spot_img
Latest Phone

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

Garmin Kampanye Women of Endurance: Ibu Rumah Tangga Bisa Setara HIIT

Telko.id - Aktivitas sehari-hari seorang ibu rumah tangga ternyata...

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...
Beranda blog Halaman 6

Bocoran Lengkap Galaxy Z Fold8 dan Fold8 Ultra

Telko.id – Samsung dipastikan menggelar ajang Galaxy Unpacked pada 22 Juli mendatang di London. Tahun ini, raksasa teknologi Korea Selatan itu mengubah strategi dengan menghadirkan dua varian ponsel lipat flagship sekaligus: Galaxy Z Fold8 standar dan Galaxy Z Fold8 Ultra.

Bocoran spesifikasi lengkap kedua perangkat ini sudah beredar luas di kalangan pemerhati teknologi.

Dari sektor layar, Samsung membawa terobosan bernama Flex Titanium yang diklaim mampu menyamarkan lipatan layar hingga hampir tidak terlihat. Teknologi ini mengganti struktur plastik di bawah layar dengan lapisan paduan titanium yang lebih kokoh.

“Kami memahami bahwa garis lipatan menjadi salah satu kekhawatiran utama pengguna ponsel lipat. Dengan Flex Titanium, kami berupaya menghadirkan pengalaman layar yang lebih mulus,” demikian pernyataan dari perwakilan Samsung dalam materi bocoran yang beredar.

Galaxy Z Fold8 hadir dengan desain lebih lebar (wide-style), layar luar 5,5 inci dan layar utama 7,6 inci. Sementara yang versi Ultra akan membawa layar luar 6,5 inci dan layar utama 8 inci. Keduanya mendukung refresh rate 120Hz.

Performa dan Dapur Pacu

Kedua varian mengandalkan chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 khusus varian “for Galaxy”. Chipset ini dirancang untuk menangani game berat, multitasking, dan fitur Galaxy AI yang lebih cerdas. Kapasitas RAM mencapai 16GB dengan opsi penyimpanan internal hingga 1TB.

Sektor kamera menjadi pembeda utama. Galaxy Z Fold8 dibekali dual-camera 50MP utama dan 50MP ultrawide. Sedangkan pada versi Ultra akan membawa triple-camera dengan kamera utama 200MP, ultrawide 50MP, dan telephoto 10MP dengan 3x optical zoom. Untuk selfie, keduanya mengandalkan kamera 10MP di layar luar dan dalam.

Kabar baik datang dari sektor baterai. Samsung akhirnya meningkatkan dukungan fast charging menjadi 45W. Galaxy Z Fold8 memiliki baterai 4.800 mAh, sementara versi Ultra mengusung 5.000 mAh. Kedua perangkat juga mengantongi sertifikasi IP48 untuk ketahanan terhadap debu dan air.

Bocoran harga menempatkan Galaxy Z Fold8 mulai USD 1.899 (sekitar Rp34 juta) dan Galaxy Z Fold8 Ultra mulai USD 2.099 (sekitar Rp37,6 juta). Kepastian resmi akan terjawab saat Galaxy Unpacked pada 22 Juli pukul 20.00 WIB.

Samsung juga dikabarkan mengorbankan fleksibilitas demi layar mulus di Galaxy Z Fold8, sebagaimana diulas dalam artikel Galaxy Z Fold8 sebelumnya. Selain itu, bocoran baterai 5.000mAh dan teknologi hinge baru juga telah diungkap dalam Bocoran Galaxy Z Fold8.

Dengan spesifikasi yang diusung, Galaxy Z Fold8 dan Fold8 Ultra siap menjadi pesaing kuat di pasar ponsel lipat premium. Pengumuman resmi pada 22 Juli akan menjadi momen penentuan bagi strategi Samsung ke depan.

HONOR Gelar Program ‘MBG’ di Surabaya dan Tangsel

Telko.id – HONOR Indonesia kembali menggelar program promosi eksklusif “Murah Banget Guys (MBG)” gelombang kedua pada 18–19 Juli 2026.

Program ini berlangsung di dua lokasi, yaitu HONOR Experience Store Galaxy Mall 3 Surabaya dan HONOR Experience Store Bintaro Xchange di Tangerang Selatan.

Langkah ini diambil setelah kesuksesan gelombang pertama yang menyedot perhatian konsumen di Surabaya.

Pada gelombang pertama yang digelar pada 11–12 Juli 2026 di HONOR Experience Store Galaxy Mall 3 Surabaya, seluruh stok perangkat flagship layar lipat HONOR Magic V3 langsung habis terjual dalam dua hari.

Penawaran harga spesial Rp14.999.000 dari harga normal Rp24.999.000, plus paket bonus senilai Rp14,5 juta, sukses menarik minat konsumen yang ingin meningkatkan pengalaman digital mereka.

Menjawab kebutuhan pasar, HONOR Indonesia menghadirkan perangkat unggulan HONOR 400 Lite di gelombang kedua. Smartphone ini dibanderol dengan harga spesial Rp3.499.000 dari harga normal Rp3.999.000.

HONOR Gelar Program Murah Banget Guys di Surabaya dan Tangsel

Selain potongan harga langsung, konsumen yang membeli HONOR 400 Lite selama periode program akan mendapatkan paket bonus hadiah eksklusif senilai hingga Rp1.700.000, meliputi HONOR Choice Earbuds Clip, HONOR Gift Box Eksklusif, dan HONOR Umbrella. Penawaran bonus berlaku selama persediaan masih ada.

Langkah ini didorong oleh tingginya aktivitas digital masyarakat Indonesia. Berdasarkan data laporan Gemini Report: Southeast Asia 2026, pengguna di Indonesia mampu menciptakan hingga 9 juta gambar berbasis kecerdasan buatan (AI) dalam sehari, menjadikannya yang tertinggi di ASEAN. Fenomena ini membuktikan bahwa smartphone kini menjadi pusat kreativitas dan produktivitas.

Mendukung Kreativitas Digital

“Data yang menunjukkan tingginya aktivitas kreasi digital masyarakat Indonesia di level ASEAN menjadi bukti bahwa konsumen kita sangat kreatif dan membutuhkan perangkat yang tangguh. Tugas kami di HONOR adalah memastikan teknologi yang mampu mendukung produktivitas tersebut melalui kehadiran perangkat seperti Magic V3 atau HONOR 400 Lite. Program Murah Banget Guys merepresentasikan langkah nyata kami dalam mendukung kemajuan kreativitas digital konsumen di Indonesia,” ujar Aryo Meidianto Aji, Head of Public Relations PT Trinova Digital Indonesia, selaku Distributor Resmi HONOR di Indonesia.

Program ini juga menjadi respons terhadap kebutuhan konsumen akan perangkat digital mumpuni dengan harga terjangkau. HONOR 400 Lite, misalnya, dirancang untuk menjangkau segmen kreator dan pengguna harian yang lebih luas.

Dengan spesifikasi yang tangguh, perangkat ini memungkinkan pengguna untuk berkreasi konten digital, seperti yang juga bisa dilakukan dengan fitur terbaru pada smartphone lain.

Ekspansi Jaringan dan Inisiatif

Ke depan, HONOR Indonesia berupaya untuk terus menghadirkan berbagai inisiatif strategis sambil memperluas jaringan layanannya. Dengan demikian, semakin banyak masyarakat yang dapat mengoptimalkan potensi digital mereka melalui dukungan teknologi smartphone berstandar global dengan penawaran terbaik.

Inisiatif ini sejalan dengan tren peningkatan kreativitas digital di Indonesia, di mana banyak pengguna muda mulai menjadi konten kreator profesional.

Program Murah Banget Guys gelombang kedua ini diharapkan dapat mempertahankan momentum positif yang telah tercipta. Dengan harga spesial dan bonus eksklusif, HONOR Indonesia ingin memastikan bahwa teknologi canggih dapat diakses oleh lebih banyak konsumen Tanah Air. Ini menjadi langkah konkret dalam mendukung ekosistem digital yang semakin berkembang di Indonesia.

Bagi konsumen yang tertarik, program ini hanya berlangsung selama dua hari, yaitu 18–19 Juli 2026. Pastikan untuk mengunjungi HONOR Experience Store Galaxy Mall 3 Surabaya atau HONOR Experience Store Bintaro Xchange di Tangerang Selatan untuk mendapatkan penawaran terbaik.

Surge Hadirkan Internet Wi-Fi 7, Kecepatan 2 Gbps

Telko.id – PT Solusi Sinergi Digital Tbk atau Surge (WIFI) melalui anak usahanya PT Integrasi Jaringan Ekosistem atau Weave hari ini resmi meluncurkan layanan internet fixed broadband generasi terbaru, Starlite Super dan Starlite Prime.

Dua paket layanan internet broadband terbaru tersebut adalah Starlite Super dan Starlite Prime, yang mulai tersedia pada 15 Juli 2026.

Kedua layanan ini menawarkan data tanpa batas tanpa kebijakan pemakaian wajar (Fair Usage Policy/FUP) dan kecepatan yang tidak akan diturunkan (speed throttling).

Peluncuran ini merupakan langkah strategis Starlite untuk memperkuat posisinya di pasar internet rumah Indonesia. Dengan menghadirkan paket yang benar-benar unlimited, perusahaan ingin menjawab keluhan konsumen tentang batasan kuota yang seringkali memperlambat koneksi setelah pemakaian tertentu.

“Teknologi mutakhir tidak boleh menjadi kemewahan bagi segelintir orang. Dengan membangun infrastruktur digital kelas dunia dan membuat broadband premium lebih terjangkau, kami meletakkan fondasi bagi masa depan digital Indonesia,” ujar Shannedy Ong, dalam pernyataan resmi yang diterima Telko.id.

Kedua paket ini dapat diakses oleh pelanggan di seluruh jejak footprint Fiber to the Home (FTTH) Starlite. Pendaftaran bisa dilakukan melalui aplikasi resmi Starlite yang tersedia di App Store dan Google Play, atau melalui situs web starliteindonesia.com. Cakupan layanan akan terus diperluas secara berkala.

Starlite Super hadir sebagai paket paling premium dengan dukungan teknologi Wi-Fi 7. Teknologi ini menjanjikan latensi sangat rendah yang ideal untuk bermain game, streaming 8K, dan mendukung ekosistem rumah pintar (smart home).

Sementara itu, Starlite Prime juga menawarkan koneksi unlimited dengan kualitas yang tetap terjaga, meskipun tanpa fitur Wi-Fi 7.

Komitmen layanan yang ditawarkan Starlite mencakup beberapa poin utama. Pertama, data unlimited tanpa FUP dan tanpa penurunan kecepatan. Kedua, instalasi gratis dan sewa modem tanpa biaya awal yang tersembunyi.

Ketiga, ekosistem satu aplikasi yang memungkinkan pelanggan melakukan registrasi, aktivasi, dan manajemen jaringan melalui aplikasi Starlite atau situs web resmi.

Langkah Starlite ini menjadi angin segar bagi konsumen yang selama ini mengeluhkan praktik FUP yang diterapkan oleh banyak penyedia layanan internet (ISP) di Indonesia.

Dengan menghilangkan batasan ini, Starlite memberikan kebebasan penuh kepada pengguna untuk menikmati internet berkecepatan tinggi tanpa khawatir akan perlambatan koneksi.

Inisiatif ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong digital sovereignty atau kedaulatan digital Indonesia. Dengan membangun infrastruktur sendiri dan menyediakan layanan premium yang terjangkau, Starlite turut berkontribusi dalam mengurangi ketergantungan pada infrastruktur asing dan mempercepat transformasi digital nasional.

Sebagai perbandingan, berbagai upaya pemerataan akses internet juga terus dilakukan, seperti yang terlihat pada layanan internet di Papua Barat.

Kehadiran paket unlimited tanpa FUP ini diprediksi akan memicu persaingan di industri ISP tanah air. Beberapa operator lain mungkin akan merespons dengan kebijakan serupa untuk mempertahankan pangsa pasar mereka.

Hal ini tentu menguntungkan konsumen yang akan memiliki lebih banyak pilihan dengan kualitas layanan yang semakin baik.

Bagi pelanggan yang berminat, proses registrasi terbilang mudah. Calon pelanggan cukup mengunduh aplikasi Starlite, memilih paket yang diinginkan, dan mengikuti petunjuk pendaftaran.

Setelah itu, tim teknis Starlite akan melakukan instalasi gratis di lokasi pelanggan. Modem pun disediakan tanpa biaya sewa tambahan, sehingga tidak ada biaya tersembunyi yang membebani konsumen.

Starlite juga memastikan bahwa manajemen jaringan dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi. Pelanggan bisa memonitor kecepatan koneksi, mengelola perangkat yang terhubung, dan melakukan pengaturan lainnya secara mandiri. Fitur ini memberikan kontrol penuh kepada pengguna atas layanan internet mereka.

Dengan peluncuran Starlite Super dan Starlite Prime, perusahaan menargetkan segmen pasar yang haus akan koneksi internet berkualitas tinggi tanpa batasan.

Para gamer, streamer, pekerja jarak jauh (remote worker), dan keluarga dengan banyak perangkat yang terhubung menjadi sasaran utama dari layanan ini.

Teknologi Wi-Fi 7 pada Starlite Super, misalnya, mampu menangani lalu lintas data yang sangat padat tanpa hambatan.

Ke depannya, Starlite berencana untuk terus memperluas jangkauan layanannya ke kota-kota baru di Indonesia. Perusahaan juga tidak menutup kemungkinan untuk menghadirkan inovasi-inovasi lain yang dapat meningkatkan pengalaman pengguna dalam mengakses internet.

Komitmen ini menunjukkan bahwa Starlite serius dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkualitas.

Bagi konsumen yang selama ini merasa dibatasi oleh FUP, penawaran dari Starlite ini bisa menjadi solusi yang tepat.

Dengan harga yang kompetitif dan layanan yang unggul, Starlite ingin membuktikan bahwa internet premium bisa dinikmati oleh semua kalangan tanpa terkecuali.

Bronyx AI, Pentest Otomatis, Rampung Secepat Kilat!

Telko.id – PT ITSEC Asia Tbk resmi meluncurkan Bronyx AI, platform AI-assisted automated penetration testing yang dikembangkan di Indonesia.

Solusi ini diklaim mampu menyelesaikan proses pengujian keamanan siber hanya dalam hitungan jam, jauh lebih cepat dibandingkan metode konvensional yang biasanya memakan waktu berhari-hari hingga berminggu-minggu.

Bronyx AI hadir di tengah meningkatnya ancaman siber dan pesatnya adopsi kecerdasan buatan (AI) di berbagai sektor. Platform ini dirancang untuk membantu perusahaan melakukan pengujian keamanan aplikasi, API, maupun infrastruktur digital secara lebih efisien.

Dengan menggabungkan kemampuan AI dan pengalaman praktisi keamanan siber, Bronyx AI menawarkan solusi yang lebih cepat tanpa mengabaikan akurasi.

“Kami memahami bahwa kecepatan respons terhadap kerentanan sistem sangat krusial di era digital ini. Bronyx AI adalah jawaban atas kebutuhan industri akan proses penetration testing yang efisien namun tetap akurat,” ujar Patrick Dannacher, CEO ITSEC Asia saat Grand Launching Bronyx AI di Jakarta (15/07/2026).

Kecepatan Pengujian yang Revolusioner

Salah satu keunggulan utama Bronyx AI adalah kecepatan proses pengujiannya. Dalam lingkungan laboratorium pengembangan ITSEC Asia, proses Full Scan dapat diselesaikan hanya dalam waktu sekitar 14 menit hingga 4 jam. Durasi ini tergantung pada ruang lingkup dan tingkat kompleksitas sistem yang diuji.

Kecepatan ini memungkinkan perusahaan memperoleh hasil pengujian lebih cepat. Dengan demikian, proses perbaikan terhadap celah keamanan dapat dilakukan lebih dini sebelum dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Hal ini menjadi nilai tambah signifikan di tengah meningkatnya frekuensi serangan siber terhadap organisasi di berbagai sektor.

Berbeda dengan vulnerability scanner konvensional, Bronyx AI tidak hanya melakukan pemindaian otomatis. Platform ini memanfaatkan agen AI yang secara aktif melakukan network reconnaissance, mengidentifikasi kerentanan (vulnerability assessment), mengevaluasi konfigurasi sistem, menguji web application dan API, serta menyusun Security Assessment Report lengkap dengan skor CVSS dan rekomendasi remediasi.

Human in the Loop: Validasi Pakar Tetap Diutamakan

Meski mengandalkan AI, ITSEC Asia tetap menerapkan pendekatan Human in the Loop (HitL). Artinya, setiap temuan dengan tingkat risiko tinggi maupun kritis akan divalidasi terlebih dahulu oleh konsultan keamanan siber ITSEC Asia sebelum laporan akhir diberikan kepada pelanggan.

Pendekatan ini dirancang untuk menjaga akurasi hasil pengujian sekaligus meminimalkan potensi false positive yang masih menjadi tantangan dalam pemanfaatan AI.

Dengan validasi manual dari tenaga ahli, perusahaan dapat lebih percaya diri terhadap hasil pengujian yang diterima.

Bronyx AI dikembangkan berdasarkan pengalaman panjang ITSEC Asia dalam industri keamanan siber. Saat ini, perusahaan didukung lebih dari 400 profesional keamanan siber dengan pengalaman lebih dari 16 tahun dalam menangani berbagai kebutuhan penetration testing dan keamanan informasi di berbagai sektor industri. Pengalaman tersebut menjadi dasar pengembangan model AI agar mampu mengenali pola ancaman yang semakin kompleks.

Keamanan data pelanggan juga menjadi perhatian utama. ITSEC Asia memastikan seluruh data pelanggan disimpan secara terisolasi. Informasi sensitif seperti keys maupun credentials dienkripsi, dan data hasil pengujian tidak digunakan untuk melatih model AI tanpa persetujuan tertulis dari pelanggan.

Proses pengujian juga hanya dilakukan terhadap aset yang telah memperoleh otorisasi resmi sesuai ruang lingkup yang disepakati.

Bronyx AI dapat digunakan melalui layanan cloud maupun diimplementasikan langsung pada lingkungan (environment) milik pelanggan. Platform ini mendukung pengujian terhadap web application, API, dan network dengan ruang lingkup yang telah ditentukan.

Dengan fleksibilitas tersebut, perusahaan dapat memilih skema implementasi yang paling sesuai dengan kebutuhan keamanan maupun regulasi internal.

Dengan mengombinasikan otomatisasi berbasis AI dan validasi oleh tenaga ahli, Bronyx AI menawarkan pendekatan yang lebih cepat tanpa mengabaikan aspek akurasi dan kualitas hasil penetration testing.

Di tengah meningkatnya frekuensi serangan siber terhadap organisasi di berbagai sektor, solusi seperti Bronyx AI berpotensi menjadi pilihan strategis bagi perusahaan yang ingin memperkuat keamanan digital sekaligus mempercepat proses mitigasi terhadap potensi kerentanan sistem.

Inovasi ini juga menunjukkan bahwa pemanfaatan AI tidak hanya sebatas meningkatkan produktivitas, tetapi juga mampu mempercepat proses pengujian keamanan yang selama ini memerlukan sumber daya besar.

Perusahaan yang ingin mengadopsi solusi ini dapat langsung menghubungi ITSEC Asia untuk informasi lebih lanjut mengenai skema implementasi dan biaya.

Untuk konteks yang lebih luas, teknologi baru seringkali memicu tantangan keamanan baru. Oleh karena itu, solusi seperti Bronyx AI menjadi semakin relevan untuk dipertimbangkan oleh para profesional TI dan pemilik bisnis.

Platform Bronyx AI sendiri saat ini sudah dapat diakses oleh perusahaan-perusahaan yang membutuhkan layanan penetration testing yang cepat dan akurat.

LG Donasi Monitor dan AC untuk SMKN 2 Tangsel

0

Telko.id – PT LG Electronics Indonesia (LG) kembali menunjukkan komitmennya pada peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) bertajuk LG Loves School, perusahaan elektronik asal Korea Selatan itu menyerahkan bantuan berupa dua belas unit monitor LG 27 inci dan tiga unit pendingin udara (AC) hemat energi kepada Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Tangerang Selatan.

Bantuan ini juga mencakup renovasi ruang kelas Multimedia yang akan digunakan sebagai tempat praktik belajar siswa.

Ha Sang-chul, President of LG Electronics Indonesia, menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata dukungan perusahaan terhadap pendidikan berbasis teknologi.

“Sebagai wujud dukungan kami bagi semakin meluasnya pendidikan berbasis teknologi, khususnya di lembaga pendidikan vokasi,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa seluruh produk yang diserahkan akan digunakan untuk pembentukan kelas multimedia yang representatif bagi siswa SMKN 2 Tangerang Selatan.

Content image for article: LG Donasi Monitor dan AC untuk SMKN 2 Tangsel

Pemilihan SMKN 2 Tangerang Selatan sebagai sasaran program ini tidak terlepas dari status sekolah tersebut sebagai Center of Excellence. Predikat ini diberikan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dengan tujuan merevitalisasi sekolah dan menyelaraskan pendidikan dengan kebutuhan industri.

Hal ini diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang siap kerja dan sesuai dengan permintaan pasar.

“Dengan dukungan dari produk yang kami sampaikan bagi kelas multimedia ini, tentunya kami berharap dapat menjadi penunjang peningkatan kompetensi siswa didik untuk siap ke dunia kerja,” tambah Ha Sang-chul.

Menurutnya, teknologi canggih yang tertanam dalam produk LG akan menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.

Monitor yang disumbangkan, yaitu LG 27U411A, hadir dengan layar IPS Full HD 27 inci beresolusi 1.920 x 1.080 piksel. Monitor ini juga memiliki refresh rate tinggi mencapai 120Hz dengan desain virtually borderless di keempat sisi layar.

Keunggulan teknologi ini menjadikannya pilihan ideal untuk mendukung aktivitas pembelajaran multimedia dan praktik desain digital.

Selain itu, monitor ini dilengkapi teknologi HDR10, cakupan warna sRGB 99 persen, dan tingkat kecerahan 250 nits. Fitur ergonomis berupa pengaturan kemiringan (tilt) dari -5° hingga 20° juga disertakan untuk memberikan kenyamanan visual selama proses belajar.

Desain ini dirancang untuk mengurangi kelelahan mata siswa saat beraktivitas di depan layar dalam waktu lama.

Dukungan LG ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Akhmad Basuni, Kepala SMKN 2 Tangerang Selatan, menyampaikan apresiasinya.

“Kami menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan LG. Ini tentunya akan membantu proses belajar-mengajar siswa dan dapat meningkatkan kesiapan siswa memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.

Ha Sang-chul juga menyatakan bahwa LG akan terus memperluas dukungan serupa ke berbagai sekolah di Indonesia. Hal ini sejalan dengan tujuan utama LG Loves School sebagai salah satu pilar CSR perusahaan yang berfokus pada peningkatan akses dan kualitas pendidikan berbasis teknologi.

LG telah beroperasi di Indonesia selama lebih dari 35 tahun dan memiliki empat pilar utama dalam program CSR LG Loves Indonesia.

Selain LG Loves School, tiga pilar lainnya adalah LG Loves Green, LG Loves Children, dan LG Loves and Cares. Masing-masing pilar memiliki fokus berbeda untuk memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Program LG Loves and Cares, misalnya, berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan seperti Lebaran Sehat.

LG Loves Green mendorong gaya hidup hemat energi dan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui pilar ini, LG telah menanam lebih dari 32.000 pohon dan menjalankan berbagai program daur ulang, termasuk kampanye daur ulang sampah elektronik.

Sementara LG Loves Children menekankan pada kesejahteraan anak Indonesia melalui kerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk meningkatkan literasi anak usia dini.

“Seperti pula program LG Loves School yang kami lakukan saat ini, LG memiliki komitmen yang sama besar untuk terus berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia melalui pilar inisiatif sosial kami lainnya,” ujar Ha Sang-chul.

Menurutnya, hal ini sejalan dengan semangat LG dalam menjalankan operasionalnya di Indonesia, yaitu “Bertumbuh bersama menciptakan kehidupan lebih baik bagi masyarakat Indonesia, Better Life for All.”

Inisiatif LG ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dan berbagai pihak dalam mendukung pembelajaran berbasis teknologi.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan siswa SMKN 2 Tangerang Selatan dapat lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin digital. Kelas multimedia yang telah direnovasi dan dilengkapi peralatan modern akan menjadi sarana efektif untuk mengembangkan keterampilan teknis dan kreatif siswa.

LG berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam menciptakan generasi muda yang kompeten dan siap bersaing di era industri 4.0.

Samsung Kembangkan Chip AI Gaia untuk PC dan Robot

Telko.id – Samsung dikabarkan tengah mengembangkan chip AI khusus bernama Gaia yang dirancang untuk mempercepat pemrosesan kecerdasan buatan langsung di perangkat (on-device AI).

Chip ini ditujukan untuk berbagai perangkat, mulai dari komputer AI (AI PC), robot pintar, hingga perangkat edge AI, sehingga tidak lagi bergantung sepenuhnya pada pemrosesan di cloud.

Menurut laporan terbaru dari Korea, Gaia dibuat dengan proses fabrikasi 4nm dan menggunakan arsitektur Neural Processing Unit (NPU) yang sudah dioptimalkan untuk beban kerja AI.

Fokusnya bukan sekadar mengejar performa tinggi, tetapi juga menjaga konsumsi daya tetap efisien sehingga cocok untuk perangkat PC modern.

Menurut laporan, chip tersebut diproduksi menggunakan proses fabrikasi 4 nanometer dan saat ini sedang menjalani tahap evaluasi oleh sejumlah produsen komputer besar, termasuk HP dan Lenovo.

Baca Juga:

Jika pengujian berjalan sesuai rencana, perangkat pertama yang menggunakan Gaia diperkirakan akan hadir pada akhir 2027 atau awal 2028.Gaia tidak hanya disiapkan untuk PC Edge AI.

Samsung juga membidik pasar Physical AI, yaitu perangkat yang memanfaatkan AI untuk berinteraksi langsung dengan dunia nyata, seperti robot dan berbagai sistem otomatis.

Sejauh ini Samsung masih merahasiakan spesifikasi lengkap maupun performa chip tersebut.

Namun jika laporan ini akurat, Gaia berpotensi menjadi langkah baru Samsung untuk bersaing di pasar AI accelerator yang saat ini semakin berkembang dan tidak lagi hanya diisi oleh nama-nama seperti NVIDIA, AMD, Intel, maupun Qualcomm.

Di sisi lain, Samsung juga terus mempercepat pembangunan fasilitas produksi chip baru di Yongin, Korea Selatan.

Perusahaan bahkan memajukan target operasional pabrik tersebut menjadi 2029 untuk mengimbangi lonjakan permintaan chip AI global.

Langkah ini menunjukkan besarnya investasi Samsung dalam memperkuat rantai pasok semikonduktor AI, baik untuk kebutuhan pusat data maupun perangkat konsumen.

Bagi pengguna, kehadiran chip seperti Gaia berpotensi menghadirkan AI yang lebih cepat, hemat daya, dan lebih menjaga privasi karena pemrosesan dilakukan langsung di perangkat.

Jika berhasil, Samsung akan menjadi salah satu pemain utama dalam persaingan chip AI yang semakin ketat, sekaligus memperluas pemanfaatan AI pada berbagai perangkat, mulai dari laptop hingga robot pintar.

Motorola Terseok-seok Hadapi Persaingan, Modal Minim!

Telko.id – Motorola memang belum lama ini kembali meramaikan pasar smartphone Indonesia. Namun, langkahnya sampai saat ini masih terseok-seok di tengah dominasi para pemain besar. Modal yang minim menjadi tantangan utama bagi merek legendaris ini untuk bisa kembali bersaing.

Setelah sempat vakum cukup lama, Motorola kembali hadir dengan membawa sejumlah produk anyar. Sayangnya, gebrakan yang dilakukan belum cukup untuk menggoyang posisi Samsung, Xiaomi, OPPO, vivo, dan realme yang sudah mengakar kuat.

Persaingan harga yang ketat dan rendahnya brand awareness menjadi dua faktor utama yang membuat Motorola kesulitan.

“Kami sadar bahwa pasar Indonesia sangat kompetitif. Tapi kami punya strategi jangka panjang untuk membangun kembali merek ini,” ujar perwakilan Motorola Indonesia dalam sebuah kesempatan.

Masalah terbesar yang dihadapi Motorola adalah brand awareness yang belum pulih. Bagi generasi muda, khususnya Gen Z, nama Motorola mungkin terdengar asing bahkan ada yang tidak tahu.

Mereka lebih akrab dengan Samsung, Xiaomi, atau OPPO yang gencar beriklan di media sosial dan berkolaborasi dengan kreator konten. Padahal, di era kejayaan ponsel fitur, Motorola adalah salah satu pemain utama.

Selain itu, pasar smartphone Indonesia sangat sensitif terhadap harga. Konsumen cenderung membandingkan spesifikasi secara detail sebelum memutuskan membeli.

Di segmen entry-level dan menengah, Motorola harus bersaing dengan merek-merek China yang dikenal agresif dalam menawarkan spesifikasi tinggi dengan harga murah.

Ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Motorola untuk bisa meyakinkan konsumen bahwa produk mereka memiliki nilai tambah.

Motorola juga belum memiliki identitas yang kuat di mata konsumen Indonesia. Sebut saja Samsung misalnya, brand ini identik dengan ekosistem Galaxy AI.

Lalu Apple dengan integrasi perangkat yang solid, OPPO dengan kamera, vivo dengan fotografi, dan Xiaomi dengan spesifikasi tinggi. Lantas, apa yang menjadi keunggulan Motorola?

Pengalaman Android yang bersih (near-stock Android) dan desain premium belum menjadi alasan utama bagi masyarakat Indonesia untuk membeli smartphone.

Menariknya, kondisi Motorola di pasar global justru berbeda. Di Amerika Serikat dan Amerika Latin, Motorola justru menguasai pangsa pasar smartphone lipat yang cukup besar.

Keberhasilan ini didorong oleh lini Motorola Razr yang sukses memanfaatkan nostalgia dan inovasi desain lipat. Artinya, Motorola sebenarnya masih memiliki kekuatan, hanya saja belum diterjemahkan dengan baik di Indonesia.

Ironisnya, Motorola justru berjaya di segmen ponsel lipat secara global. Di Amerika Serikat, mereka menguasai lebih dari 50% pangsa pasar, sementara di Amerika Latin mencapai sekitar 55%.

Hal ini menunjukkan bahwa merek ini masih memiliki daya saing yang kuat, terutama di segmen premium yang inovatif.

Untuk bisa kembali bersaing di Indonesia, Motorola perlu membangun ekosistem pemasaran yang lebih agresif. Mereka harus memperluas jaringan distribusi, meningkatkan layanan purna jual, dan memperkuat komunikasi merek melalui platform digital.

Tanpa strategi yang tepat, Motorola berisiko kembali menjadi pemain pelengkap di tengah persaingan yang semakin kompetitif.

Meski menghadapi tantangan besar, peluang Motorola belum tertutup. Pasar smartphone Indonesia masih menjadi salah satu yang terbesar di Asia Tenggara.

Segmen premium dan perangkat lipat juga mulai menunjukkan pertumbuhan. Jika Motorola mampu memanfaatkan reputasi globalnya di pasar ponsel lipat dan menghadirkan produk yang kompetitif, mereka masih memiliki kesempatan untuk diperhitungkan.

Namun, persaingan kali ini tidak lagi sekadar menghadirkan smartphone berkualitas. Motorola harus mampu memenangkan perhatian konsumen yang kini dibanjiri pilihan.

Mereka perlu membangun kembali kepercayaan pasar dari awal, sesuatu yang membutuhkan investasi besar dan strategi yang matang. Pada akhirnya, tantangan terbesar Motorola di Indonesia bukanlah soal teknologi, melainkan bagaimana membuat konsumen kembali mengingat, mempertimbangkan, lalu memilih merek yang pernah menjadi legenda industri ponsel.

Dalam beberapa waktu ke depan, kita akan melihat bagaimana strategi Motorola berjalan. Apakah mereka akan mampu bangkit atau justru kembali tenggelam? Yang jelas, persaingan di pasar smartphone Indonesia tidak akan pernah mudah bagi siapapun.

Meta Rilis Muse Spark 1.1 untuk Coding dan AI Agent

Telko.id – Meta resmi meluncurkan Muse Spark 1.1, versi terbaru dari model kecerdasan buatan (AI) yang difokuskan untuk AI coding dan tugas berbasis AI agent.

Model ini merupakan peningkatan dari Muse Spark yang diperkenalkan pada April 2026 dan menjadi langkah terbaru Meta untuk bersaing dengan OpenAI, Anthropic, serta Google di pasar AI untuk pengembang.

Model ini dirancang untuk membantu pengembang perangkat lunak (developer software) dalam membuat kode, memperbaiki bug, hingga menangani migrasi kode dalam skala besar.

Selain itu, model ini juga mampu memahami teks, gambar, video, serta menjalankan tugas yang melibatkan penggunaan berbagai aplikasi dan alat secara otomatis.

Baca Juga:

Berbeda dengan strategi Meta sebelumnya yang banyak mengandalkan model AI terbuka (open source), Muse Spark 1.1 menjadi salah satu model AI pertama perusahaan yang dikenakan biaya untuk penggunaan komersial.

Meta memberikan kredit senilai 20 dollar AS kepada pengembang yang ingin mencoba model tersebut. Setelah kredit habis, perusahaan menerapkan tarif sekitar 1,25 dollar AS per satu juta token input dan 4,25 dollar AS per satu juta token output.

CEO Meta, Mark Zuckerberg, mengatakan harga tersebut sengaja dibuat agresif agar lebih kompetitif dibanding layanan AI serupa dari OpenAI maupun Anthropic.

Salah satu peningkatan terbesar pada Muse Spark 1.1 adalah kemampuannya menjalankan tugas berbasis AI agent.

Model ini dapat menyusun rencana kerja, membagi tugas ke beberapa subagen AI, memanfaatkan alat eksternal, hingga menyelesaikan pekerjaan yang kompleks dengan intervensi manusia yang lebih sedikit.

Meta juga membekalinya dengan context window hingga 1 juta token, sehingga AI mampu mempertahankan konteks percakapan dan proyek dalam sesi yang panjang.

Selain tersedia melalui API, Muse Spark 1.1 juga mulai digunakan pada fitur Thinking Mode di aplikasi dan situs Meta AI. Ke depannya, Meta berencana menghadirkan kemampuan model ini ke berbagai layanan lain seperti Facebook, Instagram, WhatsApp, hingga perangkat kacamata pintar miliknya.

Dikutip dari TechCrunch, Sabtu (11/7/2026), langkah tersebut menunjukkan ambisi Meta untuk memperluas portofolio AI, mulai dari pembuatan gambar hingga pemrograman.

Bagi pengembang, kehadiran model ini menambah pilihan platform AI untuk membangun aplikasi, sementara bagi industri teknologi, langkah Meta menandai semakin ketatnya kompetisi antara perusahaan AI besar dalam menghadirkan model yang lebih canggih, efisien, dan terjangkau.

Predator Gaming, Perangkat Resmi Turnamen VALORANT APAC 2026

Telko.id – Predator Gaming Indonesia kembali menunjukkan dominasinya di panggung esports Asia Pasifik.

Perusahaan ini resmi ditunjuk sebagai penyedia perangkat resmi (official tournament devices) untuk berbagai turnamen VALORANT esports bergengsi sepanjang musim 2026.

Kepercayaan ini mencakup ajang bergengsi seperti VCT Pacific, VALORANT Challengers APAC, Last Chance Qualifiers, Offline Final VCL, hingga Game Changers APAC.

Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Predator Gaming dalam mendukung ekosistem kompetitif VALORANT di Indonesia dan kawasan APAC.

Renaldy Felani, Gaming Marketing Communications Manager Acer Indonesia, menyatakan bahwa kepercayaan ini menjadi validasi atas performa dan reliabilitas teknologi yang dihadirkan perusahaan.

“Kami percaya perangkat yang digunakan di panggung esports profesional harus mampu memberikan performa yang konsisten, respons yang cepat, dan stabilitas maksimal agar setiap pertandingan dapat berlangsung secara optimal,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Telko.id, Senin (14/7/2026).

Perangkat Unggulan untuk Setiap Ajang

Untuk turnamen VCT Pacific Stage 1 dan 2, Predator menyiapkan desktop Predator Orion 7000 sebagai PC resmi bagi seluruh pemain profesional.

Sementara itu, laptop Predator Helios Neo 16S AI digunakan khusus untuk proses map veto sebelum pertandingan dimulai. Desktop Orion 7000 juga akan kembali digunakan pada ajang Game Changers APAC yang berlangsung pada September mendatang.

Pada kompetisi VALORANT Challengers APAC, Offline Final VCL, dan Last Chance Qualifiers, Predator Orion 5000 menjadi perangkat utama yang mendukung para pemain.

Untuk kebutuhan tim pelatih, Predator menghadirkan Nitro Lite 16 yang didampingi monitor gaming Nitro XF252QF bagi pemain dan Nitro VG271U bagi pelatih. Kombinasi ini memastikan pengalaman kompetitif yang optimal selama pertandingan berlangsung.

Content image for article: Predator Gaming Jadi Perangkat Resmi Turnamen VALORANT APAC 2026

Dukungan Penuh untuk Talenta Esports

Kehadiran Predator di berbagai turnamen resmi VALORANT esports APAC menunjukkan bagaimana inovasi produknya mampu memenuhi standar kompetisi tingkat internasional.

Langkah ini juga menjadi bukti nyata komitmen Predator Gaming Indonesia dalam mendorong pertumbuhan ekosistem esports dan komunitas VALORANT di Tanah Air.

Lebih dari sekadar menghadirkan perangkat gaming berperforma tinggi, Predator Gaming Indonesia terus berinovasi melalui kolaborasi strategis dan berbagai inisiatif yang memperkuat komunitas.

Perusahaan juga membuka peluang bagi lahirnya talenta-talenta baru di Indonesia. Sebelumnya, Predator telah menjalin kerja sama dengan RRQ untuk memperkuat skena VALORANT nasional.

Performa Optimal di Panggung Internasional

Desktop Predator Orion 7000 dan Orion 5000 dipilih karena kemampuannya menangani beban kerja berat dalam pertandingan esports profesional.

Kedua perangkat ini dirancang dengan spesifikasi tinggi untuk memastikan frame rate stabil, latensi rendah, dan respons instan yang menjadi tuntutan utama dalam turnamen VALORANT.

Sementara itu, kehadiran monitor Nitro XF252QF dengan refresh rate tinggi memberikan keunggulan visual bagi pemain dalam mendeteksi pergerakan lawan.

Monitor Nitro VG271U untuk pelatih juga memungkinkan analisis pertandingan secara real-time, membantu tim menyusun strategi yang lebih efektif.

Kolaborasi dengan VCT Ascension Pacific sebelumnya juga menjadi fondasi penting bagi Predator untuk terus hadir di turnamen resmi Riot Games. Konsistensi ini memperkuat posisi Predator sebagai mitra terpercaya di ekosistem VALORANT esports Asia Pasifik.

Masa Depan Esports Indonesia

Dengan dipercayanya Predator sebagai official tournament devices di berbagai ajang bergengsi, industri esports Indonesia kembali mendapatkan angin segar.

Kehadiran perangkat berstandar internasional di turnamen lokal dan regional membuka peluang bagi pemain Indonesia untuk bersaing di level tertinggi.

Predator Gaming Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan industri esports melalui inovasi teknologi, kolaborasi strategis, serta berbagai inisiatif yang memperkuat komunitas.

Hal ini sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi mitra utama dalam mendorong lahirnya talenta-talenta baru di Indonesia.

Sejak pertama kali mendukung VCT Pacific 2024, Predator terus memperluas perannya di ekosistem VALORANT. Kini, dengan cakupan turnamen yang lebih luas di musim 2026, Predator siap membawa pengalaman kompetitif yang lebih baik bagi seluruh pemain dan penggemar esports di Asia Pasifik.

Hasil Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz 2026, Semua Operator Kebagian!

0

Telko.id – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) akhirnya mengumumkan hasil seleksi pengguna pita frekuensi radio 700 MHz dan 2,6 GHz untuk penyelenggaraan jaringan bergerak seluler tahun 2026.

Pengumuman resmi ini menjadi tonggak penting dalam upaya pemerintah memperkuat infrastruktur telekomunikasi nasional, khususnya untuk mendukung percepatan transformasi digital di Indonesia.

Proses seleksi yang telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir ini diikuti oleh sejumlah operator seluler besar tanah air. Hasilnya, pemerintah telah menetapkan pemenang untuk masing-masing blok frekuensi yang diperebutkan.

Langkah ini merupakan bagian dari roadmap pemerintah dalam mengelola spektrum frekuensi secara efisien dan transparan demi kepentingan masyarakat luas.

“Seleksi ini bertujuan untuk memastikan pemanfaatan spektrum frekuensi yang optimal guna meningkatkan kualitas layanan telekomunikasi,” ujar Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, dalam siaran pers resmi yang diterima Telko.id.

Pemerintah sebelumnya telah membuka proses seleksi untuk pita frekuensi 700 MHz yang dikenal memiliki jangkauan luas dan penetrasi gedung yang baik, serta pita frekuensi 2,6 GHz yang menawarkan kapasitas data sangat besar untuk kebutuhan jaringan 5G.

Kedua pita frekuensi ini dianggap krusial untuk mendukung pengembangan jaringan internet cepat di Indonesia.

Proses seleksi yang ketat ini tidak hanya melibatkan aspek administrasi, tetapi juga mencakup evaluasi teknis dan komitmen pembangunan infrastruktur dari para peserta.

Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk mendorong pemerataan akses telekomunikasi di seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Rincian Hasil Seleksi Frekuensi

Berdasarkan pengumuman resmi Kemkomdigi, berikut adalah rincian hasil seleksi untuk masing-masing pita frekuensi:

Untuk pita frekuensi 700 MHz, pemerintah menetapkan PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) mendapatkan alokasi 20 MHz (2×10 MHz) dengan nilai penawaran Rp642,5 miliar

Sementara itu, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk mendapatkan alokasi 30 MHz (2×15 MHz). Dengan total penawaran sebesar Rp1,060 Triliun

Adapun PT Indosat Tbk memperoleh alokasi untuk 20 MHz (2×10 MHz). Dengan total penawaran sebesar Alokasi 20 MHz (2×10 MHz) dengan nilai penawaran Rp507,48 miliar.

Untuk pita frekuensi 2,6 GHz, hasil seleksi menunjukkan bahwa Telkomsel memperoleh alokasi 80 MHz dengan nilai penawaran Rp545,84 miliar. XLSMART Telecom Sejahtera Tbk dengan alokasi 50 MHz dengan nilai penawaran Rp231,6 miliar. Sementara itu, PT Indosat Tbk amemperoleh alokasi 60 MHz dengan nilai penawaran Rp372 miliar.

Pembagian blok frekuensi ini dilakukan secara merata kepada tiga operator besar yang berpartisipasi dalam proses seleksi. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menciptakan iklim persaingan yang sehat di industri telekomunikasi nasional.

Komitmen Pembangunan Infrastruktur

Salah satu aspek penting dalam seleksi ini adalah komitmen pembangunan infrastruktur dari para pemenang. Setiap operator diwajibkan untuk memenuhi target cakupan layanan di wilayah-wilayah tertentu sebagai bagian dari kewajiban penggunaan spektrum frekuensi.

Pemerintah menetapkan bahwa pemenang seleksi untuk pita frekuensi 700 MHz wajib menyediakan layanan di ibu kota provinsi dan kabupaten/kota tertentu dalam jangka waktu yang telah ditentukan.

Sementara untuk pita frekuensi 2,6 GHz, kewajiban cakupan difokuskan pada daerah dengan kepadatan trafik tinggi seperti pusat kota, kawasan bisnis, dan area publik strategis.

“Kami berharap para pemenang dapat segera merealisasikan komitmen pembangunan infrastrukturnya agar masyarakat dapat menikmati layanan telekomunikasi yang lebih baik,” tambah Meutya Hafid.

Komitmen ini sejalan dengan program pemerintah untuk mencapai target konektivitas digital di seluruh Indonesia. Dengan hadirnya layanan berbasis frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, diharapkan kualitas internet di Indonesia dapat meningkat secara signifikan.

Dampak Bagi Industri Telekomunikasi

Hasil seleksi ini diprediksi akan membawa dampak positif bagi industri telekomunikasi di Indonesia. Dengan adanya tambahan spektrum frekuensi, para operator dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas jaringannya.

Frekuensi 700 MHz, misalnya, memiliki karakteristik propagasi yang sangat baik sehingga mampu menjangkau area yang lebih luas dengan jumlah menara yang lebih sedikit.

Sementara itu, frekuensi 2,6 GHz akan menjadi tulang punggung bagi pengembangan jaringan 5G di Indonesia. Dengan bandwidth yang sangat lebar, frekuensi ini mampu mendukung layanan-layanan canggih seperti internet of things (IoT), smart city, dan aplikasi augmented reality/virtual reality (AR/VR).

Proses seleksi ini juga menjadi indikator keseriusan pemerintah dalam mengelola spektrum frekuensi secara transparan. Sebelumnya, pemerintah juga telah melakukan hasil lelang frekuensi 1,4 GHz yang menunjukkan komitmen serupa.

Langkah Selanjutnya

Setelah pengumuman hasil seleksi ini, para pemenang diwajibkan untuk membayar biaya izin penggunaan frekuensi (BHP) dan biaya hak penggunaan (BHP) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pembayaran ini harus dilakukan dalam jangka waktu yang telah ditentukan agar izin penggunaan frekuensi dapat diterbitkan.

Pemerintah juga akan terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan komitmen pembangunan infrastruktur dari para pemenang. Jika ditemukan pelanggaran, sanksi tegas akan diberikan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Dengan selesainya seleksi ini, kami berharap para operator dapat segera mengimplementasikan penggunaan frekuensi untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat,” tutup Meutya Hafid.

Ke depannya, pemerintah berencana untuk terus melakukan evaluasi terhadap penggunaan spektrum frekuensi di Indonesia. Hal ini penting untuk memastikan bahwa spektrum frekuensi yang merupakan sumber daya alam terbatas dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masyarakat luas.

Sebagai informasi tambahan, proses seleksi ini merupakan bagian dari rangkaian panjang pengelolaan spektrum frekuensi di Indonesia.

Sebelumnya, Kemkomdigi telah melakukan persiapan seleksi frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Dengan adanya tambahan spektrum frekuensi ini, diharapkan Indonesia dapat mengejar ketertinggalan dalam hal kualitas layanan telekomunikasi dibandingkan negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara.

Peningkatan kualitas jaringan ini juga akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang saat ini terus berkembang pesat.

Para pengamat industri menilai bahwa hasil seleksi ini akan mendorong persaingan yang lebih sehat di antara operator seluler. Dengan adanya alokasi spektrum yang merata, setiap operator memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan jaringannya dan memberikan layanan terbaik kepada pelanggan.

Selain itu, kehadiran frekuensi 2,6 GHz juga akan membuka peluang baru bagi pengembangan berbagai layanan inovatif berbasis 5G. Beberapa sektor yang diprediksi akan merasakan manfaat langsung antara lain sektor manufaktur, kesehatan, pendidikan, dan hiburan.

Pemerintah juga berencana untuk terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai manfaat dari penggunaan frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz. Hal ini penting agar masyarakat dapat memahami dan memanfaatkan layanan telekomunikasi yang lebih baik ke depannya.

Secara keseluruhan, pengumuman hasil seleksi frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz ini merupakan langkah maju yang signifikan bagi industri telekomunikasi Indonesia.

Dengan komitmen yang kuat dari para operator dan pengawasan ketat dari pemerintah, diharapkan target konektivitas digital nasional dapat tercapai dalam waktu dekat.