Telko.id – Apple dikabarkan tengah menyiapkan skema berlangganan untuk fitur-fitur AI paling canggih di Siri. Mengikuti jejak layanan chatbot kompetitor.
Menurut laporan Bloomberg, fitur dasar Siri akan tetap gratis selamanya. Namun, fitur percakapan tingkat lanjut, pertanyaan berbasis pengetahuan dunia, dan alat generatif diprediksi akan masuk ke balik paywall. Langkah ini mirip dengan strategi yang diterapkan Google pada Gemini di Pixel 10 Pro.
Menurut laporan tersebut, fitur yang kemungkinan masuk ke layanan berbayar mencakup kemampuan percakapan yang lebih natural, pemrosesan pertanyaan kompleks berbasis pengetahuan global, serta berbagai fitur generatif yang membutuhkan komputasi tinggi.
Pendekatan ini mirip dengan strategi yang saat ini diterapkan oleh layanan AI lain seperti ChatGPT, Gemini dan Claude, yang menyediakan fitur dasar secara gratis namun mengenakan biaya yang untuk model yang lebih canggih.
Keputusan ini didorong oleh biaya operasional yang tinggi. Siri AI menggunakan model Gemini dari Google yang dihosting di server Apple.
Laporan menyebut Apple membayar sekitar $1 miliar per tahun untuk teknologi tersebut. Biaya komputasi untuk menjawab pertanyaan generatif dalam skala besar menjadi beban yang cenderung dibebankan kepada pengguna.
Tanda-tanda menuju model berlangganan sebenarnya mulai terlihat. Apple saat ini telah memberikan sejumlah keuntungan tambahan kepada pelanggan iCloud+, termasuk peningkatan batas penggunaan fitur tertentu pada Siri.
Baca Juga:
Banyak pengamat menilai langkah tersebut dapat menjadi fondasi bagi paket langganan AI tersendiri di masa depan.
Dari sisi teknologi, Siri versi terbaru menjadi salah satu proyek AI terbesar Apple dalam beberapa tahun terakhir.
Selain kemampuan percakapan yang lebih natural, Siri AI dirancang untuk memahami konteks pribadi pengguna, mengakses informasi dari aplikasi seperti Mail, Kalender, Catatan dan Pesan, serta menjalankan tugas lintas aplikasi melalui perintah suara yang lebih kompleks.
Jika rencana ini benar-benar diwujudkan, Apple akan mengikuti tren industri yang mulai mengubah AI dari sekadar fitur perangkat menjadi layanan berlakngganan.
Bagi pengguna, tantangan utamanya adalah apakah kemampuan Siri AI nantinya cukup unggul untuk membuat mereka bersedia membayar biaya tambahan, terutama ketika alternatif seperti ChatGPT, Gemini, dan Claude sudah lebih dulu hadir di pasar.


