spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 27

Samsung B2B Display: Transformasi Bisnis Lewat Signage AI dan Layar Raksasa

Telko.id – Samsung Electronics Indonesia kembali mempertegas posisinya sebagai pemimpin inovasi teknologi visual dengan memperkenalkan rangkaian solusi Samsung B2B Display terbaru di Jakarta, pada 2 Maret 2026.

Melalui unit bisnis B2B Display Solutions, perusahaan menghadirkan jajaran produk digital signage dan panel interaktif berbasis Artificial Intelligence (AI) yang dirancang khusus untuk mentransformasi pengalaman pelanggan di berbagai sektor industri.

Langkah strategis ini diambil sebagai respons terhadap era transformasi digital yang menuntut pelaku bisnis untuk tidak hanya sekadar menampilkan informasi, tetapi juga menciptakan kesan visual yang mendalam.

Dalam acara intimate gatherings yang digelar eksklusif, Samsung memamerkan bagaimana teknologi display mutakhir mereka mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat citra merek di mata konsumen.

Joseph, Director of B2B Display Solutions Samsung Electronics Indonesia, menegaskan bahwa inovasi ini berfokus pada penciptaan “Wow Experience” di setiap titik interaksi.

Menurutnya, Samsung berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman yang relevan dan bermakna, bukan sekadar menjual perangkat keras. Dengan mendengarkan langsung kebutuhan pengguna akhir, solusi yang ditawarkan dipastikan dapat memberikan nilai tambah yang signifikan bagi keberlangsungan bisnis mitra mereka.

Inisiatif ini juga menjadi bukti konsistensi perusahaan yang telah lama mendominasi pasar. Keberhasilan ini tidak lepas dari strategi perusahaan dalam menjaga kualitas, mirip dengan bagaimana mereka mempertahankan prestasi di kancah internasional sebagai pemimpin Global Signage selama belasan tahun.

Transformasi Visual di Berbagai Sektor Industri

Dalam sesi talkshow bertajuk “Sustained Excellence”, Samsung menghadirkan para pemimpin industri untuk berbagi testimoni mengenai implementasi teknologi visual dalam operasional mereka.

Diskusi ini menyoroti bagaimana perangkat display modern mampu mengubah atmosfer ruang bisnis menjadi lebih profesional dan menarik.

Content image for article: Samsung B2B Display: Transformasi Bisnis Lewat Signage AI dan Layar Raksasa

Di sektor perbankan, Bank Danamon menekankan pentingnya kesan pertama. Alexandra Ryan Ahmad Dina menjelaskan bahwa kehadiran display Samsung membantu menciptakan nuansa yang elegan dan informatif di kantor cabang. Komunikasi visual yang jernih membuat nasabah merasa lebih yakin dan terlayani dengan baik, menciptakan rasa percaya yang krusial dalam industri keuangan. Hal ini sejalan dengan upaya industri untuk terus meningkatkan standar layanan melalui teknologi.

Sementara itu, sektor hospitality seperti Swissôtel Living Mega Kuningan memanfaatkan teknologi ini untuk menyempurnakan estetika interior. Novel Andreas mengungkapkan bahwa display Samsung mampu menyatu secara harmonis dengan desain hotel.

Penyampaian informasi layanan dan promosi dilakukan secara halus tanpa mengganggu kenyamanan visual tamu, menciptakan pengalaman menginap yang lebih berkelas dan menenangkan.

Pada industri hiburan, Cinema XXI menyoroti konsistensi visual. Khristianto Herwahyudi menjelaskan bahwa manajemen konten terpusat memungkinkan jaringan bioskop ini menampilkan informasi jadwal dan promosi dengan kualitas superior yang seragam di seluruh lokasi.

Pengalaman menonton bagi pelanggan kini dimulai bahkan sebelum mereka memasuki studio, berkat tampilan visual yang tajam dan menarik di area lobi.

Inovasi Produk Berbasis AI dan Cloud

Untuk menjawab dinamika ruang bisnis modern, Samsung memperkenalkan tiga inovasi unggulan yang menjadi sorotan utama. Produk-produk ini dirancang dengan spesifikasi tinggi untuk memastikan kinerja visual tanpa kompromi.

Pertama adalah Spatial Signage 85” Ultra-Thin. Layar ini didesain khusus untuk ruang premium dengan ketebalan hanya 52mm, memungkinkannya menempel sempurna di dinding layaknya sebuah karya seni.

Keunggulan utamanya terletak pada dukungan Samsung VXT berbasis cloud yang memungkinkan pembaruan konten secara real-time. Fitur ini memastikan informasi yang ditampilkan selalu relevan, menjadikan ruang bisnis terasa lebih modern dan rapi.

Kedua, Samsung menghadirkan Supersized Signage 115” untuk area publik berskala besar. Layar raksasa ini dilengkapi teknologi anti-glare dan kemampuan operasional 24/7, menjamin pesan merek tetap tampil megah dan jelas meski di lingkungan dengan pencahayaan tinggi.

Visibilitas luar biasa ini membantu pengunjung melihat informasi dari jarak jauh, mengurangi kebingungan navigasi, dan mempercepat pengambilan keputusan.

Ketiga, terdapat Interactive Flat Panel WAFX-P Series yang telah terintegrasi dengan kecerdasan buatan (AI). Perangkat ini ditujukan untuk ruang rapat modern guna memfasilitasi kolaborasi yang lebih cerdas.

Fitur AI memungkinkan interaksi yang lebih intuitif dan responsif, membantu tim bekerja lebih cepat dan efisien. Teknologi ini relevan dengan tren transformasi digital di berbagai bidang, mirip dengan semangat Digitalisasi Pendidikan yang juga mengandalkan perangkat interaktif untuk pembelajaran.

Penting untuk dicatat bahwa keandalan perangkat keras ini juga didukung oleh komponen berkualitas tinggi. Dalam ekosistem teknologi yang lebih luas, performa perangkat sering kali bergantung pada kecepatan pemrosesan data, sebuah aspek yang juga krusial dalam industri komponen seperti Pasar SSD global yang terus berkembang.

Membangun Ekosistem Masa Depan

Komitmen Samsung tidak berhenti pada penjualan produk. Melalui pertemuan strategis bertema “Future Ready: Growing Together” di The Ritz-Carlton Pacific Place, perusahaan memperkuat hubungan dengan lebih dari 100 mitra bisnis. Inisiatif ini bertujuan memastikan dukungan komersial dan teknis yang berkelanjutan bagi para mitra.

Joseph menekankan bahwa tujuan utama perusahaan adalah memastikan setiap investasi teknologi memberikan dampak jangka panjang. Dengan membangun ekosistem kolaboratif yang solid, Samsung berupaya mendorong bisnis di Indonesia menjadi lebih kompetitif dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Dukungan terhadap produk lokal juga menjadi perhatian, seiring dengan peningkatan nilai TKDN Samsung pada lini professional display mereka.

Melalui rangkaian solusi Samsung B2B Display ini, perusahaan berharap dapat membantu pelaku bisnis menciptakan pengalaman pelanggan yang lebih imersif, efisien, dan berdampak positif bagi pertumbuhan industri di tanah air. (Icha)

Hyper 5G Telkomsel Siap Dukung Perayaan Cap Go Meh 2026 di Singkawang

0

Telko.id – Telkomsel secara resmi mengumumkan kesiapan infrastruktur jaringan Hyper 5G untuk mendukung kelancaran perayaan Cap Go Meh 2026 yang berlangsung di Kota Singkawang dan Pontianak, Kalimantan Barat.

Langkah strategis ini diambil guna memastikan lonjakan trafik komunikasi selama festival budaya tersebut dapat terakomodasi dengan layanan data yang cepat dan stabil.

Guna menjamin kualitas layanan yang prima, Telkomsel telah mengerahkan sejumlah perangkat infrastruktur canggih di titik-titik vital.

Persiapan ini meliputi penyediaan Compact Mobile BTS (COMBAT) yang mendukung teknologi Hyper 5G dan 4G, penambahan 8 unit BTS Hyper 5G baru, serta pemasangan 20 unit iMacro.

Selain itu, optimalisasi jaringan juga dilakukan pada lebih dari 470 BTS eksisting untuk memastikan pelanggan mendapatkan pengalaman digital terbaik.

Vice President Area Network Operations Pamasuka Telkomsel, Anky Arief Priyagung, menegaskan bahwa dukungan ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam memeriahkan momentum budaya yang mempererat toleransi antarwarga.

Menurutnya, semangat melayani sepenuh hati menjadi landasan utama agar pelanggan tetap nyaman saat berkomunikasi, mengakses media sosial, hingga berbagi momen perayaan secara real-time.

Optimalisasi yang dilakukan tidak hanya berfokus pada penambahan perangkat keras semata. Telkomsel juga melakukan penyempurnaan rute dari Kota Pontianak menuju Singkawang untuk menjaga kontinuitas layanan (continuity service).

Langkah ini sejalan dengan penerapan Teknologi AI dalam manajemen jaringan yang kerap digunakan Telkomsel untuk memastikan efisiensi dan stabilitas trafik di area padat pengunjung.

Jangkauan Luas di Lokasi Strategis

Kehadiran jaringan Hyper 5G Telkomsel di Kota Singkawang difokuskan pada area-area yang menjadi pusat keramaian massa. Pelanggan dapat menikmati konektivitas ultra-cepat di kawasan Kantor Walikota Singkawang, Pekong Tua, Stadion Kridasana, Panggung Kehormatan, Altar, Vihara Thai Pak Kung, hingga lokasi Wisata Bazar Kuliner dan rute pawai tatung yang menjadi ikon acara.

Content image for article: Hyper 5G Telkomsel Siap Dukung Perayaan Cap Go Meh 2026 di Singkawang

Sementara itu, di Kota Pontianak, BTS Hyper 5G baru telah menjangkau lokasi strategis seperti Jalan Diponegoro, Jalan Gajah Mada, dan Yayasan Bhakti Suci.

Perluasan ini melengkapi cakupan jaringan yang sebelumnya telah hadir sejak Oktober 2025, meliputi GraPARI Telkomsel Jalan Gusti Sulung Lelanang, Taman Alun-Alun Kapuas, Bandar Udara Internasional Supadio, serta jalur protokol dari GraPARI hingga Bundaran Ahmad Yani 2. Upaya pemerataan akses 5G ini serupa dengan inisiatif Hyper 5G Makassar yang bertujuan mendongkrak ekonomi digital di berbagai daerah.

Kualitas jaringan yang dihadirkan Telkomsel ini didukung oleh pengakuan internasional. Berdasarkan laporan Opensignal Mobile Network Experience Report edisi Desember 2025, Telkomsel ditempatkan sebagai pemimpin di 11 dari 16 metrik jaringan di Indonesia.

Hyper 5G Telkomsel Siap Dukung Perayaan Cap Go Meh 2026 di Singkawang
Featured image for Hyper 5G Telkomsel Siap Dukung Perayaan Cap Go Meh 2026 di Singkawang

Keunggulan tersebut mencakup kategori krusial seperti 5G Video Experience, 5G Games Experience, serta kecepatan unduh dan unggah 5G, yang menjamin aktivitas digital wisatawan selama Cap Go Meh berjalan tanpa hambatan.

Layanan Pelanggan di Pusat Keramaian

Selain memperkuat sisi jaringan, Telkomsel juga menghadirkan booth corner khusus untuk melayani kebutuhan pelanggan secara langsung. Berlokasi di Stadion Kridasana Singkawang, posko layanan ini beroperasi mulai 15 Februari hingga 4 Maret 2026.

Kehadiran titik layanan fisik ini penting untuk memudahkan pelanggan yang membutuhkan bantuan teknis maupun pembelian produk di tengah padatnya acara.

Di booth tersebut, pengunjung dapat menikmati berbagai layanan menarik, mulai dari penukaran Poin Telkomsel dengan merchandise eksklusif, pembelian Kartu Halo dan kartu perdana dengan nomor cantik, hingga registrasi layanan internet rumah.

Tersedia pula promo khusus Imlek untuk Indihome berupa bebas biaya pemasangan baru (PSB), serta penawaran diskon Orbit Experience hingga Rp50 ribu. Inisiatif ini melengkapi ekosistem layanan Hyper 5G Telkomsel yang tidak hanya fokus pada kecepatan internet, tetapi juga kenyamanan menyeluruh bagi pengguna.

Dengan persiapan matang dari sisi infrastruktur jaringan maupun layanan pelanggan, Telkomsel optimis perayaan Cap Go Meh 2026 akan menjadi momen yang tak terlupakan bagi masyarakat dan wisatawan.

Ketersediaan akses broadband berkecepatan tinggi diharapkan mampu mendorong promosi pariwisata daerah melalui konten-konten digital yang dibagikan oleh para pengunjung ke seluruh dunia. (Icha)

Finnet Gandeng KP2MI Perkuat Digitalisasi Layanan Pekerja Migran

0

Telko.id – PT Finnet Indonesia (Finnet) resmi menjalin kesepakatan strategis dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) untuk mempercepat digitalisasi layanan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) ini menjadi tonggak penting dalam menghadirkan sistem pembayaran digital yang terintegrasi, aman, dan inklusif bagi para pahlawan devisa negara.

Kesepakatan yang berlangsung di Gedung Bidakara 2, Jakarta Selatan ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan kedua instansi.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Menteri KP2MI Dzulfikar Ahmad Tawalla, Direktur Jenderal Pemberdayaan KP2MI Dr. Muh. Fachri, serta Direktur Utama Finnet Rakhmad Tunggal Afifuddin yang didampingi Direktur Business & Marketing Finnet Aziz Sidqi.

Kehadiran para petinggi ini menegaskan komitmen kuat untuk menciptakan sinergi lintas lembaga demi memberikan nilai tambah nyata bagi PMI dan keluarganya.

Wakil Menteri KP2MI, Dzulfikar Ahmad Tawalla, menekankan bahwa transformasi digital merupakan elemen krusial dalam strategi nasional untuk mendongkrak kesejahteraan pekerja migran.

Kolaborasi dengan Finnet diharapkan mampu mempermudah proses pengiriman uang atau remitansi dari luar negeri ke tanah air. Hal ini sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang memprioritaskan penguatan inklusi keuangan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat luas.

Dalam skema kerja sama ini, Finnet yang merupakan bagian dari TelkomGroup akan berperan sebagai penyedia infrastruktur sistem pembayaran.

Teknologi ini akan diintegrasikan langsung ke dalam platform layanan milik KP2MI. Integrasi tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman transaksi yang praktis, mulai dari pengelolaan dana hingga layanan remitansi yang lebih efisien bagi keluarga PMI di daerah asal.

Kontribusi PMI terhadap perekonomian nasional melalui remitansi tercatat sangat signifikan. Oleh sebab itu, keberadaan sistem pembayaran yang andal menjadi syarat mutlak untuk menjamin keamanan dana selama masa penempatan kerja.

Selain aspek teknis, sinergi ini juga membidik peningkatan literasi keuangan agar para pekerja migran memiliki kemandirian pekerja migran yang lebih baik dalam mengelola keuangan mereka.

Direktur Utama Finnet, Rakhmad Tunggal Afifuddin, menyatakan bahwa pihaknya terus berupaya mengembangkan ekosistem pembayaran yang inklusif. Menurutnya, transformasi digital adalah kunci utama untuk mempermudah akses layanan keuangan yang aman bagi PMI.

Langkah ini juga menjadi bukti dukungan Finnet terhadap program pemerintah dalam memperluas akses ekonomi digital ke seluruh lapisan masyarakat.

Sebagai perusahaan yang telah berpengalaman mendukung layanan publik dan BUMN, Finnet terus memperkuat digitalisasi pembayaran nasional.

Perusahaan juga fokus pada pengembangan jaringan agen collection serta optimalisasi kanal digital guna memudahkan akses masyarakat.

Ke depan, kolaborasi bersama KP2MI ini diharapkan dapat memperluas pemanfaatan ekosistem pembayaran digital serta menciptakan dampak ekonomi berkelanjutan, selaras dengan strategi DANA dan pelaku industri lainnya dalam memajukan ekonomi digital Indonesia. (Icha)

Xiaomi 17 Series Rilis 3 Maret, Bawa Revolusi Kamera Leica 200MP

Telko.id – Xiaomi Indonesia akhirnya memecah keheningan dengan konfirmasi resmi mengenai kehadiran lini flagship terbarunya. Xiaomi 17 Series dipastikan meluncur di pasar tanah air pada 3 Maret 2026.

Kabar ini menjadi angin segar bagi penggemar teknologi yang telah menantikan inovasi terbaru dari raksasa teknologi tersebut, terutama setelah berbagai rumor yang beredar sebelumnya.

Peluncuran ini menandai babak baru dalam kemitraan strategis antara Xiaomi dan Leica. Mengusung tagline “Essential Leica Imagery”, seri ini dijanjikan akan menetapkan standar baru dalam fotografi mobile.

Fokus utamanya adalah menghasilkan gambar yang lebih tajam, autentik, dan penuh karakter, sebuah tanda tangan visual yang selama ini melekat pada kamera legendaris Leica.

Marketing Director Xiaomi Indonesia, Andi Renreng, menegaskan bahwa kehadiran Xiaomi 17 Series bukan sekadar peluncuran produk biasa, melainkan representasi visi perusahaan.

“Seri ini secara sempurna menyatukan warisan satu abad keahlian Leica dalam dunia optik dengan inovasi teknologi seluler paling mutakhir dari Xiaomi,” ujarnya.

Andi menambahkan bahwa era mobile imagery saat ini memungkinkan transformasi fotografi profesional menjadi pengalaman yang lebih mudah dan inklusif bagi semua orang.

Teknologi LOFIC: Solusi Fotografi Kontras Tinggi

Salah satu sorotan utama dari seri ini adalah varian tertinggi, Xiaomi 17 Ultra, yang mendapatkan julukan ‘Master of the Night’. Perangkat ini membawa inovasi signifikan melalui sistem kamera 200 MP Leica Triple Camera.

Namun, yang membuat sistem ini istimewa bukan hanya besaran megapikselnya, melainkan integrasi teknologi LOFIC (Lateral Overflow Integration Capacitor).

Dalam dunia fotografi smartphone, dynamic range atau rentang dinamis sering menjadi kendala utama. Pengguna kerap kesulitan saat memotret dalam kondisi pencahayaan ekstrem, seperti backlight yang kuat.

Biasanya, kamera ponsel harus memilih antara mempertahankan detail pada latar belakang yang terang atau wajah subjek yang gelap. Seringkali, hasilnya adalah latar belakang yang “pecah” (putih total) atau subjek yang menjadi siluet gelap.

Teknologi LOFIC hadir untuk memecahkan masalah klasik tersebut. Berdasarkan informasi teknis yang dirilis, teknologi ini memungkinkan sensor untuk menampung kapasitas cahaya atau full-well capacity yang jauh lebih besar dibandingkan sensor konvensional.

Kemampuan ini membuat sensor dapat memproses informasi pada area terang (highlight) dan area gelap (shadow) secara bersamaan dengan presisi tinggi.

Hasil akhirnya adalah foto HDR yang jernih tanpa kompromi. Detail pada awan di langit yang cerah tetap terlihat, sementara tekstur pada area bayangan tetap tajam.

Ini merupakan lompatan teknologi yang krusial bagi pengguna yang menginginkan hasil foto profesional tanpa perlu melakukan penyuntingan rumit pasca-pemotretan.

Untuk melihat evolusi teknologi ini, Anda bisa membandingkannya dengan Spesifikasi Lengkap dari generasi sebelumnya atau rumor awal yang beredar.

Rekayasa Optik Lensa Ultra-Pure Leica

Kualitas gambar yang superior tidak hanya bergantung pada sensor, tetapi juga pada kualitas lensa yang digunakan. Xiaomi 17 Series mengadopsi Lensa Utama 1 inci Ultra-Dynamic yang desain optiknya dirancang ulang sepenuhnya melalui kolaborasi mendalam dengan Leica. Langkah ini menunjukkan keseriusan Xiaomi dalam mengejar kesempurnaan optik.

Modul lensa ini menggunakan kombinasi G+P (Glass + Plastic) yang sangat canggih. Penggunaan elemen kaca (glass) yang diproses dengan presisi tinggi memberikan keunggulan signifikan dibandingkan lensa yang seluruhnya terbuat dari plastik.

Elemen kaca memungkinkan transmisi cahaya yang jauh lebih halus dan akurat, mengurangi potensi flare atau pantulan cahaya yang tidak diinginkan, serta memastikan warna yang ditangkap sensor adalah warna yang sesungguhnya.

Xiaomi menyebut kualitas ini sebagai “ultra-pure”, yang berarti distorsi visual ditekan seminimal mungkin. Selain itu, terdapat mekanisme Continuous Optical Zoom 75–100mm yang telah memenuhi standar Leica APO.

Standar apochromatic (APO) ini menjamin koreksi warna yang superior, sehingga tidak ada penyimpangan warna (chromatic aberration) pada pinggiran objek.

Fleksibilitas zoom ini memungkinkan pengguna memotret dari jarak jauh dengan ketajaman yang tetap terjaga. Bahkan, sistem ini diklaim mampu menghasilkan foto berkualitas tinggi hingga panjang fokus setara 400mm atau pembesaran sekitar 17,2x.

Kemampuan ini sangat berguna untuk fotografi potret (portrait) maupun fotografi jalanan (street photography) di mana jarak subjek seringkali bervariasi.

Desain Compact dengan Performa Flagship

Selain varian Ultra, Xiaomi juga memperhatikan segmen pengguna yang lebih menyukai perangkat ergonomis melalui model reguler Xiaomi 17. Ponsel ini diposisikan sebagai compact imagery flagship, sebuah kategori yang menantang anggapan bahwa ponsel kecil harus mengorbankan fitur kamera.

Xiaomi 17 tampil dengan desain yang lebih ringkas tahun ini, namun tetap mempertahankan fungsionalitas penuh. Ini menjadi pilihan ideal bagi pengguna dengan mobilitas tinggi yang menginginkan ponsel yang nyaman digenggam satu tangan namun tetap memiliki performa “buas”.

Di sektor fotografi, model compact ini tidak dipandang sebelah mata. Ia mengusung sistem triple camera yang terdiri dari:

  • 50MP Main Camera
  • 50MP Telephoto
  • 50MP Ultra-wide

Seluruh lensa tersebut dikembangkan bersama Leica dan menggunakan lensa Summilux, yang terkenal di dunia fotografi karena bukaan (aperture) yang besar dan kejernihan optiknya. Perpaduan lensa Summilux dengan sensor Light Fusion 950 yang telah ditingkatkan menghasilkan dynamic range mencapai 13,5 EV. Angka ini menjanjikan gradasi tonal yang sangat halus dari gelap ke terang.

Bagi para kreator konten, kamera depan 50 MP pada Xiaomi 17 kini telah dilengkapi dengan fitur Autofocus. Peningkatan ini sangat krusial untuk kebutuhan swafoto (selfie) dan vlogging, memastikan wajah tetap fokus dan tajam meskipun pengguna bergerak atau mengubah jarak kamera.

Ekosistem Cerdas dan Konektivitas

Xiaomi 17 Series tidak hanya berbicara soal perangkat keras. Aspek perangkat lunak dan kecerdasan buatan (AI) juga menjadi pilar utama pengalaman pengguna. Seluruh jajaran seri ini didukung oleh fitur AI Creativity Assistant.

Fitur ini dirancang untuk membantu pengguna dalam proses kreatif, mulai dari pengambilan gambar hingga penyuntingan, menjadikan hasil akhir terlihat lebih profesional dengan usaha yang minimal.

Selain itu, integrasi dengan ekosistem Xiaomi HyperConnect memastikan alur kerja yang mulus antar perangkat. Pengguna dapat dengan mudah memindahkan data, foto, atau video dari smartphone ke perangkat Xiaomi lainnya tanpa hambatan.

Konektivitas yang seamless ini menjadi nilai tambah di era di mana pengguna sering bekerja dengan banyak perangkat sekaligus. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kompatibilitas sistem ini, Anda bisa mengecek Fitur Lengkap dari update sistem operasi terbaru mereka.

Dengan kombinasi teknologi sensor LOFIC revolusioner, rekayasa optik Leica yang presisi, serta desain yang menjawab kebutuhan ergonomis, Xiaomi 17 Series tampaknya siap mengguncang pasar smartphone Indonesia pada awal Maret mendatang. Kehadirannya akan menjadi tolok ukur baru bagi kompetisi fotografi seluler di tahun 2026. (Icha)

ITSEC Asia dan UNFPA Rilis SHECURE Digital, Perkuat Perlindungan Perempuan Online

0

Telko.id – PT ITSEC Asia Tbk (IDX: CYBR) secara resmi menggandeng United Nations Population Fund (UNFPA) untuk meluncurkan inisiatif nasional bertajuk “SHECURE Digital”.

Langkah strategis ini diambil guna menciptakan ekosistem siber yang lebih aman, inklusif, serta berorientasi pada perlindungan perempuan dan anak dari ancaman kekerasan di ruang maya yang kian mengkhawatirkan.

Peluncuran program ini didasari oleh data yang menunjukkan urgensi perlindungan di ranah daring. Berdasarkan Survei Pengalaman Hidup Perempuan Nasional (SPHPN) 2024, sekitar 7,2 juta perempuan di Indonesia pernah mengalami kekerasan digital oleh bukan pasangan sepanjang hidup mereka.

Kelompok usia 15-24 tahun tercatat sebagai demografi yang paling rentan mengalami serangan di ruang digital tersebut.

Hadir dalam peresmian tersebut, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, memberikan dukungan penuh terhadap kolaborasi ini.

Program ini dinilai selaras dengan mandat nasional untuk memperkuat upaya pencegahan kekerasan berbasis gender online (KBGO) serta eksploitasi digital yang mencakup pelecehan daring, penyalahgunaan data pribadi, hingga pemerasan digital.

Presiden Direktur PT ITSEC Asia Tbk, Patrick Dannacher, menegaskan bahwa inisiatif ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan pemahaman masyarakat mengenai risiko siber.

Menurutnya, banyak perempuan yang menganggap risiko digital sebagai bagian “normal” dari kehidupan online, padahal hal tersebut merupakan bentuk kekerasan yang nyata.

Content image for article: ITSEC Asia dan UNFPA Rilis SHECURE Digital, Perkuat Perlindungan Perempuan Online

“SHECURE Digital kami rancang melalui pendekatan yang membumi, relevan, dan dapat digunakan dalam situasi sehari-hari. Ini adalah kontribusi kami untuk memperkuat agenda nasional perlindungan perempuan dan anak di era digital,” ungkap Patrick.

Kolaborasi Lintas Sektor

Kepala Perwakilan UNFPA di Indonesia, Hassan Mohtashami, menyoroti dampak serius kekerasan digital terhadap kesehatan mental dan sosial korban.

Ia menekankan bahwa penyelesaian masalah ini membutuhkan kerja sama erat antara sektor swasta, mitra pembangunan, dan pemerintah.

“SHECURE Digital menunjukkan bagaimana kolaborasi dapat memperkuat perlindungan yang berkelanjutan dan berpusat pada manusia. Kekerasan digital memiliki dampak nyata terhadap masa depan perempuan dan anak,” ujar Hassan.

Upaya ini sejalan dengan berbagai inisiatif industri lainnya yang fokus pada Pemberdayaan Digital bagi kaum perempuan. Sinergi antara teknologi keamanan siber dan advokasi sosial diharapkan mampu menekan angka kasus KBGO secara signifikan.

Tiga Pilar Utama SHECURE Digital

Program ini dibangun di atas tiga pilar strategis yang mencakup aspek edukasi, proteksi teknis, dan advokasi komunitas.

Pertama, SHECURE CLASS yang berfokus pada literasi pertahanan diri digital. Pilar ini menyasar perempuan dan remaja untuk memberikan pemahaman praktis mengenai pengelolaan privasi, keamanan akun, serta langkah mitigasi saat menghadapi ancaman seperti penipuan atau penyebaran konten intim tanpa izin.

Kedua, SHECURE SHIELD yang menghadirkan perlindungan teknis aktif. Mengusung pendekatan privacy first, pilar ini memberikan kendali penuh kepada pengguna atas data mereka tanpa adanya pengawasan yang berlebihan.

Ketiga, SHECURE VOICES yang mendorong keterlibatan komunitas melalui kampanye kesadaran dan ruang dialog. Tujuannya adalah membangun budaya digital yang saling menghormati serta mendukung korban untuk berani berbicara.

Perlindungan Nyata Lewat IntelliBroń Aman

Sebagai implementasi dari pilar SHECURE SHIELD, ITSEC Asia memanfaatkan solusi keamanan digital bernama IntelliBroń Aman. Teknologi ini dirancang untuk mendeteksi potensi ancaman sejak dini, mulai dari upaya penipuan, aplikasi berisiko, hingga tautan berbahaya yang mengancam data pribadi.

Solusi ini bekerja dengan memberikan notifikasi dan peringatan yang mudah dipahami pengguna, sehingga mereka dapat mengambil keputusan secara sadar.

Dengan basis kecerdasan buatan (AI), IntelliBroń Aman memberikan perlindungan berlapis tanpa mengeksploitasi data pengguna, menjadikannya alat perlindungan proaktif, bukan alat pengawasan.

Langkah inovatif ini juga menjadi bukti nyata keberhasilan strategi Ekspansi Regional ITSEC Asia dalam menghadirkan solusi keamanan siber yang relevan dengan kebutuhan masyarakat luas, tidak hanya untuk korporasi tetapi juga individu.

Dukungan Regulasi Pemerintah

Menteri Arifah Fauzi dalam pidato kuncinya menekankan bahwa respons terhadap kekerasan digital harus berbasis data dan didukung reformasi struktural.

Pada tahun 2024, diperkirakan 23,3 juta perempuan mengalami kekerasan fisik, seksual, atau psikologis, dengan 7,5 persen di antaranya mengalami pelecehan daring.

Pemerintah sendiri telah memperkuat fondasi hukum melalui UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan integrasi keamanan siber dalam RPJMN 2025-2029.

Selain itu, pemerintah juga tengah menggodok aturan untuk Batasi Usia penggunaan media sosial demi melindungi anak-anak dari paparan konten berbahaya sejak dini.

“Regulasi saja tidak cukup. Perlindungan harus hadir dan bekerja di ruang yang sama tempat kekerasan terjadi. Melalui SHECURE Digital, kita menanamkan perlindungan langsung ke dalam ekosistem digital Indonesia,” tegas Menteri Arifah.

Melalui inisiatif ini, ITSEC Asia dan UNFPA berharap dapat menciptakan Ruang Aman Digital yang menjamin keselamatan, martabat, dan hak setiap individu dalam beraktivitas di dunia maya. (Icha)

ASUS ROG Flow Z13-KJP Rilis di Indonesia, Cuma 50 Unit!

0

Telko.id – ASUS Republic of Gamers (ROG) resmi memboyong inovasi terbarunya ke tanah air, yakni ROG Flow Z13-KJP.

Tablet gaming hasil kolaborasi eksklusif dengan Kojima Productions ini hadir sangat terbatas, hanya tersedia 50 unit untuk pasar Indonesia dengan banderol harga Rp 60.999.000.

Langkah ini sekaligus menandai perayaan dua dekade kepemimpinan ROG di industri gaming global.

Perangkat ini bukan sekadar mesin permainan biasa, melainkan perpaduan antara teknologi komputasi tingkat tinggi dan seni visual kontemporer.

Mengusung filosofi “For Ludens Who Dare”, desain sasisnya dirancang langsung oleh maestro Yoji Shinkawa yang terinspirasi dari maskot ikonik Kojima Productions, Ludens.

Kehadirannya di Indonesia ditujukan bagi para kolektor dan penggemar teknologi yang menginginkan performa tanpa kompromi dalam balutan estetika artistik.

Country Manager ASUS Indonesia, Lenny Lin, menegaskan bahwa peluncuran ini merupakan bukti keberanian perusahaan untuk terus berinovasi.

Menurutnya, kolaborasi dengan Kojima Productions tidak hanya menghadirkan laptop gaming terbaik, tetapi juga instrumen bertenaga bagi kreator untuk mewujudkan visi mereka tanpa batasan memori maupun daya komputasi. ASUS memastikan bahwa setiap inci dari perangkat ini mencerminkan detail seni tinggi dengan tema eksklusif yang terintegrasi ke dalam sistemnya.

Sebagai tablet gaming paling powerful di dunia saat ini, ROG Flow Z13-KJP ditenagai oleh prosesor AMD Ryzen™ AI Max+ 395. Dapur pacu ini dikombinasikan dengan grafis AMD Radeon™ 8060S serta NPU 50 TOPS untuk kinerja kecerdasan buatan yang optimal.

Salah satu keunggulan utamanya adalah kapasitas RAM 128GB dengan teknologi Unified Quad Channel Memory. Fitur ini memungkinkan alokasi VRAM hingga 96GB, angka yang melampaui rata-rata komputer desktop profesional.

Content image for article: ASUS ROG Flow Z13-KJP Rilis di Indonesia, Cuma 50 Unit!

Baca Juga:

Spesifikasi Monster untuk AI dan Gaming

Keunggulan spesifikasi tersebut memungkinkan ROG Flow Z13-KJP menjalankan model bahasa besar (LLM) hingga 70B secara lokal tanpa perlu bergantung pada cloud. Bagi para gamers, kemampuan ini menjamin kelancaran memainkan judul gim AAA dengan pengaturan grafis tertinggi atau “rata kanan”.

Fleksibilitas bentuk 2-in-1 juga memungkinkannya bertransformasi menjadi konsol portabel, tablet kreatif bagi desainer, hingga workstation ringkas saat terhubung dengan periferal tambahan.

Layar yang diusung adalah ROG Nebula Display berukuran 13 inci dengan resolusi 2.5K (2560 x 1600). Panel ini memiliki refresh rate 180Hz, waktu respons 3ms, serta akurasi warna 100% DCI-P3 yang telah tervalidasi PANTONE.

Tingkat kecerahan mencapai 500 nits memastikan visual tetap tajam meski digunakan di berbagai kondisi pencahayaan. Konsistensi ASUS dalam menghadirkan teknologi layar terdepan ini sejalan dengan berbagai inovasi yang pernah ditampilkan pada pameran ASUS sebelumnya di Indonesia.

Bundling Eksklusif Death Stranding 2

Daya tarik utama bagi para penggemar Hideo Kojima adalah paket penjualan yang menyertakan gim terbaru, Death Stranding 2: On The Beach. Pembeli akan mendapatkan kode digital gim tersebut yang dapat diklaim melalui aplikasi Armoury Crate saat rilis resmi pada 19 Maret mendatang.

Selain itu, paket pembelian juga mencakup aksesori eksklusif seperti briefcase khusus, adaptor edisi spesial, set stiker, flight tag KJP, serta sampul paspor edisi ulang tahun ke-20 ROG.

Content image for article: ASUS ROG Flow Z13-KJP Rilis di Indonesia, Cuma 50 Unit!

Sesi pemesanan atau pre-order telah dibuka mulai 24 Februari 2026 hingga 4 Maret 2026. Konsumen dapat melakukan pemesanan melalui ASUS Online Store serta jaringan ROG Exclusive Store dan ASUS Exclusive Store tertentu di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, hingga Medan dan Makassar. Pengiriman unit beserta bonus eksklusif dijadwalkan mulai dilakukan pada 7 Maret 2026.

Untuk memberikan pengalaman langsung kepada publik, ASUS menggelar eksibisi bertajuk “Tech x Art Limited Showcase” di Dia.lo.gue Art Space, Kemang, Jakarta Selatan.

Pameran ini berlangsung mulai 27 Februari hingga 5 Maret 2026. Pengunjung dapat melihat langsung detail desain ROG Flow Z13-KJP yang tidak dipajang di toko ritel biasa, sekaligus berkesempatan memenangkan hadiah menarik seperti ROG Xbox Ally. (Icha)

HUAWEI WATCH Ultimate 2 Segera Hadir, Bawa Fitur Selam 150 Meter

0

Telko.id – Huawei kembali menetapkan standar baru di industri perangkat wearable dengan mengonfirmasi kehadiran HUAWEI WATCH Ultimate 2 di pasar Indonesia dalam waktu dekat.

Sebagai penerus lini smartwatch ultra-premium, perangkat ini dirancang bukan hanya sebagai simbol kemewahan, tetapi juga alat bantu profesional yang membawa kemampuan eksplorasi ekstrem, termasuk mode penyelaman hingga kedalaman 150 meter dan teknologi komunikasi bawah air yang revolusioner.

Mengusung filosofi “The Ultimate in Luxury and Adventure”, jam tangan pintar ini menawarkan peningkatan signifikan dibandingkan generasi pendahulunya. Jika versi sebelumnya menghadirkan ketahanan air 100 meter, HUAWEI WATCH Ultimate 2 kini menjadi smartwatch pertama yang mendukung ketahanan air hingga 200 meter.

Perangkat ini juga dilengkapi fitur audio dan mode penyelaman teknis yang telah ditingkatkan, menjawab kebutuhan para penyelam profesional maupun penggemar olahraga air yang menginginkan keandalan tinggi di pergelangan tangan mereka.

Salah satu inovasi paling menonjol yang diperkenalkan adalah fitur Independent Underwater Messaging. Teknologi ini memungkinkan pengguna untuk tetap terhubung dan berkomunikasi di bawah permukaan air tanpa memerlukan perangkat tambahan yang rumit.

Didukung oleh sistem Comprehensive Health Mastery, perangkat ini juga memastikan pemantauan kondisi fisik pengguna tetap akurat di berbagai situasi, menjadikannya pendamping ideal untuk aktivitas jelajah profesional maupun rutinitas harian yang menuntut performa tinggi.

Material Liquid Metal dan Layar Super Terang

Ketangguhan menjadi fokus utama dalam rancang bangun HUAWEI WATCH Ultimate 2. Huawei mengklaim perangkat ini sebagai satu-satunya smartwatch di industri yang menggunakan material zirconium-based liquid metal pada bodinya.

Material canggih ini menawarkan ketahanan terhadap korosi hingga sepuluh kali lipat lebih baik dibandingkan material konvensional, sebuah fitur krusial bagi perangkat yang sering terpapar air laut.

Content image for article: HUAWEI WATCH Ultimate 2 Segera Hadir, Bawa Fitur Selam 150 Meter

Keunggulan material bodi tersebut dipadukan dengan perlindungan layar berbahan sapphire glass. Layar ini memiliki tingkat kecerahan mencapai 3.500 nits, memastikan visibilitas informasi tetap sempurna bahkan di bawah terik matahari yang menyengat.

Estetika premium semakin diperkuat dengan kehadiran Dual-Color Nanocrystal Ceramic Bezel, yang memberikan perpaduan kekuatan fisik dan keindahan visual tanpa mengganggu performa konektivitas nirkabel perangkat.

Huawei menghadirkan dua varian yang memiliki karakter berbeda. Varian Blue hadir dengan strap woven fluoroelastomer dua warna bertekstur gelombang tiga dimensi, terinspirasi dari layar kapal dan ombak laut untuk kesan elegan nan tangguh.

Sementara itu, varian Black menggunakan strap hollow fluoroelastomer yang lebih ringan dan memiliki sirkulasi udara baik (breathable), sangat cocok untuk mendukung kenyamanan pengguna saat beraktivitas intens maupun penggunaan sehari-hari.

Teknologi Komunikasi Sonar Bawah Air

Bagi para penyelam, HUAWEI WATCH Ultimate 2 menawarkan fitur keamanan dan komunikasi yang belum pernah ada sebelumnya di segmen smartwatch komersial. Dengan sertifikasi ISO 22810 dan EN13319, perangkat ini mampu bertahan pada kedalaman 150 meter (20 ATM).

Fitur andalannya adalah independent underwater sonar communication, yang memungkinkan pengiriman pesan teks dan emoji antar pengguna hingga jarak dan kedalaman tertentu.

Teknologi sonar ini mendukung komunikasi hingga kedalaman 30 meter. Selain itu, terdapat fitur Underwater SOS yang dapat beroperasi hingga kedalaman 60 meter, memberikan lapisan keamanan ekstra saat terjadi situasi darurat.

Fitur Underwater Messaging ini dirancang agar penyelam dapat tetap terhubung secara praktis dengan gangguan minimal, mengatasi tantangan komunikasi di lingkungan laut yang sulit.

Selain kemampuan komunikasi, smartwatch ini mencatat data penyelaman secara rinci. Pengguna dapat melacak titik masuk dan keluar air menggunakan GPS yang presisi.

Layar AMOLED yang tajam memastikan semua data vital, seperti kedalaman dan waktu selam, dapat terbaca dengan jelas dalam kondisi pencahayaan bawah laut yang minim sekalipun.

Fitur Ekspedisi dan Golf Profesional

Di luar aktivitas air, HUAWEI WATCH Ultimate 2 dirancang untuk mendominasi daratan. Perangkat ini dilengkapi Pro-level Expedition Mode yang mendukung petualangan jarak jauh.

Fitur Multi-Sensing X-TAP Technology memungkinkan akses cepat ke Health Glance, pemantauan oksigen darah (SpO2), dan wawasan kesehatan lainnya untuk memastikan tubuh siap menghadapi medan ekstrem, seperti pendakian di dataran tinggi.

Fitur keselamatan seperti Fall Detection yang lebih akurat dan High-Altitude Adaptation juga disematkan untuk membantu pengguna tetap aman. Bagi penggemar olahraga golf, Huawei memberikan perhatian khusus dengan menyediakan peta vektor yang mendukung pembesaran mulus (stepless zoom).

Antarmuka yang diperbarui dan kemampuan berbagi jalur permainan melalui dynamic route video sharing menawarkan pengalaman interaktif di lapangan hijau, menyaingi smartwatch golf mewah lainnya di pasaran.

Kehadiran fitur-fitur canggih ini mempertegas posisi Huawei yang terus memimpin inovasi dan kuasai pasar wearable global dengan produk-produk berkualitas tinggi.

Kombinasi material premium dan teknologi fungsional menjadikan seri Ultimate ini pilihan utama bagi mereka yang mencari teman petualangan yang dapat diandalkan.

Harga dan Ketersediaan

HUAWEI WATCH Ultimate 2 dijadwalkan resmi tersedia di Indonesia mulai 5 Maret 2026. Peluncuran ini menjadi momentum penting bagi Huawei untuk memperkuat dominasinya di segmen ultra-premium. Konsumen dapat membeli perangkat ini melalui HUAWEI Store dan platform e-commerce resmi Shopee. (Icha)

Telkom Integrasikan 1.231 Anak ke Stunting Action Hub, Jangkau 9 Provinsi

0

Telko.id – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mengambil langkah konkret dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting nasional melalui pendekatan teknologi.

Sepanjang periode Januari hingga Desember 2025, perusahaan pelat merah ini berhasil mengintegrasikan data 1.231 anak ke dalam ekosistem digital Stunting Action Hub.

Langkah ini merupakan bagian dari program intervensi gizi terpadu yang dilaksanakan secara intensif di sembilan provinsi di Indonesia.

Sebagai perusahaan digital telco terdepan, Telkom tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga memperkuat fondasi penanganan stunting melalui sistem pemantauan berbasis data.

Dari total 3.169 anak yang menjadi penerima manfaat program ini, integrasi digital terhadap ribuan anak tersebut memungkinkan pencatatan parameter pertumbuhan yang lebih akurat.

Data tinggi badan, berat badan, serta status gizi kini terpantau secara terstruktur dan berkelanjutan, memastikan setiap intervensi yang dilakukan dapat dievaluasi presisinya.

SGM Social Responsibility Telkom, Hery Susanto, menegaskan bahwa integrasi data merupakan elemen vital dalam keberhasilan program kesehatan masyarakat.

Menurutnya, penanganan stunting tidak bisa hanya mengandalkan bantuan logistik semata, melainkan membutuhkan penguatan ekosistem data yang solid. Melalui Platform Digital Stunting Action Hub, Telkom berupaya memastikan setiap tindakan intervensi dapat dipantau secara real-time dan terukur.

Urgensi Data Akurat dalam Penurunan Stunting

Langkah strategis Telkom ini merespons kondisi kesehatan balita di Indonesia yang masih menghadapi tantangan serius. Merujuk pada data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi stunting nasional tercatat berada di angka 21,5%.

Angka ini menunjukkan bahwa satu dari lima balita di Indonesia masih mengalami gangguan pertumbuhan. Pemerintah sendiri telah menetapkan target agresif untuk menurunkan angka tersebut hingga 14% sebagai agenda prioritas pembangunan kesehatan.

Dalam konteks tersebut, tantangan yang dihadapi tidak hanya sebatas pada pemenuhan nutrisi. Sistem pendataan yang terintegrasi menjadi kebutuhan mendesak agar program pemerintah dan swasta dapat berjalan efektif.

Sinergi antara bantuan fisik dan inovasi digital yang dilakukan Telkom menjadi kunci untuk menciptakan dampak berkelanjutan. Hal ini sekaligus membuktikan komitmen perusahaan bahwa teknologi harus hadir sebagai solusi atas masalah kemanusiaan yang mendasar, didukung dengan Akses Internet yang mumpuni di berbagai daerah.

Sebaran Wilayah dan Komitmen Berkelanjutan

Program intervensi gizi yang dijalankan Telkom memiliki cakupan wilayah yang luas, menyasar daerah-daerah yang membutuhkan perhatian khusus. Pelaksanaan program ini tersebar di sembilan provinsi strategis, meliputi:

  • Lampung
  • Sumatera Barat
  • Kepulauan Bangka Belitung
  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Jawa Timur
  • Nusa Tenggara Barat (NTB)
  • Nusa Tenggara Timur (NTT)
  • Sulawesi Selatan

Di seluruh wilayah tersebut, Telkom berkolaborasi erat dengan berbagai pemangku kepentingan di tingkat daerah.

Kolaborasi ini bertujuan memastikan distribusi bantuan nutrisi serta pendampingan kepada keluarga penerima manfaat berjalan tepat sasaran.

Pendekatan kolaboratif ini juga sejalan dengan semangat inovasi sosial yang kerap digalakkan perusahaan, seperti dalam program Innovillage 2024 yang melibatkan masyarakat dalam solusi digital.

Inisiatif integrasi data ke Stunting Action Hub ini merupakan bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Telkom.

Program ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) poin ke-3, yakni Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being).

Dengan mendorong praktik penanggulangan stunting yang transparan dan berbasis data, Telkom berkontribusi nyata dalam mempersiapkan generasi masa depan Indonesia yang sehat, berdaya saing, dan siap menyongsong visi Indonesia Emas 2045. (Icha)

Indosat HiFi Air Bidik Pemerataan Internet Rumah Lewat Jalur Nirkabel

0

Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pemerataan akses internet ke seluruh penjuru Indonesia melalui layanan Fixed Wireless Access (FWA), Indosat HiFi Air.

Layanan ini diproyeksikan menjadi solusi utama bagi rumah-rumah di Indonesia yang belum terjangkau oleh jaringan fiber optik, dengan target ambisius mencakup area yang luas di seluruh nusantara.

SVP-Head of FWA Business Indosat, Beka Faryan Riangka, mengungkapkan bahwa ambisi perusahaan adalah menjangkau seluruh rumah yang belum memiliki akses Internet Protocol Television (IPTV) atau fiber menggunakan teknologi HiFi Air.

Untuk tahun ini, Indosat menargetkan angka pelanggan di atas 100 ribu, dengan potensi pertumbuhan hingga 500 ribu atau bahkan satu juta pelanggan, tergantung pada penetrasi di berbagai area.

Tantangan utama dalam penetrasi pasar ini, menurut Beka, adalah persepsi masyarakat yang masih menganggap internet rumahan identik dengan koneksi kabel atau Fiber to the Home (FTTH).

Padahal, di negara maju seperti Amerika Serikat atau pasar berkembang seperti India, tren penggunaan internet rumahan justru banyak beralih ke solusi internet berbasis seluler atau nirkabel karena fleksibilitasnya.

Keunggulan Fleksibilitas dan Kemudahan Akses

Salah satu nilai jual utama yang ditawarkan adalah kemudahan instalasi dan portabilitas. SVP-Head of National IM3 & HiFi Brand Indosat, Fahroni Arifin, menjelaskan bahwa perangkat ini sangat cocok untuk segmen pasar yang membutuhkan mobilitas tinggi, seperti mahasiswa atau penyewa rumah. Pengguna tidak perlu repot dengan proses instalasi kabel yang rumit, pengeboran dinding, atau izin dari pemilik properti.

Perangkat ini menawarkan konsep plug-and-play yang memungkinkan aktivasi instan. Hal ini menjadi alternatif menarik dibandingkan menunggu pemasangan jaringan kabel yang seringkali memakan waktu.

Edukasi pasar menjadi kunci strategi Indosat untuk memperkenalkan bahwa internet nirkabel mampu memberikan pengalaman yang setara, bahkan lebih efisien bagi segmen tertentu.

Di wilayah di mana infrastruktur kabel sulit dibangun, layanan ini menjadi tulang punggung konektivitas. Beka mencontohkan kasus di Kalimantan, khususnya di daerah pesisir seperti Kampung Nelayan.

Di sana, adopsi layanan ini tumbuh signifikan karena ketiadaan jaringan fiber. Masyarakat setempat, termasuk komunitas ibu-ibu, memanfaatkan perangkat ini secara kolektif untuk kebutuhan sosial dan komunikasi sehari-hari.

Spesifikasi Teknis dan Jangkauan Jaringan

Secara teknis, perangkat router yang digunakan mampu menampung hingga 128 koneksi perangkat secara bersamaan. Namun, untuk pengalaman penggunaan yang optimal dalam skenario nyata, perangkat ini ideal digunakan oleh sekitar 7 hingga 20 pengguna secara simultan.

Kapasitas ini dinilai sangat memadai untuk kebutuhan satu keluarga besar atau bahkan komunitas kecil.

Dukungan infrastruktur jaringan juga menjadi prioritas. Indosat terus memperluas cakupan jaringan 5G dan 4G untuk menopang layanan ini. Sebagai contoh, di Yogyakarta, cakupan jaringan 5G diklaim telah mencapai 100 persen, memberikan kecepatan dan latensi rendah bagi pengguna FWA di wilayah tersebut. Hal ini memungkinkan pengalaman internet yang mulus, bahkan untuk penggunaan berat sekalipun.

Strategi Indosat menempatkan FWA sebagai pelengkap, bukan sekadar pengganti fiber. Di area residensial yang sudah padat dengan layanan FTTH, produk ini hadir sebagai opsi alternatif.

Namun, di wilayah rural atau pedesaan yang belum tersentuh kabel optik, HiFi Air menjadi solusi utama untuk memberdayakan ekonomi digital masyarakat setempat.

Fahroni menambahkan bahwa mayoritas pengguna produk ini adalah kalangan muda yang melek teknologi. Mereka mampu mengelola kebutuhan kuota dan anggaran secara cerdas, mengombinasikan paket data seluler personal saat bepergian dan menggunakan FWA saat berada di rumah atau asrama untuk efisiensi biaya.

Indosat juga terus berkolaborasi dengan mitra teknologi global guna memastikan kualitas layanan tetap terjaga seiring bertambahnya jumlah pelanggan FTTH dan FWA.

Dengan pendekatan yang berpusat pada kebutuhan pelanggan dan perluasan infrastruktur yang agresif, Indosat optimis layanan internet nirkabel ini akan menjadi katalisator penting dalam pemerataan akses digital di Indonesia. (Icha)

Meta Kembangkan Fitur Scheduled Messages di WhatsApp

Telko.id – Meta kini sedang mengembangkan sebuah fitur baru yang sudah lama dinanti-nanti pengguna WhatsApp: Scheduled Messages atau kemampuan untuk menjadwalkan pesan supaya terkirim otomatis pada waktu tertentu.

Fitur ini pertama kali ditemukan di kode versi beta iOS terbaru WhatsApp, yaitu di dalam menu informasi obrolan pada versi uji coba yang dirilis melalui TestFlight yang dimuat oleh WABetaInfo, menunjukkan bahwa Meta sedang mempersiapkan cara baru bagi pengguna untuk menulis pesan dan menetapkan tanggal serta jam pengiriman tanpa harus mengirim manual saat itu juga.

Secara teknis, fitur ini memungkinkan pesan yang sudah diketik akan tetap berada dalam antrean hingga waktu yang dipilih tiba, lalu WhatsApp akan langsung mengirimkan pesan tersebut tanpa tindakan lanjutan dari pengguna.

Jadwal dan jumlah pesan yang menunggu pengiriman juga bisa dilihat melalui tampilan khusus di chat info, dan pengguna bisa menghapus pesan yang sudah dijadwalkan sebelum terkirim tanpa notifikasi kepada penerima.

Informasi sementara hanya menerangkan bahwa fitur ini “kini dalam pengembangan dan belum tersedia untuk pengujian beta.” Meski begitu, tim pengembang membagikan tangkapan layar interface Group Info dengan menampilkan pilihan “Scheduled Messages” di bawah opsi “Media, links, & docs” juga pilihan “Starred”.

Baca juga:

Masih menurut WABetaInfo, fitur yang telah selesai dikembangkan bakal rilis terbatas untuk pada penguji beta terpilih. Hasil pada tahap ini akan menjadi data tambahan dan laporan awal sesuai dengan pengalaman si tester.

Meski masih belum tersedia untuk umum karena masih dalam tahap pengembangan, langkah Meta ini menunjukkan arah evolusi WhatsApp yang tidak hanya fokus pada pesan instan real-time, tetapi juga pada fungsi yang memberi kontrol lebih pada pengguna atas waktu komunikasi mereka — misalnya untuk mengirim ucapan ulang tahun tepat waktu atau pengingat penting lainnya, tanpa perlu mengingatnya di jam sibuk mereka.

Kemunculan fitur ini menandai perubahan signifikan dalam fungsi dasar WhatsApp yang selama ini hanya mengandalkan pengiriman langsung.

Selama bertahun-tahun, pengguna yang ingin mengirim pesan pada jam tertentu harus menggunakan aplikasi pihak ketiga atau solusi kreatif seperti shortcuts di perangkat iPhone, karena WhatsApp belum menyediakan fitur bawaan yang langsung melakukan penjadwalan pesan.