Telko.id – OpenAI resmi meluncurkan fitur fitting baju virtual di ChatGPT secara global pada Rabu, 1 Oktober 2026, melansir dari Kompas pada Jumat, 2 Oktober 2026. Fitur yang diberi nama Virtual Try-On ini memungkinkan pengguna melihat gambaran diri mereka mengenakan pakaian atau aksesori tertentu sebelum memutuskan untuk membeli, cukup dengan mengunggah foto pribadi.
Cara Kerja dan Teknologi di Baliknya
Fitur fitting baju virtual ini dapat diakses kapan pun daftar produk pakaian muncul dalam percakapan ChatGPT, lewat tombol “Try on” yang tersedia pada hasil belanja. Pengguna cukup mengunggah foto selfie atau foto badan penuh, lalu menekan tombol tersebut untuk melihat simulasi pakaian pada diri mereka. Alternatifnya, pengguna juga bisa mengunggah tangkapan layar sebuah produk dan meminta ChatGPT menerapkannya secara virtual.
Baca Juga:
- Survei ACSI: AI Ini Ungguli ChatGPT dan Claude Soal Kepuasan
- Komisi Eropa Tetapkan ChatGPT, Reddit, Roblox di Bawah DSA
OpenAI menyatakan fitur ini memanfaatkan model ChatGPT Images 2.5 yang dirilis pada September 2026, dengan peningkatan pada pencahayaan natural, tekstur yang lebih kaya, serta pengurangan jeda proses dibanding model sebelumnya.
Dilengkapi Fitur Favorites untuk Simpan Produk
Bersamaan dengan Virtual Try-On, OpenAI turut menghadirkan fitur Favorites yang memungkinkan pengguna menyimpan produk yang ditemukan, termasuk gambar hasil fitting virtual, ke dalam folder di ChatGPT Library untuk referensi nanti. OpenAI menegaskan bahwa fitur ini hanya menghasilkan pratinjau visual dan tidak menjamin kecocokan ukuran sesungguhnya, sehingga pengguna tetap perlu mengecek detail ukuran sebelum melakukan pembelian, sebagaimana dikutip dari runtimewire.com.
Pivot dari Fitur Instant Checkout yang Kurang Berhasil
Peluncuran fitur fitting baju virtual ini menjadi langkah strategis OpenAI setelah fitur Instant Checkout yang diperkenalkan sebelumnya ternyata tidak berperforma baik di uji coba pengguna, sebagaimana dikutip dari TechCrunch. Alih-alih mendorong transaksi langsung di dalam ChatGPT, OpenAI kini mengalihkan fokus ke tahap visualisasi dan penemuan produk, menempatkan ChatGPT lebih dekat pada momen ketika pengguna memutuskan apakah suatu barang layak dibeli atau tidak.
Bersaing dengan Google di Ranah Virtual Try-On
Langkah ini sekaligus menempatkan ChatGPT bersaing langsung dengan Google, yang telah lebih dulu meluncurkan fitur serupa lewat layanan Search pada 2025, serta Pinterest yang juga dikenal sebagai platform penemuan fesyen. Dengan basis pengguna mingguan ChatGPT yang disebut telah melampaui 1,2 miliar, banyak di antaranya memanfaatkan chatbot tersebut sebagai sumber inspirasi belanja, menjadikan momentum ini dinilai tepat bagi OpenAI untuk memperkuat posisinya di ranah belanja berbasis AI.
Meski begitu, keberhasilan fitur ini sebagai destinasi utama penemuan busana digital masih bergantung pada kemitraan dengan peritel, akurasi model, serta integrasi proses checkout yang lebih mulus di masa mendatang.


