Telko.id – Berita teknologi terbaru selalu menarik perhatian banyak orang, terutama para penggemar gadget dan teknologi. Kita hidup di zaman yang serba digital, di mana kemajuan teknologi terus berkembang dan menghadirkan berbagai inovasi baru yang menarik. Dan ini bisa mencakup banyak hal, mulai dari gadget terbaru, aplikasi baru, hingga teknologi terkini yang dapat memudahkan hidup kita sehari-hari. Tak hanya itu, berita ini juga dapat memberikan kita wawasan baru tentang tren dan arah perkembangan teknologi di masa depan.
Bicara tren, salah satu tren teknologi terbaru yang sedang naik daun adalah teknologi 5G. Berita teknologi terbaru menginformasikan bahwa teknologi 5G sekarang sudah tersedia di beberapa negara di seluruh dunia dan akan segera diperluas ke banyak negara lainnya. Teknologi 5G juga diklaim mampu memberikan kecepatan internet yang lebih cepat dan jaringan yang lebih stabil, sehingga akan sangat membantu bagi mereka yang sering menggunakan internet dalam mobilitas yang tinggi.
Selain itu, teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) juga menjadi topik hangat dalam berita teknologi terbaru. Beberapa perusahaan teknologi ternama sedang mengembangkan aplikasi dan sistem kecerdasan buatan yang dapat membantu meningkatkan efisiensi dan kinerja dalam berbagai bidang. Contohnya adalah pengembangan kecerdasan buatan dalam bidang kesehatan dan pendidikan, yang dapat membantu mengoptimalkan proses pengobatan dan pembelajaran. Informasi terbaru yang membahas perkembangan teknologi kecerdasan buatan ini dapat memberikan kita wawasan baru tentang bagaimana teknologi dapat membantu meningkatkan kualitas hidup manusia. Berikut adalah sejumlah berita teknologi terbaru yang kami muat di situs telko.id.
Telko.id – Strava menghadirkan rangkaian pembaruan signifikan untuk aplikasinya, mencakup penambahan 10 bahasa baru dan fitur Annual Best Efforts yang memungkinkan atlet melacak rekor pribadi terbaik mereka dalam setahun.
Pembaruan ini dirancang untuk memperluas aksesibilitas global dan memberikan alat yang lebih personal bagi jutaan pengguna untuk memantau perkembangan kebugaran mereka.
Perusahaan menyatakan bahwa penambahan bahasa baru ini menjadikan total pilihan bahasa di aplikasi mencapai 24. Sepuluh bahasa yang baru ditambahkan adalah Thailand, Turki, Tagalog, Polandia, Vietnam, Melayu, Norwegia, Denmark, Swesia, dan Ceko.
Langkah ini diambil untuk memudahkan jutaan atlet di seluruh dunia dalam menggunakan platform tersebut. Sebelumnya, Strava juga telah meluncurkan dukungan bahasa Indonesia sebagai bagian dari komitmen lokalnya.
Fitur pencarian kegiatan komunitas, Event Browse, juga ditingkatkan untuk memudahkan pengguna menemukan aktivitas olahraga di sekitar mereka. Pengguna dapat menelusuri dan memilah acara berdasarkan jenis olahraga, lokasi, tanggal, format, dan jarak langsung dari tab Grup.
Untuk meningkatkan manajemen acara, klub olahraga di Amerika Serikat dan Inggris Raya kini dapat menambahkan waiver atau pernyataan tanggung jawab sebelum acara dimulai.
Dalam beberapa pekan mendatang, Strava akan meluncurkan fitur Annual Best Efforts. Fitur ini memungkinkan pengguna melacak waktu tercepat mereka dalam setahun, memberikan tolok ukur yang lebih relevan dibandingkan rekor yang mungkin sudah diraih tiga tahun lalu. Pengguna dapat menganalisis tren kebugaran dengan membandingkan catatan terbaik dari berbagai tahun.
Di sisi lain, pengguna situs web Strava kini memiliki kendali penuh atas activity tags. Seluruh daftar label seperti Race, Long Run, Commute, Workout, hingga With Pet dapat ditambahkan, diedit, dan disimpan.
Fitur ini memungkinkan penyaringan riwayat aktivitas berdasarkan label tertentu, membantu pengguna mendapatkan gambaran terfokus tentang pola latihan mereka dari waktu ke waktu.
Strava juga memperkenalkan empat Weekly Streak Stickers baru yang tersedia di laman Progress. Stiker ini memungkinkan pengguna membagikan rekor konsistensi mingguan mereka kepada komunitas. Pengguna dapat memilih rekor yang ingin dibagikan dan menentukan desain stiker favorit mereka.
Pembaruan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Strava untuk menyempurnakan ekosistemnya. Sebelumnya, platform ini juga telah menambah lima olahraga baru seperti padel dan basket, serta memperbarui fitur rekam aktivitas dengan peta yang lebih cerdas.
Semua pembaruan ini telah tersedia di aplikasi Strava, kecuali fitur Annual Best Efforts yang akan hadir dalam beberapa pekan ke depan. Pengguna didorong untuk membuka aplikasi dan menjelajahi perubahan yang ada. Strava juga mengimbau komunitasnya untuk memantau Cerita Strava untuk pengumuman pembaruan selanjutnya.
Sebagai aplikasi yang mendukung gaya hidup aktif dengan lebih dari 195 juta atlet di 185 negara, Strava terus berinovasi untuk menjadi platform yang tidak hanya melacak olahraga, tetapi juga memotivasi kemajuan bersama.
Pembaruan bahasa dan fitur analitik personal ini diharapkan dapat memperkuat engagement pengguna dari berbagai belahan dunia. (Icha)
Telko.id – MODENA secara resmi meluncurkan dua tipe kompor gas tanam terbaru dalam lini Velvet Series.
Produk flagship ini menawarkan tingkatan api paling lengkap di kelasnya dan teknologi sinkronisasi otomatis dengan cooker hood untuk pengalaman memasak yang lebih presisi dan praktis.
Vice President Marketing MODENA, Teddy Wijaya, menjelaskan inovasi yang dihadirkan. “MODENA Built-in Hob tipe JABM telah dilengkapi dengan 9 Step Flame Control, menghadirkan tingkatan api paling lengkap di kelas kompor gas,” ujarnya.
Untuk tipe HABK dan HAGY, MODENA menghadirkan sinkronisasi otomatis dengan cooker hood seri yang sama, menciptakan pengalaman memasak yang lebih seamless.
Lini Velvet Series merupakan bagian dari portofolio kitchen appliances MODENA yang mengusung desain finishing matte elegan dan mudah perawatan. Peluncuran ini memperkuat posisi MODENA dalam pasar peralatan dapur premium di Indonesia.
Fitur 9 Step Flame Control pada seri BH 2723 JABM dan BH 2933 JABM memberikan kontrol panas yang sangat detail. Pengguna dapat mengatur api dari intensitas sangat kecil hingga besar dengan presisi tinggi.
Fleksibilitas ini mendukung berbagai teknik memasak, mulai dari melelehkan cokelat dengan api kecil hingga menumis dengan api besar.
Kompor ini juga dilengkapi Zero Wait Ignition untuk menyalakan api hanya dengan satu putaran knob. Penggunaan material brass pada burner menjamin kestabilan dan distribusi api yang merata di seluruh permukaan wajan.
Inovasi lain hadir pada tipe BH 8725 HABK dan BH 8725 HAGY yang terintegrasi penuh dengan Chimney Cooker Hood. Sistem sinkronisasi otomatis memungkinkan cooker hood menyesuaikan daya hisap berdasarkan besarnya api di kompor. Saat api dinaikkan, daya hisap meningkat untuk menangkal asap dan bau secara optimal.
Teknologi ini menghilangkan kebutuhan pengaturan manual, membuat dapur tetap bersih dan nyaman secara otomatis. Integrasi perangkat mencerminkan tren AI for All yang juga diusung merek global untuk menciptakan ekosistem rumah pintar.
Seluruh kompor dalam seri Velvet dilengkapi fitur keselamatan Gas Safety Lock. Sensor thermocouple akan memutus aliran gas secara otomatis jika api padam secara tiba-tiba, meminimalkan risiko kebocoran. Fitur ini menjadi standar penting untuk keamanan dapur rumah tangga.
Dari segi daya tahan, tipe JABM dilapisi Nano Coating yang tahan noda dan korosi serta mudah dibersihkan. Sementara tipe HABK dan HAGY menggunakan material Tempered Crystal yang kuat terhadap panas dan benturan, menjamin keawetan untuk penggunaan jangka panjang.
Desain tanam (built-in) seri ini memberikan kesan rapi karena menyatu dengan countertop dapur. Desain ini juga meminimalkan celah tempat kotoran biasa menumpuk, sehingga lebih higienis dan mudah dibersihkan.
Finishing matte pada seluruh permukaan tidak hanya memberikan tampilan modern, tetapi juga fungsional. Permukaan ini efektif menyamarkan noda air, minyak, dan sidik jari, menjaga estetika dapur tetap prima dengan perawatan minimal.
Kehadiran Velvet Series menunjukkan komitmen MODENA dalam menghadirkan solusi dapur lengkap. Inovasi serupa juga terlihat pada kompor listrik mereka yang telah diuji dalam kompetisi masak nasional.
Ekspansi produk berjalan seiring dengan perluasan jaringan ritel MODENA. Baru-baru ini, perusahaan membuka home center ke-65 di Yogyakarta dan terus memperkuat ekspansi ke wilayah Indonesia Timur untuk menjangkau lebih banyak konsumen.
Dengan kombinasi teknologi kontrol api presisi, integrasi otomatis, keamanan tinggi, dan desain low maintenance, kompor gas tanam MODENA Velvet Series ditujukan untuk memenuhi kebutuhan konsumen modern yang mengutamakan efisiensi, kenyamanan, dan estetika dalam aktivitas memasak sehari-hari. (Icha)
Telko.id – Twilio secara resmi meluncurkan software development kit (SDK) baru untuk Twilio Flex dan integrasi native dengan Salesforce Service Cloud Voice.
Rilis ini bertujuan mempercepat penerapan pusat kontak yang dapat diintegrasikan langsung ke dalam aplikasi bisnis yang sudah berjalan.
Inbal Shani, Chief Product Officer Twilio, menegaskan bahwa era pusat kontak yang terisolasi telah berakhir.
“Pelanggan menginginkan percakapan dua arah yang lebih berarti serta pengalaman pengalihan yang mulus,” ujarnya.
Platform Twilio Flex dirancang untuk memungkinkan personalisasi di seluruh kanal komunikasi.
Riset Twilio bertajuk “Inside the Conversational AI Revolution” yang dirilis November 2025 mengungkap, 63% organisasi telah mencapai tahap final implementasi AI percakapan dalam layanan pelanggan dan penjualan.
Tren ini terus berkembang dengan 59% bisnis bersiap mengganti solusi AI percakapan mereka dalam 12 bulan ke depan untuk memenuhi ekspektasi konsumen.
SDK Flex yang baru merupakan SDK JavaScript modular tunggal. Fungsinya memungkinkan pengembang menyematkan kemampuan pusat kontak langsung ke dalam aplikasi web, termasuk CRM kustom.
SDK ini menyederhanakan implementasi dengan meringkas ribuan baris kode logika orkestrasi menjadi perintah fungsi yang sederhana.
Integrasi layanan Voice Twilio dengan Salesforce Service Cloud Voice juga tersedia secara native. Fitur bernama BYOT (Bring Your Own Telephony) ini memungkinkan pelanggan memanfaatkan infrastruktur telephony global, routing, dan kemampuan orkestrasi Twilio langsung di dalam lingkungan Salesforce.
Twilio turut memperkenalkan model penetapan harga User + Usage untuk implementasi Flex pada akun yang sudah ada. Model ini menggabungkan biaya lisensi per pengguna yang rendah dengan biaya berbasis pemakaian, menawarkan fleksibilitas skala yang sesuai kebutuhan bisnis.
Kemampuan baru lainnya adalah dukungan sub-akun. Perusahaan dan ISV kini dapat menerapkan Flex langsung dalam sub-akun untuk isolasi tingkat regional, lingkungan, atau tenant.
Flex juga memungkinkan integrasi data mentah ke dalam aplikasi intelijen bisnis untuk membangun wawasan 360-derajat mengenai pengalaman pelanggan.
Keith Kirkpatrick, Wakil Presiden Riset di Futurum, menyoroti signifikansi langkah ini. “Menyematkan kemampuan pusat kontak modern langsung ke dalam perangkat yang ada dapat membantu pelanggan Twilio memangkas biaya serta menyederhanakan operasi,” komentarnya.
Rivian, produsen kendaraan listrik asal Amerika, merupakan salah satu pengguna Twilio Flex. Severin Andrieu-Delille, Kepala Rekayasa Teknologi Komersial Rivian, mengungkapkan solusi ini mendukung peluncuran model Rivian R2.
“Twilio Flex menyediakan solusi pusat kontak yang fleksibel dan terintegrasi yang dapat dengan cepat diterapkan dan diskalakan,” katanya.
Chris Conant, CEO Zennify, menambahkan bahwa SDK Flex baru memungkinkan pengembangan pengalaman front-end yang berbeda tanpa investasi besar untuk sistem pusat kontak yang kaku. Dukungan bagi pelanggan lama Twilio Flex dan antarmuka penggunanya akan tetap tersedia.
Transformasi layanan pelanggan menjadi fokus banyak perusahaan teknologi. Upaya serupa dalam meningkatkan pengalaman pengguna juga terlihat dari langkah Xiaomi perkuat layanan purna jualnya dengan berbagai fasilitas unggulan.
Fleksibilitas dan integrasi menjadi kunci dalam menghadapi dinamika pasar yang cepat. Inovasi dalam platform kontak seperti Twilio Flex sejalan dengan kebutuhan bisnis akan solusi yang dapat beradaptasi.
Kemampuan human-in-the-loop (HITL) dalam SDK baru mempermudah eskalasi dari agen AI ke agen manusia, menciptakan alur kerja yang lebih efisien.
Peluncuran ini juga mendukung solusi Agentforce Contact Center dari Salesforce yang diluncurkan belum lama ini. Konvergensi antara CPaaS (Communications Platform as a Service) dan CCaaS (Contact Center as a Service) dalam satu platform bertujuan menciptakan pengalaman pelanggan yang seragam dan kontekstual.
Di sisi lain, perkembangan teknologi pendukung operasional bisnis terus berlanjut. Misalnya, inisiatif 3Agent dari 3 Indonesia yang menghadirkan peluang wirausaha baru, menunjukkan bagaimana teknologi dapat memberdayakan model operasi yang berbeda.
Adopsi solusi terintegrasi seperti Twilio Flex diharapkan dapat mengurangi kompleksitas infrastruktur TI perusahaan. Pendekatan ini memungkinkan bisnis lebih fokus pada peningkatan kualitas interaksi dengan konsumen, alih-alih menghabiskan sumber daya untuk mengelola sistem yang terpisah-pisah.
Perkembangan di bidang perangkat wearable juga menunjukkan pentingnya ekosistem yang terhubung. Seperti OPPO Watch S yang menawarkan integrasi dengan smartphone, kemudahan konektivitas menjadi nilai jual utama di berbagai sektor teknologi.
Kehadiran Twilio Flex sebagai pusat kontak terintegrasi menandai babak baru dalam industri customer experience. Dengan SDK baru dan model harga fleksibel, Twilio memberikan jawaban atas permintaan pasar akan solusi yang dapat disesuaikan, mudah diimplementasikan, dan mampu menyediakan wawasan yang lebih dalam untuk pengambilan keputusan bisnis. (Icha)
Telko.id – Lebih dari setengah masyarakat Eropa (56%) mengaku pernah secara tidak sengaja melihat layar ponsel orang asing di tempat umum.
Temuan riset terbaru Samsung ini mengungkap kebiasaan “mengintip” yang banyak terjadi, dengan transportasi umum menjadi lokasi paling rawan (57%). Yang mengejutkan, hampir seperempat responden (24%) mengaku melakukannya semata karena rasa penasaran.
Survei terhadap 11.000 orang di Eropa ini dilakukan untuk mendukung peluncuran Samsung Galaxy S26 Ultra yang dilengkapi Privacy Display bawaan.
Teknologi berbasis perangkat keras ini dirancang agar konten layar hanya terlihat jelas dari depan, melindungi privasi dari pandangan samping.
Benjamin Braun, Chief Marketing Officer Samsung Eropa, menegaskan pentingnya fitur ini. “Ponsel Anda adalah salah satu barang paling pribadi yang Anda miliki. Hal terakhir yang saya inginkan adalah orang di sebelah saya melihat apa yang ada di layar saya,” ujarnya.
Riset ini juga menunjukkan kesenjangan antara persepsi dan realitas. Meski 48% responden merasa penggunaan ponsel mereka tetap privat di tempat ramai, 52% lainnya justru mengakui bahwa sangat mudah untuk melihat layar orang lain di ruang publik.
Ketika menyadari ada yang melihat, reaksi masyarakat beragam. Sebanyak 28% memilih mengabaikan, 27% langsung menoleh, namun 7% mengaku tetap melihat secara diam-diam.
Kekhawatiran ini berdampak nyata pada perilaku. Sebanyak 38% responden mengakui pernah menunda atau menghindari melakukan suatu aktivitas di ponsel di tempat umum karena takut dilihat orang lain.
Mereka terutama menghindari transaksi perbankan (62%), memasukkan kata sandi (49%), atau membaca pesan pribadi dari pasangan (43%). Hanya 9% yang tidak melakukan apa-apa saat merasa diawasi, dan hanya 10% yang berani menegur pengintip.
Informasi pribadi yang sering terlihat pun sangat sensitif. Sepertiga responden (33%) mengaku pernah melihat konten pribadi di ponsel orang asing, dengan 27% merasa telah melihat sesuatu yang seharusnya tidak mereka lihat.
Jenis konten yang paling sering terintip adalah foto pribadi atau galeri kamera (38%), diikuti wajah atau suara dalam panggilan video (33%), dan pesan pribadi dari pasangan (29%).
Notifikasi media sosial (27%), aktivitas belanja online (17%), notifikasi aplikasi kencan (12%), hingga saldo bank atau detail akun (11%) juga menjadi sasaran pandangan tak diundang.
Kejadian ini seringkali tidak disengaja dan menciptakan apa yang disebut “penonton tak sengaja”, yaitu orang yang melihat layar orang lain hanya karena kebetulan terlihat saat mereka sedang tidak sibuk.
Selain transportasi umum, tempat lain yang rawan adalah saat mengantre (35%) serta di bar, restoran, atau kafe (13%). Hanya 21% yang setuju bahwa menggunakan ponsel di ruang publik adalah aktivitas yang benar-benar privat.
Hampir setengah responden (49%) merasa yakin ada orang yang pernah melihat layar ponsel mereka di tempat umum.
Perlindungan privasi di ruang publik menjadi perhatian yang semakin serius. Samsung menegaskan bahwa privasi telah lama menjadi fokus mereka. Kehadiran Privacy Display pada Galaxy S26 Ultra disebut sebagai langkah terbaru untuk membantu pengguna menjaga informasi pribadi tetap aman.
Fitur ini didukung dengan komitmen pembaruan keamanan selama tujuh tahun untuk memastikan perlindungan berkelanjutan.
Perubahan kebiasaan masyarakat ini mencerminkan pergeseran pandangan tentang privasi. Privasi tidak lagi hanya diatur melalui pengaturan perangkat lunak, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh lingkungan fisik sekitar.
Inovasi perangkat keras seperti layar ponsel yang lebih aman menjadi salah satu solusi yang ditawarkan.
Riset Samsung ini memberikan gambaran jelas tentang tantangan privasi di era digital. Meski banyak orang merasa nyaman menggunakan ponsel di mana saja, kenyataannya ruang publik penuh dengan “mata-mata” tak sengaja.
Kesadaran ini mendorong produsen seperti Samsung untuk berinovasi, sekaligus mengingatkan pengguna untuk lebih waspada. Seperti perkembangan fitur privasi di aplikasi percakapan, perlindungan dari sisi perangkat keras menjadi semakin krusial.
Peluncuran Galaxy S26 Ultra dengan Privacy Display merupakan respons langsung terhadap temuan riset ini. Samsung berharap teknologi ini dapat memberikan kontrol lebih besar kepada pengguna atas visibilitas konten digital mereka, mendukung kebiasaan bijak dalam menjaga informasi sensitif.
Di tengah maraknya peluncuran ponsel baru dengan berbagai fitur, aspek keamanan privasi fisik seperti ini mulai mendapatkan porsi perhatian yang lebih besar. (Icha)
Telko.id – PT ITSEC Asia Tbk (IDX: CYBR), perusahaan keamanan siber publik terkemuka di Indonesia, telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).
Rapat yang digelar hari ini, 16 April 2026, menghasilkan sejumlah keputusan strategis untuk memperkuat fondasi perseroan dan meningkatkan aksesibilitas bagi investor di pasar modal.
Keputusan utama dari RUPSLB adalah persetujuan atas rencana pemecahan nilai nominal saham atau stock split dengan rasio 1 banding 2. Dengan keputusan ini, nilai nominal saham ITSEC Asia yang sebelumnya Rp25 per saham akan berubah menjadi Rp12,5 per saham. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham serta memperluas partisipasi investor ritel.
Presiden Direktur PT ITSEC Asia Tbk, Patrick Dannacher, menyampaikan bahwa keputusan dalam RUPSLB mencerminkan komitmen perusahaan.
“Keputusan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kami untuk memperkuat fondasi Perseroan sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi investor,” ujarnya seperti dikutip dari siaran pers resmi.
Ia menambahkan bahwa seiring percepatan transformasi digital di Indonesia, kebutuhan terhadap cybersecurity akan semakin meningkat.
Sebagai dampak langsung dari pelaksanaan stock split, jumlah saham beredar perseroan akan meningkat secara signifikan. Perubahan Pasal 4 Anggaran Dasar disetujui untuk menyesuaikan modal perseroan. Saham beredar ITSEC Asia akan naik dari 6.715.248.747 saham menjadi 13.430.497.494 saham.
RUPSLB juga menyetujui perubahan dalam struktur tata kelola perusahaan. Terdapat penyesuaian pada Pasal 12 Anggaran Dasar mengenai tugas dan wewenang Direksi. Perubahan ini memperjelas mekanisme representasi perseroan, di mana Presiden Direktur atau Wakil Presiden Direktur berwenang mewakili perseroan. Dalam kondisi tertentu, representasi dapat diwakili oleh dua anggota Direksi lainnya.
Rapat turut menerima pemberitahuan resmi mengenai wafatnya Bapak Bima Kurniawan, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Perseroan, pada 14 Februari 2026.
Perseroan menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi almarhum. RUPSLB juga memberikan pembebasan dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya atas tindakan pengurusan yang telah dilakukan Bima Kurniawan selama masa jabatannya.
Untuk memastikan kesinambungan kepemimpinan dan arah strategis perusahaan, RUPSLB menetapkan susunan terbaru Dewan Komisaris dan Direksi untuk melanjutkan sisa masa jabatan. Susunan pengurus tersebut terdiri dari Richardus Eko Indrajit sebagai Presiden Komisaris, didampingi Agustinus Nicholas L. Tobing sebagai Komisaris Independen dan Andri Hutama Putra sebagai Komisaris.
Sementara di jajaran Direksi, Patrick Rudolf Dannacher tetap sebagai Presiden Direktur, dengan Marek Bialoglowy sebagai Wakil Presiden Direktur. Tiga posisi Direktur diisi oleh Eko Prasudi Widianto, Bambang Susilo, dan Doni Mora.
Patrick Dannacher menegaskan kesiapan perseroan menghadapi pertumbuhan pasar. “Kami memastikan bahwa dari sisi teknologi, tata kelola dan organisasi, Perseroan siap untuk tumbuh secara berkelanjutan,” tambahnya.
Pernyataan ini sejalan dengan meningkatnya fokus pada keamanan siber Indonesia yang masih dihadapkan pada berbagai tantangan.
PT ITSEC Asia Tbk, yang berdiri sejak 2010, telah berkembang menjadi perusahaan keamanan siber yang melayani sektor-sektor strategis. Portofolio layanannya mencakup sektor keuangan, telekomunikasi, energi, dan pemerintahan.
Perseroan aktif berkontribusi dalam memperkuat ketahanan siber nasional melalui inovasi teknologi, pengembangan talenta, dan kolaborasi ekosistem, termasuk upaya talenta keamanan siber.
Inovasi unggulan ITSEC Asia adalah platform IntelliBroń, yang dikembangkan secara lokal. Platform ini dirancang untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan merespons insiden siber secara real-time.
Keberadaan platform semacam ini semakin krusial seiring dengan kompleksitas ancaman digital, yang juga mendorong sinergi keamanan siber antara pelaku industri.
Sebagai perusahaan publik, ITSEC Asia memiliki sejumlah sertifikasi dan verifikasi yang memperkuat kredibilitasnya. Perusahaan ini telah terverifikasi oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) serta memegang sertifikasi internasional seperti ISO 27001, ISO 9001, dan ISO 14001. ITSEC Asia juga merupakan anggota resmi CREST, sebuah organisasi nirlaba yang berfokus pada keamanan informasi.
Dukungan sumber daya manusia yang mumpuni menjadi salah satu pilar kekuatan ITSEC Asia. Perusahaan didukung oleh lebih dari 400 ahli yang tersebar di Indonesia, Singapura, Australia, Mauritius, dan Dubai.
Para profesional ini memiliki beragam sertifikasi global, seperti OSCP, CISSP, CISA, CEH, dan GDPR, yang menandakan kompetensi tinggi di bidang keamanan siber.
Melalui keputusan strategis dari RUPSLB ini, PT ITSEC Asia Tbk menegaskan kembali komitmennya untuk terus menjadi mitra terpercaya dalam menjaga keamanan digital Indonesia.
Langkah stock split dan penataan ulang tata kelola diharapkan dapat memposisikan perusahaan lebih solid dalam merespons dinamika pasar dan kebutuhan nasional akan proteksi siber yang andal. (Icha)
Telko.id – Motorola mengonfirmasi strategi baru untuk memperkuat posisinya di pasar Indonesia tahun ini.
Fokus utama ditempatkan pada ekspansi distribusi offline dan pembangunan pengalaman merek melalui pendekatan “accessible luxury”.
Langkah ini diambil seiring dengan peluncuran seri premium seperti Razr dan varian Signature untuk meningkatkan kepercayaan konsumen.
Strategi ekspansi offline akan dilakukan melalui kerja sama dengan Erajaya Group, dengan pengumuman resmi direncanakan pada hari Senin.
Menurut pihak Motorola, kehadiran fisik menjadi krusial untuk produk-produk premium yang memiliki keunikan desain dan material.
“Kalau kita go premium, kita nggak bisa. Orang nggak megang produknya ya,” jelas Miranda V. Waroka, Marketing Head Motorola Indonesia Motorola dalam diskusi dengan Telko.id.
Produk seperti Motorola Razr 60 yang baru saja dijual resmi dinilai membutuhkan pengalaman langsung untuk memahami keunggulan seperti ketipisan dan tekstur finishing-nya.
Pendekatan pemasaran Motorola juga bergeser dari awareness masif ke amplifikasi pengalaman. Brand ini mengandalkan media, komunitas, dan influencer untuk mengomunikasikan diferensiasi produknya.
“Motorola kan stand out differently,” tambahnya. Warna-warna unik seperti contour color dinilai sulit dikomunikasikan hanya melalui gambar, sehingga perlu disentuh langsung. Hal ini sejalan dengan peluncuran Motorola Edge 60 Pro yang menawarkan inovasi desain.
Target jangka panjang adalah membangun kepercayaan (trust) konsumen Indonesia dengan menghadirkan produk flagship yang mencerminkan inovasi merek.
Kehadiran seri premium diharapkan dapat menjawab pertanyaan pasar mengenai kemampuan Motorola dalam berinovasi.
“Kita bisa lebih memperkuat trustnya orang-orang konsumen Indonesia,” ujar perwakilan tersebut.
Ia menambahkan, brand building adalah investasi jangka panjang, dan kehadiran flagship merupakan cara untuk mempercepat penetrasi pasar serta menunjukkan nilai inovasi Motorola.
Konsep harga yang diusung adalah “accessible luxury”, di mana produk flagship ditawarkan dengan harga yang tidak bombastis namun memberikan nilai lebih.
“Luxury itu bukan harga,” tegasnya. Filosofi ini bertujuan agar konsumen mempertimbangkan value yang didapat, bukan sekadar status.
Meski demikian, harga tetap ditetapkan dengan mempertimbangkan banyak faktor seperti kompetisi, harga komponen, biaya logistik, dan margin untuk bisnis serta partner distribusi.
Distribusi produk Motorola akan tetap mengakomodir semua tipe konsumen, baik yang lebih nyaman berbelanja online maupun offline.
Kehadiran di platform e-commerce seperti Shopee akan tetap dipertahankan untuk menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk tier 2 dan 3.
Sementara, ekspansi offline melalui Erajaya Group dan partner lainnya ditujukan untuk melayani konsumen yang mengutamakan pengalaman langsung sebelum membeli, terutama untuk segmen mid to high.
Implikasi dari strategi dual-channel ini diharapkan dapat meningkatkan market share Motorola di Indonesia secara bertahap.
Meski tidak menyebutkan target numerik, pihaknya optimis dengan masuknya seri premium seperti Motorola Signature dan penguatan distribusi. (Icha)
Telko.id – Huawei secara resmi mengakhiri jeda lebih dari tiga tahun untuk seri Mate di Indonesia dengan meluncurkan HUAWEI Mate 80 Pro.
Smartphone flagship terbaru ini hadir dengan slogan “See It True”, menawarkan sistem kamera canggih, durabilitas tinggi, dan performa yang dioptimalkan untuk penggunaan jangka panjang. Harga resminya ditetapkan Rp16.999.000.
Perangkat ini mulai tersedia untuk pre-order atau pembelian pada 24 April 2026. Selama periode promosi 24 April hingga 24 Mei 2026, konsumen berkesempatan mendapatkan total benefit hingga Rp7,5 juta. Benefit tersebut mencakup bank cashback hingga Rp3 juta dan trade-in cashback hingga Rp2 juta.
Huawei menyatakan bahwa HUAWEI Mate 80 Pro dirancang sebagai “The True All-Round Flagship”. Smartphone ini mewarisi DNA inovasi seri Mate, yang dikenal sebagai pelopor fitur seperti AI NPU pertama di industri dan reverse wireless charging. Kini, fokusnya adalah pada akurasi warna foto dan ketahanan fisik yang luar biasa.
Sistem kameranya mengusung teknologi True-to-Colour Camera 2.0 yang bertujuan menghasilkan gambar dengan warna yang akurat dan alami, mendekati kondisi asli.
Kamera utamanya adalah 50MP Ultra Lighting Camera dengan sensor RYYB berukuran 1/1.28 inci, dirancang untuk kinerja optimal dalam kondisi cahaya rendah.
Fitur adjustable aperture F1.4–F4.0 dan Optical Image Stabilization (OIS) turut mendukung kemampuan low-light photography.
Huawei mengklaim kemampuan penyerapan cahaya meningkat hingga 96%, menjaga detail dalam berbagai situasi pencahayaan.
Untuk fotografi jarak jauh dan makro, HUAWEI Mate 80 Pro dilengkapi 48MP Macro Telephoto Camera dengan 4x optical zoom.
Kamera ini mampu mengambil gambar makro dari jarak sedekat 5cm. Sementara itu, kamera ultra-wide 40MP (F2.2, RYYB) menyediakan sudut pandang yang lebih luas.
Fitur AI Composition yang inovatif juga disematkan untuk membantu pengguna mendapatkan komposisi foto yang rapi dan seimbang secara otomatis, membuat hasil bidikan terlihat lebih profesional.
Durabilitas menjadi pilar utama lainnya. Huawei merancang Mate 80 Pro dengan filosofi ‘Engineered to Outlast’. Ketahanannya didukung oleh material 2nd Gen Kunlun Glass yang diklaim 20 kali lebih tahan banting daripada kaca standar, serta konstruksi Super Durable Architecture untuk ketahanan benturan.
Panel belakang menggunakan material Vegan Fibre yang stylish dan tangguh. Smartphone ini memiliki sertifikasi ketahanan air dan debu IP68 (hingga kedalaman 6 meter) dan IP69, yang membuatnya tahan terhadap kondisi ekstrem suhu dari -20°C hingga 80°C serta semprotan air bertekanan tinggi.
Secara desain, HUAWEI Mate 80 Pro mempertahankan estetika khas seri Mate dengan Iconic Dual Space Ring Design. Layarnya berukuran 6,75 inci dengan bezel sempit dan desain tepi rata (flat-edged) untuk genggaman yang nyaman dan tampilan yang elegan.
Di sektor baterai, perangkat ini dibekali kapasitas besar 5750mAh yang didukung teknologi pengisian daya cepat 100W Wired SuperCharge dan 80W Wireless SuperCharge, menjanjikan daya tahan sepanjang hari untuk aktivitas padat.
Huawei juga mengintegrasikan berbagai teknologi AI untuk pengalaman pengguna yang lebih seamless. Fitur AI Remove memudahkan penghapusan objek yang mengganggu dari foto. AI Best Expression secara otomatis memilih ekspresi terbaik saat selfie atau wefie.
Kemudahan operasi tanpa sentuh hadir melalui AI Gesture Control, sementara AI Messaging dirancang untuk mempermudah dan mempercepat komunikasi. Fitur-fitur ini ditujukan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam aktivitas digital sehari-hari.
Untuk mendukung keputusan pembelian, Huawei menyediakan program cicilan 0% dengan uang muka (DP) 0% dan angsuran mulai dari Rp708.292 per bulan melalui kerja sama dengan Indodana PayLater yang menawarkan gratis 2x cicilan.
Layanan purna jual eksklusif turut disiapkan, termasuk 1 Tahun 1 Kali Accidental Warranty, penggantian baterai gratis 1 kali dalam 5 tahun, dan penggantian screen protector gratis 4 kali dalam 2 tahun.
HUAWEI Mate 80 Pro dapat dibeli melalui HUAWEI Store dan berbagai channel online resmi seperti Shopee, TikTok Shop, Tokopedia, Blibli, Lazada, serta erafone.com.
Untuk pembelian offline, perangkat tersedia di HUAWEI Authorized Experience Store, Erafone, Urban Republic, Digiplus, Blibli Store, dan mitra ritel resmi Huawei lainnya di seluruh Indonesia.
Kehadiran HUAWEI Mate 80 Pro menandai babak baru bagi lini flagship Huawei di tanah air. Peluncuran ini juga memperkuat portofolio produk Huawei yang baru-baru ini merilis smartwatch pelari terbarunya. Persaingan di segmen premium semakin ketat dengan kehadiran perangkat seperti foldable flagship dari merek lain.
Dengan fokus pada fotografi akurat, ketahanan fisik ekstrem, dan pengalaman AI yang terintegrasi, Huawei Mate 80 Pro menawarkan proposisi nilai yang jelas di pasar smartphone high-end Indonesia. Keberhasilan perangkat ini akan diuji dalam menghadapi kompetisi yang semakin dinamis. (Icha)
Telko.id – Perjalanan ke wilayah selatan Indonesia seperti Kupang hingga Pulau Rote bukan cuma soal menikmati keindahan alam di ujung negeri.
Di tengah suasana yang terasa lebih “offline”, muncul pertanyaan sederhana: seberapa andal koneksi 4G LTE dari Telkomsel di perjalanan ini?
Setibanya di Bandara El Tari, langsung dilakukan speedtest pertama untuk mengecek kecepatan di kota Kupang,
Speedtest di Kota Kupang
Perjalanan langsung berlanjut menuju Pantai Tablolong di bagian barat Kupang. Perjalanan ini memakan waktu sekitar satu jam dari pusat kota, meski sekitar setengah rutenya masih berupa jalan non-aspal yang cukup menantang.
Pantai Tablolong, Kupang Barat
Namun begitu tiba, semua terasa terbayar—hamparan laut biru yang tenang dan suasana pantai yang sepi jadi tempat pas untuk rehat sejenak sambil menikmati segarnya air kelapa.
Setelah sejenak menikmati suasana dan mengabadikan beberapa momen, penasaran gimana sih koneksi internet di daerah ini?
Pada titik ini, hasil speedtest menunjukkan koneksi 4G LTE dari Telkomsel masih cukup stabil, sehingga aktivitas seperti browsing, membuka media sosial, hingga mengunggah foto dapat dilakukan tanpa kendala berarti.
Setelah dari Pantai Tablolong, perjalanan dilanjutkan kembali ke penginapan untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan aktivitas berikutnya.
Menjelang sore, perjalanan kembali dilanjutkan menuju Pantai Lasiana, salah satu spot favorit untuk menikmati matahari terbenam di Kupang. Suasana pantai yang lebih ramai, dengan deretan pohon lontar dan angin laut yang sejuk, menjadi penutup hari yang pas saat langit perlahan berubah warna di ufuk barat.
Pantai Lasiana, Kupang
Keesokan harinya, perjalanan dilanjutkan menuju Pulau Rote melalui jalur laut. Dari Kupang, penyeberangan dilakukan menggunakan kapal penumpang berukuran sedang.
Suasana di atas kapal terasa santai, ditemani hembusan angin laut yang cukup kencang serta pemandangan perairan biru yang membentang luas. Di tengah perjalanan ini, koneksi internet mulai terasa tidak sekuat di daratan, menandai peralihan dari area perkotaan menuju wilayah yang lebih terpencil.
Setibanya di Pelabuhan Ba’a, koneksi internet kembali diuji untuk melihat bagaimana performanya setelah perjalanan laut. Hasil speedtest menunjukkan jaringan 4G LTE dari Telkomsel masih cukup stabil untuk digunakan, baik untuk mengakses informasi maupun sekadar berbagi kabar.
Speedtest di Pelabuhan Ba’a
Setelah itu, perjalanan sejenak diisi dengan makan siang sebelum dilanjutkan menuju Mulut Seribu, salah satu destinasi alam yang menjadi tujuan utama di Pulau Rote.
Mulut Seribu sendiri adalah sebuah kawasan perairan yang menyerupai teluk dengan gugusan pulau-pulau kecil yang mengelilinginya. Pulau-pulau yang ada didaerah sana berbentuk seperti mulut yang terbuka, sehingga dinamai Mulut Seribu.
Untuk menikmati keindahan tersebut lebih dekat, perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan perahu kecil. Dari atas perahu, setiap sudut Mulut Seribu menghadirkan pemandangan yang berbeda, menjadikannya salah satu pengalaman paling berkesan selama berada di Pulau Rote.
Lokasi Mulut Seribu
Di tengah perjalanan mengelilingi Mulut Seribu menggunakan perahu kecil, koneksi internet kembali diuji di kondisi yang bisa dibilang cukup menantang. Hasil speedtest menunjukkan jaringan 4G LTE dari Telkomsel masih dapat diakses, meski tidak sekuat saat berada di daratan.
Meski begitu, koneksi yang tersedia masih memungkinkan untuk melakukan aktivitas dasar seperti mengirim pesan hingga mengakses informasi ringan selama perjalanan berlangsung.
Setelah menjelajahi kawasan Mulut Seribu, perjalanan dilanjutkan menuju Batu Termanu. Lokasi ini dikenal dengan formasi batuan unik yang berdiri kokoh di tepi laut, menciptakan pemandangan yang kontras antara birunya air laut dan tekstur karang yang khas.
Bagian Pantai dari Batu Termanu
Suasana di sekitar area terasa lebih tenang dan alami, menjadikannya tempat yang cocok untuk menikmati lanskap sekaligus mengabadikan momen dari sudut pandang yang berbeda.
Perjalanan di Pulau Rote berlanjut keesokan harinya dengan mengunjungi Pantai Tolonamon, salah satu titik yang berada cukup dekat dengan kawasan selatan Indonesia.
Lokasi ini menawarkan pemandangan laut lepas yang luas dengan suasana yang benar-benar tenang dan minim aktivitas. Namun di balik keindahannya, koneksi internet di area ini justru tidak tersedia sama sekali—menjadi satu-satunya titik tanpa sinyal yang ditemui sepanjang perjalanan.
Kondisi ini memperlihatkan bahwa di beberapa wilayah yang sangat terpencil, akses jaringan masih menjadi tantangan tersendiri.
Pantai Tolonamon
Menjelang sore, perjalanan kembali dilanjutkan menuju penginapan yang berada di sekitar Pantai Loedi.
Di lokasi ini, koneksi 4G LTE dari Telkomsel kembali diuji dan menunjukkan hasil yang cukup baik untuk digunakan dalam aktivitas sehari-hari, mulai dari browsing hingga berbagi momen secara online setelah seharian menjelajah.
Speedtest di Pantai Loedi
Hari terakhir di Pulau Rote diisi dengan mengunjungi Pantai Oeseli dan Pantai Batu Pintu. Aktivitas berlangsung hingga menjelang siang, dengan suasana pantai yang masih relatif sepi dan alami.
Pantai Batu Pintu
Di Pantai Batu Pintu, koneksi internet kembali diuji dan menunjukkan hasil yang cukup stabil untuk digunakan dalam aktivitas ringan seperti browsing dan mengakses media sosial.
Menjelang sore, perjalanan ditutup dengan mengunjungi Pantai Nemberala, salah satu spot terbaik untuk menikmati matahari terbenam di Rote.
Langit yang perlahan berubah warna dengan latar suara ombak menjadi penutup yang tenang setelah rangkaian perjalanan menjelajahi berbagai sudut pulau.
Sunset di Pantai Nembrala
Perjalanan dari Kupang hingga Pulau Rote menunjukkan bahwa koneksi 4G LTE dari Telkomsel masih cukup bisa diandalkan di berbagai kondisi. Mulai dari daratan, pesisir, hingga di atas laut, jaringan masih bisa digunakan untuk kebutuhan dasar, meski di beberapa titik performanya menyesuaikan kondisi.
Menariknya, hanya ada satu lokasi yang benar-benar tanpa sinyal, yaitu di Pantai Tolonamon. Selebihnya, koneksi masih bisa menemani perjalanan tanpa banyak hambatan, cukup untuk tetap terhubung sambil menikmati keindahan alam di ujung selatan Indonesia.
Telko.id – Xiaomi secara resmi meluncurkan Xiaomi Robot Vacuum H50 Series di Indonesia pada 16 April 2026. Lini robot penyedot debu pintar ini hadir sebagai solusi pembersihan otomatis untuk rumah modern, menawarkan performa hisap hingga 15.000Pa dan teknologi all-in-one base station.
Peluncuran ini merupakan bagian dari komitmen Xiaomi memperkuat ekosistem smart home di Tanah Air. Seri ini terdiri dari dua model: Xiaomi Robot Vacuum H50 dan H50 Pro, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan dari pembersihan harian hingga deep cleaning yang lebih mendetail.
“Kehadiran Xiaomi Robot Vacuum H50 Series di Indonesia adalah langkah nyata kami dalam mempermudah keseharian pengguna,” ujar Andi Renreng, Marketing Director Xiaomi Indonesia. Ia menambahkan, teknologi ini dihadirkan untuk memberikan kemewahan berupa ‘waktu lebih’ bagi pengguna, sejalan dengan visi Human x Car x Home perusahaan.
Xiaomi Robot Vacuum H50 diposisikan sebagai solusi praktis untuk pembersihan sehari-hari. Perangkat ini dibekali daya hisap 10.000Pa dan dilengkapi dengan all-in-one base station yang mampu mencuci dan mengeringkan kain pel secara otomatis, serta mengosongkan debu. Navigasi LDS laser memastikan pemetaan ruangan yang akurat dan rute pembersihan yang efisien.
Fitur main and side brushes with dual anti-tangle protection pada H50 dirancang untuk mencegah rambut dan bulu hewan peliharaan tersangkut, menjadikannya relevan untuk berbagai kondisi rumah tangga. Selama periode First Sale, produk ini ditawarkan dengan harga spesial Rp4.999.000 dan dilengkapi bonus Disposable Bag gratis.
Sementara itu, Xiaomi Robot Vacuum H50 Pro menawarkan performa yang lebih tinggi dengan daya hisap mencapai 15.000Pa. Model Pro ini dilengkapi fitur unggulan seperti Dual Extend Arms for edge cleaning untuk menjangkau sudut dan tepian dinding, serta 129° wide-angle laser detection untuk menghindari rintangan dengan presisi.
Fitur Smart carpet detection with auto mop pad lifting pada H50 Pro memastikan perangkat dapat beralih antar permukaan lantai dan karpet secara otomatis tanpa membasahi karpet. Seperti varian standar, model Pro juga didukung base station serba otomatis dan sistem anti-sumbat pada sikatnya. Harga spesial untuk periode First Sale adalah Rp6.999.000, juga dengan bonus Disposable Bag.
Penjualan First Sale untuk Xiaomi Robot Vacuum H50 Series akan berlangsung mulai 24 April hingga 31 Mei 2026. Konsumen dapat membelinya melalui Xiaomi Store, mi.com, serta platform e-commerce seperti Shopee dan Tokopedia.
Xiaomi juga menyiapkan program Buy & Review bagi pembeli yang memberikan ulasan. Peserta berkesempatan memenangkan hadiah Xiaomi Mijia Air Conditioner. Langkah ini semakin mengokohkan posisi Xiaomi dalam menghadirkan ekosistem rumah pintar yang terintegrasi di Indonesia.
Kehadiran produk ini menjawab kebutuhan masyarakat perkotaan akan solusi pembersihan otomatis yang andal. Dengan teknologi yang ditawarkan, Xiaomi Robot Vacuum H50 Series berpotensi menggeser kebiasaan pembersihan manual, mirip dengan transformasi yang dibawa oleh teknologi jaringan generasi terbaru di sektor lainnya.
Telko.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkomdigi) memberikan peringatan terakhir kepada Wikimedia Foundation untuk segera mendaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) lingkup privat.
Jika dalam tujuh hari kerja ke depan tidak juga mematuhi aturan, layanan Wikimedia termasuk Wikipedia Indonesia akan diblokir.
Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Alexander Sabar menegaskan komitmen pemerintah dalam menegakkan tata kelola ruang digital yang tertib.
“Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital menegaskan komitmen dalam menegakkan tata kelola ruang digital yang tertib dan adil bagi seluruh penyelenggara sistem elektronik,” kata Dirjen Alex di Jakarta Pusat, Rabu (15/04/2026).
Ultimatum ini bukan langkah tiba-tiba. Kemkomdigi telah mengirimkan notifikasi awal kepada Wikimedia Foundation sejak 14 November 2025. Platform nirlaba itu kemudian beberapa kali meminta perpanjangan waktu, yang semuanya dipenuhi oleh pemerintah. Batas waktu final yang disepakati pada 20 Januari 2026 pun diingkari oleh Wikimedia.
Alexander Sabar menyatakan kesabaran pemerintah sudah mencapai batas. “Dalam perpanjangan waktu terakhir, yaitu 7 hari, Wikimedia Foundation diharapkan segera menyelesaikan proses pendaftaran PSE sesuai ketentuan yang berlaku, jika masih belum ada kepatuhan terhadap hukum di Indonesia maka kami akan mengambil langkah tegas berupa pemblokiran,” tegasnya.
Pendaftaran PSE adalah kewajiban hukum bagi semua platform digital yang beroperasi di Indonesia, baik yang bersifat laba maupun nirlaba. Aturan ini tertuang dalam Permenkominfo Nomor 5 Tahun 2020.
Tujuannya untuk memastikan legalitas, perlindungan data pengguna, dan tata kelola ruang digital yang baik. Dirjen Alex menekankan bahwa pendaftaran ini tidak dipungut biaya.
“Hal ini dilakukan untuk melindungi publik, juga melindungi platform itu sendiri, dalam hal ini Wikimedia, agar terlindungi secara hukum,” tutup Alexander Sabar.
Langkah penegakan aturan ini konsisten dengan upaya Kemkomdigi dalam mengawasi platform digital. Sebelumnya, pemerintah juga telah memanggil Meta terkait isu keamanan di Instagram.
Timeline yang dirilis Kemkomdigi menunjukkan proses panjang yang telah dilalui. Setelah notifikasi 14 November 2025, Wikimedia meminta perpanjangan pada 21 November dan 1 Desember 2025.
Permintaan ketiga diajukan pada 6 Januari 2026 dengan kesepakatan batas akhir 20 Januari. Karena kesepakatan itu dilanggar, Kemkomdigi mengirim surat pemberitahuan rencana blokir pada 28 Januari 2026.
Wikimedia tidak menanggapi surat tersebut hingga 25 Februari 2026, yang berujung pada pemblokiran terbatas terhadap tautan auth.wikimedia.org. Kemkomdigi kemudian mengundang Wikimedia untuk rapat pada 7 April 2026.
Dua hari setelahnya, Wikimedia menyampaikan bahwa mereka tidak memiliki perwakilan di Indonesia. Hingga 15 April 2026, pendaftaran PSE tetap belum dilakukan, memicu ultimatum tujuh hari terakhir ini.
Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya besar Kemkomdigi dalam membangun ekosistem digital yang aman dan tertib. Upaya serupa juga terlihat dalam inisiatif seperti seleksi frekuensi untuk internet cepat dan persiapan posko digital mudik.
Implikasi dari ultimatum ini sangat signifikan. Jika pemblokiran terjadi, jutaan pengguna di Indonesia akan kehilangan akses ke Wikipedia dan proyek Wikimedia lainnya.
Langkah ini menegaskan bahwa tidak ada pengecualian bagi platform global, sekalipun nirlaba, untuk mematuhi hukum Indonesia. Keputusan akhir kini sepenuhnya berada di tangan Wikimedia Foundation dalam tujuh hari ke depan. (Icha)