Telko.id – Microsoft dikabarkan menyiapkan update DirectX ray tracing yang diklaim mampu memangkas kebutuhan VRAM hingga 90 persen, melansir dari Jagat Play pada Rabu, 4 November 2026. Selama ini ray tracing dikenal sebagai teknologi grafis yang paling rakus memori, terutama pada game dengan pencahayaan kompleks. Microsoft menyebut pembaruan ini sebagai yang paling signifikan untuk DirectX Raytracing (DXR) sejak diperkenalkan pada 2018.
Dua Fitur Baru: Clustered Geometry dan PTLAS
Microsoft memperkenalkan dua fitur baru, yaitu Clustered Geometry dan Partitioned Top-Level Acceleration Structures (PTLAS), agar GPU mengelola data objek dan lingkungan ray tracing lebih efisien. Clustered Geometry membagi model 3D menjadi kelompok kecil berisi maksimal 256 segitiga, sehingga GPU tidak perlu membangun ulang seluruh data geometri setiap kali objek bergerak atau berubah. Sementara itu, PTLAS membagi lingkungan game menjadi beberapa area sehingga hanya bagian yang berubah yang perlu diperbarui.
Hasil Uji: Memori Turun 89,7 Persen
Dalam pengujian Microsoft dengan Radeon RX 9070, penggunaan memori acceleration structure turun dari sekitar 7,5 GB menjadi 774 MB, atau berkurang 89,7 persen. Performa pada pengujian yang sama naik dari 1,2 FPS menjadi 79 FPS.
Baca Juga:
- AI Diagnosis Penyakit Microsoft Diklaim Ungguli Dokter Manusia
- Nvidia Tarik RTX 5080 dan 5090 dari Marketplace, Ada Apa?
Namun, angka itu berasal dari sampel uji khusus, bukan benchmark game komersial. Efisiensi data geometri juga dapat membantu developer menghadirkan detail objek lebih tinggi, sebab selama ini sejumlah game memakai model geometri sederhana demi menekan beban ray tracing.
Bukan Konsep Baru, tapi Terbuka untuk Banyak GPU
Pendekatan serupa sebenarnya sudah dihadirkan NVIDIA lewat RTX Mega Geometry. Bedanya, integrasi Clustered Geometry ke DirectX membuka peluang bagi lebih banyak produsen GPU tanpa bergantung pada teknologi eksklusif NVIDIA. Microsoft menegaskan fitur ini tidak membutuhkan hardware baru di luar dukungan ray tracing yang sudah ada.
Dukungan awal mencakup GPU NVIDIA RTX, Intel Arc B-Series, dan AMD Radeon RX 9000, tetapi implementasi driver tetap diperlukan dan dukungan kartu lama belum dipastikan.
Masih Tahap Preview
Gamer belum bisa langsung menikmatinya. Kedua fitur masih preview dan membutuhkan integrasi developer, driver yang sesuai, serta Windows Developer Mode untuk pengujian. Microsoft juga memperingatkan bahwa kebutuhan memori sementara saat membangun cluster justru lebih tinggi, sehingga hasil akhirnya bergantung pada optimasi developer.
Jika diadopsi luas, update DirectX ray tracing ini memungkinkan kualitas ray tracing lebih baik tanpa harus membeli GPU dengan VRAM besar, kabar baik di tengah mahalnya harga komponen PC.


