spot_img
Latest Phone

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

Garmin Kampanye Women of Endurance: Ibu Rumah Tangga Bisa Setara HIIT

Telko.id - Aktivitas sehari-hari seorang ibu rumah tangga ternyata...

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

ARTIKEL TERKAIT

MASTEL Dorong Alokasi Spektrum Upper 6 GHz untuk 5G-Advanced dan 6G

Telko.id – Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL) menggelar Seminar dan Workshop Nasional untuk mendorong alokasi spektrum Upper 6 GHz sebagai fondasi pengembangan jaringan 5G-Advanced dan 6G di Indonesia.

Acara bertajuk “Nilai Strategis Nasional TIK dari Alokasi Spektrum Upper 6 GHz untuk Mobile Broadband 5G-Advanced dan 6G di Indonesia” ini menjadi forum strategis yang mempertemukan pemerintah, regulator, operator, dan pelaku industri.

Ketua Umum MASTEL Sarwoto Atmosutarno menegaskan urgensi pembahasan ini. “Pemanfaatan Upper 6 GHz merupakan agenda strategis yang memerlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Forum ini menjadi ruang bersama untuk membangun pemahaman yang berbasis data, menyelaraskan perspektif, serta merumuskan rekomendasi yang mampu mendukung pengembangan ekosistem digital Indonesia secara berkelanjutan agar Indonesia tidak mengulang keterlambatan adopsi 5G akibat ketersediaan frekuensi dan ekosistem yang belum memadai,” ujar Sarwoto.

Ia menambahkan bahwa kesiapan dalam memanfaatkan Upper 6 GHz akan memperkuat fondasi pengembangan layanan digital masa depan sekaligus meningkatkan daya saing nasional dalam ekonomi digital global.

Saat ini, pemanfaatan pita frekuensi Upper 6 GHz (6425–7125 MHz) masih dalam tahap pembahasan kebijakan di Indonesia. Keputusan strategis terkait alokasi ini diyakini akan berdampak jangka panjang terhadap investasi digital, pengembangan jaringan, inovasi industri, serta daya saing nasional dalam mewujudkan Visi Digital Indonesia 2045.

Sejumlah tokoh kunci turut hadir, di antaranya Deputi V Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi Kemenko Polkam, Marsda TNI Dr. Eko Dono Indarto; Direktur Penataan Spektrum Frekuensi Radio, Orbit Satelit, dan Standardisasi Infrastruktur Digital Ditjen Infrastruktur Digital KOMDIGI, Adis Alifiawan; serta Koordinator Ekosistem dan Ruang Digital Bappenas, Andreas Bondan Satriadi.

Dua Sesi Panel Strategis

Seminar ini menghadirkan dua sesi panel strategis. Sesi pertama membahas Nilai Utama Spektrum Upper 6 GHz untuk Manfaat Masyarakat dan Ekonomi Digital.

Panel ini menghadirkan Yishen Chan (Director of Spectrum Policy & Regulatory Affairs APAC, GSMA) beserta perwakilan dari Direktorat Penataan Spektrum Komdigi, Telkomsel, ITB, Telkom University, dan Huawei Technologies.

Sesi kedua membahas Peta Jalan Kebijakan Strategi Upper 6 GHz Indonesia. Panel ini menghadirkan Marwan O. Baasir (Direktur Eksekutif ATSI) bersama perwakilan dari Kemenko Polkam, Qualcomm International, XL Axiata, Indosat Ooredoo Hutchison, Universitas Padjadjaran, dan Universitas Indonesia.

Deklarasi Bersama dan Output Strategis

Sebagai bentuk komitmen nyata, seminar ini ditargetkan menghasilkan beberapa output krusial. Output tersebut meliputi Deklarasi Bersama Industri mengenai dukungan terhadap pemanfaatan Upper 6 GHz untuk Mobile Broadband, Ringkasan Eksekutif, serta Dokumen Rekomendasi Kebijakan MASTEL.

Forum ini juga merekomendasikan pembentukan Working Group yang berfokus pada pengembangan spektrum 5G-Advanced dan 6G.

Melalui sinergi ini, MASTEL berharap dapat membangun pemahaman bersama demi terciptanya kebijakan spektrum nasional yang berkelanjutan, adaptif, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia di kancah global.

Langkah ini menjadi penegasan komitmen untuk merespons kebutuhan mendesak akan ketersediaan spektrum frekuensi mid-band yang memadai guna mendukung transformasi digital nasional.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU