spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog

Berita Teknologi Hari ini : Mulai Dari 5G Hingga Teknologi AI Terbaru!

Telko.id – Berita teknologi terbaru selalu menarik perhatian banyak orang, terutama para penggemar gadget dan teknologi. Kita hidup di zaman yang serba digital, di mana kemajuan teknologi terus berkembang dan menghadirkan berbagai inovasi baru yang menarik. Dan ini bisa mencakup banyak hal, mulai dari gadget terbaru, aplikasi baru, hingga teknologi terkini yang dapat memudahkan hidup kita sehari-hari. Tak hanya itu, berita ini juga dapat memberikan kita wawasan baru tentang tren dan arah perkembangan teknologi di masa depan.

Bicara tren, salah satu tren teknologi terbaru yang sedang naik daun adalah teknologi 5G. Berita teknologi terbaru menginformasikan bahwa teknologi 5G sekarang sudah tersedia di beberapa negara di seluruh dunia dan akan segera diperluas ke banyak negara lainnya. Teknologi 5G juga diklaim mampu memberikan kecepatan internet yang lebih cepat dan jaringan yang lebih stabil, sehingga akan sangat membantu bagi mereka yang sering menggunakan internet dalam mobilitas yang tinggi.

Selain itu, teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) juga menjadi topik hangat dalam berita teknologi terbaru. Beberapa perusahaan teknologi ternama sedang mengembangkan aplikasi dan sistem kecerdasan buatan yang dapat membantu meningkatkan efisiensi dan kinerja dalam berbagai bidang. Contohnya adalah pengembangan kecerdasan buatan dalam bidang kesehatan dan pendidikan, yang dapat membantu mengoptimalkan proses pengobatan dan pembelajaran. Informasi terbaru yang membahas perkembangan teknologi kecerdasan buatan ini dapat memberikan kita wawasan baru tentang bagaimana teknologi dapat membantu meningkatkan kualitas hidup manusia. Berikut adalah sejumlah berita teknologi terbaru yang kami muat di situs telko.id.

Alibaba Cloud Gandeng PosIND, BULOG, dan Agrinesia Ini Target nya!

Telko.id – Alibaba Cloud, unit bisnis cloud dan kecerdasan buatan milik Alibaba Group, hari ini mengumumkan komitmen jangka panjangnya terhadap transformasi digital Indonesia.

Perusahaan menjalin kemitraan strategis dengan tiga perusahaan nasional, yakni PosIND, BULOG, dan PT Agrinesia Raya. Pengumuman ini disampaikan dalam acara media di Jakarta.

Selain kemitraan baru, Alibaba Cloud juga mengungkapkan rencana untuk memperdalam investasi di pasar Indonesia. Perusahaan akan menghadirkan model dan solusi AI terbaru, memperluas ekosistem mitra lokal, serta meningkatkan program pengembangan talenta digital.

Inisiatif ini menyasar berbagai sektor strategis, termasuk keuangan, e-commerce, telekomunikasi, manufaktur, otomotif, gaming, dan hiburan.

Sean Yuan, Country Manager Alibaba Cloud untuk Indonesia, menjelaskan bahwa semakin banyak perusahaan di Indonesia yang mulai mengeksplorasi agentic AI untuk mendorong pertumbuhan bisnis.

“Komitmen kuat kami terhadap pasar Indonesia dibangun melalui teknologi terdepan, kemitraan lokal yang berdampak, serta pengembangan talenta digital di berbagai wilayah,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Alibaba Cloud tidak hanya menghadirkan kapabilitas cloud dan AI unggulan ke Indonesia, tetapi juga mengintegrasikannya ke dalam ekosistem lokal agar setiap industri dapat berinovasi secara aman dan dalam skala besar.

Mitra Cloud untuk Perusahaan Nasional

Alibaba Cloud terus dipercaya sebagai mitra cloud oleh berbagai perusahaan di Indonesia. PosIND, yang sebelumnya dikenal sebagai Pos Indonesia, bekerja sama dengan Alibaba Cloud untuk mengembangkan platform logistik modern berbasis cloud-native.

Mereka memanfaatkan layanan Container Service for Kubernetes (ACK), kapabilitas pengolahan data berskala besar, serta sistem keamanan berstandar global.

Implementasi tersebut menghasilkan peningkatan tiga kali lipat pada kapasitas pemrosesan transaksi puncak. Waktu respons aplikasi menjadi lebih cepat, skor kepuasan pelanggan meningkat, dan pemborosan sumber daya pada periode non-peak berkurang. Hal ini menempatkan PosIND dalam posisi yang lebih kompetitif di pasar logistik Indonesia.

Sementara itu, BULOG meningkatkan layanan distribusi bantuan pangan nasional melalui implementasi infrastruktur digital berbasis cloud yang aman.

Solusi ini meningkatkan keandalan, skalabilitas, perlindungan layanan, serta pemantauan operasional untuk mendukung proses distribusi di seluruh Indonesia.

PT Agrinesia Raya, perusahaan manufaktur makanan terkemuka, memusatkan seluruh sistem TI mereka ke Alibaba Cloud. Mereka memanfaatkan layanan komputasi, pengelolaan data, serta kapabilitas AI melalui model AI Qwen dan platform pengembangan AI Model Studio.

Kolaborasi ini mengoptimalkan biaya infrastruktur, memastikan proses migrasi data berjalan aman, serta membangun fondasi teknologi yang lebih fleksibel.

Perluas Ekosistem Lokal dan Talenta AI

Untuk memenuhi kebutuhan solusi digital yang terkustomisasi, Alibaba Cloud memperluas ekosistem kemitraan lokal. Perusahaan telah menggandeng mitra seperti PT Mitra Integrasi Informatika (MII), anak perusahaan Metrodata; PT UNIVERSE SOLUSI DIGITAL, konsultan transformasi digital untuk sektor keuangan; serta PT DEVOTEAM CLOUD SERVICES.

Alibaba Cloud juga memperluas AI Talent Development Program. Dalam setahun terakhir, perusahaan menggelar roadshow generative AI di sembilan kota, termasuk Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Malang, Makassar, Aceh, Padang, Bali, dan Papua.

Bekerja sama dengan 60 komunitas dan universitas lokal, inisiatif ini melibatkan lebih dari 500 peserta dan menghasilkan lebih dari 500 sertifikasi cloud.

Sebelumnya, Telkomsel dan AWS juga mencetak 750 talenta disabilitas mahir cloud dan AI. Inisiatif seperti ini menunjukkan tren positif pengembangan talenta digital di Indonesia.

Alibaba Cloud berencana menghadirkan model AI terbaru ke pasar Indonesia, termasuk seri large language model (LLM) Qwen yang mendukung berbagai kemampuan multimodal.

Perusahaan juga menghadirkan model generasi video Wan dan Happy Horse untuk industri kreatif. Selain itu, tersedia aplikasi seperti platform pengembangan kode Qoder, platform produktivitas kerja QoderWork, serta MuleRun.

Alibaba Cloud juga mengintegrasikan AI ke dalam infrastruktur cloud melalui Database Autonomous Agent (DAS), AI Safety Guardrail, dan Security Center. Solusi ini dirancang untuk membantu perusahaan mengadopsi AI secara aman dan andal.

Perusahaan juga meraih peringkat keamanan siber tertinggi dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dengan level “Inovatif” (Level 5) dalam Instrumen Penilaian Kematangan Keamanan Siber (IKAS).

Kolaborasi dengan berbagai merek global juga terus berlanjut. HONOR baru-baru ini mempercepat inovasi AI dengan kolaborasi Google Cloud, Alibaba, dan Qualcomm. Langkah ini menunjukkan semakin pentingnya ekosistem AI di industri teknologi.

Dengan kemitraan baru dan perluasan ekosistem, Alibaba Cloud menegaskan posisinya sebagai mitra transformasi digital bagi perusahaan di Indonesia. Inisiatif ini diharapkan mendorong inovasi dan pertumbuhan di berbagai sektor industri. (Icha)

Philips UltraBright 40% Lebih Terang untuk Rumah Modern

Telko.id – Signify melalui brand Philips resmi meluncurkan Philips LED UltraBright, produk lampu terbaru yang diklaim 40 persen lebih terang dibandingkan lampu standar Philips.

Peluncuran ini merupakan jawaban atas hasil riset konsumen yang menginginkan pencahayaan lebih terang namun tetap nyaman di mata.

Dedy Bagus Pramono, President Director Signify Commercial Indonesia, menyatakan bahwa kebutuhan pelanggan menjadi prioritas utama perusahaan.

“Philips UltraBright hadir menjawab harapan konsumen akan pencahayaan yang lebih terang namun tetap nyaman di mata. Dengan inovasi 40% lebih terang dan masa pakai hingga 30 ribu jam, kami harap produk ini dapat membantu keluarga Indonesia untuk menciptakan hunian yang lebih berkualitas,” ujarnya dalam peluncuran di Jakarta.

Produk ini hadir di tengah perubahan fungsi rumah masa kini yang tidak lagi sekadar tempat beristirahat. Rumah kini menjadi pusat aktivitas, mulai dari bekerja, belajar, hingga menjalankan hobi.

Pencahayaan yang tepat menjadi kunci kenyamanan, mengurangi kelelahan mata, serta meningkatkan produktivitas.

Philips UltraBright merupakan kategori lampu Philips paling terang. Teknologi EyeComfort memastikan cahaya yang dihasilkan tidak menyilaukan, bebas kedip, dan tetap nyaman di mata.

Produk ini juga memiliki masa pakai hingga 30.000 jam, tiga kali lebih lama dari lampu LED lain dengan watt setara, dan dilengkapi garansi tiga tahun.

Dari sisi efisiensi, Philips UltraBright tersertifikasi bintang lima dalam parameter pengukuran efisiensi energi. Lampu ini mampu menghasilkan 160 lumen per watt, sehingga lebih hemat energi tanpa mengurangi performa cahaya maksimal. Kombinasi ini menjadikannya investasi cerdas untuk hunian modern.

Philips UltraBright tersedia dalam dua varian. Pertama, bohlam Philips MyCare UltraBright yang tersertifikasi efisiensi energi bintang lima. Kedua, downlight Meson UltraBright yang ideal untuk sebaran cahaya merata dengan kesan minimalis. Keduanya sama-sama 40 persen lebih terang dari produk standar Philips.

Produk ini dirancang untuk mendukung berbagai aktivitas rumah tangga modern. Mulai dari pekerjaan yang menuntut fokus tinggi seperti menyusun data di spreadsheet atau merancang desain arsitektur, hingga kegiatan kreatif seperti menghias kue, merajut, menjahit, dan merakit furnitur.

Natasha Surya, content creator sekaligus ibu rumah tangga, membagikan pengalamannya. “Sebagai seseorang yang aktif bekerja sekaligus membuat konten dari rumah, saya merasakan pencahayaan sangat mempengaruhi kenyamanan dan fokus, terutama untuk aktivitas yang membutuhkan perhatian pada detail.

Setelah menggunakan Philips UltraBright, detail terlihat lebih jelas—baik saat bekerja, beres-beres rumah, maupun saat quality time bersama keluarga seperti menemani anak belajar—sehingga aktivitas sehari-hari terasa lebih nyaman,” ujarnya.

Cahaya yang lebih terang dari Philips UltraBright mampu menjangkau setiap sudut ruangan. Hal ini membuat huruf-huruf di layar dan benda-benda kecil sekalipun bisa terlihat lebih jelas. Perbedaan signifikan ini menjadi nilai tambah dibandingkan lampu LED lain di pasaran.

Melalui kampanye “Terus Terang Philips Lebih Terang Terus”, Philips menegaskan komitmennya menghadirkan solusi pencahayaan terbaik di Indonesia. Inovasi ini merupakan hasil riset dan pengembangan berkelanjutan selama lebih dari 130 tahun.

Inovasi pencahayaan rumah ini juga relevan dengan perkembangan teknologi perangkat lain yang membutuhkan Kamera Tajam dan kualitas visual optimal. Pencahayaan yang baik tentu mendukung performa kamera dan kenyamanan menonton.

Bagi pengguna yang menginginkan pengalaman visual maksimal, kombinasi pencahayaan berkualitas dengan Evolusi Kamera terkini bisa menjadi solusi lengkap untuk hunian modern. (Icha)

Meta Hadirkan Kontrol Keamanan Iklan Baru di Threads

Telko.id – Meta resmi memperluas kontrol keamanan dan kesesuaian merek untuk iklan di Threads.

Kini, pengiklan dapat menggunakan daftar blokir konten pihak ketiga di Threads Feed, sebuah fitur yang sebelumnya hanya tersedia di Facebook serta Instagram Feed dan Reels.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Meta untuk memberikan lebih banyak transparansi dan kontrol kepada pengiklan. Sejak Threads meluncurkan iklan, Meta telah menyediakan filter inventaris pihak pertama dan menambahkan verifikasi pihak ketiga dalam waktu sembilan bulan.

Kini, dengan dukungan empat mitra keamanan, fitur ini dapat diakses oleh lebih banyak pengiklan di berbagai bahasa.

Daftar blokir konten ini dirancang untuk membantu pengiklan menghindari penempatan iklan di samping konten yang tidak selaras dengan merek mereka.

Pengiklan bekerja langsung dengan mitra pihak ketiga untuk menentukan kategori spesifik yang ingin diblokir. Kontrol ini dapat digunakan sendiri atau bersamaan dengan filter inventaris Meta.

Lebih dari 99% konten yang muncul di samping iklan di Feed dan Reels pada Facebook, Instagram, dan Threads dinilai aman bagi merek. Penilaian ini dilakukan secara independen oleh para mitra keamanan dan kesesuaian merek Meta.

Meta juga memperluas ekosistem mitra. Dalam beberapa bulan mendatang, pengiklan dapat bekerja sama dengan Channel Factory dan Protected by Mediaocean untuk verifikasi serta kontrol keamanan dan kesesuaian merek.

Dengan pembaruan ini, Meta terus memperkuat posisinya dalam menyediakan lingkungan iklan yang aman dan sesuai merek. Pengiklan kini memiliki lebih banyak alat untuk memastikan iklan mereka muncul di tempat yang tepat. Inisiatif ini juga sejalan dengan upaya Meta dalam menjaga Keamanan Siber di platformnya.

Ke depannya, Meta berencana untuk terus menghadirkan inovasi serupa. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam mendukung kebutuhan pengiklan yang semakin kompleks.

Dengan adanya mitra baru seperti Channel Factory dan Protected by Mediaocean, pengiklan memiliki lebih banyak pilihan untuk mengelola kesesuaian merek mereka. (Icha)

Agoda: Batam dan Phu Quoc Melonjakan Peminat Wisatanya saat Liburan

Telko.id – Data terbaru dari platform perjalanan digital Agoda mencatat lonjakan signifikan minat wisatawan Indonesia menjelang libur sekolah.

Dua destinasi, yakni Batam dan Phu Quoc, menjadi primadona dengan peningkatan pencarian akomodasi lebih dari 200 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pencarian akomodasi untuk Batam tercatat melonjak 236 persen, sementara Phu Quoc di Vietnam naik 224 persen. Data ini didasarkan pada pencarian yang dilakukan pada 1 hingga 29 April 2026, dibandingkan dengan periode yang sama pada 2025.

Pencarian tersebut mencakup perjalanan yang melibatkan setidaknya satu anak untuk periode 22 Juni hingga 10 Juli, yang bertepatan dengan musim libur sekolah di Indonesia.

Menurut Agoda, libur sekolah tetap menjadi momen krusial bagi perjalanan keluarga di Indonesia. Tahun ini, banyak wisatawan yang memadukan perjalanan bermakna dengan pengalaman rekreasi. Fenomena ini terlihat dari beragamnya destinasi yang diminati, mulai dari wisata pantai, kota, hingga alam.

Gede Gunawan, Senior Country Director Agoda untuk Indonesia, mengatakan bahwa antusiasme ini menunjukkan keinginan kuat masyarakat untuk menjelajahi pengalaman baru.

“Peningkatan pencarian akomodasi juga mencerminkan beragam preferensi perjalanan masyarakat Indonesia. Agoda berkomitmen untuk membantu wisatawan merencanakan perjalanan dengan lebih mudah dan berkesan melalui berbagai pilihan yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujarnya.

Destinasi Internasional Favorit Keluarga

Pulau Phu Quoc di Vietnam menonjol dengan kenaikan pencarian akomodasi sebesar 224 persen. Destinasi ini semakin populer karena mudah dijangkau dan bebas visa bagi wisatawan Indonesia.

Pulau yang dikenal dengan pantai berpasir putih ini juga menawarkan kereta gantung yang melintasi laut terpanjang di dunia serta berbagai tempat hiburan seperti VinWonders dan Vinpearl Safari.

Selain Phu Quoc, kota-kota di Tiongkok seperti Hangzhou dan Guangzhou juga mengalami peningkatan minat. Hangzhou mencatat kenaikan 122 persen, sementara Guangzhou naik 80 persen.

Keluarga Indonesia tertarik mengunjungi kedua kota tersebut untuk berbelanja, menikmati kuliner, dan menjelajahi taman hiburan. Jeju di Korea Selatan juga tak ketinggalan dengan kenaikan pencarian sebesar 69 persen untuk liburan keluarga.

Bagi Anda yang ingin merencanakan perjalanan serupa, ada baiknya menyimak Program Yuk Libur dari Gojek yang dapat membantu memudahkan mobilitas selama liburan.

Destinasi Domestik Semakin Diminati

Di dalam negeri, Pulau Batam menjadi primadona dengan kenaikan pencarian akomodasi sebesar 236 persen. Lokasinya yang dekat dengan Singapura, pantai yang indah, serta pilihan kuliner yang beragam menjadikan Batam pilihan praktis untuk liburan singkat bersama keluarga.

Kota-kota lain seperti Makassar dan Cirebon juga mencatat peningkatan minat, masing-masing sebesar 62 persen dan 53 persen. Daya tarik kuliner dan budaya menjadi magnet utama bagi wisatawan.

Sementara itu, destinasi alam di sekitar Danau Toba seperti Samosir (36 persen) dan Parapat (47 persen), serta Bukittinggi (39 persen), terus menarik perhatian wisatawan yang ingin menikmati pemandangan alam dan udara sejuk.

Agoda sendiri menawarkan lebih dari 6 juta akomodasi liburan, lebih dari 130.000 rute penerbangan, dan lebih dari 300.000 aktivitas dalam satu platform.

Dalam rangka perayaan ulang tahun ke-21, Agoda menghadirkan promo khusus yang berlangsung pada 7–21 Mei 2026, dengan diskon hingga 60 persen untuk pemesanan hotel, serta flash sale hingga 70 persen pada 19 Mei. Penawaran khusus untuk penerbangan dan aktivitas juga tersedia.

Sebelum berangkat, pastikan Anda sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang. Simak Tips Persiapan Liburan agar perjalanan Anda semakin lancar dan menyenangkan.

Data ini menunjukkan bahwa tren perjalanan keluarga di Indonesia terus bergerak dinamis. Kombinasi antara destinasi domestik yang praktis dan destinasi internasional yang eksotis menjadi pilihan utama.

Agoda berkomitmen untuk terus mendukung kebutuhan perjalanan masyarakat Indonesia melalui berbagai penawaran dan kemudahan dalam satu platform. (Icha)

Telkomsel Bukukan Laba Rp19,7 Triliun di 2025

Telko.id – Telkomsel mencatatkan kinerja solid sepanjang tahun 2025 dengan laba bersih mencapai Rp19,7 triliun.

Pertumbuhan ini didorong oleh strategi penyederhanaan produk dan optimalisasi portofolio layanan digital yang mulai membuahkan hasil positif di paruh kedua tahun lalu.

Perusahaan membukukan pendapatan sebesar Rp109,3 triliun dengan laba bersih tumbuh 14,7 persen secara kuartalan (QoQ). EBITDA juga meningkat 5,4 persen QoQ, menandai momentum pemulihan yang semakin kuat setelah melalui dinamika industri yang menantang.

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho mengatakan tahun 2025 menjadi momentum penting bagi perusahaan dalam memperkuat fondasi pertumbuhan yang lebih sehat dan berkelanjutan.

“Di tengah dinamika industri yang masih penuh tantangan, Telkomsel terus menjaga kepemimpinan pasar melalui fokus pada customer value, kualitas layanan broadband, dan pengalaman digital yang semakin relevan bagi masyarakat Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (20/5/2026).

Kontribusi Layanan Digital Dominan

Content image for article: Telkomsel Bukukan Laba Rp19,7 Triliun di 2025, Fokus pada Layanan Digital

Kontribusi layanan digital bisnis telah mencapai lebih dari 95 persen dari pendapatan mobile. Pertumbuhan traffic data sebesar 15 persen secara tahunan menjadi indikator kuat relevansi layanan Telkomsel dalam menjawab kebutuhan digital masyarakat.

Strategi quality-led juga tercermin dari basis pelanggan yang terkonsolidasi menjadi 156,1 juta pelanggan. ARPU meningkat menjadi Rp45 ribu pada akhir tahun, mencerminkan produktivitas yang semakin baik.

Telkomsel juga terus memperkuat pengalaman pelanggan melalui pengembangan layanan konvergensi dengan penetrasi yang telah mencapai sekitar 59 persen.

Penambahan pelanggan fixed broadband terus mendorong total basis melampaui 10 juta pelanggan. Hal ini mempertegas peran Telkomsel dalam menghadirkan konektivitas rumah yang semakin dibutuhkan masyarakat Indonesia.

Layanan Bernilai untuk Gaya Hidup Digital

Content image for article: Telkomsel Bukukan Laba Rp19,7 Triliun di 2025, Fokus pada Layanan Digital

Telkomsel menghadirkan layanan digital yang mendukung aktivitas, meningkatkan produktivitas, serta memperkaya gaya hidup digital sehari-hari. Mulai dari kebutuhan komunikasi, hiburan, hingga solusi berbasis AI yang semakin terintegrasi dalam ekosistem layanan.

Perusahaan juga terus memperkuat fokus pada pelanggan melalui berbagai inisiatif. Salah satunya adalah DobrakFest yang menjadi ajang inovasi layanan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan.

Dampak Sosial dan Ekosistem Inklusif

Pertumbuhan ekosistem digital diarahkan untuk menciptakan dampak yang inklusif dan berkelanjutan. Telkomsel tidak hanya menghadirkan konektivitas, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan sosial yang nyata bagi masyarakat.

Beberapa kontribusi nyata yang telah dicapai antara lain pemberdayaan UMKM yang mencatat peningkatan omzet rata-rata hingga 32 persen melalui pemanfaatan layanan digital. Perusahaan juga mendukung penciptaan lebih dari 685 ribu lapangan kerja dalam ekosistem digital.

Di bidang pendidikan, Telkomsel mengembangkan talenta digital melalui program seperti NextDev dan berbagai inisiatif edukasi digital. Perusahaan juga telah membuka ekosistem belajar digital di 7 sekolah di Flores sebagai bagian dari pemerataan akses pendidikan.

Pemerataan akses digital hingga wilayah 3T juga didukung melalui BTS USO. Upaya ini mencerminkan komitmen Telkomsel dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Pengakuan Global atas Inovasi

Sebagai pembuktian atas kualitas layanan dan inovasi berkelanjutan, Telkomsel meraih berbagai penghargaan nasional dan internasional sepanjang 2025.

Pengakuan global datang dari Ookla Speedtest Awards atas kualitas jaringan, Global GTI Awards bersama mitra teknologi atas inovasi pemanfaatan teknologi jaringan, serta penghargaan internasional atas pemanfaatan AI pada layanan MyTelkomsel dan customer experience.

Berbagai penghargaan juga diraih di ajang Glotel, TM Forum, dan Gartner Marketing & Communications Awards. Pengakuan ini memperkuat kepercayaan pelanggan sekaligus mencerminkan konsistensi Telkomsel dalam menghadirkan layanan yang andal, relevan, dan bernilai nyata.

Nugroho menambahkan bahwa pertumbuhan industri telekomunikasi ke depan tidak lagi hanya ditentukan oleh skala.

“Tetapi oleh kemampuan menghadirkan layanan yang bernilai, pengalaman yang konsisten, serta keberlanjutan bisnis yang mampu menciptakan dampak jangka panjang bagi pelanggan dan ekosistem digital nasional,” jelasnya.

Penguatan Infrastruktur Jaringan

Dukungan infrastruktur jaringan yang semakin kuat, dengan lebih dari 293 ribu BTS on-air, memastikan kualitas layanan yang semakin optimal dalam memenuhi kebutuhan konektivitas digital masyarakat.

Penguatan jaringan broadband terus memperluas akses konektivitas digital di berbagai wilayah Indonesia, termasuk mendukung pemerataan akses di berbagai lapisan masyarakat.

Dengan semangat Melayani Sepenuh Hati, Telkomsel akan terus berkomitmen menghadirkan layanan yang tidak hanya unggul secara teknologi, tetapi juga memberikan manfaat nyata dan pengalaman terbaik bagi seluruh pelanggan. Perusahaan juga terus memperkuat perannya dalam mendukung percepatan transformasi digital nasional.

Nugroho menambahkan bahwa Telkomsel akan terus memperkuat perannya sebagai digital ecosystem enabler melalui pengembangan konektivitas broadband, layanan digital terintegrasi, serta pemanfaatan teknologi berbasis AI. “Untuk menghadirkan pengalaman pelanggan yang semakin seamless, relevan, dan bernilai,” tutupnya.

Komitmen terhadap keberlanjutan juga terus diperkuat melalui program Jaga Bumi Movement 2026 yang mengajak masyarakat mewujudkan aksi nyata untuk lingkungan.

Sementara itu, program pelatihan AI bagi guru juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mengembangkan talenta digital di Indonesia. (Icha)

RUPST XLSMART 2026, Kinerja Pasca Merger Tumbuh Signifikan

0

Telko.id – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (“XLSMART” atau “EXCL”) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Dalam agenda tahunan ini, pemegang saham menyetujui tiga mata acara utama yang menjadi landasan strategis perseroan ke depan.

RUPST ini sekaligus menegaskan progres positif transformasi pascamerger yang telah dijalankan sepanjang tahun lalu.

Dalam RUPST tersebut, pemegang saham memberikan persetujuan atas Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris serta pengesahan Laporan Keuangan tahun buku 2025.

Selain itu, pemegang saham juga menyetujui penunjukan Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto dan Rekan untuk melakukan audit atas Laporan Keuangan tahun buku 2026, serta penetapan remunerasi bagi anggota Direksi dan Dewan Komisaris.

”Tahun 2025 menjadi periode penting bagi XLSMART dalam membangun fondasi transformasi pascamerger. Dukungan pemegang saham melalui RUPST ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus menghadirkan layanan yang lebih baik, memperkuat kualitas jaringan, meningkatkan pengalaman pelanggan, serta menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan,” kata Presiden Direktur & CEO XLSMART, Rajeev Sethi.

Kinerja keuangan perseroan sepanjang 2025 menunjukkan pertumbuhan yang solid. XLSMART membukukan pendapatan sebesar Rp42,49 triliun, tumbuh 23% dibandingkan tahun sebelumnya. EBITDA yang dinormalisasi mencapai Rp20,14 triliun atau tumbuh 13%, sementara laba bersih yang dinormalisasi melonjak 63% menjadi Rp3,00 triliun.

Pertumbuhan ini didorong oleh sinergi pascamerger yang mulai memberikan dampak positif terhadap efisiensi operasional, optimalisasi jaringan, dan peningkatan kualitas layanan pelanggan.

Content image for article: XLSMART Gelar RUPST 2026, Kinerja Pasca Merger Tumbuh Signifikan

Selain kinerja keuangan, perseroan juga mencatat pencapaian sinergi yang impresif. XLSMART berhasil merealisasikan sinergi sebesar USD252 juta pada periode Q2 hingga Q4 2025, melampaui ekspektasi awal.

Proses integrasi jaringan juga menunjukkan progres signifikan dengan sekitar 70% site telah terintegrasi hingga akhir 2025.

Integrasi ini menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas jaringan, memperluas pengalaman layanan digital pelanggan, serta memperkuat daya saing perseroan ke depan.

Pada mata acara pertama, RUPST menyetujui dan menerima Laporan Tahunan Perseroan tahun buku 2025, termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris, serta mengesahkan Laporan Keuangan yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto dan Rekan, firma anggota jaringan global PwC.

RUPST juga memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya atau acquit et de charge kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan selama tahun buku 2025, sepanjang tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Perseroan.

Pada mata acara kedua, RUPST menyetujui penunjukan Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto dan Rekan dengan Akuntan Publik Bapak Lukmanul Arsyad sebagai auditor eksternal perseroan untuk melakukan audit atas Laporan Keuangan tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2026.

Sementara itu, pada mata acara ketiga, RUPST menyetujui penetapan remunerasi bagi anggota Direksi dan Dewan Komisaris sesuai dengan ketentuan dan kebijakan remunerasi perseroan.

Dengan fondasi integrasi yang semakin kuat, XLSMART akan terus melanjutkan transformasi bisnis pascamerger secara disiplin dan berkelanjutan.

Perseroan juga akan terus memperkuat jaringan, meningkatkan efisiensi operasional, serta menghadirkan layanan telekomunikasi dan digital yang relevan bagi pelanggan, dunia usaha, dan masyarakat Indonesia. Langkah ini sejalan dengan upaya memperkuat posisi perseroan di industri telekomunikasi nasional, termasuk dengan perkuat jaringan di berbagai wilayah.

Hingga akhir 2025, XLSMART juga terus memperluas layanan 5G di berbagai kota di Indonesia sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pengalaman konektivitas yang lebih cepat, stabil, dan berkualitas bagi pelanggan.

Langkah ini memperkuat posisi XLSMART sebagai salah satu operator dengan cakupan dan pengalaman 5G terdepan di Indonesia, termasuk pengakuan internasional melalui Ookla® Speedtest Awards™ atas pengalaman jaringan 5G terbaik di Indonesia.

Sebagai perusahaan hasil penggabungan XL Axiata dan Smartfren, XLSMART mengusung semangat “innovation with heart” dan melayani lebih dari 69,4 juta pelanggan di seluruh Indonesia. Perseroan berkomitmen untuk mendorong inklusi digital, mempercepat kemajuan nasional, dan menciptakan nilai jangka panjang bagi Indonesia. (Icha)

Google Perluas Fungsi Gemini Lewat Teknologi AI Baru

Telko.id – Google resmi memperluas kemampuan Gemini melalui serangkaian teknologi AI terbaru yang diumumkan dalam ajang Google I/O 2026.

Lewat pembaruan ini, Google mulai mengubah Gemini dari sekadar chatbot menjadi asisten digital pintar yang mampu bekerja secara lebih proaktif dan terintegrasi dengan aktivitas pengguna sehari-hari.

Dalam presentasinya, Google memperkenalkan desain ulang aplikasi Gemini, model AI terbaru, hingga agen berbasis cloud bernama Gemini Spark yang diklaim mampu bekerja 24 jam bahkan saat perangkat pengguna tidak aktif.

Google menyebutkan bahwa Gemini kini telah digunakan oleh lebih dari 900 juta pengguna aktif bulanan di 230 negara dan mendukung lebih dari 70 bahasa, dan angka tersebut meningkat tajam dibandingkan tahun lalu yang berada di kisaran 400 juta pengguna.

Salah satu fitur paling menarik yang diumumkan menurut digitaltrends adalah Gemini Omni, model AI baru yang memiliki kemampuan multimodal lebih luas.

Teknologi ini memungkinkan AI memahami dan menghasilkan berbagai format konten sekaligus, mulai dari teks, gambar, audio, hingga video dalam satu sistem terpadu.

Gemini Omni bahkan disebut mampu membuat video sinematik dari kombinasi prompt teks, foto, maupun video, lengkap dengan efek visual otomatis dan avatar AI yang menyerupai pengguna.

Baca Juga:

Google menyatakan fitur Gemini Omni mulai diluncurkan secara global untuk pelanggan Google AI Plus, Pro, dan Ultra mulai Rabu, 20 Mei 2026.

Selain itu, Google juga memperkenalkan Gemini Spark, agen AI berbasis cloud yang dirancang untuk tetap bekerja meski laptop ditutup atau ponsel dikunci.

Google juga memperkenalkan Gemini Spark, agen AI berbasis cloud yang dirancang tetap aktif bekerja meski perangkat sedang tidak digunakan.

Sistem ini dapat membantu berbagai aktivitas seperti memantau email penting, mendeteksi langganan tersembunyi dari laporan kartu kredit, hingga merangkum catatan rapat menjadi dokumen dan draft email secara otomatis.

Untuk tindakan sensitif seperti pembayaran atau pengiriman email, AI tetap meminta persetujuan pengguna sebelum menjalankan tugas tersebut.

Selain itu, Google menghadirkan fitur seperti Daily Brief, yang memanfaatkan data Gmail dan Kalender untuk membuat ringkasan aktivitas harian secara otomatis.

Gemini juga mulai diperluas ke lebih banyak perangkat dan layanan Google, termasuk Android, Search, Workspace, hingga macOS.

Di Android sendiri, Google memperkenalkan konsep Gemini Intelligence, yang memungkinkan AI menjalankan tugas lintas aplikasi dan memahami konteks penggunaan perangkat secara real-time.

Selain pengembangan Gemini, Google juga mengumumkan kehadiran agen AI pada Google Search, memperkenalkan Pomelli untuk membantu pembangunan merek, serta memamerkan Wear OS 7 generasi terbaru.

Melalui pembaruan itu, Google menegaskan arah baru pengembangan Gemini sebagai asisten digital berbasis AI yang mampu membantu aktivitas pengguna secara lebih otomatis dan berkelanjutan.

Perkembangan ini berpotensi membuat interaksi dengan teknologi menjadi lebih praktis dan personal.

AI nantinya tidak hanya merespons perintah, tetapi juga dapat memahami konteks aktivitas pengguna, mengingat kebutuhan tertentu, hingga membantu menyelesaikan tugas tanpa harus diperintah secara detail setiap saat.

Google Perkenalkan Gemini Omni, AI Multimodal Baru

Telko.id – Google kembali mengembangkan lini kecerdasan buatannya lewat kemunculan Gemini Omni, model AI baru yang disebut membawa kemampuan multimodal lebih luas dibanding generasi sebelumnya.

Kehadiran model ini menunjukkan arah pengembangan AI Google yang tidak lagi hanya fokus pada teks, tetapi juga mampu memahami berbagai jenis input sekaligus seperti gambar, suara, video, hingga konteks interaksi secara real-time.

Dalam pengumuman resminya, Google menyebut Gemini Omni sebagai model yang dapat menciptakan apa pun dari berbagai jenis input, dengan fokus awal pada pembuatan video.

Sistem ini memungkinkan pengguna menggabungkan berbagai sumber media sekaligus untuk menghasilkan video yang tetap memahami konteks dunia nyata berkat basis pengetahuan Gemini.

Versi pertama yang diperkenalkan adalah Gemini Omni Flash.

Model tersebut dirancang untuk menghasilkan video dan audio secara simultan dengan pendekatan yang lebih cepat dan responsif.

Baca Juga:

Tidak hanya membuat video dari prompt teks, Omni Flash juga dapat menggunakan foto, potongan video, maupun rekaman audio sebagai bahan dasar pembuatan konten baru.

Gemini Omni diperkirakan menjadi pengembangan lanjutan dari ekosistem Gemini yang sebelumnya sudah digunakan di berbagai layanan Google seperti Search, Android, Workspace, hingga Google Cloud.

Model ini disebut memiliki kemampuan respons yang lebih cepat dan lebih adaptif untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pencarian informasi, analisis visual, hingga interaksi berbasis suara secara real-time.

Google menjelaskan bahwa Gemini Omni juga mendukung conversational editing. Pengguna dapat mengedit video melalui percakapan alami dengan AI tanpa harus menggunakan timeline editing tradisional seperti pada software video editor konvensional.

Berbeda dari model Veo yang lebih berfokus pada text-to-video, Gemini Omni disebut memiliki pemahaman multimodal lebih luas karena dilatih menggunakan data dan kemampuan reasoning Gemini.

Pendekatan ini memungkinkan sistem memahami konteks visual, suara, serta hubungan antar objek secara lebih kompleks.

Menurut Google DeepMind, Gemini Omni Flash saat ini mampu menghasilkan video berdurasi hingga sekitar 10 detik. Namun, Google menyatakan durasi tersebut akan terus ditingkatkan pada pengembangan berikutnya.

Bagi pengguna, kehadiran Gemini Omni berpotensi membuat penggunaan AI menjadi lebih praktis dan intuitif.

Pengguna tidak lagi harus mengetik semua instruksi secara manual, tetapi bisa berinteraksi menggunakan kombinasi suara, gambar, maupun video sesuai kebutuhan.

Hal ini juga membuka peluang integrasi AI yang lebih luas di smartphone, wearable device, hingga perangkat rumah pintar di masa depan.

Google Batasi Gemini Intelligence untuk Android Premium

Telko.id – Google dikabarkan akan membatasi fitur Gemini Intelligence hanya untuk perangkat Android kelas premium.

Kebijakan ini menunjukkan bahwa kemampuan AI generatif tingkat lanjut membutuhkan spesifikasi hardware yang jauh lebih tinggi dibanding fitur smartphone biasa.

Dilaporkan Gsm Arena, Minggu (17/5) waktu setempat, fitur-fitur Gemini Intelligence tersebut kemungkinan akan debut di Samsung Galaxy Z Fold8 dan Samsung Galaxy Z Flip8 yang akan datang.

Google baru saja mengumumkan Gemini Intelligence dengan serangkaian fitur AI canggih yang mampu mengotomatiskan tugas multilangkah dan menjalankannya sepenuhnya di latar belakang secara mandiri.

Gemini Intelligence dapat mencari dan mengolah informasi, serta berinteraksi dengan berbagai aplikasi dan situs web atas nama pengguna.

Baca Juga:

Secara teknologi, Gemini Intelligence merupakan sistem AI yang terintegrasi langsung ke perangkat dan mampu menjalankan berbagai fungsi pintar seperti ringkasan otomatis, pemrosesan gambar, bantuan penulisan, hingga interaksi berbasis konteks secara real-time.

Untuk menjalankan fitur tersebut dengan lancar, perangkat membutuhkan kombinasi CPU, GPU, dan terutama NPU (Neural Processing Unit) yang lebih kuat.

Google disebut memprioritaskan perangkat flagship karena model AI modern memerlukan kapasitas RAM besar, bandwidth memori tinggi, serta kemampuan pemrosesan AI on-device yang stabil.

Tanpa hardware yang memadai, fitur AI bisa berjalan lambat, boros baterai, atau menghasilkan pengalaman yang tidak optimal.

Google juga mengonfirmasi bahwa seri Samsung Galaxy S26 serta Google Pixel 10 akan mendapatkan Gemini Intelligence pada musim panas tahun ini.

Catatan di situs resmi Android menyebutkan Gemini Intelligence sebagai fitur premium dan eksklusif.

Salah satu syarat utama perangkat yang mendukungnya adalah memiliki RAM minimal 12GB, yang mengindikasikan model AI tersebut membutuhkan performa tinggi untuk dijalankan langsung di perangkat.

Selain itu, perangkat juga wajib mendukung AICore, layanan sistem Android yang menyediakan API untuk menjalankan tugas AI menggunakan model Gemini Nano di perangkat.

Gemini Intelligence secara khusus membutuhkan Gemini Nano versi 3 atau lebih baru, sementara saat ini baru sedikit perangkat yang mendukung teknologi tersebut.

Google juga menetapkan sejumlah persyaratan tambahan, seperti penggunaan chipset flagship, lolos pengujian kualitas tertentu, serta memiliki tingkat crash yang rendah saat digunakan di lapangan.

Di sisi lain, keputusan ini juga menunjukkan adanya kesenjangan baru di ekosistem Android.

Jika sebelumnya fitur utama Android relatif tersedia di banyak kelas perangkat, kini fitur AI generatif justru mulai eksklusif untuk ponsel tertentu yang memiliki hardware khusus AI.

Bagi pengguna flagship, kehadiran Gemini Intelligence dapat menghadirkan pengalaman penggunaan yang lebih personal dan efisien.

Namun bagi pengguna ponsel menengah dan entry-level, pembatasan ini berpotensi membuat fitur AI terbaru tidak bisa dinikmati secara penuh.

Secara keseluruhan, langkah Google memperlihatkan bahwa era smartphone AI kini mulai bergeser ke arah “AI-first device”, di mana kemampuan AI menjadi inti utama dari pengalaman penggunaan perangkat modern.

Serangan Password Stealer di Asia Tenggara Naik 18 Persen

Telko.id – Ancaman keamanan digital di Asia Tenggara kembali meningkat setelah laporan terbaru menunjukkan lonjakan serangan siber yang berfokus pada pencurian password dan data login pengguna.

Serangan ini banyak menyasar akun media sosial, email, layanan perbankan, hingga akun kerja yang tersimpan di perangkat pengguna.

Berdasarkan data telemetri Kaspersky, sepanjang tahun 2025 terjadi peningkatan serangan password stealer sebesar 18 persen yang menargetkan pengguna bisnis di Asia Tenggara.

Secara keseluruhan, solusi keamanan perusahaan tersebut berhasil mendeteksi dan memblokir lebih dari satu juta upaya serangan di kawasan ini.

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak cukup besar.

Tercatat sebanyak 234.615 serangan password stealer terhadap perusahaan di dalam negeri berhasil digagalkan sepanjang tahun lalu.

Baca Juga:

Angka tersebut menunjukkan bahwa kredensial digital kini menjadi target utama para pelaku kejahatan siber.

Penyebarannya sendiri banyak dilakukan melalui metode phishing, file bajakan, aplikasi ilegal, hingga tautan palsu yang terlihat meyakinkan.

Ketika korban mengunduh atau membuka file tertentu, malware langsung aktif dan mulai mengirimkan data ke server milik pelaku tanpa disadari pengguna.

Password stealer merupakan jenis malware yang dirancang khusus untuk mencuri kata sandi dan data akun pengguna.

Malware ini bekerja secara senyap dengan mengambil informasi penting yang tersimpan di browser, file cache, cookie, hingga akses ke dompet aset kripto.

Setelah data berhasil dicuri, peretas dapat menggunakannya untuk berbagai aksi kriminal seperti pencurian dana, pencurian identitas, pemerasan, hingga mengambil alih akun karyawan untuk menyerang server perusahaan lebih dalam.

Dikutip dari detikINET, Managing Director Asia Pasifik Kaspersky, Adrian Hia, mengatakan password stealer sangat efektif karena langsung menyasar “pintu depan” organisasi, yakni kredensial pengguna.

Berdasarkan analisis terhadap 193 juta kata sandi yang bocor, sebanyak 45 persen di antaranya dapat diretas dalam waktu kurang dari satu menit.

Sementara itu, hanya 23 persen kata sandi yang dinilai cukup kuat untuk bertahan lebih dari satu tahun dari upaya pembobolan.Menurut Adrian, lemahnya kualitas kata sandi masih menjadi pemicu utama intrusi siber berskala besar.

Ia menyarankan perusahaan mulai mengadopsi aplikasi pengelola kata sandi atau password manager yang mampu menghasilkan kombinasi sandi acak dan lebih aman.

Selain itu, peningkatan budaya keamanan siber di lingkungan kerja juga dinilai penting untuk menekan risiko kebocoran data.

Bagi pengguna, kondisi ini menjadi pengingat penting untuk mulai memperkuat keamanan akun digital, seperti menggunakan password unik di tiap layanan, mengaktifkan 2FA, serta menghindari instalasi aplikasi dari sumber tidak resmi.

Secara keseluruhan, peningkatan serangan ini menunjukkan bahwa keamanan siber kini menjadi tantangan utama di era digital, terutama ketika aktivitas online semakin terintegrasi dengan kehidupan sehari-hari.