spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1718

Inilah Bos Baru Google di Indonesia

0

Telko.id – Google nampaknya akan memulai tahun baru dengan serba baru. Hal ini terlihat pada penunjukan bos baru mereka beberapa hari sebelum pergantian tahun.

Adalah Tony Keusgen yang ditunjuk perusahaan teknologi ini sebagai country director baru untuk Indonesia yang bakal mengawali awal tahun 2016 sebagai bos baru Google.

Berdasarkan siaran pers yang diterima tim Telko.id, Tony nantinya akan mengawasi penjualan dan operasional di Indonesia. Sekaligus akan menentukan strategi bisnis serta kemitraan untuk produk Google di Indonesia.

“Adalah sebuah kehormatan memulai bekerja dalam sebuah pasar yang sangat penting bagi Google. Sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan smartphone tertinggi di Asia Tenggara, Indonesia membantu mendorong perubahan besar di dalam industri, seperti bagaimana masyarakat mencerna konten hingga bagaimana bisnis menjangkau targetnya,” ujar Tony.

Sebagai informasi, Tony bukanlah muka baru di keluarga Google. Pasalnya, ia pernah menjabat sebagai Head Of Technology Google di New Zealand dan Australia serta menjadi Managing Ditector Google di New Zealand hingga saat ini.

Dalam perannya ini, Tony mengawasi pertumbuhan operasi bisnis Google di dalam sebuah ekosistem teknologi yang dinamis dan kompleks.

Pria berpassort Australia ini mengungkapkan antusias nya ketika bergabung dengan Google Indonesia. Ia juga berharap dapat membantu perusahaan-perusahaan di Indonesia khususnya startup untuk mengembangkan bisnis mereka tentunya dengan berbagai macam solusi dan produk dari Google.

Sekadar informasi, Pria  ‘jebolan’ Royal Melbourne Institute of Technology University (RMIT) ini sempat berada dalam naungan SingTel. Sebelum raksasa teknologi ini asal Sillicon Valley memintanya bergabung pada tahun 2007 silam.

Mengenal Broadband, Narrowband dan Apa Perbedaannya?

0

Telko.id – Saat ini perkembangan internet secara tidak langsung membangkitkan rasa ingin tahu dari masyarakat umum terhadap istilah-istilah yang ada dan terkait dengan jalur internet.

Mulai dari 4G, Carrier Aggregation, Broadband hingga yang paling lawas yaitu Narrowband. Tulisan kali ini akan membahas mengenai Broadband dan Narrowband serta perbedaan dari keduanya.

Apa Itu Narrowband?

Narrowband atau saluran komunikasi data pita sempit yang sering di umpamakan suatu koneksi internet melalui saluran telepon yang hanya mempunyai kecepatan koneksi rendah ke internet dengan modem Dial – Up sebesar 56 Kbps. Penggunaan modem analog (Dial-Up) membuat tumpang tindih dengan line telepon yang akan membuat line telepon akan mati ketika Dial – Up ini digunakan.

Penggunaan modem analog ini atau Dial Up ini sejatinya akan membuat pengguna ‘berebut’  dengan komputer lain yang menggunakan fasilitas ini juga. Semakin banyak orang yang mengakses dengan mode ini maka releabilitas koneksi menjadi tidak stabil atau sering terjadi disconnected (dc).

Sebagai contoh, di sebuah jalan yang hanya muat untuk 5 mobil, namun mobil yang ada di jalan tersebut berjumlah 7 mobil. Hal ini akan menyebabkan saling berebut antara mobil-mobil yang ada.

Berikut beberapa contoh teknologi yang tergolong Narrowband :

  • T-1 pada 1,54 Mps melalui media fiber optik, infra merah, gelombang mikro atau dua pasang kabel.
  •  Jalur telepon analog pada 3000 Hz, pada POTS (Plain Old Telephone Service), atau infrastruktur telepon biasa. Untuk memanfaatkan data digital pada teknologi ini ditambahkan perangkat modem, yang berfungsi untuk membawa data dari komputer digital.
  • BRI ISDN pada 144 kbps. Dua jalur untuk suara dan data, masing-masing pada 64 kbps. Satu jalur untk sinyal 16 kbps.

Apa Itu Broadband?

Istilah Broadband merupakan sebuah istilah yang sering kita dengar dewasa ini, bahkan kehadirannya pun saat ini terkesan menggantikan Narrowband. Hal tersebut dapat terlihat dari banyaknya warnet (warung Internet) tradisional yang tutup dikarenakan masih menggunakan teknologi Narrowband dengan kecepatan internet yang tergolong lambat.

Broadband sendiri merupakan sebuah istilah dalam internet yang memiliki arti koneksi internet transmisi data kecepatan tinggi. Ada dua jenis jalur lebar yang umum, yaitu DSL dan kabel modem, yang mampu mentransfer 512 kbps atau lebih, kira-kira 9 kali lebih cepat dari modem yang menggunakan kabel telepon standar.

Akses internet jalur lebar menjadi pasar yang tumbuh dengan cepat dalam banyak bidang industri di awal 2000-an, satu penelitian menemukan bahwa penggunaan internet jalur lebar di Amerika Serikat tumbuh dari 6% pada Juni 2000 dan angka tersebut bertambah hingga sekitar 30% pada 2003.

Beberapa implementasi modern dari jalur lebar telah mencapai kecepatan 20 Mbps, beberapa ratus kali lebih cepat dari yang ada pada awal internet dan biayanya juga lebih murah.

Broadband yang paling popular untuk dipakai di rumahan adalah ADSL (Asymmetric Digital Subscribe Line). Keandalan dari broadband tipe ini adalah pemakaian jaringan kabel telepon yang tidak sama dengan telepon regular dimana ADSL menggunakan frequency tinggi sementara kabel telpon menggunakan frequency rendah, sehingga sama sekali tidak saling meganggu. Hal ini membuat end user bisa memakai telepon bersamaan dengan layanan internet DSL ini.
Sebagai perbandingan jika menggunakan modem analog atau PSTN maka anda harus memilih salah satu, jika koneksi tersambung maka telepon terputus, tapi tidak dengan tipe layanan ini. Secara umum kecepatan upload lebih rendah dibandingkan kecepatan download dengan tipe ADSL, karena kebanyakan perumahan-perumahan menggunakan layanan internet untuk surfing saja, tidak seperti perusahaan yang setiap harinya harus men-attach e-mail secara besar-besaran. Maka mereka menggunakan SDSL. Kecepatan download tergantung dari tipe DSL yang dipakai biasanya berkisar antar 256KBps sampai dengan 24.000KBps.
 
Dengan kecepatan yang relatif tinggi pada saat menggunakan DSL, maka dapat memungkinkan pengguna untuk mengalirkan internet dirumah. Beberapa alat yang sering kita dengar juga merupakan alat untuk teknologi ini seperti, modem, switch, router,firewall, dan access point dalam satu piranti sehingga dapat membuat accsess wi-fi sendiri dirumah dengan lebih mudah dan efisien.
Setelah mengetahui penjelasan singkat dari Narrowband dan juga Broadband, terlihat jelas apa perbedaan dari keduanya. Seperti kecepatan internet, teknis implementasinya serta teknologi yang digunakan.

UU Baru China Paksa Perusahaan Telekomunikasi Sediakan Dekripsi

0

Telko.id – China akhirnya telah resmi mengadopsi undang-undang anti-terorisme, yang memberikan berbagai kekuatan baru, termasuk kewajiban perusahaan teknologi untuk memberikan bantuan jika diminta.

Menurut Reuters, undang-undang baru itu telah disahkan dan mulai berlaku pada hari Minggu, setelah meniadakan ketentuan yang akan mewajibkan semua perusahaan untuk menginstal ‘backdoor’ dalam produk mereka. Sebaliknya, seperti dilaporkan TNW, Rabu (30/12), mereka sekarang diharuskan untuk “memberikan dukungan teknis dan bantuan termasuk dekripsi.”

Teknologi hanya merupakan bagian dari langkah-langkah ini, yang juga mencakup pembentukan pusat kontra-terorisme baru dan kemampuan untuk menggunakan senjata terhadap penyerang bersenjata. Ada juga ketentuan baru yang mencegah pelaporan kegiatan terorisme atau respon pemerintah online atau offline, kecuali untuk publikasi yang telah disetujui sebelumnya.

Wakil Kepala Divisi Hukum Pidana Parlemen China, Li Shouwei, menanggapi beberapa kecaman internasional yang diterima oleh undang-undang ini dan mengatakan bahwa aturan ini “pada dasarnya sama dengan apa yang diterapkan negara-negara besar lainnya di dunia” termasuk di Amerika Serikat dan Inggris. Dua peraturan terakhir memungkinkan penyedia Internet dan telekomunikasi “mengambil langkah-langkah untuk menanggapi [surat panggilan untuk mengakses komunikasi terenkripsi] dalam bentuk terenkripsi,” demikian dilaporkan Digitaltrends.

Sementara China mengatakan bahwa langkah-langkah yang diambil ini sama dengan yang digunakan oleh negara Barat dan bahwa mereka tidak akan mengunakannya untuk melanggar kebebasan orang, beberapa memiliki ketakutan bahwa pemerintah China yang terkenal ketat akan menggunakan kekuatan itu untuk melawan kelompok minoritas dan pembangkang.

Tahun 2016, MediaTek Harapkan Shipment Chipset 4G Tembus Angka 60%

0

Telko.id – Chipset untuk handset 4G LTE masih akan menjadi pendorong pertumbuhan yang paling penting dari MediaTek pada tahun 2016, CJ Hsieh, Presiden MediaTek meramalkan chipset 4G LTE akan menyumbang sekitar 60 sampai 70 persen dari pengiriman chip yang handset secara keseluruhan di 2016, angka tersebut mengalami kenaikan dari sekitar 40 persen tahun ini. Selain itu, akan ada lebih banyak handset yang tertanam dengan prosesor P10 Helio milik perusahaan asal Taiwan tersebut.

Menurut MediaTek, seri Helio bertujuan menembus pasar handset seri High End. Selama tahun pertama di pasar, seri helio dari telah digunakan oleh lebih dari 100 perangkat termasuk merek smartphone ternama seperti seperti HTC M9 Plus, Meizu MX5, OPPO R7 Plus, LeTV Le 1s, Sony M5 dan Gionee eHidup E8. Beberapa nama lain akan bertambah seiring dengan hadirnya P10 yang akan hadir di pasaran pada kuartal pertama 2016.

P10 adalah chip terbaru dari keluarga Helio P, fitur premium seperti teknologi modem kinerja tinggi, menggunakan TrueBright ISP, sebuah inovasi pertama di dunia untuk RWWB ultra-sensitif serta menghadirkan MiraVision 2.0, untuk tampilan interface papan atas.

Fitur lain yang tersedia di chipset MediaTek seri P ini seperti seperti LTE Cat-6, yang mendukung 2×20 carrier aggregation dengan 300 / 50Mbps kecepatan data dan masih banyak lagi spesifikasi teknis dari chipset ini.

“P series akan memberikan keleluasaan bagi vendor smartphone OEM dengan fleksibilitas desain yang lebih besar untuk memenuhi permintaan konsumen untuk bentuk yang ramping serta menyediakan pengalaman multimedia yang dinamis,” kata Jeffrey Ju, Co-CEO MediaTek.

Dilansir dari ctimes, Jeffrey Ju menambahkan, P10 ini memungkinkan komputasi mobile yang canggih dan fitur multimedia yang luar biasa sambil menyeimbangkan kinerja dan daya tahan baterai.

Chipset ponsel sejatinya menghasilkan sekitar 55 persen dari pendapatan MediaTek saat ini. Secara keseluruhan, MediaTek mengatakan mereka berada di jalur untuk mencapai target pengiriman hingga 400 juta chip smartphone tahun ini dan mengharapkan market share sebesar 26 persen dari total 1,5 miliar ponsel di seluruh dunia yang ada saat ini.

Misalnya, di Cina, MediaTek telah menduduki pangsa 40 persen dari pasar chip LTE tahun ini. Well, kita tunggu saja, apakah prediksi itu benar?

Wi-Fi Super Cepat Akhirnya Tersedia di New York

0

Telko.id – Pemerintah kota New York akhirnya memenuhi janjinya untuk menyediakan akses Wi-Fi gratis di sekitar kota. Hal itu ditandai dengan mulai dipasangnya akses poin LinkNYC pertama di kota itu hari ini.

Menurut laporan The Verge, Selasa (29/12), hub tersebut dirancang sebagai update dari bilik telepon standar, menggunakan infrastruktur yang ditingkatkan untuk memberikan akses poin gigabit Wi-Fi. Instalasi ini terlihat di luar Starbucks kecil di 15 St dan 3rd Avenue, dekat Manhattan Union Square.

LinkNYC2

500 hub lainnya direncanakan akan dipasang di seluruh kota pada pertengahan Juli. LinkNYC mengantisipasi satu atau dua minggu pengujian sebelum New York akan dapat menggunakan hub untuk online.

Jaringan penuh akan menginstal lebih dari 7.500 publik hub di seluruh kota, masing-masing menggantikan bilik telepon yang sudah ada. Setelah selesai, hub juga akan mencakup port charging untuk perangkat USB, web browsing layar sentuh, dan dua layar iklan berukuran 55-inci. Kota ini memperkirakan bahwa iklan yang ditayangkan oleh hub baru akan menghasilkan lebih dari USD500 juta pendapatan selama 12 tahun ke depan.

Proyek LinkNYC ini, yang diumumkan pertama kali pada November 2014 lalu ini, sejatinya telah menjadi subyek kontroversi yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Tak lama setelah pembangunan awal diumumkan, Daily News melaporkan bahwa hub di Brooklyn dan Bronx menunjukkan kecepatan sepuluh kali lebih lambat dari hub setara di Manhattan. Salah satu perusahaan yang terlibat dalam hub ini, Titan, juga menuai kontroversi karena membenamkan Bluetooth beacon di pengujian hub, yang secara potensial telah digunakan untuk melacak pejalan kaki dan menayangkan iklan. Beacon ini diangkat tak lama setelah keberadaan mereka dipublikasikan.

Ketika proyek ini diumumkan, LinkNYC mengatakan akan memulai pembangunan “tahun depan.” Pembangunan yang dilakukan minggu ini menjadi pembuktian atas janji mereka, meskipun 2016 hanya tinggal menghitung hari.

Fungsi lainnya mungkin akan membutuhkan waktu lebih lama untuk online, khususnya tablet layar sentuh built-in yang dirancang untuk browsing web, peta, dan panggilan telepon gratis. Pada pamflet yang menyertainya, fitur-fitur tersebut terdaftar sebagai “segera.”

Kedatangan Pendiri Google, Ini Kata Rudiantara Soal Project Loon

0

Telko.id – Indonesia kedatangan salah seorang pendiri Google, Sergey  Brin, kemarin (28/12), yang datang berkunjung ke gedung Kominfo di Jakarta. Dalam kesempatan ini, Menkominfo Rudiantara  menyampaikan tujuan dari uji coba Project Loon di Indonesia.

Project Loon dari Google akan digunakan untuk memberikan konektivitas Broadband 4G yang memadai dan terjangkau bagi masyarakat. Chief RA menyebut, “Di mana melalui metoda konvensional tower terrestrial, Loon ini yang digunakan sebagai alternatif dan komplementer,” ucapnya di gedung Kominfo, Senin kemarin.

Sekali lagi, Rudiantara menyebutkan bahwa Project Loon ini tidak akan menjadi sebuah operator baru di Indonesia, melainkan hanya sebagai penyedia teknologi tower dan eNodeB (BTS) yang berada di udara. Balon Google ini sendiri nantinya akan berada di statosfer, yakni di atas lintasan pesawat terbang dan berada di bawah Satelit.

Menurut Sergey Brin, Project Loon sangat cocok dengan wilayah geografis Indonesia. Ia menyebut, nantinya Loon dapat menjangkau wilayah Indonesia dengan luas diameter hingga 80 Km.

Ujicoba Project Loon akan diadakan selama tahun 2016 di Indonesia. Ujicoba itu dilakukan bersama tiga operator selular, yakni  Telkomsel, Indosat dan XL Axiata, di pita frekuensi 900 MHz yang telah dialokasikan kepada operator selular tersebut.

“Telah diidentifikasi beberapa lokasi di daerah rural untuk menyediakan solusi layanan Broadband 4G dengan solusi ini dan menggunakan handset 4G yang ada di pasaran,” tambah Rudiantara.

Berdasarkan laman resmi Kominfo, Chief RA juga menyampaikan bahwa tidak hanya sisi aplikasi dan network tetapi juga dari sisi device Indonesia membuka peluang keterlibatan Google. “Dalam hal ini bagaimana menciptakan handset smartphone yang sangat murah untuk country region di Indonesia, salah satunya memanfaatkan Android One,” jelas Rudiantara.

Handset Android 4G murah, menjadi tujuan kebijakan Kominfo pada tahun 2017 nanti agar handset 4G untuk layanan Brodaband bisa terjangkau oleh masyarakat. “Kominfo mengharapkan Google bisa membantu bekerjasama dengan ekosistem manufaktur lokal maupun pengembang aplikasi di tanah air untuk memberikan solusi handset 4G murah,” tutur Menkominfo.

Mengenai hal itu, Sergey sangat antusias dan akan membantu upaya-upaya Indonesia dalam menciptakan device murah. [ak/if]

Diduga Korupsi, Bos China Telecom ‘Diciduk’ Pihak Berwenang

0

Telko.id – Kabar kurang menyenangkan datang dari salah satu operator telekomunikasi terbesar di China, China Telecom. Perusahaan tersebut mengumumkan bahwa mantan pimpinan United Network Communications dan pimpinan China Telecom saat ini, Chang Xiaobing, sedang dalam penyelidikan otoritas China akibat dugaan “pelanggaran disiplin serius.”

Menurut Wall Street Journal, mengutip pernyataan Komisi Pusat untuk Inspeksi Disiplin China, “pelanggaran disiplin serius” di sini biasanya mengacu pada tuduhan korupsi.

Penahanan itu dilakukan di tengah pengintensifan pengawasan dari top eksekutif di perusahaan milik negara, dengan tokoh-tokoh senior di perusahaan energi, otomotif dan perbankan besar telah lebih dulu ditahan tahun ini. Penyelidikan juga telah mencapai ke sektor swasta China, dengan pimpinan konglomerat Fosun Group, Guo Guangchang, menghilang pada awal bulan ini. Setelah muncul kembali, Guo mengatakan bahwa ia telah membantu pihak berwenang.

Dilansir dari Telecompaper, Selasa (29/12), China Telecom mengatakan bahwa bisnis perusahaan masih berlangsung normal seperti biasanya, meskipun sang pimpinan tengah dalam penyelidikan. Namun, saham China Telecom dikabarkan turun 3 persen pada 28 Desember kemarin mengikuti berita yang berkembang.

Chang telah “diciduk”, menurut sebuah artikel di majalah bisnis Caijing, menambahkan bahwa ia menghilang beberapa hari sebelum rapat perusahaan yang direncanakan berlangsung pada 28 Desember. Laporan tersebut juga mengatakan bahwa telepon Chang dimatikan dan ia tidak menanggapi panggilan yang masuk.

Manjakan Pelanggan India, Vodafone Hadirkan Program Refer A Friend

0

Telko.id – Vodafone India memberikan proposisi win-win bagi pelanggan setianya dengan memperkenalkan program ‘Refer A Friend.’ Program ini sejatinya adalah program referral customer centric yang memberikan penghargaan kepada pelanggan yang merujuk teman-temannya, kerabat atau kolega.

Program ‘Refer A Friend’ memungkinkan panggilan gratis selama satu tahun, untuk pelanggan Vodafone yang mengacu kepada teman dengan teman yang dimaksud juga pengguna Vodafone. Bukan hanya itu, manfaat tambahan lainnya adalah Vodafone memberikan gratis nelpon 100 menit kepada sesama pengguna prabayar atau diskon tagihan sebesar Rs 100, bagi pelanggan pascabayar Vodafone. Setiap pelanggan mereka juga memiliki kesempatan untuk memenangkan ponsel Samsung Galaxy dalam bentuk sebuah undian.

Pelanggan Vodafone bisa menghubungi teman, keluarga dan kolega secara gratis dengan hanya mengirimkan pesan gratis ke 199. Pelanggan dapat mengirim beberapa SMS dan akan mendapatkan bonus yang bisa digunakan untuk menghubungi ‘refferal friends’ mereka.

Ishmeet Singh, Business Head Of Mumbai, Vodafone India mengatakan, “Vodafone saat ini memiliki 8,6 juta pelanggan di Mumbai yang kami percaya adalah pelanggan aktif kami. Program Vodafone ‘Refer A Friend’ adalah sebuah inisiatif dengan dua tujuan yakni berterima kasih kepada mereka atas dukungannya, serta untuk menyambut rekan terdekat mereka ke dalam keluarga vodafone,” ujarnya.

Sementara itu, dilansir dari TeleAnalysis, Selasa (29/12), undian smartphone Samsung Galaxy masih akan berlangsung hingga 15 Januari 2016, berlaku untuk setiap SMS yang dikirim.

Mengenai tren saat ini, yang mengarah ke data, Vodafone justru memberikan bonus akhir tahun dalam bentuk voice. Apakah hal ini merupakan sebuah sinyal bahwa Vodafone akan lebih menggiatkan ranah Voice ketimbang data? Well, kita tunggu saja. [ak/if]

STC Berhasil Ciptakan Teknologi 4.5G TDD

0

Telko.id – STC (Saudi Telecom Company) mengumumkan bahwa mereka telah menghasilkan teknologi 4.5G (TDD)  dan mencapai throughputs jaringan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Pencapaian luar biasa ini akan memungkinkan jaringan STC untuk memberikan kecepatan data LTE tercepat di Timur Tengah, Eropa dan Afrika Utara. STC membuktikan untuk pertama kalinya jaringan ini akan mampu memberikan throughput yang lebih tinggi pada pengguna yang melebihi 1,59 Gbps, hal ini merupakan bagian dari pengembangan jaringan 4.5G mereka.

Sejak diperkenalkan, jaringan STC 4G telah memiliki pertumbuhan yang luar biasa dalam lalu lintas data, ditambah dengan kenaikan tajam dalam jumlah pelanggan LTE dan pemanfaatan tinggi jaringan. Hal ini mengharuskan kebutuhan untuk meningkatkan throughput data dalam jaringan. Penggunaan data aplikasi yang seakan lapar dengan bandwith juga telah memicu kebutuhan untuk tingkat yang jauh lebih tinggi dan kapasitas jaringan yang lebih besar.

Dilansir dari teleanalysis, pencapaian ini menunjukkan kemampuan jaringan berteknologi tinggi STC, dengan LTE-Advanced yang pertama kali diumumkan  pada Januari 2014 silam. Sekarang, dan sebagai tonggak sejarah baru, STC sekali lagi menyajikan 4.5G untuk TDD yang  pertama di Dunia.

Nasser Al Nasser, SVP, Technology & Operations, STC mengatakan, “tonggak yang luar biasa ini akan memiliki implikasi positif yang besar pada kemampuan jaringan dan pengalaman layanan yang akan dinikmati oleh pelanggan kami,”

Ia berharap, hal ini dapat mewujudkan nilai riil prestasi di jaringan STC dan sebagai manfaat langsung kepada pengguna.

Kesuksesan ini juga terlaksana berkat hasil kerja keras Huawei sebagai mitra infrastruktur mereka. Seperti diketahui, Huawei seakan menjadi raja di industri ini sejak beberapa tahun silam.

Veni Shone, VP, Jaringan Wireless, Huawei mengatakan, “Lalu lintas data bergelombang global, kita perlu mencari cara untuk menyadari manfaat besar dari 4.5G TDD milik STC ini, dan hal ini  diproyeksikan akan menjadi teknologi terbaik yang pernah ada, dengan kinerja yang luar biasa digabungkan dengan kompatibilitas nyaman,”ucapnya.

Huawei Bantu Zain Hasilkan 4.5 G

0

Telko.id – Zain, perusahaan telekomunikasi terkemuka di Kuwait, mengumumkan keberhasilan dalam  pengujian teknologi 4.5G dan menjadikannya mobile Broadband  pertama di Timur Tengah yang menghasilkan jaringan ini. Hasil ini diraih tentu saja berkat kemitraan strategis dengan Huawei, kesuksesan ini terlihat dari kecepatan yang dihasilkan dengan mencapai 1 Gbps.

Melayani basis pelanggan terbesar di negara itu, Zain mengharapkan teknologi terbaru ini dapat menjadi ujung tombak tahap berikutnya dari evolusi ponsel dengan memungkinkan individu, entitas perusahaan dan pemerintah untuk menikmati layanan yang semakin terhubung dan cerdas dengan lebih cepat.

Selama tahun lalu, lalu lintas jaringan 4G LTE telah mulai mendominasi total konsumsi lalu lintas di seluruh dunia sebagai konten streaming, video High Definition dan e-commerce yang tentunya membuat pelanggan menghabiskan lebih banyak waktu berselancar di dunia mobile. Pengujian terbaru Zain tentang teknologi mobile broadband 4.5G adalah salah satu langkah untuk memberikan pelanggan kecepatan lebih cepat, latency rendah dan fungsionalitas yang lebih baik dari teknologi 4G yang tersedia saat ini.

Mengomentari pengujian revolusioner ini, Eaman Al Roudhan, Chief Executive Officer Zain mengatakan: “Sejalan dengan strategi kami untuk menempatkan pelanggan di garis depan prioritas kami, kami tertarik untuk menjadi yang pertama di wilayah ini untuk membangun dan menguji teknologi canggih ini agar mencapai hasil yang sukses dan saat ini dalam persiapan untuk meluncurkan secara komersial,”

Al Roudhan menambahkan: “Awal tahun ini, kami bekerja sama dengan Huawei untuk percobaan dan menerapkan layanan 4.5G di jaringan kami yang ada di Kuwait dan kami senang dengan hasil yang sukses kami capai hari ini,”

Lebih lanjut, Al Roudhal menyebutkan mereka akan siap untuk meluncurkan jaringan 4.5G tersebut secara komersial pada tiga tahun kedepan. Hal ini dikarenakan mereka harus menunggu ketersediaan device di pasaran yang mendukung jaringan ini.

Dilansir dari Arabtimes, Zain berharap kemitraan strategic dengan Huawei ini dapat berlanjut dengan rencana untuk menyediakan layanan baru yang didukung oleh teknologi 4.5G, termasuk voice over LTE (VoLTE) dan aplikasi Narrow Band IOT M2M.

Li Dafeng, Presiden Huawei Timur Tengah dan Afrika berkomentar. “Zain Kuwait terus berinvestasi dalam teknologi dan layanan baru karena berusaha untuk melampaui harapan pelanggan, Percobaan 4.5G menjadi sukses kami bersama-sama dengan Zain dan merupakan yang pertama di wilayah tersebut,” ucapnya.

Ia menegaskan, upaya tersebut  merupakan tonggak penting bagi seluruh industri telekomunikasi di Timur Tengah dan Huawei akan selalu melayani strategi pelanggan dengan solusi asli, sehingga memungkinkan bagi pelanggan lokal untuk menikmati manfaat dari dunia terhubung lebih baik.

Dafeng menambahkan: “Menurut penelitian terbaru Huawei, standar 4.5G merupakan jembatan yang diperlukan antara layanan mobile 4G saat ini dan visi jangka panjang kami untuk konektivitas 5G, yang diharapkan akan dikomersialisasikan pada tahun 2020.”

Strategi Zain yang menjadi perusahaan komunikasi digital yang berkelanjutan telah lama fokus pada pengalaman pelanggan dan menggunakan teknologi untuk menciptakan nilai lebih bagi pelanggan.

Zain dan Huawei telah bersemangat untuk memperkuat kemitraan strategis mereka di berbagai bidang teknologi untuk memberikan pelanggan pengalaman telekomunikasi yang unggul. Pada bulan Juni 2014, Zain dan Huawei meluncurkan pusat inovasi bersama yang juga pertama di Kuwait. Pusat penelitian ini berfungsi sebagai hub penelitian untuk memajukan jaringan mobile broadband, layanan, dan aplikasi yang ditawarkan kepada pelanggan di Kuwait dan di seluruh wilayah.