Telko.id – Spotify menghadirkan fitur Running Mode, yang dirancang untuk memberikan pengalaman mendengarkan musik yang lebih personal saat pengguna berolahraga, khususnya berlari.
Running Mode memungkinkan pengguna menyesuaikan sesi lari berdasarkan jenis latihan, duarasi, targer Beats per Minute (BPM), dan preferensi musik. Spotify menyediakan 25 preset latihan, termasuk inteval run, steady run, dan pyramid.
Setelah pengaturan dipilih, Spotify akan menyusun musik yang sesuai dengan tempo dan kebutuhan latihan pengguna.
Selain itu, Spotify menyediakan pilihan untuk mengaktifkan atau menonaktifkan panduan audio coaching selama sesi latihan. Fitur tersebut memberikan arahan suara dan motivasi pada waktu tertentu selama sesi lari.
Running Mode kini tersedia untuk pengguna Android di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Irlandia, Australia, Selandia Baru, dan Swedia. Kehadiran fitur ini menjadi pengembangan dari eksperimen Spotify terkait pengalaman mendengarkan musik saat berlari yang sebelumnya pernah diperkenalkan pada 2018.
Baca Juga:
- Spotify Tambahkan Notes untuk Bikin Playlist Lebih Personal
- Spotify Siapkan Remix AI, Bisa Remix Lagu Secara Legal
Kehadiran Running Mode tidak terlepas dari langkah Spotify yang semakin agresif memanfaatkan AI untuk memberikan pengalaman mendengarkan yang lebih personal.
Pada Januari 2026, Spotify mulai menghadirkan Prompted Playlists, yang memungkinkan pengguna membuat daftar putar berdasarkan permintaan atau instruksi tertentu dengan bantuan AI.
Minat pengguna terhadap playlist untuk aktivitas olahraga juga disebut cukup tinggi. Pada April 2026, Spotify mengungkapkan bahwa permintaan terkait daftar putar bertema olahraga menjadi salah satu jenis permintaan yang paling sering diterima.
Spotify juga memperkuat ekosistem kebugarannya melalui kemitraan baru dengan Peloton. Kombinasi berbagai langkah tersebut menunjukkan bahwa layanan streaming musik ini tidak hanya ingin menjadi platform untuk mendengarkan musik, tetapi juga bagian dari aktivitas kebugaran pengguna.
Running Mode juga menjadi bagian dari strategi Spotify untuk memperluas layanannya ke sektor kebugaran.
Menurut Spotify, fitur-fitur tersebut merupakan upaya membuat platform lebih berguna dalam aktivitas sehari-hari pengguna, bukan hanya sebagai layanan streaming musik.
Dengan hadirnya fitur-fitur ini ke Android, pengguna Premium di wilayah yang sudah mendukung fitur tersebut kini dapat mengakses pengalaman latihan yang lebih terpersonalisasi langsung melalui aplikasi Spotify.
Fitur ini sekaligus memperlihatkan bagaimana Spotify mulai mengenabngkan aplikasinya dari sekadar platform musik menjadi ekosistem audio dan kebugaran yang lebih luas.


