spot_img
Latest Phone

Garmin Health Summit Soroti Peran Wearable

Telko.id - Garmin Health Summit kembali menyoroti isu keselamatan...

Garmin fēnix 9 Resmi di Indonesia, Dibekali Solar Charging

Telko.id - Garmin resmi menghadirkan seri smartwatch premium fēnix...

Garmin dan PBESI Siapkan Timnas Menuju Asian Games 2026

Telko.id - Garmin melalui divisi ekosistem B2B, Garmin Health,...

POCO F9 Series Siap Meluncur 1 September, Ini Keunggulannya!

Telko.id - POCO siap memperkenalkan lini terbarunya, POCO F9...

POCO X8 Pro Series Siap Libas Semua Genre Game Berat

Telko.id - POCO X8 Pro Series resmi diposisikan sebagai...

ARTIKEL TERKAIT

Oppo PNC110 Bersertifikat MIIT, Baterai 12.000mAh Segera Meluncur

Telko.id – Oppo tengah menyiapkan ponsel dengan baterai berkapasitas jumbo 12.000mAh. Perangkat anyar Oppo yang membawa sel berkapasitas besar itu dilaporkan telah menerima sertifikasi dari Kementerian Industri dan Teknologi Informasi (MIIT) China.

Menurut sumber yang dikutip, ponsel Oppo dengan nomor model PNC110 telah mendapatkan persetujuan MIIT di China. Langkah ini biasanya menjadi sinyal bahwa peluncuran komersial perangkat tersebut semakin dekat.

Meski daftar sertifikasi tidak secara eksplisit mencantumkan baterai 12.000mAh, metadata pada listing mengungkap bahwa perangkat tersebut mengemas sel berkapasitas 11.460mAh.

Angka itu kemungkinan akan dipasarkan sebagai baterai 12.000mAh, mengikuti kebiasaan produsen yang membulatkan kapasitas sel ke atas untuk kebutuhan komunikasi pemasaran.

Selain dukungan konektivitas 5G dan dual-SIM, tidak ada detail lain soal ponsel ini yang diungkap dalam listing tersebut. Informasi mengenai chipset, ukuran layar, konfigurasi kamera, maupun kapasitas penyimpanan belum tersedia dalam dokumen sertifikasi yang beredar.

Sebelumnya, Oppo memang dikenal agresif menghadirkan ponsel dengan baterai berkapasitas besar. Perusahaan baru saja meluncurkan A7 Pro Max yang dibekali baterai 10.000mAh. Kehadiran perangkat dengan sel 12.000mAh pun mempertegas arah strategi Oppo di segmen ponsel tahan lama.

Hingga kini belum ada keterangan resmi dari Oppo soal waktu peluncuran maupun pasar yang akan disasar lebih dulu. Publik masih harus menunggu informasi lanjutan untuk mengetahui lebih jauh soal perangkat dengan nomor model PNC110 tersebut.

Posisi PNC110 di Lini Produk Oppo

Nomor model PNC110 disebut berpotensi masuk ke jajaran A-series Oppo. Dugaan itu muncul karena A7 Pro Max yang baru diluncurkan juga mengusung baterai berkapasitas besar, yakni 10.000mAh, sehingga ada kesinambungan arah produk pada keluarga yang sama.

Jika benar masuk ke lini A-series, perangkat ini bakal menyasar pengguna yang memprioritaskan daya tahan baterai ketimbang spesifikasi puncak. Strategi tersebut sejalan dengan kebutuhan pasar di sejumlah wilayah, terutama pengguna yang sering bepergian jauh atau berada di area dengan akses listrik terbatas.

Namun, status PNC110 sebagai bagian dari A-series masih sebatas dugaan. Belum ada konfirmasi resmi dari Oppo mengenai penamaan komersial maupun posisi perangkat ini dalam portofolio perusahaan.

Dari sisi sertifikasi, lolosnya PNC110 di MIIT menjadi tahapan penting sebelum sebuah perangkat dipasarkan di China. Regulator tersebut biasanya memverifikasi aspek teknis perangkat, termasuk konektivitas dan konfigurasi dasar, sebelum memberi izin edar.

Baterai Jumbo dan Tren Pasar

Kapasitas baterai 12.000mAh menempatkan PNC110 di kelas yang tidak umum. Sebagian besar ponsel di pasar saat ini masih mengandalkan baterai 5.000mAh hingga 6.000mAh, sementara perangkat dengan sel di atas 10.000mAh umumnya hadir sebagai ponsel tahan lama atau rugged phone.

Oppo sendiri telah membuktikan kemampuan menghadirkan baterai besar lewat A7 Pro Max. Perangkat itu menjadi acuan bahwa perusahaan mampu mengemas sel berkapasitas tinggi tanpa meninggalkan aspek konektivitas modern.

Dukungan 5G dan dual-SIM pada PNC110 menunjukkan bahwa perangkat ini tidak sekadar mengandalkan baterai besar, tetapi juga menyiapkan konektivitas yang relevan dengan kebutuhan jaringan saat ini. Kombinasi tersebut kerap dicari pengguna yang membutuhkan ponsel untuk aktivitas harian intensif.

Meski begitu, detail seperti bobot perangkat, teknologi pengisian daya, dan efisiensi konsumsi energi belum terungkap. Ketiga aspek itu biasanya menjadi pertimbangan utama konsumen ketika menilai ponsel dengan baterai berkapasitas ekstrem.

Informasi lebih lengkap diperkirakan akan muncul menjelang peluncuran resmi, seiring perangkat melewati tahapan sertifikasi lain dan muncul di basis data regulator maupun platform benchmark.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU