spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 28

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

0

Telko.id – Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna terbaru untuk lini perangkat wearable premium mereka, yakni Garmin Venu X1 French Gray.

Peluncuran yang dilakukan di Jakarta pada 11 Februari 2026 ini menghadirkan opsi estetika baru yang memadukan nada emas sejuk dengan desain netral, menjadikannya pilihan elegan bagi pengguna yang menginginkan perangkat pintar namun tetap modis.

Varian French Gray ini melengkapi portofolio Venu X1 yang dikenal sebagai jam tangan pintar tertipis dan teringan dari Garmin.

Perangkat ini mempertahankan spesifikasi unggulannya dengan ketebalan bodi hanya 7,9 mm dan bobot 34 gram. Dimensi ringkas tersebut dirancang khusus untuk memberikan kenyamanan maksimal, baik saat digunakan untuk aktivitas profesional, sesi olahraga intensif, maupun saat beristirahat di malam hari.

Chandrawidhi Desideriani, Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia, menyatakan bahwa kehadiran warna baru ini ditujukan untuk pengguna urban yang dinamis.

Menurutnya, Venu X1 French Gray tidak hanya berfungsi sebagai alat pemantauan kesehatan yang canggih, tetapi juga sebagai pernyataan gaya hidup. Garmin berupaya membuktikan bahwa teknologi mutakhir dapat dikemas dalam desain yang sangat tipis tanpa mengorbankan fungsionalitas.

Desain Elegan dengan Standar Kenyamanan Baru

Estetika desain klasik Eropa menjadi inspirasi utama di balik pemilihan warna French Gray. Palet warna ini menawarkan keseimbangan visual yang modern dan mewah, sehingga mudah dipadukan dengan berbagai jenis busana pengguna.

Di balik tampilannya yang menawan, perangkat ini tetap membawa predikat sebagai smartwatch teringan di kelasnya.

Kenyamanan penggunaan sepanjang hari menjadi fokus utama dalam pengembangan Venu X1. Desain ergonomis memastikan sensor di bagian belakang jam menempel sempurna pada pergelangan tangan tanpa menimbulkan rasa pegal atau mengganjal.

Hal ini krusial untuk akurasi data pemantauan kondisi tubuh yang berjalan selama 24 jam penuh, mulai dari pelacakan stres hingga Caffeine Tracking.

Dukungan Fitur Olahraga Modern

Meskipun memiliki bodi yang ramping, Venu X1 dilengkapi dengan serangkaian fitur olahraga yang komprehensif. Bodi tipisnya memungkinkan pergerakan pergelangan tangan yang lebih bebas, yang sangat bermanfaat untuk menjaga kestabilan sensor selama latihan fisik.

Perangkat ini mendukung berbagai aktivitas olahraga modern yang kini tengah digemari masyarakat.

Bagi penggemar golf, jam tangan ini menawarkan fitur pemantauan metrik penting seperti jarak ke green, jarak ke hazard, dan dogleg. Terdapat pula fitur PlaysLike Distance, Virtual Caddie, serta peta CourseView berwarna yang membantu pegolf mencatat skor dan statistik ronde secara akurat.

Sementara untuk olahraga raket yang sedang naik daun, perangkat ini menyediakan data olahraga padel yang mencakup detak jantung, durasi permainan, dan estimasi kalori.

Selain olahraga luar ruang, Venu X1 juga mengakomodasi pengguna yang berlatih di pusat kebugaran. Fitur animasi gerakan latihan yang tampil langsung di layar jam memudahkan pengguna melakukan teknik angkat beban dengan benar.

Visualisasi gerakan yang jelas ini dirancang untuk meminimalisir risiko cedera bagi mereka yang berlatih tanpa bantuan pelatih pribadi.

Layar AMOLED dan Pemantauan Kesehatan Lansia

Garmin Venu X1 dibekali dengan layar AMOLED berukuran 2 inci yang besar dan tajam. Spesifikasi layar ini sangat membantu segmen Healthy Agers atau pengguna berusia di atas 50 tahun.

Keterbacaan layar yang tinggi memudahkan mereka memantau informasi kebugaran harian secara praktis tanpa kendala visual.

Fitur kesehatan unggulan lainnya adalah Advanced Sleep Monitoring. Berkat bobotnya yang sangat ringan, pengguna hampir tidak merasakan keberadaan jam tangan saat tidur.

Kondisi ini memungkinkan fitur pemantauan tidur bekerja lebih optimal dalam menganalisis kualitas pemulihan tubuh tanpa gangguan fisik di pergelangan tangan. Pendekatan ini sejalan dengan upaya Garmin menghadirkan teknologi wellness adaptif yang nyaman.

Daya tahan baterai juga menjadi nilai jual utama. Dalam mode smartwatch, Venu X1 mampu bertahan hingga 8 hari pemakaian. Ketahanan ini memberikan keleluasaan bagi pengguna aktif untuk menjalani rutinitas mingguan tanpa perlu sering mengisi daya ulang.

Harga Baru dan Ketersediaan

Bersamaan dengan peluncuran varian French Gray, Garmin mengumumkan penyesuaian harga yang lebih kompetitif. Garmin Venu X1 kini dibanderol dengan harga baru Rp 12.090.000.

Langkah ini diambil untuk memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat Indonesia dalam menikmati teknologi wearable premium.

Konsumen di Indonesia sudah dapat membeli Venu X1 varian French Gray mulai 11 Februari 2026. Produk ini tersedia di seluruh Garmin Brand Store offline serta mitra e-commerce resmi seperti Shopee, Tokopedia, Blibli, Lazada, dan Eraspace.

Kehadiran varian warna baru dengan harga yang disesuaikan ini diharapkan dapat memperkuat posisi Garmin di pasar smartwatch tanah air. (Icha)

OpenAI Rilis GPT-5.3 Codex, Model AI Coding Tercanggih

Telko.id – OpenAI resmi memperkenalkan model kecerdasan buatan terbaru bernama GPT-5.3 Codex. Model AI yang dirancang khusus untuk kebutuhan pemrograman ini disebut sebagai versi paling canggih yang pernah mereka kembangkan.

Melansir dari Kompas.com, CEO OpenAI, Sam Altman, bahkan menyebut GPT-5.3-Codex sebagai lompatan besar dari GPT-5.3-Codex yang baru dirilis pada akhir Desember 2025 atau hanya selang tak sampai dua bulan.

Altman mengungkapkan, OpenAI bisa merilis GPT-5.3-Codex lebih cepat justru karena mereka memakai model itu sendiri dalam proses pengembangannya. Ini sekaligus menjadi yang pertama bagi OpenAI.

Versi awal GPT-5.3-Codex digunakan oleh tim internal OpenAI untuk membantu debugging proses training, mengelola infrastruktur deployment, hingga menganalisis hasil pengujian dan evaluasi.

Dengan kata lain, model ini bukan hanya objek pengembangan, tapi juga alat kerja utama selama proses pembuatannya.

OpenAI menyebut ini sebagai tonggak penting dalam evolusi AI, ketika model tidak lagi hanya digunakan oleh manusia, tetapi mulai berperan dalam mempercepat dan menyempurnakan pengembangan dirinya sendiri.

Baca juga:

Unggul di Benchmark

Dari sisi performa, pengembang chatbot AI ChatGPT ini menyebut GPT-5.3-Codex mencatatkan skor tertinggi di sejumlah benchmark industri yang umum dipakai untuk menguji kemampuan AI pemrograman.

Misalnya, model AI coding GPT-5.3-Codex ini mencetak skor 57 persen di SWE-Bench Pro, pengujian yang mensimulasikan pekerjaan rekayasa perangkat lunak dunia nyata lintas empat bahasa pemrograman.

Di Terminal-Bench 2.0, GPT-5.3-Codex meraih skor 77,3 persen. Angka ini melonjak jauh dari GPT-5.3-Codex yang berada di kisaran 64 persen.

Menurut seorang pengguna di X, skor tersebut ‘benar-benar mengalahkan’ Anthropic  Opus 4.6, yang dilaporkan mencapai 65,4 persen pada benchmark yang sama.

Terminal-Bench 2.0 sendiri menguji kemampuan model ketika bekerja di lingkungan terminal sungguhan. Tugas-tugasnya meliputi kompilasi kode, pelatihan model, dan pengaturan server.

Tak hanya lebih pintar, OpenAI mengklaim GPT-5.3-Codex lebih efisien. Model ini dikatakan mampu menyelesaikan tugas dengan kurang dari setengah jumlah token dibanding pendahulunya.

Perusahaan AI swasta paling bernilai di dunia ini juga mengungkap bahwa GPT-5.3-Codex kini berjalan sekitar 25 persen lebih cepat dibanding sebelumnya.

Peningkatan ini diklaim berasal dari pembaruan infrastruktur dan sistem inferensi. Jadinya interaksi terasa lebih responsif dan hasil kerja model bisa diperolah lebih cepat.

Ambisi OpenAI untuk GPT-5.3-Codex tidak berhenti pada urusan menulis dan meninjau kode. Dalam pengumuman resminya, OpenAI menyebut Codex kini diarahkan menjadi agen komputer serba bisa.

Artinya, model ini dirancang untuk menangani hampir seluruh alur kerja profesional berbasis komputer.

Mulai dari debugging, deployment, dan monitoring sistem, hingga menulis dokumen kebutuhan produk, mengedit materi presentasi, melakukan riset pengguna, menganalisis data di spreadsheet, bahkan menyusun slide presentasi.

Pendekatan ini menempatkan GPT-5.3-Codex sebagai asisten developer, sekaligus sebagai fondasi agen AI untuk dunia kerja enterprise, sebagaimana dihimpun dari VentureBeat.

GPT-5.3-Codex sudah bisa digunakan oleh pengguna ChatGPT berbayar. Model ini tersedia di seluruh ekosistem Codex, mulai dari aplikasi ChatGPT, command line interface (CLI), ekstensi IDE, hingga versi web.

OpenAI menyebut akses lewat API masih dalam tahap persiapan dan akan dibuka secara bertahap dengan pendekatan keamanan tambahan.

Dari sisi perangkat keras, GPT-5.3-Codex dirancang dan dilatih khusus untuk berjalan di sistem Nvidia GB200 NVL72.

OpenAI menyebut kolaborasi dengan Nvidia menjadi kunci dalam menghadirkan performa tinggi sekaligus efisiensi komputasi yang lebih baik untuk model ini.

Snapdragon 8 Elite Gen 6 Hadir dalam Varian Standar dan Pro

0

Telko.id – Qualcomm Incorporated, produsen chipset asal Amerika Serikat, disebut tengah menyiapkan Snapdragon 8 Elite Gen 6 sebagai penerus Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chip generasi terbaru ini diperkirakan hadir dalam dua varian, yakni standar dan Pro, dengan perbedaan signifikan pada performa serta potensi harga saat meluncur pada 2026.

Dalam bocoran awal yang dirilis pada 9 Februari 2026, varian Snapdragon 8 Elite Gen 6 standar dan Elite Gen 6 Pro dilaporkan sedang dalam tahap pengembangan oleh Qualcomm, dibangun di atas proses fabrikasi TSMC N2P yang lebih canggih dari generasi sebelumnya.

Varian Pro diproyeksikan memiliki dukungan memori LPDDR 6, konfigurasi GPU lebih kuat, dan kemungkinan kecepatan clock yang lebih tinggi dibandingkan versi standar, yang diprediksi hanya mendukung memori LPDDR5X serta konfigurasi perangkat keras yang lebih sederhana.

Perbedaan tersebut diperkirakan akan menciptakan kesenjangan performa nyata antara kedua varian ini. Menurut laporan PhoneArena pada 9 Februari 2026, bocoran dari leaker Digital Chat Station menyatakan bahwa varian standar kemungkinan akan ditempatkan di perangkat kelas unggulan utama, seperti Samsung Galaxy S27, sedangkan varian Pro akan ditujukan untuk model premium ultra-high-end seperti Galaxy S27 Ultra atau perangkat serupa.

Baca juga:

Perbedaan memori dan GPU ini berimplikasi pada potensi harga perangkat akhir di pasar. Varian Pro yang dilaporkan mendukung memori LPDDR6 yang lebih cepat dan konfigurasi GPU yang lengkap diperkirakan akan muncul pada perangkat dengan harga lebih tinggi, sedangkan versi standar dengan LPDDR5X akan berada di perangkat andalan kelas utama dengan harga yang lebih sedikit terjangkau.

Beberapa laporan juga menyebutkan bahwa varian Pro Snapdragon 8 Elite Gen 6 dapat mencapai clock speed yang sangat tinggi – dalam tes awal internal Qualcomm bahkan disebut-sebut sempat mendekati atau mencapai jarak 5GHz hingga 6 GHz – meskipun rincian resmi untuk kecepatan ini masih perlu dipastikan.

Proyeksi ini berasal dari informasi yang dikumpulkan terkait penggunaan teknologi disipasi panas tingkat lanjut yang memungkinkan stabilitas frekuensi tinggi.

Strategi Qualcomm menghadirkan dua varian ini mewakili tran segmentasi chiptset andalan yang semakin tajam di industri smartphone. Pendekatan ini memberi gambaran bagi produsen perangkat untuk menyesuaikan solusi silikon dengan segmen produk mereka – dari standar unggulan hingga kelas ultra-premium – tanpa harus menunggu generasi yang benar-benar berbeda.

Pipeline rencana Qualcomm ini juga menunjukkan dinamika persaingan yang ketat di industri semikonduktor. Qualcomm bersaing tidak hanya dengan Apple Inc. dalam segmen perangkat seluler tertinggi tetapi juga dengan rival seperti MediaTek dalam menghadirkan teknologi fabrikasi dan performa tinggi.

Arsitektur generasi berikutnya dari Snapdragon 8 Elite diperkirakan akan mempertahankan struktur inti CPU yang dikembangkan sendiri oleh Qualcomm dan akan terus dikembangkan sendiri oleh Qualcomm dan akan terus ditingkatkan performanya melalui proses manufaktur yang lebih maju.

Proses fabrikasi TSMC N2P dilaporkan menawarkan peningkatan efisiensi energi dan potensi kinerja dibandingkan generasi sebelumnya, menjanjikan daya saing tinggi di segmen andalan.

Dalam konteks ini, varian standar Gen 6 diposisikan sebagai pilihan utama untuk perangkat andalan utama, sedangkan Gen6 Pro siap menjadi dasar bagi model terbaik dengan kemampuan kinerja yang tinggi. Perbedaan ini diperkirakan akan semakin kentara saat perangkat yang menggunakan chipset ini mulai diumumkan oleh merek smartphone sepanjang tahun 2026.

Detail resmi dari Qualcomm terkait jadwal peluncuran, spesifikasi akhir, serta daftar perangkat yang akan mengadopsinya masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari pihak perusahaan maupun mitra OEM. Kejelasan informasi tersebut dinilai krusial bagi produsen perangkat dan konsumen untuk memahami dampak kehadiran varian baru ini terhadap peta persaingan ponsel flagship Android ke depan

XLSMART Siapkan Jaringan 5G dan Teknologi AI di 33 Kota Jelang Lebaran 2026

0

Telko.id – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) secara resmi mengumumkan kesiapan infrastruktur jaringan mereka untuk menghadapi lonjakan trafik data selama periode Ramadan dan Lebaran 2026.

Operator telekomunikasi ini telah menyiagakan jaringan 5G di 33 kota dan kabupaten serta mengoperasikan lebih dari 100 Mobile Base Transceiver Station (MBTS) guna menjamin kenyamanan pelanggan dalam beraktivitas digital.

Langkah strategis ini diambil sebagai antisipasi dini terhadap potensi kenaikan trafik layanan yang diprediksi akan melonjak signifikan. XLSMART memastikan bahwa seluruh ekosistem layanan, mulai dari infrastruktur fisik hingga sistem pelayanan pelanggan, berada dalam kondisi prima.

Fokus utama persiapan ini tidak hanya pada penambahan kapasitas, tetapi juga implementasi teknologi cerdas untuk menjaga stabilitas koneksi di titik-titik krusial.

Direktur & Chief Technology Officer XLSMART, Shurish Subbramaniam, menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen penuh untuk menghadirkan pengalaman digital terbaik bagi masyarakat.

Menurutnya, momen Ramadan dan Lebaran merupakan periode spesial yang dirayakan oleh mayoritas masyarakat Indonesia, sehingga ketersediaan jaringan yang andal menjadi prioritas utama perusahaan.

“XLSMART berkomitmen untuk selalu menghadirkan pengalaman terbaik bagi pelanggan dan masyarakat di berbagai momen, termasuk momen spesial Ramadan dan Lebaran. Kami sangat serius dalam memperkuat kesiapan jaringan untuk memastikan tidak ada gangguan selama momen spesial tersebut,” ujar Shurish dalam media update, Jakarta (11/03/2026).

Shurish menambahkan bahwa kesiapan ini dirancang untuk bertahan dalam jangka waktu panjang, tidak hanya saat hari H Lebaran. Pengondisian jaringan akan berlanjut selama masa libur panjang, di mana mobilitas masyarakat biasanya mencapai puncaknya. Dengan demikian, cakupan pelanggan yang dapat menikmati layanan optimal akan semakin luas.

Content image for article: XLSMART Siapkan Jaringan 5G dan Teknologi AI di 33 Kota Jelang Lebaran 2026

Periode ini diakui sebagai salah satu tantangan terbesar dalam industri telekomunikasi. Lonjakan aktivitas digital pelanggan kerap memberikan tekanan berat pada kapasitas jaringan yang ada. XLSMART memproyeksikan trafik layanan akan mengalami peningkatan sekitar 20% hingga 30% selama bulan puasa dan libur Lebaran dibandingkan hari biasa.

Kenaikan trafik ini dipandang sebagai tantangan sekaligus berkah bagi operator. Hal ini menuntut XLSMART untuk mampu menjaga kualitas layanan tetap prima di tengah lonjakan permintaan data yang masif.

Upaya ini sejalan dengan langkah strategis perusahaan lain yang juga gencar melakukan Fiberisasi Jaringan untuk memperkuat fondasi infrastruktur mereka.

Sebaran Infrastruktur dan Jaringan 5G

Guna merespons tantangan tersebut, XLSMART telah melakukan serangkaian langkah taktis. Salah satunya adalah integrasi jaringan yang terus berjalan serta penambahan kapasitas secara signifikan di jalur-jalur mudik utama dan area wisata.

Konsentrasi trafik diprediksi akan terjadi di area Jawa, yang secara historis selalu menjadi kontributor utama kenaikan trafik nasional.

Dalam operasionalnya, XLSMART mengerahkan lebih dari 100 MBTS di berbagai wilayah operasional. Dari jumlah tersebut, sekitar 60 unit merupakan MBTS 5G yang siap melayani kebutuhan data berkecepatan tinggi.

Penempatan infrastruktur bergerak ini difokuskan pada area-area dengan kepadatan tinggi di Pulau Jawa untuk mengurai kepadatan trafik.

Masyarakat yang berada di 33 kota dan kabupaten kini dapat menikmati akses jaringan 5G XLSMART. Kehadiran teknologi generasi kelima ini diharapkan mampu memberikan pengalaman digital yang jauh lebih stabil dan cepat.

Hal ini sangat krusial mengingat tingginya aktivitas streaming video dan penggunaan media sosial selama periode liburan. Implementasi ini serupa dengan upaya operator lain dalam memperluas cakupan Hyper 5G di berbagai kota besar untuk mendongkrak ekonomi digital.

Berdasarkan analisis tim jaringan XLSMART, utilisasi jaringan di area tujuan mudik diperkirakan akan mencapai angka 60% hingga 70%. Kota-kota utama di Jawa Tengah dan Jawa Timur diprediksi akan mengalami lonjakan trafik paling signifikan, terutama di sepanjang jalur mudik darat dan lokasi-lokasi wisata populer yang menjadi tujuan pemudik menghabiskan waktu libur.

Teknologi AI-Ready untuk Manajemen Trafik

Salah satu inovasi kunci yang diterapkan XLSMART tahun ini adalah penggunaan teknologi jaringan berbasis kecerdasan buatan atau AI-Ready. Sistem canggih ini memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi lonjakan trafik secara real-time.

Kemampuan deteksi dini ini memungkinkan jaringan untuk melakukan penyesuaian otomatis tanpa perlu menunggu intervensi manual yang memakan waktu.

Sistem AI tersebut akan menerapkan solusi re-balancing terhadap dinamika trafik yang terjadi di lapangan. Secara teknis, sistem akan memonitor potensi penurunan kualitas layanan (service experience) dan secara otomatis menyeimbangkan kapasitas antar-sel jaringan saat terjadi lonjakan pengguna di satu titik tertentu.

Teknologi ini menjadi solusi vital untuk menjaga konsistensi kecepatan data saat jutaan pelanggan mengakses internet secara bersamaan.

Penerapan teknologi pintar dalam manajemen trafik ini menjadi standar baru dalam industri telekomunikasi, mengingat kompleksitas pola penggunaan data saat ini.

Langkah serupa dalam menjaga kualitas sinyal juga kerap dilakukan melalui metode Drive Test di sepanjang jalur mudik untuk memetakan titik-titik buta (blank spot) yang perlu dioptimalkan sebelum puncak arus mudik terjadi.

Antisipasi Tren Layanan Digital

XLSMART juga telah memetakan tren penggunaan layanan yang akan mendominasi selama Ramadan dan Lebaran. Layanan berbasis data dipastikan menjadi primadona, dengan aplikasi video streaming seperti YouTube dan TikTok diprediksi akan mengalami kenaikan penggunaan yang tajam.

Selain itu, akses ke platform media sosial untuk berbagi momen Lebaran juga akan menyumbang porsi besar terhadap total trafik data.

Faktor infrastruktur transportasi juga menjadi perhatian khusus tim jaringan XLSMART. Tersedianya ruas jalan tol baru di beberapa daerah yang akan dimanfaatkan oleh pemudik menjadi fokus perluasan cakupan sinyal.

Memastikan konektivitas tidak terputus di jalan tol baru adalah prioritas agar pemudik tetap dapat mengakses peta digital, layanan hiburan, dan komunikasi selama perjalanan.

Untuk mendukung kesiapan teknis tersebut, XLSMART menyiagakan sumber daya manusia yang memadai. Tim pemeliharaan (maintenance) dan optimisasi jaringan akan berada dalam status siaga penuh selama periode mudik.

Dukungan operasional ini diperkuat oleh Network Operations Center (NOC) yang beroperasi 24 jam sehari, 7 hari seminggu.

Pemantauan kondisi jaringan dilakukan secara terpusat melalui fasilitas Customer Experience & Service Operation Center (CESOC) di kantor pusat XLSMART.

Fasilitas ini memungkinkan tim teknis untuk melihat kondisi jaringan di seluruh wilayah operasi secara komprehensif. Tim lapangan juga disiapkan untuk bergerak cepat menangani gangguan fisik yang mungkin terjadi sewaktu-waktu.

Dalam rangka memastikan kelancaran komunikasi publik, XLSMART terus berkoordinasi intensif dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI).

Koordinasi ini penting untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan standar layanan selama periode high season telekomunikasi nasional.

Sebagai penutup, XLSMART menyarankan kepada seluruh pelanggan untuk mempersiapkan rencana mudik seawal mungkin.

Perencanaan waktu perjalanan dan pemilihan moda transportasi yang tepat akan membantu pelanggan menikmati pengalaman digital yang optimal, didukung oleh Layanan Spesial dan jaringan kuat yang telah disiapkan perusahaan. (Icha)

OPPO Reno15 Series Jawaban Gaya Hidup Mobile Anak Muda

0

Telko.id – OPPO Reno15 Series resmi memposisikan diri sebagai perangkat yang mampu menjawab standar tinggi generasi muda saat ini.

Smartphone ini hadir membawa solusi menyeluruh bagi pengguna yang membutuhkan keandalan untuk aktivitas hangout, pembuatan konten, hingga bekerja secara mobile tanpa mengorbankan penampilan.

Perangkat ini menawarkan kombinasi spesifikasi yang seimbang, mulai dari kamera depan 0,6x Ultra Wide dan 3,5x telephoto, baterai berkapasitas besar hingga 7.000mAh, serta durabilitas tinggi dengan rating IP69.

Lewat integrasi teknologi kamera canggih dan desain premium, OPPO Reno15 Series memperkuat posisinya sebagai pilihan top-tier yang dapat diandalkan untuk menemani aktivitas padat seharian.

Salah satu daya tarik utama seri ini terletak pada identitas visual Dancing Aurora Design. Efek cahaya dinamis pada bodi belakang perangkat dapat bergerak mengikuti arah cahaya, menciptakan tampilan yang unik.

Meski tampil estetis, OPPO memastikan perangkat ini tetap tangguh untuk penggunaan harian yang ekstrem.

Iqbaal Ramadhan, selaku Brand Ambassador OPPO, mengungkapkan bahwa Reno15 Series berhasil menghilangkan kekhawatiran pengguna akan smartphone yang ringkih.

Menurutnya, perangkat ini tidak hanya menunjang penampilan sebagai bagian dari outfit, tetapi juga aman saat terkena hujan atau benturan ringan berkat ketahanannya.

Content image for article: OPPO Reno15 Series Jadi Jawaban Kebutuhan Gaya Hidup Mobile Anak Muda

“Kadang kita nemu HP yang cakep, tapi bawaannya jadi waswas: takut kehujanan, takut lecet, takut ribet. Nah di Reno15 Series, begitu HP-nya digerakin, efek auroranya ikut bergerak. Cantik, tapi nggak manja. Kena hujan aman, dipakai lama juga aman,” ujar Iqbaal.

Solusi Konten dan Konektivitas Tanpa Hambatan

Bagi anak muda yang gemar hangout, masalah klasik seperti selfie yang terpotong kini dapat diatasi. Kamera Reno15 Series dilengkapi fitur ultra-wide yang memungkinkan pengambilan gambar dengan sudut pandang lebih luas.

Hal ini memudahkan pengguna untuk melakukan wefie atau foto grup tanpa harus bergantian memegang kamera atau mundur terlalu jauh.

Fatha, salah satu pengguna, mengakui bahwa kamera selfie ultra-wide di perangkat ini membuat momen kebersamaan lebih mudah diabadikan. Pengguna tidak perlu lagi repot mencari sudut yang pas atau khawatir latar belakang foto tidak tertangkap kamera.

Selain kamera, daya tahan baterai menjadi sorotan utama. Dengan kapasitas baterai yang besar, pengguna seperti Lomy yang gemar fotografi mobile merasa lebih tenang saat beraktivitas seharian penuh.

Mulai dari navigasi peta, streaming, hingga mengedit konten di jalan, kekhawatiran akan kehabisan daya di tengah aktivitas dapat diminimalisir.

Untuk mendukung produktivitas lintas perangkat, OPPO menghadirkan fitur O+ Connect. Fitur ini menjadi solusi bagi pengguna yang memiliki ekosistem perangkat campuran, seperti smartphone Android dan laptop Apple.

Caroline, seorang karyawan swasta, menyebut fitur ini sangat membantu mempercepat alur kerja karena proses transfer file dokumen, foto, maupun video menjadi jauh lebih seamless tanpa perlu aplikasi pihak ketiga yang rumit.

Content image for article: OPPO Reno15 Series Jadi Jawaban Kebutuhan Gaya Hidup Mobile Anak Muda

Tidak ketinggalan, tren konten kreatif juga diakomodasi melalui fitur AI Motion Photo Popout. Fitur ini memungkinkan pengguna membuat subjek foto terlihat keluar dari bingkai (pop-out) dengan mudah, memberikan efek visual yang unik tanpa memerlukan keahlian pengeditan tingkat lanjut. Hal ini memungkinkan pengguna untuk tetap relevan dengan tren media sosial yang bergerak cepat.

Saat ini, OPPO Reno15 Series sudah tersedia di pasar Indonesia. Konsumen yang berminat dapat menikmati berbagai penawaran spesial, termasuk cashback dan keuntungan eksklusif lainnya melalui kanal penjualan resmi OPPO Indonesia. (Icha)

Hadapi 2026, Kesiapan Digital Indonesia Masih Dihadapkan Tantangan Keamanan Siber

0

Telko.id – Transformasi digital di Indonesia telah mencapai titik krusial menjelang tahun 2026. Bukan lagi sekadar wacana adopsi atau perluasan skala, sistem digital kini telah bermetamorfosis menjadi tulang punggung utama bagi aktivitas ekonomi, layanan publik, hingga operasional korporasi nasional.

Namun, di balik masifnya pertumbuhan ini, muncul risiko nyata terkait tata kelola IT dan keamanan siber yang berpotensi menghambat keberlanjutan daya saing Indonesia di kancah global.

Sepanjang tahun 2025, perubahan lanskap teknologi terasa sangat signifikan. Tingkat ketergantungan masyarakat dan bisnis terhadap platform digital semakin dalam, menjadikan stabilitas sistem sebagai prioritas yang tidak bisa ditawar.

Keputusan-keputusan strategis di area enterprise IT yang diambil selama periode 2024 hingga 2025 kini mulai menampakkan dampak strukturalnya. Risiko yang dihadapi para pemangku kepentingan saat ini bukan lagi sekadar ancaman teoritis, melainkan persoalan operasional yang berdampak langsung pada kepercayaan publik.

Data ekonomi makro mempertegas posisi vital infrastruktur teknologi ini. Laporan e-Conomy SEA 2025 memproyeksikan nilai ekonomi digital Indonesia akan mendekati angka USD 100 miliar pada tahun 2025, menjadikannya yang terbesar di Asia Tenggara.

Sektor e-commerce menjadi motor penggerak utama, diikuti oleh layanan keuangan digital dan media daring. Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa lebih dari 70 persen penduduk Indonesia telah mengakses internet pada 2024.

Statistik ini mengirimkan sinyal jelas: gangguan layanan atau kebocoran data kini memiliki dampak sosial dan ekonomi yang jauh lebih luas daripada sekadar masalah teknis semata.

Fragmentasi Tata Kelola dan Warisan Keputusan Masa Lalu

Meskipun adopsi teknologi melesat cepat, kesiapan pengelolaannya di Indonesia masih menghadapi jalan terjal. Berbagai kajian internasional, termasuk laporan dari Bank Dunia, menyoroti bahwa pengelolaan digital di tanah air masih cenderung terfragmentasi.

Kapasitas keamanan siber belum merata di semua sektor, dan koordinasi antar lembaga sering kali masih terbatas. Hal ini menciptakan celah kerentanan di tengah upaya Transformasi Digital yang sedang digenjot pemerintah maupun swasta.

Tantangan ini diperparah oleh tren peningkatan insiden siber yang menyasar sektor publik dan swasta. Organisasi yang memiliki keterbatasan visibilitas keamanan menjadi target yang paling rentan.

Masalah ini sebagian besar berakar dari keputusan yang diambil saat fase ekspansi cepat pada 2024 dan 2025. Kala itu, banyak organisasi memprioritaskan kecepatan peluncuran platform baru dan akses kerja jarak jauh tanpa diimbangi investasi memadai pada arsitektur keamanan jangka panjang.

Content image for article: Hadapi 2026, Kesiapan Digital Indonesia Masih Dihadapkan Tantangan Keamanan Siber

Akibatnya, kompleksitas sistem menumpuk tanpa disadari. Menjelang 2026, tumpukan masalah ini beralih dari sekadar tantangan sementara menjadi risiko struktural. Sistem pemantauan IT dan keamanan yang terpisah-pisah (silo) menjadi salah satu kendala terbesar.

Banyak perusahaan menggunakan alat yang berbeda untuk memantau jaringan, mengelola akses, dan mendeteksi ancaman. Ketiadaan gambaran menyeluruh ini memperlambat proses analisis saat insiden terjadi, yang berujung pada perpanjangan durasi downtime dan gangguan operasional bisnis.

Celah Keamanan Identitas dan Inefisiensi Anggaran

Selain masalah visibilitas, pengelolaan identitas dan akses menjadi titik lemah yang krusial. Adopsi cloud yang masif, integrasi dengan pihak ketiga, serta pola kerja hibrida telah memperbanyak titik akses (endpoints) dalam organisasi.

Tanpa pengawasan terpusat, hak akses sering kali dibiarkan aktif meski sudah tidak diperlukan, meningkatkan risiko penyalahgunaan. Di banyak kasus, sistem identitas berkembang secara bertahap tanpa perencanaan strategis, menciptakan kesenjangan antara kebijakan keamanan dan implementasi teknis di lapangan.

Dari sisi finansial, tantangan muncul dalam bentuk inefisiensi anggaran. Belanja teknologi digital terus meningkat, namun manfaat yang diperoleh sering kali tidak optimal akibat tumpang tindih fungsi (redundancy) dan platform yang kurang dimanfaatkan (underutilized).

Investasi yang dilakukan secara terpisah-pisah tanpa keselarasan antara kebutuhan operasional IT dan tujuan keamanan berujung pada biaya tinggi tanpa peningkatan ketahanan yang sepadan. Kondisi ini tentu sulit dipertahankan di tengah tekanan ekonomi global.

Dampak dari celah-celah ini sudah mulai dirasakan langsung oleh dunia bisnis. Sistem yang belum terintegrasi dengan baik meningkatkan risiko gangguan layanan, yang pada akhirnya dapat merusak reputasi perusahaan dalam waktu singkat.

Lemahnya tata kelola juga menyulitkan organisasi untuk mematuhi regulasi digital nasional, seperti standar Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Ketika layanan digital menjadi fondasi utama, toleransi terhadap gangguan menjadi semakin kecil.

Konsolidasi sebagai Kunci Menghadapi 2026

Menatap tahun 2026, para pemimpin IT di Indonesia perlu menggeser fokus strategis mereka dari sekadar ekspansi menuju konsolidasi. Penyatuan fungsi operasional IT dan keamanan siber dalam satu pandangan operasional (single pane of glass) menjadi mutlak diperlukan. Langkah ini memungkinkan deteksi ancaman yang lebih cepat, pembagian tanggung jawab yang lebih jelas, serta penerapan kebijakan yang konsisten di seluruh lini organisasi.

Pendekatan pengelolaan ancaman harus berubah menjadi proaktif, didukung oleh pemantauan berkelanjutan dan otomatisasi. Model respons reaktif dianggap tidak lagi memadai untuk menghadapi lingkungan ancaman yang semakin kompleks.

Di sinilah peran teknologi cerdas dan Kolaborasi AI menjadi sangat penting untuk membantu tim IT mengelola beban kerja yang terus bertambah.

Platform IT dan keamanan yang terintegrasi, seperti solusi yang ditawarkan oleh ManageEngine, dapat berperan sebagai pendukung utama dalam fase ini. Dengan menyatukan pemantauan, otomatisasi, dan kepatuhan dalam satu sistem, organisasi dapat mengurangi kompleksitas penggunaan banyak alat (tool sprawl).

Pendekatan ini bukan tentang menambah teknologi baru secara membabi buta, melainkan mengoptimalkan sistem yang sudah ada agar bekerja lebih selaras dan efisien.

Pada akhirnya, pertanyaan utama menjelang 2026 bukan lagi apakah transformasi digital harus dilanjutkan, melainkan seberapa kuat fondasi yang telah dibangun untuk menopang pertumbuhan fase berikutnya.

Tahun-tahun mendatang akan berpihak pada organisasi yang mampu menyederhanakan sistem, meningkatkan efisiensi, dan membangun Jaringan Cerdas yang tangguh.

Menunda pembenahan struktural hanya akan memperbesar kerentanan di tengah ekonomi yang semakin digital. Bertindak sekarang adalah langkah krusial untuk memastikan masa depan digital Indonesia yang aman dan berkelanjutan. (Icha)

5 Keunggulan Acer Aspire C22-1800, Rekomendasi Komputer AIO Terbaik 2026

0

Telko.id – Seringkali komputer all-in-one (AIO) dipandang sebelah mata. Padahal, perangkat ini memiliki sejumlah kelebihan jika dibandingkan dengan komputer atau PC konvensional.

Apalagi saat ini sudah banyak tersedia rekomendasi komputer AIO terbaik 2026.Komputer AIO terbaik 2026 menawarkan keunggulan yang sulit ditandingi oleh PC desktop konvensional.

Seluruh komponen terintegrasi langsung di balik layar, sehingga penggunaan ruang menjadi lebih efisien, meja kerja tampak rapi, dan instalasi jauh lebih praktis tanpa banyak kabel tambahan.

Tidak sampai situ saja, selain ringkas, AIO juga dikenal lebih hemat daya dan nyaman digunakan untuk aktivitas jangka panjang.

Kombinasi desain modern, layar lega, serta performa yang cukup untuk berbagai kebutuhan membuat komputer AIO terbaik 2026 relevan bagi beragam jenis pengguna, seperti pelajar, mahasiswa, profesional muda, hingga pengguna rumahan.

Salah satu pilihan yang mungkin dapat dipertimbangkan adalah Acer Aspire C22-1800. PC AIO terbaru dari Acer ini memadukan desain ramping, visual berkualitas, dan spesifikasi yang mendukung produktivitas harian dalam satu perangkat siap pakai.

Berikut rangkuman keunggulan Acer Aspire C22-1800 sebagai komputer AIO terbaik 2026 untuk berbagai kebutuhan pengguna.

  1. Desain Ramping dan Hemat Ruang

Acer Aspire C22-1800 tampil dengan bezel ultra-tipis 3,7 mm dan rasio layar ke bodi hingga 91 persen. Desain ini menghadirkan tampilan yang lebih luas sekaligus memberi kesan modern dan bersih di meja kerja.

Dengan dimensi yang ringkas, PC AIO ini cocok ditempatkan di ruang belajar, kantor rumah, hingga ruang kerja profesional tanpa memakan banyak ruang, sekaligus tetap menunjang estetika ruangan.

2. Performa Andal untuk Aktivitas Harian

Untuk urusan performa, Acer Aspire C22-1800 ditenagai Intel® Core™ i3-1305U processor yang mengkombinasikan teknologi Performance-core dan Efficient-core, sehingga performa lebih seimbang dan daya lebih hemat.

Konfigurasi ini mampu menangani multitasking, pengolahan dokumen, hingga editing ringan dengan lancar.

Sementara pengolahan grafiknya mengandalkan dukungan Intel® Graphics. Ditunjang juga dengan RAM DDR4 sebesar 8GB yang mendukung kinerja multitasking harian.

Perangkat ini juga dilengkapi penyimpanan SSD NVMe berkapasitas 512GB yang dapat ditingkatkan hingga 1TB, serta dukungan HDD tambahan hingga 2TB.

Kombinasi tersebut memberikan ruang penyimpanan yang lebih lega sekaligus performa responsif untuk menjalankan berbagai aplikasi dan menyimpan data dengan nyaman.

3. Layar dengan Fitur yang Bikin Nyaman Mata

PC AIO ini mengusung layar 21,5 inci Full HD dengan Wide View Angle Monitor. Visual tampil tajam dan luas, cocok untuk bekerja dalam waktu lama maupun menikmati konten multimedia.

Fitur Acer BluelightShield™, Flickerless™, dan ExaColor™ turut dihadirkan untuk menjaga kenyamanan mata pengguna, sehingga Acer Aspire C22-1800 aman digunakan dalam durasi panjang.

4. Sudah Terinstall Windows 11 Home dan Aplikasi Office

Keunggulan lain dari AIO ini adalah, setiap pembelian Acer Aspire C22-1800 akan memperoleh sistem operasi Windows 11 Home dan bonus aplikasi Office Home 2024 yang bisa digunakan secara gratis seumur hidup tanpa perlu mengeluarkan biaya tambahan.

Kombinasi fitur ini membuat Acer Aspire C22-1800 langsung siap digunakan sejak pertama kali dinyalakan, tanpa perlu instalasi tambahan yang merepotkan.

5. Garansi Lengkap yang Bikin Nyaman

Melengkapi semua keunggulannya, AIO ini juga sudah dibekali dengan garansi ekstra yang bikin nyaman penggunanya.

Konsumen akan mendapatkan garansi berupa 3 tahun sparepart, 3 tahun service, 3 tahun on-site service dan 1 tahun Acer Accidental Damage Protection.

Dengan desain ramping, performa andal, layar nyaman di mata, penyimpanan yang bisa ditingkatkan, serta garansi lengkap, Acer Aspire C22-1800 tentu layak disebut sebagai salah satu komputer AIO terbaik 2026 untuk berbagai kalangan.

Acer Aspire C22-1800 telah tersedia di Indonesia dengan harga mulai dari Rp 8,5 jutaan. AIO ini bisa didapatkan secara offline melalui toko elektronik atau Acer Exclusive Store, serta secara online melalui marketplace atau Acer eStore yang bisa langsung dikunjungi melalui link berikut ini: https://store.acer.com/en-id/all-in-one-c22-1800-i3-1305u-dq-blgsn-001.

BINUS Tuan Rumah Garena Game Jam 3, Dorong Inovasi Developer Muda

0

Telko.id – BINUS University secara resmi terpilih menjadi tuan rumah bagi penyelenggaraan Garena Game Jam 3, sebuah ajang kompetisi pengembangan gim bergengsi yang menyasar talenta muda tanah air.

Acara yang berlangsung pada 6–8 Februari 2026 ini mempertemukan ratusan pengembang gim dari berbagai latar belakang pendidikan untuk berkolaborasi dan berinovasi.

Inisiatif ini digelar oleh Garena Indonesia dengan menggandeng berbagai mitra strategis, termasuk dukungan penuh dari Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia serta Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia.

Selain dukungan pemerintah, acara ini juga melibatkan Asosiasi Game Indonesia (AGI) dan raksasa teknologi Google, mempertegas pentingnya sinergi lintas sektor dalam membangun ekosistem gim nasional.

Country Head Garena Indonesia, Hans Saleh, mengungkapkan apresiasinya terhadap BINUS University yang bertindak sebagai mitra tuan rumah.

Menurutnya, kerja sama ini sangat krusial untuk membuka ruang kolaborasi yang lebih luas demi pengembangan talenta digital di Indonesia, khususnya di sektor industri gim yang terus berkembang pesat.

Hans menambahkan bahwa inisiatif ini selaras dengan komitmen jangka panjang Garena. Tujuannya bukan hanya menggelar kompetisi, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekosistem gim nasional secara menyeluruh dan mempersiapkan sumber daya manusia yang siap bersaing di industri masa depan.

Ekosistem pembelajaran berbasis teknologi yang dimiliki BINUS dinilai sangat relevan untuk mendukung misi tersebut.

Tantangan Kreativitas Selama 48 Jam

Garena Game Jam 3 diikuti oleh 150 peserta terpilih yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, hingga fresh graduate. Para peserta ini telah melewati proses seleksi ketat sebelum akhirnya bisa berlaga di arena utama.

Dalam kompetisi ini, ketahanan dan kreativitas peserta benar-benar diuji melalui format hackathon selama 48 jam penuh.

Content image for article: BINUS Tuan Rumah Garena Game Jam 3, Dorong Inovasi Developer Muda

Para peserta ditantang untuk bekerja secara kolaboratif dalam tim guna memecahkan masalah dan menciptakan purwarupa gim terbaik. Tema gim sendiri baru diumumkan pada hari pertama acara, memaksa peserta untuk berpikir cepat dan adaptif.

Ajang ini tidak hanya menilai kemampuan teknis semata, melainkan juga aspek kreativitas, kemampuan pemecahan masalah (problem solving), serta kerja sama lintas disiplin ilmu yang menjadi fondasi penting dalam pengembangan gim modern, mirip dengan semangat kompetisi di ajang Snapdragon Pro Series.

Kolaborasi Akademisi dan Industri

Keterlibatan institusi pendidikan tinggi menjadi sorotan utama dalam gelaran tahun ini. Prof. Dr. Derwin Suhartono, S.Kom., MTI, selaku Dekan School of Computer Science BINUS University, menegaskan bahwa pihaknya secara konsisten membangun ekosistem pembelajaran yang mendukung kemajuan teknologi komputer.

Menurutnya, Garena Game Jam menjadi ruang strategis bagi mahasiswa untuk mengasah kompetensi teknis mereka secara langsung di lapangan.

Pada edisi ketiga ini, mahasiswa dari program Game Application & Technology BINUS University turut ambil bagian secara aktif. Peran mereka terbagi dua, yakni sebagai peserta kompetisi yang bertarung menciptakan inovasi, serta sebagai sukarelawan (volunteer) yang memastikan kelancaran acara.

Keterlibatan langsung ini dirancang untuk memberikan pengalaman pembelajaran aplikatif dan membuka jejaring profesional antara mahasiswa dengan pelaku industri gim, baik skala nasional maupun global, sejalan dengan kebutuhan industri akan gim berkualitas seperti Call of Duty.

Hadiah dan Dukungan Pemerintah

Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI turut memberikan pandangannya mengenai pentingnya acara ini.

Deputi Bidang Kreativitas Digital & Teknologi Kemenparekraf RI, Muhammad Neil El Himam, menyatakan bahwa kolaborasi antara industri, akademisi, dan pemerintah merupakan pondasi vital dalam mencetak talenta digital.

Ia berharap semangat para pengembang muda ini dapat mengubah pola pikir generasi muda dari sekadar pengguna teknologi menjadi pencipta teknologi.

Sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras dan inovasi yang dihasilkan, pemenang Garena Game Jam 3 berhak membawa pulang total hadiah senilai Rp30 juta. Lebih dari sekadar uang tunai, para pemenang juga mendapatkan kesempatan emas untuk bergabung dalam program inkubasi gim Garena Indonesia.

Program ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi para pengembang muda untuk membawa karya mereka ke tingkat profesional yang lebih berkelanjutan, layaknya dukungan ekosistem yang diberikan pada kartu H3RO.

Melalui penyelenggaraan ini, BINUS University berharap kolaborasi strategis dengan mitra industri dapat terus berlanjut.

Hal ini sejalan dengan visi universitas dalam membina dan memberdayakan masyarakat melalui teknologi dan inovasi, memastikan regenerasi talenta di industri gim Indonesia terus berjalan positif. (Icha)

OpenAI Uji Coba Iklan di ChatGPT untuk Pengguna Gratis

Telko.id – OpenAI mulai melakukan uji coba penayangan iklan di layanan ChatGPT untuk pengguna tier gratis dan pelanggan paket Go. Pada tahap awal, iklan ini baru ditampilkan kepada pengguna di Amerika Serikat, menandai perubahan besar dalam strategi monetisasi perusahaan pengembang kecerdasan buatan tersebut.

OpenAI menjelaskan bahwa iklan akan muncul dalam bentuk tautan di bawah jawaban ChatGPT dengan label “sponsored”.

Meski demikian, perusahaan menegaskan bahwa kehadiran iklan tidak akan mempengaruhi jawaban yang diberikan oleh ChatGPT kepada pengguna.

“Tujuan kami adalah agar iklan mendukung akses yang lebih luas ke fitur ChatGPT yang lebih canggih, sambil mempertahankan kepercayaan yang orang-orang berikan kepada ChatGPT untuk tugas-tugas penting dan pribadi,” tulis OpenAI dalam postingan blog resminya, seperti dikutip dari Engadget, Rabu (11/2/2026).

OpenAI menyebut uji coba ini dilakukan secara bertahap untuk mempelajari respons pengguna serta memastikan pengalaman penggunaan tetap nyaman. Saat ini, iklan hanya akan muncul untuk pengguna ChatGPT tier Free dan Go, sementara pelanggan paket Plus, Pro, Business, Enterprise, dan Education dipastikan bebas iklan. Selain itu, pengguna berusia di bawah 18 tahun juga tidak akan melihat iklan.

Perusahaan juga menegaskan bahwa ChatGPT tidak akan menampilkan iklan ketika pengguna membahas topik sensitif, seperti kesehatan fisik, kesehatan mental, maupun politik.

OpenAI menambahkan bahwa mereka tidak akan menjual data atau isi percakapan pengguna kepada pengiklan.

Baca juga:

Iklan yang ditampilkan bersifat kontekstual dan disesuaikan dengan topik percakapan. Sebagai contoh, pengguna yang sering menanyakan resep makanan berpotensi melihat iklan layanan pesan antar bahan masakan atau meal kit.

Pengguna juga dapat melihat dan menghapus riwayat interaksi iklan, menutup iklan, memberikan umpan balik, serta mengatur preferensi personalisasi.

Uji coba ini muncul di tengah meningkatnya persaingan industri AI, termasuk sindiran dari kompetitor Anthropic yang baru-baru ini menayangkan iklan Super Bowl yang menyinggung kebijakan iklan OpenAI.

CEO OpenAI, Sam Altman, merespons keras sindiran tersebut dengan menyebut iklan tersebut tidak jujur.

WhatsApp Web Kini Dukung Panggilan Suara dan Video

Telko.id – WhatsApp mulai merealisasikan pembaruan besar yang telah lama ditunggu pengguna dengan menghadirkan fitur panggilan suara dan video langsung melalui WhatsApp Web, tanpa mengharuskan instalasi aplikasi desktop tambahan.

Fitur tersebut saat ini masih dalam tahap peluncuran terbatas dan baru tersedia bagi sebagian pengguna yang tergabung dalalm program beta WhatsApp Web, dengan peluncuran yang lebih luas diperkirakan berlangsung dalam beberapa minggu ke depan.

Pengembangan fungsionalitas panggilan untuk web ini sudah dimulai sejak April tahun lalu. Hampir satu tahun kemudian, upaya tersebut mulai menunjukkan hasil.

Menurut laporan 9to5Mac, Meta sebagai induk WhatsApp, secara bertahap menggulirkan dukungan panggilan audio dan video asli langsung di WhatsApp Web, dimulai dari percakapan satu lawan satu.

Langkah ini menjadi tonggak penting bagi WhatsApp Web, mengingat selama bertahun-tahun platform ini kerap dianggap sebagai versi ringan atau terbatas. Sebagai perbandingan, aplikasi desktop WhatsApp untuk Windows dan macOS sudah mendukung panggilan suara dan video sejak 2021.

Baca juga:

Sementara itu, WhatsApp Web pertama kali diluncurkan pada 2015 tertinggal cukup jauh dalam hal fitur komunikasi real-time.

Namun kini, label ‘lite’ tersebut mulai perlahan ditinggalkan. Pengguna beta WhatsApp Web sudah dapat melakukan panggilan suara dan video langsung dari browser, tanpa harus berpindah ke aplikasi desktop resmi.

Cara penggunannya pun dibuat sangat familiar dengan versi desktop. Pengguna cukup membuka percakapan, lalu klik ikon panggilan di sudut kanan atas untuk memilih apakah ingin memulai panggilan suara atau panggilan video.

Menurut WABetaInfo, fitur ini telah dikembangkan selama sekitar satu tahun, dengan fokus untuk menyamakan pengalaman pengguna WhatsApp Web dengan aplikasi desktop.

Peluncuran tahap awal memang difokuskan pada obrolan individual, sementara dukungan panggilan grup masih dalam tahap pengembangan lanjutan.

Dari sisi keamanan, WhatApp memastikan panggilan berbasis web ini tetap mengusung standar perlindungan yang sama seperti di aplikasi seluler dan desktop.

Seluruh panggilan suara dan video di WhatsApp Web dienkripsi secara end-to-end menggunakan protokol Signal, sehingga hanya pihak yang berkomunikasi yang dapat mengakses isi percakapan.

Untuk panggilan video, WhatsApp juga menyertakan fitur screen share, memungkinkan pengguna berbagi tampilan layar secara langsung, sebagaimana yang sudah lebih dulu tersedia di aplikasi desktop.

Meski saat ini baru tersedia bagi pengguna beta, Meta menegaskan fitur ini tidak panggilan di WhatsApp Web ini tidak akan eksklusif selamanya. Dalam beberapa minggu kedepan, fitur ini dijadwalkan akan dirilis secara bertahap ke lebih banyak pengguna, termasuk mereka yang berada di luar program pengujian beta.

Adapun panggilan grup di WhatsApp Web, hingga kini belum ada estimasi waktu peluncuran resmi. Namun, ketika fitur tersebut nantinya dirilis, WhatsApp diperkirakan akan mendukung panggilan suara dan video hingga 32 peserta, lengkap dengan fitur tautan panggilan (call links) serta panggilan terjadwal, sejalan dengan kemampuan yang sudah ada di platform lain.

Cara Bergabung Program Beta WhatApp Web

Bagi pengguna yang ingin mencoba lebih awal, pendaftaran program beta WhatsApp Web dapat dilakukan dengan membuka menu Settings > Help and Feedback > Join Beta.

Namun, perlu dicatat,bergabung dalam program beta tidak selalu menjamin akses instan ke fitur panggilan web, namun peluang untuk menjadi pengguna pertama yang mencobanyak akan jauh lebih besar.