Kategori: TREND&TECHNOLOGY

  • Meta Resmikan WhatsApp Plus, Produk Ini Ikut Berbayar.

    Meta Resmikan WhatsApp Plus, Produk Ini Ikut Berbayar.

    Telko.id – Meta resmi memperkenalkan layanan berlangganan baru bernama WhatsApp Plus, sekaligus memperluas model monetisasi berbayar ke ekosistem media sosial mereka seperti Instagram dan Facebook.

    Langkah ini menunjukkan perubahan strategi Meta yang kini tidka lagi hanya mengandalkan iklan digital sebagai sumber pendapatan utama.

    Melalui layanan WhatsApp Plus, pengguna akan mendapatkan sejumlah fitur tambahan yang tidak tersedia di versi gratis.

    Beberapa fitur yang hadir antara lain seperti, kapasitas unggahan yang lebih besar, opsi personalisasi lebih luas, hingga fitur AI dan tools produktivitas tambahan yang terintegrasi langsung ke aplikasi.

    Meta juga disebut mulai menghubungkan layanan premium ini dengan akun Instagram dan Facebook agar pengalaman pengguna lebih terintegrasi dalam satu ekosistem.

    Baca Juga:

    Melansir dari Kompas Tekno, Facebook Plus dan Instagram Plus menawarkan kemampuan untuk melihat seberapa banyak orang yang menonton ulang Story. Layanan berbayar ini juga memungkinkan pelanggan untuk membuat daftar audiens tanpa batas, di luar daftar Close Friends.

    Pelanggan layanan berbayar ini juga bisa menampilkan Stories tertentu seminggu sekali agar dapat lebih banyak penonton. Fitur lainnya yaitu memperpanjang durasi tayang lebih dari 24 jam, hingga mengunggah posting langsung ke profil sekaligus membuat highlight, tanpa muncul di feed follower.

    Meta juga menyediakan fitur seperti Super Heart yaitu animasi reaksi khusus untuk memberikan reaksi pada sebuah Stories, ikon aplikasi custom, font bio profil tambahan, serta pin profil ekstra.

     Menurut Meta, fitur-fitur ini ditujukan untuk kreator dan mereka yang ingin mengembangkan serta memahami audiens dengan lebih baik.

    Kepala Produk Meta, Naomi Gleit juga menjanjikan lebih banyak fitur ke media sosial berbayarnya, yang akan ditambahkan di waktu mendatang.

    Untuk harganya, Instagram Plus dan Facebook Plus dibanderol 3,99 dollar AS per bulan (sekitar Rp 71.073). WhatsApp Plus dipatok seharga 2,99 dollar AS per bulan (sekitar Rp 53.260).

    Menurut Meta, paket Plus ditujukan bagi pengguna aktif yang menginginkan fitur tambahan di aplikasi.

    Selain membuka sumber pendapatan baru di luar iklan, layanan ini juga menjadi cara Meta memaksimalkan basis pengguna yang sudah mencapai miliaran orang di seluruh dunia.

    Meta menegaskan bahwa paket Plus tidak menggantikan layanan Meta Verified yang sebelumnya sudah tersedia.

    Bagi pengguna, perubahan ini bisa menghadirkan pengalaman alikasi yang lebih kaya fitur, tetapi juga membuka kemungkinan bahwa beberapa kemampuan baru hanya tersedia lewat sistem langganan. Artinya, ekosistem media sosial ke depan kemungkinan akan semakin mirip seperti layanan streaming atau software subscribtion yang mengandalkan model pembayaran bulanan.

  • xAI Rilis Grok Build untuk Saingi Claude Code

    xAI Rilis Grok Build untuk Saingi Claude Code

    Telko.id – Perusahaan AI milik Elon Musk, xAI, resmi meluncurkan Grok Build, asisten coding berbasis AI yang dirancang untuk bersaing langsung dengan layanan seperti Claude Code milik Anthropic.

    Kehadiran tool ini memperlihatkan bagaimana persaingan AI kini semakin bergeser ke sektor pengembangan software, di mana perusahaan berlomba menghadirkan agen AI yang mampu membantu proses coding secara lebih otomatis dan kompleks.

    Melansir dari Kompas Tekno, saat ini, Grok Build masih berada dalam tahap beta atau uji coba awal dan baru bisa diakses oleh pelanggan SuperGrok Heavy. Paket langganan tersebut dibanderol seharga 300 dollar AS per bulan, atau setara sekitar Rp 5 jutaan.

    Berbeda dari kebanyakan asisten coding modern yang menggunakan antarmuka visual, Grok Build mengusung pendekatan berbasis terminal atau command line interface (CLI).

    Model ini ditujukan untuk developer profesional yang sudah terbiasa bekerja langsung di lingkungan coding berbasis teks, sehingga integrasinya dengan workflow pengembangan software menjadi lebih cepat dan fleksibel.

    Baca Juga:

    Salah satu fitur unggulan Grok Build adalah mode perencanaan. Melalui fitur ini, pengguna dapat meninjau sekaligus mengedit langkah-langkah kerja agen AI terlebih dahulu sebelum benar-benar dieksekusi.

    Salah satu fitur utama Grok Build adalah plan mode, yaitu kemampuan AI untuk menyusun rencana perubahan kode sebelum dieksekusi.

    Pengguna dapat meninjau langkah yang akan dilakukan AI, melakukan revisi, hingga menyetujui atau menolak proses tersebut sebelum perubahan diterapkan ke proyek.

    Pendekatan ini dibuat agar proses coding AI tetap transparan dan lebih aman, terutama untuk proyek besar yang sensitif terhadap kesalahan kode.  

    Sistemnya mampu mengenali struktur proyek secara otomatis, mulai dari jenis bahasa pemrograman, susunan folder, hingga file-file penting. Dengan begitu, agen AI ini dapat langsung memahami konteks pekerjaan tanpa perlu pengaturan tambahan.

    xAI juga membekali Grok Build dengan sistem sub-agent, yang memungkinkan AI membagi tugas coding menjadi beberapa proses paralel. Dengan bantuan Git Worktrees, tiap agen dapat bekerja di ruang terpisah tanpa mengganggu branch utama proyek.

    Untuk memperluas kompatibilitas, Grok Build mendukung plugin, hooks, serta Model Context Protocol (MCP) yang memungkinkan AI terhubung ke berbagai tools dan sumber data eksternal.

    Teknologi ini membuat agen AI tidak hanya bekerja dari prompt teks biasa, tetapi juga dapat memahami konteks kerja developer secara lebih mendalam.

    Kehadiran Grok Build menunjukkan bahwa AI coding kini berkembang dari sekadar alat bantu autocomplete menjadi agen pengembang software semi-otomatis.

    Jika tren ini terus berkembang, cara programmer bekerja ke depan bisa berubah drastis, di mana AI bukan lagi hanya membantu menulis kode, tetapi juga ikut merencanakan, membagi tugas, dan mengelola proses pengembangan software secara aktif.

  • Nvidia Akui Kalah di Pasar AI China, Huawei: Siap Melanjutkan

    Nvidia Akui Kalah di Pasar AI China, Huawei: Siap Melanjutkan

    Telko.id – CEO Nvidia, Jensen Huang mengakui bahwa perusahaan mereka mulai kehilangan dominasi di pasar chip AI China dan ‘menyerahkan’ sebagian besar pasar tersebut kepada Huawei.

    Pernyataan ini muncul di tengah pembatasan ekspor chip AI dari Amerika Serikat yang membuat Nvidia semakin sulit untuk menjual produknya ke China.

    Nvidia melaporkan kuartal luar biasa dengan pendapatan melonjak 85% menjadi US$81,62 miliar dari US$ 44,06 miliar pada tahun sebelumnya.

    “Permintaan di China cukup besar. Huawei sangat, sangat kuat. Mereka mencatatkan tahun yang memecahkan rekor, mereka kemungkinan besar akan menghadapi tahun yang luar biasa ke depannya, dan ekosistem lokal perusahaan chip mereka berkinerja cukup baik, karena kami mengevakuasi diri dari pasar tersebut,” sebutnya.

    “Kami benar-benar telah sebagian besar merelakan pasar tersebut kepada mereka,” tambahnya yang dikutip dari CNBC.

    Baca Juga:

    Selama beberapa tahun terakhir, Nvidia menjadi pemain utama dalam industri AI global lewat penjualan GPU kelas data center yang digunakan untuk melatih model kecerdasan buatan.

    Namun, di China situasinya mulai berubah setelah pemerintah AS memperketat aturan ekspor chip AI berperforma tinggi.

    Akibatnya, perusahaan-perusahaan teknologi di China mulai beralih menggunakan chip buatan lokal, terutama lini Ascend milik Huawei.

    Bahkan perusahaan tersebut dikabarkan sedang melakukan pengenmabngan pendekatan arsitektur chip baru untuk mengejar performa teknologi global meski masih terkenan sanksi dan pembatasan akses alat produksi canggih dari Barat.

    Huang melontarkan nada hati-hati mengenai prospek pembukaan kembali pasar China dalam waktu dekat. Nvidia mengimbau para investor untuk tidak berharap apa pun terkait persetujuan untuk menjual chip canggih ke negara tersebut. “Saya tidak memiliki ekspektasi apa pun,” ujar Huang.

    Meski begitu, ia mengisyaratkan bahwa Nvidia tetap antusias untuk kembali ke China jika kondisinya membaik. “Kami akan dengan sangat senang hati melayani pasar tersebut. Kami memiliki banyak pelanggan di sana, kami punya banyak mitra di sana dan kami telah berada di sana selama 30 tahun,” cetusnya.

    Huang menyebut ekosistem teknologi lokal China berkembang jauh lebih cepat dari perkiraan. Menurutnya, pembatasan dari AS justru mempercepat upaya China untuk membangun kemandirian teknologi, termasuk dalam pengembangan chip AI dan infrastruktur komputasi sendiri.

    Persaingan ini menunjukkan bagaimana konflik geopolitik kini semakin memengaruhi industri teknologi global.

    Kini pasar mulai terpecah antara ekosistem Barat dan China yang berkembang secara terpisah. Kondisi ini bisa mempercepat lahirnya teknologi AI dan chip alternatif di luar dominasi perusahaan Amerika.

  • EZVIZ #SmartEZICombo, Integrasikan Smart Lock dan Kamera

    EZVIZ #SmartEZICombo, Integrasikan Smart Lock dan Kamera

    Telko.id – EZVIZ Indonesia resmi memperkenalkan kampanye terbaru bertajuk #SmartEZICombo dalam acara EZVIZ Media Gathering 2026 yang berlangsung di Habitate Jakarta.

    Kampanye ini menjadi langkah terbaru EZVIZ dalam menghadirkan pengalaman smart living yang lebih praktis, aman, dan saling terhubung melalui integrasi smart entry, smart lock, dan kamera keamanan dalam satu ekosistem pintar.

    Acara yang dihadiri media, KOL, dan partner industri ini juga menjadi momentum bagi EZVIZ untuk memperkuat posisinya sebagai brand smart home security global yang terus menghadirkan inovasi berbasis teknologi keamanan modern.

    Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap sistem keamanan rumah yang lebih cerdas, EZVIZ menghadirkan solusi yang tidak hanya berfungsi sebagai alat pemantau, tetapi juga mampu memberikan perlindungan aktif dalam kehidupan sehari-hari.

    Di tengah perkembangan perangkat smart home dan digitalisasi sistem keamanan, masyarakat kini semakin membutuhkan solusi yang tidak hanya praktis digunakan, tetapi juga mampu memberikan perlindungan privasi dan keamanan data yang lebih baik.

    EZVIZ melihat bahwa penggunaan perangkat dari vendor berbeda sering kali membuat ekosistem smart home menjadi terpisah dan kurang optimal. Karena itu, EZVIZ menghadirkan solusi keamanan terintegrasi yang dapat diakses secara seamless melalui satu aplikasi.

    Paul Fang selaku Country Manager EZVIZ Indonesia menjelaskan, “Melalui kampanye #SmartEZICombo, EZVIZ ingin menghadirkan pengalaman smart living yang lebih praktis, aman, dan terintegrasi bagi masyarakat modern.

    Kampanye ini menunjukkan bagaimana perangkat smart entry, smart lock, dan kamera CCTV EZVIZ dapat bekerja secara seamless dalam satu ekosistem pintar untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

    Sejalan dengan pesan regional ‘Easier Days, Safer Nights’, EZVIZ berkomitmen membantu pengguna menikmati keseharian yang lebih nyaman di siang hari sekaligus menghadirkan rasa aman dan ketenangan lebih di malam hari.”

    Paul Fang menambahkan bahwa perkembangan teknologi keamanan rumah saat ini tidak lagi hanya berfokus pada kemampuan memantau situasi, tetapi juga membantu pengguna mencegah potensi risiko sebelum terjadi.

    Melalui integrasi antar perangkat, pengguna dapat menikmati pengalaman keamanan rumah yang lebih praktis dan responsif hanya melalui satu aplikasi EZVIZ.

    Dalam sesi presentasi, Oktavia Mega Wati selaku Marketing Manager EZVIZ Indonesia turut memperkenalkan konsep utama kampanye #SmartEZICombo.

    “Kampanye #SmartEZICombo hadir untuk menunjukkan bagaimana EZVIZ menghadirkan sistem keamanan rumah yang lebih pintar dan saling terhubung dalam satu ekosistem. Melalui kombinasi kamera CCTV EZVIZ, smart door lock, dan integrasi seamless dalam satu aplikasi, pengguna dapat memantau rumah, mengontrol akses pintu, hingga mendapatkan perlindungan menyeluruh dengan lebih mudah dan praktis,” kata Oktavia.

    Ia menambahkan bahwa dengan konsep ‘See It. Lock It, Secure It.’, EZVIZ ingin menghadirkan pengalaman smart living yang modern, nyaman, dan memberikan rasa aman maksimal bagi seluruh keluarga.

    Oktavia menjelaskan bahwa seluruh perangkat dalam ekosistem EZVIZ dirancang untuk bekerja secara terintegrasi sehingga pengguna dapat memantau kondisi rumah, menerima notifikasi keamanan real-time, hingga mengontrol akses rumah secara lebih mudah dan efisien.

    Hero Product: Smart Lock dengan Teknologi Biometrik Modern

    Sebagai hero product dalam kampanye #SmartEZICombo, EZVIZ memperkenalkan dua smart lock terbaru, yaitu EZVIZ DL50FVS Plus dan EZVIZ DL20FVS Plus.

    Kedua produk ini hadir dengan teknologi keamanan modern melalui fitur face recognition dan palm vein recognition untuk menghadirkan akses pintu yang lebih praktis sekaligus aman.

    EZVIZ DL50FVS Plus hadir sebagai smart lock premium dengan teknologi pengenalan wajah pintar yang memungkinkan pengguna membuka pintu secara hands-free tanpa perlu menggunakan kunci fisik.

    Produk ini juga dilengkapi fitur keamanan tambahan seperti anti-tamper alarm dan smart notification untuk membantu pengguna memantau kondisi rumah secara lebih optimal.

    Sementara itu, EZVIZ DL20FVS Plus menawarkan teknologi palm vein recognition yang memberikan tingkat keamanan lebih tinggi karena pola vena telapak tangan sulit dipalsukan.

    Teknologi ini sekaligus menghadirkan pengalaman akses rumah yang modern dan nyaman bagi seluruh anggota keluarga.

    EZVIZ juga memperkenalkan kemampuan Smart Integration yang memungkinkan smart lock terhubung langsung dengan kamera keamanan EZVIZ.

    Melalui integrasi ini, kamera dapat secara otomatis merekam area pintu masuk saat pintu dibuka, sekaligus memberikan berbagai notifikasi keamanan seperti alarm tamper, percobaan pembobolan, hingga kesalahan akses berulang.

    Kamera Keamanan 4G dan Wi-Fi untuk Berbagai Kebutuhan

    Selain smart lock, EZVIZ turut memperkenalkan berbagai kamera keamanan terbaru yang menjadi bagian dari ekosistem #SmartEZICombo. Tahun ini, EZVIZ memberikan fokus lebih pada kategori kamera 4G yang dirancang untuk menjawab kebutuhan keamanan di area dengan keterbatasan jaringan Wi-Fi.

    EZVIZ HB8 Lite 4G Kit hadir sebagai kamera keamanan outdoor berbasis 4G yang fleksibel digunakan tanpa ketergantungan pada jaringan Wi-Fi maupun internet kabel.

    Produk ini cocok digunakan di rumah, area parkir, toko, gudang, hingga lokasi proyek. Selain itu, EZVIZ H19c Dual 4G menawarkan teknologi dual-lens camera dengan area pemantauan yang lebih luas untuk meningkatkan efektivitas pengawasan rumah maupun bisnis.

    Untuk kategori Wi-Fi camera, EZVIZ juga menghadirkan berbagai pilihan produk seperti EZVIZ H7c Dual, EZVIZ H8c Pro 2K, EZVIZ C6N G1 4K, dan EZVIZ H7c Dual 2Kc yang dirancang untuk kebutuhan indoor maupun outdoor dengan fitur pemantauan cerdas dan kualitas video tinggi.

    EZVIZ juga memperkenalkan EZVIZ HP5 sebagai solusi smart entry yang mendukung kenyamanan akses rumah modern. Produk ini memungkinkan pengguna melihat tamu dan berkomunikasi langsung secara real-time melalui perangkat pintar.

    Dalam kesempatan yang sama, EZVIZ turut menegaskan komitmennya terhadap keamanan data dan privasi pengguna. Seluruh perangkat dan ekosistem EZVIZ dikembangkan dengan pendekatan security-first, mulai dari perlindungan perangkat, sistem enkripsi data, hingga keamanan cloud system.

    Komitmen tersebut dibuktikan melalui berbagai sertifikasi internasional terkait keamanan informasi dan perlindungan data, termasuk ISO/IEC 27001:2013, ISO/IEC 27701:2019, dan CSA STAR.

    Sebagai brand global, EZVIZ kini telah hadir di lebih dari 130 negara dengan lebih dari 65 juta pengguna aktif dan 300 juta perangkat terhubung secara global.

    Di Indonesia sendiri, EZVIZ resmi hadir sejak tahun 2017 dan terus berkembang sebagai salah satu brand smart home security yang menghadirkan inovasi keamanan rumah berbasis teknologi pintar untuk masyarakat Indonesia.

    Melalui kampanye #SmartEZICombo, EZVIZ ingin menunjukkan bahwa keamanan rumah modern kini dapat hadir dengan cara yang lebih praktis, terkoneksi, dan mudah digunakan setiap hari melalui satu aplikasi terpadu.

    Sebagai bagian dari kampanye regional “Easier Days Safer Nights”, EZVIZ juga menghadirkan berbagai promo spesial bundling untuk produk smart lock dan kamera keamanan pilihan selama periode campaign berlangsung.

    Promo ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mulai membangun ekosistem smart home EZVIZ dengan penawaran yang lebih menarik.

    Semua produk EZVIZ tersedia melalui EZVIZ official store di berbagai platform e-commerce serta toko elektronik resmi di Indonesia. (Icha)

  • Komdigi Blokir Polymarket, Judi Online Berkedok Prediction Market

    Komdigi Blokir Polymarket, Judi Online Berkedok Prediction Market

    Telko.id – Kementerian Komunikasi dan Digital secara resmi telah memutus akses (pemblokiran) terhadap situs web www.polymarket.com.

    Selain pemutusan akses situs, tim pengawasan saat ini tengah menelusuri seluruh akun media sosial yang terafiliasi dengan Polymarket guna dilakukan pembatasan dan pemblokiran akses secara komprehensif di berbagai platform.

    Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Alexander Sabar menyampaikan platform yang memfasilitasi taruhan berbasis uang atas suatu hasil atau kejadian tertentu tetap dikategorikan sebagai judi online, meskipun dikemas dengan Prediction Market di antaranya menggunakan teknologi blockchain maupun aset kripto.

    “Pemerintah tidak akan memberikan ruang bagi segala bentuk judi online di Indonesia. Aktivitas seperti Polymarket mengandung unsur taruhan uang dan spekulasi atas suatu peristiwa yang hasilnya belum pasti, sehingga bertentangan dengan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia,” tegas Alex.

    Sebagai langkah perlindungan masyarakat, khususnya generasi muda dan pengguna ruang digital nasional, Kementerian Komunikasi dan Digital melakukan pemblokiran akses terhadap platform Polymarket dan layanan sejenis yang terindikasi memfasilitasi praktik perjudian online.

    Tindakan tegas pemutusan akses ini sejalan dengan yurisdiksi global. Sejumlah negara juga menerapkan tindakan serupa terhadap Polymarket maupun platform prediction market karena dinilai menyerupai praktik perjudian online.

    Singapura, Brasil, dan India telah melakukan pemblokiran resmi terhadap Polymarket, sementara Taiwan, Thailand, China, dan Jepang juga menerapkan pembatasan akses sesuai ketentuan hukum nasional masing-masing.

    Kementerian Komunikasi dan Digital juga mengimbau masyarakat untuk tidak mengakses maupun terlibat dalam aktivitas spekulasi berbasis taruhan digital, termasuk yang menggunakan instrumen aset kripto, karena berpotensi menimbulkan kerugian finansial serta melanggar ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia.

    Kementerian Komunikasi dan Digital terus memperkuat pengawasan ruang digital serta berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan pemangku kepentingan terkait guna memastikan ekosistem digital nasional tetap aman, sehat, dan produktif bagi masyarakat. (Icha)

  • LOOPS Powerbank Lumi 10.000 mAh, Stylish dan Fast Charging

    LOOPS Powerbank Lumi 10.000 mAh, Stylish dan Fast Charging

    Telko.id – LOOPS, private label dari Erajaya Digital, resmi menghadirkan produk terbarunya, LOOPS Powerbank Lumi 10.000 mAh.

    Dirancang untuk mendukung gaya hidup aktif, perangkat ini menggabungkan performa pengisian daya cepat dengan desain modern yang stylish, menjadikannya solusi praktis untuk kebutuhan sehari-hari.

    LOOPS Powerbank Lumi hadir dengan kapasitas 10.000 mAh dan telah mendukung teknologi fast charging hingga 22,5W, memungkinkan pengguna mengisi daya perangkat secara lebih cepat dan efisien.

    Dilengkapi dengan multiple port, powerbank ini memberikan fleksibilitas tinggi untuk mengisi berbagai perangkat sekaligus, mulai dari smartphone, tablet, hingga aksesori wearable.

    Joy Wahjudi, CEO Erajaya Digital, mengatakan, “Melalui LOOPS Powerbank Lumi 10.000 mAh, kami ingin menghadirkan solusi powerbank yang tidak hanya andal dari sisi performa, tetapi juga relevan dengan gaya hidup konsumen saat ini. Kami melihat bahwa generasi muda semakin membutuhkan perangkat pendukung yang praktis, cepat, dan tetap stylish saat digunakan di berbagai aktivitas.”

    Ia menambahkan, “Dengan kombinasi fitur fast charging, desain yang modern, serta kemudahan penggunaan melalui indikator LED yang intuitif lengkap dengan fitur pemantauan sisa daya real-time, LOOPS Powerbank Lumi 10.000 mAh diharapkan dapat menjadi pilihan yang tepat bagi pengguna yang aktif dan dinamis.”

    Dari sisi desain, LOOPS Powerbank Lumi 10.000 mAh mengusung konsep minimalis modern yang terlihat stylish saat digunakan di berbagai kesempatan.

    Material eksteriornya dirancang dengan tekstur yang nyaman digenggam serta tahan terhadap sidik jari, menjaga tampilannya tetap bersih dan elegan. Produk ini tersedia dalam empat pilihan warna menarik, yaitu Orange, Biru, Ungu, dan Hitam, yang dapat disesuaikan dengan karakter dan gaya pengguna.

    Selain itu, powerbank Lumi juga dilengkapi dengan tiga lapisan perlindungan ekstra untuk memastikan keamanan dan daya tahan baterai dalam penggunaan jangka panjang.

    Powerbank Lumi ini dipasarkan dengan harga resmi Rp 199.000, dan dilengkapi dengan garansi resmi TAM selama 1 tahun.

    Dengan kombinasi performa, desain, dan fitur yang relevan, LOOPS Powerbank Lumi 10.000 mAh hadir sebagai solusi praktis untuk menjaga konektivitas tetap menyala, kapan pun dan di mana pun. (Icha)

  • BINUS University Gelar SIS Web Design Competition 2026

    BINUS University Gelar SIS Web Design Competition 2026

    Telko.id – BINUS University melalui School of Information Systems sukses menggelar Grand Final SIS Web Design Competition 2026 di BINUS @Alam Sutera, Tangerang.

    Kompetisi ini menjadi ajang bagi siswa/i SMA sederajat untuk menunjukkan kreativitas dan kemampuan teknologi digital melalui pengembangan website yang inovatif dan berdampak bagi masyarakat.

    Sebagai salah satu school of information systems terbaik di Indonesia, BINUS University terus berkomitmen menghadirkan pendidikan berbasis teknologi digital yang relevan dengan kebutuhan industri global.

    Kompetisi ini tidak hanya menguji kemampuan teknis, tetapi juga mendorong peserta untuk menciptakan solusi digital yang aplikatif.

    Head of Information Systems Program BINUS @Alam Sutera, Marisa Karsen, S.Kom., M.M., menyampaikan bahwa kompetisi ini menjadi langkah nyata dalam mendukung pengembangan ekosistem digital kreatif di Indonesia.

    “Melalui SIS Web Design Competition 2026, kami melihat bagaimana generasi muda mampu menghadirkan ide-ide kreatif yang tidak hanya inovatif secara teknologi, tetapi juga memiliki keberdampakan bagi masyarakat,” ujarnya.

    Grand final kompetisi menghadirkan 10 finalis terbaik yang telah melewati seleksi ketat. Seluruh peserta mendapatkan pelatihan membuat website di platform WordPress dengan dukungan dari Biznet Gio Cloud dan PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia).

    Proses ini menghasilkan Top 10 Finalists yang kemudian bersaing di babak grand final melalui sesi presentasi karya, live judging, hingga awarding session.

    Beragam karya website yang ditampilkan para finalis mengangkat berbagai isu dan kebutuhan masa kini. Mulai dari edukasi digital, sustainability, pengembangan UMKM, hingga solusi berbasis user experience yang dirancang untuk mempermudah aktivitas masyarakat di era digital.

    Kualitas karya yang ditampilkan membuktikan bahwa generasi muda Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari transformasi digital global.

    Marisa Karsen menambahkan bahwa kompetisi ini menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan talenta digital Indonesia. “Di era digital saat ini, kemampuan untuk menciptakan solusi berbasis teknologi menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki generasi muda. Kami percaya bahwa melalui kompetisi ini, peserta tidak hanya belajar mengenai bagaimana membuat dan mendesain website, tetapi juga memahami bagaimana teknologi dapat digunakan untuk memberikan value, menjawab kebutuhan pengguna, dan menciptakan dampak yang lebih luas,” tambahnya.

    Melalui program unggulannya seperti Information Systems, Business Information Technology, dan Business Analytics, BINUS University mendorong mahasiswa untuk memiliki kemampuan digital, business strategy, data analytics, hingga user experience.

    Kompetisi ini sekaligus menjadi bentuk komitmen School of Information Systems BINUS University dalam mempersiapkan talenta digital yang adaptif, kreatif, dan siap menghadapi era transformasi teknologi.

    Kompetisi ini membuka ruang kolaborasi serta eksplorasi ide bagi siswa/i SMA sederajat untuk mengembangkan kemampuan di bidang web development, user interface, user experience, hingga digital problem solving.

    Kemampuan ini nantinya akan berguna ketika menjadi mahasiswa di School of Information Systems dan untuk berkarir di masa depan.

    Antusiasme peserta serta kualitas karya yang ditampilkan dalam grand final menjadi bukti nyata bahwa generasi muda Indonesia siap bersaing di kancah global.

    Dengan adanya kompetisi seperti SIS Web Design Competition, BINUS University terus mendorong lahirnya talenta-talenta digital unggul yang mampu membawa inovasi dan kontribusi nyata bagi perkembangan industri teknologi di Indonesia.

    Melalui kompetisi ini, School of Information Systems BINUS University ingin menunjukkan bahwa website bukan hanya sekadar tampilan digital, tetapi juga dapat menjadi medium inovasi yang mampu memberikan dampak positif.

    Para peserta ditantang untuk tidak hanya mengedepankan desain yang menarik, namun juga menghadirkan fungsi, pengalaman pengguna, dan nilai kebermanfaatan yang relevan dengan kebutuhan industri maupun masyarakat.

    BINUS University terus berinovasi dalam menghadirkan program-program yang mendukung pengembangan talenta digital. Kompetisi seperti ini menjadi salah satu wadah bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan industri yang terus berkembang.

    Dengan terselenggaranya SIS Web Design Competition 2026, BINUS University berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan ekosistem digital yang kreatif dan inovatif di Indonesia. Kompetisi ini menjadi bukti komitmen perguruan tinggi dalam mendukung transformasi digital nasional melalui pendidikan berkualitas.

    Selain itu, perkembangan teknologi yang pesat menuntut generasi muda untuk terus belajar dan beradaptasi. Melalui kompetisi ini, peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman berharga, tetapi juga kesempatan untuk menunjukkan bakat dan kreativitas mereka di bidang teknologi informasi.

    BINUS University melalui School of Information Systems akan terus menggelar kompetisi serupa di masa mendatang. Hal ini sebagai wujud nyata dukungan terhadap pengembangan talenta digital Indonesia yang siap bersaing di era global.

    Kompetisi ini juga menjadi ajang bagi para peserta untuk berjejaring dengan profesional di bidang teknologi informasi. Melalui sesi presentasi dan live judging, peserta mendapatkan masukan berharga dari para juri yang merupakan praktisi dan akademisi di bidangnya.

    Ke depannya, BINUS University berencana untuk memperluas jangkauan kompetisi ini agar dapat menjangkau lebih banyak peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Hal ini sejalan dengan visi perguruan tinggi untuk menjadi pusat unggulan pendidikan teknologi informasi di Asia Tenggara.

    Dengan dukungan dari berbagai mitra seperti Biznet Gio Cloud dan PANDI, kompetisi ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan pengalaman berharga bagi peserta. Kolaborasi antara institusi pendidikan dan industri menjadi kunci dalam menciptakan talenta digital yang siap kerja.

    Marisa Karsen menutup dengan harapan bahwa kompetisi ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi perkembangan industri teknologi di Indonesia. “Kami berharap kompetisi ini dapat menjadi ruang bagi para peserta untuk terus berkembang, berkolaborasi, dan menciptakan solusi digital yang relevan dengan kebutuhan masa depan industri,” pungkasnya.

    BINUS University sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia terus berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang dibutuhkan industri.

    Melalui berbagai program dan kompetisi, BINUS University berupaya untuk menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan dunia kerja.

    SIS Web Design Competition 2026 menjadi salah satu bukti nyata komitmen tersebut. Dengan menghadirkan kompetisi yang relevan dengan kebutuhan industri, BINUS University berharap dapat terus berkontribusi dalam mencetak talenta digital unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.

    Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat menuntut generasi muda untuk terus mengasah kemampuan dan kreativitas mereka. Melalui kompetisi seperti ini, peserta dapat belajar untuk berpikir kritis, kreatif, dan inovatif dalam menciptakan solusi digital yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

    BINUS University juga terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan teknologi informasi melalui pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri. Dengan demikian, lulusan BINUS University diharapkan dapat menjadi pemimpin di bidang teknologi informasi di masa depan.

    Kompetisi ini juga menjadi ajang bagi para peserta untuk mengembangkan soft skills seperti komunikasi, presentasi, dan kerja sama tim. Kemampuan ini sangat penting untuk menunjang karir di bidang teknologi informasi yang membutuhkan kolaborasi antar berbagai disiplin ilmu.

    Dengan berakhirnya SIS Web Design Competition 2026, BINUS University berharap dapat terus menginspirasi generasi muda untuk berkarya dan berinovasi di bidang teknologi informasi. Kompetisi ini menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemain utama di industri teknologi global.

    BINUS University melalui School of Information Systems akan terus mendukung pengembangan talenta digital Indonesia melalui berbagai program dan kompetisi. Dengan demikian, Indonesia dapat terus bersaing di era digital yang semakin kompetitif.

    Melalui kompetisi ini, BINUS University juga ingin menunjukkan bahwa pendidikan teknologi informasi tidak hanya tentang coding dan programming, tetapi juga tentang bagaimana menciptakan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat.

    Hal ini sejalan dengan visi BINUS University untuk menjadi universitas yang berwawasan global dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

    Dengan dukungan dari berbagai pihak, kompetisi ini dapat berjalan dengan sukses dan memberikan dampak positif bagi para peserta. BINUS University berharap kompetisi serupa dapat terus digelar di masa mendatang untuk mencetak lebih banyak talenta digital unggul di Indonesia.

    BINUS University juga mengajak para siswa/i SMA sederajat untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang teknologi informasi. Melalui berbagai program dan kompetisi, BINUS University siap mendukung generasi muda Indonesia untuk meraih prestasi di bidang teknologi informasi.

    Kompetisi ini menjadi bukti bahwa BINUS University tidak hanya fokus pada pendidikan formal, tetapi juga pada pengembangan bakat dan minat mahasiswa di bidang teknologi informasi. Dengan demikian, lulusan BINUS University diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mampu membawa Indonesia menuju era digital yang lebih baik.

    BINUS University juga terus berupaya untuk memperkuat kerja sama dengan industri teknologi informasi. Melalui kerja sama ini, BINUS University dapat memastikan bahwa kurikulum dan program yang ditawarkan relevan dengan kebutuhan industri.

    Dengan demikian, lulusan BINUS University diharapkan dapat langsung terserap di dunia kerja dan berkontribusi bagi kemajuan industri teknologi informasi di Indonesia. Kompetisi seperti SIS Web Design Competition 2026 menjadi salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut.

    BINUS University berharap kompetisi ini dapat terus menginspirasi generasi muda untuk berkarya dan berinovasi di bidang teknologi informasi. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Indonesia dapat menjadi pemain utama di industri teknologi global.

    Melalui kompetisi ini, BINUS University juga ingin menunjukkan bahwa pendidikan teknologi informasi dapat menjadi kendaraan untuk menciptakan perubahan positif di masyarakat. Dengan demikian, generasi muda Indonesia diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mampu membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.

    BINUS University terus berkomitmen untuk mendukung pengembangan talenta digital Indonesia melalui berbagai program dan kompetisi. Dengan demikian, Indonesia dapat terus bersaing di era digital yang semakin kompetitif.

    SIS Web Design Competition 2026 menjadi salah satu bukti nyata komitmen BINUS University dalam mencetak talenta digital unggul. Dengan dukungan dari berbagai pihak, kompetisi ini diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi perkembangan industri teknologi di Indonesia.

    BINUS University juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pengembangan talenta digital Indonesia. Dengan kerja sama dan kolaborasi, Indonesia dapat menjadi negara yang maju di bidang teknologi informasi.

    Melalui kompetisi ini, BINUS University berharap dapat terus menginspirasi generasi muda untuk berkarya dan berinovasi. Dengan semangat pantang menyerah dan terus belajar, generasi muda Indonesia dapat meraih prestasi di kancah global.

    BINUS University sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia akan terus berupaya untuk memberikan yang terbaik bagi mahasiswa dan masyarakat. Melalui berbagai program dan kompetisi, BINUS University berkomitmen untuk mencetak talenta digital unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.

    Dengan berakhirnya SIS Web Design Competition 2026, BINUS University berharap para peserta dapat terus mengembangkan kemampuan dan kreativitas mereka di bidang teknologi informasi. Kompetisi ini menjadi awal dari perjalanan panjang untuk meraih kesuksesan di dunia teknologi informasi.

    BINUS University juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kompetisi ini. Dengan dukungan dari berbagai pihak, kompetisi ini dapat berjalan dengan sukses dan memberikan dampak positif bagi para peserta.

    BINUS University berharap kompetisi serupa dapat terus digelar di masa mendatang untuk mencetak lebih banyak talenta digital unggul di Indonesia. Dengan demikian, Indonesia dapat terus bersaing di era digital yang semakin kompetitif.

    Melalui kompetisi ini, BINUS University juga ingin menunjukkan bahwa pendidikan teknologi informasi dapat menjadi kendaraan untuk menciptakan perubahan positif di masyarakat. Dengan demikian, generasi muda Indonesia diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mampu membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.

    BINUS University terus berkomitmen untuk mendukung pengembangan talenta digital Indonesia melalui berbagai program dan kompetisi. Dengan demikian, Indonesia dapat terus bersaing di era digital yang semakin kompetitif.

    SIS Web Design Competition 2026 menjadi salah satu bukti nyata komitmen BINUS University dalam mencetak talenta digital unggul. Dengan dukungan dari berbagai pihak, kompetisi ini diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi perkembangan industri teknologi di Indonesia.

    BINUS University juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pengembangan talenta digital Indonesia. Dengan kerja sama dan kolaborasi, Indonesia dapat menjadi negara yang maju di bidang teknologi informasi.

    Melalui kompetisi ini, BINUS University berharap dapat terus menginspirasi generasi muda untuk berkarya dan berinovasi. Dengan semangat pantang menyerah dan terus belajar, generasi muda Indonesia dapat meraih prestasi di kancah global.

    BINUS University sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia akan terus berupaya untuk memberikan yang terbaik bagi mahasiswa dan masyarakat. Melalui berbagai program dan kompetisi, BINUS University berkomitmen untuk mencetak talenta digital unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.

    Dengan berakhirnya SIS Web Design Competition 2026, BINUS University berharap para peserta dapat terus mengembangkan kemampuan dan kreativitas mereka di bidang teknologi informasi. Kompetisi ini menjadi awal dari perjalanan panjang untuk meraih kesuksesan di dunia teknologi informasi.

    BINUS University juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kompetisi ini. Dengan dukungan dari berbagai pihak, kompetisi ini dapat berjalan dengan sukses dan memberikan dampak positif bagi para peserta.

    BINUS University berharap kompetisi serupa dapat terus digelar di masa mendatang untuk mencetak lebih banyak talenta digital unggul di Indonesia. Dengan demikian, Indonesia dapat terus bersaing di era digital yang semakin kompetitif. (Icha)

  • Strava Rombak Fitur Latihan Kekuatan, Hadirkan Peta Otot Otomatis

    Strava Rombak Fitur Latihan Kekuatan, Hadirkan Peta Otot Otomatis

    Telko.id – Strava secara resmi mengumumkan pembaruan besar pada pengalaman latihan kekuatan di platformnya.

    Pembaruan ini mencakup 14 integrasi mitra baru, log latihan khusus, peta otot yang terisi otomatis, dan lima format berbagi baru. Langkah ini merupakan respons terhadap pertumbuhan pesat aktivitas latihan kekuatan yang menjadi salah satu jenis olahraga dengan pertumbuhan tercepat di Strava.

    Pembaruan ini memungkinkan pengguna untuk mencatat, melacak, dan membagikan progres latihan angkat beban mereka berdampingan dengan aktivitas lari, bersepeda, dan lainnya.

    Dengan lebih dari 195 juta pengguna di lebih dari 185 negara, Strava terus berupaya memperluas ekosistemnya untuk mencakup berbagai jenis aktivitas fisik.

    “Latihan kekuatan telah menjadi salah satu jenis olahraga dengan pertumbuhan tercepat di Strava dalam beberapa waktu terakhir. Pada tahun 2025 saja, ada lebih dari 500 juta unggahan dari aktivitas ini. Para pengguna pun telah menyampaikan dengan jelas apa yang mereka butuhkan dari kami,” ucap Matt Salazar, Chief Product Officer Strava.

    Menurut Salazar, pembaruan ini menghadirkan kedalaman, motivasi, dan kemudahan berbagi yang sama seperti yang dikenal dari Strava ke berbagai aktivitas latihan kekuatan.

    Baik untuk mendukung latihan lomba, mengangkat beban untuk kebugaran, maupun menjadikan latihan kekuatan sebagai aktivitas utama, pengguna kini memiliki alat yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

    Integrasi Mitra dan Ekosistem yang Diperluas

    Strava bermitra dengan 14 platform latihan kekuatan dan kebugaran terkemuka. Mitra peluncuran awal meliputi 24 Hour Fitness, Amazfit, Caliber, COROS, Fitbod, Garmin, Hevy, iFIT Personal Trainer, JEFIT, Liftoff, Motra, REMAKER, Runna, dan WHOOP.

    Integrasi ini memungkinkan pengguna membawa data komprehensif dari aplikasi dan perangkat yang sudah mereka gunakan langsung ke Strava.

    Content image for article: Strava Rombak Fitur Latihan Kekuatan, Hadirkan Peta Otot Otomatis

    “Seiring upaya Strava untuk terus memperluas pengalaman latihan kekuatan, konteks yang lebih kaya menjadi sangat penting,” ucap Ed Baker, Chief Product Officer di WHOOP.

    Ia menambahkan bahwa dengan mengintegrasikan wawasan WHOOP serta sinyal kesehatan dan performa yang lebih luas ke dalam Strava, kami membantu anggota kami menghubungkan kekuatan, daya tahan, dan pemulihan.

    Guillem Ros, CEO dan salah satu pendiri Hevy, juga menyambut baik kemitraan ini. “Kami bangga bermitra dengan Strava untuk membantu meningkatkan latihan kekuatan dan membuat umat manusia menjadi lebih kuat, bersama-sama,” katanya. Bagi pengguna yang ingin mengetahui lebih dalam tentang perubahan ini, artikel Fitur Terbaru Strava bisa menjadi referensi tambahan.

    Peta Otot Otomatis dan Log Latihan Baru

    Salah satu fitur paling inovatif dalam pembaruan ini adalah peta otot yang terisi otomatis. Setiap latihan yang dicatat kini menghasilkan peta otot visual yang secara otomatis menyoroti kelompok otot yang dilatih berdasarkan latihan yang dilakukan. Ini memberikan gambaran visual yang jelas tentang bagian tubuh mana yang telah bekerja keras.

    Selain itu, atlet kini dapat mencatat set, repetisi, dan beban secara dinamis dalam log khusus yang dirancang untuk latihan kekuatan. Fungsionalitas ini merekam latihan kekuatan dari waktu ke waktu, sehingga memudahkan pengguna untuk meninjau dan mengulangi latihan. Fitur ini sangat berguna bagi mereka yang ingin melacak progres secara konsisten.

    Strava juga meluncurkan lima format berbagi baru yang dirancang khusus untuk latihan kekuatan. Format ini memberi atlet lebih banyak cara untuk merayakan angkatan dan progres mereka bersama teman, klub, serta komunitas Strava yang lebih luas. Pengalaman berbagi ini menerjemahkan aktivitas di gym atau di rumah menjadi bentuk pengakuan yang setara dengan aktivitas luar ruangan.

    Konteks Kesehatan dan Pertumbuhan Latihan Kekuatan

    Kesehatan secara keseluruhan, umur panjang, dan pencegahan cedera menjadi beberapa motivasi utama di balik pertumbuhan aktivitas latihan kekuatan. Strava terus mencerminkan alasan dan cara orang bergerak melalui produknya.

    Peluncuran ini menandai langkah pertama dalam investasi besar terhadap pengalaman latihan kekuatan di Strava.

    Data menunjukkan bahwa pada tahun 2025 saja, ada lebih dari 500 juta unggahan aktivitas latihan kekuatan di platform. Angka ini menegaskan bahwa latihan kekuatan bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan telah menjadi aktivitas utama bagi banyak pengguna.

    Pembaruan ini juga membuka dinamika komunitas Strava yang sebelumnya belum tersentuh oleh aktivitas latihan kekuatan. Dengan integrasi data yang lebih kaya, pengguna dapat saling mendukung, memberi semangat, dan berbagi tips latihan. Ini memperkuat posisi Strava sebagai platform sosial untuk gaya hidup aktif.

    Dampak bagi Pengguna dan Industri Kebugaran

    Peluncuran pengalaman latihan kekuatan baru ini akan dilakukan secara global kepada pengguna Strava dalam beberapa pekan ke depan. Pembaruan ini diprediksi akan mengubah cara pengguna berinteraksi dengan data latihan kekuatan mereka.

    Bagi pengguna yang sebelumnya hanya menggunakan Strava untuk lari atau bersepeda, fitur ini membuka kemungkinan baru untuk mencatat seluruh rutinitas kebugaran dalam satu platform.

    Sementara itu, bagi pengguna setia latihan kekuatan, fitur ini memberikan pengakuan yang selama ini mereka cari. Perbandingan dengan platform lain seperti Smartwatch Pelari juga menunjukkan tren integrasi yang semakin luas.

    Dengan tambahan fitur ini, Strava semakin memperkuat posisinya sebagai aplikasi untuk gaya hidup aktif. Komunitasnya yang lebih dari 195 juta pengguna di lebih dari 185 negara menjadi bukti bahwa platform ini terus berkembang sesuai kebutuhan pengguna.

    Pembaruan ini juga membuka peluang bagi mitra aplikasi kebugaran untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Dengan integrasi yang mulus, pengguna tidak perlu lagi mencatat latihan secara manual di dua aplikasi berbeda. Semua data dapat tersinkronisasi secara otomatis.

    Strava berkomitmen untuk terus berinvestasi dalam pengalaman latihan kekuatan. Ini baru permulaan dari rangkaian fitur yang akan datang. Pengguna dapat menantikan lebih banyak inovasi yang akan membuat latihan kekuatan semakin terintegrasi dalam ekosistem Strava. (Icha)

  • Amazon Investasi US$33 Miliar di Asia Tenggara untuk AI dan Cloud

    Amazon Investasi US$33 Miliar di Asia Tenggara untuk AI dan Cloud

    Telko.id – Amazon mengumumkan rencana investasi besar-besaran di Asia Tenggara. Perusahaan teknologi global itu akan menggelontorkan dana lebih dari US$33 miliar hingga 2039 untuk infrastruktur cloud dan kecerdasan buatan (AI) di Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Thailand.

    Investasi ini diproyeksikan memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Menurut penilaian dampak ekonomi Amazon, kontribusinya terhadap produk domestik bruto (PDB) gabungan keempat negara tersebut bisa mencapai lebih dari US$64 miliar pada 2039.

    Selain itu, investasi ini diperkirakan akan mendukung lebih dari 56.300 pekerjaan setara purna waktu per tahun dalam rantai pasok pusat data lokal.

    “Amazon berencana untuk menginvestasikan lebih dari US$33 miliar di seluruh kawasan Asia Tenggara hingga 2039. Kami tengah membangun infrastruktur, melatih tenaga kerja lokal, dan memberdayakan bisnis di kawasan ini agar bisa bersaing di tingkat global,” ujar David Zapolsky, Chief Global Affairs and Legal Officer Amazon.

    Komitmen Jangka Panjang di Asia Tenggara

    Kiprah Amazon di Asia Tenggara sudah dimulai sejak 16 tahun lalu. AWS Region pertama di kawasan ini diluncurkan di Singapura pada 2010. Kini, Amazon memiliki AWS Region di Singapura (2010), Indonesia (2021), Malaysia (2024), dan Thailand (2025).

    Perusahaan saat ini memiliki lebih dari 3.000 karyawan dan lebih dari 2.500 tenaga kerja pendukung di berbagai lokasi operasional di kawasan ini.

    Pada 2025 saja, Amazon telah menginvestasikan lebih dari US$3 miliar. Dana tersebut mencakup infrastruktur dan kompensasi karyawan di berbagai lini bisnisnya, termasuk Stores, Amazon Web Services (AWS), Global Selling, Devices, dan Entertainment di Asia Tenggara.

    Investasi ini sejalan dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi digital ASEAN yang diprediksi mencapai US$560 miliar pada 2030. Amazon mendukung kapabilitas digital Asia Tenggara dengan memperluas infrastruktur cloud dan AI yang telah digunakan oleh berbagai bisnis dan organisasi untuk bertumbuh dan berinovasi.

    Pelatihan Tenaga Kerja dan Dampak Nyata

    Amazon juga fokus pada pengembangan sumber daya manusia. Sejak 2017, perusahaan telah melatih lebih dari 2,7 juta individu di Asia Tenggara dalam meningkatkan keterampilan di bidang cloud. Pelatihan ini menjadi fondasi penting bagi adopsi AI di kalangan perusahaan.

    “Pelatihan dan peningkatan keterampilan di bidang AI dan cloud merupakan pendorong utama, dan di sinilah masih banyak negara yang perlu berinvestasi lebih besar,” ujar Zapolsky. “Sejak 2017, kami telah melatih 2,7 juta orang di seluruh Asia Tenggara, tetapi percepatan ini perlu ditingkatkan lebih jauh.”

    Berbagai program pelatihan telah diluncurkan, termasuk Program AI Spring Amazon di Singapura dan kolaborasi dengan siswa dari 21 sekolah menengah atas di Jawa Barat, Indonesia. Dalam satu hari, lebih dari 2.600 peserta menciptakan 10.821 aplikasi AI generatif yang unik dan mencatatkan rekor GUINNESS WORLD RECORDS®. Amazon juga menawarkan lebih dari 30 kursus gratis tentang AI dan AI generatif dalam bahasa Vietnam melalui inisiatif “AI Ready”.

    Dampak nyata dari infrastruktur AWS sudah terlihat di berbagai sektor. 123RF dari Malaysia menggunakan layanan AI Amazon untuk menganalisis konten visual dari jutaan gambar, menggandakan akurasi pencarian, dan memangkas waktu penelusuran konten hingga 90%.

    Union Bank of the Philippines menghadirkan analytics berbasis AI generatif ke lebih dari 200 pengguna bisnis. Sementara itu, Sansiri dari Thailand membangun asisten AI di AWS yang memproses 50.000 faktur per bulan dengan akurasi 90%.

    Bagi Anda yang tertarik dengan perkembangan teknologi cloud di Indonesia, simak analisis mendalam tentang Bisnis Data Center di tanah air. Selain itu, perkembangan pusat data juga menarik perhatian investor global seperti yang terlihat dalam akuisisi Bisnis Data Center XL Axiata oleh Princeton Digital Group.

    Ekspansi Konektivitas dan Keberlanjutan

    Amazon juga berinvestasi dalam teknologi satelit orbit rendah (LEO) melalui Project Kuiper. Teknologi ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan konektivitas di Asia Tenggara, di mana lebih dari 150 juta orang belum memiliki akses internet yang andal dan terjangkau.

    Access Partnership memperkirakan penutupan kesenjangan ini dapat membuka manfaat ekonomi tahunan senilai US$47,8 miliar dan menciptakan hingga 3,8 juta pekerjaan.

    Dalam hal keberlanjutan, Amazon berkomitmen mencapai target water positive pada 2030. Di Singapura, semua pusat data Amazon beroperasi menggunakan NEWater, air daur ulang berkualitas tinggi.

    Amazon juga berkolaborasi dengan Air Selangor dalam inisiatif air daur ulang skala besar pertama di Malaysia. Di Jawa Barat, Amazon bermitra dengan Habitat for Humanity untuk membangun sembilan fasilitas air bersih yang bermanfaat bagi 1.394 rumah tangga.

    Untuk mencapai target nol emisi karbon bersih pada 2040, Amazon berinvestasi dalam energi terbarukan. Di Singapura, dua proyek energi terbarukan menghasilkan cukup listrik untuk memenuhi kebutuhan hampir 20.000 rumah tangga setiap tahun.

    Di Indonesia, Amazon bermitra dengan PT PLN dalam kesepakatan tarif hijau pertama dengan kapasitas 210 megawatt.

    Pemberdayaan Bisnis dan Konten Lokal

    Melalui Amazon Global Selling, ribuan bisnis di Asia Tenggara, yang sebagian besar merupakan UKM, dapat menjangkau pelanggan di lebih dari 200 negara. Produk-produk inovatif dari kawasan ini, mulai dari furnitur Vietnam hingga perlengkapan rumah Singapura, kini bisa dinikmati pasar global.

    Amazon juga membawa cerita dan suara Asia Tenggara ke audiens global melalui Prime Video. Baru-baru ini, Amazon meluncurkan tujuh Amazon Original lokal di Filipina yang akan tersedia di lebih dari 240 negara dan wilayah.

    Bagi Anda yang ingin mengembangkan keterampilan di bidang teknologi, program seperti IDCamp 2021 yang digelar Indosat Ooredoo Hutchinson menunjukkan besarnya minat masyarakat Indonesia terhadap pelatihan digital.

    Komitmen Amazon di Asia Tenggara mencakup kemitraan aktif dengan pemerintah untuk membangun kerangka kebijakan yang mendukung kesuksesan jangka panjang kawasan ini. Amazon mendukung aturan perdagangan digital berstandar tinggi di bawah ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA), termasuk ketentuan yang memungkinkan arus data lintas batas yang tepercaya.

    Zapolsky menekankan pentingnya kedaulatan dan kontrol dalam adopsi AI. “Kedaulatan memiliki arti yang berbeda di setiap negara. Bagi kami, hal ini bergantung pada teknologi dan kontrol operasional, bukan pada kewarganegaraan penyedia layanan. Anda yang menentukan di mana data Anda berada, siapa yang dapat mengaksesnya, dan model mana yang digunakan,” ujarnya.

    Seiring Asia Tenggara meneguhkan posisinya sebagai salah satu ekonomi digital paling dinamis di dunia, Amazon berkomitmen untuk terus berinvestasi dalam infrastruktur, pengembangan keterampilan, pemberdayaan bisnis, dan penciptaan konten. Perusahaan akan terus bekerja sama dengan pemerintah di seluruh kawasan untuk memastikan manfaat AI dapat dirasakan secara luas, inklusif, dan berkelanjutan. (Icha)

  • Konten AI Kini Bisa Ditandai, ChatGPT dan Nvidia Ikut Pakai

    Konten AI Kini Bisa Ditandai, ChatGPT dan Nvidia Ikut Pakai

    Telko.id – Persaingan industri AI memasuki fase baru setelah OpenAI dan Nvidia resmi mengadopsi teknologi watermark AI milik Google bernama SynthID.

    Melansir dari SindoNews, langkah ini dilakukan untuk membantu pengguna membedakan konten asli dengan konten yang dihasilkan kecerdasan buatan, di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap penyebaran gambar, video, dan audio AI yang semakin sulit dikenali.

    Penggunaan SynthID yang diperluas, yang diperkenalkan sejak tahun 2023, akan memungkinkan sistem AI Google termasuk Gemini untuk lebih mudah mendeteksi konten gambar, video, dan audio generatif yang dihasilkan AI.

    Fitur deteksi dapat diakses oleh pengguna melalui aplikasi Gemini, fungsi Circle to Search, dan integrasi di browser web Google Chrome.

    Melalui kerja sama ini, OpenAI akan mulai menerapkan SynthID pada gambar yang dihasilkan lewat ChatGPT dan API mereka, sementara NVIDIA mengintegrasikan teknologi tersebut ke dalam model AI Cosmos miliknya.

    Baca Juga:

    Selain OpenAI dan Nvidia, beberapa perusahaan lain seperti ElevenLabs dan Kakao juga ikut mendukung penggunaan SynthID sebagai standar identifikasi konten AI lintas platform.

    Google juga memperluas kemampuan verifikasi AI melalui dukungan standar C2PA (Coalition for Content Provenance and Authenticity).

    Teknologi ini bekerja dengan metadata dan tanda kriptografi untuk menunjukkan asal-usul sebuah konten digital, termasuk apakah konten tersebut pernah dimodifikasi AI.

    Fitur verifikasi ini mulai tersedia di aplikasi Gemini dan nantinya akan diperluas ke Google Search serta browser Chrome.

    Selain software, Google turut membawa dukungan C2PA ke perangkat keras.

    Seri smartphone Pixel terbaru disebut akan menjadi salah satu perangkat pertama yang mendukung standar tersebut secara native, termasuk kemampuan menambahkan informasi metadata AI langsung pada foto dan video yang direkam pengguna.Dalam pengembangan perangkat keras, seri ponsel pintar Pixel 10 akan menjadi salah satu perangkat pertama yang mendukung standar C2PA secara native.

    Google juga berencana untuk memperbarui perangkat Pixel 8 dan Pixel 9 dalam waktu dekat sehingga informasi metadata C2PA dapat secara otomatis disertakan dalam konten video yang direkam.

    Kolaborasi lintas perusahaan ini menunjukkan bahwa industri AI mulai bergerak menuju sistem verifikasi bersama untuk menghadapi era konten sintetis.

    Seiring kualitas AI generatif yang semakin realistis, keberadaan watermark dan sistem identifikasi seperti SynthID dipandang penting untuk membantu menjaga kepercayaan pengguna terhadap konten digital di internet.