spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 1634

Kerjasama, XL dan BlackBerry Kenalkan NOVI

0

Telko,id – Layanan inovatif teranyar dikenalkan XL Axiata dan BlackBerry dalam ajang Indonesia Cellular Show yang berlangsung di Jakarta hari ini, Jumat (3/6). Diberi nama “NOVI”, layanan multi-nomor ini akan memungkinkan pelanggan XL menggunakan beberapa nomor ponsel pada satu perangkat.

Melalui keterangan tertulis, Chief Brand and Customer Experience Officer XL, Nicanor V. Santiago III mengatakan bahwa salah satu cara perusahaan untuk memberikan layanann terbaik bagi pelanggan adalah dengan menyuguhkan layanan-layanan baru yang inovatif. Disamping juga dibutuhkan.

“NOVI merupakan layanan yang menjawab kebutuhan pelanggan untuk bisa menggunakan dan memiliki nomor lebih dari satu namun dapat dioperasikan pada satu ponsel saja. Ini adalah keinginan pelanggan yang sudah lama kami dengar,” katanya.

Hal senada diutarakan President Global Sales, BlackBerry, Carl Wiese. Menurutnya, Indonesia telah lama menjadi pasar yang penting bagi BlackBerry, dan perusahaan sebagai penyedia teknologi di balik layanan inovatif ‘NOVI’ sangat senang dapat bermitra dengan XL.

“Peluncuran ini menunjukkan betapa luasnya kemampuan software cross-platform dari kami dalam menciptakan nilai bagi para mitra melalui solusi mobilitas terpercaya yang membantu konsumen dan mitra bisnis mampu beroperasi secara produktif,” ungkap Wiese.

NOVI sendiri merupakan layanan mobile pertama dari jenis layanan ini, yang tersedia di Indonesia dan kawasan Asia Pasifik. NOVI menawarkan kepada pelanggan XL, kemampuan untuk secara aman menjaga sampai tiga nomor ponsel pada satu perangkat. Hebatnya lagi, pelanggan bahkan tidak perlu memiliki lebih dari 1 kartu SIM fisik. Cukup 1 kartu SIM fisik dengan nomor XL dan pusatkan dana pada nomor di kartu SIM tersebut agar nomor tambahan lainnya bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan berbeda sesuai pulsa atau paket telfon dan SMS yang sudah dimiliki. Selain itu, data identitas pelanggan yang terdaftar juga akan menggunakan data yang sama pada kartu SIM.

Pada layanan ini, ada tiga jenis nomor yang bisa dipilih pelanggan, masing-masing adalah Standar (nomor dipilihkan sistem), Regular (bisa memilih antara opsi nomor standar), dan Premium (dapat memilih nomor cantik).

Saat ini, aplikasi NOVI telah dapat diunduh baik di PlayStore ataupun AppStore dan dapat digunakan oleh pelanggan baik yang menggunakan jenis ponsel feature maupun smartphone, baik menggunakan jenis layanan prabayar maupun pasca bayar.

Binus University Jadi Perhentian Kedua Event ‘TelkoID Goes to Campus’

0

Telko.id – Universitas Bina Nusantara menjadi perhentian berikutnya Telko.id dalam sebuah event bertajuk ‘TelkoID Goes to Campus’ setelah bulan sebelumnya menyambangi Universitas Mercu Buana. Masih mengusung tema semiar yang sama, 4G For Better Life, acara ini didukung oleh Smartfren dan Indosat Ooredoo.

Kegiatan seminar yang berlangsung di salah satu auditorium kampus ini dihadiri oleh setidaknya 40 mahasiswa dari berbagai jurusan, seperti sistem informasi dan hubungan internasional.

Untuk pembicara sendiri, hadir tiga narasumber yang merupakan perwakilan dari TelkoID, Indosat Ooredoo dan Smartfren. Mereka adalah Nur Hamzah, selaku Chief Editor dari TelkoID, Tepi Aditia, Manager Core Srvices Data Indosat Ooredoo dan Dani Akhyar, Head of Community Development PT Smartfren Telecom Tbk.

Ketiganya secara bergantian memaparkan tentang 4G dan keunggulannya serta bagaimana teknologi generasi keempat ini bisa menjadikan hidup lebih baik.

Dalam kesempatan yang sama, Dani Anhar bahkan mengajak mahasiswa untuk merasakan bagaimana cepatnya berkomunikasi dengan menggunakan teknologi VoLTE.

IMG_20160602_160023

Sekedar informasi, teknologi VoLTE, yang adalah kepanjangan dari Voice over LTE, merupakan layanan suara (voice) yang berbasis data dengan mengandalkan teknologi Long Term Evolution (LTE). Secara umum, layanan VoLTE ini tidak memiliki perbedaan yang signifikan dengan layanan suara via teknologi 2G/3G. Yang membedakan hanya suara yang dihasilkan yaitu suara dari layanan VoLTE yang dipastikan akan berkualitas lebih baik dan jernih.

Saat ini, Smartfren sendiri menjadi satu-satunya operator seluler yang telah menghadirkan tekonologi ini ke pasaran.

“TelkoID Goes to Campus bertujuan untuk memberikan insight tentang dunia telekomunikasi dalam kaitannya dengan produktifitas kerja, sehingga diharapkan bisa menjadi bekal bagi mahasiswa saat akan masuk ke dunia kerja nantinya,” ujar Chief Editor dari TelkoID, Nur Hamzah.

 Rencananya, seminar ‘TelkoID Goes to Campus’ dengan tema 4G for better life akan digelar secara bertahap di sejumlah kampus atau universitas di tanah air. Setelah Universitas Bina Nusantara, seminar ini dijadwalkan untuk mengunjungi Universitas Telkom bulan depan, lebih tepatnya setelah Lebaran. So, tunggu saja kehadirannya.

Telkom Hentikan Kesepakatan di Guam

0

Telko.id – PT Telkom Indonesia baru-baru ini mengumumkan bahwa perusahaan tidak lagi dalam proses akuisisi GTA Teleguam. Salah satu operator telekomunikasi di Guam yang merupakan anak usaha AP TeleGuam Holding Inc.

Dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Totaltelecom, Jumat (3/6), Telkom mengungkapkan hal itu dan perusahaan ekuitas Advantage Partners telah sepakat untuk mengakhiri proses akuisisi. Namun, tidak disebutkan alasan pasti dibalik keputusan ini.

Telkom Indonesia sepakat untuk membeli saham Advantage Partners di perusahaan induk GTA, AP Teleguam Holdings setahun yang lalu dengan angka yang diharasikan.

GTA adalah penyedia quad-play yang melayani perumahan, bisnis, dan pelanggan pemerintah di Guam.

Ketika mengumumkan akuisisi tahun lalu, Telkom mengatakan bahwa Guam strategis secara geografis dengan sebagian besar kabel laut yang menghubungkan Asia dengan AS ada di sana.

Selain itu, disebutkan juga bahwa Guam memiliki PDB per kapita yang tinggi dan merupakan adopter besar teknologi fixed dan mobile baru.

Kesepakatan ini dilakukan melalui salah satu kepanjangan tangan Telkom di luar negeri, yakni Telkom USA.

Pembatalan kesepakatan berarti bahwa proses perizinan yang sedang dijalani perusahaan dengan Komite Investasi Asing di AS, Team Telecom – otoritas AS yang bertugas untuk memastikan keamanan nasional – dan FCC juga berakhir. Telkom tidak menyatakan apakah proses ini terbukti bermasalah.

Dua Smartphone 4G Smartfren Meluncur Jelang Ramadhan

0

Telko.id – Mematahkan anggapan banyak orang yang kadung menilai bahwa ponsel 4G mahal dan tidak terjangkau, Smartfren memperkenalkan dua handset terbarunya sebagai bagian dari program Ramadhan. Diberi nama Andromax E2+ dan Andromax A, keduanya dibanderol Rp1.1 juta dan Rp649 ribu.

Diakui Division Head Smartphone Business Smartfren, Sukaca Purwokardjono dalam acara peluncuran di Jakarta, Kamis (2/6), kedua handset ini disiapkan Smartfren untuk menunjang kebutuhan silaturahmi para pelanggan di bulan Ramadhan.

“Dengan teknologi VoLTE yang sudah dimiliki baik oleh Andromax E2+ dan Andromax A, pelanggan yang tidak bisa mudik dapat tetap bersilaturahmi dengan menggunakan video call yang stabil dan mudah,” katanya.

Dari segi spesifikasi, Andromax E2+ yang mengusung tagline “Nge-game Makin Seru” bisa dibilang mumpuni untuk kelasnya. Selain dibekali RAM 2GB dan ruang penyimpanan internal 16 GB, handset ini juga mengusung prosesor Snapdragon 212 Quadcore 1.4 Ghz Cortex A7.

Untuk tampilan, Andromax E2+ dilengkapi dengan layar 4,5” IPS + OCA LCD dengan teknologi Full Wide Video Graphics Array (FWVGA) dengan resolusi 854×480 piksel yang memungkinkan pengguna mendapatkan tampilan dengan angle yang lebih baik serta warna yang lebih nyata, disamping Dolby Digital Audio Enhancer serta Snapdragon audio untuk menyajikan audio berkualitas dengan efek surround digital.

Ada juga fitur Smart Screen yang memudahkan pengguna Andromax E2+ untuk mengakses fitur-fitur lain yang terdapat di dalam ponsel hanya dengan menggambar pattern tertentu yang telah diatur sebelumnya. Plus kamera depan 5MP AF BSI Sensor dan kamera belakang 5MP dengan flash untuk mengabadikan momen-momen kebersamaan pelanggan di bulan Ramadhan.

Sementara itu, seri Andromax A yang ditujukan bagi pengguna entry-level hadir dengan prosesor Quad Core 1.1 GHz, chipset Snapdragon 210, RAM sebesar 1GB serta ROM 8GB.

Itu belum termasuk kamera depan dan belakang yang masing-masing memiliki resolusi 5 MP, layar LCD berukuran 4.5” dengan resolusi FWVGA dan teknologi SVI (Sun Visibility Improvement) yang memungkinkan pengguna tetap dapat melihat layar dengan jelas meski berada dibawah sinar matahari.

Andromax E2+ dan Andromax A masing masing dibanderol dengan harga Rp1.199.000 dan Rp649.000.

“Selama kami menjual smartphone 4G, banyak konsumen yang mengeluhkan jumlah RAM yang sedikit. Dengan mempertimbangkan keinginan tersebut, kali ini kami mendatangkan Andromax E2+ yang memiliki RAM 2GB dan ROM 16GB,” tambah Sukaca.

Kampanye #4GinAja Jadi Senjata Smartfren Hadapi Ramadhan

0

Telko.id – Memanfaatkan datangnya bulan suci Ramadhan, sejumlah operator seluler berlomba untuk menghadirkan kampanye terbaru. Smartfren, adalah salah satunya. Melalui sebuah kampanye bertajuk #4GinAja, bekas operator CDMA ini ingin mengajak pelanggan untuk memanfaatkan berbagai keunggulan teknologi 4G LTE Advanced guna mendukung kebutuhan berkomunikasi, khususnya selama bulan Ramadhan.

Beberapa fitur digital pun disediakan Smartfren lewat kampanye teranyarnya ini, mulai dari web-series (video seri YouTube), artikel Ramadhan, peta jangkauan jaringan, hingga interaksi digital. Dengan fitur digital ini, masyarakat dapat merekomendasikan teman atau saudara untuk saling berbagi melalui perangkat 4G.

“Kebutuhan 4G akan sangat terasa di bulan Ramadhan. Khususnya untuk mengisi datangnya waktu berbuka, sahur dan sebagainya. Begitu juga saat perjalanan mudik, karena mudik akan terasa membosankan jika tidak ada hiburan,” kata Derrick Surya, Head of Brand Marketing Communication Smartfren dalam acara peluncuran kampanye #4GinAja di Jakarta, Kamis (2/6).

Melalui Kampanye #4GinAja ini, Smartfren nantinya menghadirkan konsep DNS, yang meliputi Device (Perangkat), Network (Jaringan) dan Service (Layanan).

Untuk Devices, perusahaan mengenalkan dua produk terbarunya, yakni Andromax E2+ yang mengusung tagline “Nge-game Makin Seru” dan Andromax A yang ditujukan bagi pengguna entry level.

Sementara dari sisi Network dan Service, selain akan memperluas cakupan jaringan 4G LTE Advanced miliknya hingga ke 188 kota dan kabupaten, Smartfren juga akan menghadirkan promo menarik, seperti paket “Double Quota, Double Pleasure”, yang memungkinkan pelanggan mendapatkan tambahan ekstra kuota data sebesar kuota yang mereka beli. Selain itu, ada juga bonus menelepon ke sesama Smartfren selama 1000 menit, bonus melepon ke operator lain selama 10 menit, dan bonus 100 SMS.

“Ekstra kuota 100% bisa didapatkan untuk pembelian paket Smartplan mulai Rp60.000, dan kuota bisa dipakai selama 24 jam,” ujar Ari Abdya, Prepaid Department Head Smartfren.

Smartfren juga menghadirkan paket “Sahur plan” yang dipersiapkan untuk mengisi waktu menunggu sahur. Lewat paket ini, pelanggan akan mendapatkan kuota sebesar 3GB yang dapat digunakan untuk streaming video di Youtube, Daily Motion, atau Clip on You pada jam 01.00 – 07.00 WIB. Sementara untuk menunggu waktu berbuka (07.00 – 19.00 WIB), Smartfren menawarkan paket “Puasa Plan” yang memiliki manfaat sama dengan paket “Sahur Plan.”

Operator Ini Ciptakan Aplikasi Pendukung Connected Car

0

Telko.id –  Aplikasi T Map for Car milik SK Telecom menggabungkan beberapa teknologi pelacakan lokasi untuk meningkatkan akurasi bagi pengendara.

Pada Kamis lalu (2/6), SK Telecom telah meluncurkan aplikasi baru yang dirancang untuk meningkatkan kinerja sistem navigasi dalam mobil.

Disebut ‘T Map for Car’, aplikasi ini didasarkan pada aplikasi navigasi mobile operator ‘T Map’, yang menggunakan satelit dan stasiun dasar untuk menentukan lokasi. Ketika terhubung ke sistem infotainment mobil, aplikasi ini menggunakan sistem perhitungan mobil dalam posisi mati, yang menghitung posisi berdasarkan pengukuran seperti kecepatan, jarak tempuh, dan orientasi, dan sebagainya. Hasilnya adalah sistem navigasi yang ‘mudah-mudahan’ bekerja dengan baik bahkan ketika mobil berada didalam terowongan atau dikelilingi oleh gedung pencakar langit dengan kaca berpanel.

“T Map milik SK Telecom for Car ini dapat memberikan kenyamanan bagi pelanggan dan nilai baru di bidang jasa connected car dengan menggabungkan layanan navigasi T Map mobile paling populer dengan sistem navigasi di dalam kendaraan,” ujar Lee Hae-yeol, head of SK Telecom’s T Map division, dalam sebuah pernyataan.

Dilaporkan TotalTelecom (3/6), SK Telecom mengatakan mobil Kia akan menggunakan T Map for Car pada sedan Optima terbaru pada bulan Juli, seperti yang akan dilakukan juga oleh Jaguar pada F-Pace SUV pada September mendatang.

Lebih lanjut, T Map for Car juga dirancang untuk bekerja dengan beberapa interface connected car. Misalnya, Kia Optima menggunakan standar terbuka MirrorLink yang dikembangkan oleh Connectivity Consortium Car, sementara Jaguar menggunakan Jaguar Land Rover’s proprietary InControl Apps platform.

T Map for Car juga tersedia secara gratis dari One Store, yakni toko aplikasi Android terpadu yang menyatukan apps dari SK Telecom dengan aplikasi buatan dari operator pesaing yakni KT dan Uplus, serta Korea ISP Naver.

Resmikan ICS, Rudiantara Bicarakan Efisiensi Industri

0

Telko.id – Memasuki tahun ke 13 penyenggaraan, ajang Indonesian Cellular Show kembali digelar di tempat yang sama yakni Jakarta Convention Center (JCC). Berbeda dibandingkan dengan tahun lalu, pada penyelenggaraan tahun ini terjadi peningkatan dari segi peserta pameran yang hadir, yakni sebesar 56 peserta dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya menyentuh angka 42 peserta.

Sementara itu, berbicara mengenai target tahun ini, Marga Anggrianto, manager dyandra mengungkapkan, “Target tahun ini adalah 100 ribu pengunjung dengan peserta pameran mencapai 56 peserta yang berasal dari Hall A, B, dan C. Hall  A dikhususkan untuk peserta dari industri telko sementara B dan C untuk device dan juga e-commerce,” ujarnya selepas persemian kegiatan ini (2/6).

Ia juga menuturkan, hadirnya para pemain e-commerce justru semakin menambah jumlah peserta pameran. Uniknya, meskipun mereka ikut kedalam pameran ini, tapi para pemain e-commerce tadi tetap menjual barang dagangan mereka melalui jalur online dan barang akan dikirim ke rumah si pembeli.

Sementara itu, sebagai sekjen ATSI, Merza Fachyz menuturkan bahwa Perkembangan dari tahun ke tahun tentang ICS. Sampai tahun ini ICS telah mencapai kesuksesan yang luar biasa, hal ini terlihat dari pengunjungnya sampai dengan hari keempat selalu meningkat dari tahun ke tahun dengan tahun ini bertema revolusi digital.

Sekadar informasi, lahirnya teknologi 4G di Indonesia pada tahun lalu penetrasinya jauh lebih cepat bila dibandingkan dengan perubahan pada 2G menuju 3G pada 10 tahun lalu. 4G hari ini sudah melayani 200 kota di indonesia artinya sudah hampir 50% wilayah di indonesia tercover jaringan 4G.

Rudiantara Tegaskan Efisiensi

Membuka ajang ICS 2016, Rudiantara selaku Menkominfo menegaskan bahwa saat ini Kominfo sedang ‘menggembleng’ aplikasi sebagai salah satu dari ekosistem 4G.”Saat ini waktu saya lebih dihabiskan untuk membahas aplikasi. Kemarin siang, kami meluncurkan aplikasi tanahabangmarket.co.id, omset tanah abang setahun terakhir ini menurun, dan bagaimana mencoba memanfaatkan teknologi untuk kembali meningkatkan pendapatan mereka. Diharapkan ini bisa menjadi additional revenue bagi tanah abang,”ujar RA.

IMG_20160602_111622

Tidak lupa, pada sambutannya, Pria yang kerap disapa Chief RA ini juga mengharapkan adanya sebuah efisiensi di Industri telekomunikasi Indonesia.

“Yang tidak kalah pentingnya adalah bagaimana Membuat industri ini menjadi lebih efisien, kita harus coret biaya yg membuat beban industri seperti interkoneksi, sharing network, dan segala macam biaya yg memberatkan industri telekomunikasi,” Ujarnya.

Rudiantara juga mengungkapkan siap menurunkan tarif interkoneksi yang saat ini turun hingga 25% dibandingkan dengan tarif sebelumnya.

Sepi, Lelang Spektrum di Pakistan Hanya Diminati Satu Operator

0

Telko.id – Lelang spektrum di Pakistan tampaknya akan berjalan sangat sepi. Pasalnya, hanya ada satu nama yang disebut-sebut akan menjadi penawar untuk spektrum 850 MHz, yakni Telenor.

Operator Norwegia itu mengajukan permohonan untuk proses lelang Rabu kemarin, sementara beberapa pesaing utamanya telah mengindikasikan bahwa mereka tidak akan ambil bagian dalam lelang.

Menurut surat kabar setempat, hal ini telah dikonfirmasi dengan badan pengawas Pakistan Telecommunication Authority (PTA) bahwa Telenor sejauh ini menjadi satu-satunya penawar, mencatat bahwa batas waktu pengiriman adalah kemarin.

Mobilink, Ufone, dan Zong milik China Mobile telah dikonfirmasi tidak akan ambil bagian, lapor Totaltelecom, Kamis (2/6).

Tidak ada keterangan mengenai Warid Telecom, yang bisa dibilang salah satu operator kecil di negara tersebut, tetapi mengingat operator ini akan segera menjadi bagian dari Mobilink, kecil kemungkinan mereka akan maju secara mandiri dalam lelang.

Pada pertengahan Mei, PTA menerbitkan sebuah jadwal lelang yang menunjukkan penjualan akan berlangsung pada 13 Juni dengan batas akhir pengiriman aplikasi pada 1 Juni, tapi kini waktunya diundur. Menurut laporan media, penjualan akan berlangsung pada 20 Juni mendatang.

Regulator akan menjual 10 MHz spektrum di band 850 MHz – spektrum yang tersisa di lelang tahun 2014 – dengan harga dasar US$ 395 juta.

Sebagai satu-satunya penawar, Telenor kemungkinan akan mendapatkan spektrum ini pada harga terendah atau, menurut ProPakistani, pada tingkat yang lebih rendah untuk mengkompensasi kemungkinan masalah gangguan.

Komisi Eropa Minta Sikap Aktif OTT Terhadap Konten Berbahaya

0

Telko.id – Komisi Eropa telah menyetujui proposal untuk mereformasi aturan tentang Layanan Media Audiovisual dan memperbanyak regulasi untuk platform video online.

Menurut Telecompaper, Kamis (2/6), perubahan utama dari aturan ini akan terkait pada sikap aktif penyedia layanan online, dimana mereka harus lebih aktif dalam menyikapi konten berbahaya, seperti pornografi dan kekerasan, dan konten lainnya yang menghasut kebencian.

Selain itu, mereka juga akan diminta untuk memastikan setidaknya 20 persen dari konten dalam katalog mereka adalah asal Eropa, dan negara-negara Uni Eropa akan diizinkan untuk meminta penyedia video online untuk berkontribusi secara finansial untuk produksi konten.

Dalam upaya untuk membantu penyiaran bersaing lebih baik dengan sektor online, mereka akan diberikan lebih banyak kebebasan mengenai kapan mereka beriklan sepanjang hari. Sementara batas 20 persen dari waktu antara pukul 07.00 dan pukul 23.00 untuk iklan akan dipertahankan, maksimal 12 menit iklan per jam akan dicabut.

Untuk memastikan regulator penyiaran tetap independen dari pemerintah, Grup Regulator Eropa untuk Layanan Media Audiovisual akan diberikan lebih banyak kekuasaan untuk menilai peraturan kode etik dan memberi saran pada Komisi Eropa.

Komisi juga mengisyaratkan bahwa lebih banyak peraturan bagi penyedia layanan online bisa saja datang di kemudian hari. Menyusul konsultasi publik secara luas yang dilakukan pada platform online tahun lalu.

Perangkat IoT akan Salip Ponsel di 2018, Eropa Pimpin Pertumbuhan

Telko.id – Menurut riset terbaru yang dilakukan Ericsson Mobility Report, pada tahun 2018 nanti perangkat yang terhubung ke Internet of Things (IoT) akan melampaui jumlah ponsel.

Beberapa hal disebut Ericsson sebagai alasan, seperti meningkatnya permintaan untuk perangkat IoT yang terhubung ke perangkat cerdas dan mobil, serta turunnya hargadan aplikasi yang inovatif. Hal ini secara tidak langsung akan memicu pertumbuhan perangkat IoT yang terkoneksi menjadi sebesar 23% CAGR per tahun selama lima tahun ke depan.

Akibatnya, perangkat IoT yang terhubung akan menjadi 16 miliar dari total 28 miliar perangkat yang terhubung pada 2021, kata Ericsson.

Eropa Barat akan memimpin pertumbuhan dengan pasar yang diproyeksikan tumbuh 400 persen pada 2021, didorong oleh persyaratan peraturan di bidang utilitas pintar serta diimplementasikannya mobil Uni Eropa yang terhubung langsung dengan e-call, yakni pada 2018.

Selain itu, laporan itu juga mengungkapkan bahwa pelanggan smartphone diharapkan untuk menyalip jumlah tersebut untuk ponsel basic pada kuartal ketiga untuk pertama kalinya, sebelum meningkat dari 3.4 miliar menjadi 6.3 miliar di tahun 2021. Smartphone menyumbang hampir 80 persen dari semua ponsel yang dijual di tiga bulan pertama tahun itu, kata Ericsson seperti dilaporkan Telecompaper, Kamis (2/6).

Jumlah pelanggan mobile mencapai 7,4 miliar pada akhir Q1, naik 3 persen YoY, sementara jumlah pengguna unik sebenarnya melebihi 5 miliar, yang dipimpin oleh 21 juta net adds di India dan 5 juta di Myanmar.

Pelanggan LTE juga tumbuh pada tingkat yang tinggi pada kuartal pertama, dengan 150 juta pengguna baru menjadikan total global hampir 1,2 miliar. Pada akhir 2021, teknologi LTE akan meningkat menjadi total 4,3 miliar langganan. Ericsson menambahkan bahwa LTE dengan kecepatan data puncak 1 Gbps diharapkan telah tersedia secara komersial tahun ini di pasar seperti Jepang, Amerika Serikat, Korea Selatan dan China.

Sementara itu, lalu lintas data terus tumbuh pada tingkat yang fenomenal di Q1, dengan lalu lintas data mobile global meningkat 60 persen YoY disebabkan meningkatnya jumlah pelanggan smartphone dan meningkatnya konsumsi data per pelanggan. Pada akhir 2021, sekitar 90 persen dari lalu lintas data mobile akan berasal dari smartphone, pungkas Ericsson.