengatasi tantangan ini akan membuka babak baru dalam evolusi desain smartphone.

Dengan pameran prototipe ini, Samsung secara tidak langsung mengirimkan pesan bahwa mereka tetap menjadi pemain utama dalam inovasi teknologi layar fleksibel.

Perkembangan lebih lanjut dari ponsel lipat tiga Samsung ini akan menjadi perhatian utama industri teknologi sepanjang tahun 2025. (Icha)

Amazon Bakal PHK 30.000 Karyawan Corporate

Telko.id – Amazon berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap hingga 30.000 karyawan corporate mulai Selasa (29/10).

Langkah ini diambil perusahaan untuk menekan biaya dan mengkompensasi kelebihan perekrutan selama puncak permintaan pandemi, menurut tiga sumber yang familiar dengan masalah tersebut.

Angka tersebut mewakili persentase kecil dari total 1,55 juta karyawan Amazon, namun hampir 10% dari sekitar 350.000 karyawan corporate-nya. Ini akan menjadi PHK terbesar Amazon sejak akhir 2022, ketika perusahaan mulai mengeliminasi sekitar 27.000 posisi.

Juru bicara Amazon menolak berkomentar mengenai rencana ini. Amazon telah memangkas jumlah pekerjaan yang lebih kecil selama dua tahun terakhir di berbagai divisi, termasuk perangkat, komunikasi, dan podcasting.

Pemotongan yang dimulai pekan ini mungkin mempengaruhi berbagai divisi, termasuk sumber daya manusia (yang dikenal sebagai People Experience and Technology atau PXT), operasi, perangkat dan layanan, serta Amazon Web Services, menurut sumber-sumber tersebut.

Manajer tim yang terdampak diminta menjalani pelatihan pada Senin (28/10) tentang cara berkomunikasi dengan staf setelah pemberitahuan email yang akan mulai dikirim pada Selasa pagi.

CEO Amazon Andy Jassy sedang melakukan inisiatif untuk mengurangi apa yang dia gambarkan sebagai kelebihan birokrasi, termasuk dengan mengurangi jumlah manajer.

Dia memasang saluran pengaduan anonim untuk mengidentifikasi ketidakefisienan yang telah memunculkan sekitar 1.500 tanggapan dan lebih dari 450 perubahan proses, katanya awal tahun ini.

Jassy mengatakan pada Juni bahwa peningkatan penggunaan alat kecerdasan buatan kemungkinan akan menyebabkan PHK lebih lanjut, terutama melalui otomatisasi tugas yang berulang dan rutin.

“Langkah terbaru ini menandakan bahwa Amazon kemungkinan menyadari cukup banyak peningkatan produktivitas berbasis AI dalam tim corporate untuk mendukung pengurangan tenaga kerja yang substansial,” kata Sky Canaves, analis eMarketer seperti dikutip dari Reuters.

“Amazon juga berada di bawah tekanan jangka pendek untuk mengimbangi investasi jangka panjang dalam membangun infrastruktur AI-nya,” ungkap Sky menambahkan.

PHK besar-besaran di Amazon ini terjadi dalam konteks gelombang pemutusan hubungan kerja yang melanda industri teknologi global.

Beberapa raksasa teknologi lainnya juga telah mengumumkan rencana pengurangan tenaga kerja dalam beberapa bulan terakhir, termasuk Ericsson yang berencana memangkas 1.200 pekerja di Swedia.

Perusahaan teknologi menghadapi tekanan untuk meningkatkan efisiensi operasional sambil tetap berinvestasi dalam pengembangan teknologi masa depan seperti AI. Dell juga mengumumkan rencana PHK 6.650 karyawan menyusul penurunan penjualan PC yang signifikan.

Saham Amazon naik 1,2% menyusul kabar rencana PHK ini, mencerminkan respons positif investor terhadap langkah efisiensi perusahaan.

Pasar tampak merespons positif upaya perusahaan untuk menyesuaikan struktur biaya dengan kondisi bisnis saat ini.

Fenomena otomatisasi dan AI yang menggantikan peran manusia tidak hanya terjadi di perusahaan konvensional. Bahkan di Jepang, ratusan robot pernah “kena PHK” karena menimbulkan masalah operasional, menunjukkan kompleksitas transformasi digital di berbagai sektor.

Rencana PHK Amazon ini diperkirakan akan memiliki implikasi signifikan terhadap pasar tenaga kerja teknologi, terutama bagi profesional di bidang sumber daya manusia, operasi, dan layanan teknologi.

Perusahaan berencana menyelesaikan proses pemberitahuan PHK dalam beberapa minggu ke depan, dengan kompensasi dan paket pesangon yang disesuaikan dengan kebijakan perusahaan. (Icha)

Laporan 183 Juta Sandi Gmail Dicuri Ternyata Salah Kaprah

0

Telko.id – Laporan media yang menyebut 183 juta sandi Gmail dicuri dalam sebuah pelanggaran data ternyata keliru. Google sendiri mengonfirmasi tidak mengalami kebocoran data.

Menurut Satnam Narang, Senior Staff Research Engineer di Tenable, klaim tersebut “sangat salah menggambarkan realitas situasi”.

Narang menjelaskan bahwa para peneliti sebenarnya mengumpulkan data ancaman dari berbagai sumber, yang mencakup 183 juta kredensial unik terkait berbagai situs web, termasuk Gmail.

“Sumber data ini adalah kombinasi dari data yang bocor dalam pelanggaran lain, serta data yang diperoleh dari information stealers (infostealers),” jelasnya.

Infostealers adalah perangkat lunak berbahaya yang ditemukan di komputer yang telah dikompromikan, yang dirancang untuk mencuri informasi seperti nama pengguna, alamat email, dan kata sandi.

“Jika pengguna masuk ke akun Gmail mereka, lembaga keuangan, media sosial, dan akun lainnya, informasi ini akan direkam dalam log stealer tersebut,” tambah Narang.

Para peneliti kemudian mengompilasi kumpulan data besar ini dan membagikannya dengan Troy Hunt dari HaveIBeenPwned, situs web yang mengkatalogkan data pelanggaran dan memberi tahu pengguna yang berlangganan layanan ketika alamat email mereka muncul dalam pelanggaran data.

Berdasarkan temuan Hunt, sebagian besar data ini (91%) telah terlihat sebelumnya, dengan sekitar 16,4 juta alamat yang terlihat untuk pertama kalinya dalam log stealer ini.

Namun, penting untuk dicatat bahwa tidak semua data ini mungkin valid, sehingga angka 16,4 juta tersebut bisa lebih rendah secara alami.

Ancaman Credential Stuffing dan Solusinya

Salah satu tantangan paling umum ketika menyangkut kredensial akun yang dicuri adalah penggunaan ulang kata sandi.

“Ketika data seperti ini beredar, tantangan utamanya adalah, jika pengguna menggunakan ulang kata sandi tersebut di situs web lain, penyerang dapat mencoba melakukan serangan ‘credential-stuffing’,” papar Narang.

Serangan credential-stuffing terjadi ketika penyerang mencoba memasukkan banyak pasangan alamat email/kata sandi ke berbagai situs web untuk melihat mana yang berhasil login. Ini menggarisbawahi pentingnya menggunakan kata sandi unik untuk setiap akun.

Narang merekomendasikan beberapa langkah keamanan yang dapat digunakan pengguna. “Langkah keamanan yang dapat digunakan pengguna adalah dengan mulai tidak menggunakan ulang kata sandi, memanfaatkan pengelola kata sandi, baik yang sudah built-in di perangkat mereka (misalnya Android atau iOS), atau pihak ketiga (1Password, Bitwarden, dll.),” sarannya.

Pentingnya Multi-Faktor Autentikasi

Selain penggunaan pengelola kata sandi, Narang menekankan pentingnya memanfaatkan autentikasi multi-faktor, di mana faktor kedua diperlukan untuk masuk.

“Ini termasuk kode sekali pakai SMS, aplikasi autentikator yang menghasilkan kode setiap 60 detik, serta token perangkat keras seperti Yubikey atau Titan Security Key,” jelasnya.

Langkah-langkah keamanan ini menjadi semakin krusial mengingat maraknya ancaman siber saat ini.

Kasus ini mengingatkan kembali bahwa meskipun platform besar seperti Google memiliki sistem keamanan yang kuat, tanggung jawab keamanan digital juga berada di tangan pengguna.

Penggunaan kata sandi yang unik dan kuat, dikombinasikan dengan autentikasi multi-faktor, tetap menjadi pertahanan terbaik melawan berbagai jenis serangan siber. (Icha)