spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 3

Indosat Bagikan Dividen Rp3,58 Triliun, Percepat AI Nasional

0

Telko.id – PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (Indosat) mengumumkan pembagian dividen senilai Rp3,58 triliun atau Rp111 per saham setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

Keputusan ini mencerminkan kinerja solid perusahaan di tengah tekanan makroekonomi sepanjang 2025, sekaligus menandai akselerasi strategi AI North Star untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan.

Vikram Sinha, President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan fokus perusahaan pada eksekusi strategi kecerdasan buatan secara disiplin.

“Setiap kemajuan harus menghadirkan dampak yang lebih luas. Kami mempercepat eksekusi strategi AI untuk mendorong kinerja yang berujung pada pertumbuhan berkelanjutan dan nilai nyata bagi pemegang saham,” ujarnya Public Expose Indosat, Selasa (5/5/2026).

Transformasi ini dimulai dari evolusi Indosat menjadi AI-native telco, dengan mengintegrasikan AI ke seluruh operasi inti. Pendekatan ini menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih personal melalui AI hyper-personalization, peningkatan produktivitas, dan efisiensi belanja modal. Hasilnya, keterlibatan pelanggan menguat dan pertumbuhan dua digit berkelanjutan mulai terlihat.

Indosat juga memperluas layanan dari konektivitas menjadi AI TechCo, membuka peluang baru di bidang sovereign AI, cloud, dan keamanan siber. Fase ekspansi ini bertujuan mendorong pertumbuhan eksponensial pada layanan berbasis AI, baik di segmen konsumen maupun enterprise.

Content image for article: Indosat Bagikan Dividen Rp3,58 Triliun, Percepat AI Nasional

Kolaborasi dengan NVIDIA dan Platform Sahabat-AI

Salah satu pilar utama strategi ini adalah kolaborasi strategis dengan NVIDIA yang diumumkan pada NVIDIA GTC 2026. Kemitraan ini memanfaatkan platform Accelerated Computing dan model AI terbuka NVIDIA Nemotron untuk menghadirkan kapabilitas AI kelas dunia ke Indonesia.

Inisiatif ini memungkinkan pengembangan solusi berkinerja tinggi yang relevan secara lokal, sekaligus meletakkan fondasi bagi sovereign AI yang terbuka dan adaptif.

Berlandaskan fondasi tersebut, Sahabat-AI hadir sebagai platform kolaboratif yang membuka akses lebih luas terhadap kecerdasan buatan. Platform ini memberdayakan individu, developer, enterprise, hingga institusi untuk mengembangkan solusi AI yang sesuai dengan bahasa, konteks budaya, dan kebutuhan pasar Indonesia.

Untuk memastikan akses inklusif dalam skala besar, Indosat mengembangkan AI Grid yang terdistribusi. Dengan memanfaatkan cakupan jaringan nasional dan infrastruktur pusat data, daya komputasi AI dapat didistribusikan ke seluruh Indonesia.

Pendekatan ini mempercepat akses terhadap AI, mendorong inovasi di luar kota-kota besar, dan memungkinkan partisipasi aktif dalam ekonomi berbasis AI.

Perombakan Jajaran Direksi dan Komisaris

RUPST juga menyetujui pengangkatan tiga anggota Direksi baru, yakni Reski Damayanti, Apoorva Mehrotra, dan Honesti Basyir, efektif sejak penutupan rapat.

Selain itu, Seppalga Ahmad diangkat sebagai Komisaris Perseroan. Penunjukan ini memperkuat kemampuan Indosat dalam mengeksekusi strategi dengan lebih agile dan disiplin.

Reski Damayanti memiliki pengalaman lebih dari dua dekade di bidang hukum, regulasi, dan tata kelola perusahaan di sektor telekomunikasi dan FMCG di Indonesia serta Asia Tenggara.

Ia berperan penting dalam memperkuat kerangka tata kelola dan mendorong inisiatif strategis di bidang regulasi, termasuk mendukung solusi berbasis AI seperti anti-spam dan anti-scam.

Apoorva Mehrotra membawa pengalaman internasional lebih dari 25 tahun di kawasan Asia dan Afrika. Ia pernah memegang berbagai posisi strategis di Airtel dan Vodafone, termasuk sebagai Regional CEO East Africa di Airtel Africa.

Rekam jejaknya dalam mendorong pertumbuhan dan transformasi di sektor telekomunikasi digital menjadi aset berharga bagi Indosat.

Honesti Basyir membawa pengalaman lebih dari dua dekade di industri telekomunikasi serta berbagai sektor strategis.

Penunjukannya diyakini akan mempercepat transformasi Indosat, khususnya dalam mengeksekusi strategi pengembangan AI perusahaan.

Rapat juga memutuskan pemberhentian dengan hormat Ahmad Zulfikar sebagai Direktur dan Achmad Syah Reza sebagai Komisaris Perseroan. Indosat menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas kontribusi dan dedikasi yang telah diberikan selama masa jabatannya.

Dividen total sebesar Rp3.579.840.016.227 akan dibagikan selambat-lambatnya 30 hari setelah pengumuman risalah resmi rapat. Keputusan ini menjadi bukti komitmen Indosat dalam menghadirkan Kelas AI Gratis dan nilai tambah bagi pemegang saham di tengah transformasi besar perusahaan menuju AI Nation Shaper.

Melalui strategi terintegrasi ini, Indosat terus bertransformasi menjadi AI Nation Shaper, memperkuat kapabilitas digital Indonesia sekaligus menciptakan sumber pertumbuhan baru yang berkelanjutan.

Dengan fondasi yang kokoh dan arah strategis yang jelas, Indosat optimistis dapat menjawab tantangan era digital dan memberikan dampak positif bagi seluruh pemangku kepentingan. (Icha)

Telkom dan Dinas Pendidikan Gelar Try Out Digital 91 Ribu Siswa

0

Telko.id – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui platform digital PIJAR berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Daerah untuk menyelenggarakan try out digital bagi lebih dari 91.000 siswa di berbagai wilayah Indonesia.

Langkah ini diambil guna mempersiapkan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Asesmen Sumatif Akhir Jenjang (ASAJ) secara lebih efektif, terukur, dan berbasis data.

ASAJ merupakan evaluasi penting pada akhir jenjang pendidikan di tingkat SD, SMP, maupun SMA/SMK untuk mengukur pencapaian kompetensi siswa secara menyeluruh.

Sementara itu, TKA berfungsi sebagai instrumen evaluasi objektif untuk memetakan kemampuan akademik individu sekaligus mengonfirmasi capaian nilai rapor, sehingga meningkatkan objektivitas dalam penilaian hasil belajar.

Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi menegaskan bahwa kolaborasi dengan Dinas Pendidikan menjadi faktor kunci dalam menghadirkan solusi yang tepat sasaran. Sinergi ini memungkinkan implementasi teknologi pendidikan berjalan lebih efektif dan menjangkau lebih banyak sekolah.

“Kolaborasi dengan Dinas Pendidikan menjadi kunci dalam menghadirkan solusi digital yang relevan dan berdampak. Melalui PIJAR, kami berkomitmen mendukung kesiapan siswa menghadapi asesmen secara lebih terukur dan berkelanjutan,” ujar Faizal.

Dalam implementasinya, Dinas Pendidikan memegang peran strategis sebagai penghubung antara kebijakan pusat dan pelaksanaan di daerah, mulai dari sosialisasi, kesiapan infrastruktur, hingga memastikan asesmen berjalan sesuai standar. Hasil TKA juga dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan kebijakan pendidikan daerah yang lebih tepat sasaran.

Menjawab kebutuhan tersebut, PIJAR menghadirkan solusi try out berbasis digital yang terintegrasi, memungkinkan pelaksanaan ujian lebih efisien, adaptif, dan relevan dengan perkembangan teknologi.

Sistem ini tidak hanya menggantikan metode konvensional, tetapi juga menghadirkan pengalaman ujian yang lebih modern bagi siswa.

Pelaksanaan try out ini telah menjangkau berbagai wilayah dengan partisipasi signifikan. Di Kabupaten Karawang, lebih dari 76.000 siswa dari 1.200 sekolah mengikuti try out TKA. Sementara di Kabupaten Boalemo, lebih dari 2.100 siswa dari ratusan sekolah berpartisipasi. Adapun di Kota Balikpapan, try out ASAJ diikuti oleh lebih dari 12.500 siswa dari 500 sekolah.

Capaian tersebut mencerminkan perluasan akses teknologi pendidikan yang semakin merata, tidak hanya terpusat di kota besar tetapi juga menjangkau berbagai daerah secara inklusif. Inisiatif ini sejalan dengan upaya Telkomsel Jaga Cita yang memperkuat ekosistem digital untuk pendidikan.

Melalui PIJAR, Telkom juga menghadirkan sistem pemantauan ujian secara real-time. Sistem ini memungkinkan proses berjalan lebih efisien, minim kendala, serta menghasilkan data yang dapat dianalisis secara cepat dan akurat.

Pendekatan ini diperkuat dengan dukungan end-to-end, mulai dari bimbingan teknis (bimtek), monitoring pelaksanaan, pengolahan hasil, hingga penyusunan laporan yang komprehensif.

Bagi sekolah, solusi ini memberikan kemudahan dalam melakukan evaluasi pembelajaran berbasis data. Sementara bagi siswa, try out digital membantu mengukur tingkat kesiapan secara lebih terstruktur sebelum menghadapi asesmen yang sesungguhnya.

Tingginya antusiasme siswa dan sekolah menjadi indikator positif atas penerimaan solusi digital dalam proses pembelajaran dan evaluasi. Dengan dukungan teknologi, proses pendidikan diharapkan semakin adaptif, efektif, dan mampu menjawab tantangan masa depan.

Kolaborasi antara teknologi dan institusi pendidikan ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan sistem pendidikan yang lebih kompetitif, inklusif, dan berdaya saing tinggi.

Langkah ini juga memperkuat komitmen Telkom dalam mendukung transformasi digital di sektor pendidikan. Sebelumnya, berbagai inisiatif serupa telah dilakukan, termasuk program tryout UTBK yang diikuti ribuan siswa di 30 kota. Keberhasilan tersebut menjadi landasan bagi perluasan program try out digital ke lebih banyak daerah.

Dengan pendekatan berbasis data, hasil try out digital ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih akurat tentang kesiapan siswa. Data tersebut juga dapat digunakan oleh pemerintah daerah untuk menyusun kebijakan pendidikan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

Inisiatif ini juga relevan dengan upaya pengamanan ekosistem digital Indonesia. Seperti yang dibahas dalam Cybersecurity Center of Excellence, keamanan data menjadi aspek krusial dalam setiap transformasi digital, termasuk di sektor pendidikan.

Ke depan, Telkom berencana memperluas jangkauan program try out digital ini ke lebih banyak wilayah di Indonesia. Dengan infrastruktur digital yang semakin merata, diharapkan semakin banyak siswa yang dapat merasakan manfaat dari solusi pendidikan berbasis teknologi.

Kolaborasi antara Telkom dan Dinas Pendidikan ini menjadi contoh nyata bagaimana teknologi dapat diintegrasikan ke dalam sistem pendidikan nasional. Dengan dukungan semua pihak, transformasi digital di sektor pendidikan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak positif bagi generasi mendatang. (Icha)

IM3 SimpelRoam Haji, Paket Roaming Andal untuk Jemaah 2026

0

Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) melalui brand IM3 resmi meluncurkan SimpelRoam Haji, sebuah paket roaming yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan komunikasi jemaah Indonesia selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Layanan ini hadir sebagai solusi bagi sekitar 221.000 jemaah yang diberangkatkan secara bertahap mulai 22 April hingga 21 Mei 2026, di mana lebih dari 177.000 di antaranya merupakan jemaah lansia atau memiliki komorbid.

Paket ini memungkinkan jemaah tetap terhubung dengan keluarga di Tanah Air tanpa khawatir akan koneksi atau biaya roaming yang rumit.

Dengan dukungan operator resmi di Arab Saudi, SimpelRoam Haji menjanjikan jaringan stabil yang aktif secara otomatis begitu jemaah tiba, tanpa perlu pengaturan tambahan. Ini menjadi nilai tambah bagi pelanggan yang baru pertama kali bepergian ke luar negeri.

Bilal Kazmi, Director & Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan pentingnya layanan ini.

“Dalam perjalanan haji, komunikasi menjadi bagian penting yang tidak terpisahkan—baik bagi jemaah maupun keluarga di rumah. Karena itu, kebutuhan ini perlu didukung oleh layanan yang dapat diandalkan. Melalui IM3 SimpelRoam Haji, kami ingin memastikan jemaah tetap dapat terhubung dengan mudah, sehingga bisa lebih fokus menjalankan ibadah, sementara keluarga di Tanah Air merasa lebih tenang,” ujarnya.

Pilihan Paket Fleksibel untuk Kebutuhan Berbeda

IM3 menawarkan empat varian paket SimpelRoam Haji yang bisa dipilih sesuai durasi ibadah dan kebutuhan data. Semua paket sudah mencakup kuota roaming besar, plus kuota domestik untuk persiapan di Indonesia.

  • 50GB kuota roaming + 1GB kuota domestik, Rp410.000 (12 hari)
  • 70GB kuota roaming + 1GB kuota domestik, Rp510.000 (15 hari)
  • 25GB kuota roaming + 1GB kuota domestik, Rp850.000 (30 hari)
  • 30GB kuota roaming + 1GB kuota domestik, Rp950.000 (45 hari)

Paket ini juga berlaku di 16 negara, termasuk negara transit seperti Malaysia, Singapura, Turki, Uni Emirat Arab, dan Qatar. Dengan satu paket, jemaah bisa memberi kabar, melakukan panggilan, atau berkomunikasi dengan rombongan selama perjalanan.

Cara Aktivasi dan Keunggulan Lain

Proses aktivasi SimpelRoam Haji dibuat sesederhana mungkin. Jemaah cukup membeli paket melalui aplikasi myIM3, kode *899#, WhatsApp resmi IM3, atau gerai IM3.

Pastikan fitur roaming data aktif di pengaturan ponsel, dan paket akan aktif otomatis setibanya di Arab Saudi. Layanan internet, telepon, dan SMS langsung bisa digunakan.

IM3 juga menyediakan layanan bantuan pelanggan 24 jam melalui IM3 Official WhatsApp dan saluran telepon. Untuk pembelian hingga 21 Mei 2026, pelanggan mendapatkan bonus kuota domestik hingga 2GB yang bisa digunakan selama masa persiapan di Indonesia, termasuk saat berada di asrama haji sebelum keberangkatan.

Layanan ini sejalan dengan upaya operator lain dalam mendukung jemaah. Sebelumnya, XLSmart Paket Haji juga merilis paket serupa dengan harga mulai Rp355 ribu. Sementara itu, Telkomsel RoaMAX Haji menawarkan akses 5G dengan kecepatan hingga 100 Mbps.

Dengan berbagai pilihan dan kemudahan yang ditawarkan, SimpelRoam Haji dari IM3 menjadi solusi tepat bagi jemaah yang ingin tetap terhubung selama ibadah.

Layanan ini juga memberikan ketenangan bagi keluarga di Tanah Air yang menanti kabar dari para jemaah. Informasi lebih lanjut bisa didapatkan melalui aplikasi myIM3, *899#, atau IM3 Official WhatsApp di 08551000185. (Icha)

POCO C81 Pro Resmi di Indonesia, Cool For Everyone

Telko.id – POCO resmi meluncurkan ponsel terbarunya, POCO C81 Pro, di Indonesia pada 4 Mei 2026. Perangkat ini hadir sebagai entry point inklusif yang menyasar berbagai kalangan pengguna, mulai dari pelajar, anak muda, hingga keluarga.

Content image for article: POCO C81 Pro Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp1,5 Juta
Content image for article: POCO C81 Pro Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp1,5 Juta

Dengan jargon “Cool for Everyone”, POCO ingin mematahkan stigma bahwa teknologi harus rumit dan mahal.

Ponsel ini dirancang untuk menghubungkan “Gamer Kalcer” lintas generasi. POCO menekankan bahwa gaming bukan soal usia, melainkan soal semangat dan keseruan.

Spirit ini diwujudkan dalam perangkat yang simpel namun tetap powerful untuk menemani aktivitas sehari-hari.

“Bagi POCO, menjadi cool adalah tentang keberanian untuk terus eksplor tanpa batas, apapun latar belakang lo. POCO C81 Pro kami hadirkan sebagai perangkat yang simpel namun tetap powerful,” ujar Novita Krisutami, PR Manager POCO Indonesia.

Performa Tangguh untuk Aktivitas Harian

POCO C81 Pro ditenagai prosesor Octa-core yang stabil dan penyimpanan UFS 2.2. Kombinasi ini membuat setiap aktivitas terasa lebih responsif, mulai dari membuka aplikasi hingga multitasking. Sistem operasi Xiaomi HyperOS juga dihadirkan untuk memastikan setiap swipe dan transisi terasa smooth dan presisi.

Layar menjadi salah satu keunggulan utama perangkat ini. POCO C81 Pro dibekali layar masif 6.9 inci immersive display yang membuat pengalaman menonton film atau maraton serial lebih sinematik.

Untuk urusan daya, baterai 6000 mAh siap menemani pengguna seharian penuh tanpa khawatir kehabisan energi.

Dari segi desain, POCO C81 Pro mengusung bodi slim dan elegan dengan clean look. Perangkat ini tersedia dalam tiga pilihan warna, yaitu Black, Gold, dan Green.

Bagi pengguna yang suka mengabadikan momen, kamera 13MP AI Dual Camera siap menangkap setiap momen dengan jernih.

“Intinya, POCO C81 Pro diciptakan untuk memenuhi kebutuhan dasar yang paling krusial: layar lega, baterai awet, dan desain premium,” tambah Satryo Sidhi Rachmat, Product Marketing Manager POCO Indonesia.

Harga dan Ketersediaan

POCO C81 Pro hadir dalam dua varian memori. Varian 4GB+64GB dibanderol dengan harga Rp1.549.000, sementara varian 4GB+128GB dijual seharga Rp1.699.000.

Perangkat ini bisa didapatkan melalui kanal penjualan resmi di Mi.com serta official store POCO Indonesia di Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, Blibli, Lazada, dan Akulaku.

Sebagai bonus, pembeli berkesempatan mendapatkan voucher e-commerce ekstra hingga Rp200.000 dengan ketersediaan terbatas. Kehadiran POCO C81 Pro di Indonesia menambah daftar panjang pilihan smartphone terjangkau dengan spesifikasi menarik.

Pilihan lain di segmen ini termasuk nubia Neo 3 Series dan realme GT 6 yang juga menawarkan performa gaming dengan harga bersaing.

Dengan kombinasi layar besar, baterai jumbo, dan harga terjangkau, POCO C81 Pro menjadi pilihan menarik bagi mereka yang ingin tetap produktif dan terhibur tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam. Perangkat ini siap menemani gaya hidup aktif pengguna di era digital saat ini.

Singapore Airlines Adopsi Starlink di Pesawat

Telko.id – Industri penerbangan memasuki fase baru konektivitas setelah Singapore Airlines mengumumkan adopsi layanan internet satelit Starlink untuk armada pesawatnya.

Selama ini, konektivitas dalam penerbangan sering menjadi titik lemah pengalaman penumpang, terutama dalam hal kecepatan dan stabilitas.

Dengan teknologi satelit orbit rendah (Low Earth Orbit/LEO), Starlink menawarkan pendekatan berbeda yang memungkinkan koneksi lebih cepat dan latensi lebih rendah dibandingkan sistem satelit konvensional.

Hal ini membuka peluang baru bagi aktivitas digital di dalam pesawat, mulai dari streaming hingga pekerjaan berbasis data.

Melalui integrasi ini, penumpang nantinya dapat menikmati koneksi internet berkecepatan tinggi yang lebih stabil selama penerbangan, bahkan sejak pesawat lepas landas hingga mendarat (gate-to-gate).

Berbeda dengan sistem lama yang biasanya hanya aktif di ketinggian tertentu, Starlink memungkinkan koneksi tetap aktif sepanjang perjalanan, sehingga pengalaman online di pesawat semakin mendekati penggunaan internet di darat.

Baca Juga:

Singapore Airlines sendiri telah lebih dulu menawarkan Wi Fi gratis di seluruh armadanya, sehingga integrasi Starlink menjadi langkah lanjutan untuk mempertahankan posisi kompetitif.

“Konektivitas yang cepat dan lancar saat ini merupakan bagian penting dari pengalaman perjalanan,” kata Yeoh Phee Teik dalam keterangannya dikutip, Senin (4/5/2026).

“Starlink akan membawa ini ke tingkat selanjutnya dengan menghadirkan konektivitas berkecepatan tinggi generasi berikutnya, memungkinkan pelanggan untuk tetap terhibur, terhubung, dan produktif sepanjang perjalanan mereka, dengan pengalaman yang lebih lancar dan mulus dari lepas landas hingga mendarat,” tambahnya.

Langkah Singapore Airlines ini juga menunjukkan tren global di industri penerbangan, di mana semakin banyak maskapai mulai mengadopsi teknologi Starlink untuk meningkatkan layanan digital di dalam kabin.

Beberapa maskapai besar dunia bahkan sudah lebih dulu mengimplementasikan sistem serupa, menjadikan konektivitas internet sebagai bagian penting dari pengalaman terbang modern.

Kehadiran teknologi ini berpotensi mengubah cara bepergian dengan pesawat. Aktivitas seperti bekerja, streaming, atau berkomunikasi secara real-time kini bisa dilakukan tanpa hambatan berarti selama penerbangan.

Dengan kata lain, batas antara “online di darat” dan “offline di udara” mulai semakin kabur, seiring berkembangnya teknologi satelit generasi baru.

Claude Kini Terhubung ke Software Kreatif, Permudah Buat Design

Telko.id – Perkembangan AI generatif kembali melangkah jauh setelah Claude, model AI dari Anthropic, kini terintegrasi langsung ke berbagai software kreatif populer seperti Adobe Creative Cloud dan Blender.

Langkah ini membuat Claude tidak hanya menjawab pertanyaan, tetapi juga bisa mengakses aplikasi, mengambil data, dan menjalankan tindakan di layanan yang terhubung.

Pembaruan ini penting karena mengarah pada peran Claude sebagai asisten kreatif yang lebih praktis di alur kerja sehari-hari.

Bagi pengguna kreatif, nilai utamanya ada pada kemampuan untuk memangkas tugas berulang dan mengurangi pekerjaan manual yang sering memakan waktu.

Melalui sistem yang disebut connector, Claude dapat terhubung dengan berbagai tools kreatif dan menjalankan perintah berbasis bahasa alami.

Baca Juga:

Artinya, pengguna cukup mengetik instruksi seperti “edit warna foto”, “buat animasi sederhana”, atau “ubah model 3D”, dan AI akan membantu mengeksekusinya langsung di software terkait.

Pendekatan ini membuat proses kreatif yang sebelumnya kompleks menjadi jauh lebih cepat dan mudah diakses, bahkan bagi pengguna non-teknis.

Di jajaran yang diumumkan, connector untuk Adobe menjadi salah satu yang paling menonjol. Integrasi ini memungkinkan Claude menarik informasi dari aplikasi Creative Cloud seperti Adobe Photoshop, Adobe Premiere Pro, dan Adobe Express untuk membantu pembuatan gambar, video, dan desain langsung dari lingkungan Claude.

Di ekosistem Adobe, Claude bisa terhubung dengan berbagai aplikasi seperti Photoshop, Illustrator, hingga Premiere, memungkinkan pengguna mengedit gambar, membuat desain, atau memproses video dengan bantuan AI secara langsung.

Sementara di Blender, integrasi ini memungkinkan AI membantu membuat script Python, memodifikasi objek 3D, hingga melakukan analisis scene secara otomatis — sesuatu yang biasanya membutuhkan keahlian teknis tinggi.

Ekspansi ini hadir hanya beberapa minggu setelah Anthropic memperkenalkan Claude Design. Produk itu memungkinkan pengguna membuat konten visual cukup dengan menjelaskan kebutuhan mereka dalam bahasa sehari-hari.

Claude Design sendiri difokuskan untuk menghasilkan prototipe, presentasi, dan visual pemasaran dari prompt teks sederhana.

Alih-alih membuka aplikasi desain lalu menyusun tata letak elemen demi elemen, pengguna bisa meminta draf awal dan mendapat hasil dalam hitungan detik.

Lebih dari sekadar otomatisasi, kemampuan ini menandai perubahan besar dalam cara kerja kreatif.

AI kini tidak hanya menjadi alat bantu brainstorming, tetapi mulai berperan sebagai asisten produksi yang bisa menjalankan alur kerja dari awal hingga akhir.

Bahkan, Claude juga dapat menghubungkan berbagai software sekaligus dalam satu proses kerja, misalnya membuat desain di Adobe lalu langsung mengolahnya menjadi model 3D atau konten lain di platform berbeda.

Meski demikian, pengembang menegaskan bahwa AI seperti Claude tidak dimaksudkan untuk menggantikan kreativitas manusia.

Sebaliknya, teknologi ini dirancang untuk mengurangi pekerjaan repetitif dan mempercepat proses produksi, sehingga kreator bisa lebih fokus pada ide dan konsep.

TelkomGroup Buktikan AI Bukan Sekadar Tren di ITD Summit 2026

0

Telko.id – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menggelar IT and Digital Summit (ITD Summit) 2026 di Bandung.

Ajang tahunan ini menjadi panggung bagi TelkomGroup untuk memamerkan solusi kecerdasan buatan (AI) yang sudah terimplementasi secara nyata di berbagai sektor.

Mengusung semangat kolaborasi dan percepatan transformasi digital, ITD Summit 2026 menghadirkan area eksibisi dari seluruh ekosistem TelkomGroup.

Pameran ini menampilkan kapabilitas teknologi, infrastruktur digital, serta implementasi AI yang telah diterapkan untuk kebutuhan internal maupun eksternal.

Momentum ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi kapabilitas digital dari 24 use case yang dikembangkan oleh unit bisnis dan operating company TelkomGroup. Tujuannya, menghadirkan solusi teknologi yang lebih terintegrasi dan scalable.

Salah satu sorotan utama dalam gelaran tersebut adalah Telkom AI Center of Excellence (AI CoE). Area ini menghadirkan berbagai implementasi nyata dari pilar AI Native sebagai bagian dari strategi penguatan proses kerja internal sekaligus peningkatan kualitas layanan pelanggan agar lebih cerdas, adaptif, dan efisien.

Melalui pameran ini, pengunjung dapat melihat secara langsung pemanfaatan solusi digital seperti Telkom Legal Intelligence System (TELIS) dan platform big data analytics BigBox AI. Kedua solusi ini telah mendukung produktivitas di lingkungan TelkomGroup, serta kini dimanfaatkan oleh pelanggan di berbagai sektor industri dan pemerintahan.

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, turut hadir mengunjungi area eksibisi dan meninjau langsung kesiapan teknologi yang dikembangkan oleh ekosistem AI TelkomGroup.

Pada kesempatan tersebut, didemonstrasikan dua solusi unggulan, yakni aplikasi TELIS untuk kebutuhan internal perusahaan serta BigBox AI yang telah diimplementasikan oleh Bappeda Jawa Barat.

TELIS merupakan aplikasi legal intelligence berbasis Cognitive AI yang dirancang untuk membantu pengelolaan, pencarian, serta analisis dokumen kebijakan perusahaan secara cepat, akurat, dan kontekstual.

Melalui kapabilitas AI, TELIS tidak hanya berfungsi sebagai repositori dokumen digital, tetapi juga mampu menelusuri, merangkum, hingga menyajikan informasi penting dari ratusan dokumen dalam hitungan detik.

Implementasi ini secara signifikan mendorong efisiensi kerja, memungkinkan karyawan mengakses kebijakan terbaru dengan lebih mudah sekaligus mempercepat proses pengambilan keputusan berbasis data.

Dalam kunjungannya, Dian mencoba langsung fitur pencarian pada TELIS, termasuk melakukan pemeriksaan terhadap dokumen peraturan terbaru yang baru saja ditandatangani melalui sistem tersebut.

Solusi ini menunjukkan bagaimana teknologi AI mampu menyederhanakan akses informasi legal secara cepat, tepat, dan akurat.

Ketertarikan juga terlihat saat dipaparkan keberhasilan implementasi BigBox AI dalam mendukung tata kelola data di lingkungan pemerintah daerah. BigBox AI merupakan solusi kecerdasan buatan berbasis big data yang dikembangkan Telkom untuk membantu organisasi dalam mengelola, menganalisis, dan memanfaatkan data secara lebih optimal guna mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

Dengan kapabilitas analitik yang canggih, BigBox AI mampu meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat keamanan, serta menghadirkan insight strategis yang dapat dimanfaatkan lintas sektor, termasuk pemerintahan. Melihat potensi besar teknologi ini, Dian juga menekankan peluang replikasi solusi tersebut untuk diimplementasikan pada pemerintah daerah lainnya di Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi, menjelaskan, “Solusi ini dirancang secara fleksibel dan scalable sehingga mudah direplikasi untuk mendukung percepatan digitalisasi di berbagai instansi pemerintah sekaligus memperkuat inisiatif augmented workforce secara nasional.”

Beragam aplikasi internal berbasis kecerdasan buatan turut dihadirkan untuk meningkatkan produktivitas karyawan. Selain itu, sebanyak 13 booth operating company TelkomGroup seperti Telkomsel, Telin, Infomedia, hingga Nuon berpartisipasi dengan menampilkan masing-masing inovasi unggulan.

Kehadiran Digiserve, Finnet, Sigma, hingga Telkom Akses juga semakin menegaskan bahwa pengembangan teknologi cerdas telah tumbuh merata di seluruh lini bisnis TelkomGroup.

Kolaborasi Lintas Entitas dan Ekosistem Digital

ITD Summit 2026 tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga bukti nyata komitmen TelkomGroup dalam memperkuat budaya inovasi serta kolaborasi lintas entitas.

Sinergi antara konferensi dan eksibisi menunjukkan bahwa AI telah menjadi alat kerja nyata, bukan sekadar tren teknologi. Ke depan, semangat ini diharapkan terus mendorong lahirnya solusi digital yang relevan, berdampak nyata, dan mampu mendukung akselerasi transformasi digital Indonesia.

TelkomGroup terus memperluas ekosistem digitalnya melalui berbagai inisiatif strategis. Salah satunya adalah pengembangan Solusi AI-Secure bersama mitra global.

Langkah ini sejalan dengan upaya perusahaan untuk menghadirkan teknologi yang aman dan andal bagi pelanggan korporasi maupun pemerintahan.

Selain itu, TelkomGroup juga tengah membangun infrastruktur pendukung AI melalui proyek Hyperscale Data Center di Batam.

Pusat data ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan komputasi dan penyimpanan data yang semakin besar seiring dengan adopsi AI di berbagai sektor.

Dampak Nyata bagi Industri dan Pemerintahan

Implementasi solusi AI seperti TELIS dan BigBox AI menunjukkan bahwa teknologi ini telah memberikan dampak nyata. TELIS, misalnya, membantu perusahaan dalam mengelola ribuan dokumen kebijakan secara efisien.

Sementara BigBox AI membantu pemerintah daerah dalam mengelola data untuk pengambilan keputusan yang lebih baik.

Keberhasilan implementasi BigBox AI di Bappeda Jawa Barat menjadi contoh konkret bagaimana teknologi AI dapat diadopsi di sektor publik.

Dengan kapabilitas analitik yang canggih, solusi ini mampu menghasilkan insight strategis yang membantu perencanaan pembangunan daerah.

TelkomGroup juga terus mendorong replikasi solusi serupa di berbagai instansi pemerintah lainnya. Langkah ini sejalan dengan visi perusahaan untuk mendukung percepatan digitalisasi nasional melalui solusi yang Kapasitas Jaringan andal dan terintegrasi.

Momentum ITD Summit 2026 menjadi penegas bahwa TelkomGroup tidak hanya berbicara tentang AI sebagai konsep, tetapi telah menghadirkan solusi nyata yang siap digunakan. Dengan melibatkan seluruh entitas bisnis, perusahaan menunjukkan komitmennya untuk terus berinovasi dan berkolaborasi demi mendorong transformasi digital di Indonesia. (Icha)

Belkin BoostCharge Magnetic Power Bank 5K Ultra Tipis

0

Telko.id – Belkin resmi meluncurkan BoostCharge Magnetic Power Bank 5K di Indonesia pada 4 Mei 2026.

Power bank magnetik ini menawarkan desain ultra-tipis dengan kapasitas 5.000 mAh dan fitur fast charging 15W untuk mendukung mobilitas pengguna.

Produk ini dihadirkan oleh Erajaya Digital selaku distributor resmi Belkin di Tanah Air. Joy Wahjudi, CEO Erajaya Digital, menyatakan bahwa peluncuran ini merupakan bagian dari komitmen menghadirkan produk inovatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat urban.

“Kami memahami bahwa mobilitas tinggi menuntut perangkat pendukung yang tidak hanya andal secara performa, tetapi juga praktis dan stylish,” ujar Joy Wahjudi.

Desain Ringkas dan Fitur Unggulan

BoostCharge Magnetic Power Bank 5K dirancang dengan bentuk seukuran kartu, membuatnya mudah dibawa ke mana saja. Desain ultra-tipis ini menjadi solusi praktis untuk penggunaan sehari-hari, baik saat bekerja, beraktivitas di luar ruangan, maupun saat bepergian.

Power bank ini dilengkapi output USB-C hingga 15W yang memungkinkan pengisian daya lebih cepat dan efisien. Fitur pass-through charging juga tersedia, memungkinkan pengguna mengisi daya perangkat sekaligus power bank secara bersamaan.

Content image for article: Belkin BoostCharge Magnetic Power Bank 5K Resmi di Indonesia, Rp799 Ribu

Untuk pengalaman optimal, produk ini didukung secure magnetic alignment yang menjaga posisi perangkat tetap stabil selama pengisian daya. Hal ini meningkatkan efisiensi sekaligus memberikan rasa aman saat digunakan dalam berbagai situasi.

Mengusung desain khas California, power bank ini tampil stylish dengan dua pilihan warna, yaitu Black dan White. Tampilan minimalisnya dapat disesuaikan dengan preferensi konsumen.

Garansi dan Ketersediaan

Sebagai bentuk komitmen terhadap kualitas, BoostCharge Magnetic Power Bank 5K hadir dengan garansi resmi selama 2 tahun dari TAM. Produk ini juga dilengkapi Connected Equipment Warranty (CEW) hingga USD 2.500, memberikan perlindungan tambahan bagi perangkat yang terhubung.

Produk ini akan tersedia di jaringan ritel resmi seperti iBox dan iBox Official Store di Shopee serta Lazada mulai 4 Mei 2026. Harga retailnya dibanderol Rp799.000.

Dengan desain ringkas, fitur canggih, dan jaminan kualitas, power bank ini menjadi pilihan tepat bagi pengguna yang membutuhkan solusi charging praktis, aman, dan stylish. Kehadirannya melengkapi ekosistem aksesori mobile yang semakin berkembang di Indonesia.

Bagi pengguna yang tertarik dengan teknologi pengisian daya nirkabel, teknologi Magdart dari Realme juga menawarkan solusi menarik. Sementara itu, bagi yang mencari perangkat untuk mobilitas tinggi, tablet Iconia V Series dari Acer bisa menjadi pilihan.

Kehadiran power bank ini juga relevan dengan tren perangkat flagship masa kini. Misalnya, OPPO Find X9 Series yang membawa baterai 7500mAh menunjukkan betapa pentingnya solusi pengisian daya yang andal. Tak ketinggalan, ekosistem AIoT dari Xiaomi Watch 5 juga membutuhkan aksesori pendukung seperti power bank ini.

Dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan, Belkin BoostCharge Magnetic Power Bank 5K siap menjadi andalan bagi pengguna yang mengutamakan efisiensi dan kepraktisan dalam aktivitas sehari-hari.

Strava Tambah Fitur Terapi Fisik untuk Pemulihan Cedera

Telko.id – Strava, platform kebugaran global dengan lebih dari 195 juta pengguna, resmi meluncurkan fitur baru yang memungkinkan pengguna mencatat sesi terapi fisik.

Langkah ini menjadikan pemulihan cedera sebagai bagian tak terpisahkan dari perjalanan kebugaran yang tercatat secara digital.

Fitur Terapi Fisik hadir melengkapi lebih dari 50 jenis aktivitas yang tersedia di Strava. Pengguna kini bisa mencatat sesi rehabilitasi untuk berbagai olahraga seperti lari, bersepeda, berjalan, dan berenang secara langsung di aplikasi.

Strava ingin memastikan fase pemulihan tidak lagi menjadi titik buta dalam pelacakan kebugaran penggunanya.

“Keseimbangan antara aktivitas, pemulihan, dan rehabilitasi telah menjadi bagian dari Strava untuk membantu pengguna tetap termotivasi dengan aman. Proses pemulihan dari cedera bisa terasa berat, bahkan lebih menantang,” ujar Matt Salazar, Chief Product Officer Strava dalam pernyataan resmi.

Ia menambahkan, dengan hadirnya fitur ini, pengguna bisa tetap merasa dihargai meski sedang dalam masa pemulihan.

“Kami ingin memastikan seluruh fitur Strava, yang membantu pengguna membangun kebiasaan dan meningkatkan motivasi, juga relevan dalam fase pemulihan ini, karena bangkit dari cedera sama pentingnya dengan mencetak rekor pribadi baru,” jelasnya.

Selain Terapi Fisik, Strava juga memperbarui integrasi dengan aplikasi Recover Athletics yang menyediakan latihan mobilitas, kekuatan, dan daya tahan.

Ada pula tag aktivitas Recovery yang memudahkan pengguna membedakan antara sesi latihan intens dan aktivitas pemulihan ringan.

Langkah Strava ini menarik jika dibandingkan dengan ekosistem kebugaran lainnya. Sebagai perbandingan, DeepMind Bisa Deteksi kondisi medis secara dini, sementara Strava kini fokus pada pemulihan cedera penggunanya.

Melengkapi Ekosistem Kebugaran

Cedera dan pemulihan selama ini menjadi aspek yang kerap terabaikan dalam aplikasi pelacak kebugaran. Padahal, bagi atlet amatir maupun profesional, masa pemulihan sama krusialnya dengan sesi latihan. Strava mencoba mengisi celah ini dengan pendekatan yang lebih terstruktur.

Fitur Terapi Fisik memungkinkan pengguna mencatat progres dari sesi ke sesi, mirip seperti mencatat jarak lari atau kecepatan bersepeda. Dengan begitu, pengguna bisa melihat perkembangan pemulihan mereka secara data-driven.

Integrasi dengan Recover Athletics semakin memperkuat posisi Strava sebagai platform yang tidak hanya melacak performa, tetapi juga mendukung keberlanjutan gaya hidup aktif.

Latihan mobilitas dan kekuatan yang disediakan oleh aplikasi mitra itu bisa langsung diakses dan dicatat di Strava.

Tag aktivitas Recovery juga memberikan fleksibilitas lebih. Pengguna bisa memberi label pada aktivitas ringan seperti jalan santai atau stretching sebagai bagian dari program pemulihan, bukan sekadar latihan biasa.

Bagi pengguna yang serius menjaga kebugaran, fitur ini bisa menjadi alat yang berguna untuk memastikan mereka tidak memaksakan diri terlalu keras. Strava ingin membangun kebiasaan sehat jangka panjang, bukan sekadar mengejar rekor.

Implikasi bagi Pengguna Aktif

Dengan lebih dari 195 juta pengguna di 185 negara, penambahan fitur ini berpotensi mengubah cara orang memandang pemulihan. Banyak pengguna yang selama ini hanya mencatat latihan intensif, sementara sesi terapi fisik atau pemulihan tidak tercatat sama sekali.

Strava ingin mengubah paradigma itu. Dengan mencatat sesi terapi fisik, pengguna bisa mendapatkan gambaran yang lebih utuh tentang perjalanan kebugaran mereka. Ini termasuk kapan mereka cedera, bagaimana proses pemulihannya, dan kapan mereka siap kembali ke latihan normal.

Matt Salazar menekankan bahwa fitur ini dirancang untuk memberi ruang bagi pengguna yang sedang dalam masa pemulihan.

“Pengguna dapat berkata, ‘Saya hadir hari ini, saya menjalani prosesnya, dan saya terus membuat kemajuan,’” katanya.

Bagi komunitas Strava, fitur ini membuka peluang baru untuk saling mendukung. Pengguna bisa membagikan sesi terapi fisik mereka dan mendapatkan dorongan dari sesama anggota komunitas, sama seperti saat mereka berbagi pencapaian lari atau bersepeda.

Ke depan, Strava diperkirakan akan terus mengembangkan fitur terkait pemulihan. Dengan basis pengguna yang besar, platform ini memiliki potensi untuk menjadi pusat data kebugaran yang paling komprehensif, termasuk aspek rehabilitasi yang selama ini kurang terlayani.

Bagi pengguna yang ingin memulai, fitur Terapi Fisik sudah tersedia di aplikasi Strava versi terbaru. Pengguna cukup memilih jenis aktivitas “Terapi Fisik” saat mencatat sesi, dan data akan tersimpan seperti aktivitas lainnya. (Icha)

Telkomsat Perkuat Konektivitas Digital di Wilayah 3T Indonesia Timur

0

Telko.id – PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) terus memperkuat perannya dalam mendorong pemerataan konektivitas digital di Indonesia Timur.

Langkah ini dilakukan melalui optimalisasi layanan satelit dan pengembangan infrastruktur strategis untuk menjangkau wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang belum terlayani jaringan terestrial secara optimal.

Berdasarkan survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2025, penetrasi internet nasional telah mencapai 80,66%. Namun, kesenjangan antarwilayah masih signifikan.

Tingkat penetrasi di Maluku dan Papua baru mencapai sekitar 69,26%, menegaskan urgensi solusi konektivitas yang mampu menjangkau daerah sulit.

Direktur Komersial Telkomsat Andri Yunianto menyatakan bahwa kawasan Indonesia Timur memiliki potensi pertumbuhan besar seiring meningkatnya kebutuhan konektivitas digital di berbagai sektor.

“Permintaan layanan konektivitas di Indonesia Timur terus menunjukkan tren positif. Telkomsat melihat ini sebagai peluang sekaligus tanggung jawab untuk menghadirkan solusi yang tidak hanya menjangkau, tetapi juga memberikan kualitas layanan yang andal dan berkelanjutan,” ujar Andri.

Telkomsat menghadirkan layanan unggulan Internet Merah Putih sebagai solusi broadband satelit untuk mendorong percepatan digitalisasi di sektor pemerintahan, pendidikan, kesehatan, hingga UMKM.

Selain itu, Telkomsat juga menyediakan layanan berbasis VSAT serta solusi konektivitas lainnya yang mampu menghadirkan akses internet stabil ke wilayah pesisir, pedalaman, dan pulau terluar.

Pemerataan akses komunikasi dan internet masih menjadi tantangan besar di berbagai wilayah Indonesia, khususnya kawasan timur yang memiliki karakteristik geografis kompleks seperti pegunungan, hutan lebat, serta wilayah kepulauan.

Keterbatasan infrastruktur fiber optik dan Base Transceiver Station (BTS) menyebabkan masih terdapat blank spot yang berdampak pada terbatasnya akses masyarakat terhadap layanan digital, informasi, serta peluang ekonomi.

Sebagai bagian dari strategi ekspansi, Telkomsat memfokuskan pengembangan bisnis di Indonesia Timur sebagai sumber pertumbuhan baru. Penguatan infrastruktur terus dilakukan, salah satunya melalui pengembangan Community Gateway Wamena yang diproyeksikan menjadi hub strategis dalam distribusi layanan satelit di wilayah Papua Pegunungan.

Kehadiran gateway ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperluas jangkauan konektivitas di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur.

Langkah ini merupakan kelanjutan dari inisiatif sebelumnya melalui kehadiran Community Gateway Merauke yang diresmikan pada Desember 2025 sebagai gateway satelit pertama di Indonesia dan Asia Tenggara.

Fasilitas tersebut memperkuat ketahanan jaringan di wilayah paling timur Indonesia dengan menghadirkan akses satelit berkapasitas besar dan latensi rendah, sekaligus berfungsi sebagai titik distribusi konektivitas ke jaringan lokal.

Pengembangan gateway di Wamena melengkapi peran Merauke dalam membangun ekosistem konektivitas yang lebih resilien dan terintegrasi di Papua.

Dengan kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan, teknologi satelit menjadi solusi strategis untuk menjangkau wilayah yang tidak dapat dilayani jaringan terestrial secara optimal.

Dengan keunggulan dalam hal fleksibilitas dan jangkauan, layanan satelit berperan sebagai tulang punggung konektivitas di wilayah terpencil, mendukung berbagai sektor seperti pendidikan melalui pembelajaran digital, layanan kesehatan berbasis telemedicine, hingga penguatan layanan pemerintahan digital dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Telkomsat terus mengedepankan efisiensi operasional dan diversifikasi layanan guna memperkuat ketahanan bisnis. Dengan dukungan teknologi satelit yang andal dan pengembangan infrastruktur strategis, Telkomsat optimistis dapat terus berperan sebagai enabler utama dalam mendorong transformasi digital yang inklusif, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di seluruh penjuru Indonesia, khususnya kawasan timur.

Inisiatif ini sejalan dengan upaya memperkuat ekosistem konektivitas nasional. Kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti yang dilakukan Telin bersama CTL dan BW Digital, menunjukkan komitmen untuk mempercepat konektivitas digital di kawasan timur. Perkembangan ini juga didukung oleh kehadiran AI dan 5G sebagai tulang punggung digitalisasi di Indonesia.

Dengan langkah-langkah strategis ini, Telkomsat berperan penting dalam mempercepat pemerataan akses digital dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di wilayah 3T.

Pengembangan infrastruktur seperti Community Gateway Wamena dan Merauke menjadi fondasi kuat untuk mewujudkan konektivitas yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia Timur. (Icha)