spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 100

OPPO A6 Pro, Kombinasi Desain Elegan dan Performa Andal di Kelas Menengah

0

Telko.id – Bagi pengguna yang mencari smartphone dengan tampilan mewah tanpa harus merogoh kocek dalam, OPPO A6 Pro jadi salah satu pilihan menarik di tahun ini.

Dari sisi desain, OPPO tampak serius menjaga bahasa desain premiumnya bahkan untuk segmen mid-range.

Finishing matte pada bodi belakang memberikan kesan elegan sekaligus praktis—tidak mudah meninggalkan sidik jari. Pilihan warnanya pun tidak monoton, menghadirkan nuansa muda yang berkelas.

Layar AMOLED 120Hz, Visualnya Memanjakan MataSalah satu daya tarik utama dari OPPO A6 Pro ada pada sektor layarnya.

Mengusung panel AMOLED berukuran 6,7 inci dengan refresh rate 120Hz, pengalaman visual terasa mulus, baik saat scrolling media sosial, menonton video, hingga bermain gim.

Kecerahannya juga cukup tinggi untuk penggunaan di luar ruangan, dan saturasi warnanya terasa seimbang—tidak terlalu mencolok namun tetap hidup.

Kamera AI 64MP, Jernih di Segala KondisiMasuk ke sektor kamera, AI Camera 64MP menjadi bintang utama.

Fitur AI Scene Enhancement membantu menyesuaikan warna agar lebih hidup tanpa berlebihan.

Sementara untuk kondisi low-light, algoritma AI OPPO berhasil menekan noise dengan cukup baik. Mode potret juga menonjol dengan efek bokeh yang natural.

Performa Tangguh dengan Snapdragon Series Terbaru

OPPO A6 Pro ditenagai oleh chipset Snapdragon kelas menengah terbaru, yang dipadukan dengan RAM besar dan penyimpanan luas.

Kombinasi ini cukup mumpuni untuk multitasking dan gaming ringan-menengah.Dalam penggunaan sehari-hari, perpindahan antar aplikasi berjalan mulus, sementara saat digunakan bermain gim seperti Mobile Legends atau PUBG Mobile, performanya stabil tanpa overheating berlebihan.

Baterai Besar dan Pengisian Cepat

Dengan baterai 7.000 mAh, OPPO A6 Pro sanggup menemani aktivitas seharian penuh. Dukungan fast charging 80W, plus juga memiliki teknologi SUPERVOOC pengisian cepat, ini jadi keunggulan tersendiri—mengisi dari 0 ke 100% hanya dalam waktu sekitar 45 menit. Dan bisa mengisi peralatan lainnya juga.

Untuk pengguna aktif yang sering berpindah tempat, kombinasi daya tahan dan kecepatan isi ulang ini benar-benar terasa membantu.

Yang jadi keunggulan lain adalah smartphone ini sudah berbekal IP69, IP68, IP66 Tahan Air dan Debu. Bahkan, untuk merekam di dalam air pun bisa dilakukan. Dan ponsel ini pun tetap bekerja secara normal.

Mampu bertahan sampai suhu 80°C, seperti terkena percikan Air Panas. Lalu, bisa tetap beroperasi dalam air pada kedalaman 1,5 Meter selama 30 menit. Menarik kan!

Satu lagi yang membuat smartphone ini menarik adalah tahan terhadap benturan karena memang sudah memiliki sertifikasi Kelas Militer.

So, dengan harga yang masih ramah di kantong, smartphone ini cocok bagi pengguna yang menginginkan tampilan stylish tanpa mengorbankan performa. (Icha)

Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7 Dukung Kreativitas Anak Muda Indonesia

0

Telko.id – Samsung Electronics Indonesia mengajak generasi muda untuk menghidupkan kembali semangat Sumpah Pemuda melalui kreativitas dan kolaborasi digital dengan Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7.

Peluncuran perangkat ini bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2025, menekankan peran teknologi sebagai enabler kreativitas dan alat menciptakan dampak nyata.

Menurut Andi Airin, Head of MX Marketing & Demand Generation Samsung Electronics Indonesia, generasi muda Indonesia hidup di era penuh tantangan yang menuntut kecepatan dan kreativitas besar.

“Melalui Galaxy Z Fold7 | Z Flip7, kami ingin device ini menjadi creativity enabler yang mendampingi banyak anak muda untuk mengasah ide-ide mereka tumbuh lebih cepat, efisien, dan terus relevan dengan zaman,” ujarnya dalam sebuah diskusi di Jakarta, Senin (28/10/2025).

Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7 dilengkapi dengan fitur Galaxy AI dan Gemini AI yang membantu pengguna berpikir besar, bekerja efisien, dan menjaga keseimbangan hidup di era digital.

Teknologi AI ini tidak hanya sekadar fitur canggih, tetapi alat pemberdayaan yang membantu anak muda menuangkan ide, mengeksekusi karya, dan berkolaborasi melalui kreativitas.

Content image for article: Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7 Dukung Kreativitas Anak Muda Indonesia

Pengalaman Nyata Kreator Muda

Aulion, content creator ternama Indonesia, membagikan pengalamannya menggunakan Galaxy Z Fold7 sebagai partner kreatif.

Baginya, dalam dunia produksi konten digital yang serba cepat, ide bisa muncul kapan saja dan harus segera ditangkap sebelum hilang.

“Galaxy Z Fold7 menjadi partner terbaik, membantu keseharianku di dunia kreatif untuk langsung eksekusi ide di mana pun, kapan pun,” kata Aulion.

Layar Galaxy Z Fold7 yang lebar mempermudah Aulion untuk multitasking melakukan riset, mencatat di notes, dan mengecek kalender secara bersamaan tanpa harus membuka laptop.

Saat mengalami kebuntuan kreatif, ia memanfaatkan Gemini Live sebagai creative sparring partner yang membantu memunculkan ide baru. Aulion sering memberikan prompt tambahan seperti “Jangan langsung setuju sama ide ini.

Apakah konsep ini cukup menarik buat konten sosial media?” untuk membuat diskusi dengan AI lebih kritis.

Content image for article: Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7 Dukung Kreativitas Anak Muda Indonesia

Bianca Victoria, Co-Founder Ende Indonesia, menceritakan pengalaman berbeda dengan Galaxy Z Flip7. Sebagai desainer muda yang aktif mempromosikan fashion berkelanjutan, Bianca memaknai semangat Sumpah Pemuda melalui kerja nyata mengangkat budaya lokal.

“Galaxy Z Flip7 sangat bisa jadi partner aku dalam perjalanan itu. Aku suka banget bisa dokumentasi proses kerja langsung dan memanfaatkan fitur Gemini Live untuk cari tahu berbagai hal tentang produk kain lokal,” ujarnya.

Bianca sering menggunakan Gemini Live Camera untuk mengetahui filosofi kain yang digunakannya, terutama ketika menemukan informasi dalam bahasa daerah setempat.

Dengan mengarahkan kamera langsung ke tulisan tersebut, AI dapat menerjemahkan dan memberikan informasi yang dibutuhkan. Teknologi ini mendukung proses kreatifnya dalam menyebarkan cerita dan proses kreatif di balik setiap produk fashion lokal.

Content image for article: Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7 Dukung Kreativitas Anak Muda Indonesia

Perangkat foldable terbaru Samsung ini telah terbukti sebagai alat yang unggul di layar, desain, dan performa, mendukung berbagai aktivitas kreatif penggunanya.

Baik untuk konten creator seperti Aulion maupun desainer seperti Bianca, Galaxy Z series memberikan fleksibilitas dalam berkarya dan berdampak positif bagi masyarakat.

Menurut Andi Airin, generasi muda saat ini punya cara sendiri untuk menyuarakan semangat Sumpah Pemuda, yakni lewat karya, ide, dan berbagai kolaborasi digital. “Seri Galaxy Z yang Samsung hadirkan ada untuk mendukung mereka di setiap langkah, mulai dari menciptakan, mewujudkan, hingga berbagi inspirasi untuk negeri,” tandasnya.

Pengalaman menggunakan perangkat ini tidak hanya terbatas pada produktivitas kerja, tetapi juga dapat mendukung aktivitas gaming dengan optimal berkat kombinasi desain fleksibel dan kecerdasan AI.

Bahkan, keunggulan perangkat ini telah terbukti dalam berbagai kondisi, termasuk penggunaan di lingkungan outdoor seperti di Pulau Jeju. (Icha)

Garmin Instinct Crossover AMOLED, Hybrid Smartwatch Yang Tangguh

0

Telko.id – Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan Instinct Crossover AMOLED, smartwatch hybrid terbaru yang memadukan desain analog klasik dengan teknologi layar AMOLED cerah.

Produk yang dirancang khusus untuk pengguna aktif dan petualang ini akan tersedia di Indonesia mulai 31 Oktober 2025 dengan harga Rp 10.819.000.

Chandrawidhi Desideriani, Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia, menyatakan bahwa Instinct Crossover AMOLED menghadirkan kombinasi sempurna antara ketangguhan dan gaya.

“Dengan layar AMOLED yang cerah, desain analog yang elegan, dan fitur kebugaran lengkap, jam tangan ini hadir untuk mereka yang menginginkan performa maksimal tanpa meninggalkan estetika,” ujarnya.

Smartwatch hybrid ini menawarkan pengalaman unik dalam menampilkan data melalui perpaduan jarum jam analog dan tampilan digital.

Layar AMOLED berwarna 1,2 inci menampilkan informasi dengan detail tajam dan tingkat kecerahan tinggi, memudahkan pembacaan data dalam berbagai kondisi pencahayaan.

Daya tahan baterai menjadi salah satu keunggulan utama Instinct Crossover AMOLED. Perangkat ini mampu bertahan hingga 14 hari dalam mode smartwatch dan 18 hari dalam mode hemat baterai, membuatnya ideal untuk aktivitas harian hingga ekspedisi alam bebas yang membutuhkan ketahanan ekstra.

Content image for article: Garmin Luncurkan Instinct Crossover AMOLED, Hybrid Smartwatch Tangguh

Fitur keamanan tambahan hadir dalam bentuk senter LED bawaan dengan pengaturan tingkat kecerahan yang dapat disesuaikan. Fitur ini sangat berguna untuk penerangan saat malam hari atau dalam keadaan darurat selama petualangan luar ruang.

Mewarisi DNA ketangguhan seri Instinct, smartwatch ini dilengkapi bezel logam dua lapis dan lensa safir tahan gores.

Desainnya telah diuji dengan standar militer AS (MIL-STD-810) dan memiliki ketahanan air hingga 10 ATM, menjadikannya cocok untuk berbagai kondisi ekstrem.

Teknologi RevoDrive menjadi inovasi penting dalam Instinct Crossover AMOLED. Sistem ini secara otomatis mendeteksi guncangan keras dan mengkalibrasi ulang posisi jarum agar tetap menampilkan waktu yang presisi, memastikan akurasi waktu dalam segala kondisi.

Fitur navigasi dan petualangan pada Instinct Crossover AMOLED dilengkapi dengan kompas serta GPS multi-band untuk presisi tinggi di berbagai medan.

Kombinasi ini menjadikannya perangkat andalan bagi para penggemar aktivitas luar ruang yang membutuhkan akurasi navigasi maksimal.

Pemantauan kesehatan 24/7 menjadi bagian integral dari smartwatch ini. Fitur lengkap termasuk pemantauan detak jantung, kualitas tidur tingkat lanjut, Pulse Ox, dan Body Battery membantu pengguna memahami kondisi tubuh secara menyeluruh selama menjalani gaya hidup aktif.

Garmin Instinct Crossover AMOLED tersedia dalam ukuran 46mm dengan dua pilihan warna utama yaitu Charcoal dan Bronze/Sunburst. Untuk segmen khusus, tersedia juga varian Tactical – Black dengan harga Rp 12.679.000.

Kehadiran Instinct Crossover AMOLED memperkaya portofolio produk Garmin di Indonesia yang sebelumnya telah mencakup berbagai inisiatif seperti program Garmin Draw Your Instinct 2.0 yang mendorong kreativitas generasi muda.

Di pasar smartwatch yang semakin kompetitif, kehadiran Instinct Crossover AMOLED menawarkan alternatif menarik bagi konsumen yang menginginkan perpaduan antara estetika klasik dan teknologi modern.

Konsumen dapat memperoleh Garmin Instinct Crossover AMOLED melalui Garmin Brand Store terdekat dan Garmin Official Store secara online mulai 31 Oktober 2025.

Produk ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pengguna yang menginginkan smartwatch tangguh dengan tampilan elegan untuk mendukung berbagai aktivitas sehari-hari maupun petualangan ekstrem. (Icha)

Fitur Baru Windows 11 di Oktober 2025, Lebih Cerdas dan Praktis

Telko.id – Mayoritas pengguna Windows sudah melakukan update pada perangkatnya dan beralih ke Windows 11. Namun mungkin banyak pengguna yang belum memperhatikan beberapa fitur baru sejak peluncuran update di bulan Oktober 2025 ini. Fitur ini sudah berlaku untuk Windows 11 24H2 dan 25H2.

Beberapa fitur ini memang ada yang secara khusus ditujukan untuk para pengguna Copilot+ PC dengan prosesor Snapdragon, namun ada juga yang tidak.

Melansir dari Winpoin, berikut beberapa fitur baru di update Oktober 2025 untuk Windows 11, mari kita simak!

AI Action di File Explorer

Fitur ini pertama kali diperkenalkan enam bulan lalu, dimana di Klik kanan File Explorer, akan muncul opsi AI Action khususnya pada file dengan format gambar. Disaat pengguna klik kanan, akan muncul opsi Remote Background (yang di klik akan langsung membuka Paint atau Photos), Blur Background, dan Highlight subject.

Fitur ini sendiri akan memanfaatkan integrasi AI lokal dan Cloud, khususnya untuk Copilot+, proses editing akan jadi lebih ringan dan super cepat. Secara umum dengan fitur ini, pengguna bisa mengedit gambar dengan sangat cepat tanpa bantuan aplikasi pihak ketiga seperti Adobe Photoshop, Gimp atau Affinity Photos.

Posisi Indikator Volume dan Brightness bisa dipindah

Ada sebuah perubahan kecil untuk indikator volume dan brightness, dimana penguna kini bisa mengatur posisi indikator volume dan brightness sesuai keinginan, jika defaultnya ada di bawah, kini pengguna bisa mengaturnya juga di Atas, Tengah atau Kiri Layar.

Opsi ini bisa pengguna atur dengan cara masuk ke Settings > Accessbility > Visual Indicator. Pengguna dapat sesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan.

Icon Battery baru

Fitur selanjutnya mungkin hanya pengguna laptop yang mengetahui fitur ini, dimana kini icon battery tampil lebih informatif dan berwarna.

Contohnya warna akan berubah sesuai dengan status, sedang charging, low atau full, kemudian akan ada animasi saat charging dan tooltip lebih detail saat pengguna hover mouse kebagian icon battery. Perubahan ini sendiri sudah diperkenalkan sejak delapan bulan lalu.

Baca juga:

Fluid Dictation

Di bulan ini, fitur Voice Access juga mendapatkan peningkatan yang besar, dimana kini ada fitur bernama Fluid Dictation yang akan memungkinkan dictation / dikte jadi lebih natural dan minim jeda, bisa mengenali berbagai perintah seperti “hapus kata terakhir” atau “masukan tanda koma” tapi jelas perintah ini hanya dalam bahasa Inggris.

Selain itu, ada beberapa dukungan bahasa tambahan dan aksen regional, sayangnya bahasa Indonesia masih belum didukung dengan maksimal, secara umum fitur ini akan sangat cocok untuk pengguna yang sering mengetik lewat suara atau memiliki kebutuhan khusus.

Quick Recovery Mode dan Tambahan lainnya

Selanjutnya adanya dukungan untuk Copilot+ AI seperti Recall dan Live Caption AI yang kini mulai diluncurkan secara masal, perbaikan pada kompatibilitas aplikasi legacy dan driver pihak ketiga dan tentu hadirnya Quick Recovery Mode.

Sebagai informasi, Quick Recovery Mode (atau lebih tepatnya Quick Machine Recovery) adalah fitur baru di Windows 11 versi 24H2 dan 25H2 yang dirancang untuk membantu perangkat pulih dari kegagalan boot kritis tanpa perlu intervensi manual, fitur ini sebenarnya sudah mulai tersedia sejak update KB5062660 dan saat ini sudah menjadi bagian dari strategi recovery otomatis Microsoft.

Itulah beberapa fitur tambahan dari Windows yang sudah ditambahkan untuk Windows 11, silahkan cek pada perangkat Anda apakah sudah tersedia.

BI Ingatkan Waspada, Maraknya Penipuan QRIS Palsu

Telko.id – Maraknya modus penipuan keuangan karena semakin canggihnya teknologi di masa sekarang. Terbaru, modus penipuan QRIS palsu untuk menjerat para korbannya.

Modus itu dilakukan saat mereka memindai atau scan QR akan membuat rekening mereka ludes tanpa sisa. Kode QR palsu itu akan meniru identitas pedagang. Jenis barang dan jumlah transaksi asli yang membuat korban tidak akan menyadari sedang bertransaksi dengan penipu.

Melansir dari laman Interactive QRIS, hal ini dapat terjadi kerena beberapa hal seperti; QRIS yang ditampilkan bukanlah milik merchant, merchant tidak mengecek transaksi secara langsung, atau bahkan pelaku penipuan secara diam-diam atau dengan berpura-pura sebagai pihak internal mengganti stiker atau tampilan QRIS asli milik merchant dengan QRIS milik mereka sendiri.

Beberapa waktu lalu, Bank Indonesia pernah mengingatkan terkait hal ini. Melansir dari CNBC Indonesia, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta mengaatakan bahwa QRIS dibangung dengan keamanan standar nasional dan merujuk para praktik terbaik global.

“QRIS keamanannya itu tanggung jawab bersama. BI, Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) dan pelaku industri Perusahaan Jasa Penilai (PJP) selalu melakukan sosialisasi dan edukasi terkait keamanan transaksi QRIS kepada para merchant,” jelas dia.

Menurutnya, peredaran kasus penipuan QRIS palsu perlu ditanggulangi bersama. Termasuk,pedaganga punya tanggung jawab untuk memastikan gambar QRIS berada dalam pengawasannya.

Selain itu pedagang harus mengawasi proses transaksi pembelian dengan QRIS yang dilakukan baik transaksi menggunakan scan gambar maupun mesin EDC.

Kedua, para pedagang juga harus memeriksa status tiap pembayaran. Misalnya memastikan notifikasi telah mereka terima setelah transaksi terjadi.

Namun, bukan hanya pedagang yang harus bertanggung jawab, pembeli juga memiliki tugas yang sama untuk menanggulangi permasalahan ini.

Baca juga:

Filianingsih mengatakan pembeli harus memastikan QRIS yang mereka scan memiliki identitas yang sama dengan merchant tempat mereka bertransaksi.

“Namanya benar, jangan misalnya Yayasan apa, tetapi namanya toko onderdil. Tidak pas,” jelasnya.

“Di BI dan ASPI kita selalu melakukan pengawasan terhadap PJP QRIS dan terhadap perlindungan konsumen. Jadi itu tanggung jawab kita bersama,” lanjutnya.

OPPO dan Google Perkuat AI di Find X9 Series dengan Fitur Baru

0

Telko.id – OPPO mengumumkan fase baru kolaborasi dengan Google untuk meningkatkan pengalaman AI pada ponsel pengguna.

Kerja sama ini berfokus pada tiga area utama: fitur AI yang dipersonalisasi, penyebaran model AI yang lebih baik, dan perlindungan privasi yang lebih kuat.

Kai Tang, President of Software Engineering di OPPO, menyatakan, “Bekerja erat dengan mitra seperti Google memungkinkan kami mengintegrasikan pengalaman AI generasi berikutnya yang tidak hanya kuat tetapi juga sangat dipersonalisasi dan aman.”

Kolaborasi ini menghadirkan aplikasi baru bernama Mind Space yang akan diluncurkan bersama OPPO Find X9 Series pada 28 Oktober mendatang.

Mind Space membantu pengguna mengumpulkan dan mengatur konten di layar, seperti teks, gambar, atau halaman web, menggunakan gesekan tiga jari sederhana.

Semua konten yang disimpan ditempatkan dalam satu lokasi dan diurutkan secara otomatis untuk kemudahan akses.

OPPO telah bekerja sama dengan Google untuk menghubungkan Mind Space ke Gemini. Integrasi ini memungkinkan Gemini mengakses konten dari Mind Space dan membantu pengguna mengambil tindakan dengannya.

Sebagai contoh, seseorang yang merencanakan perjalanan dapat menyimpan artikel dan catatan di Mind Space, kemudian meminta Gemini untuk membuat itinerary detail.

Pengguna dapat memilih secara tepat apa yang dapat dilihat atau digunakan Gemini dari dalam Mind Space, menjaga kendali atas data mereka.

Fitur ini sejalan dengan tren AI personal yang juga berkembang di perangkat lain, seperti yang terlihat pada kacamata AI Meta dan Oakley untuk atlet.

Gemini juga akan bekerja dengan aplikasi OPPO lainnya pada Find X9 Series. Pengguna dapat mengobrol dengan Gemini untuk mendapatkan bantuan, mengedit foto menggunakan model pengeditan gambar Nano Banana, atau mengajukan pertanyaan melalui Gemini Live.

Gemini Live dapat merespons apa yang dilihat pengguna di layar atau melalui kamera mereka, menawarkan bantuan visual seperti menunjukkan langkah-langkah untuk memperbaiki perangkat atau mengatur penyimpanan.

Semua fitur ini didukung oleh AI Private Computing Cloud OPPO, yang menggunakan layanan komputasi rahasia Google Cloud. Pengaturan ini memastikan bahwa semua pemrosesan AI terjadi dalam lingkungan yang aman dan terenkripsi.

Data sensitif tetap bersifat pribadi dan tidak dapat diakses oleh pihak ketiga mana pun, termasuk OPPO.

Rangkaian lengkap fitur AI ini akan tersedia pada OPPO Find X9 Series dan ColorOS 16. Pembeli Find X9 atau Find X9 Pro akan mendapatkan langganan gratis tiga bulan ke Google AI Pro, yang mencakup akses ke alat Gemini premium dan penyimpanan cloud 2TB.

Langganan ini menambah nilai dari program bundling yang sebelumnya ditawarkan OPPO, seperti kerjasama dengan Indosat yang memberikan kuota gratis.

Kolaborasi OPPO dan Google dalam pengembangan AI ini mencerminkan tren industri yang semakin fokus pada integrasi teknologi cerdas.

Seperti halnya Microsoft yang menjual paten kepada Xiaomi, kemitraan strategis antara perusahaan teknologi besar menjadi kunci dalam mempercepat inovasi.

Peluncuran Find X9 Series dengan fitur AI mutakhir ini diharapkan dapat memperkuat posisi OPPO dalam persaingan smartphone premium global.

Dengan pendekatan yang berpusat pada personalisasi dan keamanan, OPPO menawarkan nilai tambah yang signifikan bagi konsumen yang mengutamakan privasi dan kemudahan penggunaan. (Icha)

Xiaomi Portable Photo Printer Pro Rilis Global, Cetak Foto Profesional

0

Telko.id – Xiaomi resmi meluncurkan Portable Photo Printer Pro di pasar global. Printer foto portabel ini hadir dengan teknologi cetak dye-sublimation profesional yang menjanjikan kualitas foto tajam dan detail tinggi bagi pengguna sehari-hari.

Kehadiran perangkat ini memperluas portofolio produk Xiaomi di luar smartphone dan perangkat elektronik lainnya.

Xiaomi mengklaim printer ini mampu menghasilkan foto dengan resolusi 313 dpi, gamut warna 16,7 juta, dan 256 level greyscale.

Kombinasi spesifikasi ini memastikan transisi warna yang halus dan detail realistis pada setiap hasil cetak. Setiap foto juga dilaminasi otomatis selama proses pencetakan untuk melindungi dari kelembapan, sidik jari, dan memudarnya warna.

Xiaomi Portable Photo Printer Pro

Dari segi portabilitas, Portable Photo Printer Pro memiliki dimensi compact 86,8 x 142,5 milimeter dengan ketebalan 26,8 milimeter. Ukuran ini memungkinkan perangkat mudah dibawa dalam saku jaket atau tas ransel.

Printer ini terhubung langsung ke smartphone melalui Bluetooth menggunakan aplikasi Xiaomi Home dan mendukung koneksi multi-pengguna hingga tiga perangkat sekaligus.

Fitur kreatif menjadi nilai tambah perangkat ini. Pengguna dapat mencetak live photos dan AR photos yang menyertakan video pendek hingga 15 detik atau klip audio hingga 60 detik.

Aplikasi pendampingnya juga memungkinkan penambahan border, tanggal, watermark, serta penggunaan template foto untuk kolase, stiker, dan layout kreatif.

Daya tahan baterai menjadi pertimbangan penting untuk perangkat portabel. Portable Photo Printer Pro dilengkapi baterai built-in 880 mAh yang mendukung penggunaan mobile.

Xiaomi menyatakan fitur laminasi pada foto tidak hanya melindungi dari kerusakan fisik, tetapi juga menjaga kecerahan dan kejernihan hasil cetak dalam jangka panjang.

Untuk harga dan ketersediaan, Xiaomi Portable Photo Printer Pro saat ini sudah bisa dipesan di Inggris dengan harga £109,99 dan di Eropa seharga €129,99.

Rencana ekspansi ke region lain akan menyusul sesuai dengan jalur distribusi lokal masing-masing negara. Peluncuran produk ini sejalan dengan strategi ekspansi global Xiaomi yang terus memperluas jangkauan produk-produk inovatifnya.

Inisiatif peluncuran produk teknologi seperti ini turut mendukung perkembangan ekosistem digital di Indonesia.

Seperti yang terlihat dalam program Rumah BUMN Telkom Cetak 1,2 Juta Kemasan UKM, kemajuan teknologi mampu memberikan dampak positif bagi berbagai sektor industri.

Pengembangan talenta digital juga menjadi fokus penting dalam menyambut inovasi teknologi baru. Program seperti Telkom Cyberfest Vol.2 yang melatih 50 talenta muda menghadapi ancaman siber menunjukkan kesiapan SDM Indonesia dalam menghadapi era digital.

Peluncuran Portable Photo Printer Pro ini memperkuat posisi Xiaomi dalam pasar perangkat peripheral kreatif.

Produk ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan konsumen akan solusi pencetakan foto yang praktis dan berkualitas tinggi, sekaligus mendukung tren konten visual yang semakin berkembang di platform digital.

Kolaborasi antara brand teknologi dengan event olahraga juga menunjukkan potensi pasar yang besar, seperti terlihat dalam partnership OPPO dengan BRI Super League.

Sinergi semacam ini membuka peluang bagi produk-produk inovatif seperti printer portabel Xiaomi untuk menjangkau pasar yang lebih luas. (Icha)

Xiaomi 17 Ultra Bocor, Bawa Kamera 200MP dan Teknologi Zoom Baru

0

Telko.id – Xiaomi dikabarkan sedang mempersiapkan peluncuran smartphone flagship terbarunya, Xiaomi 17 Ultra, yang akan melengkapi jajaran seri 17.

Bocoran terbaru dari Digital Chat Station di Weibo mengungkapkan spesifikasi kamera yang mengesankan, termasuk sensor utama 50MP dengan kemampuan zoom in-sensor yang ditingkatkan dan kamera periskop 200MP dengan fitur telephoto macro.

Menurut sumber tersebut, kamera utama 50MP pada Xiaomi 17 Ultra akan mendukung teknologi zoom in-sensor yang lebih baik di berbagai level zoom.

Kemampuan ini bahkan disebut-sebut hampir menyamai jangkauan focal length kamera zoom periskop. Sementara kamera periskop telephoto sendiri akan menggunakan sensor beresolusi 200MP dengan kemampuan telephoto macro dan multi-focal lossless zoom.

Digital Chat Station juga menyebutkan bahwa kedua kamera baru ini akan memiliki dynamic range yang sangat tinggi.

Informasi ini muncul setelah rumor sebelumnya yang mengklaim Xiaomi 17 Ultra akan memiliki total empat kamera di bagian belakang, dengan semua kamera memiliki resolusi 50MP kecuali kamera periskop telephoto.

Waktu peluncuran resmi Xiaomi 17 Ultra masih belum jelas. Namun sebagai perbandingan, pendahulunya Xiaomi 15 Ultra diluncurkan pada Februari tahun ini.

Perlu dicatat bahwa Xiaomi melewati penomoran 16 untuk menyesuaikan dengan skema penamaan produk Apple.

Xiaomi telah menunjukkan komitmennya dalam inovasi kamera smartphone melalui berbagai pengembangan teknologi.

Sebelumnya, Xiaomi telah mematenkan desain ponsel dengan kamera tunggal yang menunjukkan pendekatan berbeda dalam desain kamera.

Keberhasilan varian sebelumnya dalam seri yang sama menunjukkan antusiasme pasar terhadap produk flagship Xiaomi. Xiaomi 17 Pro Max berhasil mencetak rekor pre-order dengan fitur Magic Back Screen yang menjadi daya tarik utama konsumen.

Seri flagship Xiaomi 17 sudah mencakup beberapa model yang telah diluncurkan, termasuk Xiaomi 17 Pro dan 17 Pro Max yang resmi diperkenalkan dengan membawa fitur Magic Back Screen dan chipset Snapdragon 8 Extreme Edition.

Pengembangan Xiaomi 17 Ultra juga menarik perhatian mengingat perusahaan ini baru saja meluncurkan Xiaomi 15T Series secara global yang siap hadir di Indonesia pada 30 September. Ini menunjukkan strategi produk yang komprehensif dari Xiaomi di berbagai segmen pasar.

Dalam persaingan kamera smartphone, resolusi tinggi menjadi tren yang terus berkembang. Sebagai perbandingan, Samsung Galaxy A17 yang dibanderol Rp 2 jutaan juga telah dilengkapi kamera 50MP dengan OIS, meski tentu dengan target pasar yang berbeda.

Masih belum jelas apakah Xiaomi 17 Ultra akan mengadopsi fitur layar belakang (rear screen) yang terdapat pada Xiaomi 17 Pro dan 17 Pro Max.

Kemungkinan besar tidak, mengingat Xiaomi 17 Ultra membutuhkan ruang lebih besar untuk menampung kamera yang lebih besar dan canggih.

Bocoran ini memberikan gambaran tentang arah pengembangan teknologi kamera smartphone flagship Xiaomi.

Dengan spesifikasi kamera yang diungkapkan, Xiaomi 17 Ultra diprediksi akan menjadi pesaing kuat di segmen smartphone premium dengan fokus pada kemampuan fotografi yang unggul. (Icha)

Samsung Galaxy Tri-Fold Akan Rilis Pekan Ini di APEC 2025

0

Telko.id – Samsung akhirnya akan meluncurkan smartphone lipat tiga pertamanya dalam waktu dekat.

Menurut laporan terbaru dari The Korea Herald, perangkat revolusioner ini akan diperkenalkan secara resmi pada KTT Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) 2025 yang berlangsung dari 31 Oktober hingga 1 November di Gyeongju, Korea Selatan.

Meskipun Samsung telah mengonfirmasi bahwa ponsel lipat tiga akan diluncurkan tahun ini, perusahaan belum mengumumkan tanggal peluncuran resmi hingga munculnya laporan ini.

Keputusan untuk meluncurkan di ajang APEC 2025 menunjukkan betapa pentingnya produk ini bagi strategi global Samsung.

Samsung’s Galaxy tri-fold to launch this week

Nama produk resmi untuk smartphone lipat tiga Samsung masih menjadi misteri. Berbagai rumor beredar menyebutkan kemungkinan nama Galaxy G Fold atau Galaxy Z TriFold. Keputusan akhir mengenai penamaan produk ini masih dalam pembahasan internal Samsung.

Yang pasti, ketersediaan perangkat ini akan sangat terbatas. Samsung dilaporkan hanya memproduksi 50.000 hingga 200.000 unit pada fase produksi awal.

Kebijakan produksi terbatas ini menjadikan smartphone lipat tiga Samsung sebagai produk eksklusif yang sulit diperoleh.

Harga yang diprediksi untuk ponsel lipat tiga Samsung mencapai US$2.800 atau sekitar Rp45 juta. Angka ini lebih tinggi US$1.000 dibandingkan harga peluncuran Galaxy Z Fold7.

Dengan harga tersebut, Samsung menempatkan produk ini di segmen premium tertinggi pasar smartphone.

Distribusi smartphone lipat tiga Samsung akan terbatas hanya pada beberapa pasar terpilih. Berdasarkan laporan sebelumnya, China, Korea Selatan, Amerika Serikat, dan Uni Emirat Arab menjadi negara-negara pertama yang akan mendapatkan akses ke perangkat ini.

Strategi pemasaran selektif ini mencerminkan pendekatan Samsung yang berhati-hati dalam meluncurkan teknologi baru.

Peluncuran di KTT APEC 2025 memberikan konteks strategis yang menarik. Event internasional ini menghadirkan para pemimpin ekonomi dari 21 negara anggota, menciptakan platform yang ideal untuk memperkenalkan inovasi teknologi terbaru Samsung kepada audiens global.

KTT APEC 2025 di Gyeongju menjadi pilihan lokasi yang signifikan mengingat Gyeongju merupakan kota bersejarah yang mewakili warisan budaya Korea Selatan. Kombinasi antara tradisi dan inovasi teknologi dalam peluncuran produk ini menunjukkan positioning Samsung di pasar global.

Sebelumnya, Samsung telah memberikan teaser mengenai kehadiran smartphone lipat tiga tahun ini.

Namun, detail teknis dan spesifikasi resmi masih ditutup rapat. Samsung Siap Luncurkan Ponsel Lipat Tiga Akhir Tahun Ini menjadi berita yang telah mengonfirmasi timeline peluncuran produk ini.

Industri smartphone foldable memang sedang mengalami perkembangan pesat. Persaingan di segmen ini semakin ketat dengan kehadiran berbagai pemain.

Huawei Siapkan Mate XTs, Tri-Fold Smartphone Terbaru dengan Peningkatan Performa menunjukkan bahwa Samsung tidak sendirian dalam mengembangkan teknologi lipat tiga.

Desain smartphone lipat tiga Samsung telah menjadi bahan pembicaraan di kalangan penggemar teknologi.

Samsung Galaxy G Fold: Bocoran Desain Tri-Fold Pertama Muncul di One UI 8 memberikan gambaran awal tentang bagaimana perangkat ini akan terlihat dan berfungsi.

Kebijakan produksi terbatas Samsung untuk smartphone lipat tiga ini mencerminkan pendekatan yang berbeda dari peluncuran produk massal biasa.

Dengan hanya memproduksi 50.000 hingga 200.000 unit, Samsung tampaknya ingin menguji respons pasar sebelum melakukan produksi skala penuh.

Harga US$2.800 menempatkan smartphone lipat tiga Samsung di posisi yang sangat premium. Perbedaan harga US$1.000 dengan Galaxy Z Fold7 menunjukkan bahwa Samsung memposisikan produk ini sebagai lini teratas dalam portofolio foldable mereka.

Pasar yang dipilih untuk peluncuran awal—China, Korea Selatan, AS, dan UAE—merepresentasikan wilayah dengan adopsi teknologi tinggi dan daya beli konsumen yang kuat.

Strategi ini memungkinkan Samsung untuk mengumpulkan feedback dari pasar-pasar kunci sebelum melakukan ekspansi lebih luas.

Peluncuran di KTT APEC 2025 juga memiliki makna simbolis yang dalam. Sebagai perusahaan teknologi terkemuka Korea Selatan, Samsung menggunakan platform internasional ini untuk menunjukkan kepemimpinan teknologi negara tersebut di kancah global.

Dengan hanya beberapa hari menuju KTT APEC 2025, komunitas teknologi dunia menanti dengan penuh antisipasi pengumuman resmi dari Samsung.

Peluncuran smartphone lipat tiga ini tidak hanya menjadi milestone bagi Samsung, tetapi juga bagi industri smartphone secara keseluruhan.

  • Perkembangan terbaru ini menandai babak baru dalam evolusi smartphone foldable. Setelah sukses dengan seri Galaxy Z Fold dan Z Flip, Samsung kini siap membawa pengalaman pengguna ke level berikutnya dengan teknologi lipat tiga yang dijanjikan akan mengubah cara kita berinteraksi dengan perangkat mobile. (Icha)

Samsung Tunda Program Beta One UI 8.5, Galaxy S26 Mundur ke Maret?

0

Telko.id – Samsung dikabarkan menunda peluncuran program beta untuk antarmuka One UI 8.5 yang dinantikan.

Penundaan ini terkait langsung dengan perubahan rencana untuk lini produk Galaxy S26, khususnya kembalinya model S26+ yang sempat dibatalkan.

Menurut informasi dari seorang tipster di platform X, rilis beta pertama One UI 8.5 yang seharusnya dimulai pada November kini sangat kecil kemungkinannya terjadi.

Sumber tersebut menyebutkan bahwa penundaan ini berhubungan dengan model Galaxy S26+. Model ini awalnya dihapus dari peta jalan Samsung, namun dihidupkan kembali menyusul penjualan Galaxy S25 Edge yang dinilai mengecewakan.

Rencana awal Samsung adalah mengganti S26+ dengan S26 Edge. Namun, setelah S26 Edge dibatalkan, posisi S26+ kembali diaktifkan.

Perubahan strategi produk ini membutuhkan waktu pengembangan tambahan, yang berdampak pada jadwal peluncuran seluruh keluarga Galaxy S26. Kini, kemunculan seri flagship tersebut dikabarkan tertunda hingga Maret.

Samsung berencana menggunakan perangkat Galaxy S26 sebagai pembawa debut resmi One UI 8.5. Dengan penundaan peluncuran perangkat hingga Maret, tidak ada alasan kuat untuk meluncurkan program beta pada November untuk keluarga S25, mengingat pembaruan final baru akan tersedia pada Maret. Hal inilah yang menjadi alasan penundaan program beta.

Perlu dicatat bahwa informasi ini masih berupa rumor yang belum dikonfirmasi secara resmi oleh Samsung. Meskipun demikian, rangkaian peristiwa ini menunjukkan dinamika dalam pengembangan produk teknologi high-end.

Perubahan rencana produk seperti yang terjadi pada Samsung Galaxy S20 memang dapat mempengaruhi jadwal pengembangan perangkat lunak.

Industri smartphone terus mengalami penyesuaian strategi berdasarkan respons pasar. Seperti yang terjadi dengan Oppo Find X9 Ultra yang juga mengalami penyesuaian spesifikasi, keputusan Samsung terhadap Galaxy S26+ mencerminkan kebutuhan untuk merespons dinamika pasar secara cepat.

Dalam ekosistem teknologi, koordinasi antara pengembangan hardware dan software menjadi kritis. Keterlambatan pada satu aspek seringkali berimbas pada aspek lainnya, seperti yang terlihat dalam kasus penundaan One UI 8.5 ini.

Inovasi dalam pengembangan produk membutuhkan sinergi yang tepat, sebagaimana ditunjukkan oleh berbagai solusi inovatif dalam kompetisi teknologi.

Meskipun penundaan ini mungkin mengecewakan pengguna yang menantikan fitur-fitur baru One UI 8.5, keputusan Samsung untuk menyelaraskan waktu peluncuran software dengan hardware terbarunya dapat dipandang sebagai langkah strategis.

Pendekatan ini memastikan pengalaman pengguna yang optimal sejak pertama kali perangkat diluncurkan.

Sampai saat ini, Samsung belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai penundaan program beta One UI 8.5 maupun perubahan jadwal peluncuran Galaxy S26.

Komunitas teknologi masih menunggu konfirmasi langsung dari perusahaan mengenai perkembangan terbaru ini. (Icha)