spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 8

Google Play Games Kini Bisa Main Game Android di PC

Telko.id – Google menghadirkan sejumlah pembaruan besar untuk ekosistem game di layanan Google Play dalam ajang Game Developers Conference 2026 (GDC).

Melansir dari Kompas Tekno, dalam kesempatan tersebut, Google juga memperluas kemampuan Google Play Games dengan menambahlan berbagai fitur baru yang membuat platform tersebut semakin menyerupai layanan distribusi game PC seperti Steam.

Melalui pembaruan ini, pengguna kini dapat memainkan game Android langsung di komputer serta mencoba sebagian konten permainan terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membeli atau mengunduh versi lengkapnya.

Dengan perubahan ini, pengguna tidak lahi hanya memainkan game Android di smartphone. Game yang dibeli di Play Store kini bisa dimainkan di berbagai perangkat, termasuk komputer melalui Google Play Games untuk Windows.

Baca Juga:

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Google untuk memperluas ekosistem gaming Play Store agar tidak hanya berfokus pada perangkat mobile, tetapi juga merambah pengalaman bermain lintas platform seperti yang ditawarkan platform game PC.

Progress permainan juga akan disimpan di Profiles pengguna, dan tersinkrong secara otomatis antar perangkat. Artinya pengguna bisa melanjutkan permainan di titik terakhir meski berpindah dari ponsel ke komputer.

Google mengatakan fitur ini diharapkan mempermudah pemain yang ingin bermain di berbagai perangkat tanpa harus membeli game yang sama berulang kali.

Beberapa game yang sedang disiapkan untuk pengalaman lintas platform ini antara lain:

  • Moonlight Peaks
  • Sledding Game
  • Low-Budget Repairs

Semuanya dapat dimainkan melalui Google Play Games baik di perangkat mobile maupun PC Windows.

Selain itu, Google juga menambahkan fitur ‘Game Trials’ atau mencoba game sebelum membeli. Fitur ini memungkinkan pemain menjajal gameplay dalam waktu singkat tanpa perlu mengunduh seluruh game terlebih dahulu.

Pendekatan ini mirip dengan sistem demo yang umum ditemukan di platform distribusi game PC seperti Steam, sehingga pengguna dapat memastikan game tersebut sesuai dengan minat mereka sebelum melakukan pembelian atau instalasi penuh.

Google juga memperluas dukungan Google Play Games untuk lebih banyak judul game dan perangkat PC. Sebelumnya, layanan ini hanya tersedia untuk sejumlah game tertentu dan memerlukan spesifikasi komputer yang cukup tinggi.

Namun, kini Google mulai membuka akses ke lebih banyak pengembang agar game mereka dapat berjalan secara native di PC melalui platform tersebut.

Google juga menambahkan sejumlah fitur baru untuk meningkatkan pengalaman pemain, termasuk fitur komunitas dan kecerdasan buatan (AI).

Salah satunya adalah Community Posts, yang memungkinkan pemain berdiskusi atau berbagi tips langsung di halaman game di Play Store.

Selain itu, Google juga memperluas fitur Play Games Sidekick, yaitu overlay dalam game yang diperkenalkan tahun lalu.

Sidekick menampilkan informasi kontekstual selama permainan berlangsung, termasuk Game Tips berbasis AI yang dirancang untuk membantu pemain melewati bagian yang sulit atau memahami mekanisme game, dilansir dari Android Guys.

Bagi pemain, pembaruan ini memberikan fleksibilitas lebih besar dalam menikmati game Android. Pengguna bisa memilih bermain di smartphone saat mobile atau beralih ke PC untuk pengalaman bermasin yang lebih nyaman dengan layar besar dan kontrol yang lebih presisi. Selain itu, fitur uji coba sebelum membeli juga dapat membantu pemain menghindari pembelian game yang tidak sesuai dengan ekspektasi.

Leica Leitzphone by Xiaomi, Bawa Pengalaman Fotografi Premium

Telko.id – Xiaomi secara resmi meluncurkan Leica Leitzphone powered by Xiaomi di Indonesia. Perangkat ini merupakan hasil evolusi kolaborasi strategis kedua brand, yang kini bergeser dari model Joint R&D ke Strategic Co-creation, dengan tujuan menghadirkan pengalaman fotografi premium khas Leica dalam format smartphone.

Andi Renreng, Marketing Director Xiaomi Indonesia, menyatakan bahwa kolaborasi ini telah konsisten menetapkan standar baru dalam mobile photography sejak 2022.

“Kini, kami menghadirkan Leica Leitzphone powered by Xiaomi yang menawarkan kemampuan fotografi revolusioner dalam genggaman,” ujarnya dalam peluncuran di Jakarta, Kamis (13/3/2025).

Menurutnya, model co-creation ini secara signifikan meningkatkan peran Leica dalam pengembangan perangkat dari hulu ke hilir.

Leica Leitzphone hadir dalam jumlah terbatas dan dikurasi khusus bagi kalangan yang memiliki apresiasi mendalam terhadap seni fotografi, seperti fotografer profesional dan pencinta estetika. Eksklusivitas ini menjadikannya salah satu smartphone paling eksklusif di pasar Indonesia.

Fotografer ternama dan Leica Indonesia Ambassador, Davy Linggar, yang telah menggunakan perangkat ini, mengungkapkan apresiasinya.

“Bagi saya, fotografi adalah tentang kembali ke esensi utamanya yaitu menangkap rasa dan mengabadikan momen. Leica Leitzphone menghadirkan pengalaman presisi tersebut dalam bentuk compact,” kata Davy.

Ia menambahkan, dengan sistem yang minim distraksi dan kemampuan menangkap detail dengan karakter visual khas Leica, perangkat ini membantu fokus pada esensi fotografi: cahaya, emosi, dan cerita.

Content image for article: Leica Leitzphone by Xiaomi Resmi Hadir, Bawa Pengalaman Fotografi Premium ke Indonesia

Perangkat ini lahir dari visi untuk melampaui batas kamera ponsel biasa dan dirancang untuk mengakomodasi kedalaman berbagai genre fotografi. Salah satu fitur unggulannya adalah 13 Leica Looks yang menghadirkan estetika dan karakter kuat dalam setiap bidikan, memungkinkan pengguna mengubah momen menjadi karya yang autentik.

Untuk kebutuhan fotografi jalanan atau kondisi cahaya kompleks, Leica Leitzphone mengandalkan teknologi LOFIC HDR yang revolusioner.

Teknologi ini menjaga kehalusan gradasi warna dan mengungkap detail di area gelap tanpa mengorbankan kejernihan bagian yang terang, menghasilkan keseimbangan visual yang sempurna dalam berbagai situasi pencahayaan.

Dalam hal fotografi portrait, perangkat ini menghadirkan lima preset efek bokeh khas Leica yang legendaris. Fitur ini dirancang khusus untuk menangkap foto human interest yang lebih ekspresif dan natural, memastikan subjek tampil menonjol dengan kedalaman rasa yang tepat.

Kemampuan visual Leica Leitzphone juga didukung oleh Leica UltraPure Optical Design, yang membuatnya menjadi perangkat andal untuk mengabadikan lanskap alam dan arsitektur dengan ketajaman detail yang tinggi. Setiap elemen dalam pemandangan dapat terekam dengan hidup, seolah membawa pengguna kembali ke momen tersebut.

Dari sisi desain, smartphone ini mengadopsi estetika Industrial Design yang stylish dan dilengkapi dengan Leica Camera Ring. Fitur fisik ini memungkinkan pengguna mengatur focal length dan fokus secara presisi, menghidupkan kembali sensasi mekanis layaknya menggunakan kamera profesional Leica.

Kehadiran branding khas Leica yang tersemat halus mempertegas posisinya bukan sekadar alat komunikasi, melainkan simbol kemewahan dan perhatian terhadap detail.

Peluncuran Leica Leitzphone powered by Xiaomi menandai babak baru dalam fotografi mobile, di mana filosofi visual legendaris bertemu dengan inovasi teknologi terkini. Perangkat ini diharapkan dapat menginspirasi lahirnya lebih banyak karya mobile photography dengan perspektif baru dan cerita yang lebih kuat.

Kehadirannya sejalan dengan tren premiumisasi di dunia imaging, di mana kualitas visual dengan karakter dan presisi menjadi nilai utama, sebagaimana juga terlihat pada lini produk premium lainnya. (Icha)

Predator Helios 16 AI, Laptop Monster untuk Creator dan Gaming

0

Telko.id – Predator Gaming Indonesia secara resmi meluncurkan Predator Helios 16 AI, laptop yang diklaim sebagai “AI Monster” untuk memenuhi kebutuhan komputasi berat para kreator dan gamer.

Laptop ini dirancang khusus untuk desain grafis, editing video, generasi AI, workflow kreatif berat, dan rendering tinggi dengan performa stabil.

Diluncurkan di Jakarta pada 13 Maret 2026, Helios 16 AI menjawab kebutuhan pasar laptop AI yang terus berkembang. Perangkat ini dibekali prosesor Intel® Core™ Ultra 9 275 HX dan kartu grafis NVIDIA® GeForce RTX™ 5090 175W tanpa power cut.

Kombinasi ini dioptimalkan untuk menjalankan tugas berat seperti generative AI, rendering 3D, produksi video resolusi tinggi, serta gaming dan streaming secara bersamaan.

Matius Tirtawirya, Consumer & Gaming Notebook Product Manager Acer Indonesia, mengatakan, “Hadirnya Predator Helios 16 AI sejalan dengan percepatan adopsi kecerdasan buatan yang juga memengaruhi cara individu bekerja, berkreasi, dan bermain. Kami melihat perkembangan AI sebagai momentum penting untuk menghadirkan perangkat yang tidak hanya memiliki performa tinggi, tetapi juga bisa mendukung produktivitas dan kreativitas.”

“Hadir sebagai laptop AI, untuk para AI creator, laptop Predator Helios 16 AI memberikan performa dan manfaat nyata dalam proses kerja sehari-hari. Proses rendering dapat diselesaikan lebih cepat, AI image dan video generation menjadi lebih responsif, serta preview visual berjalan secara real-time tanpa gangguan,” tambah Matius.

Content image for article: Predator Helios 16 AI, Laptop Monster untuk Creator dan Gaming

Spesifikasi Unggulan untuk Kinerja Maksimal

Untuk menghadapi kebutuhan komputasi modern yang kompleks, Helios 16 AI dilengkapi dengan memori hingga 64 GB DDR5 dan penyimpanan PCIe Gen5 SSD hingga 2 TB. Konfigurasi ini memberikan ruang besar untuk menjalankan berbagai aplikasi berat secara simultan dan stabil.

Pengalaman visual didukung layar 16 inci WQXGA OLED dengan refresh rate 240Hz. Layar ini memiliki cakupan warna 100% DCI-P3 dan response time 0.2 ms, menghadirkan tampilan tajam dan akurat untuk editing, desain visual, hingga gaming kompetitif.

Untuk menjaga performa tetap optimal, laptop ini menggunakan teknologi pendingin AeroBlade™ 3D Fan generasi terbaru. Sistem ini dirancang menjaga suhu tetap stabil saat menjalankan pekerjaan berat dalam waktu lama, mencegah penurunan kinerja saat editing atau rendering.

Konektivitas Canggih untuk Workflow Modern

Predator Helios 16 AI menghadirkan konektivitas generasi terbaru untuk mendukung workflow kreatif modern. Laptop ini dilengkapi dua port Thunderbolt™ 5 yang menawarkan bandwidth besar untuk kebutuhan profesional. Port ini memungkinkan transfer file proyek berukuran besar dengan cepat, menghubungkan monitor beresolusi tinggi, dan membangun setup workstation lengkap via docking station dengan satu kabel.

Content image for article: Predator Helios 16 AI, Laptop Monster untuk Creator dan Gaming

Dukungan jaringan juga ditingkatkan dengan Predator Killer™ 5G Ethernet (E5000B) yang menghadirkan konektivitas lebih cepat dan stabil. Fitur ini memudahkan kreator dalam mengupload konten resolusi tinggi, mengakses NAS storage, dan transfer file proyek besar secara efisien.

Peluncuran Helios 16 AI ini memperkuat portofolio laptop gaming tipis dan laptop hybrid dari Acer yang telah diluncurkan sebelumnya, bersaing di pasar yang juga dikuasai oleh ASUS ROG.

Setiap pembelian Predator Helios 16 AI dilengkapi garansi 3 tahun yang mencakup penggantian spare parts, bebas biaya servis, dan on-site service.

Pembeli juga mendapatkan 1 tahun Acer Accidental Damage Protection (AADP) untuk perlindungan terhadap kerusakan tidak disengaja. Info program garansi lengkap dapat diakses di laman acerid.com/garansiekstra.

Predator Helios 16 AI (model PH16-73) sudah tersedia di seluruh jaringan penjualan resmi Acer, Acer eStore, dan marketplace partner.

Laptop ini dijual dengan harga Rp79.999.000, termasuk Windows 11 Home dan Microsoft Office Home 2024. (Icha)

Telkomsel Raih GTI Awards 2026 untuk Solusi 5G Enterprise di Batam

0

Telko.id – Telkomsel meraih penghargaan Market Development Award – 5G Enterprise Network Solutions (ENS) pada GTI Awards 2026 di Mobile World Congress (MWC) 2026 Barcelona.

Penghargaan ini diberikan atas inisiatif dan keberhasilan implementasi jaringan private 5G/5G‑A di kawasan smart manufacturing Pegatron di Batam, yang menjadi benchmark nasional untuk manufaktur cerdas di Indonesia.

Direktur Planning & Transformation Telkomsel, Wong Soon Nam, menyampaikan apresiasi atas pengakuan tersebut.

“Pada prinsipnya, teknologi seperti 5G dan AI harus memudahkan industri, membuat proses lebih cepat, efisien, dan andal,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi yang tepat di sektor manufaktur telah membuktikan kemampuan dalam membuka peluang ekonomi baru dan memperkuat daya saing industri Indonesia.

Proyek yang diberi judul “Accelerating Industry 4.0: How Telkomsel Forged Indonesia’s National 5G Smart Manufacturing Benchmark” ini berfokus pada pengembangan jaringan private 5G di area seluas 85.000 m² di Pegaunihan, Batam.

Jaringan private 5G adalah infrastruktur khusus yang hanya digunakan di lingkungan industri tertentu, menawarkan stabilitas, kecepatan, dan keamanan yang lebih tinggi dibanding jaringan publik.

Implementasi solusi 5G terbaru dari Telkomsel ini telah membantu operasional pabrik Pegatron menjadi lebih lincah, efisien, dan andal. Teknologi ini memungkinkan integrasi sistem digital baru dengan mesin yang sudah ada, sekaligus meningkatkan keterampilan digital tenaga kerja untuk menghadapi tuntutan operasional modern.

Sejak diterapkan, inisiatif ini memperkuat kelancaran proses produksi, membuat operasional lebih responsif, mengurangi potensi gangguan, dan meningkatkan pengalaman manufaktur secara keseluruhan.

General Manager Pegatron Broadband Products Business Group, C.Y. Feng, menyatakan kebanggaan atas kolaborasi ini.

“Jaringan private 5G yang dipadukan dengan otomasi dan analitik memungkinkan kami mengelola produksi dengan lebih responsif dan presisi,” katanya.

Penghargaan ini dinilai memperkuat komitmen perusahaan untuk mendukung transformasi sektor manufaktur di Indonesia.

Kolaborasi Telkomsel dan Pegatron ini telah menjadi rujukan baru bagi percepatan digitalisasi industri di Tanah Air. Keberhasilan proyek ini membuka peluang adopsi teknologi 5G, Internet of Things (IoT), dan Kecerdasan Artifisial (AI) yang lebih luas di berbagai sektor industri lainnya.

Transformasi digital di sektor manufaktur menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi secara nasional.

Wong Soon Nam menambahkan komitmen Telkomsel ke depan. “Kami berkomitmen memperluas pemanfaatan 5G/5G‑Advanced untuk menghadirkan solusi industri yang semakin cerdas dan berkelanjutan,” ucapnya.

Ekspansi solusi enterprise serupa diharapkan dapat menjangkau lebih banyak korporasi dan sektor industri strategis di Indonesia.

GTI Awards merupakan penghargaan tahunan yang diberikan oleh Global TD‑LTE Initiative (GTI), sebuah aliansi global yang menghimpun operator dan perusahaan teknologi untuk memajukan 4G, 5G, dan 5G‑Advanced.

Penghargaan ini mengakui inovasi dan praktik komersial yang terbukti mempercepat pemanfaatan 5G dan AI di berbagai sektor, termasuk manufaktur, logistik, kesehatan, dan kota cerdas.

Pencapaian Telkomsel di ajang bergengsi dunia ini menunjukkan bahwa ekosistem digital Indonesia mampu bersaing secara global. Inovasi dalam jaringan 5G dan solusi enterprise menjadi fondasi penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital.

Perkembangan serupa juga terlihat dari inisiatif operator lain dalam membangun jaringan hybrid untuk kebutuhan industri spesifik.

Keberhasilan implementasi di Batam ini diharapkan dapat direplikasi di kawasan industri lainnya di Indonesia. Adopsi teknologi canggih tidak hanya meningkatkan daya saing perusahaan individual, tetapi juga menguatkan posisi Indonesia dalam peta industri manufaktur global.

Langkah ini sejalan dengan upaya berbagai institusi, termasuk dalam membangun solusi smart campus, untuk mempercepat transformasi digital di berbagai lini.

Penghargaan GTI Awards 2026 untuk Telkomsel sekaligus menegaskan peran krusial teknologi 5G dalam akselerasi produktivitas industri. Pengakuan internasional ini diharapkan dapat memicu gelombang adopsi teknologi serupa, mendorong efisiensi, dan membuka lebih banyak peluang ekonomi bagi sektor manufaktur Indonesia di kancah global. (Icha)

Google Maps Hadirkan Ask Maps Berbasis Gemini AI

Telko.id – Google menghadirkan pembaruan besar untuk Google Maps dengan mengintegrasikan teknologi Gemini AI pada Jumat (13/3/2026). Hal ini memungkinkan pengguna mengajukan pertanyaan kompleks langsung di dalam aplikasi.

Melansir dari Kompas Tekno, melalui fitur baru bernama “Ask Maps”, Google Maps kini tidak hanya berfungsi sebagai alat navigasi, tetapi juga sebagai asisten perjalanan berbasis AI yang dapat memahami permintaan pengguna secara lebih kontekstual.

Untuk menggunakan fitur tersebut, pengguna cukup mengetuk tombol ‘Ask Maps’ lalu mengetik atau mengucapkan pertanyaan.

Maps nantinya akan memberikan jawaban dengan gaya percakapan lengkap dengan tampilan peta yang disesuaikan untuk membantu pengguna memahami lokasi yang direkomendasikan.

Dengan adanya fitur ini, penggunadapat meneanyakan berbagai hal yang sebelumnya sulit dicari melalui pencarian biasa. Misalnya, pengguna bisa bertanya seperti “kafe yang tenang untuk bekerja dengan Wi-Fi” atau “restoran keluarga yang dekat dengan tempat parkir”. Sistem AI kemudian akan menganalisis permintaan tersebut dan memberikan rekomendasi lokasi yang relevan berdasarkan data Google Maps, ulasan pengguna, serta preferensi pengguna sebelumnya.

Baca Juga:

Dengan begitu, rekomendasi yang muncul dapat lebih sesuai dengan preferensi masing-masing pengguna.

Sebelumnya, informasi kompleks dan detail seperti ini biasanya kita dapatkan lewat pencarian manual dengan membaca ulasan tempat satu persatu. Kini dengan fitur Ask Maps, Google akan langsung merangkum jawaban berdasarkan data yang dimiliki Google Maps.

Google menjelaskan, sistem ini bisa menganalisis informasi dari lebih dari 300 juta tempat di seluruh dunia, termasuk ulasan dari komunitas yang berjumlah lebih dari 500 juta contributor. Data tersebut digunakan untuk memberikan rekomendasi tempat yang relevan bagi pengguna.

Dengan kata lain, Google Maps mulai bertransformasi dari sekedar aplikasi penunjuk arah menjadi asisten perjalanan digital yang mampu membantu merencanakan aktivitas dan eksplorasi tempat baru.

Selain kemampuan menjawab pertanyaan yang lebih kompleks, Google juga menghadirkan pembaruan pada tampilan navigasi melalui fitur Immersive Navigation. Fitur ini menampilkan rute perjalanan dengan visual 3D yang lebih realistis, termasuk detail bangunan, kondisi jalan, serta penanda jalur yang lebih jelas.

Dengan pendekatan visual ini, pengguna dapat lebih mudah memahami kondisi lingkungan sekitar saat mengikuti navigasi.

Fitur Navigasi Imersif mulai diluncurkan di Amerika Serikat dan akan diperluas dalam beberapa bulan ke depan ke perangkat Android dan iOS yang kompatibel, serta sistem kendaraan yang mendukung Android Auto dan Apple Car Play.

Pembaruan ini juga menunjukkan strategi Google untuk memperluas pemanfaatan Gemini di berbagai produknya. Setelah sebelumnya hadir di layanan seperti Gmail dan Docs, kini AI tersebut mulai memainkan peran penting dalam aplikasi navigasi yang digunakan oleh miliaran orang di seluruh dunia.

Integrasi AI ini berpotensi membuat pengalaman menggunakan Google Maps menjadi lebih praktis. Pengguna tidak lagi harus melakukan pencarian manual dengan kata kunci tertentu, tetapi cukup mengajukan pertanyaan seperti berbicara dengan asisten pribadi, sehingga proses menemukan tempat, merencanakan perjalanan atau menentukan rute dapat dilakukan dengan lebih cepat dan intuitif.

TelkomGroup dan F5 Kembangkan Solusi AI-Secure Connectivity di Indonesia

0

Telko.id – PT Telkom Data Ekosistem (NeutraDC) dan F5, Inc. menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk menjajaki pengembangan solusi AI Connectivity di Indonesia.

Penandatanganan kerja sama strategis ini dilakukan dalam rangkaian agenda Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona, Selasa (3/3).

MoU ditandatangani oleh CEO NeutraDC Andreuw Th.A.F. dan Chief Revenue Officer F5 Chad Whalen, disaksikan Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji.

Kolaborasi ini bertujuan mengintegrasikan kapabilitas data center dan managed services NeutraDC dengan solusi keamanan serta pengiriman aplikasi berbasis AI dari F5.

Andreuw Th.A.F. menyatakan kolaborasi ini merupakan bagian dari strategi NeutraDC memperkuat posisi sebagai penyedia infrastruktur digital siap AI.

“Dengan mengintegrasikan solusi AI security dan application delivery F5 ke dalam managed services kami, kami dapat menghadirkan layanan yang tidak hanya andal dari sisi infrastruktur, tetapi juga aman dan adaptif,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi ini akan memperkaya portofolio layanan NeutraDC, khususnya dalam mendukung pelanggan enterprise yang mengadopsi arsitektur hybrid dan multi-cloud.

Kebutuhan keamanan aplikasi, visibilitas trafik, serta optimalisasi performa dinilai semakin meningkat seiring adopsi AI dan cloud.

Chad Whalen dari F5 menekankan bahwa Indonesia merupakan pasar strategis dengan pertumbuhan ekonomi digital yang signifikan.

“Melalui kolaborasi dengan NeutraDC, kami dapat mengintegrasikan teknologi F5 lebih dekat dengan infrastruktur data center lokal sehingga pelanggan di Indonesia memperoleh solusi AI Connectivity yang terintegrasi, aman, dan berperforma optimal,” jelas Whalen.

Direktur Telkom Seno Soemadji menegaskan kolaborasi ini mencerminkan komitmen TelkomGroup dalam menghadirkan infrastruktur dan platform digital yang AI-ready serta secure by design. “AI-secure Connectivity yang kami tawarkan adalah integrasi menyeluruh antara jaringan, data center, cloud, dan keamanan aplikasi,” kata Seno.

Inisiatif ini sejalan dengan agenda strategis pemerintah dalam mempercepat transformasi digital nasional, memperkuat kedaulatan data, dan membangun infrastruktur digital yang resilien.

Momentum MWC 2026 dimanfaatkan TelkomGroup untuk memperluas kemitraan internasional dan memperkuat kapabilitas dalam ekosistem digital global.

Sebagai penyedia layanan data center nasional, NeutraDC memiliki kapabilitas dalam layanan colocation, compute, dan connectivity. Kolaborasi dengan F5 ditujukan untuk memperkuat nilai tambah ekosistem layanannya dengan dukungan keamanan aplikasi serta pengelolaan lingkungan multi-cloud bagi pelanggan.

Ke depan, kedua pihak akan melakukan pembahasan lebih lanjut untuk menyusun rencana implementasi terstruktur, mencakup aspek teknis, operasional, komersial, dan tata kelola.

Prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan kepatuhan terhadap regulasi di Indonesia akan dijunjung tinggi dalam proses tersebut.

Kolaborasi NeutraDC dan F5 diharapkan dapat menghadirkan fondasi AI Connectivity yang kokoh bagi pelaku industri di Indonesia. Langkah ini juga ditujukan untuk memperkuat daya saing nasional dalam menghadapi era transformasi digital berbasis kecerdasan buatan.

Upaya serupa dalam penguatan infrastruktur digital juga terlihat dari inisiatif tata kelola teknologi oleh anak perusahaan TelkomGroup lainnya.

Pengembangan solusi ini merupakan respons terhadap tren digitalisasi yang kian masif. Adopsi teknologi AI dan cloud mengharuskan adanya infrastruktur konektivitas yang tidak hanya cepat, tetapi juga memiliki lapisan keamanan yang canggih dan adaptif. Inovasi dalam AI dan 5G terus didorong untuk memenuhi kebutuhan industri.

Dengan kolaborasi ini, NeutraDC dan F5 berkomitmen mendukung akselerasi transformasi digital di berbagai sektor. Solusi yang dihadirkan diharapkan mampu membuka peluang model bisnis baru di era ekonomi berbasis AI, sekaligus memperkuat ekosistem digital Indonesia di kancah global.

Perluasan layanan digital ke kawasan ekonomi khusus, seperti yang dilakukan OneSmartServices, menunjukkan komitmen yang berkelanjutan. (Icha)

Sinar Mas Land dan Telkom Hadirkan Jaringan 5G di BSD City

Telko.id – Sinar Mas Land dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) resmi menjalin kerja sama strategis untuk memperkuat infrastruktur telekomunikasi dan menghadirkan jaringan 5G di kawasan BSD City.

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PT Serpong Mas Telematika (SMT), anak usaha Sinar Mas Land, dan Telkom pada Rabu, 11 Maret 2026, di Sinar Mas Land Plaza, BSD City.

Dalam kerja sama ini, Telkom berperan sebagai penyedia infrastruktur telekomunikasi yang bermitra dengan PT SMT untuk pemanfaatan jaringan fiber optik.

Infrastruktur tersebut akan mendukung layanan FTTH (Fiber to the Home) dan FTTX bagi produk IndiHome, IndiBiz, serta dedicated internet. Jaringan fiber optik ini juga akan menjadi transport untuk Base Transceiver Station (BTS) Telkomsel.

Edie Kurniawan, Executive Vice President Telkom Regional II, mengungkapkan kolaborasi ini merupakan langkah strategis.

“Kolaborasi antara Telkom dan Sinar Mas Land menjadi langkah strategis dalam memperkuat infrastruktur telekomunikasi sekaligus menghadirkan konektivitas digital yang lebih andal di kawasan BSD City,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kehadiran jaringan 5G menjadi bagian dari komitmen Telkom Indonesia dalam mendorong percepatan transformasi digital di berbagai kawasan strategis.

Kiem An Andy, Chief Operating Officer Fiber Optic, Mining & Infrastructure Sinar Mas Land, menyatakan komitmen perusahaan.

“Sebagai kawasan yang terus berkembang menjadi integrated smart digital city, Sinar Mas Land berkomitmen untuk menghadirkan infrastruktur yang mendukung transformasi digital secara berkelanjutan,” kata Andy.

Ia optimistis BSD City dapat terus menjadi ekosistem yang kondusif bagi perkembangan teknologi, ekonomi digital, dan inovasi di Indonesia.

Content image for article: Sinar Mas Land dan Telkom Hadirkan Jaringan 5G di BSD City

Perluasan Jangkauan 5G Bertahap

Penandatanganan PKS ini menandai perluasan jangkauan jaringan 5G Telkom di BSD City yang akan tersebar secara bertahap mulai tahun 2026. Sebagai kota mandiri seluas sekitar 6.000 hektare, BSD City terus mengembangkan diri sebagai smart digital city yang terintegrasi, menghadirkan ekosistem hunian, bisnis, pendidikan, teknologi, dan gaya hidup dalam satu kawasan.

Pengembangan kota ini didukung berbagai infrastruktur dan solusi berbasis teknologi. Di antaranya adalah jaringan fiber optik berkapasitas tinggi, implementasi Internet of Things (IoT), sistem keamanan dan monitoring kawasan berbasis digital, serta pengembangan layanan kota berbasis data untuk meningkatkan efisiensi mobilitas, keamanan, dan kenyamanan masyarakat.

Sinar Mas Land juga telah menghadirkan Digital Hub sebagai pusat inovasi yang mempertemukan perusahaan teknologi global, startup, serta talenta digital dalam satu ekosistem kolaboratif.

Inisiatif ini sejalan dengan upaya mendukung para startup dan menciptakan pusat teknologi seperti Silicon Valley di BSD.

Dukungan untuk Ekosistem Digital

Melalui pengembangan infrastruktur digital dan konektivitas berkecepatan tinggi, BSD City memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat inovasi dan pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

Kolaborasi dengan Telkom ini juga mencerminkan tren strategis di industri, sebagaimana terlihat dalam kerja sama sebelumnya antara grup Axiata dan Sinarmas.

Berbagai inisiatif digital diharapkan mampu menciptakan lingkungan kota masa depan yang terhubung, efisien, dan berkelanjutan. Tujuannya adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung perkembangan ekonomi digital nasional secara keseluruhan.

Penandatanganan kerja sama ini disaksikan oleh sejumlah pejabat tinggi dari kedua belah pihak, termasuk Nanang Hendarno (Direktur Network Telkom Indonesia), Irvan Yasni (CEO of Technology Advisory and Business at Sinar Mas Land), Himawan Setiawan (AVP Infrastructure Operation Sinar Mas Land), serta Rama Devy Simbolon (VP Regulation & Business Advocacy Sinar Mas Land).

Kehadiran mereka menegaskan pentingnya kolaborasi ini bagi masa depan konektivitas digital di kawasan strategis Indonesia. (Icha)

PINTU Luncurkan Pintu VIP, Program untuk Trader Elite

0

Telko.id – PT Pintu Kemana Saja (PINTU) secara resmi meluncurkan Pintu VIP, sebuah program eksklusif yang dirancang khusus bagi pengguna loyal platform investasi aset crypto tersebut.

Program ini menawarkan layanan premium dan akses personal untuk menciptakan pengalaman trading berstandar global di platform yang aman dan berlisensi penuh di Indonesia.

Andy Putra, SVP Strategy & Business PINTU, mengungkapkan bahwa Pintu VIP hadir untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang menginginkan ekosistem investasi lebih premium.

“Kami menerapkan standar layanan tertinggi bagi anggota Pintu VIP dengan menggabungkan pengalaman investasi dan privasi yang optimal serta menghadirkan berbagai fasilitas eksklusif,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (9/3/2026).

Program ini merupakan bagian dari komitmen PINTU untuk terus meningkatkan kualitas layanan bagi penggunanya di tengah minat investasi crypto yang terus berkembang. Sebagai platform yang diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PINTU berupaya memberikan alternatif investasi yang terpercaya.

Pintu VIP menawarkan sejumlah keunggulan utama bagi anggotanya. Pertama, Priority Customer Support dengan layanan 24 jam dan kecepatan respons pesan kurang dari tiga menit. Layanan ini mencakup penyelesaian kendala teknis hingga pertanyaan seputar produk dan transaksi.

Content image for article: PINTU Luncurkan Pintu VIP, Program Eksklusif untuk Trader Elite

Kedua, anggota akan mendapatkan Weekly Market Insights, yaitu analisis pasar mingguan eksklusif untuk membantu pengambilan keputusan investasi yang lebih terinformasi. Ketiga, tersedia Lower Trading Fee atau biaya transaksi yang lebih rendah pada Pintu Pro Spot, yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi strategi trading, terutama untuk volume besar.

Keempat, program ini menyediakan Exclusive Expert Session, berupa diskusi eksklusif dan interaktif langsung dengan narasumber ahli. Kelima, anggota akan mendapatkan Special Promotions dan rewards eksklusif lebih banyak. Terakhir, terdapat Gift & Merchandise berupa hadiah eksklusif dan personal untuk setiap anggota.

Menurut Andy, hingga Februari 2026 sudah terdapat lebih dari 1.000 anggota Pintu VIP. Rata-rata mereka telah menjadi pengguna loyal aplikasi PINTU selama lebih dari 2,5 tahun.

“Dari segi demografi, generasi milenial mendominasi dengan hampir 30% dari seluruh total anggota Pintu VIP dengan domisili tersebar di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Medan, dan kota-kota lainnya,” jelasnya.

Kualifikasi untuk menjadi anggota Pintu VIP relatif jelas. Pengguna PINTU hanya perlu memenuhi salah satu dari kriteria yang ditentukan. Kriteria tersebut antara lain saldo rata-rata minimal Rp1 miliar, total volume trading spot Rp1 miliar atau lebih, total volume trading di Pintu Futures sebesar USDT 250 ribu atau lebih, atau memiliki PTU Staking level 6 ke atas.

Status keanggotaan VIP akan diperbarui secara otomatis setiap bulan berdasarkan kondisi terkini pengguna. Informasi lebih lengkap mengenai program Pintu VIP dapat diakses melalui laman https://pintu.co.id/vip.

Kehadiran program eksklusif semacam ini sejalan dengan upaya untuk memudahkan akses investasi aset kripto bagi masyarakat, sebagaimana yang juga dilakukan oleh beberapa penyedia layanan lainnya. Peluncuran Pintu VIP diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi trader berpengalaman di Indonesia.

Andy menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmen perusahaan. “Peluncuran Pintu VIP merupakan bagian dari komitmen PINTU untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan menghadirkan pengalaman investasi aset crypto berstandar global bagi seluruh pengguna di Indonesia,” tuturnya.

Inisiatif PINTU ini turut memperkaya lanskap layanan digital di Tanah Air, yang semakin berfokus pada pengalaman pengguna yang dipersonalisasi, mirip dengan tren layanan antar pintu di sektor ritel.

Program loyalitas dengan benefit eksklusif juga menjadi strategi umum untuk mempertahankan pengguna setia, sebagaimana terlihat dalam berbagai program reward di industri lain.

Sebagai platform yang beroperasi di bawah pengawasan regulator, langkah PINTU juga sejalan dengan semangat pengendalian dan regulasi yang bertujuan menciptakan ekosistem digital yang lebih tertib dan aman bagi konsumen. (Icha)

BDx Terapkan Standar Pusat Data Tropis Singapura, Hemat Energi 7%

Telko.id – BDx Data Centers (BDx) berhasil menerapkan Standar Pusat Data Tropis Singapura (SS 697:2023) di fasilitas multi-tenant SIN1-nya di Paya Lebar.

Penerapan standar yang dikembangkan Otoritas Pengembangan Media dan Komunikasi Singapura (IMDA) ini berhasil mengurangi konsumsi energi pendinginan hingga 7% sambil mempertahankan ketersediaan sistem 100%.

Implementasi standar ini merupakan bagian dari upaya mendukung Green Data Centre Roadmap Singapura. BDx meluncurkan Program Peningkatan Suhu (TIP) yang dimulai pada 2025, dengan menaikkan titik setel operasi secara aman dari 23°C menjadi 25°C dalam kondisi terkendali.

Program ini didukung pemantauan terus-menerus terhadap suhu, kelembapan, dan beban kerja di lingkungan operasional langsung.

“Peningkatan efisiensi energi di lingkungan tropis memerlukan pelaksanaan yang disiplin dan pendekatan berbasis data,” kata Mayank Srivastava, Chief Executive Officer BDx Data Centers.

“Dengan menerapkan Standar Pusat Data Tropis Singapura dalam lingkungan operasional, kami telah membuktikan bahwa peningkatan efisiensi dapat dicapai tanpa mengorbankan keandalan.”

Menurutnya, langkah ini penting untuk membangun infrastruktur pusat data yang tangguh dan siap masa depan di kawasan Asia Pasifik. Standar SS 697:2023 memberikan panduan operasional untuk mengelola fasilitas dalam kondisi termal yang dioptimalkan, memungkinkan pengurangan beban pendinginan.

Untuk mendukung optimasi berkelanjutan, BDx mengimplementasikan kemampuan digital twin yang didukung kecerdasan buatan (AI). Teknologi ini memungkinkan penyesuaian kinerja pendinginan secara real-time dalam kondisi operasional tropis, bertujuan meningkatkan efisiensi, ketahanan, dan stabilitas termal pada suhu operasional lebih tinggi.

Inisiatif efisiensi energi di pusat data semakin marak di kawasan. Seperti dilaporkan Telko.id, NeutraDC dan Ishikari Data Center juga menjalin kemitraan strategis untuk infrastruktur yang mendukung perkembangan AI, yang kerap membutuhkan pendinginan efisien.

BDx juga bekerja sama dengan pelanggan untuk memanfaatkan Bantuan Efisiensi Energi Singapura (EEG). Bantuan ini mendukung adopsi peralatan IT hemat energi yang telah disetujui sebelumnya dan dipasang di pusat data komersial di Singapura, yang memperkuat tujuan SS 697:2023 dan mengurangi intensitas energi fasilitas secara keseluruhan.

Implementasi standar ini memperkuat komitmen BDx dalam merancang infrastruktur berdensitas tinggi yang dirancang khusus untuk lingkungan tropis. Langkah ini berkontribusi pada tujuan dekarbonisasi Singapura dan kepemimpinan dalam inovasi pusat data generasi berikutnya.

Upaya kolaboratif dalam meningkatkan efisiensi energi dan adopsi teknologi hijau juga terlihat dari inisiatif perusahaan lain. Schneider Electric, misalnya, secara resmi menjadi mitra teknologi energi untuk tim balap, menunjukkan fokus global pada solusi energi berkelanjutan.

Pusat data di kawasan tropis seperti Indonesia juga menghadapi tantangan serupa dalam efisiensi pendinginan. Penerapan standar dan teknologi serupa dapat menjadi referensi penting. Diskusi tentang efisiensi rantai pasok dan AI, seperti dalam Indonesia AI Day for Supply Chain yang digelar Indosat, mengungkap kunci efisiensi operasional yang relevan.

Keberhasilan BDx menerapkan SS 697:2023 menunjukkan bahwa optimasi operasional melalui panduan standar dan teknologi monitoring canggih dapat memberikan dampak signifikan pada penghematan energi.

Hal ini menjadi model bagi operator pusat data lain yang beroperasi di iklim serupa untuk mengejar target keberlanjutan tanpa mengorbankan performa dan keandalan layanan. (Icha)

Samsung Galaxy S26 dan Buds4 Resmi Rilis Global, Pre-order Tumbuh Dua Digit

Telko.id – Samsung Electronics secara resmi mengumumkan ketersediaan global dari seri ponsel pintar Galaxy S26 dan seri earphone Galaxy Buds4 mulai hari ini, 11 Maret 2025.

Peluncuran ini menandai generasi ketiga ponsel AI dari Samsung, dengan Galaxy S26 series mencatat pertumbuhan pre-order awal yang kuat, mencapai angka dua digit dan melampaui rekor sebelumnya.

Permintaan awal terhadap lini terbaru ini sangat tinggi, dengan lebih dari 70% pelanggan pre-order di seluruh dunia memilih varian paling premium, yaitu Samsung Galaxy S26 Ultra.

Keberhasilan ini menunjukkan minat pasar yang kuat terhadap inovasi AI dan kamera yang diusung Samsung. Galaxy S26 Ultra, bersama Galaxy S26+ dan Galaxy S26, menghadirkan pengalaman Galaxy AI yang diklaim sebagai yang paling intuitif dan proaktif hingga saat ini.

Sebagai model unggulan, Samsung Galaxy S26 Ultra memadukan berbagai teknologi terdepan Samsung. Perangkat ini menjadi ponsel pertama di dunia yang dilengkapi dengan Privacy Display bawaan, sebuah terobosan teknologi layar yang melindungi privasi pengguna hingga tingkat piksel.

Teknologi ini dirancang untuk situasi penggunaan sehari-hari tanpa mengorbankan kenyamanan visual.

Dari sisi performa, Galaxy S26 Ultra didukung oleh prosesor kustom Snapdragon 8 Elite Gen 5 Mobile Platform for Galaxy. Peningkatan signifikan pada CPU, GPU, dan NPU bertujuan memberikan pengalaman yang lebih cepat dan mulus untuk mendukung aktivitas sepanjang hari. Kekuatan chipset ini juga menjadi fondasi bagi berbagai kemampuan AI yang dihadirkan.

Content image for article: Samsung Galaxy S26 dan Buds4 Resmi Rilis Global, Pre-order Tumbuh Dua Digit

Pengalaman AI pada seri ini menjadi lebih intuitif dengan kehadiran fitur seperti Now Nudge yang memberikan saran proaktif berdasarkan konteks, dan Now Brief yang menampilkan pengingat agenda penting.

Beragam pilihan AI agent juga disediakan untuk membantu pengguna menyelesaikan tugas dengan perintah suara atau satu tombol.

Sistem kamera Galaxy S26 Ultra juga disempurnakan dengan integrasi alur kerja dari pengambilan gambar, pengeditan, hingga berbagi. Fitur Nightography Video menjaga kualitas rekaman dalam kondisi cahaya rendah, sementara Super Steady kini memiliki opsi horizontal lock untuk stabilitas yang lebih baik.

Kemudahan pengeditan hadir melalui Photo Assist yang ditingkatkan, memungkinkan pengguna menyempurnakan foto hanya dengan deskripsi kata-kata.

Audio Hi-Fi dan Desain Ergonomis Galaxy Buds4

Melengkapi pengalaman, Samsung juga merilis Galaxy Buds4 series yang terdiri dari Buds4 Pro dan Buds4. Seri earphone ini dirancang untuk memberikan audio Hi-Fi superior dan kenyamanan pemakaian sepanjang hari, menjadi pendamping alami untuk Galaxy S26 series.

Content image for article: Samsung Galaxy S26 dan Buds4 Resmi Rilis Global, Pre-order Tumbuh Dua Digit

Galaxy Buds4 series memperkenalkan desain blade ikonik baru dengan pinch control terukir dan bentuk ergonomis ultra-ramping. Desain ini merupakan hasil analisis ratusan juta data telinga global dan lebih dari 10.000 simulasi untuk mengoptimalkan kenyamanan.

Pada model Buds4 Pro, inovasi seperti woofer yang lebih luas, Adaptive Equalizer yang ditingkatkan, dan Active Noise Cancellation menghadirkan suara yang kaya dan setia pada rekaman asli.

Integrasi berbagai AI agent dan kontrol hands-free yang intuitif membuat seri Buds4 memperluas pengalaman pengguna di luar ponsel. Kehadiran perangkat ini semakin melengkapi ekosistem perangkat Samsung yang terhubung secara mulus.

Ketersediaan dan Pilihan Warna

Samsung Galaxy S26 series mulai tersedia secara global mulai 11 Maret 2025 melalui operator, retailer, dan Samsung.com. Seri ini menghadirkan bahasa desain yang seragam di seluruh model dengan pilihan warna Cobalt Violet, Putih, Hitam, dan Sky Blue. Tersedia juga warna eksklusif Samsung.com, yaitu Pink Gold dan Silver Shadow.

Sementara itu, Galaxy Buds4 series tersedia dalam pilihan warna Putih dan Hitam dengan sentuhan matte. Warna eksklusif online Pink Gold khusus tersedia untuk model Buds4 Pro.

Untuk memberikan perlindungan tambahan, Samsung menawarkan Samsung Care+ yang mencakup perbaikan cepat untuk kerusakan tidak sengaja, garansi tambahan, serta dukungan ahli bersertifikat yang tersedia di dalam dan luar negeri.

Rilis global Galaxy S26 series ini mengukuhkan posisi Samsung dalam persaingan ponsel pintar premium yang dipacu oleh kecerdasan buatan. Pertumbuhan pre-order yang signifikan, terutama untuk varian Ultra, mencerminkan respons pasar terhadap inovasi seperti panggilan satelit yang diusung, meskipun sebelumnya sempat ada spekulasi mengenai pembatalan upgrade kamera.

Keberhasilan awal ini menjadi indikator positif bagi Samsung dalam mempertahankan momentum di segmen high-end, sekaligus menepis rumor tentang penggantian model S26+. (Icha)