Tag: Indosat

  • Indosat Gandeng Bobble AI, Kirim Pesan pun Jadi Lebih Atraktif

    Indosat Gandeng Bobble AI, Kirim Pesan pun Jadi Lebih Atraktif

    Telko.id – Indosat gandeng Bobble AI, sebuah platform media percakapan bertenaga Artificial Intelligence (AI) yang menawarkan solusi keyboard smartphone yang sangat menarik kepada lebih dari 50 juta pengguna di seluruh dunia. Pengalaman ini pun sekarang dapat dirasakan oleh 60 juta pelanggan Indosat Ooredoo.

    Kemitraan ini memperkuat komitmen Indosat Ooredoo untuk memastikan pelanggannya mendapatkan pengalaman seluler terbaik. Bobble AI Keyboard dengan kemampuan mengetik bahasa daerah dan dialek lokal, kini telah terintegrasi di dalam versi Android dari myIM3, aplikasi pelayanan mandiri Indosat Ooredoo.

    Pelanggan Indosat Ooredoo kini dapat membuat percakapan mereka jauh lebih ekspresif, personal, dan lebih cerdas dengan penggunaan fitur Bobble yang unik di aplikasi Android myIM3. Lalu apa saja yang bisa dilakukan oleh pelanggan Indosat Ooredoo?

    Para pelanggan bisa menggunakan BigMojis. Sebuah pengalaman 360 derajat ke pengirim dan penerima dengan suara dan animasi interaktif. Lalu ada fitur Baris emoji bertenaga AI. Fitur ini merekomendasikan emoji secara real-time berdasarkan konteks dan teks masukan dalam lebih dari 100 bahasa.

    Selain itu juga bisa menggunakan Tema lokal (statis dan langsung). Di mana tema yang disediakan sudah dikurasi untuk pasar Indonesia. Termasuk juga menggunakan Stiker & GIF. Sebuah YouMoji yang didukung Augmented Reality (AR), PopText, Lelucon, Kutipan, dalam konteks dan bahasa regional.

    Yang lebih menarik lagi, Ppengalaman mengetik dan konten sudah dilokalkan dalam lebih dari 60 bahasa lokal, termasuk Bahasa Indonesia, Jawa, Sunda, Madura, Minangkabau, Banjar, Bali, Bugis, dan lebih dari 130 bahasa internasional utama.

    “Terlepas dari tantangan pandemi COVID-19, Indosat Ooredoo terus meluncurkan penawaran digital baru yang inovatif untuk mendukung gaya hidup online pelanggan. Kami selalu merasakan adanya celah kebutuhan, di mana kami dapat mengaktifkan penyedia layanan digital melalui antarmuka yang sangat menarik,” ungkap Ritesh Kumar Singh, Chief Commercial Officer, Indosat Ooredoo menjelaskan.

    Apalagi, Keyboard sebagai fitur yang paling banyak digunakan di smartphone sangat sesuai dengan model ini. “Dan, dengan Indosat gandeng Bobble AI ini, kami melihat peluang pertumbuhan yang luar biasa tidak hanya dalam hal pendapatan, tetapi terutama dalam merangkul keterlibatan dan loyalitas pelanggan,” ungkapnya menambahkan.

    Mengomentari pengumuman terbaru, Ankit Prasad, Founder dan CEO, Bobble AI, menyampaikan, “Kemitraan dengan Indosat Ooredoo sejalan dengan visi Bobble AI yang lebih besar untuk mengeksplorasi sinergi dengan perusahaan telekomunikasi global dan produsen smartphone di berbagai wilayah”.

    Ankit pun menambahkan bahwa tren global seperti adopsi teknologi dan penyebaran internt yang serba cepat, ditambah dengan penetrasi smartphone menuntut bisnis untuk menciptakan hubungan yang lebih dekat dengan konsumen mereka dan pada dasarnya membuat layanan mereka mudah diakses, secara harfiah di ujung jari.

    Pengguna Indosat Ooredoo akan memiliki fleksibilitas untuk mengaktifkan fitur Bobble AI Keyboard melalui berbagai titik masuk dalam antarmuka aplikasi Android myIM3.

    Di sisi bisnis, kemitraan ini menawarkan peluang luar biasa bagi mitra ekosistem Bobble AI di Indonesia untuk mempromosikan layanan digital mereka melalui tiga segmen bisnis – (i) Conversation Media Marketing untuk merek konsumen; (ii) Programmatic Advertising; dan (iii) Integrasi dan distribusi layanan digital; yang akan menciptakan nilai tambah yang sangat besar bagi pelanggan dan pebisnis. (Icha)

  • Indosat Perkuat Jaringan 4G Berkualitas Video, Dukung Silaturahmi Virtual

    Indosat Perkuat Jaringan 4G Berkualitas Video, Dukung Silaturahmi Virtual

    Telko.id – Indosat perkuat jaringan 4G Berkualitas Video, Dukung Silaturahmi Virtual. Maklum saja, tahun ini merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga tercinta di kampung halaman secara langsung masih harus ditunda dulu. Jadi ya, lewat virtual dulu. 

    Ini yang membuat Indosat perkuat jaringan dengan menambah kapasitas jaringan 4G berkualitas video miliknya untuk memudahkan masyarakat Indonesia tetap bisa bersilaturahmi secara virtual dengan keluarga, teman, dan kolega tanpa perlu keluar rumah.

    Indosat Ooredoo secara konsisten mengembangkan kualitas dan kapasitas jaringan di seluruh Indonesia untuk melayani kebutuhan telekomunikasi masyarakat, yang sebagian besar masih melakukan aktivitas bekerja dan bersekolah dari rumah, terlebih saat menjelang Lebaran. 

    Dalam satu tahun terakhir, trafik data tercatat naik sekitar 50% di kuartal pertama 2021 dibandingkan perode yang sama tahun lalu. Kecepatan unduh rata-rata juga meningkat hampir 50%.

    Berbekal pengalaman di masa Ramadan dan Lebaran tahun sebelumnya, Indosat Ooredoo melakukan penanganan khusus terhadap area-area dengan peningkatan trafik tertinggi selama Lebaran, seperti Botabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Lampung. Hal ini dilakukan dengan dukungan model operasi digital berbasis Artificial Intelligence dan otomatisasi yang dicanangkan sejak tahun lalu. 

    Indosat perkuat jaringan ini merupakan bentuk komitmennya bahwa kenaikan trafik telekomunikasi khususnya data akan diimbangi dengan kinerja jaringan 4G berkualitas video yang prima. Terbukti di awal Ramadan kecepatan unduh rata-rata berhasil meningkat 6% di tengah kenaikan trafik data sebesar 8% dibandingkan hari biasa. 

    Sementara itu kualitas layanan telekomunikasi lainnya seperti telepon dan SMS tetap terjaga dengan baik. Hal ini membuktikan pelanggan Indosat Ooredoo tetap bisa menikmati pengalaman berkomunikasi yang lancar di jaringan 4G berkualitas video meskipun terjadi tren peningkatan trafik khususnya data, yang diprediksi akan terus naik sampai puncaknya di Lebaran nanti.

    “Kami bertekad menjaga kualitas jaringan agar terus optimal baik di perkotaan maupun pedesaan, karena di masa ini silaturahmi menjadi yang terpenting meskipun dilakukan secara virtual,” ungkap Vikram Sinha, Director and Chief Operating Officer Indosat Ooredoo.

    Menghadapi kebutuhan telekomunikasi pelanggan yang terus meningkat, tahun ini Indosat Ooredoo telah membangun jaringan 4G berkualitas video dengan jauh lebih cepat dari yang direncanakan. Lebih dari 50% rencana site baru 2021 sudah selesai dibangun di kuartal pertama. 

    Tidak hanya itu saja, lebih dari 32% rencana peningkatan kapasitas jaringan dan lebih dari 33% rencana fiberisasi berhasil dieksekusi dalam periode yang sama.

    Komitmen memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan khususnya di masa Ramadan dan Lebaran tahun ini, semakin diperkuat dengan Command Center sejak H-4 Lebaran. Seluruh site secara nasional akan dimonitor secara khusus melalui Indosat Ooredoo Network Operation Center (INOC) dan Indosat Ooredoo Service Operation Center (ISOC), dengan dukungan lebih dari 1.600 petugas teknis yang bersiaga sepanjang waktu.

    Layanan pelanggan Indosat Ooredoo juga selalu siap membantu pelanggan dan tersedia di berbagai saluran seperti aplikasi MyIM3, call center 185, media sosial Twitter @indosatcare, serta website indosatooredoo.com.

    “Semua upaya Indosat Ooredoo untuk terus memberikan pengalaman terbaik kepada pelanggan di bulan suci ini, sejalan dengan semangat #SilaturahmiTanpaHenti, sebuah kampanye sarat makna dari IM3 Ooredoo yang mengajak masyarakat Indonesia untuk tetap menjaga silaturahmi dan selalu terhubung dengan orang terdekatnya,” lanjut Vikram. 

    Kini pelanggan Indosat Ooredoo bisa mendapatkan diskon hingga 40% pada setiap pembelian paket Freedom Internet. Harapannya ini akan memudahkan pelanggan untuk meneruskan salah satu tradisi lebaran yang paling ikonik, yaitu duduk bersimpuh serta mencium tangan orang tua tercinta sambil memohon maaf lahir dan batin, meskipun dilakukan secara virtual saja. (Icha)

  • Pendapatan Seluler Indosat Ooredoo Tumbuh 11.6%

    Pendapatan Seluler Indosat Ooredoo Tumbuh 11.6%

    Telko.di – Pendapatan seluler Indosat Ooredoo tumbuh 11.6% menjadi 23.1 Triliun. Angka tersebut merupakan hasil kinerja dari operator ini pada tahun 2020 lalu. Padahal tahun lalu itu tantangannya cukup besar akibat adanya pandemic covid-19 dan kompetisi harga dari operator lainnya. 

    “Meskipun menghadapi berbagai tantangan pandemi COVID-19 dan kompetisi harga dari operator lain, Indosat Ooredoo terus menjalankan strategi tiga-tahun Perusahaan serta mampu menjaga momentum pertumbuhan,” ungkap Ahmad Al-Neama, President Director and CEO Indosat Ooredoo.

    Menurut Ahmad, perusahaannya akan terus berinvestasi dalam pengembangan jaringan 4G serta menghadirkan penawaran digital baru yang inovatif guna memastikan bahwa pelanggan dapat merasakan pengalaman seluler terbaik. 

    “Komitmen kami terhadap pelanggan serta untuk mengetengahkan penawaran produk yang sederhana dan relevan telah berkontribusi pada peningkatan jumlah pelanggan dan volume trafik data. Pertumbuhan ini memungkinkan perusahaan untuk membukukan pertumbuhan pendapatan seluler Indosat Ooredoo di atas rata-rata pasar serta peningkatan market share signifikan,” ujarnya menambahkan. 

    Ia pun menambahkan bahwa ke depan, perusahaanya terus akan mengantisipasi bahwa gaya hidup secara daring serta kegiatan bekerja dan belajar dari rumah, yang menjadi marak karena pandemi, akan menjadi gaya hidup yang permanen. 

    “Indosat Ooredoo pun berkomitmen penuh untuk mendukung pelanggan seluler dan bisnis kami agar mampu beradaptasi dengan situasi new normal dengan terus meningkatkan kinerja jaringan untuk memenuhi akselerasi pertumbuhan permintaan data. Kami percaya melalui solusi digital baru perusahaan akan dapat melengkapi dan mempermudah kehidupan digital pelanggan. Inisiatif-inisiatif kami ini mendukung agenda transformasi digital di Indonesia dan menciptakan nilai tambah bagi stakeholder Perusahaan,” ungkap nya. 

    Indosat Ooredoo telah mencatatkan kinerja usaha tahunan yang kokoh per 31 Desember 2020, total pendapatan tumbuh sebesar 6.9% (YoY) menjadi Rp27,9 triliun dan pendapatan seluler tumbuh sebesar 11,6% (YoY) menjadi Rp23,1 triliun.

    EBITDA tumbuh 16% YoY mencapai Rp11,4 triliun, akibat pertumbuhan pendapatan yang baik serta fokus perusahaan atas efisiensi operasional. Marjin EBITDA tercatat sebesar 40.9%, tumbuh sebesar 3.2 bps dibandingkan dengan tahun sebelumnya. 

    Jumlah pelanggan seluler tumbuh 1.7% YoY menjadi 60,3 juta pelangan per akhir tahun 2020 serta Pendapatan rata-rata per Pelanggan (ARPU) meningkat menjadi Rp31,9 ribu dari sebelumnya Rp27,9 ribu, didorong oleh peningkatan trafik data yang signifikan sebesar 52.8% YoY.

    Indosat Ooredoo juga membukukan kinerja operasional yang kuat dengan meningkatkan pengalaman video sebanyak 55,8% YoY, meningkatkan kecepatan 4G hingga dua kali lipat, dan secara signifikan meningkatkan kecepatan unggah kami sebanyak 88,4% YoY.

    Selama tahun 2020, Indosat Ooredoo berhasil menjalin kemitraan dengan sejumlah perusahaan digital global seperti Facebook, Google, Cisco, dan Ericsson untuk menghadirkan teknologi terkini yang dapat mempercepat digitalisasi pengalaman pelanggan serta meningkatkan jaringan internet di Indonesia. 

    Kami terus memperkenalkan produk baru yang inovatif untuk membantu pelanggan tetap terhubung serta mendukung pelaku usaha dan institusi pendidikan agar tetap beroperasi selama pandemi. Melalui IM3 Ooredoo, kami meluncurkan paket bisnis IMPreneur terbaru yang dirancang khusus untuk UKM. Melalui Indosat Ooredoo Business, kami baru-baru ini memperkenalkan solusi “iDo Voice” yang terdiri dari tiga layanan suara baru untuk pelanggan korporat.

    Investasi Indosat Ooredoo dalam pengembangan infrastruktur jaringan 4G serta komitmen kami kepada pelanggan kembali memperoleh penghargaan bisnis internasional yang bergengsi. Di ajang OpenSignal Global Mobile Network Experience Awards 2020, perusahaan menerima penghargaan “Global Rising Star” dalam kategori Video Experience, selain itu kami juga baru-baru ini memenangkan kategori Corporate Excellence di ajang Industri Telekomunikasi & TIK di Asia Pacific Enterprise Awards (APEA) 2020 Regional Edition.

    Pada tahun 2021, Indosat Ooredoo akan melanjutkan peningkatan dan perluasan jaringan perusahaan dengan fokus pada pengembangan 4G/LTE dan Jaringan Video Grade yang mampu memberikan layanan internet yang semakin baik kepada pelanggan. Peningkatan jaringan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk mendukung transformasi digital Indonesia yang sejalan dengan rencana ekonomi digital pemerintah Indonesia serta mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

    Kami yakin bahwa momentum pertumbuhan ini akan berlanjut pada tahun 2021. Namun, karena ketidakpastian pemulihan ekonomi dari pandemi, dengan penuh pertimbangan kami optimis untuk mencapai pertumbuhan pendapatan sesuai dengan industri,  marjin EBITDA di kisaran batas bawah level 40%, serta belanja modal di kisaran 8 triliun rupiah. (Icha)

  • Solusi iDo Voice, Layanan 3 in 1 Voice Terbaru Dari Indosat

    Solusi iDo Voice, Layanan 3 in 1 Voice Terbaru Dari Indosat

    Telko.id – Indosat Ooredoo Business Luncurkan Solusi 3-in-1 yang disebut dengan iDo Voice. Solusi ini adalah untuk membantu perusahaan beradaptasi dengan transformasi digital secara cepat, baik dalam aktivitas bekerja, rapat/pertemuan atau berkolaborasi dengan semua pemangku kepentingan di internal maupun eksternal perusahaan.

    Solusi iDo Voice erdiri dari 3 layanan baru dari layanan voice untuk pelanggan korporasi yaitu Cloud Voice Pro, Servoice, dan Microsoft 365 Voice Business. Ketiga solusi tersebut bertujuan untuk menjawab kebutuhan pelanggan korporat pada situasi pandemi saat ini. Korporasi tetap dapat memfasilitasi karyawannya untuk terus terhubung, menjalankan bisnis dengan lebih efisien, dan tetap menjaga para pelanggannya tanpa terikat waktu dan tempat. 

    “Indosat Ooredoo berkomitmen untuk terus mendukung pemerintah dan masyarakat Indonesia dalam situasi yang menantang ini. Di tengah pandemi saat ini, perusahaan juga perlu beradaptasi dalam menjalankan bisnisnya dan Indosat Ooredoo hadir dengan solusi yang relevan dengan kebutuhan tersebut,” ungkap Chief Business Officer Indosat Ooredoo, Bayu Hanantasena. 

    Solusi ini diklaim oleh Indosat sebagai yang pertama memberikan layanan digital yang sudah terintegrasi dengan layanan SIP trunk sehingga mempermudah perusahaan untuk melakukan transformasi digital dan memberikan kenyamanan kepada perusahaan untuk berfokus pada bisnis inti perusahaan, efisiensi biaya, dan tetap terhubung dengan pelanggan mereka.

    Cloud Voice Pro adalah layanan voice berbasis cloud yang dapat memberikan kenyamanan berkomunikasi kepada korporasi yang memiliki banyak pegawai, yang memungkinkan para pegawai dapat terhubung dengan menggunakan nomor telepon kantor kapan pun, di mana pun dan menggunakan jaringan apapun baik itu jaringan operator selular maupun jaringan WiFi. Cloud Voice Pro memberikan layanan dan fitur lengkap dari Cloud Collaboration, Cloud Call Center dan Cloud Conference (audio & video).

    Servoice memberikan kemudahan kepada pelanggan korporasi untuk tetap dekat (engage) dengan pelanggannya (end user). Dengan Servoice pelanggan korporasi tetap dapat melakukan kampanye produk dengan layanan voice broadcast yang memberikan keamanan dan kemudahan dalam mengirimkan pesan kepada end user, layanan voice masking yang memberikan keamanan kepada pelanggan untuk tetap terhubung dengan penyedia layanan seperti layanan ride hailing, ecommerce, layanan voice OTP (One time password) yang memberikan keamanan kepada dalam bertransaksi perbankan, ecommerce menggunakan suara ketimbang SMS. 

    Microsoft 365 Voice Business sendiri merupakan jawaban atas tantangan kolaborasi selama masa pandemi dan pascapandemi. Dengan kolaborasi antara produk yang ada saat ini, SIP trunk dan Microsoft teams, karyawan dapat selalu terkoneksi dengan perusahaan melalui layanan Microsoft teams dan melakukan panggilan keluar kantor dengan menggunakan SIP trunk Indosat Ooredoo Business. 

    Kemudahan dalam melakukan panggilan keluar kantor semudah menekan tombol ponsel dan terkoneksi secara cepat dan aman. Suara yang dihasilkan pun jernih, dan dapat menggunakan jaringan seluler apapun maupun menggunakan jaringan WiFi. (Icha)

  • Indosat Merger Dengan H3I Belum Terdampak Secara Operasional

    Indosat Merger Dengan H3I Belum Terdampak Secara Operasional

    Telko.id – Indosat merger dengan Tri Indonesia memang masih tahap MoU sehingga dipastikan belum ada dampak secara operasional di tubuh Indosat. Hal ini disampaikan oleh Chief Financial Officer Indosat, Eyas Naif Assaf dalam Paparan Publik Insidentil Indosat yang berlangsung virtual, Selasa (12/01/2021).

    “Saat ini tahapan MoU tersebut masih sangat awal, sehingga masih sangat awal juga untuk menilai dampak bisnis dan operasi perseroan. Namun, bisnis perseroan saat ini masih berjalan seperti biasa, tidak ada dampak terhadap operasional, finansial maupun bisnis lainnya,” demikian kata Chief Financial Officer Indosat, Eyas Naif Assaf.

    Walaupun tidak menjelaskan perkembangan yang lebih terperinci terkait dengan merger, namun Eyas berjanji akan menyampaikan rinciannya, jika sudah ada detail mengenai kesepakatan dari dua belah pihak.

    Indosat merger
    Chief Financial Officer Indosat, Eyas Naif Assaf saat presentasi dalam Paparan Publik Insidentil Indosat yang berlangsung virtual, Selasa (12/01/2021).

    “Belum ada detail mengenai kesepakatan, bentuk investasi dan jaringan terhadap merger tersebut. Kalau sudah ada kami akan sampaikan berdasarkan ketentuan yang berlaku di pasar modal,” tegas dia.

    Baca juga : CK Hutchison dan Ooredoo Menandatangani MOU, Merger?

    Saat ini, Indosat tetap akan menggali potensi kombinasi bisnis dengan Hutchinson 3 Indonesia (H3I).

    Direktur Operasional Indosat Vikram Sinha juga menyampaikan hal yang sama. Ia mengatakan, kerja sama yang tidak mengikat ini sangat baik bagi pertumbuhan industri telekomunikasi di Indonesia.

    Ia juga menambahkan bahwa Indosat merger dengan tri Indonesia ini sangat baik bagi pertumbuhan sektor telekomunikasi di Indonesia. “Saat ini manajemen fokus pada pertumbuhan dan strategi yang sudah disiapkan dari 3 tahun sebelumnya,” jelas Vikram.

    Sebagai informasi, Pemegang saham pengendali ISAT yakni Ooredoo Q.P.S.C, asal Qatar dan CK Hutchison Holdings Limited (CK Hutchison) sudah melakukan pertemuan terkait rencana merger. Keduanya telah menandatangani MoU yang tidak mengikat secara hukum.

    MoU itu sehubungan dengan rencana potensi transaksi untuk mengkombinasikan dua perusahaan telekomunikasi di Indonesia yakni, Indosat dan Tri. MoU ini menjadi sinyal arah merger bisa saja dipilih, dengan masa eksklusivitas MoU tersebut berlaku hingga 30 April 2021.

    Sebagai informasi, saat ini saham Indosat dimiliki oleh Ooredoo – Asia sebesar 65%, pemerintah Indonesia 14% dan publik 21%. Di mana bisnis selulernya menyumbangkan 80% pada pendapatan perusahaan, diikuti oleh bisnis multimedia, internet dan data informasi sebesar 17% dan bisnis jaringan tetap 3%. (Icha)

  • Indosat Lepas Bisnis Satelit nya,  Apa Alasan Dibalik itu?

    Indosat Lepas Bisnis Satelit nya, Apa Alasan Dibalik itu?

    Telko.id – Indosat lepas bisnis satelit, hal ini diinformasikan beberapa waktu lalu, ketika pemerintah mengumumkan bahwa slot orbit satelit di 113 derajat BT tidak lagi akan digunakan oleh Indosat. Lalu, apa alasannya Indosat lepas bisnis satelit nya?

    Pada Paparan Publik Insidentil Indosat yang berlangsung virtual, Selasa (12/01/2021), perseroan mengumumkan bahwa ke depan, tak lagi akan memiliki dan mengoperasikan satelit lantaran dinilai sudah tidak lagi memiliki skala ekonomi yang kompetitif bagi bisnis perusahaan.

    “Ke depannya perusahaan tidak akan lagi memiliki dan mengoperasikan satelit. Karena memang secara skala ekonomi, dulunya perusahaan punya tiga sekarang tinggal satu, itu tidak efisien lagi dan kita tidak bisa memberikan harga yang kompetitif untuk layanan satelit,” ungkap Natasha Nababan, Chief Legal & Regulatory Officer Indosat.

    Indosat Lepas Bisnis Satelit
    Natasha Nababan, Chief Legal & Regulatory Officer Indosat saat menyampaikan keterangan tentang bisnis satelit Indosat secara virtual, Selasa (12/02/2021)

    Dengan Indosat lepas bisnis satelit nya, maka Ke depan, perusahaan hanya akan berfokus pada bisnis utamanya yakni sebagai penyedia layanan komunikasi terutama di bisnis digital.

    Baca juga : Telkom Satelit Indonesia Harus Luncurkan Satelit Sebelum 2024

    Sebelumnya diberitakan bahwa Kementerian Kominfo menetapkan Telkom Satelit Indonesia sebagai pengguna baru filing satelit Indonesia di slot orbit 113 BT.

    Telkom Satelit Indonesia merupakan anak perusahaan Telekomunikasi Indonesia yang menangani urusan satelit. Saat ini Telkom Satelit Indonesia sedang mengoperasikan satelit Merah Putih di slot orbit 108 BT, satelit Telkom 3S di slot orbit 118 BT, dan satelit Telkom 2 di slot orbit 157 BT.

    Kementerian Kominfo selanjutnya akan melakukan pemantauan dan pengawalan terhadap proses pengadaan satelit yang akan dilakukan oleh Telkom Satelit Indonesia agar satelit dapat ditempatkan di slot orbit 113 BT sebelum 31 Desember 2024 sesuai dengan batas waktu yang ditetapkan oleh ITU.

    Upaya-upaya diatas merupakan bagian dari langkah-langkah Kominfo untuk memastikan agar penyediaan layanan telekomunikasi bagi masyarakat Indonesia tetap terlaksana.

    Satelit ini sangat penting bagi Indonesia karena geografis yang ada membuat penyediaan akses telekomunikasi khususnya di daerah 3T akan sangat sulit jika hanya menggunakan jaringan telekomunikasi terestrial saja, sehingga diperlukan jaringan satelit agar akses telekomunikasi lebih merata bagi seluruh masyarakat Indonesia.

    Oleh karena itu, Kementerian Kominfo telah memulai Proyek Satelit Multifungsi agar layanan telekomunikasi dapat dinikmati seluruh masyarakat Indonesia. Melalui proyek itu, Kementerian Kominfo direncanakan akan meluncurkan Satelit Multifungsi pada tahun 2023 guna menghadirkan akses wifi gratis di 150.000 titik layanan publik di berbagai penjuru nusantara.

    Selain upaya diatas, Kementerian Kominfo juga melakukan berbagai upaya untuk menjaga keberlangsungan layanan satelit Indonesia yang saat ini telah beroperasi. Upaya itu diperlukan agar satelit tetap dapat memberikan layanan telekomunikasi bagi masyarakat Indonesia, khususnya satelit yang akan berakhir masa operasinya. (Icha)

     

  • Berbisnis Selama 53 Tahun, Ini Kinerja Indosat Ooredoo

    Berbisnis Selama 53 Tahun, Ini Kinerja Indosat Ooredoo

    Telko.id – Pada moment ulang tahun ke 53, dengan tema Rising Up Indonesia, Indosat Ooredoo mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk tetap bersemangat dan bangkit bersama membangun bangsa, menyongsong masa depan yang lebih baik dan mewujudkan masyarakat digital. Lalu apakah operator ini sudah puas dengan kinerja nya sampai saat ini?

    “53 tahun melayani Indonesia, menjadi perjalanan bernilai yang terus menyatukan kami dengan masyarakat dan pelanggan, khususnya di masa pandemi ini, bersama bangkit dan saling menebarkan semangat untuk terus membangun dan menuju Masyarakat Digital Indonesia,” ungkap President Director & CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama di acara puncak perayaan HUT Indosat ke-53 secara virtual.

    Ahmad Al-Neama, President Director & CEO Indosat Ooredoo di acara puncak perayaan HUT Indosat ke-53 secara virtual

    Ia pun menyatakan bahwa selama ini kinerja Indosat Ooredoo telah membukukan sejumlah pencapaian. Bahkan, di tengah persaingan ketat dan tantangan pandemi, operator ini terus mampu menjaga momentum pertumbuhan dan terus berada pada jalur yang tepat mewujudkan strategi turnaround.

    Hal ini terbukti pada kinerja Indosat Ooredoo pada Q3/2020, di mana perusahaan ini berhasil menjadi operator dengan pertumbuhan pendapatan tertinggi di industri, yaitu meningkat sebesar 9,2%. Bahkan Perusahaan mencatat pertumbuhan double digit sebesar 12,9% untuk pendapatan seluler dan 17% untuk pertumbuhan EBITDA.

    Baca juga : HUT Ke 53 Indosat Ooredoo Banyak Kasih Promo

    Sejumlah aksi pun korporasi dan inisiatif bisnis pun dilakukan hingga kuartal III 2020 ini.  Antara lain peluncuran IMClass untuk pelajar saat pandemi, IMPreneur untuk UMKM, IM3 Ooredoo Official Whatsapp, Voice over LTE (VoLTE) yang kini sudah mencakup 53 kota di seluruh Indonesia, IMKiosk, dan lain-lain.

    Lalu, untuk pelanggan korporasi juga diluncurkan Solusi Smart City, Hybrid Cloud, Big Data, dan Cloud Connect Solution.

    Kerjasama strategis dengan mitra global juga terus diperluas seperti dengan Google, Facebook, Snapchat, Netfoundry, Nexford, GSMA, Alibaba Cloud, Amazon Web Services, Telecom Infra Project (TIP) dan lain-lain.

    Operator seluler ini juga meningkatkan kualitas jaringan sebagai tulang punggung layanan terus dilakukan melalui penerapan teknologi bekerja sama dengan mitra strategis seperti Global Partners Ericsson, Huawei, Nokia, ZTE, Cisco, dan mitra lainnya.

    Hingga kuartal III 2020, Indosat telah membangun 1.939 site baru dan berkomitmen untuk meningkatkan jangkauan 4G dan pengalaman pelanggan Indosat Ooredoo yang semakin baik.

    Ahmad juga menyatakan, menghadapi kondisi pandemi saat ini, Indosat Ooredoo mendukung pemerintah dan masyarakat melalui Program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) guna membantu jutaan guru dan siswa di seluruh Indonesia, termasuk bantuan kepada lembaga pendidikan Madrasah di berbagai wilayah.(Icha)

  • Indosat Ooredoo Bangun Jaringan Transport Untuk Sambut 5G

    Indosat Ooredoo Bangun Jaringan Transport Untuk Sambut 5G

    Telko.id – Indosat Ooredoo sudah bersiap-siap untuk menghadirkan teknologi 5G. Salah satu yang dilakukannya adalah dengan membangun jaringan transport yang sangat penting saat teknologi 5G di implementasikan. Untuk itu, operator ini menggandeng Cisco dengan memanfaatkan teknologi baru nya yakni arsitektur jaringan Software-defined Networking (SDN) terkonvergensi dan Segment Routing IPv6 (SRv6).

    Rencananya, Indosat ooredoo bangun jaringan transport tersebut akan dibangin di wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah.

    Apa yang dilakukan oleh indosat Ooredoo ini adalah membangun jaringan transport SDN terkonvergensi yang akan mewujudkan simplifikasi jaringan, mengoptimalkan kapasitas dan meningkatkan skalabilitas jaringan, dengan menjaga latensi jaringan secara konsisten dan unggul.

    Jaringan transport SDN tersebut secara bersamaan akan dapat mendukung layanan perusahaan dan bisnis, serta layanan fixed dan mobile broadband.

    Indosat ooredoo bangun jaringan ini secara menyeluruh didukung segment routing IPv6, yang menyajikan arsitektur jaringan terpadu dan policy-aware, dengan integrasi yang mulus antara domain transport dan domain data-centerSegment routing juga mewujudkan kemampuan pemisahan jaringan dengan biaya yang efektif dan latensi rendah, yang merupakan salah satu prasyarat utama untuk layanan 5G.

    Langkah penting ini akan mentransformasi arsitektur jaringan transport Indosat Ooredoo secara menyeluruh, sesuai komitmen untuk membangun salah satu jaringan transport paling modern di Asia Tenggara.

    Dengan tranformasi ini, disertai penggelaran jaringan fiber optik yang sedang berlangsung, jaringan transport Indosat Ooredoo siap untuk memenuhi kebutuhan masa depan akan layanan konektivitas berkualitas tinggi dan scalable bagi pelanggan baik segmen retail maupun bisnis, dengan performansi yang unggul dan konsisten.

    “Dengan menggunakan teknologi Software-Defined Network dan fungsi routing cerdas dari Segment Routing IPv6 milik Cisco itu maka jaringan Indosat Ooredoo siap untuk kebutuhan masa depan dan mendukung otomatisasi operasional. Dengan hal ini, akan terwujud simplifikasi jaringan dengan biaya optimal, untuk memberikan layanan on-demand yang berkualitas tinggi dan latensi rendah untuk mendukung 5G, cloud computing dan IoT, untuk pelanggan segmen bisnis dan retail di seluruh Indonesia,” ungkap Medhat Elhusseiny, Chief Technology and Information Officer Indosat Ooredoo.

    “Kami siap untuk menghantarkan sebuah jaringan yang siap untuk 5G bagi Indosat Ooredoo berdasarkan infrastuktur transport IP and SDN yang terkonvergensi, dirancang untuk melampaui semua ekspektasi pelanggan segmen retail dan bisnis,” ungkap Sanjay Kaul, President, Asia-Pacific and Japan, Cisco Service Provider Business.

    Dengan pondasi yang kuat, maka Indosat Ooredoo diharapkan juga mampu menumbuhkan pendapatan, mengoptimasi biaya dan memitigasi resiko. Sejalan dengan transformasi digital yang semakin cepat di seluruh dunia, segmen pelanggan retail dan bisnis  akan merasakan keuntungan dari jaringan Indosat Ooredoo yang didukung teknologi SDN terkonvergensi dan Segment Routing IPv6 dari Cisco. (Icha)

     

     

  • Ini Strategi Indosat Bangun Jaringan Yang Berorientasi 5G

    Ini Strategi Indosat Bangun Jaringan Yang Berorientasi 5G

    Telko.id – Permintaan akan data seluler terus meningkat. Hal ini memunculkan teknologi baru seperti Cloud Computing dan Network Slicing. Itu sebabnya, Indosat Ooredoo harus terus memastikan ketersediaan layanan jaringan yang sesuai dengan permintaan pelanggan secara cepat. Cara nya dengan membangun jaringan transport yang canggih dan dapat diprogram, serta 5G ready, dan didukung teknologi segment routing IPv6 (SRv6).

    Dalam pembangunan jaringan tersebut, Indosat bangun jaringan memilih Huawei Indonesia, yang menyediakan fungsi routing cerdas SRv6 yang memungkinkan jalur routing deterministik dan jaminan latency.Hal ini juga memungkinkan tersedianya jaringan yang simple, scalable, agile, dan andal untuk memenuhi kebutuhan pelanggan segmen retail dan bisnis.

    Rencananya, Indosat bangun jaringan tersebut akan dilakukan pada area utama Jabodetabek, Surabaya dan wilayah Jawa Timur lainnya serta Bali. Dan pembangunan itu menjadi implementasi pertama teknologi tersebut secara komersial di Asia Pacific.

    Penerapan teknologi baru ini, bersama dengan perluasan jaringan serat optik Indosat Ooredoo, akan memungkinkan cloud computing dengan konektivitas data yang lebih cepat untuk melayani komunitas digital dengan metode yang jauh lebih otomatis.

    “Pembangunan jaringan tersebut merupakan bagian dari perjalanan transformasi digital Indosat Ooredoo, sekaligus menjawab kebutuhan pelanggan retail dan bisnis yang semakin meningkat untuk cloud computing, layanan IoT, kebutuhan jaringan yang on-demand dan scalable. Untuk itu kami memilih bermitra dengan Huawei untuk membangun infrastruktur jaringan generasi baru yang dapat diprogram dengan menghadirkan jaringan transport 5G-ready berbasis SRv6 pertama di Asia Pasifik,” ungkap Medhat Elhusseiny, Chief Technology and Information Officer Indosat Ooredoo.

    Langkah ini juga diharapkan oleh Medhat dapat memberikan nilai lebih dan meningkatkan pengalaman pelanggan nya untuk layanan digital terutama untuk aplikasi yang real-time dan sensitif terhadap latency.

    “Huawei Indonesia telah mendukung Indosat Ooredoo selama bertahun-tahun, dan sebuah kehormatan bagi kami dapat mendukung Indosat Ooredoo untuk membangun jaringan transport IP berbasis SRv6 yang cerdas dan berorientasi 5G,” ujar Andy Ma, CEO Huawei Indonesia Carrier Business.

    Andy juga menerangkan bahwa Huawei telah meluncurkan solusi SLA IP pertama di industri untuk menyediakan layanan transmisi premium bagi berbagai industri vertikal di era 5G. Solusi tersebut telah digunakan secara luas di beberapa operator terkemuka di seluruh dunia. “Huawei mengantisipasi membuat jaringan transport IP bahkan lebih cerdas melalui kerjasama berkelanjutan kami dengan Indosat Ooredoo,” ungkapnya.

    Memang salah satu elemen kunci dalam mempersiapkan layanan masa depan adalah transformasi jaringan transport. Apalagi, menghadapi era 5G nanti. (Icha)

  • DUkung UMKM, IM3 Ooredoo Buat Paket IMPreneur

    DUkung UMKM, IM3 Ooredoo Buat Paket IMPreneur

    Telko.id – Saat pandemic, UMKM menjadi garda terdepan bagi perekonomi Indonesia. Untuk itu, Indosat Ooredoo melalui IM3 Ooredoo menghadirkan paket terbarunya yakni paket IMPreneur.

    Paket ini merupakan paket bisnis yang didesain khusus untuk pelaku UMKM yang memungkinkan mereka membagikan benefit paketnya ke seluruh tim-nya hingga 25 orang. Melalui paket ini, IM3 Ooredoo memberikan kemudahan agar bisnis bisa dijalankan dari mana saja dan membantu antar anggota karyawan atau tim bisnisnya agar tetap terkoneksi.

    Di masa pandemi yang masih terus berlangsung, para pelaku usaha terpaksa harus mengubah strategi pemasaran tradisional menjadi serba digital untuk mencapai target pasar yang lebih luas.

    Selain itu, pemilik bisnis harus bisa mengelola biaya komunikasi dan internet agar tetap efisien dalam melakukan berbagai kegiatan pemasaran, penjualan, distribusi, dan koordinasi antar sesama karyawan.

    Dengan Paket ini, pelanggan bisa menikmati kuota besar hingga 320GB, Nelpon & SMS sepuasnya ke seluruh pelanggan IM3 Ooredoo, Nelpon ke Operator lain hingga 500 menit dan kuota aplikasi yang dapat dibagikan ke seluruh karyawan dan tim bisnisnya.

    “Paket IMPreneur merupakan solusi komunikasi yang kami hadirkan sebagai bentuk nyata kepedulian Indosat Ooredoo untuk membantu UMKM terdampak dan dapat lebih fokus mengarahkan bisnisnya di sektor digital marketing. Kami berharap, Paket ini dapat mempermudah kolaborasi dan menjaga produktivitas agar UMKM dapat tetap bertahan dan berkembang dalam kondisi yang penuh tantangan seperti saat ini,” ungkap Bayu Hanantasena, Chief Business Officer Indosat Ooredoo menjelaskan.

    Paket ini bisa dinikmati oleh seluruh pelanggan IM3 Ooredoo, baik prabayar maupun pascabayar, mulai dari paket IMPreneur FIT dengan harga Rp 50 ribu untuk mendapatkan kuota 10GB hingga paket IMPreneur PRO dengan kuota internet hingga 320GB dan 500 menit nelpon ke semua operator yang bisa dibagikan ke hingga 25 orang.

    Kuota aplikasi yang didapat bisa digunakan untuk mengakses media sosial seperti Instagram, Facebook, Whatsapp serta mengakses marketplace Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Traveloka, hingga aplikasi dompet elektronik seperti OVO, Gopay, dan Dana. Paket IMPreneur dapat diaktifkan dengan mudah melalui *123*456# atau aplikasi myIM3 atau kunjungi Gerai Indosat Ooredoo terdekat di kota mu. (Icha)