Telko.id – Berita teknologi terbaru selalu menarik perhatian banyak orang, terutama para penggemar gadget dan teknologi. Kita hidup di zaman yang serba digital, di mana kemajuan teknologi terus berkembang dan menghadirkan berbagai inovasi baru yang menarik. Dan ini bisa mencakup banyak hal, mulai dari gadget terbaru, aplikasi baru, hingga teknologi terkini yang dapat memudahkan hidup kita sehari-hari. Tak hanya itu, berita ini juga dapat memberikan kita wawasan baru tentang tren dan arah perkembangan teknologi di masa depan.
Bicara tren, salah satu tren teknologi terbaru yang sedang naik daun adalah teknologi 5G. Berita teknologi terbaru menginformasikan bahwa teknologi 5G sekarang sudah tersedia di beberapa negara di seluruh dunia dan akan segera diperluas ke banyak negara lainnya. Teknologi 5G juga diklaim mampu memberikan kecepatan internet yang lebih cepat dan jaringan yang lebih stabil, sehingga akan sangat membantu bagi mereka yang sering menggunakan internet dalam mobilitas yang tinggi.
Selain itu, teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) juga menjadi topik hangat dalam berita teknologi terbaru. Beberapa perusahaan teknologi ternama sedang mengembangkan aplikasi dan sistem kecerdasan buatan yang dapat membantu meningkatkan efisiensi dan kinerja dalam berbagai bidang. Contohnya adalah pengembangan kecerdasan buatan dalam bidang kesehatan dan pendidikan, yang dapat membantu mengoptimalkan proses pengobatan dan pembelajaran. Informasi terbaru yang membahas perkembangan teknologi kecerdasan buatan ini dapat memberikan kita wawasan baru tentang bagaimana teknologi dapat membantu meningkatkan kualitas hidup manusia. Berikut adalah sejumlah berita teknologi terbaru yang kami muat di situs telko.id.
Telko.id – Erajaya Active Lifestyle bersama Shokz resmi meluncurkan OpenFit Pro di Indonesia. Open-ear flagship terbaru ini hadir dengan teknologi Dolby Atmos, noise reduction canggih, serta daya tahan baterai hingga 50 jam.
Produk ini dirancang untuk memberikan pengalaman audio lebih imersif dan nyaman bagi pengguna aktif masa kini. Shokz OpenFit Pro menjadi varian tertinggi dari lini open-ear mereka dengan peningkatan signifikan di berbagai aspek.
Djohan Sutanto, CEO Erajaya Active Lifestyle mengungkapkan, “Sebagai bagian dari komitmen kami dalam menghadirkan inovasi teknologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern, kami menyambut kehadiran OpenFit Pro di Indonesia. Produk ini tidak hanya menawarkan kualitas audio premium, tetapi juga kenyamanan dan fleksibilitas untuk mendukung gaya hidup aktif dan produktif.”
Peluncuran ini menegaskan komitmen Erajaya Active Lifestyle dalam menghadirkan produk audio berkualitas. Sebelumnya, perusahaan juga telah menghadirkan Shokz true wireless earbuds pertama di pasar Indonesia.
Kualitas Audio dan Fitur Unggulan
Mengusung kualitas suara yang ditingkatkan, OpenFit Pro menghadirkan dynamic sound dengan detail lebih kaya dan minim distorsi. Perangkat ini telah dioptimalkan dengan teknologi Dolby Atmos untuk pengalaman mendengarkan yang lebih imersif.
Salah satu inovasi utama adalah penggunaan synchronized dual-diaphragm driver dengan teknologi Shokz SuperBoost™. Teknologi ini mampu menghasilkan suara high yang halus, mid yang seimbang, serta bass yang dalam dan presisi.
Teknologi DirectPitch™ 3.0 juga hadir untuk meminimalkan kebocoran suara. Hal ini menjaga pengalaman mendengarkan tetap lebih privat bagi pengguna.
OpenFit Pro menjadi headphone pertama dari Shokz yang dilengkapi fitur Open-Ear Noise Reduction. Didukung Advanced Acoustic Modelling, fitur ini mampu menyesuaikan performa noise reduction dengan berbagai bentuk telinga pengguna.
Untuk kebutuhan komunikasi, perangkat ini dibekali Triple Mic System dengan dukungan AI voice recognition. Sistem ini mampu mereduksi hingga 99,4% kebisingan latar belakang. Bahkan dalam kondisi berangin hingga 25 km/jam, suara tetap terdengar jernih berkat teknologi wind-control.
Desain open-ear khas Shokz tetap dipertahankan dengan peningkatan material. OpenFit Pro menggunakan Ultra-Soft Silicone™ 2.0 yang lebih lembut dan ramah di kulit.
Ear hook berbahan nickel-titanium alloy yang fleksibel memastikan perangkat dapat menyesuaikan berbagai bentuk telinga. Pengguna dapat merasa nyaman meskipun digunakan dalam waktu lama tanpa tekanan.
Dari sisi baterai, OpenFit Pro menawarkan performa yang mumpuni. Dalam satu kali pengisian daya, perangkat ini mampu digunakan hingga 12 jam. Total penggunaan bisa mencapai 50 jam dengan charging case.
Fitur quick charge memungkinkan penggunaan hingga 2,5 jam hanya dengan pengisian singkat selama 5 menit. Fitur ini ideal untuk pengguna dengan mobilitas tinggi.
Kinerja positif Erajaya Active Lifestyle juga tercermin dari laporan keuangan. Perusahaan baru saja mencatatkan penjualan bersih yang naik 22,8% YoY.
Ketersediaan dan Harga
OpenFit Pro kini telah tersedia di seluruh Shokz Monostore serta platform online seperti Shopee, Tokopedia, dan TikTok melalui Shokz Official Store. Produk ini juga dapat ditemukan di berbagai channel distribusi seperti Urban Republic dan Eraspace.com.
Tersedia dalam dua pilihan warna, hitam dan putih. OpenFit Pro dibanderol dengan harga Rp4.499.000.
Kehadiran Shokz OpenFit Pro menjadi bagian dari upaya Erajaya Active Lifestyle (ERAL) dalam menghadirkan inovasi teknologi dari berbagai brand global kepada konsumen Indonesia. Melalui kolaborasi ini, ERAL memperluas portofolio produk gaya hidup aktif.
Ekspansi bisnis juga terus dilakukan perusahaan. Baru-baru ini, Erajaya Active Lifestyle melakukan ekspansi ke Balikpapan dan Surabaya.
Dengan hadirnya OpenFit Pro, Shokz semakin memperkuat posisinya di pasar audio wearable Indonesia. Produk ini menawarkan kombinasi kualitas audio premium, kenyamanan, dan daya tahan baterai yang mumpuni. (Icha)
Telko.id – realme resmi meluncurkan realme C100 Series di Indonesia, Kamis (7/5/2026). Seri ini menjadi smartphone pertama di kelasnya yang mengusung baterai 8000mAh dengan harga paling terjangkau.
realme memposisikan lini anyarnya sebagai “8000mAh Durable Champion” untuk menjawab kebutuhan anak muda yang aktif dan memiliki mobilitas tinggi.
Seri ini terdiri dari tiga model: realme C100, realme C100x, dan realme C100i. Ketiganya hadir dengan kapasitas baterai besar yang dipadukan dengan ketahanan fisik ekstrem.
Krisva Angnieszca, Public Relations Lead realme Indonesia, mengatakan bahwa peluncuran ini menegaskan komitmen perusahaan untuk menghadirkan inovasi teknologi yang relevan dan terjangkau.
“realme membuka era baru smartphone yang tidak hanya powerful, tetapi juga benar-benar siap menemani berbagai aktivitas tanpa batas di dunia nyata mereka sehari-hari,” ujar Krisva.
realme C100 menjadi model tertinggi dengan segudang fitur unggulan. Smartphone ini dibekali 8000mAh Titan Battery yang telah meraih predikat Global No.1 Long-Lasting Battery dalam AnTuTu All-Day Heavy Usage Ranking.
Baterai ini mampu mendukung aktivitas berat seperti gaming berjam-jam, streaming konten, hingga navigasi panjang tanpa sering mengisi daya.
realme juga menghadirkan teknologi 7-Year Battery Health pada model ini. Berdasarkan pengujian laboratorium, baterai realme C100 masih mampu mempertahankan hingga 98 persen battery health setelah satu tahun pemakaian. Angka tersebut tetap berada di atas 80 persen bahkan setelah tujuh tahun penggunaan.
Dari sisi ketahanan, realme C100 mengantongi sertifikasi IP69 Pro Water Resistance. Perangkat ini mampu bertahan meskipun terpapar air dalam kondisi ekstrem.
realme C100 juga telah lulus uji ketahanan jatuh hingga 2 meter dengan standar militer melalui ArmorShell Protection dan ArmorShell Glass.
Fitur pendukung lainnya meliputi Bypass Charging untuk menjaga suhu tetap stabil saat gaming sambil mengisi daya, Reverse Charging yang memungkinkan perangkat berfungsi sebagai powerbank, serta AI Power Saving untuk mengoptimalkan konsumsi daya secara cerdas.
Layar 120Hz Ultra Smooth Display dan fitur GT Boost juga disematkan untuk pengalaman gaming yang lebih stabil.
Di sektor fotografi, realme C100 membawa kamera utama 50MP AI Camera yang dilengkapi fitur Underwater Photography. Seluruh inovasi ini berjalan di atas realme UI 7.0 berbasis Android 16.
Tersedia dalam tiga pilihan warna: Glory White, Victory Purple, dan Endurance Brown dengan desain Blooming Design.
realme C100x: Pilihan Terjangkau dengan Baterai Besar
realme C100x hadir sebagai opsi paling terjangkau di lini ini dengan tetap membawa baterai 8000mAh. Smartphone ini menawarkan keseimbangan antara daya tahan ekstrem dan harga yang lebih ramah di kantong.
Kapasitas baterai besar tersebut dirancang untuk mendukung streaming, gaming, navigasi, hingga komunikasi intens sepanjang hari.
Dari segi durability, realme C100x telah mengantongi sertifikasi military-grade shock resistance dan perlindungan ArmorShell Protection.
Sertifikasi IP64 juga memberikan ketahanan terhadap debu dan cipratan air. Teknologi Flux Engine dan refresh rate 120Hz turut disematkan untuk pengalaman multitasking yang lancar.
Desain realme C100x tampil stylish dengan pilihan warna Deepblue Tides dan Golden Coast. Finishing premium pada bodi memberikan kesan elegan namun tetap sesuai dengan karakter anak muda.
Perangkat ini menjadi solusi praktis bagi pengguna dengan mobilitas tinggi yang membutuhkan smartphone tahan lama.
realme C100i: Benchmark Durability di Kelas 2 Jutaan
realme C100i diposisikan sebagai “7000mAh durability benchmark di kelas 2 jutaan.” Smartphone ini membawa baterai 7000mAh yang tetap mampu mendukung aktivitas harian seperti scrolling media sosial, streaming video, dan navigasi tanpa khawatir kehabisan daya.
Fitur reverse charging juga tersedia sehingga perangkat dapat berfungsi sebagai powerbank darurat.
realme C100i telah mengantongi sertifikasi military-grade durability dan perlindungan IP64. Desainnya tampil minimalis namun stylish dengan pilihan warna Dusk Gray dan Dawn Purple. Modul kamera dengan aksen mengilap memberikan identitas visual yang standout.
realme Buds T500 Pro dan Pop-Up Event
realme juga meluncurkan realme Buds T500 Pro, perangkat audio TWS dengan candy-box design. Earbuds ini dibekali 50dB Active Noise Cancellation, dukungan Hi-Res Audio dengan LHDC 5.0, serta daya tahan baterai hingga 56 jam.
Sebagai bagian dari peluncuran, realme menggelar “realme C100 Aman Ajaaa Pop-Up Event” pada 7-12 Mei 2026 di UNIKA Atma Jaya, Jakarta. Pengunjung dapat merasakan langsung keunggulan realme C100 Series dan mengikuti berbagai challenge seru seperti endurance challenge, multitask challenge, hingga content creating challenge.
realme C100 dan realme C100x akan mulai tersedia melalui Flash Sale pada 12 Mei 2026. realme C100i menyusul pada 25 Mei 2026. Berikut rincian harga masing-masing model:
realme C100
– 6GB+128GB: Rp3.599.000 (harga flash sale)
– 8GB+256GB: Rp4.199.000 (harga flash sale, eksklusif TikTok Shop dan Tokopedia)
realme Buds T500 Pro
– Harga: Rp399.000 (harga flash sale)
Selama periode flash sale, konsumen mendapatkan gratis Limited Premium Gift Box serta program cicilan 0% hingga 12 bulan. Pembelian offline pada periode 15-17 Mei 2026 juga menawarkan cashback trade-in hingga Rp1.000.000.
realme C100 Series membuktikan bahwa smartphone dengan baterai besar dan ketahanan ekstrem kini bisa dinikmati dengan harga terjangkau.
Inovasi ini menjawab kebutuhan nyata anak muda Indonesia yang membutuhkan perangkat andal untuk menunjang gaya hidup aktif sehari-hari. (Icha)
Telko.id – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) sukses menggelar Bumi Berseru Fest 2025 yang memuncak pada Awarding Day, 25 April 2026 lalu.
Ajang ini menjadi wadah bagi para pegiat lingkungan untuk memamerkan solusi inovatif berbasis teknologi dalam mengatasi pencemaran di Indonesia.
Program yang dirancang sebagai platform kolaboratif ini tidak hanya berfokus pada kompetisi. Lebih dari itu, Telkom mendorong akselerasi implementasi solusi nyata di tengah masyarakat. Antusiasme publik sangat tinggi, terbukti dari partisipasi lebih dari 2.200 pendaftar dari berbagai pelosok negeri.
Melalui proses seleksi ketat, sebanyak 83 tim berhasil melaju ke sesi pitching secara daring. Selanjutnya, 47 tim terbaik mendapatkan dukungan pendanaan dan pendampingan untuk menjalankan program inovasi lingkungan langsung di lapangan. Periode implementasi berlangsung selama tiga bulan penuh.
Content image for article: Telkom Apresiasi 17 Inovator Lingkungan Terbaik di Bumi Berseru Fest 2025
Pada tahap akhir, 47 semifinalis kembali mempresentasikan hasil kerja mereka di hadapan dewan juri. Dari proses tersebut, terpilih 17 inovator terbaik nasional yang dinilai berhasil menghadirkan solusi berdampak signifikan. Ajang ini merupakan kelanjutan dari Bumi Berseru Fest yang digagas Telkom.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025 menunjukkan, sebanyak 13,4 persen dari total 84.139 desa/kelurahan di Indonesia telah mengalami setidaknya satu jenis pencemaran lingkungan. Kondisi ini mendorong Telkom untuk mengambil peran aktif dalam mitigasi.
Senior General Manager Social Responsibility Telkom, Hery Susanto, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung solusi berbasis komunitas.
“Telkom meyakini bahwa setiap inovasi harus memiliki model keberlanjutan yang kuat agar mampu memberikan kontribusi nyata dalam mitigasi perubahan iklim dan pengurangan pencemaran lingkungan,” ujar Hery.
Ia menambahkan, program ini tidak hanya mendorong lahirnya ide-ide kreatif. Implementasi di lapangan dipastikan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Penghargaan dibagi ke dalam tiga kategori utama: Teknologi Hijau, Aksi untuk Bumi, dan Inovasi Eco-Produk. Masing-masing kategori memiliki sub-kategori yang spesifik.
Pada kategori Teknologi Hijau, penghargaan diberikan kepada Carbon Circle Community dan Satu Banten. Keduanya dinilai berhasil mengintegrasikan teknologi dalam solusi lingkungan mereka.
Untuk kategori Aksi untuk Bumi, sub-kategori Air diraih oleh Hima Biologi, Blue Triangle Conservation, serta Kelompok Muda Pecinta Hutan Desa Hoder. Sementara sub-kategori Tanah dimenangkan oleh Komunitas Urban Farming Lebak, EkoSwara, dan HPAI Malang Raya.
Pada kategori Inovasi Eco-Produk, sub-kategori Daur Ulang dimenangkan oleh Tenun Ikat by Nay Collection, Underwater Crafting, dan Sekar Handycraft. Sub-kategori Gaya Hidup diraih oleh Hanenda.idn, Oentukmu.id, dan Noto Godhong.
Sub-kategori Material Inovatif dimenangkan oleh Binangan Jabu, Tano Puan, dan King Leaf Internasional. Semua pemenang menunjukkan kreativitas tinggi dalam mengolah limbah menjadi produk bernilai ekonomi.
Dampak dan Keberlanjutan Program
Program Bumi Berseru Fest merupakan bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Telkom. Inisiatif ini selaras dengan agenda global Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 12, 13, dan 17.
Telkom berkomitmen untuk terus memperkuat perannya sebagai enabler dalam ekosistem digital dan keberlanjutan. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menghadirkan solusi yang berdampak luas.
Ke depan, perusahaan akan terus mendorong inovasi serupa di berbagai daerah. Upaya ini sejalan dengan program Inovasi AI End-to-End yang juga digalakkan Telkom.
Melalui berbagai inisiatif inovatif, Telkom berharap dapat berkontribusi terhadap ketahanan lingkungan nasional secara berkelanjutan. Dukungan pendanaan dan pendampingan akan terus diberikan kepada para inovator muda.
Telkom juga aktif dalam pengembangan Peta Jalan IPv6 Enhanced dan inovasi Net5.5G. Langkah ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam mengintegrasikan teknologi digital dengan isu lingkungan.
Para pemenang Bumi Berseru Fest 2025 diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi komunitas lain. Solusi yang telah diimplementasikan bisa direplikasi di berbagai daerah dengan karakteristik serupa.
Program ini membuktikan bahwa inovasi berbasis komunitas mampu memberikan dampak nyata. Dengan dukungan teknologi dan pendanaan, masalah lingkungan bisa diatasi secara lebih efektif.
Telkom akan terus memantau perkembangan para inovator ini. Evaluasi berkala dilakukan untuk memastikan setiap program berjalan sesuai target dan memberikan manfaat maksimal.(Icha)
Telko.id – Vivo akhirnya mengonfirmasi jadwal peluncuran ponsel flagship terbarunya, vivo X300 Ultra, di Indonesia. Perangkat ini dijadwalkan resmi meluncur pada 11 Mei mendatang.
Bocoran spesifikasi yang beredar menyebutkan bahwa ponsel ini akan membawa konfigurasi kamera ganda 200MP yang menjadi daya tarik utama.
Kabar ini menjadi angin segar bagi para penggemar fotografi mobile di Tanah Air. Vivo X300 Ultra bukan sekadar ponsel biasa; ia diposisikan sebagai flagship yang siap bersaing di segmen premium.
Kehadirannya di Indonesia menunjukkan komitmen Vivo untuk terus menghadirkan inovasi terbaru di pasar smartphone.
Menurut informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, vivo X300 Ultra akan menggunakan sensor kamera utama 200MP. Yang lebih menarik, ponsel ini juga dibekali sensor kedua dengan resolusi 200MP untuk lensa telefoto.
Konfigurasi ini memungkinkan pengguna mengambil foto dengan detail luar biasa, bahkan dari jarak jauh.
Keunggulan kamera ganda 200MP ini diyakini akan menjadi game changer di industri fotografi ponsel. Dengan resolusi setinggi itu, pengguna bisa melakukan cropping ekstrem tanpa kehilangan kualitas gambar. Vivo tampaknya serius ingin merebut hati para pecinta fotografi yang selama ini mengandalkan kamera profesional.
Selain kamera, vivo X300 Ultra juga dikabarkan akan ditenagai oleh prosesor terkini. Meski belum ada konfirmasi resmi, spekulasi menyebutkan ponsel ini akan menggunakan chipset Snapdragon 8 Gen 4. Performa tinggi ini akan mendukung pengalaman bermain game dan multitasking yang mulus.
Dari segi daya tahan, vivo X300 Ultra kabarnya akan dibekali baterai berkapasitas 7.000mAh. Kapasitas sebesar ini cukup untuk penggunaan seharian penuh. Dukungan pengisian cepat 100W juga dikonfirmasi melalui sertifikasi yang sudah beredar. Ini memungkinkan baterai terisi penuh dalam waktu singkat.
Vivo X300 Ultra juga diprediksi akan membawa layar AMOLED dengan refresh rate 120Hz. Layar ini akan memberikan pengalaman visual yang halus dan responsif, ideal untuk menonton konten atau bermain game. Resolusi layar kemungkinan mencapai QHD+ untuk ketajaman maksimal.
Sektor memori juga tidak kalah menarik. Ponsel ini diperkirakan hadir dengan RAM hingga 16GB dan penyimpanan internal 512GB. Kombinasi ini memastikan performa multitasking yang lancar dan ruang penyimpanan yang lega untuk berbagai aplikasi dan file.
Dari segi desain, vivo X300 Ultra dikabarkan akan mengusung bodi premium dengan material kaca dan logam. Modul kamera belakang yang besar menjadi ciri khas tersendiri. Vivo tampaknya tidak ragu untuk menonjolkan kemampuan fotografi sebagai identitas utama ponsel ini.
Konteks Pasar dan Persaingan
Peluncuran vivo X300 Ultra di Indonesia terjadi di tengah persaingan ketat pasar ponsel flagship. Beberapa kompetitor seperti Samsung dan Xiaomi juga telah merilis perangkat andalan mereka dengan fitur kamera canggih. Vivo perlu menawarkan sesuatu yang unik untuk bisa menonjol.
Kamera ganda 200MP menjadi senjata utama Vivo dalam persaingan ini. Belum banyak ponsel di pasaran yang menawarkan konfigurasi serupa. Ini bisa menjadi nilai jual yang kuat bagi konsumen yang mengutamakan kualitas fotografi.
Vivo juga memiliki basis penggemar yang cukup loyal di Indonesia. Brand ini dikenal dengan inovasi kamera dan desain yang stylish. Peluncuran perangkat ini diharapkan bisa memperkuat posisi Vivo di segmen premium.
Informasi mengenai sertifikasi global juga sudah mulai beredar. Ini menandakan bahwa Vivo serius memasarkan perangkat ini ke berbagai negara, termasuk Indonesia. Kehadiran vivo X300 Ultra di pasar global akan menjadi ujian bagi daya saing produk ini.
Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa membaca artikel terkait tentang Sensor Multispektral Besar yang juga menjadi fitur andalan. Selain itu, pastikan untuk menyimak update terbaru seputar Sertifikasi Rilis Global yang mengonfirmasi ketersediaan perangkat ini.
Peluncuran pada 11 Mei nanti akan menjadi momen penting bagi Vivo. Semua mata akan tertuju pada bagaimana ponsel ini tampil di hadapan publik. Apakah vivo X300 Ultra mampu memenuhi ekspektasi tinggi yang sudah terbangun?
Dengan segala bocoran spesifikasi yang beredar, vivo X300 Ultra tampaknya siap menjadi salah satu ponsel paling menarik di tahun ini.
Kombinasi kamera 200MP ganda, baterai besar, dan pengisian cepat 100W menjadi paket yang sulit ditolak. Kita tunggu saja kejutan apa lagi yang akan dihadirkan Vivo pada acara peluncuran nanti. (Icha)
Telko.id – Pertumbuhan bisnis AI milik Anthropic, yaitu Claude, disebut semakin melesat dalam beberapa bulan terakhir. Model AI ini mulai banyak digunakan oleh perusahaan karena dinilai unggul dalam kemampuan analisis, penulisan, hingga pemrosesan dokumen dalam skala besar.
Kondisi tersebut membuat Claude kini menjadi salah satu pesaing terkuat bagi ChatGPT dan Gemini di pasar AI generatif.
Melansir dari Kompas Tekno, perusahaan kecerdasan buatan (AI) di balik Claude, Anthropic, dikabarkan menyalip OpenAI dalam hal valuasi di pasar sekunder (secondary market).
CEO Forge Global, Kelly Rodriques, mengonfirmasi bahwa valuasi Anthropic di platform tersebut kini berada di kisaran 1 triliun dollar AS. Sementara OpenAI diperdagangkan di sekitar 880 miliar dollar AS atau setara Rp 14.886 triliun di platform yang sama.
Salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan Claude adalah meningkatnya penggunaan AI di lingkungan kerja profesional. Banyak perusahaan mulai memanfaatkan AI untuk membantu produktivitas harian, seperti merangkum dokumen, membuat laporan, membantu coding, hingga menganalisis data.
Dalam hal ini, Claude dianggap memiliki keunggulan pada kemampuan memahami konteks panjang dan menghasilkan jawaban yang lebih stabil untuk kebutuhan bisnis.
Anthropic juga dinilai berhasil membangun citra Claude sebagai AI yang lebih aman dan terkontrol. Perusahaan sejak awal fokus mengembangkan pendekatan constitutional AI, yaitu metode pelatihan yang dirancang agar AI dapat memberikan respons lebih sesuai aturan dan mengurangi risiko jawaban berbahaya atau menyesatkan.
Pendekatan tersebut membuat banyak perusahaan lebih percaya menggunakan Claude untuk kebutuhan enterprise.
Selain itu, integrasi Claude ke berbagai platform kerja juga menjadi alasan pertumbuhannya semakin cepat. AI ini kini mulai terhubung dengan software produktivitas, tools coding, hingga aplikasi kreatif, sehingga pengguna dapat memanfaatkan AI langsung di dalam workflow mereka tanpa harus berpindah platform.
Strategi ini membuat penggunaan AI menjadi lebih praktis dan relevan untuk kebutuhan sehari-hari.
Dari sisi bisnis, Anthropic juga mendapat dukungan besar dari berbagai perusahaan teknologi global. Investasi miliaran dolar dari Amazon dan Google membantu perusahaan memperluas infrastruktur komputasi AI sekaligus mempercepat pengembangan model terbaru Claude.
Dukungan tersebut membuat Anthropic mampu bersaing di tengah kebutuhan komputasi AI yang semakin mahal.
Perkembangan ini menunjukkan bahwa persaingan industri AI kini tidak lagi hanya soal siapa memiliki chatbot paling populer, tetapi juga siapa yang mampu menghadirkan AI yang paling berguna untuk kebutuhan nyata di dunia kerja.
Jika tren ini terus berlanjut, Claude berpotensi menjadi salah satu pemain utama dalam transformasi penggunaan AI di sektor enterprise.
Telko.id – Xiaomi akhirnya membawa jam tangan pintar terbarunya, Redmi Watch 6, ke pasar global. Perangkat yang pertama kali diperkenalkan di China pada November lalu ini kini sudah terdaftar di situs global Xiaomi, menandai dimulainya ekspansi internasional.
Redmi Watch 6 hadir dalam dua varian, yaitu dengan NFC dan tanpa NFC. Salah satu daya tarik utamanya adalah layar AMOLED 2,07 inci dengan resolusi 432×514 piksel, refresh rate 60Hz, dan tingkat kecerahan puncak mencapai 2.000 nit. Dimensi perangkat ini adalah 46,45 x 40,03 x 9,94 mm dengan bobot hanya 31 gram tanpa tali.
“Kami senang dapat menghadirkan Redmi Watch 6 ke lebih banyak pengguna di seluruh dunia,” demikian pernyataan resmi Xiaomi. Jam tangan ini tersedia dalam tiga pilihan warna: Obsidian Black, Silver Gray, dan Glacier Blue.
Spesifikasi dan Fitur Unggulan
Redmi Watch 6 dibekali sensor detak jantung yang juga mendukung pemantauan saturasi oksigen darah (SpO2). Selain itu, terdapat akselerometer, giroskop, sensor cahaya sekitar, dan kompas elektronik. Untuk navigasi, perangkat ini mendukung GPS, Galileo, Glonass, BeiDou, dan QZSS, serta konektivitas Bluetooth 5.4.
Daya tahan baterai menjadi salah satu nilai jual utama. Xiaomi mengklaim Redmi Watch 6 mampu bertahan hingga 24 hari dalam penggunaan normal berkat baterai berkapasitas 550 mAh.
Jam tangan ini juga memiliki penyimpanan internal 512MB, ketahanan air 5ATM, serta dilengkapi speaker dan mikrofon. Bingkai perangkat terbuat dari paduan aluminium yang memberikan kesan premium.
Peluncuran global Redmi Watch 6 terjadi di tengah persaingan ketat pasar jam tangan pintar. Dengan layar besar dan baterai tahan lama, Xiaomi tampaknya ingin menawarkan nilai lebih di segmen harga menengah.
Sebelumnya, Xiaomi juga meluncurkan berbagai produk lain seperti Xiaomi Electric Scooter 6 Series yang menjadi solusi mobilitas perkotaan.
Kehadiran fitur NFC pada salah satu varian juga menunjukkan keseriusan Xiaomi dalam mengadopsi teknologi pembayaran nirsentuh. Tren ini sejalan dengan perkembangan ekonomi digital 2026 yang semakin mengandalkan perangkat wearable.
Analisis dan Implikasi
Layar 2,07 inci yang besar menjadi pembeda utama Redmi Watch 6 dibandingkan pendahulunya. Dengan resolusi tajam dan kecerahan tinggi, pengguna dapat melihat notifikasi dan data olahraga dengan lebih jelas, bahkan di bawah sinar matahari langsung. Bobot yang ringan, hanya 31 gram, juga membuat perangkat ini nyaman dipakai seharian.
Dukungan multi-satelit untuk GPS memastikan akurasi pelacakan aktivitas luar ruangan, sementara ketahanan air 5ATM memungkinkan penggunaan saat berenang atau di tengah hujan.
Baterai 550 mAh yang diklaim mampu bertahan 24 hari menjadi nilai tambah signifikan, mengurangi frekuensi pengisian daya.
Sebagai perbandingan, produk kompetitor seperti OPPO A5i Pro 5G juga menawarkan daya tahan baterai besar, meskipun di segmen ponsel. Hal ini menunjukkan bahwa konsumen semakin mengutamakan ketahanan baterai dalam memilih perangkat elektronik.
Dengan spesifikasi yang kompetitif dan harga yang diperkirakan tetap terjangkau, Redmi Watch 6 berpotensi menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang mencari jam tangan pintar fungsional tanpa harus merogoh kocek dalam.
Ekspansi global ini juga menandai strategi Xiaomi untuk memperkuat ekosistem perangkatnya di berbagai pasar. (Icha)
Telko.id – Samsung dikabarkan akan meluncurkan Galaxy Ring 2 pada awal tahun depan. Informasi ini datang dari laporan terbaru media Korea Selatan yang menyebut penerus cincin pintar pertama Samsung itu akan hadir berdampingan dengan seri Galaxy S27.
Galaxy Ring generasi pertama dirilis pada tahun 2024. Artinya, perangkat tersebut akan berada di pasaran selama hampir tiga tahun sebelum digantikan. Siklus ini tergolong panjang di industri teknologi saat ini, di mana banyak produk mengalami pembaruan setiap satu atau dua tahun sekali.
Fokus utama Samsung pada Galaxy Ring 2 adalah peningkatan daya tahan baterai, kenyamanan, dan akurasi sensor. Tiga aspek ini disebut sebagai titik lemah dari pendahulunya, sehingga strategi pengembangan ini dinilai tepat sasaran.
Perangkat anyar ini akan hadir dengan desain lebih tipis dan ringan dibandingkan versi sebelumnya. Dengan bobot yang lebih ringan, Samsung berharap pengguna bisa memakainya lebih nyaman sepanjang hari, terutama saat tidur untuk memantau kualitas istirahat.
Salah satu peningkatan signifikan ada pada ketahanan baterai. Samsung Galaxy Ring 2 diklaim mampu bertahan 9 hingga 10 hari dalam sekali pengisian daya. Angka ini menjadi kabar baik bagi pengguna yang kerap lupa mengisi daya perangkat wearable.
Selain itu, analisis tidur juga akan lebih akurat berkat peningkatan algoritma dan sensor. Samsung juga berencana menambahkan wawasan baru terkait kesehatan kardiovaskular. Fitur ini diharapkan memberi pengguna pemahaman lebih mendalam tentang kondisi jantung mereka.
Teknologi Cek Gula Darah Non-Invasif
Meski tidak hadir di Galaxy Ring 2, Samsung dikabarkan sedang mengembangkan teknologi pengukuran kadar gula darah non-invasif. Fitur ini rencananya akan disematkan pada generasi cincin pintar berikutnya di masa mendatang.
Teknologi ini memungkinkan pengguna memantau gula darah tanpa harus menusuk jari. Inovasi semacam ini bisa menjadi terobosan besar bagi penderita diabetes atau mereka yang ingin menjaga kadar gula tetap stabil.
Kehadiran Galaxy Ring 2 menunjukkan komitmen Samsung mengembangkan perangkat wearable yang lebih fungsional. Dengan fokus pada kenyamanan dan akurasi, perangkat ini diharapkan bisa menjadi alternatif smartwatch bagi pengguna yang menginginkan pelacak kesehatan minimalis.
Peluncuran Galaxy Ring 2 yang berdekatan dengan Galaxy S27 menunjukkan strategi Samsung untuk memperkuat ekosistem perangkatnya. Pengguna yang memiliki ponsel flagship Samsung bisa mendapatkan pengalaman terintegrasi yang lebih baik.
Belum ada informasi resmi mengenai harga Galaxy Ring 2. Namun, melihat peningkatan spesifikasi yang ditawarkan, kemungkinan besar harganya akan sedikit lebih tinggi dari pendahulunya yang dibanderol sekitar Rp 5 jutaan.
Dengan segala bocoran yang beredar, Galaxy Ring 2 tampaknya akan menjadi salah satu perangkat wearable yang paling dinantikan tahun depan.
Samsung sepertinya serius mendengarkan masukan pengguna dan menerapkannya pada produk terbaru mereka. (Icha)
Telko.id – Kebutuhan infrastruktur AI yang terus meningkat mulai mendorong munculnya konsep pusat data generasi baru. Salah satunya datang dari startup bernama Panthalassa, yang mengembangkan data center AI di tengah laut dengan memanfaatkan tenaga ombak sebagai sumber listrik utama.
Energi laut lepas dan komputasi lepas pantai akan berkembang lebih cepat daripada pusat data di darat membuat perusahaan ini berhasil mengantongi pendanaan Seri B sebesar US$140 juta (sekitar Rp 2,2 triliun). Dana ini akan digunakan untuk mengubah prototipe mereka menjadi perangkat keras komersial perdana.
Panthalassa menghadirkan konsep pusat data terapung yang bekerja secara mandiri di laut lepas. Sistem ini menggunakan platform khusus bernama nodes, yaitu struktur baja besar yang bergerak mengikuti gelombang laut untuk menghasilkan energi listrik.
Energi tersebut kemudian langsung digunakan untuk menjalankan chip dan server AI di dalam kapsul komputasi yang tertutup rapat.
Menariknya, listrik yang dihasilkan tidak dialirkan ke darat. Seluruh energi dipakai langsung di lokasi untuk menjalankan proses komputasi AI, sementara hasil pengolahan data dikirim melalui koneksi internet satelit seperti Starlink.
Pendekatan ini dianggap lebih efisien karena mengurangi kebutuhan transmisi listrik jarak jauh yang selama ini menjadi tantangan proyek energi laut.
Selain memanfaatkan ombak sebagai sumber energi, laut juga digunakan sebagai sistem pendingin alami bagi server AI.
Pendinginan menjadi salah satu tantangan terbesar data center modern karena beban kerja AI menghasilkan panas yang sangat tinggi.
Dengan memanfaatkan suhu laut yang stabil, perusahaan mengklaim konsumsi energi pendingin bisa ditekan sekaligus membantu memperpanjang umur perangkat keras.
“Salah satu wawasan utama yang kami miliki adalah sangat penting untuk menggunakan listrik di tempat,” ungkap CEO dan salah satu pendiri Panthalassa, Garth Sheldon-Coulson. “Kami tidak akan pernah mentransmisikan listrik kembali ke pantai. Itulah yang membuat kami sangat berbeda dari semua proyek energi laut yang pernah dicoba di masa lalu.”
Suntikan dana segar ini akan digunakan untuk menyelesaikan fasilitas manufaktur percontohan di dekat Portland, Oregon. Proyek ambisius ini turut menarik perhatian sejumlah investor kelas kakap, termasuk Peter Thiel, Marc Benioff (TIME Ventures), dan Max Levchin (SciFi Ventures).
Setelah sukses menguji prototipe awal (Ocean-1, Ocean-2, dan Wavehopper), Panthalassa kini bersiap meluncurkan seri Ocean-3 di Pasifik Utara mulai tahun 2026, dengan target ekspansi komersial pada tahun 2027.
Sheldon-Coulson, yang juga mantan peneliti energi dan AI, meyakini bahwa ombak pada dasarnya adalah bentuk energi matahari yang tersimpan.
“Ombak diciptakan oleh angin, dan angin diciptakan oleh panas dari matahari. Jadi ombak adalah sinar matahari yang terkonsentrasi dua kali lipat, dan mereka terus bergerak bahkan saat angin berhenti. Ombak seperti baterai untuk sinar matahari, dan kita bisa memanfaatkannya 24/7,” pungkasnya, dikutip dari Financial Times, Kamis (7/5/2026).
Jika konsep ini berhasil diterapkan dalam skala besar, data center masa depan kemungkinan tidak lagi sepenuhnya dibangun di daratan.
Infrastruktur AI bisa mulai bergerak ke laut demi mendapatkan sumber energi yang lebih stabil, pendinginan alami, dan efisiensi operasional yang lebih tinggi.
Telko.id – ESET, perusahaan keamanan siber global, resmi meluncurkan fitur baru ESET Cloud Workload Protection yang terintegrasi dalam platform ESET PROTECT tanpa biaya tambahan bagi pelanggan di Indonesia.
Langkah ini menjadi nilai tambah signifikan di tengah meningkatnya adopsi cloud oleh organisasi di Tanah Air.
Modul baru ini dirancang untuk melindungi cloud workload pengguna, termasuk memperkaya telemetri untuk deteksi dan respons terhadap ancaman siber.
Selain itu, fitur ini mengkonsolidasikan tata kelola keamanan di seluruh endpoint dan berbagai lingkungan cloud melalui satu tampilan terpadu (single pane of glass), sehingga memudahkan pemantauan.
“Semakin banyak organisasi di Indonesia sekarang yang menganggap bahwa public cloud itu sebagai urat nadi inisiatif bisnis digital mereka,” ujar Yudhi Kukuh, CTO Prosperita Group.
Yudhi menambahkan bahwa dengan ESET Cloud Workload Protection, kami mengurangi permukaan serangan yang dihadapi pengguna dengan memperluas proteksi ke cloud workload mereka di public cloud serta private cloud dan virtual machine di on-premise.
Kehadiran fitur ini sangat relevan mengingat pesatnya migrasi ke cloud di Indonesia. Menurut laporan Mordor Intelligence, pasar cloud Indonesia diperkirakan mencapai US$ 2,81 miliar pada 2026 dan diprediksi tumbuh hingga US$ 5,5 miliar pada 2031. Namun, di balik pertumbuhan tersebut, keamanan seringkali menjadi aspek yang terabaikan.
Secara global, studi IBM menunjukkan bahwa kerugian rata-rata akibat pelanggaran data di public cloud mencapai US$ 5,17 juta per insiden, angka tertinggi dibandingkan lingkungan IT lainnya.
Banyak organisasi, terutama UKM, belum memiliki proteksi yang kuat di layer cloud. Mereka rentan menjadi sasaran ransomware, mengalami misconfiguration, visibilitas terbatas, dan memiliki tim keamanan IT yang terbatas.
Seluruh pengguna ESET PROTECT, kecuali paket PROTECT ENTRY, sudah dapat menikmati keunggulan ESET Cloud Workload Protection tanpa biaya tambahan. Pelanggan cukup mengintegrasikan ESET PROTECT mereka dengan lingkungan cloud yang dipakai, seperti Amazon Web Services (AWS), Microsoft Azure, atau Google Cloud Platform (GCP).
Modul ini akan melindungi virtual machine (VM) di public cloud dengan memasukkan data VM cloud ke dalam Platform ESET PROTECT XDR untuk mendapatkan visibilitas yang lebih luas.
Admin bisa langsung melakukan deployment agen proteksi, dan otomatis VM mereka terlindungi dari berbagai ancaman siber. Fitur ini juga bisa memproteksi pengguna private cloud dan VM di on-premise.
Fitur baru ini sudah ditenagai oleh teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk melakukan deteksi anomali, mendeteksi ancaman berbasis perilaku (behavior-based), hingga otomatisasi respons.
Semuanya membantu tim IT untuk tidak hanya tahu ada serangan, tapi juga langsung merespons sebelum dampaknya meluas.
Modul ESET Cloud Workload Protection dirancang super ringan sehingga tim IT tak perlu mengkhawatirkan performa server akan drop. Fitur ini akan membantu manajer IT untuk memvalidasi kontrol keamanan dan memudahkan pembuatan laporan bukti audit.
Sistem ini bisa membantu menghasilkan audit evidence yang dibutuhkan untuk memenuhi standar seperti NIST, CIS, hingga PCI DSS.
Hal ini menjadi solusi di tengah makin ketatnya aturan kepatuhan (compliance), serta audit yang makin sering dari pemerintah dan regulator.
Dengan kontrol keamanan yang kuat dan kemudahan implementasi di lingkungan on-premise dan private cloud, modul ESET Workload Protection akan membantu organisasi di Indonesia mematuhi berbagai ketentuan perlindungan data sensitif seperti UU Perlindungan Data Pribadi dan pedoman keamanan dari BSSN, serta menghadirkan ekosistem IT yang aman dan berdaulat.
Peluncuran ini menegaskan komitmen ESET dalam mendukung transformasi digital yang aman di Indonesia, terutama di era hybrid dan multi-cloud yang semakin kompleks. (Icha)
Telko.id – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui lini bisnis enterprise-nya, XLSMART for BUSINESS, menyatakan kesiapannya untuk mereplikasi berbagai solusi smart city yang telah berhasil diimplementasikan di Jakarta ke daerah-daerah lain di Indonesia.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan sebagai digital ecosystem enabler yang mendukung transformasi digital nasional.
Chief Enterprise & SME Officer XLSMART, Feby Sallyanto, menegaskan bahwa pihaknya hadir bukan sekadar penyedia konektivitas.
“XLSMART for BUSINESS hadir bukan hanya sebagai penyedia konektivitas, tetapi sebagai mitra transformasi digital. Smart city membutuhkan fondasi teknologi yang kuat, mulai dari jaringan yang andal, solusi IoT yang relevan, hingga automasi berbasis AI yang mampu meningkatkan kualitas layanan publik dan produktivitas kota,” ujarnya.
Feby menambahkan bahwa ukuran kota global saat ini tidak lagi semata-mata dari infrastruktur fisiknya. Menurutnya, kemampuan teknologi dalam mendukung kreativitas, mobilitas, dan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan menjadi indikator yang tak kalah penting.
Salah satu implementasi nyata yang telah dijalankan XLSMART for BUSINESS di Jakarta adalah dukungan terhadap program Jakwifi. Inisiatif ini bertujuan memperluas akses internet di ruang publik seperti taman dan area permukiman.
Selain itu, perusahaan juga mengembangkan solusi berbasis IoT untuk mendukung pengendalian banjir dan pengelolaan infrastruktur kota yang lebih responsif.
XLSMART for BUSINESS juga menghadirkan platform Enterprise Smart Technology & Automation (ESTA). Platform ini merupakan solusi berbasis AI dan data analytics yang dirancang untuk mendukung automasi layanan, efisiensi operasional, serta pengelolaan sistem digital bagi sektor pemerintahan maupun enterprise.
Partisipasi XLSMART for BUSINESS dalam Color of Jakarta 2026 juga menjadi bukti penguatan ekosistem digital di ibu kota. Acara yang merupakan inisiatif kolaboratif dari Diskominfotik DKI Jakarta ini bertujuan memperkuat city branding dan ekonomi kreatif digital melalui kompetisi foto dan video bertema “Proud to be Jakartans”.
Kehadiran XLSMART dalam ajang tersebut sejalan dengan positioning perusahaan sebagai digital ecosystem enabler yang mendukung ekonomi kreatif, public engagement, serta integrasi teknologi. Semua itu diarahkan untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang semakin connected, intelligent, dan future-ready.
Replikasi ke Berbagai Daerah
Ke depan, XLSMART for BUSINESS membuka peluang untuk mereplikasi berbagai use case smart city ke berbagai daerah di Indonesia. Perusahaan akan mengembangkan solusi yang lebih spesifik, mulai dari smart public space hingga layanan publik berbasis AI yang lebih adaptif, efisien, dan berkelanjutan.
Langkah ini menjadi penting mengingat kebutuhan transformasi digital di daerah-daerah Indonesia masih sangat besar. Berbagai kota di Tanah Air mulai berlomba mengadopsi konsep smart city untuk meningkatkan kualitas layanan publik dan daya saing wilayah.
Sebelumnya, berbagai inisiatif serupa juga telah dicoba oleh sejumlah pihak. Misalnya, uji coba Smart Pole untuk pengembangan smart city di Sumedang yang dilakukan oleh Alita. Ada pula pendirian Smart Pole pertama oleh Telkom untuk mendukung smart city di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Solusi Berbasis AI dan IoT
Feby Sallyanto menekankan bahwa smart city membutuhkan fondasi teknologi yang kuat. Menurutnya, jaringan yang andal menjadi syarat mutlak, namun tidak cukup.
Diperlukan juga solusi IoT yang relevan dan automasi berbasis AI untuk meningkatkan kualitas layanan publik dan produktivitas kota.
Platform ESTA yang dikembangkan XLSMART for BUSINESS menjadi salah satu jawaban atas kebutuhan tersebut. Dengan mengandalkan AI dan data analytics, platform ini mampu mendukung automasi layanan dan efisiensi operasional di berbagai sektor, termasuk pemerintahan.
Selain itu, solusi IoT yang dihadirkan juga berperan penting dalam pengelolaan infrastruktur kota. Contohnya, sistem pengendalian banjir yang lebih responsif berkat pemantauan real-time dan analisis data yang akurat.
XLSMART sendiri merupakan perusahaan telekomunikasi terpadu yang terbentuk dari penggabungan PT XL Axiata Tbk, PT Smartfren Telecom Tbk, dan PT Smart Telecom. Dengan mengusung semangat “innovation with heart”, perusahaan ini melayani lebih dari 73 juta pelanggan di seluruh Indonesia.
Peta jalan smart city di Indonesia sendiri masih memerlukan banyak perbaikan. Menurut IMD Smart City Index 2024, Indonesia perlu melakukan perbaikan serius terkait masalah kemacetan dan korupsi untuk bisa bersaing dengan kota-kota global lainnya.
Dengan pengalaman dan portofolio yang dimiliki, XLSMART for BUSINESS optimistis dapat menjadi mitra strategis bagi pemerintah daerah dalam mewujudkan smart city. Perusahaan telah membuktikan kemampuannya melalui berbagai implementasi di Jakarta, mulai dari konektivitas publik hingga solusi berbasis AI.
Langkah XLSMART ini juga sejalan dengan upaya pemerintah yang terus mendorong pembangunan smart city di berbagai wilayah. Seperti yang dilakukan PINS Indonesia yang siap menawarkan solusi smart city di IKN, ekosistem digital di tanah air terus berkembang.
Ke depan, XLSMART for BUSINESS berkomitmen untuk terus berinovasi dan menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan masing-masing daerah. Dengan pendekatan yang spesifik dan adaptif, perusahaan berharap dapat mempercepat transformasi digital di Indonesia secara merata. (Icha)