spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1656

Terragraph dan ARIES Jadi Upaya Baru Facebook untuk Hubungkan Dunia

0

Telko.id – Ambisi Facebook untuk membuat dunia terhubung tampaknya tidak akan berhenti pada drone bertenaga surya saja – Aquila – yang disebut-sebut akan mampu membawa konektivitas Internet untuk daerah paling terpencil. Baru-baru ini, perusahaan yang didirikan Mark Zuckerberg itu juga mengungkap rencana teranyarnya, yakni Terragraph dan Proyek ARIES.

Keduanya akan difokuskan pada antena terestrial, namun masing-masing mengambil rute yang berbeda, kata Ubergizmo, Kamis (14/4).

Terragraph akan dapat membekali tiang lampu serta perlengkapan lainnya di jalan dengan antena sehingga kota akan diselimuti Wi-Fi, sementara ARIES akan memberdayakan banyak antena yang dikemas ke dalam array raksasa, yang memungkinkan untuk mengarahkan konektivitas ke kejauhan.

Terragraph akan memungkinkan Facebook memanfaatkan pengetahuannya tentang SDN (software-define network), di samping standar WiGig yang notabene memiliki kemampuan untuk menangani tingkat transmisi hingga 7 Gbits.

Facebook berencana untuk menggelar proyek percontohan untuk Terragraph akhir tahun ini di San Jose, California. Nah, jika semua ini berjalan dengan baik, itu berarti semakin banyak bagian dunia akan dapat terhubung ke Internet.

Singtel Manjakan Konsumen Dengan Solusi Ini

0

Telko.id – Singtel telah meningkatkan kemampuan real-time untuk Customer Engagement dengan pelaksanaan sistem chat web dari penyedia platform messaging online dan mobile LivePerson.

Solusi berbasis cloud chatting memungkinkan Singtel untuk mengambil keuntungan dari penargetan prediktif dan  perilaku pengguna untuk meningkatkan layanan bantuan web dan pengalaman komunikasi secara keseluruhan pelanggan dengan Singtel.

“Karena Singtel terus tumbuh kearah generasi komunikasi dan layanan digital, kami juga berinvestasi dalam kemampuan IT baru untuk mendukung layanan ini,” kata vice Presiden of consumer operations Singtel Chua.

“Kami ingin memberikan pelanggan pengalaman mulus dan mudah ketika mereka mencari informasi atau bertransaksi dengan kami. Misalnya, dengan web chat LivePerson, kita dapat secara proaktif menjangkau pelanggan untuk memberikan dukungan tepat ketika mereka surfing website kami,” tambahnya seperti dilaporkan oleh TelecomAsia(14/4).

Sementara itu, Steven Fitzjohn, LivePerson’s APAC regional vice president menambahkan bahwa, “ada kesenjangan antara cara kita memilih untuk berkomunikasi dengan teman-teman dan keluarga – sebagian besar melalui saluran digital dan sosial, dan cara mereka berkomunikasi dengan kami, yang didominasi melalui saluran suara, sudah sangat ketinggalan zaman. Singtel mencoba membedakan dirinya dengan mengambil tindakan untuk menjembatani kesenjangan ini. Hal ini menyajikan pelanggan dengan saluran yang akrab dan mudah digunakan, dan menawarkan pelanggan pengalaman yang lebih baik secara keseluruhan. ” tutupnya.

Solusi dari Singtel ini juga merupakan solusi yang bisa diadaptasi oleh banyak perusahaan di Indonesia, bukan hanya pada industri telko saja. Pasalnya, segmen CRM (Customer Relationship Management) selain bisa memecahkan keluhan pelanggan, namun juga bisa memberikan pengalaman pelanggan menjadi lebih baik dan tentunya berimbas pada brand suatu perusahaan. Belum lagi dengan data insight yang dimiliki oleh perusahaan. Data tersebut sejatinya bisa digunakan untuk memberikan promosi tertarget kepada konsumen.

BPR/ Syariah Di Bogor dan Bekasi Siap Gunakan VPN Wireless Telkomsel

0

Telko.id – Sebagai tindak lanjut dari kerja sama Telkomsel dan Bank Indonesia untuk penggunaan layanan VPN Wireless Telkomsel guna pengkinian akses pengelolaan aplikasi laporan yang melalui Jaringan Komunikasi Data (JKD) Ekstranet Bank Indonesia, Telkomsel mulai kembali melanjutkan sosialisasi layanan tersebut kepada perwakilan peserta dari Bank Perkreditan Rakyat (BPR/Syariah) yang kini dilakukan untuk wilayah operasional kota Bogor dan Bekasi, (13/4).

General Manager Account Management Jabotabek Jabar Telkomsel, Nyoman Adiyasa, “Telkomsel kembali melanjutkan sosialisasi layanan VPN Wireless kepada sejumlah perwakilan BPR/Syariah yang kali dilakukan untuk wilayah Bogor dan Bekasi, guna mendukung dan mempercepat program Bank Indonesia untuk percepatan pengkinian teknologi pelaporan BPR/Syariah. Hal ini sebagai tindak lanjut dari kepercayaan Bank Indonesia untuk menggunakan fasilitas layanan Corporate Business Solutions (CBS) Telkomsel yang telah didukung dengan jangkauan jaringan terluas serta teknologi terbaru.”

Sebanyak 20 BPR masing-masing dari wilayah Bogor dan Bekasi antusias mengikuti sosialisasi ini. Pengkinian akses aplikasi menggunakan teknologi layanan VPN Wireless ini bertujuan untuk menjaga pelaporan yang menggunakan layanan akses aplikasi melalui JKD Ekstranet Bank Indonesia semakin lancar dan sesuai dengan perkembangan teknologi terbaru. Melalui layanan ini, Telkomsel akan menyediakan paket layanan mulai dari penyediaan Link Backhaul di Kantor Pusat Bang Indonesia hingga layanan Managed Service Wireless VPN, yang mencakup penyewaan perangkat hingga paket data internet khusus.

Layanan CBS Telkomsel terus dikembangkan dan disesuaikan dnegan kebutuhan korporasi, khususnya dalam menyediakan layanan telekomunikasi yang terintegrasi dengan core unit usaha korporasinya itu sendiri, seperti perbankan, pertambangan, consumer goods, hingga layanan untuk pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM).
Adiyasa menambahkan, seiring dengan hal tersebut, sebagai operator yang sedang bertransformasi menjadi digital company, Telkomsel juga terus melengkapi dan melakukan berbagai perbaikan untuk menyajikan pengalaman mobile digital lifestyle terbaik kepada para pelanggannya, termasuk para pelanggan dari segmen korporasi, diantaranya dengan menghadirkan kelebihan layanan Personalized Solutions (kombinasi berbagai solusi sesuai kebutuhan korporasi dari kategori Business Mobility, Wireless Connectivity dan Business Leveraging), Personalized Service (Corporate Account Manager yang didedikasikan untuk perusahaan Anda), Personalized Hotline (Layanan siaga 24 jam untuk kelancaran komunikasi bisnis) dan Personalized Packages (Paket tarif yang dikemas khusus untuk perusahaan Anda). (Icha)

Indonesia Masuk Peringkat ke 41 Global Connectivity Index 2016

Telko.id – Pertumbuhan Indonesia dalam perkembangan investasi dan penyebaran TIK untuk mewujudkan ekonomi digital ternyata terus dipantau dunia. Salah satunya adalah Huawei yang mengumumkan hasil penelitian Global Connectivity Index (GCI) 2016. Yang dilihat adalah 50 negara dengan 40 indikator. Termasuk di dalamnya ketersediaan, permintaan, pengalaman, dan potensi dari lima enabler teknologi yakni pita lebar, pusat data, cloud, big data, dan IoT.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa investasi dalam infrastruktur digital berkaitan erat dengan pendapatan domestik bruto karena infrastruktur digital meningkatkan dinamika ekonomi, efisiensi, dan produktivitas. Untuk meningkatkan pendapatan domestik bruto, negara perlu untuk fokus pada teknologi dengan berinvestasi dalam teknologi baru dan memastikan teknologi ini diadopsi dengan baik oleh pemerintah, industri, dan masyarakat.

Menurut penelitian ini, Indonesia termasuk salah satu negara yang memiliki angka rata-rata konektivitas nasional yang meningkat dibandingkan dengan tahun lalu. Tahun ini Indonesia menempati peringkat ke-41, naik dua posisi dibandingkan tahun lalu, yang disebabkan oleh peluncuran pita lebar sehingga mempengaruhi pengembangan pusat data. Pemerintah Indonesia juga semakin serius dalam menggunakan TIK untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menerapkan solusi mobile yang dapat menambah penyerapan teknologi oleh masyarakat dan organisasi.

Penggunaan mobile broadband mengalami pertumbuhan cukup tinggi yang disebabkan oleh bertambahnya jumlah perusahaan telekomunikasi, sehingga pemerintah dapat menggalakkan penggunaan komputasi awan yang terjangkau untuk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di seluruh Indonesia, dan juga menggunakan TIK untuk mentransformasi bisnis serta mengembangkan e-commerce. Saat ini, Indonesia memiliki posisi pertumbuhan pendapatan domestik bruto yang kuat untuk beberapa tahun ke depan.

“Saat ini digitalisasi global sedang mengalami perkembangan yang pesat sehingga meningkatkan efisiensi dan pengalaman pengguna dalam berbagai aspek, termasuk industri vertikal, pelayanan masyarakat, dan lain sebagainya. Hasil laporan GCI mengungkapkan bahwa konektivitas global meningkat sebesar 5% pada tahun 2015,” ujar William Xu, Huawei Executive Director of the Board, Chief Strategy Marketing Officer. William juga menambahkan bahwa Huawei akan berkolaborasi dengan mitra-mitra di industri ini untuk membangun ekosistem terbuka. Huawei akan melanjutkan strategi pipa ( pipe strategy ), fokus terhadap infrastruktur TIK, dan perangkat pintar. Untuk mewujudkan hal ini, Huawei akan melanjutkan kerja sama dengan perusahaan konsultan,

pengembang aplikasi, integrator sistem, dan mitra channel.

Kolaborasi dari semua pelaku industri juga dibutuhkan untuk menciptakan industri TIK yang terbuka. Hingga saat ini, Huawei telah mendirikan lebih dari 10 laboratorium terbuka di seluruh dunia untuk inovasi bersama dan penyebaran layanan komersial yang cepat. Disamping itu, Huawei menjadi pelopor terbentuknya Komunitas Open ROADS untuk berbagi pengalaman dan mencapai konsensus dengan industri serta memfasilitasi transformasi operasi.

Sheng Kai, CEO Huawei Indonesia, mengatakan “Huawei Indonesia fokus pada konsumen dan selalu berusaha untuk membantu konsumen agar sukses sehingga dapat mencapai kesuksesan bersama. Melalui komitmen kami untuk tetap terbuka, berkolaborasi, dan berbagi kesuksesan, kami akan menciptakan nilai lebih untuk konsumen kami, berkontribusi terhadap ekosistem TIK yang sehat, serta menciptakan kemajuan sosial. Huawei akan terus bekerja sama dengan para mitra untuk menciptakan ekosistem cloud yang terus berkembang, tidak hanya di dunia tapi juga di Indonesia. Sebagai penyedia infrastruktur TIK global terkemuka, Huawei berkomitmen untuk menjadi advokat, promotor, dan pemimpin cloudification seutuhnya.”

Dalam acara ini, Huawei juga mengumumkan Internet of Things (IoT) sebagai salah satu prioritas utamanya. Setelah menanamkan investasi jangka panjang dan menerapkan keahliannya dalam bidang TIK, Huawei berhasil membuat terobosan yang luar biasa dengan solusi utama untuk sistem operasi IoT, perangkat chip, solusi akses jaringan, dan platform. Bersama dengan mitranya, Huawei telah berinovasi dan mengadopsi solusi untuk berbagai sektor, termasuk Internet of Vehicles (IoV), energi, manufaktur, dan smart homes. (Icha)

Huawei Perkenalkan Solusi All Cloud Untuk Hadapi Era Digital Dunia

0

Telko.id – Huawei adalah salah satu vendor yang sangat agresif memperkenalkan teknologi terbaru. Perusahaan asal Cina ini juga giat melakukan transformasi digital dan membangun dunia yang terkoneksi dengan lebih baik. Itu sebabnya, Huawei memperkenalkan strategi All Cloud. Produk dan solusi Huawei yang fokus untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan mengembangkan industri.

Strategi baru itu diperkenalkan dalam Global Analyst Summit ke-13 yang berlangsung pada 11 – 12 April 2016 di Hotel Intercontinental, Shenzhen, Tiongkok. Acara yang bertemakan “ Growing Together through Digitalization and Building a Better Connected World ” (Tumbuh Bersama melalui Digitalisasi dan Membangun Dunia yang Terkoneksi dengan Lebih Baik), menjelaskan lebih lanjut strategi Huawei dalam mengembangkan dunia yang terkoneksi dengan lebih baik, serta mendiskusikan pemikiran strategis, produk, and perkembangan di bidang komputasi awan ( cloud ), Internet of Things (IoT), dan transformasi operasi.

All Cloud ini dirancang berdasarkan trend industri terkini, dalam mendukung konsumen, meningkatkan pengalaman end-user, dan membuktikan komitmen Huawei untuk terus berinovasi dan mendukung pembangunan industri TIK. Acara ini dihadiri oleh lebih dari 500 analis dan pelaku usaha dari industri telekomunikasi, internet, perbankan, serta industri lainnya. Dalam acara ini, perwakilan dari organisasi industri, termasuk Forum NB-IoT (NarrowBand-Internet of Things), OpenStack, Forum TM (TeleManagement Forum), dan The Open Group juga berbagi pandangan dan pengalaman mereka dalam mengembangkan industri.

Strategi “All Cloud” milik Huawei merekonstruksi penuh jaringan infrastruktur dalam empat bidang, yaitu peralatan, jaringan, layanan, dan operasi. Strategi ini bertujuan untuk menciptakan kekuatan sistematis pada sumber perangkat keras, mendistribusikan arsitektur perangkat lunak dan otomatisasi penuh. Dengan menerapkan strategi ini, seluruh jaringan akan beralih menggunakan arsitektur yang fokus pada pusat data. Tidak hanya itu saja, seluruh fungsi jaringan, layanan, dan aplikasi akan menggunakan pusat data awan (Cloud DC). Saat ini, Huawei sudah menanamkan investasi yang sangat besar di bidang infrastruktur pusat data awan (termasuk komputasi, penyimpanan, dan perangkat keras untuk pengalihan pusat data), FusionSphere – sebuah sistem operasi awan, FusionInsight – platform Big Data, dan FusionStage – PaaS (Platform as a Service)

yang terdistribusi. Selain itu, melalui platform arsitektur cloud terpadu FusionCloud, Huawei menyediakan solusi end-to-end cloud yang terbuka, hybrid , dan terintegrasi untuk memenuhi kebutuhan digitalisasi perusahaan dalam setiap fase pengembangan.

Eric Xu, Rotating CEO of Huawei, mengatakan “Dalam era Internet Protocol (IP), Huawei menawarkan strategi tunggal yang dapat mendukung operator secara efektif. Saat kita menghadapi transformasi digital untuk industri yang berbeda, kami menganjurkan cloudification penuh untuk membangun jaringan yang efisien dan daya saing yang gesit. Oleh karena itu tahun ini kami memperkenalkan strategi All Cloud yang mencakup seluruh strategi cloudification yang fokus untuk memberikan pengalaman ROADS (Real-time, On-demand, All-online, DIY, dan Social).”

Layanan yang berpusat pada konsumer ( customer-centric ) dan mendukung keberhasilan konsumer merupakan landasan dari semua strategi Huawei. Untuk itu, Huawei mendefinisikan strategi pengembangan untuk tiga grup bisnis Huawei. Untuk bisnis operator, Huawei akan menyajikan pengalaman ROADS, mewujudkan koordinasi dan orkestrasi jaringan end-to-end, dan mencapai cloudification yang seutuhnya. Untuk bisnis enterprise, Huawei akan mewujudkan teknologi komputasi awan, SDN, dan Big Data untuk memfasilitasi digitalisasi perusahaan agar

dapat beroperasi secara gesit dan pintar. Sementara itu, untuk bisnis konsumen, Huawei akan memastikan pertumbuhan berkelanjutan untuk merek, kualitas, pengalaman pengguna, dan ekosistem. (Icha)

Operator Telko di India Bayar US$526 Juta untuk Spektrum LTE

0

Telko.id – Bharti Airtel akhirnya dapat mengakuisisi spektrum 2.3 Ghz dari rivalnya Aircel. Dengan akuisisi ini maka Bharti Airtel akan mampu memberikan layana 4G LTE di India. Rencananya, 4G LTE ini akan melayani wilayah Tamil Nadu, Bihar, Jammu and Kashmir, West Bengal, Assam, the Northeast, Andhra Pradesh dan Odisha, seperti dilansir dari RCR Wireless.

Menurut laporan, pengalihan hak untuk spektrum dalam dua lingkaran – Andhra Pradesh dan Orissa – tunduk pada revisi topi spektrum.

Pihak Bharti Airtel mengatakan bahwa akan membayar total 35 miliar rupee atau sekitar US$526 juta untuk 20 megahertz spektrum di pita 2,3 GHz. Spektrum ini akan memungkinkan Bharti Airtel untuk memperluas layanan LTE ke delapan lingkaran telekomunikasi baru di seluruh negara Asia. Bharti Airtel juga mengatakan bahwa spektrum akan berlaku sampai 2030.

Bharti Airtel juga baru saja mengakuisisi spektrum dari Videocon Telekomunikasi untuk memperluas layanan di enam wilayah.

Sampai akhir Januari 2016, Bharti Airtel sudah memiliki pelanggan hingga 245.800.000 pelanggan atau berdasarkan angka terbaru dari regulator telekomunikasi negara itu sama denga menguasai pangsa pasar sekitar 24%.

Selain Bharti, Telenor juga melakukan upgrade jaringan untuk meluncurkan layanan LTE di India. Saat ini, Telenor India sedangan menambah 7000 BTS dengan teknologi LTE. Hal ini sesuai dengan rencananya yang dicanangkan bahwa sampai akhir tahun fiskal yang berakhir pada 31 Maret 2017, operator ini akan terus meng-upgrade seluruh jaringannya. Vendor yang ditunjuk untuk melakukan langkah strategi itu adalah Huawei dengan memperoleh kontrak untuk meng-upgrade 25.000 BTS di enam lingkaran.

Namun, Telenor mungkin mempertimbangkan untuk keluar dari negara Asia, menurut laporan oleh koran lokal The Economic Times. Menurut laporan itu, kelompok telekomunikasi Eropa adalah mencari valuasi sebesar $ 1,6 miliar menjadi $ 1,8 milyar untuk operasi India-nya. (Icha)

Zeemi Akomodasi Komunitas untuk Publish Live Video Streaming

0

Telko.id – Live video streaming kini memang sedang digemari. Tak heran, banyak layanan yang bermunculan untuk mengakomodir fenomena ini. Zeemi adalah salah satunya. Sebagai pembeda, Zeemi meluncurkan layanan live video streaming berbasis komunitas. Zeemi mengklaim menjadi yang pertama di Indonesia untuk layanan ini.

Layanan ini hadir untuk merevitalisasi interaksi online komunitas, dengan menyediakan sarana live video streaming yang interaktif bagi komunitas, dan kesempatan untuk memperluas jaringan mereka, serta membawa percakapan offline ke online. Zeemi sudah tersedia untuk diakses secara gratis melalui aplikasi iOs, Android (Zeemi) dan situs resmi (www.zeemi.tv).

“Zeemi adalah sebuah platform sosial,” ujar Tom Damek, selaku Founder Zeemi. Tom juga menambahkan bahwa fokus dari Zeemi saat ini adalah memfasilitasi komunikasi yang interaktif bagi komunitas-komunitas di Indonesia. Alasannya adalah karena orang Indonesia masih banyak yang melakukan aktivitas komunikasi secara offline, namun hal yang menarik di sini adalah mereka memanfaatkan sosial media untuk berinteraksi lebih lanjut. “Menyadari hal ini, kami ingin menyediakan suatu wadah interaksi yang interaktif dan dapat digunakan kapan saja, di mana saja, tanpa harus berada di tempat yang sama. Zeemi menjadi solusi yang tepat bagi komunitas untuk saling berinteraksi di tengah kepadatan kota Jakarta, maupun wilayah Indonesia yang tersebar secara luas,” ujar Tom menambahkan.

Ide pengembangan layanan ini tercetus dari kebutuhan seseorang untuk bisa menyiarkan sesuatu secara live dengan mudah, bahkan hanya membutuhkan smartphone, dari manapun mereka berada. Berdasarkan data Zeemi, salah satu hal yang menarik yang baru saja terjadi adalah banyak masyarakat menonton aksi demonstrasi taksi yang terjadi beberapa waktu lalu secara live dengan Zeemi.

Selain menghadirkan layanan yang interaktif, Zeemi juga menawarkan berbagai fitur lainnya yang khusus dikembangkan untuk menghadirkan pengalaman yang menyenangkan dan bermanfaat bagi para penggunanya. Salah satu fitur yang ditawarkan adalah kemampuan Zeemi dalam menyesuaikan resolusi video yang ditampilkan dengan kecepatan jaringan serta perangkat yang digunakan oleh pengguna, guna memastikan kelancaran akses bagi para penggunanya. Zeemi juga memberikan pulsa sebagai bentuk apresiasi kepada pengguna setia Zeemi. Caranya adalah dengan menukarkan poin melalui virtual gifts atau hadiah virtual yang diperoleh selama menggunakan platfrom ini.

Saat ini, Zeemi telah memiliki ribuan pengguna yang aktif streaming setiap hari dan bergabung dalam interaksi secara live dengan berbagai macam komunitas. Beberapa komunitas yang aktif menggunakan Zeemi antara lain komunitas hijab, musik indie, dan Je-jepang-an. Selain itu, beberapa nama terkenal juga telah memanfaatkan layanan kami untuk berinteraksi dengan penggemar nya secara real time, lebih dekat, seru, dan juga menyenangkan. Bahkan sebuah acara yang menampilkan artis-artis besar seperti Judika, Merry Riana, Rico Ceper, menggunakan Zeemi sebagai live social media untuk mewadahi interaktifitas diantara membernya.

Tom mengaku bahwa sudah cukup lama menekuni industri ini dan terlihat bahwa pertumbuhan live streaming di Indonesia tumbuh positif. Pembenahan dan pembaruan yang kami lakukan pada Zeemi merupakan hasil pembelajaran dari apa yang diinginkan oleh komunitas dan bagaimana perilaku mereka dalam menggunakan layanan video social media. Kami ingin agar setiap orang bisa menjadi bagian dari komunitas tersebut melalui interaksi online secara langsung. “Sebelumnya, hal ini sulit dilakukan dan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk saling berinteraksi antar sesama komunitas,” kata Tom.

Keseruan dalam berinteraksi secara live dan berbagai kesempatan yang ditawarkan kepada pengguna untuk memonetasi talenta dan hobi mereka menjadi daya tarik tersendiri bagi komunitas yang sudah tergabung dalam Zeemi.

Dian Ayu Ningtyas, Founder Zaura model dan make-up artists yang mewakili Komunitas Hijabers di Zeemi, membagikan pengalamannya dalam menggunakan Zeemi, “Dengan berkomunikasi secara online, kami mampu menciptakan dampak yang lebih besar bagi anggota dan komunitas kami, dan tentunya memungkinkan kami untuk bisa berkumpul dengan lebih cepat. Saya tidak lagi harus menunggu waktu persiapan yang lama dan cenderung mahal untuk bisa berkumpul dengan sesama komunitas. Hanya melalui smartphone, saya dapat mengumpulkan mereka, membagi dan melihat kegiatan teman-teman secara live, dan tentunya berinteraksi secara langsung. Zeemi mendapatkan tanggapan yang baik di kalangan anggota kami, dan ke depannya kami akan memanfaatkan Zeemi untuk mendukung aktifitas kami.”

Ryan Maulana Rizky, Music Director at OZ radio Jakarta, “Senang banget OZ Radio punya channel di Zeemi karena pada dasarnya kita ini hanya sebuah media yang jualan hanya melalui audio. Nah, pas menggunakan Zeemi, pendengar kita jadi punya pilihan untuk mengetahui informasi yang diberikan oleh OZ Jakarta. Tidak lagi hanya audio pendengar atau dalam hal ini penonton dapat melihat langsung dan berinteraksi dengan announcer atau bintang tamu atau artist yang datang. Kita juga bisa seseruan bareng, games giveaway, atau penonton bisa memberi challenge yang jauh lebih menarik dari sebelum, disaat yang sama feedback dari viewers bisa kita terima langsung dan dapat kita jadikan acuan untuk menjadi lebih baik. Terlebih lagi kemudahan yang ditawarkan, kita dapat menggunakansmartphone untuk live di manapun saya berada dan mendapatkan fans atau pendengar baru sepanjang prosesnya”.

Tom menutup, “Fokus kami saat ini adalah mengajak para komunitas besar di Indonesia untuk live. Kami tidak mendikte apa yang harus mereka lakukan pada saat live, namun kami telah melihat banyak komunitas kreatif -yang kami dukung- telah berkembang bersama kami.” (Icha)

 

Huawei Siapkan Solusi Khusus Untuk Indonesia

0

Telko.id – Huawei telah mengusulkan strategi baru yang bertujuan membantu operator telekomunikasi Indonesia menggunakan teknologi ultra-broadband untuk menangkap peluang bisnis dan tantangan baru.

Strategi Ultra-Broadband 2020 bertujuan untuk meningkatkan kematangan  dari pasar ICT di Indonesia sebagai negara yang sedang meningkatkan cakupan broadband.

Strategi ini sejatinya dialamatkan untuk operator telekomunikasi Indonesia, perusahaan dan pemerintah untuk bekerja sama dalam membangun sebuah ‘superhighway’ informasi untuk meningkatkan gaya hidup warga dan kelincahan bisnis mereka.

Hal ini meliputi berbagai elemen termasuk kualitas jaringan yang lebih baik, teknologi baru seperti 4K video streaming dan peningkatan pengalaman pengguna.

“Huawei percaya ada kebutuhan untuk membangun Broadband Baru yang membantu operator telekomunikasi terus berkembang dengan meningkatnya permintaan, menyediakan gigabit broadband di mana-mana, mendukung inovasi model bisnis modern dan penciptaan layanan yang handal,” ujar Huawei principal consultant Nigel Bruin seperti dilaporkan oleh TelecomAsia (13/4).

CMO perusahaan untuk Southern Pacific Lim Chee Siong menambahkan bahwa operator saat ini berada di bawah tekanan untuk memberikan layanan secara real-time, on-demand, all-online, do-it-yourself, dan social (ROADS).

“Hal ini ditambah dengan operasi industri berbasis internet dan kompetisi dari vendor OTT yang memaksa operator untuk mempercepat transformasi ICT mereka,” katanya.

“Tanggung jawab inti Huawei adalah untuk mendorong pengembangan industri ultra-broadband secara berkelanjutan, tertib, dan sehat, serta efektif melayani operator telekomunikasi di Indonesia, dan memberikan sesuatu yang dapat mengoptimalkan bisnis serta solusi jaringan secara end-to-end untuk membantu operator mencapai kesuksesan bisnis,” tutur Siong.

Sementara itu, eksekutif general manager Telkom Indonesia Arief Mustain menambahkan bahwa operator melihat perlunya membangun aliansi Indonesia FTTH, dan telah meminta pemain industri lain untuk bergabung dengan grup mereka.

Huawei Juga Hadirkan ICS?

0

Telko.id – Vendor jaringan telekomunikasi Huawei mengumumkan Indoor  Connected Solution (ICS), untuk membantu operator dalam meningkatkan pengalaman pengguna dalam ruangan.

Solusi Huawei ini mempercepat transformasi digital dalam ruangan dan membantu operator telekomunikasi mengeksplorasi peluang baru untuk meningkatkan pendapatan dengan menyediakan layanan yang bernilai tambah.

Dilaporkan TelecomLead (13/4), lebih dari 70 persen dari data yang dihasilkan berada di dalam ruangan, meningkatkan pengalaman pengguna dalam ruangan juga merupakan hal yang penting bagi operator telekomunikasi. Selain itu, layanan video dan OTT juga memerlukan peningkatan jaringan dalam ruangan untuk mendukung kapasitas tinggi, kepadatan tinggi dan beberapa layanan lainnya.

Huawei ICS, dengan kemampuan Precise Network Planning, Positioning Indoor, IOT Integrated dan lain-lain, menyediakan solusi end-to-end untuk skenario dalam ruangan guna memenuhi kebutuhan layanan yang dikhususkan untuk pengguna akhir.

Sekadar informasi, Huawei adalah salah satu mitra teknologi dari tiga operator seluler Cina untuk menjadi tuan rumah dari ribuan penonton selama Kejuaraan Dunia Atletik 2015 di Stadion Nasional Beijing, yang juga dikenal sebagai ‘Sarang Burung’.

Huawei ICS nantinya akan membantu untuk mengelola tingkat puncak downlink menjadi 104 Mbit / s, dan 1,5 kali peningkatan volume lalu lintas.

Huawei juga terikat kontrak dengan Vodafone untuk mengelola throughput ganda dan mencapai 9 kali jumlah lalu lintas data pada 2016 di ajang Mobile World Congress di Barcelona.

Huawei juga melakukan inovasi, dan menunjukkan layanan nilai tambah, seperti heat maps, pesan push serta navigasi dalam ruangan. Huawei sendiri akan membangun ICS Open Lab yang memverifikasi multi-service, multi-vendor dan solusi yang terintegrasi E2E.

Ericsson Kerjasama dengan ABC?

0

Telko.id – Ericsson telah menandatangani kontrak multi-years access service dengan lembaga penyiaran publik Australia ABC dan SBS.

Kontrak dengan ABC adalah untuk memberikan siaran live dan berkas berdasarkan captioning seluruh jaringan televisinya dari ABC, ABC2, ABC3 dan ABC News 24.

Sementara itu, Ericsson dan SBS juga terus melanjutkan kemitraan dengan perpanjangan kontrak captioning untuk tambahan tiga tahun. Ericsson juga akan terus memberikan layanan berbentuk Live dan berkas berbasis teks untuk SBS TV.

“Menggambar pada campuran keahlian dan inovasi teknis, tujuan kami adalah untuk memastikan bahwa kami memberikan standar captioning yang tinggi dan yang diharapkan oleh penonton, terutama ketika hadir ke tingkat akurasi yang lebih tinggi, latency rendah dan ketersediaan keterangan pada semua platform,” kata Thorsten Sauer, Head of broadcast and media services at Ericsson.

Ericsson mengatakan bisnis captioning mereka adalah salah satu yang terbesar di dunia, dengan hub di Australia, Inggris, Prancis, Jerman, Spanyol, Belanda dan Amerika Serikat, seperti dilaporkan oleh TelecomAsia(13/4).

Ericsson juga telah menyediakan layanan captioning selama lebih dari 30 tahun dan memberikan lebih dari 230.000 jam caption disetiap tahun, dengan lebih dari 100.000 dari siaran Live. Hal ini juga menjadikan mereka sebagai penyedia terbesar di dunia dari deskripsi audio TV dan terjemahan bahasa isyarat.

Platform real-time Ericsson mendukung pemberian live teks dalam berbagai bahasa untuk penyiaran di seluruh dunia dengan menggunakan speech-to-text, yang diintegrasikan ke ruang berita dan persiapan konten yang cepat secara offline.

Sementara untuk Enterprise Level, schedule-driven software platform, menggunakan teknologi pengenalan suara dan stenografi teebaik untuk menopang kinerja dari layanan Live Caption Ericsson.