spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

ARTIKEL TERKAIT

Intel Mulai Uji Produksi Chip Lagi untuk Apple

Telko.id – Intel dikabarkan mulai melakukan uji produksi chip untuk perangkat Apple seperti iPhone, iPad, dan Mac. Langkah ini menjadi sorotan karena berpotensi mengakhiri dominasi eksklusif TSMC sebagai pemasok utama chip Apple sejak 2016.

Menurut analis rantai pasok Ming-Chi Kuo, Intel saat ini masih berada pada tahap pengujian produksi skala kecil menggunakan teknologi fabrikasi terbaru mereka, yaitu proses 18A.

Chip yang diproduksi disebut difokuskan untuk perangkat Apple kelas bawah atau model lama yang masih dipasarkan, sementara chip flagship Apple kemungkinan besar masih akan diproduksi oleh TSMC.

Dilansir dari Macrumors pada Senin (18/5) waktu setempat, sebelumnya Apple dikabarkan mulai menjajaki kerja sama kembali dengan Intel untuk memproduksi chip perangkatnya setelah hampir satu dekade bergantung sepenuhnya pada perusahaan semikonduktor asal Taiwan, TSMC.

Produksi chip Intel untuk perangkat Apple diperkirakan akan meningkat secara bertahap sepanjang 2027 hingga 2028. Namun, belum diketahui chip seri A maupun seri M mana yang akan diproduksi Intel.

Baca Juga:

Kabar ini cukup menarik karena Apple dan Intel sebelumnya sempat “berpisah” setelah Apple beralih dari prosesor Intel ke chip buatannya sendiri, yaitu Apple Silicon seri M, mulai tahun 2020.

Sejak saat itu, hampir seluruh perangkat Mac menggunakan chip internal Apple berbasis ARM, sementara TSMC menjadi mitra utama untuk proses produksinya.

Keterlibatan Intel juga disebut hanya sebatas proses produksi chip, bukan desain prosesor. Artinya, chip tetap dirancang oleh Apple, sementara Intel hanya bertugas memproduksinya di pabrik mereka di Amerika Serikat.

Langkah ini dinilai dapat memberi sejumlah keuntungan bagi Apple, termasuk memperkuat rantai pasok dan menekan biaya produksi dengan lebih dari satu pemasok chip.

Selain itu, kerja sama dengan Intel juga dianggap dapat memperkuat posisi Apple di tengah dorongan pemerintah Amerika Serikat untuk meningkatkan produksi teknologi di dalam negeri.

Bagi Intel, kerja sama ini bisa menjadi peluang besar untuk membangkitkan bisnis manufaktur chip mereka yang dalam beberapa tahun terakhir tertinggal dari TSMC dan Samsung. Jika pengujian berjalan lancar, produksi massal diperkirakan mulai meningkat pada 2027 hingga 2028.

Bagi pengguna Apple, perubahan ini kemungkinan tidak akan langsung terasa dari sisi penggunaan sehari-hari.

 Namun dalam jangka panjang, diversifikasi pemasok chip dapat membantu Apple menjaga ketersediaan produk, mempercepat produksi perangkat baru, dan mengurangi risiko gangguan rantai pasok global.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU