spot_img
Latest Phone

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

Garmin Kampanye Women of Endurance: Ibu Rumah Tangga Bisa Setara HIIT

Telko.id - Aktivitas sehari-hari seorang ibu rumah tangga ternyata...

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...
Beranda blog Halaman 440

Ekspansi Ke India, eFishery Perkuat Posisi di Pasar Akuakultur Global

0

Telko.id – eFishery, perusahaan teknologi akuakultur asal Indonesia telah merampungkan uji coba komersial di India, menandai langkah penting dalam ekspansi global perusahaan.

Dimulai pada Maret 2023, perusahaan teknologi akuakultur terbesar di Asia Tenggara ini berhasil menjangkau lebih dari 1.000 hektar kolam milik pembudidaya dan telah mendistribusikan lebih dari 3.000 metrik ton pakan di India.

Pencapaian ini membawa eFishery semakin dekat dengan misinya untuk memperluas jangkauan operasional ke lima negara bagian lain di India pada akhir tahun 2024.

Ekspansi eFishery di India merupakan bagian dari pengembangan bisnis perusahaan yang lebih luas ke luar Asia Tenggara dengan menggunakan pendekatan ‘one country at a time’, agar dapat dinilai dampaknya secara berkala dan berkelanjutan.

Baca juga : Dapatkan Dua Pemodal, eFishery Perluas Jaringan Distribusi

Selain India, eFishery juga melirik peluang di satu atau dua negara di wilayah Asia dan Amerika Latin dalam satu tahun mendatang, sembari terus menjalankan ekspor produk udang ke luar negeri.

Strategi ini juga berfokus untuk melihat variasi pasar yang menawarkan ekosistem komprehensif kepada pembudidaya, menciptakan model koperasi digital lengkap dengan akses untuk pakan ikan dan udang berkualitas tinggi, teknologi Internet of Things (IoT), SOP produksi, dan jaminan pembelian (off-take), guna memberdayakan serta mengembangkan potensi pembudidaya.

CEO dan Co-Founder eFishery Gibran Huzaifah menjelaskan bahwa India adalah bagian penting dari strategi pertumbuhan eFishery secara keseluruhan. Hal ini mencakup perluasan jejak perusahaan di Indonesia dan pertumbuhan di pasar ekspor.

“Dimulai dengan India, kami bangga dengan kemampuan eFishery mengerahkan potensi kekuatan akuakultur secara global melalui teknologi buatan Indonesia, dengan rata-rata peningkatan pendapatan pembudidaya mencapai dua hingga tiga kali lipat,” kata Gibran.

Ia pun menyadari potensi dan nilai industri akuakultur India, baik secara ukuran dan struktur, memiliki kemiripan dengan Indonesia, yang didominasi oleh pembudidaya level kecil dan menengah.

Dengan menjadi mitra mereka, para kontributor utama ketahanan pangan lokal dan regional ini dapat berkontribusi lebih baik untuk menghasilkan sumber protein berkelanjutan yang dapat diakses oleh masyarakat global.

India, dengan populasi 1,4 miliar jiwa, memiliki tingkat konsumsi seafood hingga 60-70%. Tak hanya itu, industri akuakultur di India bernilai lebih dari US$15 miliar, dan memiliki Compound Annual Growth Rate (CAGR) >8% selama tiga dekade terakhir.

Hal ini menggambarkan besarnya potensi industri akuakultur di India. Namun, di tengah besarnya potensi tersebut, pembudidaya kecil dan menengah di India masih menghadapi berbagai tantangan.

Seperti, lemahnya akses ke pasar, skema harga yang tidak konsisten dan tidak menguntungkan, skema pembayaran yang selalu terlambat, serta kurangnya informasi dasar manajemen budidaya dari sisi tata cara, teknologi, maupun inovasi.

Menyadari hal tersebut, eFishery berupaya memberdayakan pembudidaya agar dapat mengambil keputusan secara cepat berdasarkan informasi dan data.

Fokusnya adalah mengoptimalkan praktik budidaya dan meningkatkan hasil panen secara keseluruhan.
Neil Wendover, International Expansion Lead eFishery, menjelaskan komitmen perusahaan untuk meningkatkan profitabilitas pembudidaya di setiap negara sasaran ekspansi.

“Tujuan bisnis kami tetap berfokus untuk menyelesaikan masalah para pembudidaya dan meningkatkan profitabilitas dengan mendorong produktivitas dan efisiensi operasional. Kami tidak mengurangi keuntungan mereka, tetapi justru menggandakan hasilnya,” ungkap Neil Wendover.

Memulai operasi di Andhra Pradesh, sebuah negara bagian yang menyumbang 35% dari total produksi akuakultur India, eFishery mampu penilaian pasar dan strategi secara menyeluruh.

Wendover melanjutkan, “Kami telah mengembangkan tim yang terdiri dari 50 karyawan lokal, yang memiliki pemahaman mendalam tentang kultur setempat. Dukungan dari lembaga pemerintah dan pemasok bahan baku berperan penting dalam mengatasi tantangan unik sektor akuakultur India yang sangat berpotensi namun masih terfragmentasi. Di India ini, kami berada di jalur yang tepat untuk mencapai pertumbuhan 10x lipat, selaras dengan target bisnis ekspansi internasional kami.”

“Kolaborasi dengan eFishery telah membawa perubahan besar bagi kolam budidaya kecil kami. Solusi dan dukungan inovatif mereka telah meningkatkan efisiensi dan mendorong keberlanjutan operasi budidaya kami secara keseluruhan,” kata Ch. Veera Nageswar Rao, pembudidaya ikan dari Distrik Kakinada di India, dan juga mitra eFishery.

Bantuan berkelanjutan dari eFishery juga memastikan panen yang sukses, sehingga dapat mencegah perlunya panic harvest karena kendala finansial.
Didirikan di Bandung pada 2013, eFishery telah mendisrupsi industri akuakultur Indonesia dengan menawarkan digital autofeeder berbasis IoT.

Inovasi ini bertujuan untuk meningkatkan akuntabilitas, efisiensi, dan kenyamanan dalam usaha budidaya ikan. Teknologi berbasis data yang dimiliki eFishery menggunakan sensor untuk memantau dan mengoptimalkan pemberian pakan, kesehatan ikan, dan kualitas air sekaligus meminimalkan limbah.

Sebagai startup unicorn pertama di industri akuakultur global, langkah strategis eFishery ke India sejalan dengan komitmen perusahaan untuk mengatasi masalah kelaparan di dunia.

“Kehadiran kami di India merupakan langkah penting dalam strategi ekspansi internasional kami. Dengan fokus pada teknologi dan solusi berbasis data, eFishery memimpin transformasi value-chain akuakultur dan berkontribusi terhadap kesejahteraan ekonomi para pembudidaya,” tutup Gibran. (Icha)

Huawei FreeClip, Desain C-bridge Buat Nyaman

0

Telko.id – Huawei Consumer Business Group (CBG) secara resmi mengumumkan peluncuran produk audio terbarunya di Dubai, Huawei FreeClip Open-ear earbuds dalam acara peluncuran bertema ‘Creation of Beauty’.

Mengusung desain Open-ear earbuds dan bentuk desain C-Bridge yang stylish dan berbeda dari yang sudah ada sebelumnya, Huawei FreeClip menjadi perwujudan lanjutan dari semangat ‘Fashion Forward’ Huawei yang pertama kali diperkenalkan sejak Oktober lalu.

Didukung dengan desain C-bridge yang inovatif, Huawei FreeClip mampu meningkatkan kenyamanan pengguna dalam mendengarkan audio berkualitas suara secara optimal. Baik untuk berolahraga di area outdoor atau ketika harus multitasking antara berkomunikasi online dan bekerja secara mobile.

Earbuds ini juga dilengkapi oleh teknologi suara anti-bocor (leakproof sound), Smart Wear Detection sebagai sensor deteksi cerdas di kelasnya untuk kedua sisi earbuds, kapasitas baterai tahan lama, AI call noise reduction, serta mendukung tingkat ketahanan air dan debu IP54.

Baca juga : Huawei MatePad 11 PaperMatte Edition, Berteknologi Nanoscale Texture, Apa Itu?

Berbagai keunggulan yang ditawarkan oleh Huawei FreeClip berasal dari tiga bagian penting pada perangkat earbuds terkait, yakni Comfort Bean di bagian belakang, Acoustic Ball yakni desain bagian depannya.

Tentu saja Desain C-Bridge, yang menyambungkan dua bagian penting lainnya menggunakan desain kantilever atau balok padat yang dibuat elastis menyesuaikan bentuk telinga.

Adapun desain C-Bridge sendiri diciptakan melalui teknik kompleks pada industri perangkat mobile, yang membutuhkan tiga tahun penyempurnaan oleh para pakar teknologi Huawei.

Infrastruktur prototipe desain C-Bridge sendiri dibuat dari material campuran nikel dan titanium yang berperforma tinggi, sehingga mampu membentuk ‘ingatan kuat’ atas pilihan kenyamanan serta karakteristik telinga pengguna.

Meskipun mudah dibentuk, desain C-Bridge juga berhasil mempertahankan daya tahannya, dan telah diuji ketahanannya melalui lebih dari 25.000 kali uji keandalan.

Desain C-bridge juga menghadirkan teknologi terbaik yang menghubungkan sistem akustik, baterai, dan kontrol earbud, dengan paduan memori bentuk Ni-Ti yang berisi 9 kabel inti dan 1 kabel baja memori meskipun memiliki lingkar kabel yang tipis.

Desain ini memastikan setiap earbud berbobot seringan 5,6g, sehingga ringan dan cukup nyaman untuk dipakai seharian penuh.

Kehadiran struktur cekung-cembung Acoustic Ball dan Comfort Bean yang ergonomis membuat kedua fitur tersebut mampu bekerja sama secara optimal untuk menghasilkan kesesuaian yang aman namun ergonomis; tetap terpasang di telinga pengguna sekaligus mengurangi ketegangan dan ketidaknyamanan pada telinga.

Reverse Sound Waves System

HUAWEI FreeClip menawarkan kejernihan open-ear audio dan mengatasi masalah kebocoran suara dengan menggabungkan dua teknologi audio utama:  Dual Magnet High-Sensitivity Driver Unit 10,8 mm untuk meningkatkan kemampuan speaker dan menangkap nuansa nada musik yang didengarkan oleh pengguna.

Sementara itu, sistem Reverse Sound Waves secara cerdas menyesuaikan volume sekaligus membatalkan gelombang suara untuk meningkatkan privasi pengguna. Fitur ini secara efektif mengurangi kebocoran suara dengan menghilangkan gelombang suara yang jauh.

Huawei FreeClip juga mengintegrasikan ventilasi belakang suara ganda pada acoustic ball untuk mengimbangi kebocoran gelombang suara, sehingga meminimalkan risiko kebocoran suara.

Selain itu, desain C-bridge memastikan Acoustic Ball dengan nyaman menutupi lingkar di sekitar inti heliks dan antitragus, sehingga posisinya pas pada daun telinga pengguna sekaligus mendekatkan produksi audio ke saluran telinga.

Smart Wear Detection

Huawei FreeClip memperkenalkan desain earbud Open-Ear pertama yang fleksibel digunakan pada daun telinga kanan dan kiri dengan menggunakan Smart Wear Detection.

Selain itu, karena earbud ini dapat digunakan secara bergantian, pengguna memiliki fleksibilitas untuk mengoptimalkan masa pakai baterai dan menikmati durasi penggunaan yang lebih lama, terutama dalam skenario di mana satu earphone sudah cukup untuk menerima panggilan cepat.

Huawei FreeClip, dengan Crystal-Clear AI Calls dan 2 mikrofon + VPU wind noise cancellation design, memastikan kualitas panggilan yang sangat baik bahkan saat berada di area outdoor, di tempat yang ramai atau saat berolahraga di luar ruangan.

Earbud dapat bertahan hingga 8 jam waktu mendengarkan atau 5 jam waktu bicara dengan sekali pengisian daya. Sebagai alternatif, pengguna dapat menikmati waktu hingga 36 jam dengan charging case yang terisi penuh daya.

Selain memberikan kenyamanan dan keamanan, Huawei FreeClip mendukung ketahanan air dan debu tingkat IP54.

Dengan begitu, earphone ini ideal untuk menemani pengguna dalam melakukan aktivitas fisik, baik untuk mendengarkan musik sebagai penambah motivasi atau tetap terhubung dengan panggilan Bluetooth. (Icha)

Ini Manfaat dan Fungsi RAM Besar Pada Smartphone

0

Telko.id – Masalah performa keseluruhan sebuah smartphone sangat ditentukan juga oleh Random Access Memory atau sering disebut sebagai RAM.

Tapi apa, sih, fungsi RAM itu sebenarnya, serta bagaimana cara kerjanya hingga perannya begitu penting bagi sebuah smartphone? Andi Renreng, Associate Director Marketing POCO Indonesia pun akan kupas tuntas.

Kenalan lebih dekat dengan RAM dan cara kerjanya

Pada dasarnya, RAM (Random Access Memory) merupakan salah satu jenis memori dengan karakter cepat. Buat memudahkan dalam memahami RAM lebih dalam, ada baiknya kita mengerti cara pemrosesan data di smartphone, khususnya terkait peran RAM di dalamnya.

Begini, ketika smartphone dinyalakan, aplikasi berikut data-data lain yang belum dijalankan/diakses berada di storage. Ketika aplikasi dijalankan barulah ditempatkan di RAM.

Baca juga : Jangan Panik! Ini Cara Lacak dan Kunci Hape Poco Yang Hilang

Dari sini terlihat kalau RAM merupakan memori untuk menampung aplikasi maupun data-data lain yang sedang berjalan/diakses. Ketika aplikasi tersebut sudah tidak berjalan, maka akan dihapus dari RAM. Karena itulah RAM juga kerap disebut sebagai memori sementara.

Secara arsitektur, RAM berposisi di antara CPU (atau lebih luasnya, chipset) dan storage untuk ‘menjembatani’ kerja kedua elemen tersebut. Artinya, OS maupun aplikasi dan data-data lain yang akan diproses oleh CPU disiapkan oleh RAM dengan membaca/mengambilnya dari storage.

Dengan begini, CPU cukup membaca/mengakses data yang ada di RAM. Ini lebih cepat sekaligus efisien ketimbang CPU harus membaca/mengambilnya dari storage, yang kecepatan aksesnya jauh di bawah RAM dan isinya masih ‘bercampur’ dengan data yang sedang tidak ingin digunakan.

“Jika dianalogikan, RAM adalah kantong di baju atau celana, sementara storage hape adalah ransel. Akan jauh lebih cepat menemukan dan mengambil benda yang kita inginkan dari kantong ketimbang dari ransel, bukan? Simpelnya kira-kira seperti itu,” kata Andi menjelaskan.

Pengaruh kapasitas RAM buat hape

Spek dari RAM yang paling sering diperhatikan adalah kapasitasnya. Setelah paham cara kerja dan peran RAM, sudah mulai kebayang pengaruh kapasitas RAM dalam sistem smartphone? Berikut ini beberapa yang paling signifikan.

Mendongkrak performa hape
Mengingat data-data yang bakal diolah sama CPU terletak di RAM, jadinya dengan makin besar kapasitas RAM akan makin banyak pula data yang siap buat diproses. Sehingga, performa smartphone makin oke.

Sebaliknya kalau RAM kecil, data yang nggak muat ditampung oleh RAM ibarat mesti mengantre dulu sebelum siap diproses. Akibatnya, ketika antrean makin panjang, berisiko bikin smartphone nge-lag.

Mendukung multitasking
Aplikasi-aplikasi yang sedang berjalan, kan, ditempatkan juga di RAM. Itulah sebabnya mengapa RAM besar sangat mendukung multitasking. Yap, makin besar kapasitas RAM, memungkinkan makin banyak aplikasi yang bisa berjalan secara simultan (berbarengan).

Mengingat riwayat
Saat sebuah aplikasi dibuka, RAM juga akan ‘mengingat’ riwayat tersebut serta aktivitas kita di dalamnya. Dengan begini, aplikasi jadi lebih cepat dibuka kembali di kemudian waktu, maupun saat menjalankan fungsi-fungsi atau fitur milik aplikasi tersebut yang pernah kita jalankan sebelumnya. Makin besarnya kapasitas RAM, bakal makin banyak pula yang dapat diingatnya.

Main game tambah lancar
Sebuah game membutuhkan RAM yang besar buat menampungnya serta pengoperasiannya, ketika data-data dari game tersebut diolah oleh CPU maupun GPU.

Apalagi kalau berupa game 3D, tentu datanya makin besar, sehingga membutuhkan kapasitas RAM makin besar pula agar kita bisa memainkannya dengan lancar jaya.

Itu dia cara kerja dan peran RAM beserta pengaruh kapasitasnya bagi sistem smartphone.

“Mengingat begitu menentukannya peran RAM bagi performa smartphone, POCO terus mendobrak batasan di industri hape dengan menghadirkan produk yang mengusung RAM berkapasitas besar di semua lininya, termasuk di lini low-end sekalipun,” tutup Andi. (Icha)

Suunto Race dan Suunto Wing, Siap Temani Anda Bertualang

0

Telko.id – Suunto adalah sebuah brand Sportwatch yang didirikan oleh seorang penemu asal Finlandia bernama Tuomas Vohlonen pada tahun 1936.

Dimana salah satu penemuannya pada saat itu adalah kompas presisi (kompas dengan cairan). Dan sejak itu Suunto telah tumbuh dan berkembang menjadi salah satu brand yang paling diminati oleh para penjelajah dan juga penikmat olahraga untuk mengeksplorasi dunia mereka.

Kali ini Suunto kembali hadir di tengah-tengah masyarakat Indonesia yang sedang menggemari eksplorasi dan menikmati berbagai macam jenis olahraga sebagai gaya hidup terbarunya, dengan produk Suunto Race, sebuah Sportwatch yang sarat akan teknologi.

Satu lagi adalah Suunto Wing, sebuah headphone open-ear bone conduction headphone yang nyaman dan aman untuk digunakan sambil bereksplorasi.

Baca juga : 2 Smartwatch Mibro Terbaru Hadirkan Ratusan Fitur Mode Olahraga

Di Indonesia sendiri, Sportwatch dan juga earphone nirkabel sudah menjadi salah satu kebutuhan primer untuk gaya hidup sehat.

Suunto Race 2023

Pelengkap rangkaian Sportwatch dari Suunto menjelang akhir 2023, Suunto Race terbaru yang dibekali dengan layar 1,43” AMOLED dan teknologi GPS yang bisa menuntun anda sesuai rute di alam bebas.

Suunto Race juga dibekali Baterai yang tahan hingga 26 hari dalam satu kali pengisian, dan juga telah dibekali dengan AI Coach yang bisa memotivasi dan memberikan tips-tips dalam berlatih.

Yang tidak kalah pentingnya, fitur HRV (Heart Rate Variable) untuk mengukur variabel denyut jantung pemakainya. Ini dan masih ada segudang fitur lainnya seperti penggunaan untuk lebih dari 95+ jenis olahraga Ini adalah sebuah mesin kecil dengan kemampuan yang sangat besar.

Suunto Race, sebagaimana produk Sportwatch dari Suunto lainnya, bisa terhubung dengan aplikasi di telepon selular. Pengguna bisa mengunduh dan menggunakan aplikasi Suunto untuk melakukan pengaturan lebih lanjut dan juga menyimpan data penggunanya.

Secara fisik, bobot Suunto Race adalah 83gr, dengan materi kaca Sapphire Crystal yang tahan benturan dan goresan, menutup layar dial berukuran 49mm, cukup lega untuk melihat pencapaian anda.

Suunto Race diluncurkan hari ini dengan harga retail Rp 7.599.000 untuk tipe  berbahan stainless steel dan Rp 9.299.000 untuk tipe yang berbahan titanium. P

roduk ini bisa didapatkan di banyak gerai Suunto yang tersedia di kota-kota besar Indonesia Dan selain itu, produk ini juga bisa didapatkan secara daring melalui situs resmi Suunto dan akun resmi di beberapa marketplace terkemukaseperti tokopedia dan shopee

Dalam satu kemasan Suunto Race, pembeli akan mendapatkan unit Suunto Race, kabel pengisian daya dan juga buku petunjuk penggunaan.

Suunto Wing

Selain meluncurkan Suunto Race, hari ini Suunto Indonesia juga memperkenalkan sebuah aksesoris terbaru dari Suunto berteknologi yang menggunakan sistem open-ear dengan teknologi bone conduction, sehingga penggunanya dapat merasa nyaman mendengarkan musik favorit mereka sambil menjelajah juga dapat tetap selalu waspada dan aman karena telinga yang tidak tertutup.

Fitur utama dari Suunto Wing ini, adalah ringan dengan bobot 33 gr dengan bahan Titanium Alloy dan juga Karet, tahan air dan keringat dengan standar IP67, daya tahan baterai hingga 10 jam dan 20 jam dengan paket powerbank.

Selain itu, Suunto Wing Black ini dilengkapi dengan lampu LED di kedua sisinya menjadikannya mudah untuk ditemukan dalam keadaan gelap. Hal ini berfungsi juga saat berolahraga di malam hari.

Suunto Wing Black ini juga dilengkapi dengan aplikasi Suunto Wing yang bisa mengubah karakteristik suara yang diinginkan dan juga mengubah tampilan LED, semua dalam aplikasi Suunto Wing ini.

Untuk fungsi kontrol, Suunto Wing bisa dikendalikan dengan sentuhan, yang fungsinya untuk menambah dan mengurangi volume suara, melewati lagu atau mengulanginya lagi, tombol play dan pause, dan juga untuk mengangkat dan menutup telepon. Suunto Wing diluncurkan untuk pasar Indonesia hari ini dengan harga Rp. 3.399.000

Dalam satu box kemasan Suunto Wing, konsumen akan mendapatkan 1 unit Suunto Wing, kabel pengisian daya, powerbank, kantung penyimpanan, earplug, buku petunjuk dan kartu garansi internasional.

“Suunto sudah menjadi brand yang dianggap sebagai standar Sportwatch untuk eksplorasi dan juga olahraga di seluruh dunia, dan Suunto juga sudah hadir di Indonesia untuk waktu yang lama,” ujar Ade Maharani, Brand Manager Suunto.

Kedua produk ini juga untuk menjawab kebutuhan pasar di Indonesia yang semakin sadar pentingnya gawai pintar seperti jam dan earphone untuk mendukung gaya hidup sehat mereka.

Service Center

Selain itu, Suunto Indonesia juga menawarkan pelayanan after-service untuk setiap kebutuhan reparasi yang dibutuhkan di setiap toko Startime di seluruh Indonesia. Silahkan langsung menghubungi Suunto Specialist di toko terdekat monobrand Suunto dan Startime untuk info lanjut. (Icha)

Hyundai Sukses Tuntaskan IONIQ 5 ASEAN Tour

0

Telko.id – Akhirnya, Hyundai menyelesaikan perjalanan selama 11 hari melintasi lima negara di Asia. IONIQ 5 ASEAN Tour bertema ‘Go Far with Zero Worries’ mencapai tujuan akhir di Ho Chi Minh City, Vietnam, pada 30 November 2023.

Sebelum nya telah melintasi Singapura, Malaysia, Thailand, dan Kamboja, menjadikan ini tur EV yang paling banyak melintasi negara di Asia Tenggara dengan total perjalanan 3.197KM, peningkatan 446KM dari perhitungan awal. 


Sejalan dengan tujuan awal tur, tur ini menjadi ajang pembuktian dinamis yang menampilkan keandalan, keramahan lingkungan, dan kemampuan jarak jauh IONIQ 5, terutama di pasar Asia Tenggara, di mana banyak yang masih meragukan kemampuan EV.

Sebagai bonus tambahan, IONIQ 5 memamerkan efisiensi biaya yang luar biasa, dengan total biaya hanya US$116 per mobil untuk seluruh perjalanan. Kira-kira dua kali lebih hemat biaya dibandingkan dengan kendaraan bermesin pembakaran internal (ICE). 


Baca juga : Intip Kecanggihan Fitur dan Teknologi Hyundai Palisade

“Hyundai didorong oleh komitmen yang tak tergoyahkan terhadap inovasi dan membentuk masa depan mobilitas – sebuah komitmen yang bergema dalam setiap tindakan yang kami ambil,” seru Youngtack Lee, Presiden Hyundai Motor ASEAN HQ.

“Dedikasi kami untuk membuat kendaraan listrik lebih mudah diakses sebagai solusi mobilitas bersih definitif untuk masa depan telah mengambil langkah maju yang besar. Melihat kesuksesan luar biasa dan kegembiraan yang dihasilkan oleh IONIQ 5 ASEAN Tour, mendorong kami untuk lebih meningkatkan inovasi dalam memperkuat infrastruktur dan ekosistem kendaraan listrik di seluruh wilayah,” sahut Lee menambahkan.

Lee menambahkan, “perjalanan mungkin telah selesai, namun petualangan dengan kendaraan listrik baru saja dimulai.” 


IONIQ 5 ASEAN Tour, sebuah inisiatif mobilitas listrik yang terdiri dari 5 kendaraan, 2 diproduksi di Indonesia dan 3 di Singapura, dan bekerja sama dengan beberapa peserta dari Automobile Association of Singapore (AAS), Hyundai Motor Company, komunitas lokal, dan Key Opinion Leader (KOL) dari Indonesia dan Thailand.

Dimulai di Singapura dengan seremoni pelepasan yang meriah, tur berlanjut ke Malaysia dengan peserta mengikuti konvoi dengan media yang menampilkan IONIQ 5 dan IONIQ 6.

Di Bangkok, Thailand, teknologi Vehicle to Load (V2L) yang inovatif dari IONIQ 5 mengubah mobil menjadi pusat daya, memberikan listrik untuk penerangan lampu luar ruangan, pertunjukan musik, bioskop mini, dan pengalaman kuliner yang mengesankan.

Nithi Thuamprathom, seorang influencer yang mengikuti tur dari Hat Yai, Thailand, mengungkapkan kegembiraannya. “Menjadi bagian dari tur Hyundai IONIQ 5 ASEAN telah melampaui semua harapan saya! Saya yakin bahwa kendaraan listrik, khususnya IONIQ 5, adalah masa depan transportasi”.

“Tur transformatif ini menghilangkan kecemasan saya terhadap kemampuan EV, membuktikan secara meyakinkan bahwa EV tidak hanya mampu menempuh jarak jauh tetapi juga melakukannya dengan gaya, kenyamanan, dan keandalan,” sahut Nithi menambahkan.

Nithi, tokoh terkemuka dalam industri kendaraan listrik, mengungkapkan pandangannya yang optimis untuk pasar Thailand, menyoroti potensi kendaraan listrik dalam mempromosikan era mobilitas listrik yang berkelanjutan dan menarik.

Saat tur memasuki Kamboja, Fitra Eri, seorang influencer dari Indonesia sekaligus pakar otomotif, berbagi wawasan menarik dan memberikan pandangannya tentang potensi besar kendaraan listrik dalam membentuk masa depan transportasi.

Mencapai puncaknya di Kota Ho Chi Minh, Vietnam, tur ini berakhir dengan konvoi media yang seru, menampilkan sorotan dari Fitra Eri, yang menyatakan, “Sebagai salah satu pemilik pertama IONIQ 5 di Indonesia, perjalanan kendaraan listrik ini menghilangkan kecemasan saya tentang berkendara keluar kota”.

“Soalnya, tur ini tidak hanya memastikan bahwa di luar batas perkotaan, kami tidak mengalami kekhawatiran namun mengalami kenyamanan tak tertandingi selama perjalanan jarak jauh dengan IONIQ 5 melintasi perbatasan negara yang berbeda, tetapi juga menghapus kecemasan tentang menemukan stasiun pengisian daya,” ungkap Fitra menambahkan.

Kepuasan Fitra juga bertambah karena begitu tiba di tujuan dengan penuh semangat, dan melanjutkan perjalanan keesokan hari dengan baterai kendaraan yang sudah terisi penuh.

“Meskipun melalui rute perjalanan yang menantang dari Kamboja ke Vietnam, di mana stasiun pengisian terbatas, IONIQ 5 menunjukkan kemampuan jarak tempuh yang mengesankan, dengan sekitar 50% daya baterai masih tersisa,” cerita Fitra.

Perjalanan ini dengan tegas memvalidasi slogan tur, ‘Go Far With Zero Worries,’ menekankan peran penting kendaraan listrik dalam membentuk masa depan transportasi.

“Lebih penting lagi, ini mengindikasikan bahwa wilayah ASEAN siap untuk elektrifikasi di masa depan,” ungkap Fitra, yang melihat kesuksesan ini sebagai bukti potensi kendaraan listrik, dan memprediksi era transformasi di ASEAN. (Icha)

AdMedika dan KlikDokter Kolaborasi Luncurkan Telemedis Tanpa Uang Tunai

0

Telko.id – Salah satu anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), PT Administrasi Medika (Admedika) berkolaborasi dengan platform layanan kesehatan digital milik Kalbe Farma, KlikDokter untuk luncurkan layanan telemedis tanpa uang tunai.

Peluncuran dilaksanakan beberapa waktu lalu dan dihadiri langsung oleh Direktur Group Business Development Telkom, Honesti Basyir yang membawahi AdMedika, Direktur Kalbe Farma, Mulia Lie, dan Direktur Utama AdMedika, Dwi Sulistiani beserta jajaran serta CEO KlikDokter, Hendra Tjong.

Layanan telemedisin ini akan mencakup seluruh layanan perawatan kesehatan, mulai dari konsultasi jarak jauh hingga pengiriman obat dan vitamin yang seluruhnya dilakukan secara online, guna memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam mengakses layanan kesehatan.

Selain itu, melalui kerja sama ini, aplikasi KlikDokter menyediakan fitur tambahan yang dirancang untuk mempermudah perusahaan asuransi dan korporasi dalam mengelola perawatan kesehatan melalui platform online yang mudah digunakan.

Baca juga : PodjokSehat, Cara AdMedika Ajak Lansia Karanganyar Jaga Kesehatan

“Kolaborasi KlikDokter dan AdMedika ini artinya menambah value bagi peserta kami dan juga memberikan opsi yang lebih beragam pada layanan telemedisin sehingga user experience customer tetap terjaga,” kata Dwi Sulistiani, Direktur Utama AdMedika.

Dengan inovasi tersebut, perusahaan asuransi dan korporasi dapat secara efektif memantau dan mengelola rencana perawatan untuk anggota dan karyawan melalui platform online yang ramah pengguna, memastikan hasil perawatan kesehatan yang optimal.

Platform juga akan memiliki fitur proses validasi konsultasi online yang terintegrasi dan otomatis dengan tambahan pengaturan detil dan akurat. Fitur ini memastikan bahwa konsultasi dicatat dan disertifikasi, menyederhanakan tindak lanjut dan tindakan selanjutnya.

Pengguna dalam hal ini pemangku kebijakan dari perusahaan atau asuransi dapat mengaktifkan dan mengakses layanan ini melalui Points of Contact (PIC) AdMedika yang telah ditunjuk.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan dapat menciptakan pengalaman yang mulus bagi anggota telemedis AdMedika, yang lebih lanjut meningkatkan kualitas dan aksesibilitas pelayanan kesehatan.

“Layanan dari KlikDokter siap membantu 24 jam penuh seluruh user dan mitra AdMedika. Kami terus mengupayakan agar seluruh kebutuhan terjawab dengan maksimal dan terbaik,” ujar Hendra Tjong, CEO KlikDokter.

KlikDokter dengan ribuan tenaga medis, termasuk dokter dan psikolog, yang tersebar di seluruh Indonesia berdedikasi memberikan pelayanan 24 jam untuk memastikan pengguna mendapatkan bantuan medis yang tepat waktu. (Icha)

XL Axiata Gandeng CATCHPLAY+, Tawarkan Konten Premium

0

Telko.id – XL Axiata jalin kerjasama dengan  CATCHPLAY+ dalam menghadirkan konten premium berkualitas tanpa hambatan.

Melalui kerja sama ini, pelanggan XL Axiata sekarang dapat mengakses beragam tayangan film premium Blockbuster dan serial populer melalui website atau mengunduh aplikasi CATCHPLAY+melalui smartphone mulai 7 Desember 2023.

Dengan bundling paket data ini memberikan kemudahan untuk menonton konten favorit keluarga di manapun dan kapanpun.

Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Chief Marketing Officer XL Axiata, Alfons Bosch Sansa, dan Country Manager CATCHPLAY+ Indonesia, Dhini W Prayogo di Jakarta, Rabu (13/12).

Baca juga : Indosat HiFi Gandeng CATCHPLAY+ Hadirkan Konten Digital Berkualitas

“Dengan kehadiran layanan streaming dari saluran CATCHPLAY+, akan dapat memberikan kepuasan bagi pelanggan untuk menikmati konten film berkualitas dengan menggunakan konektivitas digital terbaik dari XL PRIORITAS, XL Prabayar dan AXIS,” kata Alfons.

”Kerjasama ini memperluas apa yang sudah kami mulai sejak tahun lalu dengan XL Axiata, kini layanan CATCHPLAY+ sudah bisa diakses oleh seluruh jaringan dan produk XL Axiata,” kata Dhini menambahkan.

Tersedia 2 pilihan paket yang dapat dibeli oleh seluruh pelanggan XL Prabayar, AXIS, dan XL PRIORITAS yaitu Paket Lite 7 hari, kuota 2GB seharga Rp 4.100 dan Paket Lite 30 hari, kuota 5GB seharga Rp 11.800.

Dengan berjalannya kerjasama ini, semua pelanggan XL PRIORITAS, XL Prabayar dan AXIS dapat menikmati beragam pilihan serial hingga film hollywood blockbuster terbaik di CATCHPLAY+.

Kolaborasi ini diharapkan akan memberikan pengalaman menonton streaming terbaik tanpa kendala kuota, kapanpun dan dimanapun.

Untuk berlangganan, pelanggan dapat mengakses applikasi MyXL untuk pelanggan XL PRIORITAS, XL Prabayar. 

Sedangkan pelanggan AXIS dapat mengakses melalui applikasi Axisnet atau mengunjungi media sosial yaitu @myxl @xlprioritas @axis_id di instagram, facebook dan twitter.

CATCHPLAY+ juga menjadi yang pertama menghadirkan film Hollywood blockbuster terbaru yang baru saja selesai dari layar Bioskop.

Seperti Mission Impossible – Dead Reckoning Part One, Barbie, Meg 2: The Trench, The Nun2, The Equalizer, Insidious, dan Gran Turismo, yang dapat dinikmati oleh pelanggan XL PRIORITAS, XL Prabayar dan Axis dengan membeli bundling paket XL untuk pilihan rental satuan Film, 4 film hingga 12 film.

Kerjasama ini juga diyakini oleh Alfons, dapat menjangkau masyarakat secara luas, dengan memberikan akses yang lebih mudah dan cepat, untuk menemani waktu bersantai bersama keluarga dengan menghadirkan rangkaian hiburan film dan series terbaik melalui layanan streaming CATCHPLAY+ dan jaringan kuat dari XL Axiata. (Icha)

Indibiz Siap Bantu Pelaku Perhotelan Saat Libur Nataru

0

Telko.id – Jelang libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) hotel-hotel akan ramai dengan pengunjung baik wisatawan domestik maupun mancanegara datang ke Indonesia. Jangan pusing, Indibiz tawarkan solusi lengkapnya. Seperti apa?

Berdasarkan Data Kementerian Perhubungan (Badan Kebijakan Transportasi), diperkirakan sejumlah 107,63 juta orang melakukan perjalanan selama libur Nataru 2023/2024 atau terjadi peningkatan 143% dari tahun 2022/2023.

Sektor perhotelan pun berbenah dan bersiap menyambut lonjakan tingkat okupansi hunian bagi masyarakat yang pergi berlibur menghabiskan libur natal dan tahun baru. Telkom melalui Indibiz mendukung peningkatan kinerja sektor perhotelan melalui transformasi digital yang canggih.

Menurut Vice President Enterprise Business Orchestration Telkom Iwan Rusdarmono, transformasi digital tersebut untuk mendukung proses bisnis lebih efektif dan efisien pada sektor perhotelan yang berujung pada kenyamanan pelanggan.

Baca juga : Antares Eazy, Ekosistem Solusi Digital Usaha dari Indibiz

“Kami menawarkan banyak promo menarik agar pebisnis hotel bisa makin efisien dalam menyambut lonjakan tamu yang akan berlibur pada libur natal dan tahun baru yang akan segera tiba,” kata Iwan Rusdarmono.

Solusi Lengkap Layanan Manajemen Hotel

Dengan solusi sistem perhotelan dari Indibiz, para pengunjung bisa merasakan kenyamanan dan kemudahan dalam melakukan pemesanan kamar menjelang libur Nataru ini.

Kemudahan tersebut termasuk di antaranya adalah melakukan pembayaran cashless, dan keamanan yang terjamin saat berada di dalam hotel. Semua itu akan sangat mungkin terlaksana dengan menggunakan solusi Indibiz untuk perhotelan.

Total solusi untuk perhotelan yang dimiliki Indibiz diklaim ada sebanyak 33 produk digital. Semua layanan tersebut hadir untuk memudahkan manajemen hotel, mulai dari sistem manajemen keuangan digital, IoT solutions, costumer relationship management, sistem manajemen gedung, hingga perangkat sistem keamanan berbasis cloud.

“Semua produk dan layanan bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pemilik hotel. Kami juga memiliki layanan costumer service yang tersedia 24 jam penuh untuk membantu para pengusaha perhotelan yang ingin mendigitalisasi bisnisnya lebih optimal lagi,” ujar Iwan.

Promo Desember Ceria

Untuk mendukung pemilik hotel melakukan transformasi ke arah digital, Indibiz Telkom memberikan banyak promo menarik Desember Ceria.

“Semua produk dan layanan bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pemilik hotel. Kami juga memiliki layanan costumer service yang tersedia 24 jam penuh untuk membantu para pengusaha perhotelan yang ingin mendigitalisasi bisnisnya lebih optimal lagi,” kata Iwan.

Menurut Iwan, Indibiz Hotel dipercaya dapat meningkatkan omzet para pelaku bisnis hotel dengan signifikan. Sebab berbagai variabel bisnis dalam bisnis hotel yang banyak macamnya bisa terukur dengan akurat berkat sistem digital dari Indibiz Hotel.

“Semua data tercatat dengan akurat. Contoh paling mudahnya, para pemilik hotel bisa mengukur efisiensi bisnisnya dengan optimal karena bisa menentukan penambahan karyawan yang tepat dengan tetap membuka margin profit yang lebar,” kata Iwan.

Program promo bertema “Desember Ceria” ini memberikan banyak potongan harga mulai dari 50 hingga persen. Promo tersebut masih di luar potongan harga layanan dan jasa yang mulai dari 15 hingga 50 persen. (Icha)

Satu Dekade, XLFL Gelar National Conference 2023 

0

Telko.id – Bertepatan dengan satu dekade program pengembangan karakter mahasiswa, XL Axiata Future Leaders (XLFL) 2023 kembali menggelar National Conference 2023.

Sebanyak 190 mahasiswa penerima manfaat (awardee) yang telah menyelesaikan program XLFL angkatan ke-10 selama dua tahun penuh, telah diwisuda di Jakarta, Minggu (10/12).

Dalam perjalanan satu dekadenya, program ini juga telah melahirkan sekitar 75 social innovation project yang diprakarsai oleh para penerima manfaat berdasarkan permasalahan sosial dari waktu ke waktu.     

Lulusan angkatan ke-10 ini berasal dari berbagai kampus yang berada di 6 provinsi, seperti Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan lain sebagainya.

Baca juga : XLFL Beri Tips Hadapi Dunia Kerja di Padang dan Bandung

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, XL Axiata juga membimbing, bahkan memfasilitasi pelatihan pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) bagi para penerima awardee yang telah dimulai sejak 2019. Proyek ini sekaligus menjadi syarat kelulusan mereka dari program XL Axiata Future Leaders.   

Prosesi wisuda ini dilakukan secara langsung oleh  Chief Corporate Affairs XL Axiata, Marwan O. Baasir. Selain itu, hadir juga Chief Enterprise Business Officer XL Axiata, Feby Sallyanto, Group Head Corporate Communication XL Axiata, Reza Mirza, dan Founder & Chairman, Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Dr. Dino Patti Djalal.  

Dalam rangkaian acara National Conference 2023 yang digelar di XL Axiata Tower pada Jumat-Minggu, 8-10 Desember 2023 itu pula, para-awardee dari angkatan ke-10 menampilkan dan mempresentasikan solusi digital berbasis paduan antara Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT) yang dipersiapkan sebagai use case di era 5G mendatang.  Proyek ini sekaligus menjadi bagian dari syarat kelulusan para-awardee.   

“Saya bangga atas pencapaian XLFL yang telah mengajar 1.500 mahasiswa, para calon pemimpin masa depan Indonesia, dengan total pendaftar lebih dari 174.000 mahasiswa dalam 10 tahun,” kata Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini. 

Program XLFL yang telah dimulai sejak 2012 tersebut, tahun ini telah berakhir. Meskipun demikian, komitmen XL Axiata untuk terus mendukung dunia pendidikan akan XL lanjutkan. Selanjutnya, XL Axiata akan lebih berfokus program pemberdayaan perempuan, yaitu Sisternet. 

Lebih jauh, tugas pembuatan proyek berbasis AI dan IoT diberikan kepada pada XLFL awardee sebagai bentuk respon dari masifnya kemajuan teknologi.

XL Axiata berharap program ini dapat membentuk kemampuan awardee untuk mensistematisasi penyelesaian masalah yang umumnya dimiliki manusia ke dalam bentuk model yang bisa diimplementasikan oleh komputer yang menerapkan pengambilan keputusan berbasis data tanpa intervensi manusia, jelas Dian lebih jauh.   

Mahasiswa XLFL Ciptakan Solusi Digital  

Dalam rangkaian 10 tahun XL Future Leaders berkiprah di Indonesia, terdapat total 16 proyek berbasis IoT yang dikembangkan oleh para awardee angkatan ke-10, sekaligus menjadi syarat kelulusannya.

Ada Hydrophonix yang mengangkat teknologi untuk memonitor kondisi temperatur, level PH, hingga sinar matahari yang dilengkapi dengan otomasi pemberian nutrisi.

Kemudian ada X-Maggot  yang dapat membantu para petani black soldier fly untuk mengontrol kondisi maggot. Tak ketinggalan juga, ada Temptrax yang menjadi solusi dari temperatur komoditas yang diantar menggunakan supply cold chain.    

Karya tersebut merupakan ide yang diproduksi dan dikembangkan oleh para-awardee XLFL berdasarkan riset pasar yang mereka lakukan selama beberapa bulan.

Selama proses pengembangan proyek, setiap kelompok akan mendapatkan pendampingan dari Lab IoT milik XL Axiata, yaitu XCamp melalui program AI Maker Development Program. Pendampingan yang diberikan berupa pengenalan IoT dan AI, business model development, hingga pembangunan prototype produk.    

Belasan proyek tersebut berfokus untuk menjawab kebutuhan digitalisasi pada 6 sektor, yaitu agrikultur, smart city, manufaktur, pertanian dan perikanan, utilitas dan energi, serta kesehatan.

Adanya penetrasi digitalisasi yang belum maksimal di sektor tersebut membuat peluang penciptaan produk otomasi semakin terbuka untuk memudahkan proses kerja dan potensi bisnis yang besar.

Selain itu, keenam sektor tersebut juga memiliki peluang besar dan kemampuan penyerapan yang tinggi untuk beradaptasi dengan teknologi AI dan IoT.    

Penilaian dari para juri akan menghasilkan lima project terbaik dari 5 kategori, yaitu Most Profitable, Most Innovation Collaboration, Most Outstanding, Most Nice Try, dan Most Fast Track

Selain itu, seluruh produk IoT buatan mahasiswa tersebut dinilai berdasarkan tingkat inovasi dan tingkat profitabilitas. Para pemenang dengan inovasi terbaik mendapatkan hadiah dalam bentuk dana.   

Selain itu, XL Axiata juga membuka kesempatan bagi 5 proyek terbaik untuk menjadi partner bisnis XL Axiata dalam pengembangan produk IoT untuk memenuhi kebutuhan pasar.

Kemudian, sebagai bentuk keberlanjutan, tidak menutup kemungkinan bagi XL Axiata untuk melanjutkan pengembangan berbagai ide tersebut melalui XCamp untuk dapat memenuhi kebutuhan pasar dari berbagai sektor bisnis yang akan dimonetisasi oleh tim Business Solutions XL Axiata.     

Tahun ini, program XLFL memasuki satu dekade yang sekaligus menandai sepuluh tahun XL Axiata berkarya pada pengembangan karakteristik para mahasiswa terpilih.

Sebanyak total 1.500 orang pernah mendapatkan program beasiswa ini. Mereka berasal dari 92 kampus yang tersebar di berbagai provinsi Indonesia.

Berbekal keahlian soft skill dari XLFL, para alumni kini berkiprah di berbagai bidang, baik di lembaga negara dan pemerintah, swasta, NGO, hingga sebagai wirausahawan yang membuka lapangan kerja. (Icha)

Program Sharp Class, Cara Sharp Indonesia Revitalisasi SMK

0

Telko.id – Sharp Menandatangani MoU Kerjasama dengan SMKN 29 Jakarta Untuk Memberikan Pelatihan Kepada siswa/i Terpilih Melalui Program Sharp Class

Menurut data yang dilansir oleh  Badan Pusat Statistik (BPS) pada Febuari 2023 lalu menyatakan jika tingkat pengangguran terbuka (TPT) tamatan SMK masih menjadi yang tertinggi sebesar 9.60% dibandingkan dengan tamatan jenjang pendidikan lainnya.

Salah satu penyebabnya adalah kurang sesuainya keterampilan yang dimiliki oleh siswa SMK terhadap kebutuhan dunia industri.

Sejak tahun 2012 lalu, PT Sharp Electronics Indonesia telah menjalankan program ‘Sharp Class’ sebagai bagian dari kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dalam bidang pendidikan, guna membantu program pemerintah dalam menekan angka tersebut.

Baca juga : Sharp AQUOS R8s Pro, Dibekali Sensor kamera 1 inch

“Melalui Sharp Class, Sharp Indonesia melakukan pendampingan dan pelatihan kepada siswa-siswi SMK oleh teknisi profesional untuk mempersiapkan mereka menjadi lulusan yang unggul dan memiliki kompetensi yang sesuai dengan dunia industri serta memberikan kesempatan untuk bekerja bagi lulusan terbaik”, jelas Lise Tiasanty, S.IP, MM, Head of CS Division Senior Manager.

Kegiatan yang dilakukan oleh Sharp Indonesia sejalan dengan program pemerintah ‘Revitalisasi SMK’, yang bertujuan untuk memperbaiki fasilitas fisik, kurikulum, sumber daya manusia dengan melakukan sinergi antara perusahaan dan sekolah untuk melakukan sinkronisasi kurikulum.

Targetnya, agar tamatan SMK memiliki keterampilan yang dibutuhkan industri, pembelajaran praktek oleh guru tamu, praktik kerja lapangan, sertifikasi siswa, hingga memberikan konsep pembelajaran seperti keadaan pekerjaan yang sesungguhnya.

Kali ini Sharp Class hadir di kota Jakarta dengan melakukan kerjasama dengan SMKN 29 Jakarta Selatan. Sebanyak 25 siswa terbaik telah terpilih mengikuti Sharp Class selama 2 bulan. 

“Kami mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan, kami sudah menunggu sejak lama, agar Sharp Class bisa diselenggarakan di sekolah kami. Semoga ke depannya kerjasama ini dapat terus berlanjut dan murid-murid kami mendapatkan kesempatan bekerja di Sharp’, ungkap Yahya Iskandar, S.Pd, M.M Kepala Sekolah SMKN 29 Jakarta.

Penandatangan MoU kerjasama antara PT Sharp Electronics Indonesia dan SMKN 29 Jakarta di diwakilkan oleh Lise Tiasanty, S.IP, MM, selaku Head of CS Division, PT Sharp Electronics Indonesia dan Yahya Iskandar, S.Pd,M.M selaku Kepala Sekolah SMKN 29 serta disaksikan oleh Purwo Susilo, M.Pd, Plt Dinas Pendidikan Jakarta.

Guna menunjang proses belajar berjalan lancar dan nyaman Sharp indonesia telah melakukan  renovasi ruang kelas dan melengkapinya dengan fasilitas berupa AC, Android TV 42”, speaker active serta peralatan praktek yang akan digunakan oleh seluruh siswa.  

Tidak hanya memberikan materi berupa pelatihan sebagai teknisi, Sharp Indonesia pun akan memberikan pengetahuan dan pelatihan profesional dunia kerja, seperti sikap dan perilaku serta kepemimpinan.

Menurut Lise saat ini teknisi tidak hanya membutuhkan kemampuan untuk praktek, namun harus mengerti pola komunikasi dan membantu mengarahkan konsumen.

“Harapan kami semoga program Sharp Class yang akan berjalan selama 2 bulan dapat memberikan manfaat besar bagi para peserta dan dapat andil dalam upaya meningkatkan lebih banyak penyerapan tenaga kerja siswa SMK sesuai dengan program pemerintah pusat serta bisa menjadi insipirasi bagi perusahaan swasta lainnya untuk dapat melakukan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.” tutup Lise.  (Icha)