Tag: Indosat

  • Indosat Catat Total Pendapatan Tumbuh 7,9% Pada Triwulan I 2020

    Indosat Catat Total Pendapatan Tumbuh 7,9% Pada Triwulan I 2020

    Telko.id – Indosat Ooredoo mencatat total pendapatan tumbuh 7,9% pada triwulan I 2020 dibandingkan dengan tahun lalu menjadi Rp6,5 triliun, Pendapatan seluler tumbuh sebesar 10,6% dibandingkan tahun lalu menjadi Rp5,4 triliun, dan EBITDA mencapai Rp2,4 triliun atau meningkat sebesar 10,4% dibandingkan tahun lalu.

    Jumlah pelanggan seluler tercatat sebanyak 56,2 juta pada akhir Maret 2020, dan rata-rata pendapatan per pelanggan (ARPU) meningkat menjadi Rp29,6 ribu, dari sebelumnya Rp 26,5 ribu periode yang sama tahun lalu, yang terutama diakibatkan oleh peningkatan traffic Data sebesar 63%.

    “Membangun atas momentum pertumbuhan tahun 2019, kami kembali menghasilkan kinerja yang kuat di triwulan I 2020 ini. Sejauh ini Kami berada di posisi yang sesuai dengan rencana turnaround 3 tahun Perusahaan, berharap momentum positif ini akan terus berlanjut di triwulan yang akan datang,” ungkap Ahmad Al-Neama, President Director & CEO Indosat Ooredoo dalam pernyataan tertulisnya (29/04).

    Baca juga : Tahun 2019, Kinerja Indosat Ooredoo Catat Pertumbuhan Pendapatan 12,9%

    Ahmad menambahkan bahwa saat ini, “Kami juga mempercepat rencana penggelaran jaringan kami untuk memastikan semua orang dapat tetap terhubung. Langkah-langkah juga telah diambil unuk mendukung kelangsungan bisnis pelanggan korporat kami. Kami juga terus mendukung inisiatif Pemerintah Indonesia untuk menghadapi masa sulit ini. Kami tetap berkomitmen untuk mempercepat ekonomi digital Indonesia dengan memberikan dukungan untuk membantu negara kita mengatasi pandemi ini.”

    Pendapatan operator ini tercatat sebesar Rp6.523,1 miliar pada triwulan I tahun 2020, meningkat sebesar Rp476,9 miliar atau naik 7,9% dibandingkan triwulan I tahun 2019. Layanan Seluler, MIDI, dan Telekomunikasi Tetap milik Indosat Ooredoo masing-masing memberikan kontribusi sebesar 82%, 15%, dan 3% terhadap pendapatan usaha konsolidasian yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2020.

    Indosat Ooredoo membukukan rugi bersih sebesar Rp605,6 miliar atau naik sebesar Rp313,1 milliar dibandingkan rugi bersih di TW1 2019 yang utamanya disebabkan oleh dampak penyesuaian organisasi dan rugi selisih kurs.

    Indosat Ooredoo mengakhiri triwulan I tahun 2020 dengan total basis pelanggan seluler sebesar 56,2 juta, naik sebesar 5,4% dibandingkan triwulan I tahun 2019 sebagai hasil dari penawaran produk yang baik serta kualitas jaringan yang baik.

    Saat ini perusahaan mengoperasikan total 133,186 BTS pada 31 Maret 2020 yang meningkat sebesar 51.680 BTS dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sampai dengan saat ini, Indosat Ooredoo mengoperasikan sebanyak total 52.174 BTS 4G. (Icha)

     

     

  • Sambut Ramadhan, Indosat Tingkatkan 60% Kapasitas Layanan Datanya

    Sambut Ramadhan, Indosat Tingkatkan 60% Kapasitas Layanan Datanya

    Telko.id – Sambut ramadhan, Indosat Ooredoo meningkatkan kapasitas layana data sekitar 60% untuk menghadapi situasi pandemic Covid-19 yang saat ini. Bahkan beberapa kota telah melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berdampak pada meningkatnya kebutuhan telekomunikasi pelanggan.

    Tidak hanya itu, operator ini pun telah melakukan optimalisasi jaringan sejak munculnya anjuran belajar dan bekerja dari rumah. Tingginya kebutuhan telekomunikasi pelanggan tercermin dari peningkatan trafik data sekitar 24% dan trafik telpon sekitar 11% dibandingkan hari biasa. Aplikasi yang paling banyak digunakan oleh pelanggan antara lain YouTube, WhatsApp, Facebook, dan Instagram dengan kota yang tercatat mengalami peningkatan tertinggi berada di wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

    Baca juga : Langkah Strategis Indosat Ooredoo Terkait Covid-19

    Indosat Ooredoo sendiri memprediksikan selama bulan Ramadhan ini akan terjadi peningkatan layanan data sebesar 20% dibanding hari normal terutama di situasi yang berkembang belakangan ini.

    “Kami berkomitmen untuk mendukung Pemerintah dan masyarakat Indonesia di tengah situasi sulit pandemi Covid-19 ini dengan menyediakan layanan terbaik bagi pelanggan. Melihat situasi terkini, dimana kebutuhan telekomunikasi pelanggan meningkat saat pergerakan terbatas, kami berupaya memastikan jaringan tetap optimal baik di perkotaan maupun pedesaan, karena apapun kondisinya, silaturahmi menjadi yang yang penting. Kami berharap semua akan segera membaik dan masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala,” ungkap Vikram Sinha, Director & Chief Operating Officer Indosat Ooredoo.

    Area pemukiman menjadi salah satu yang menjadi target operator dalam mengoptimalkan jaringan datanya. Wilayah tujuan mudik pun menjadi fokus dari langkah tersebut. Untuk tujuan mudik di Jawa seperti Bandung, Garut, Tasikmalaya, Cirebon, Tegal, Purwokerto, Semarang, Yogyakarta, Solo, Malang, Surabaya, Jember, sampai dengan Banyuwangi. Lalu di luar Jawa seperti Lampung, Pekanbaru, Palembang, Medan, Pontianak, Samarinda, Banjarmasin, dan Makassar.Dan tentu saja Jabodetabek juga menjadi perhatian operator ini karena memang banyak yang tidak pulang kampung atau mudik.

    Untuk pemantauan kualitas jaringan dan layanan di seluruh Indonesia juga terus dilakukan melalui Indosat Ooredoo Network Operation Center (INOC) dan Indosat Ooredoo Service Operation Center (ISOC) yang memantau lebih dari 400 titik dengan lebih dari 1500 karyawan yang melakukannya selama masa Siaga Lebaran untuk memastikan seluruh pelanggan tetap lancar berkomunikasi.

    INOC2

    Indosat Ooredoo melalui IM3 Ooredoo, juga mengeluarkan kampanye “Tidak Ada yang Lebih Penting dari Silaturahmi” yang didukung dengan paket Freedom Kuota Harian. Kampanye ini ingin memberikan semangat kepada masyarakat Indonesia bahwa budaya silaturahmi tidak boleh luntur, terlepas dari keterbatasan yang harus dihadapi. Bagaimanapun, bulan Ramadan akan selalu memiliki makna sebagai bulan suci yang membawa berkah serta menjadi momen untuk kembali mendekatkan diri dengan keluarga dan kerabat terdekat.

    Sebagai bentuk dukungan, IM3 Ooredoo menghadirkan paket Freedom Kuota Harian yang memberikan kuota harian dengan harga yang lebih terjangkau, untuk memastikan agar setiap harinya konsumen bisa memiliki kuota internet yang cukup untuk bersilaturahmi bersama teman dan keluarga setiap hari. Lebih dari itu, IM3 Ooredoo juga akan mendonasikan Rp2.000 dari setiap aktivasi paket Freedom Kuota Harian untuk penanganan Covid-19.

    Layanan pelanggan Indosat Ooredoo juga selalu siap membantu pelanggan dan tersedia di berbagai saluran seperti aplikasi MyIM3, call center 185, media sosial Twitter dan Facebook Messenger, serta website indosatooredoo.com. (Icha)

     

     

  • Indosat Ooredoo Tunjuk Medhat Elhusseiny Sebagai CTO Baru

    Indosat Ooredoo Tunjuk Medhat Elhusseiny Sebagai CTO Baru

    Telko.id – Indosat Ooredoo, perusahaan digital terdepan di Indonesia, mengumumkan perubahan pada tim kepemimpinan dengan ditunjuknya Medhat Elhusseiny sebagai Chief Technology and Information Officer menggantikan Dejan Kastelic, efektif per 1 Mei 2020 menunggu proses penyelesaian ijin kerja. Dengan lebih dari 26 tahun pengalaman, Medhat akan meneruskan memimpin direktorat teknologi melaksanakan strategi 3 tahun Indosat Ooredoo ke depan.

    “Kami berterima kasih atas waktu dan energi yang Dejan dedikasikan selama beberapa tahun terakhir untuk kemajuan Indosat Ooredoo. Berkat kepemimpinannya, kami berhasil menjadi operator dengan pembangunan BTS 4G terbanyak di Indonesia. Kami berharap yang terbaik untuk Dejan di tempat yang baru,” ujar President Director & CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama.

    Baca juga : Langkah Strategis Indosat Ooredoo Terkait Covid-19

    Medhat sebelumnya menjabat sebagai Chief Technology and Digital Transformation Officer di Robi Axiata yang berlokasi di Bangladesh dan sebagai Head of Technology/Projects, South Asia Region untuk Axiata Group yang berlokasi di Malaysia. Sebelumnya, Medhat bekerja di berbagai group telekomunikasi seperti Telenor, VimpelCom (VEON), Orascom Telecom, AT&T dan Lucent Technologies di berbagai lintas peran Teknologi, Digital Transformation, Corporate Strategy, PMO, dan Business Development.

    Medhat memiliki gelar M.Sc. di Telecommunications Engineering dari Mesir, MBA dari Maastricht School of Management, Belanda, Master Certificate di Project Management dari Stevens Institute of Technology, Amerika, dan juga pernah belajar di London Business School dan INSEAD.

    “Kami menyambut Medhat bergabung dalam keluarga besar Indosat Ooredoo untuk memberikan layanan telekomunikasi terbaik bagi pelanggan. Kami yakin dengan pengalaman luas Medhat di bidang teknologi dan telekomunikasi, akan berkembang lebih cepat menghadirkan jaringan yang dapat diunggulkan untuk kebutuhan komunikasi pelanggan di seluruh Indonesia. Energi baru dari pengalaman beliau selama ini akan menambah kekuatan kepemimpinan tim dalam menjalankan bisnis di masa yang menantang ini.” tutup Ahmad. (Icha)

     

     

  • Jelang Ramadhan dan Lebaran, IM3 Ooredoo Luncurkan Freedom Kuota Harian

    Jelang Ramadhan dan Lebaran, IM3 Ooredoo Luncurkan Freedom Kuota Harian

    Telko.id – Ramadhan dan lebaran tahun ini, pasti tidak akan seperti biasanya seiring dengan pandemi Covid-19. Kegiatan “ngabuburit”, buka puasa bersama, hingga perjalanan mudiksaat Lebaran dihimbau agar tidak dilakukan,guna untuk mendukung kebijakan physical distancing sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19 di Indonesia. Tapi, silaturahmi harus tetap jalan terus.

    Fenomena tersebut menginspirasi IM3 Ooredoo untuk membangun kampanye Ramadan yang bertajuk “Tidak ada yang lebih penting dari Silaturahmi”. Kampanye ini ingin memberikan semangat kepada masyarakat Indonesia bahwa budaya silaturahmi tidak boleh luntur, terlepas dari keterbatasan yang harus dihadapi.

    Baca juga : Langkah Strategis Indosat Ooredoo Terkait Covid-19

    Bagaimanapun, bulan Ramadan akan selalu memiliki makna sebagai bulan suci yang membawa berkah serta menjadi momen untuk kembali mendekatkan diri dengan keluarga dan kerabat terdekat.

    Sebagai bentuk dukungan, IM3 Ooredoo menghadirkan paket Freedom Kuota Harian yang memberikan kuota harian dengan harga yang lebih terjangkau, untuk memastikan agar setiap harinya konsumen bisa memiliki kuota internet yang cukup untuk bersilaturahmibersama teman dan keluarga setiap hari.

    Lebih dari itu, IM3 Ooredoo juga akan mendonasikan Rp2.000 dari setiap aktivasi paket Freedom Kuota Harian untuk penanganan Covid-19.

    “Situasi sulit ini merupakan ujian berat bagi semua elemen masyarakat, namun harus tetap dijalani. Melalui kampanye ini, IM3 Ooredoo ingin membuktikan bahwa melakukan physical distancing selama Ramadan, bukan berarti memutus tali Silaturahmi. Masyarakat bisa terhubung setiap harinya dengan paket Freedom Kuota Harian, sehingga ibadah Ramadan tetap dapat fokus dijalankan meskipun tetap di rumah,” ungkap Ritesh Kumar Singh, Chief Marketing OfficerIndosat Ooredoo menyampaikan dalam peluncurannya melalui virtual hari ini (16/04).

    Pelanggan dapat menikmati paket Freedom Kuota Harian dengan masa aktif yang sama dengan jumlah kuotautamanya,mulai dari Rp19.900 untuk kuota 7GB dengan masa aktif 7hari, Rp39.900 untuk kuota 14 GB masa aktif 14 hari,hingga Rp74.900 untuk kuota 28 GB dengan masa aktif 28 hari. Pelanggan tetap dapat terhubung dengan kuota 1GB per hari, tanpa khawatir pulsa terpotong saat kuota habis karena paket ini dilengkapi dengan benefit Pulsa Safe.

    Cara untuk menikmati paket Freedom Kuota Harian sangat mudah, pelanggan bisa mendapatkannya melalui *123# atau aplikasi myIM3 yang dapat di-download di Google Play Store atau AppStore.

    Untuk melengkapi kampanye Ramadan kali ini, IM3 Ooredoo menggandeng para musisi muda tanah air yaitu Baskara Putra, Sal Priadi, Kunto Aji, dan Yura Yunita dalam merilis anthem‘Ramai Sepi Bersama’, yang bertujuan untuk menghidupkan semangat optimisme dan harapan bangsa ditengah pandemi yang sedang kita alami.

    Seluruh proses kampanye Ramadan IM3 Ooredoo mulai dari pembuatan musik,iklan televisi, hingga materi komunikasi lainnya dilakukan secara remote dari kediaman masing-masingdengan mengandalkan kuota internet serta jaringan Indosat Ooredoo, yang memungkinkan para pihak untuk berkolaborasi melalui platform chat, video call, dan email.

    Kampanye Ramadan IM3 Ooredoo membuktikan bahwa di tengah keadaan sulit sekalipun, semangat kolaborasi untuk berkarya bisa tetap hidup dan menginspirasi kita semua. (Icha)

     

  • 92% Karyawan Indosat Yang Kena PHK Akan Dapat Pesangon 15 April

    92% Karyawan Indosat Yang Kena PHK Akan Dapat Pesangon 15 April

    Telko.id – Akhirnya, 92% dari total 677 karyawan Indosat yang terdampak reorganisasi sudah terima kompensasi. Setidaknya, perusahaan telah mengalokasikan Rp 663 miliar, dimana tahap pertama sebesar Rp 343 miliar akan dibayarkan sebelum 15 April. Belum termasuk bonus 2019 sebesar Rp18,3 Miliar.

    Reorganisasi yang dilakukan oleh Indosat ini merupakan sebagian dari Strategi Tiga Tahun-nya untuk bertransformasi menjadi brand yang lebih gesit dan terpercaya telah diterima dengan baik oleh karyawannya.

    “Dengan dimulainya langkah-langkah ini, reorganisasi struktur perusahaan sebagian besar telah selesai,” demikian disampaikan Director & Chief Human Resources Officer Indosat Ooredoo, Irsyad Sahroni di Jakarta, Kamis (2/4/2020).

    Baca juga : 90% Karyawan Terdampak PHK Indosat Setuju Paket Yang Tawarkan

    “Kami memahami bahwa ini adalah saat yang sulit bagi karyawan kami. Indosat Ooredoo berkomitmen untuk memperlakukan semua orang dengan rasa hormat dan penghargaan. Kami akan mengeksplorasi semua opsi yang memungkinkan untuk memberikan dukungan dan untuk memperingan dampak pada rekan-rekan kami,” ungkap Irsyad menambahkan.

    Itu sebabnya, perusahaan ini pun mengadakan pelatihan dan dukungan pasca-kerja untuk karyawan yang terkena dampak pada akhir Februari lalu.

    “Kami juga gembira bahwa mitra Managed Services berkelas dunia, Ericsson, telah mulai merekrut banyak karyawan kami yang terkena dampak untuk mulai bekerja di bawah payung perusahaannya,” tambahnya.

    Irsyad menambahkan perusahaan saat ini sedang melalui proses mediasi dengan 52 karyawan yang terkena dampak yang memutuskan untuk menolak tawaran kompensasi dan melalui penyelesaian perselisihan hubungan industrial.

    “Memang benar beberapa karyawan yang terkena dampak memutuskan untuk melakukan penyelesaian perselisihan hubungan industrial, dan kami menghormati dan mengikuti proses yang mengacu pada prosedur dan hukum yang berlaku,”ujar Irsyad.

    Dan, proses tersebut dimulai dengan pertemuan bipartit yang dilakukan pada akhir Februari lalu dan dilanjutkan dengan proses mediasi yang dipimpin oleh masing-masing Kantor Tenaga Kerja setempat sebelum merebaknya Covid-19. Indosat pun berjanji akan selalu mengikuti semua proses yang sesuai dengan Hukum yang berlaku dan diatur oleh Kantor Tenaga Kerja dan Pemerintah.

    Sebelumnya, Irsyad juga sempat menyampaikan bahwa langkah reorganisasi ini untuk dapat meningkatkan kinerja Indosat Ooredoo, membantu perusahaan untuk tetap kompetitif di tengah tantangan disrupsi, mengoptimalkan layanan, dan menghadirkan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan. Sehingga kedepan, Indosat Ooredoo dapat menjadi perusahaan telekomunikasi digital terdepan yang terpercaya. (Icha)

     

  • Indosat Ooredoo Digital Camp Hadir Kembali, Belajar nya Online!

    Indosat Ooredoo Digital Camp Hadir Kembali, Belajar nya Online!

    Telko.id – Pada masa pandemi Covid-19 saat ini, dimana masyarakat diminta untuk tetap di rumah, belajar dan bekerja dari rumah. Indosat Ooredoo pun akan memberikan 10.000 beasiswa yang ditawarkan dalam program Indosat Ooredoo Digital Camp atau IDCamp dengan program pembelajaran secara online adalah salah satu solusi yang diberikan oleh Indosat Ooredoo.

    IDCamp ini tetap dilakukan oleh Indosat karena memang teknologi digital telah memasuki kehidupan banyak orang di seluruh dunia untuk memudahkan kehidupan mereka. Di sisi lain, kebutuhan akan talenta digital juga terus meningkat untuk menjawab semakin tingginya ketergantungan masyarakat pada produk teknologi digital berupa aplikasi yang digunakan sehari-hari.

    Baca juga : Belajar dari Rumah, Indosat Ooredoo Berikan Kuota Gratis Selama 30 Hari

    IDCamp 2020 yang akan mulai membuka pendaftaran peserta hari ini, meningkatkan cakupan yang diberikan pada pelatihan utama, mulai dari tingkatan dasar, pemula, menengah, mahir, hingga profesional dengan alur belajar Android Developer, Front-End Web Developer, iOS Developer, dan Machine Learning Developer.

    Selain itu, IDCamp 2020 memberikan pelatihan tambahan untuk tingkatan dasar dengan alur belajar Fundamental Programming. Persyaratan untuk mengikuti program IDCamp 2020 ini juga sangat mudah yaitu terbuka bagi semua warga negara Indonesia, berusia tidak lebih dari 29 tahun, dan yang terbaru adalah dibukanya pendaftaran untuk guru SMA/SMK.

    “Kami menyadari bahwa bahasa coding sangat bermanfaat di masa depan, dimana teknologi digital akan memasuki banyak kehidupan manusia. Melalui program IDCamp, Indosat Ooredoo sebagai perusahaan teknologi digital terdepan di Indonesia berkomitmen untuk berperan aktif mendorong munculnya talenta digital muda Indonesia yang mampu menciptakan solusi yang dibutuhkan oleh masyarakat,” ungkap Ahmad Al-Neama, President Director & CEO Indosat Ooredoo.

    Menurut Neama, langkah ini merupakan sebuah wujud kepedulian sosial Indosat untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, memberikan sertifikasi para developer muda agar dapat bersaing dengan talenta global, membangun ekosistem digital di Indonesia, dan pada akhirnya berkontribusi pada ekonomi digital Indonesia.

    “Program ini juga menjadi relevan dengan kondisi pandemi Covid-19 saat ini dimana kita semua diminta untuk melakukan aktivitas di rumah,” ujarnya.

    Bersamaan dengan dimulainya IDCamp 2020, Indosat Ooredoo turut menggelar IDCamp Developer Challenge yang mengajak para developer muda Indonesia membuat aplikasi inovatif untuk mengurangi penyebaran wabah Covid-19.

    “Kami mengapresiasi langkah Indosat Ooredoo untuk bekerjasama dengan Pemerintah RI melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini. Bentuk inisiatif yang dilakukan Indosat Ooredoo ini adalah melalui pelatihan Coding untuk mendorong para developer membangun berbagai aplikasi yang dibutuhkan masyarakat dalam menghadapi pandemic Covid-19 termasuk aplikasi yang mendukung physical distancing.

    “Dengan adanya program ini walaupun masyarakat Indonesia harus melakukan physical distancing, misalnya dengan bekerja di rumah (atau Work From Home) tetapi tetap mampu melakukan hal-hal produktif. Kita tetap bisa belajar dan berkaya dengan baik. Jadi, sambil memutuskan rantai penyebaran Covid19, kita tetap mampu menuntut ilmu dan menghasilkan karya produktif,” ungkap Semuel Abrijani Pangerapan, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia menanggapi program dari Indosat Ooredoo tersebut.

    Menurut nya, program Indosat Ooredoo ini adalah salah satu contohnya yaitu mendorong talenta mudah Indonesia tetap produktif sekaligus meningkatkan kapasitas talenta mereka di era digital ini. Kami tentunya berharap situasi sekarang ini akan segera membaik sehingga masyarakat dapat beraktivitas normal kembali.

    IDCamp adalah implementasi dari program tanggung jawab perusahaan (CSR) di pilar Pendidikan, yang pada penyelenggaraan tahun kedua ini memberikan beasiswa pelatihan coding secara online untuk meningkatkan kapasitas talenta muda Indonesia, baik soft skills maupun hard skills, sekaligus memperluas akses dan kesempatan mereka bekerja pada industri digital saat ini.

    Indonesia sendiri memerlukan 9 juta talenta digital untuk mendukung pengembangan ekonomi mulai tahun 2015 hingga tahun 2030 mendatang, atau sekitar 600.000 talenta digital per tahun, dimana kemampuan Bahasa coding menjadi salah satu kompetensi yang harus ditingkatkan.

    IDCamp 2020 akan melakukan roadshow di 10 universitas, 10 SMA/SMK, dan 10 komunitas developer di 10 kota di seluruh Indonesia. Batas waktu pendaftaran adalah dimulai hari ini sampai dengan 24 Juli 2020 dengan masa penyelesaian pelatihan secara online, untuk tingkat dasar dan pemula, dimulai 30 Maret s.d. 31 Juli 2020. Sementara itu, untuk tingkat menengah sampai tingkat profesional pelatihan online dimulai sejak 19 Juni 2020 s.d. 24 Februari 2021.

    Informasi lebih lanjut dapat dilihat pada website idcamp.indosatooredoo.com, maupun sosial media Instagram @idcamp, Facebook IDCamp Indosat Ooredoo, dan Twitter @idcamp_indosat. Peserta juga dapat menghubungi alamat email resmi idcamp@indosatooredoo.com untuk bertanya seputar IDCamp 2020. (Icha)

  • Belajar dari Rumah, Indosat Ooredoo Berikan Kuota Gratis Selama 30 Hari

    Belajar dari Rumah, Indosat Ooredoo Berikan Kuota Gratis Selama 30 Hari

    Telko.id – Saat ini pemerintah Indonesia membuat kebijakan Belajar dari Rumah, di mana, kegiatan belajar-mengajar di gedung sekolah atau kampus perguruan tinggi ditiadakan sementara, sehingga proses pembelajaran diarahkan secara online melalui platform digital. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk menekan penyebaran virus Corona (COVID-19) di Indonesia.

    Sejalan dengan komitmen Indosat Ooredoo untuk selalu memberikan kontribusi bagi negeri terutama dalam hal pemerataan pendidikan, Indosat Ooredoo melalui brand IM3 Ooredoo mendukung penuh proses pembelajaran jarak jauh dengan memberikan akses internet gratis ke beberapa platform pembelajaran digital terkemuka di Asia Tenggara diantaranya Ruangguru, Quipper, Sekolahmu.com, dan Rumah Belajar.

    Baca juga : Langkah Strategis Indosat Ooredoo Terkait Covid-19

    Melalui program ini, IM3 Ooredoo mendukung kegiatan belajar di rumah dengan memberikan kuota gratis 30GB untuk mengakses aplikasi belajar online bagi semua pengguna IM3 Ooredoo. Kuota gratis 30GB bisa diperoleh melalui aplikasi myIM3 atau *123*369# dan berlaku selama 30 hari sejak diaktifkan.

    Kuota internet gratis ini juga dapat dimanfaatkan untuk mengakses ke lebih dari 60 platform e-Learning dan situs resmi dari universitas-universitas di Indonesia agar mahasiswa dan dosen tetap dapat melanjutkan proses perkuliahan selama krisis COVID-19 berlangsung, tanpa menghabiskan kuota internet mereka.

    Sementara itu untuk memenuhi kebutuhan komunikasi pelanggan selama bekerja di rumah, IM3 Ooredoo memberikan diskon hingga 30% untuk beberapa paket internet yang tersedia di myIM3 atau di *123*52# . Pelanggan bisa menikmati kuota hingga 50GB yang dapat digunakan selama 30 hari dan dilengkapi dengan benefit Pulsa Safe yang menjaga agar pulsa pengguna tidak terpotong saat kuota habis.

    “Saat ini proses belajar-mengajar, kegiatan sekolah, dan bekerja dirasakan sangat berbeda dari biasanya karena adanya penerapan social distancing, dan sebagai dampaknya kami memahami kebutuhan berinteraksi secara online atau digital akan meningkat secara signifikan. Oleh karena itu, sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah untuk memfasilitasi pelajar yang mengikuti ajakan #BelajarDiRumah, kami memberikan kuota gratis 30GB yang dapat digunakan untuk mengakses platform belajar online sehingga mereka tetap semangat belajar meskipun dari rumah,” ujar Ahmad Al-Neama, President Director & CEO Indosat Ooredoo.

    Pemberian kuota gratis 30GB selama 30 hari semakin melengkapi program CSR Indosat Ooredoo untuk menunjang kebutuhan digital masyarakat yang pada sementara waktu ini diharuskan bekerja dari rumah, begitu juga dengan siswa yang melakukan belajar dari rumah.

    Lebih dari itu, Indosat Ooredoo juga bekerjasama dengan lembaga pendidikan yang menggunakan solusi bisnis Indosat Ooredoo Business dengan menyediakan kapasitas bandwidth ekstra gratis layanan internet dedicated yang ada saat ini untuk mendukung perkuliahan secara online.

    Untuk informasi lebih lanjut mengenai program CSR Indosat Ooredoo dalam menanggapi Covid-19, pelanggan dapat mengakses website http://im3ooredoo.com/belajardirumah. (Icha)

     

  • Langkah Strategis Indosat Ooredoo Terkait Covid-19

    Langkah Strategis Indosat Ooredoo Terkait Covid-19

    Telko.id – Penyebaran Covid-19 secara global memberikan pengaruh kepada kita semua. Saat ini, Pemerintah Indonesia secara aktif melakukan berbagai upaya dan kebijakan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19 di Indonesia.

    Indosat Ooredoo percaya bahwa pada situasi seperti saat ini, teknologi digital dapat mengubah cara orang-orang melakukan kegiatan sehari-harinya, dan teknologi digital dapat menjadi alat berharga di masa sulit ini. Sejalan dengan komitmen untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, Indosat Ooredoo selalu berupaya memberdayakan komunitas di saat yang dibutuhkan, melalui beberapa komitmen utama bagi pelanggan, karyawan, dan juga untuk negara.

    Baca juga : Indosat Ooredoo Dapat Dukungan GSMA Uji Coba Teknologi OpenRAN

    Mengusung kampanye #StayHomeStayConnected, Indosat Ooredoo berkomitmen mendukung cara hidup digital agar tetap produktif selama masa tersebut dan berperan dalam membantu pelanggan, komunitas, dan karyawan untuk lebih kuat menghadapinya.

    Untuk Pelanggan dan Komunitas

    Kami memahami bahwa sehubungan dengan arahan menjaga jarak atau kontak di antara masyarakat, menjadi sangat penting bagi masyarakat Indonesia untuk tetap terhubung dan kebutuhan berinteraksi secara online atau digital akan meningkat signifikan. Kami juga mengerti bahwa pelajar akan terdampak pada kegiatan belajar mengajar karena sekolah atau kampus yang ditutup.

    Sebagai upaya untuk mengurangi beban masyarakat melewati masa sulit ini menghadapi pandemi COVID-19 ini dan untuk tetap membuat mereka terus terhubung saat melakukan pekerjaan dari rumah, belajar dari rumah, dan mengurangi kontak sosial sebagaimana kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah, Indosat Ooredoo hari ini mengeluarkan program:

    Perkuliahan Online

    Bekerja sama dengan beberapa lembaga pendidikan yang menggunakan solusi Indosat Ooredoo Business dengan menyediakan kapasitas bandwidth ekstra gratis dari layanan internet yang digunakan untuk mendukung perkuliahan secara online.

    Gratis Pengiriman SIM Online

    Pelanggan dapat mengisi ulang atau membeli kartu SIM prabayar & pascabayar baru tanpa keluar dari rumah mereka. Pengiriman SIM online Gratis di beberapa daerah, terutama di Jakarta. Kami juga memiliki kemitraan dengan aplikasi seperti Gojek/Grab/Tokopedia/Shopee untuk pengisian online dan pembayaran tagihan.

    Kinerja Jaringan Telekomunikasi

    Mengantisipasi kebutuhan yang meningkat untuk koneksi data cepat, kami juga memastikan performansi jaringan dalam mendukung komunikasi lancar bagi pelanggan, termasuk kesiapan kapasitas jaringan untuk melayani peningkatan trafik atau kebutuhan koneksi telekomunikasi saat ini. Dalam satu bulan terakhir kami belum melihat adanya kenaikan yang signifikan untuk trafik Data dan Voice.

    Layanan Digital Pelanggan

    Service center juga selalu siap untuk membantu pelanggan di Gerai Indosat Ooredoo di seluruh Indonesia, namun kami tetap mengimbau agar pelanggan dapat memaksimalkan channel digital seperti: website indosatooredoo.com, layanan mandiri lewat aplikasi MyIM3, Live Chat (Indira) melalui MyIM3, Twitter @indosatcare, dan Facebook Messenger IM3 Ooredoo.

    Gratis telepon ke nomor hotline Halo Kemenkes

    Mendukung setiap pelanggan baik nomor prabayar maupun pascabayar yang membutuhkan informasi atau dukungan dari Kementerian Kesehatan, Indosat Ooredoo memberikan akses telepon gratis ke hotline Virus Corona 119 ext 9 atau 1500-567.

    Bagi Karyawan Indosat Ooredoo

    Indosat Ooredoo menempatkan kesehatan karyawan menjadi yang utama dan terpenting untuk saat ini dan seterusnya. Memastikan karyawan kami tetap aman, kami melaksanakan “Working from Home Drill” mulai Senin, 16 Maret 2020 sampai pemberitahuan selanjutnya.

    Kami melakukan kerja jarak jauh dan tetap produktif sesuai semangat “Digital Ways of Working” yang telah diterapkan di perusahaan kami. Digital Ways of Working memungkinkan karyawan bekerja secara mobile dari rumah atau lokasi lain di luar kantor dan sudah diimplementasikan sejak 2016, yang telah dilengkapi dengan aplikasi Digi Office, dimana karyawan perlu menginformasikan pekerjaan dan lokasi selama waktu kerja jarak jauh.

    “Kami ingin mendorong mereka untuk #StayHomeStayConnected dengan dukungan kami bagi kebutuhan digital mereka untuk menghindari penyebaran lebih lanjut. Perusahaan juga mengambil beberapa upaya untuk melindungi karyawannya dan memastikan keselamatan mereka, sementara itu perusahaan terus mempertahankan layanan terbaik bagi pelanggan dalam menghadapi situasi yang menantang saat ini,” ujar Ahmad Al-Neama, President Director & CEO Indosat Ooredoo. (Icha)

     

  • Indosat Ooredoo Dapat Dukungan GSMA Uji Coba Teknologi OpenRAN

    Indosat Ooredoo Dapat Dukungan GSMA Uji Coba Teknologi OpenRAN

    Telko.id – Indosat Ooredoo bekerja sama dengan Telecom Infra Project (TIP) dan dengan dukungan penuh dari GSMA, hari ini mengumumkan akan menerapkan teknologi OpenRan di Indonesia untuk menciptakan efektivitas biaya dan mempercepat pemerataan digital.

    Indosat Ooredoo akan menjadi operator pertama yang mendapatkan dukungan penuh dari GSMA untuk menyelenggarakan uji coba lapangan (field trials) OpenRAN di Asia, yang akan diselanggarakan pada bulan April 2020.

    Uji coba lapangan juga akan dilakukan di BTS USO yang terletak di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) di Indonesia setelah nanti pada evaluasi terhadap uji coba awal menunjukan hasil positif.

    Secara paralel dengan uji coba lapangan teknologi OpenRAN, Indosat Ooredoo juga berkomitmen untuk bekerja bersama dengan industri di Indonesia untuk membentuk TIP Community Lab pertama di Asia Tenggara pada kuartal ke-2 tahun ini.

    Director and Chief Operating Officer Indosat Ooredoo, Vikram Sinha (kiri), dan SVP-Head of Tech Stra & Investment Mgt Indosat Ooredoo, Kees Van Peer (kanan) saat melakukan announcement meeting bersama dengan TIP dan GSMA melalui video conference di Jakarta (9/3).

    Community Lab ini akan menjadi platform netral bagi komunitas telekomunikasi Indonesia & anggota TIP dapat secara kolaboratif menguji dan memvalidasi interoperabilitas teknologi TIP ini terhadap kebutuhan operator, yang akhirnya akan mempercepat penyebaran dan kesiapan pasar dari teknologi ini.

    Bersama dengan TIP dan rekanan di Indonesia, kami bertujuan untuk membangun ekosistem lokal yang selanjutnya dapat menopang pengembangan, penyebaran solusi inovatif, dan penghematan biaya untuk operator Indonesia, serta berkontribusi terhadap penggerak pembangunan sosial-ekonomi Indonesia.

    “Indosat Ooredoo memiliki visi yang sama dengan Pemerintah untuk menciptakan ekosistem digital yang efektif dan merata di seluruh Indonesia dan mendorong munculnya pemain lokal. Kami berharap kolaborasi ini akan mempercepat terciptanya industri yang lebih sehat dan meningkatkan ekonomi digital dan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia,” ungkap Ahmad Al Neama, President Director & CEO Indosat Ooredoo.

    Baca juga : Akhirnya, Penjualan Menara Indosat Selesai Juga

    “Kolaborasi ini juga merupakan langkah penting untuk wilayah Asia Pasifik yang akan dijadikan referensi bagi operator lain untuk mengeksplorasi inovasi teknologi jaringan bagi peningkatan keragaman, keamanan dan fleksibilitas dalam rantai pasokan mereka,” ungkap Julian Gorman, Head of Asia Pacific GSMA.

    Bagi TIP, hanya kolaborasi seperti ini yang akan mempercepat laju inovasi dalam jaringan telekomunikasi, seperti yang tuturkan oleh Attilio Zani, Executive Director TIP.

    “kami senang melihat komunitas telekomunikasi Indonesia bekerja sama untuk tujuan ini. Ini adalah awal dari perjalanan transformasi di Indonesia, karena komunitas telekomunikasi dan masyarakat Indonesia menuai manfaat dari solusi TIP yang dipimpin dan disebarkan secara lokal, serta ekosistem pasokan yang lebih kuat. Kami berharap bisa membawa pengetahuan dan keahlian komunitas TIP untuk mendukung perjalanan transformasi Indonesia,” ungkap Attilio menambahkan.

    Sebagai informasi, Telecom Infra Project ini diluncurkan pada Februari 2016. TIP adalah komunitas telekomunikasi kolaboratif yang mengembangkan infrastruktur untuk mendukung konektivitas global.

    TIP memiliki Dewan Direksi independen, yang terdiri dari Vodafone, Telefonica, Deutsche Telekom, British Telecom, Facebook dan Intel, dan 500+ anggota, termasuk penyedia layanan, penyedia teknologi, pengembang, integrator, startup, dan berbagai entitas lain di dalam dan di luar ruang telekomunikasi tradisional.

    Misi TIP adalah untuk mempercepat laju inovasi di jaringan telekomunikasi generasi mendatang, melalui desain, pembangunan, pengujian, dan penyebaran solusi jaringan berbasis standar, terbuka, dan terpilah. TIP saat ini memiliki 12 Lab Komunitas secara global, dengan Lab Komunitas TIP Indonesia menjadi yang pertama di Asia Tenggara. (Icha)

     

  • NEXTfleet, IoT  Fleet Management Indosat Hadir Di GIICOMVEC 2020

    NEXTfleet, IoT Fleet Management Indosat Hadir Di GIICOMVEC 2020

    Telko.id – Indosat Ooredoo Business, melalui NEXTfleet, menjadi satu-satunya solusi IoT Fleet Management yang hadir pada acara GIICOMVEC 2020 (Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo).

    Acara ini berlangsung selama empat hari, 5-8 Maret 2020 di Jakarta Convention Center, Indosat Ooredoo Business membawa tema Creating Values with Safety & Productivity Booster untuk mendukung implementasi revolusi industry 4.0 khususnya di sektor transportasi, logistik, dan distribusi. Acara ini merupakan respon terhadap pesatnya permintaan korporasi atas IoT Fleet Management yang andal dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis.

    Baca juga : Indosat Pamerkan Solusi IoT di Konferensi Asia IoT Business Platform

    “Indosat Ooredoo memiliki strategi tiga tahun untuk B2B untuk mendorong pertumbuhan dengan menjadi lebih lincah menghadapi kompetisi. Hari ini kami bangga dapat hadir di tengah pelaku industri kendaraan komersial Indonesia dan mempersembahkan NEXTfleet bagi pelanggan yang berkaitan erat dengan dinamika kemajuan teknologi transportasi yang kian pesat,” ungkap Bayu Hanantasena, Chief Business Officer Indosat Ooredoo menjelaskan.

    Indosat pun berharap, dapat memberikan value lebih bagi para pelanggan korporasi, meningkatkan kinerja dan produktivitas perusahaan dan secara bersamaan memberikan proteksi dan keamanan bagi kendaraan, pengendara dan lingkungan sekitar.

    NEXTfleet mengusung teknologi telematics terkini, yang didesain untuk mengakomodasi kebutuhan spesifik seperti Cold Chain Management, Logistic & Distribution, Public Transport Management. Untuk meningkatkan keamanan dan kinerja pengendara, Indosat Ooredoo Business sedang menyiapkan teknologi ADAS (Advanced Driver Assisted System), dan Intelligent Telematics Surveillance yang dapat diaplikasikan untuk monitoring environment, seperti monitoring muatan, parking & gate system.

    Kualitas NEXTfleet didukung oleh kesiapan infrastruktur Indosat Ooredoo yang berhasil melaksanakan penggelaran jaringan 4G secara intensif, mengembangkan cakupan populasi 4G dari hanya sebesar 44% pada akhir tahun 2017 hingga mencapai hampir 90% di tahun 2019 serta meningkatkan kualitas konektivitas di seluruh Indonesia secara signifikan. Kesiapan infrastruktur tersebut secara langsung mendukung kelangsungan ekosistem IoT di hampir seluruh wilayah nusantara. (Icha)