spot_img
Latest Phone

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

Garmin Kampanye Women of Endurance: Ibu Rumah Tangga Bisa Setara HIIT

Telko.id - Aktivitas sehari-hari seorang ibu rumah tangga ternyata...

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

ARTIKEL TERKAIT

XLSMART Rampungkan Migrasi Cloud Berbasis AI

Telko.id – Tencent Cloud bersama XLSMART berhasil menyelesaikan proyek transformasi cloud berskala besar yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan efisiensi proses migrasi.

Proyek yang berlangsung selama empat setengah bulan ini menjadi implementasi pertama di industri dengan pendekatan berbasis AI secara menyeluruh.

XLSMART, operator telekomunikasi hasil merger XL Axiata dan Smartfren pada April 2025, menghadapi tantangan teknis yang kompleks pasca-integrasi.

Lebih dari 60 aplikasi inti dan 1.200 layanan mikro tersebar di berbagai platform multi-cloud yang terfragmentasi. Kondisi ini mendorong perusahaan melakukan pergeseran strategi pada Desember 2025 dengan memulai proyek transformasi cloud strategis bersama Tencent Cloud.

Yessie D. Yosetya, Director and Chief Information & Technology Officer of XLSMART, menegaskan bahwa proyek ini bukan sekadar migrasi teknis.

“Proyek ini membangun fondasi digital yang lebih kokoh, memungkinkan XLSMART untuk berinovasi lebih cepat, meningkatkan ketahanan operasional, dan terus meningkatkan pengalaman pelanggan,” ujarnya.

Content image for article: XLSMART dan Tencent Cloud Rampungkan Migrasi Cloud Skala Besar Berbasis AI

Selama proses migrasi, Tencent Cloud mengintegrasikan kapabilitas AI ke dalam setiap tahapan proyek. Mulai dari identifikasi layanan, perancangan arsitektur, penerapan lingkungan, hingga pemantauan sistem.

Tencent Cloud mengembangkan lebih dari 20 “Skills” migrasi cloud yang didukung agen koding CodeBuddy dan agen AI workspace WorkBuddy. Hasilnya, sebanyak 1.200 layanan mikro, 1.100 API, dan 900 antarmuka bisnis berhasil dimigrasikan tanpa gangguan. Lebih dari 15 TB aset data inti juga ditransfer ke lingkungan cloud baru secara aman.

Tantangan yang dihadapi tidak hanya bersifat teknis. Sebagian besar aplikasi target migrasi memerlukan perancangan ulang secara menyeluruh. Proyek ini melibatkan lebih dari 10 vendor pihak ketiga, sehingga koordinasi lintas vendor dan lintas bahasa menjadi jauh lebih kompleks.

Alih-alih menggunakan pendekatan sederhana ‘lift-and-shift’, XLSMART menerapkan strategi komprehensif dengan melakukan audit menyeluruh terhadap arsitektur sistem.

Poshu Yeung, Senior Vice President of Tencent Cloud, Head of Tencent Cloud International, menjelaskan bahwa kumpulan Skills yang dikembangkan kini telah dikonsolidasikan menjadi platform migrasi yang dapat digunakan kembali.

“Platform tersebut akan terus diterapkan serta disempurnakan dalam proyek-proyek selanjutnya. Kami merasa terhormat dapat bekerja sama dengan XLSMART dalam proyek yang menjadi tolok ukur bagi industri ini,” katanya.

Untuk mengatasi proses identifikasi sumber daya yang selama ini menjadi tahap paling memakan waktu, Tencent Cloud menghadirkan dua “Skills” utama. Skill pertama secara otomatis memindai lingkungan lintas akun dan memetakan spesifikasi sumber daya lama ke konfigurasi Tencent Cloud. Skill kedua menganalisis aset yang ditemukan untuk mengidentifikasi arsitektur aplikasi dan menghasilkan dokumen Low-Level Design (LLD) beserta diagram arsitektur visual.

Pendekatan ini mengubah peran para engineer dari pekerjaan administratif manual menjadi fokus pada aktivitas yang lebih bernilai seperti proses review dan penyempurnaan desain.

Selama proses migrasi, Tencent Cloud menghadirkan lebih dari 20 produk inti untuk mendukung kebutuhan XLSMART. Produk tersebut mencakup layanan database, kontainer, solusi keamanan, dan intelligent advisor.

Tencent Cloud juga menyelesaikan lebih dari 200 pengembangan fitur untuk memastikan adaptasi penuh terhadap ekosistem teknologi global serta kebiasaan pengguna cloud di pasar lokal. Database Claw, solusi berbasis agentik untuk meningkatkan efisiensi operasional database, juga dihadirkan dalam proyek ini.

Kolaborasi erat kedua tim memungkinkan XLSMART menyelesaikan migrasi tanpa downtime hanya dalam waktu 4,5 bulan. Tencent Cloud tidak hanya mengandalkan prosedur pengujian standar. Perusahaan juga melakukan pemindaian keamanan menyeluruh serta penguatan infrastruktur yang dirancang khusus untuk melindungi aplikasi-aplikasi penting milik XLSMART.

Saat ini, jejak global Tencent Cloud telah menjangkau lebih dari 80 negara dan wilayah di seluruh dunia. Perusahaan mencatat pertumbuhan dua digit yang konsisten selama empat tahun berturut-turut.

Di Indonesia dan seluruh Asia Tenggara, Tencent Cloud terus memperkuat kehadiran lokalnya melalui perluasan layanan public cloud serta pengembangan ekosistem mitra yang semakin solid.

Ke depan, Tencent Cloud juga akan mempererat kolaborasi dengan mitra internasional, termasuk Sinarmas Group dan Axiata Group, guna mendukung terciptanya masa depan digital yang berkelanjutan.

Proyek ini menjadi bukti bagaimana AI dapat mempercepat transformasi digital berskala besar di industri telekomunikasi. Dengan pendekatan berbasis AI, pekerjaan yang sebelumnya membutuhkan waktu berbulan-bulan secara manual dapat dipangkas menjadi hanya beberapa minggu atau bahkan hari. Hal ini sejalan dengan tren transformasi digital yang semakin mengandalkan teknologi cloud dan AI di Indonesia.

Keberhasilan XLSMART dan Tencent Cloud juga memperkuat posisi Indonesia sebagai pasar strategis untuk adopsi teknologi cloud. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perusahaan lain yang ingin melakukan transformasi digital serupa.

Dengan selesainya proyek ini, XLSMART kini memiliki fondasi digital yang lebih kokoh untuk mendukung inovasi layanan dan meningkatkan pengalaman pelanggan. Sementara itu, Tencent Cloud terus memperkuat posisinya sebagai mitra strategis bagi perusahaan-perusahaan di kawasan Asia Tenggara. (Icha)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU