Telko.id – PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (XLSmart) menegaskan komitmennya memperluas jaringan 5G dengan menargetkan cakupan lebih dari 88 kota hingga akhir tahun.
Perusahaan juga siap mengaktifkan spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz yang baru diperoleh untuk meningkatkan kualitas layanan.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Chief Technology Officer (CTO) & Direktur XLSmart, Shurish Subbramaniam, dalam sebuah agenda penghargaan.
Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah menggelontorkan dana besar untuk pengadaan spektrum tambahan, sebuah langkah strategis yang dinilai akan mempercepat pemerataan dan penguatan jaringan 5G di Indonesia.
“Kami berjanji 88 kota, kami sudah hampir 69. Sebenarnya, kami berjanji untuk melakukan lebih dari 88,” ujar Shurish dalam acara tersebut.
Investasi Spektrum dan Percepatan Jaringan
Shurish menjelaskan bahwa XLSmart telah menghabiskan dana sekitar Rp 3 triliun untuk mendapatkan spektrum baru tersebut.
Meskipun spektrum tersebut belum secara resmi diumumkan penggunaannya, perusahaan memastikan akan segera menyalakannya untuk memberikan pengalaman terbaik kepada pelanggan.
“Lebih dari Rp 3.000.000.000 yang dihabiskan untuk mengambil Rp 726.000.000.000. Jadi Anda bisa bayangkan, spektrum itu belum dihubungi. Karena belum diumumkan, akan diumumkan segera,” tambahnya.
Dengan hadirnya spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz, XLSmart optimistis dapat meningkatkan kualitas jaringan secara signifikan. Spektrum 700 MHz dinilai ideal untuk memperluas jangkauan (coverage) dan penetrasi sinyal, sementara spektrum 2,6 GHz akan memperkuat kapasitas dan pengalaman pengguna 5G.
“700 akan increase the coverage penetration. 2.6 akan give better experience on 5G. Jadi, both these spectrum akan dipasang dan akan di-turn on segera mungkin,” jelas Shurish.
Kombinasi kedua spektrum ini diharapkan mampu mengakselerasi penyebaran 5G, terutama di area-area dengan trafik data tinggi. Perusahaan juga akan menyesuaikan kebutuhan di setiap daerah, baik untuk perluasan maupun penguatan jaringan.
Strategi Keunggulan Jaringan 5G
XLSmart optimistis dapat mempertahankan posisinya sebagai operator dengan jaringan 5G tercepat di Indonesia. Shurish membeberkan empat pilar utama yang menjadi pembeda layanan mereka dibandingkan kompetitor.
Pertama, penerapan *blanket coverage* atau cakupan menyeluruh di sebuah kota, bukan hanya di titik-titik tertentu. Kedua, alokasi spektrum khusus (dedicated) sebesar 40 MHz pada pita 2,3 GHz untuk layanan 5G tanpa berbagi dengan teknologi lain.
Ketiga, peningkatan kualitas jaringan transportasi data untuk memastikan tidak ada kemacetan (*congestion*) pada jaringan 5G. Keempat, modernisasi jaringan inti (*core network*) yang berfungsi menghubungkan trafik ke internet.
Keempatnya bersama-sama dalam waktu yang bersamaan adalah posisi kita saat ini. Dan pengukuran oleh pihak ketiga/pihak luar itulah yang menunjukkan hasilnya. Dan itulah yang benar-sama membuat kita berbeda,” tegas Shurish.
Hingga saat ini, XLSmart telah mengumumkan pemasangan lebih dari 12.600 BTS 5G. Angka tersebut menjadi bukti nyata keseriusan perusahaan dalam membangun infrastruktur digital yang merata.
Monetisasi dan Proyeksi Bisnis
Terkait strategi monetisasi, XLSmart menyatakan bahwa keuntungan akan datang secara alami seiring meningkatnya adopsi layanan 5G oleh pelanggan.
Perusahaan telah menyiapkan paket produk khusus yang menggabungkan berbagai layanan digital dalam satu langganan.
“Semakin banyak orang yang ber-migran ke 5G secara otomatis, monetisasi itu akan jalan sendiri, karena secara experience akan elevate,” ujar perwakilan XLSmart.
Dari sisi bisnis, perusahaan mengaku tetap pada jalur yang tepat untuk mencapai target yang telah dijanjikan. Manajemen telah membagi alokasi biaya untuk berbagai kebutuhan, termasuk jaringan, komersial, dan spektrum, dengan tetap fokus pada efisiensi biaya.
“Kami sudah bagi-bagi cost-cost yang kita allocate network, commercial, spectrum, dan lain sebagainya. Mudah-mudahan, dengan kita tracking semua, by the end of the year, kita akan mencapai target yang diperjanjikan,” tutup Shurish.


