Telko.id – Meta meluncurkan aplikasi fesyen berbasis kecerdasan artifisial (AI) bernama Style Sketch, yang membantu pengguna memadupadankan busana dari koleksi pakaian yang sudah mereka miliki, seperti melansir dari ANTARA pada Jumat, 30 Oktober 2026. Sebagaimana dikutip dari TechCrunch pada Kamis (29/10) waktu setempat, aplikasi Style Sketch dirilis secara terbatas di kawasan Asia Tenggara, yakni Indonesia, Singapura, dan Thailand, untuk iOS maupun Android.
Lemari Pakaian Digital dari Instagram
Style Sketch terhubung langsung ke akun Instagram pengguna untuk membangun lemari pakaian digital dari foto-foto yang pernah diunggah. Pengguna juga bisa menambahkan koleksi secara manual lewat foto, rekaman video singkat, atau gambar dari galeri. Menurut NewsBytes, keterhubungan dengan Instagram inilah yang membedakan Style Sketch dari kompetitor, sebab pengguna tidak perlu memotret satu per satu pakaiannya.
Meski begitu, Social Samosa menyebut aplikasi ini baru tersedia untuk iPhone, sehingga ketersediaan di Android sebaiknya dicek langsung di toko aplikasi.
Rekomendasi dan Coba Busana Virtual
Aplikasi ini memberikan kombinasi pakaian yang diselaraskan dengan gaya pribadi pengguna. Pengguna dapat mencoba padu padan itu secara virtual pada model realistis yang disesuaikan dengan bentuk tubuh dan warna kulit.
Baca Juga:
- OpenAI Rilis Virtual Try-On, Belanja di ChatGPT Makin Visual
- Meta AI Kini Bisa Dipantau Orang Tua, Ini Cara Kerjanya
Sebagaimana dikutip dari Social Samosa, rekomendasi juga mempertimbangkan cuaca setempat, dan pengguna bisa memilih satu pakaian tertentu untuk dicarikan padanannya.
Perencana Busana untuk Liburan
Fitur lain membantu merencanakan busana liburan. Pengguna memasukkan destinasi, durasi kunjungan, dan agenda aktivitas, lalu aplikasi menyusun rekomendasi pakaian harian berdasarkan perkiraan cuaca. Meta belum mengonfirmasi apakah Style Sketch akan diperluas ke negara lain, menurut NewsBytes.
Bagian dari Gelombang Aplikasi AI Meta
Kehadiran Style Sketch pertama kali diungkap oleh konsultan media sosial Matt Navarra, dan Meta tidak menanggapi permintaan komentar TechCrunch. Aplikasi ini menjadi bagian dari ekspansi Meta merilis aplikasi berteknologi AI, menyusul Waddle World, Pocket, dan Vibes. Strategi ini sejalan dengan arahan CEO Meta Mark Zuckerberg untuk mempercepat dan memperbanyak peluncuran aplikasi baru dengan memanfaatkan efisiensi komputasi AI.
Pemilihan Asia Tenggara sebagai lokasi peluncuran terbatas dinilai sebagai ajang uji coba sebelum rilis lebih luas, menurut ulasan AI Weekly. Di segmen serupa, Style Sketch bersaing dengan layanan seperti Alta dan lemari digital di Google Photos, sebagaimana dikutip dari Digital Today.


