spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 7

realme C100 Siap Rilis 7 Mei, Baterai 8000mAh Juara AnTuTu

Telko.id – realme akan meluncurkan smartphone terbaru, realme C100 Series, di Indonesia pada Kamis, 7 Mei 2026.

Perangkat ini mengusung baterai 8000mAh Titan Battery, klaim sebagai yang terbesar di segmennya, dan telah meraih sertifikasi dari AnTuTu sebagai Global No.1 dalam All-Day Heavy Usage Test.

realme memposisikan ponsel ini sebagai solusi bagi pengguna dengan aktivitas intens, seperti mahasiswa, pekerja lapangan, dan komuter. Krisva Angnieszca, Public Relations Lead realme Indonesia, menyatakan bahwa realme C100 menetapkan standar baru di segmennya.

“Sebagai Battery Tech Pioneer, realme terus berinovasi menghadirkan dan mewujudkan teknologi yang relevan bagi pengguna. realme C100 menjadi langkah kami dalam menetapkan standar baru di segmennya melalui kombinasi baterai besar 8000mAh serta daya tahan tinggi untuk menjawab kebutuhan anak kampus di seluruh Indonesia,” kata Krisva.

Content image for article: realme C100 Siap Rilis 7 Mei, Baterai 8000mAh Juara AnTuTu

Inovasi baterai ini merupakan bagian dari warisan realme yang konsisten mendorong batas teknologi daya. Sebelumnya, perusahaan telah menghadirkan teknologi pengisian cepat 320W SuperSonic Charge dan ponsel konsep dengan kapasitas baterai 15.000mAh.

Baterai 8000mAh dengan Daya Tahan Ekstrem

realme C100 dibekali baterai 8000mAh Titan Battery, sekitar 14 persen lebih besar dari kompetitor di kelas yang sama. Kapasitas ini diklaim mampu menghadirkan lebih dari 11 jam gaming online, lebih dari 24 jam streaming video, dan lebih dari 20 jam navigasi GPS.

Content image for article: realme C100 Siap Rilis 7 Mei, Baterai 8000mAh Juara AnTuTu

Tak hanya daya tahan harian, baterai ini juga dirancang untuk jangka panjang. realme mengklaim baterai masih dapat mempertahankan lebih dari 80 persen battery health setelah 7 tahun penggunaan. Hal ini didukung hingga 1.600 siklus pengisian, dua kali lipat dari standar Uni Eropa.

Untuk keamanan, realme menyematkan Titan Battery Safety System. Sistem ini telah melalui pengujian ketat terhadap suhu ekstrim, benturan fisik, dan overcharge.

Perangkat ini juga dilengkapi fitur AI Power Saving yang bekerja otomatis di tingkat sistem. Fitur ini diklaim dapat menghemat sekitar 450mAh daya setiap hari, setara tambahan 2 jam pemakaian.

Sertifikasi AnTuTu: Peringkat Global No.1

realme C100 secara resmi menduduki peringkat pertama dalam AnTuTu All-Day Heavy Usage Test. Model pengujian ini mensimulasikan penggunaan smartphone intensif seorang mahasiswa sepanjang hari, termasuk bermain game, live streaming, navigasi, panggilan video, dan media sosial. Hasilnya, daya tahan baterai tercatat selama 10 jam dalam kondisi penggunaan berat.

Pencapaian ini menunjukkan komitmen realme dalam menghadirkan inovasi baterai yang sesuai dengan kebutuhan nyata.

Perangkat ini telah menarik perhatian kalangan anak kampus yang membutuhkan smartphone tahan seharian tanpa perlu sering mengisi daya.

realme C100 Series akan resmi diluncurkan di Indonesia pada Kamis, 7 Mei 2026 pukul 15.30 WIB. Acara peluncuran dapat disaksikan melalui live streaming di YouTube, Facebook, dan TikTok realme Indonesia.

Dalam acara tersebut, realme akan memperkenalkan tiga model sekaligus dari realme C100 Series, termasuk pengumuman harga, varian, dan promo menarik.

Kehadiran realme C100 menambah persaingan di segmen smartphone dengan baterai besar. Sebagai perbandingan, bocoran Redmi K90 Ultra disebut akan membawa baterai 8500mAh dengan kipas internal. Sementara itu, iQOO Z10 Turbo+ juga siap hadir dengan spesifikasi gaming yang tangguh.

Telkom Luncurkan Agentic AI by BigBox, Percepat Transformasi Industri

0

Telko.id – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk resmi meluncurkan Agentic AI by BigBox, platform kecerdasan artifisial generasi terbaru yang dirancang untuk mempercepat transformasi digital melalui otomasi cerdas dan pengambilan keputusan berbasis data.

Peluncuran ini dilakukan oleh Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi didampingi EGM Digital Product Telkom Komang Budi Aryasa pada agenda ITD Summit di Bandung, 23 April lalu.

Berbeda dengan AI konvensional yang umumnya hanya memberikan insight, Agentic AI by BigBox mampu mengeksekusi tindakan secara semi-otomatis maupun otomatis sesuai kebutuhan organisasi.

Teknologi ini mendukung orkestrasi alur kerja lintas sistem, integrasi data, serta peningkatan efisiensi operasional pada skala enterprise.

Faizal Rochmad Djoemadi menyampaikan, “Telkom Agentic AI kami rancang bukan hanya sebagai tools AI, tetapi sebagai digital platform yang mampu bekerja dan mengeksekusi. Ini adalah langkah kami untuk mendorong organisasi menjadi lebih cepat, lebih terintegrasi, dan lebih adaptif dalam menghadapi dinamika bisnis digital.”

Inovasi ini menjadi bagian dari inisiatif AI Center of Excellence (AI CoE) yang dibangun di atas lima pilar utama. Ekosistem ini mencakup AI Campus untuk pengembangan riset dan talenta, AI Playground sebagai ruang eksperimen, AI Connect untuk kolaborasi antar praktisi, AI Hub sebagai pusat komersialisasi solusi bisnis, hingga AI Native yang mendorong penggunaan AI ke dalam inti operasional perusahaan.

Content image for article: Telkom Luncurkan Agentic AI by BigBox untuk Percepat Transformasi Industri

Di dalam kerangka holistik ini, Agentic AI by BigBox menempati peran strategis pada pilar AI Hub sebagai solusi andalan yang siap diimplementasikan untuk berbagai industri.

Kemampuan sistem ini berbeda dari AI berbasis percakapan yang bersifat reaktif. Agentic AI by BigBox mampu memecah pekerjaan besar menjadi tahapan terstruktur, mengelola eksekusi melalui agen-agen spesialis, melakukan evaluasi mandiri, serta terhubung dengan berbagai sistem eksternal secara aman dan terukur.

AgentLab: Platform Drag-and-Drop untuk Bisnis

Sebagai bagian dari penguatan ekosistem AI yang inklusif, Telkom juga menghadirkan AgentLab. Platform berbasis drag-and-drop ini memungkinkan berbagai fungsi bisnis seperti keuangan, SDM, hingga legal untuk merancang kebutuhan Agentic AI tanpa memerlukan keahlian teknis mendalam.

Di lingkup internal TelkomGroup, pemanfaatan Agentic AI diarahkan untuk mendukung konsolidasi sistem IT lintas entitas, optimalisasi biaya operasional, percepatan pengambilan keputusan berbasis data, serta otomasi proses bisnis strategis.

Sementara bagi pelanggan enterprise dan B2B, solusi ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan customer experience, mengotomasi layanan, hingga menghadirkan advanced analytics dan predictive decision.

Komang Budi Aryasa menambahkan bahwa peluncuran Agentic AI oleh BigBox adalah wujud nyata dari keyakinan perusahaan terhadap masa depan kolaborasi antara manusia dan teknologi.

Dengan jangkauan infrastruktur terluas dan dukungan talenta digital terbaik, TelkomGroup siap menghadirkan solusi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga mampu memberikan hasil terukur bagi efisiensi bisnis di seluruh Indonesia.

Langkah ini sekaligus mempertegas posisi Telkom sebagai pemimpin transformasi digital yang konsisten menghadirkan inovasi tepat guna bagi kemajuan industri nasional.

Dalam konteks yang lebih luas, perkembangan AI otonom seperti ini juga menjadi sorotan di berbagai sektor, termasuk dalam sektor keuangan dan mobilitas cerdas.

Kedaulatan Data Nasional dan Dampak Strategis

Selain menghadirkan efisiensi, Agentic AI by BigBox juga memperkuat aspek kedaulatan data nasional. Dengan dukungan infrastruktur digital Telkom di Indonesia, pemrosesan data dapat dilakukan dalam ekosistem domestik.

Hal ini memberikan nilai tambah dari sisi keamanan, keandalan, dan kepatuhan terhadap kebutuhan sektor strategis nasional.

Kehadiran solusi ini memperkuat langkah Telkom dalam mendorong transformasi digital nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Inovasi ini diharapkan menjadi katalisator bagi para pelaku bisnis di Indonesia untuk mengadopsi teknologi otonom demi meningkatkan daya saing di level global. Perkembangan serupa juga terlihat dalam dunia pendidikan dan ekosistem startup melalui program akselerasi.

Telkom optimistis bahwa Agentic AI by BigBox akan menjadi fondasi baru bagi industri di Indonesia untuk bertransformasi secara lebih cepat, efisien, dan terintegrasi. Dengan dukungan infrastruktur dan talenta digital yang mumpuni, perusahaan siap menjadi motor penggerak adopsi AI otonom di tanah air. (Icha)

Samsung Rilis Galaxy A57 5G dan A37 5G dengan AI Canggih

Telko.id – Samsung Electronics resmi meluncurkan Galaxy A57 5G dan Galaxy A37 5G di Indonesia. Kedua perangkat anyar ini hadir sebagai pendukung utama gaya hidup anak muda, mulai dari content creation, multitasking, hingga hiburan sehari-hari.

Peningkatan signifikan pada fitur kecerdasan buatan (AI), kamera, dan desain membuat keduanya semakin relevan dengan kebutuhan digital masa kini.

Dalam acara peluncuran, Annisa Maulina, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, menjelaskan bahwa kedua perangkat ini membawa Fitur Terbaru yang langsung terasa.

“Galaxy A57 5G dan Galaxy A37 5G memiliki Awesome Intelligence yang semakin cerdas, seperti Circle to Search generasi terbaru dan Voice Transcription yang mampu bekerja secara offline. Tak lupa kemampuan Nightography untuk hasil konten yang makin jernih siang maupun malam, performa terbaru yang lebih responsif, serta design yang makin premium,” ujarnya.

Kedua ponsel ini tersedia di channel penjualan resmi Samsung, baik offline maupun online, dengan berbagai penawaran menarik. Konsumen bisa mendapatkan harga spesial, cashback, hingga program trade-in selama periode promo hingga 30 April 2026.

Awesome Intelligence: Bantuan Cerdas untuk Aktivitas Harian

Salah satu peningkatan paling menonjol adalah kehadiran fitur Voice Transcription. Untuk pertama kalinya di Galaxy A series, fitur ini mampu merekam audio, mengubah suara menjadi teks, serta menerjemahkannya ke berbagai bahasa dalam hitungan detik.

Hebatnya, semua proses ini bisa dilakukan tanpa koneksi internet. Fitur ini sangat berguna saat pengguna menghadiri meeting atau mengikuti kelas bahasa asing.

Fitur Circle to Search with Google juga hadir dengan kemampuan yang lebih canggih. Kini, pengguna bisa mengidentifikasi beberapa objek sekaligus dalam satu pencarian.

Misalnya, saat menemukan gaya berpakaian menarik, informasi mengenai setiap item mulai dari atasan hingga sepatu bisa ditemukan hanya dengan melingkari tampilan di layar.

Tak ketinggalan, fitur AI Select yang bisa diakses melalui long press pada Edge Panel. Fitur ini memudahkan anak muda membuat GIF, menyimpan gambar, atau mengatur wallpaper dengan lebih praktis.

Sementara itu, fitur Multi-Window Drag & Drop yang ditingkatkan dengan AI Select membuat multitasking semakin mulus. Pengguna bisa memindahkan konten antar aplikasi, misalnya dari Samsung Browser ke Samsung Notes.

Bagi yang suka mengedit foto, fitur Object Eraser menjadi solusi praktis. Fitur ini telah ditingkatkan dengan akurasi yang lebih baik, mampu menghasilkan gambar yang lebih bersih dan natural dengan proses pengeditan yang minim.

Kamera: Hasil Lebih Jernih Siang dan Malam

Anak muda yang aktif membuat konten setiap hari akan dimanjakan dengan peningkatan kamera. Galaxy A57 5G dan Galaxy A37 5G dilengkapi sistem triple camera dengan kamera macro 5MP untuk pengambilan gambar jarak dekat yang tajam. Pada Galaxy A57 5G, kamera ultra-wide 12MP memungkinkan pengambilan gambar dengan sudut lebih luas, ideal untuk lanskap atau foto grup.

Peningkatan pada kemampuan Nightography menjadi nilai jual utama. Fitur ini menghasilkan gambar yang lebih terang dan tajam dalam kondisi minim cahaya, dengan warna yang lebih natural.

Noise dan distorsi yang biasanya terlihat pada pengambilan gambar lanskap perkotaan atau suasana jalanan kini berkurang signifikan. Pengguna bisa bebas mengeksplorasi berbagai gaya konten seharian, mulai dari outfit check, momen commuting, hingga berburu kuliner malam tanpa takut hasil foto atau video terlihat gelap.

Kemampuan kamera ini juga relevan dengan tren konten malam hari yang semakin populer. Hal ini sejalan dengan inovasi Samsung pada lini flagship, seperti yang terlihat pada Nightography Anti Blur di Galaxy S26 Ultra.

Desain Premium yang Lebih Tipis dan Ringan

Galaxy A57 5G hadir dengan form factor yang sangat tipis, yakni 6,9 mm dengan bobot hanya 179 gram. Angka ini 0,5 mm lebih tipis dan 19 gram lebih ringan dibandingkan pendahulunya. Hasilnya, perangkat ini nyaman digenggam dan praktis dibawa ke mana saja.

Bezel pada layar Galaxy A57 5G juga dibuat lebih tipis, hanya 1,5 mm pada bagian atas dan samping. Pengurangan 0,7 mm di bagian atas dan 0,5 mm di sisi memberikan pengalaman visual yang lebih imersif tanpa menambah ukuran perangkat. Triple kamera didesain selaras dengan tampilan Galaxy, memberikan kesan rapi dan presisi.

Kedua model tersedia dalam pilihan warna yang stylish. Galaxy A57 5G hadir dalam Awesome Navy, Awesome Gray, Awesome Icyblue, dan Awesome Lilac.

Sementara Galaxy A37 5G tersedia dalam Awesome Lavender, Awesome Charcoal, Awesome Graygreen, dan Awesome White. Kerangka metal premium pada Galaxy A57 5G melengkapi keseluruhan desain, menghadirkan keseimbangan antara daya tahan dan estetika.

Performa Lebih Cepat dan Tahan Lama

Performa menjadi bagian penting dari keseluruhan pengalaman. Galaxy A57 5G mendapatkan peningkatan pada CPU dan GPU, sehingga kinerja menjadi lebih cepat dan mulus untuk streaming, editing, serta penggunaan sehari-hari.

Dukungan vapor chamber yang 13% lebih besar membantu menjaga suhu perangkat tetap optimal, bahkan saat digunakan untuk gaming atau perekaman video dalam durasi panjang.

Baterai berkapasitas 5.000mAh mampu mendukung penggunaan hingga dua hari dalam sekali pengisian daya. Ditambah teknologi Super Fast Charging 2.0, pengguna Galaxy A57 5G bisa mengisi daya hingga 60% dalam waktu sekitar 30 menit. Ini mengurangi waktu tunggu dan memastikan perangkat siap digunakan kapan saja.

Bagi yang penasaran dengan spesifikasi lebih detail, Anda bisa membaca artikel tentang Andalan Nightography untuk konten malam.

Harga dan Ketersediaan

Galaxy A57 5G dan Galaxy A37 5G kini telah tersedia di toko offline Samsung di seluruh Indonesia maupun e-commerce. Selama periode promo hingga 30 April 2026, tersedia berbagai penawaran menarik.

Dengan segala peningkatan yang ditawarkan, Galaxy A57 5G dan Galaxy A37 5G menjadi pilihan upgrade yang relevan di segmen mid-range.

Keduanya menjawab kebutuhan anak muda Indonesia yang aktif dalam membuat konten, multitasking, hingga menikmati hiburan digital. (Icha)

Huawei Siap Rilis WiFi Mesh X3 Pro Berdesain Golden Mountain Glow

Telko.id – Huawei kembali memperkuat lini produk jaringan rumah tangganya dengan menghadirkan HUAWEI WiFi Mesh X3 Pro ke Indonesia.

Router anyar ini menggabungkan desain premium terinspirasi fenomena Golden Mountain Glow dengan teknologi Wi-Fi 7, menawarkan kecepatan hingga 3,6 Gbps dan koneksi stabil di seluruh area rumah.

Perangkat ini diumumkan secara resmi pada 27 April 2026 dan akan mulai dipasarkan di Indonesia mulai 30 April 2026. HUAWEI WiFi Mesh X3 Pro dibanderol dengan harga mulai dari Rp3.999.000. Produk ini tersedia di berbagai kanal penjualan online seperti HUAWEI Official Store, Shopee, Lazada, Tokopedia, TikTok, dan Blibli.

Untuk pembelian offline, router ini bisa didapatkan di jaringan HUAWEI Authorized Experience Store, Erafone, Blibli, dan mitra ritel resmi lainnya di seluruh Indonesia.

HUAWEI WiFi Mesh X3 Pro hadir sebagai router revolusioner yang memadukan desain artistik ‘Golden Mountain Glow’ dengan kecepatan tinggi hingga 3.6 Gbps, memudahkan pengguna mendapatkan koneksi internet yang lebih stabil, responsif, dan memiliki cakupan Wi-Fi yang merata di seluruh area rumah.

Desain Golden Mountain Glow menjadi daya tarik utama perangkat ini. Terinspirasi dari pancaran kilau keemasan cahaya matahari yang menyinari pegunungan, siluet router ini menyerupai gunung dengan tekstur halus yang memancarkan kesan salju berkilau.

Lebih dari 500 lekukan presisi di bagian bodi router menampilkan kesan elegan natural dan menenangkan, sehingga cocok dipadukan dengan interior minimalis, industrial, atau modern luxury.

Fitur estetika lainnya adalah ambient lighting yang dapat disesuaikan, mulai dari cahaya putih untuk mendukung fokus saat bekerja hingga cahaya hangat untuk menciptakan suasana santai di malam hari.

Huawei juga menyematkan antena transparan pertama di industri yang menyatu sempurna dengan bodi, menjaga tampilan tetap clean dan premium tanpa mengorbankan performa sinyal.

Koneksi Stabil Tanpa Dead Zone

Dari segi performa jaringan, HUAWEI WiFi Mesh X3 Pro didukung teknologi Mesh+ dan Multi-Link Operation (MLO). Kombinasi ini memberikan koneksi nirkabel stabil dengan latency rendah di seluruh area rumah. Pengguna dapat leluasa berpindah ruangan sambil melakukan video call, streaming, atau browsing tanpa khawatir buffering.

Router ini juga dilengkapi ethernet port 2.5Gbps yang menyediakan opsi kabel berkecepatan tinggi. Port ini ideal untuk gaming console, smart TV, dan transfer data besar. Semua keunggulan ini memastikan pengalaman digital yang lancar di setiap perangkat yang digunakan di rumah.

Teknologi Wi-Fi 7 Super Cepat

Kecepatan hingga 3,6 Gbps yang ditawarkan HUAWEI WiFi Mesh X3 Pro memastikan berbagai aktivitas digital berjalan lancar secara bersamaan. Streaming 4K/8K tanpa buffering, gaming tanpa lag, hingga penggunaan multi-device dalam satu jaringan, semua dapat dilakukan secara simultan dengan performa penuh.

Menariknya, router ini mampu meningkatkan efisiensi transmisi data hingga 20 persen. Hal ini memungkinkan proses download dan upload berjalan lebih cepat dari sebelumnya.

Baik untuk mengunduh file besar, mengunggah konten kreatif, maupun bekerja secara online, perangkat ini memastikan tidak ada aktivitas digital yang terhambat.

Untuk menjaga performa tinggi dalam waktu lama, Huawei menyematkan sistem pendingin Shark Fin dengan dual airflow. Sistem ini menjaga suhu perangkat tetap stabil meskipun digunakan untuk aktivitas intensif seperti gaming berjam-jam atau streaming sepanjang hari.

Kontrol Cerdas dan Keamanan Menyeluruh

Seluruh keunggulan HUAWEI WiFi Mesh X3 Pro dapat dikelola dengan mudah melalui aplikasi HUAWEI AI Life yang intuitif. Dengan tampilan visual real-time, pengguna dapat memantau kondisi jaringan secara langsung, mengidentifikasi area dengan sinyal lemah, hingga mengoptimalkan posisi perangkat tanpa memerlukan bantuan teknisi.

Proses instalasi pun dapat dilakukan dengan sederhana dan cepat hanya dalam beberapa langkah.

Bagi keluarga, fitur Parental Control membantu orang tua mengatur akses internet anak sesuai kebutuhan. Selain itu, sistem keamanan terintegrasi memastikan jaringan internet terlindungi dari berbagai ancaman digital sekaligus menjaga keamanan, termasuk saat melakukan transaksi digital dan pekerjaan jarak jauh.

Dengan perpaduan antara keindahan desain, teknologi Wi-Fi 7 terbaru, koneksi stabil, dan kontrol pintar, HUAWEI WiFi Mesh X3 Pro menawarkan pengalaman konektivitas yang relevan dengan gaya hidup digital masa kini.

Peluncuran resmi di Indonesia pada 30 April 2026 akan menjadi momen yang dinantikan bagi pengguna yang menginginkan internet rumah tanpa batas. (Icha)

Garmin Ajak Ibu Pahami Energi dan Pemulihan Tubuh

0

Telko.id – Garmin Indonesia meluncurkan inisiatif For Every Mom: Body, Life & Recovery, sebuah wellness gathering yang dirancang untuk membantu para ibu modern memahami kebutuhan energi dan pemulihan tubuh.

Acara ini digelar di Jakarta pada 27 April 2025, menyasar perempuan yang menjalani peran ganda antara pekerjaan, keluarga, dan kesejahteraan diri.

Melalui tiga dimensi utama, yaitu Body, Life, dan Recovery, Garmin ingin menekankan bahwa kesehatan tidak hanya tentang aktivitas fisik. Lebih dari itu, bagaimana seseorang mengelola energi dan memberi ruang untuk pemulihan menjadi kunci utama.

“Kami ingin mengajak para ibu untuk melihat self-care bukan sebagai pilihan, tetapi sebagai kebutuhan. Kesehatan bukan hanya tentang aktivitas fisik, tetapi bagaimana kita mengelola energi, kualitas tidur, dan tingkat stres. Dengan pemahaman ini, perempuan dapat menjalani setiap perannya dengan lebih seimbang dan berkelanjutan,” ujar Chandrawidhi Desideriani, Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia.

Saat ini, peran ibu telah berkembang melampaui peran tradisional. Mereka adalah profesional, pengasuh, sekaligus pemimpin. Di tengah tanggung jawab tersebut, banyak perempuan mulai merasakan perubahan pada kualitas tidur, tingkat energi, hingga beban stres, terutama saat memasuki usia akhir 30-an hingga 40-an.

Acara ini menghadirkan sesi diskusi bersama para ahli, antara lain Alvina Olivia sebagai Behavior-Led Nutrition Coach, Vishal Dasani sebagai Sleep & Recovery Coach, dan Aristiwidya Bramantika sebagai Leadership Transformation Strategist.

Dalam sesi “Leading Without Losing Yourself”, Aristiwidya mengingatkan bahwa banyak perempuan terus berjalan tanpa memberi ruang untuk berhenti.

“Banyak perempuan tanpa sadar terus berjalan tanpa memberi ruang untuk berhenti. Padahal, kemampuan untuk berhenti sejenak adalah bagian penting dari kepemimpinan diri,” ujar Aristiwidya.

Alvina Olivia, melalui sesi “Thriving Through Hormonal Change”, menyoroti bagaimana perubahan hormon mempengaruhi energi, emosi, dan kualitas tidur. Ia menjelaskan bahwa fluktuasi hormon adalah sinyal alami dari tubuh yang perlu dikenali dan direspons dengan bijak.

Sejalan dengan itu, Vishal Dasani dalam sesi “Why Recovery is the Missing Link in Mom’s Health” menekankan bahwa berhenti sejenak bukan hanya tentang istirahat fisik. Tidur saja tidak cukup untuk mencapai recovery optimal. Recovery mencakup spektrum lebih luas, dan tidur hanya salah satu alatnya.

Teknologi untuk Kesadaran Tubuh

Garmin menghadirkan fitur-fitur yang membantu pengguna memahami kondisi tubuh secara real-time. Mulai dari kualitas tidur, tingkat energi, hingga stres, data ini membantu pengguna sadar kapan perlu bergerak dan kapan perlu beristirahat.

“Pendekatan ini mendorong peserta untuk melihat data bukan sekadar angka, melainkan sebagai refleksi kondisi tubuh yang membantu menentukan kapan harus beraktivitas dan kapan tubuh membutuhkan pemulihan,” jelas Vishal.

Selain sesi diskusi, Garmin juga menghadirkan pengalaman interaktif. Reset Session menjadi ruang bagi peserta untuk beristirahat dan melakukan relaksasi melalui teknik pernapasan. Sementara The Unspoken Wall mengajak peserta mengekspresikan beban mental yang sering tidak terlihat.

Kampanye ini merupakan perwujudan dari semangat ‘Women of Endurance’, yang mengapresiasi ketangguhan para ibu dalam menavigasi berbagai peran dan tuntutan fisik serta mental. Melalui sesi reset movement, peserta diajak merasakan manfaat gerakan ringan dan teknik pernapasan.

For Every Mom: Body, Life & Recovery juga membuka ruang koneksi melalui sesi networking. Interaksi ini mempertemukan komunitas ibu, praktisi wellness, mitra, serta pengguna Garmin.

Dengan pendekatan human-centric, Garmin tidak hanya menghadirkan teknologi. Mereka membantu perempuan memahami ritme tubuhnya agar dapat menjalani setiap peran dengan lebih seimbang dan berkelanjutan. (Icha)

POCO X8 Pro Series: 5 Alasan Jadi Andalan Gamer MLBB Season 40

Telko.id – Memasuki Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Season 40, persaingan di Land of Dawn semakin sengit. Musim ini bukan sekadar soal reset rank, melainkan ajang pembuktian bagi para pemain yang ingin naik level dengan cepat.

Di tengah dinamika meta baru, POCO X8 Pro Series hadir sebagai perangkat yang diklaim mampu mendukung performa ekstrem tanpa mengorbankan gaya.

Menurut Novita Krisutami, PR Manager POCO Indonesia, transisi dari pemain biasa menjadi penguasa meta baru membutuhkan senjata yang andal.

“Sekarang waktunya buat lo berhenti jadi sekadar penonton, dan waktunya lo jadi main character. Lewat DNA Speed to the max, POCO X8 Pro Series adalah senjata buat lo yang haus akan performa ekstrem tanpa mau kehilangan gaya,” ujarnya.

Seri ini hadir dalam dua varian utama, yaitu POCO X8 Pro Max dengan chipset Dimensity 9500s dan POCO X8 Pro dengan Dimensity 8500-Ultra. Kedua chipset tersebut dioptimasi dengan fitur WildBoost untuk menjamin kelancaran saat pertempuran sengit.

Menaklukkan Meta Baru Tanpa Drama Frame Drop

Di Season 40, perubahan item mempercepat tempo permainan. Gamer kalcer tahu bahwa skor AnTuTu 3 juta+ memang mengesankan, tetapi kenyamanan saat war adalah prioritas utama.

Berkat chipset yang dioptimasi WildBoost, pengguna tidak akan mengalami frame drop saat melakukan serangan balik. Ini adalah bentuk respek terhadap game: bermain serius dengan perangkat yang juga serius.

Content image for article: POCO X8 Pro Series: 5 Alasan Jadi Andalan Gamer MLBB Season 40

Layar Tetap Tajam di Bawah Terik Matahari

Anak muda tidak bisa diam di rumah. Aktivitas mabar sering dilakukan di rooftop kafe atau sambil menunggu antrian. Layar Panel M10 dengan Peak Brightness 3.500 nits memastikan visual tetap tajam meski di bawah sinar matahari langsung. Pemain tidak perlu lagi mencari tempat teduh hanya untuk melihat posisi lawan di minimap.

Estetika yang Bikin Circle Melirik

Gamer kalcer tidak hanya mengandalkan skill, tetapi juga gaya. POCO X8 Pro Series mengusung Metal Frame dengan desain bertema balap yang memberikan kesan mewah dan gahar.

Ditambah Dynamic RGB Light yang fungsional, perangkat ini bukan sekadar alat mabar, melainkan aksesori fashion yang membuat pemain tetap terlihat classy saat nongkrong bersama circle.

Solusi Anti-Mojok dengan Baterai Raksasa

Tidak ada yang lebih merusak vibe mabar selain harus “mojok” di dekat stop kontak. Dengan baterai Silicon-Carbon hingga 8.500mAh, pengguna bisa bermain seharian tanpa khawatir kehabisan daya.

Fitur Reverse Charging juga memungkinkan pemain menjadi “hero” dengan mengisi daya teman yang hapenya sekarat. Kabar baiknya, varian ini telah mencatatkan penjualan yang impresif, seperti yang dilaporkan dalam artikel POCO X8 Pro Series Laris Manis.

Tangguh di Segala Kondisi

Dinamika hidup anak muda tidak bisa ditebak. Mulai dari mabar saat hujan di teras hingga berpindah tempat di tengah debu jalanan.

Dengan proteksi ekstrem IP66 hingga IP69K, POCO X8 Pro Series siap diajak “tempur” di kondisi apa pun. Ditambah Xiaomi HyperOS 3 yang super seamless, transisi dari aplikasi kerjaan, scrolling medsos, ke mabar S40 menjadi makin sat-set tanpa hambatan.

Perangkat ini adalah manifestasi dari “Extreme Performance, Extreme Value”. Ini bukan sekadar ganti hape, melainkan kesiapan pemain menyambut era baru di MLBB Season 40 dengan penuh gaya.

Bagi yang serius ingin naik kelas menjadi gamer kalcer sejati, inilah saatnya memegang kendali penuh. Bagi yang penasaran dengan perbandingan perangkat lain, bisa cek juga ulasan POCO F7 Resmi Dirilis atau lihat opsi lebih terjangkau di Review POCO C71.

Implikasi dari kehadiran POCO X8 Pro Series ini cukup jelas: persaingan di segmen gaming smartphone makin ketat. Dengan spesifikasi yang mumpuni dan harga yang kompetitif, POCO seolah memberikan sinyal bahwa performa tinggi tidak harus mahal. Informasi lebih lanjut mengenai ketersediaan dan varian harga dapat dipantau melalui situs resmi POCO Indonesia. (Icha)

Huawei Rilis AI Glasses Pesaing Meta

Telko.id – Huawei resmi meluncurkan kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk menantang dominasi Meta Ray-Ban di pasar wearable global.

Perangkat bernama Huawei AI Glasses ini menggabungkan desain ringan, kamera canggih, dan fitur AI yang makin matang.

Langkah ini mempertegas ambisi Huawei dalam memperluas ekosistem perangkat berbasis AI di tengah persaingan teknologi global.

Kehadiran produk ini juga menunjukkan bahwa pasar smart glasses semakin kompetitif dan menjadi salah satu fokus utama pengembangan perangkat wearable ke depan.

Direktur Huawei Consumer Business Group, Richard Yu, dalam acara peluncuran di China menyatakan bahwa AI Glasses adalah wujud komitmen perusahaan untuk menghadirkan teknologi yang tak hanya canggih, tetapi juga nyaman digunakan sehari-hari.

“Kami ingin menghadirkan kacamata pintar yang tidak terasa seperti perangkat teknologi, melainkan bagian dari gaya hidup pengguna,” ujar Richard Yu dalam keterangan resmi.

Desain Ringan dan Ergonomis

Huawei AI Glasses hadir dengan bobot hanya sekitar 35,5 gram tanpa lensa dan sekitar 47 gram dengan lensa. Angka ini lebih ringan dibandingkan kompetitor seperti Meta Ray-Ban yang berada di kisaran 50 gram.

Desain ringan tersebut diklaim meningkatkan kenyamanan penggunaan harian, sekaligus mempertahankan estetika layaknya kacamata konvensional.

Dari segi material, Huawei menggunakan bahan polimer ringan yang kokoh serta engsel fleksibel yang memudahkan pengguna saat melipat dan membuka kacamata. Perangkat ini tersedia dalam beberapa varian warna yang dapat disesuaikan dengan gaya pengguna.

Dalam konteks infrastruktur AI yang terus berkembang, perangkat wearable seperti ini menjadi ujung tombak interaksi pengguna dengan teknologi kecerdasan buatan secara langsung.

Kamera dan Fitur AI Jadi Andalan

Salah satu keunggulan utama Huawei AI Glasses terletak pada sektor kamera. Perangkat ini dibekali kamera 12 MP yang mampu merekam video hingga resolusi 1440p serta didukung teknologi HDR dan stabilisasi.

Selain itu, Huawei menyematkan algoritma AI untuk meningkatkan kualitas gambar, termasuk kemampuan multi-frame processing yang membantu hasil foto lebih tajam dan detail.

Fitur AI juga memungkinkan interaksi berbasis suara, pengenalan objek, hingga dukungan layanan pembayaran digital. Pengguna dapat memerintahkan kacamata untuk mengambil foto, merekam video, atau mencari informasi melalui asisten suara bawaan.

Huawei juga mengintegrasikan kemampuan AI untuk menerjemahkan bahasa secara real-time, fitur yang sangat berguna bagi pengguna yang sering bepergian ke luar negeri atau berkomunikasi dengan mitra bisnis dari berbagai negara.

Integrasi dengan ekosistem Huawei juga memungkinkan pengguna untuk menyinkronkan data dengan smartphone, tablet, dan perangkat lain dalam satu ekosistem yang terpadu.

Baterai Lebih Tahan Lama

Dari sisi daya tahan, Huawei AI Glasses mampu digunakan hingga sekitar 9 jam untuk pemutaran musik. Hal ini menjadi salah satu nilai jual dibanding perangkat sejenis di kelasnya.

Kapasitas baterai yang efisien ini penting mengingat perangkat wearable dituntut selalu aktif dalam berbagai aktivitas pengguna.

Pengisian daya dilakukan melalui charging case khusus yang juga berfungsi sebagai tempat penyimpanan. Case ini mampu mengisi penuh baterai kacamata dalam waktu sekitar 50 menit, sehingga pengguna tidak perlu menunggu lama untuk kembali menggunakan perangkat.

Manajemen daya yang cerdas juga diterapkan, di mana kacamata akan secara otomatis masuk ke mode hemat daya saat tidak digunakan dalam waktu tertentu. Fitur ini membantu memperpanjang masa pakai baterai secara keseluruhan.

Efisiensi infrastruktur telekomunikasi yang mendukung konektivitas perangkat wearable juga menjadi faktor penting dalam memastikan pengalaman pengguna yang optimal.

Siap Tantang Dominasi Meta

Sebagai pembanding, kacamata pintar Ray-Ban Meta juga mengusung kamera 12 MP, speaker open-ear, serta integrasi AI untuk berbagai fungsi seperti foto, video, dan asisten suara.

Namun Huawei mencoba menawarkan diferensiasi melalui desain lebih ringan, efisiensi baterai, serta integrasi AI yang lebih dalam pada ekosistemnya.

Meta Ray-Ban yang dirilis sebelumnya telah mencatatkan penjualan yang cukup baik di pasar global. Namun Huawei yakin bahwa dengan pendekatan desain yang lebih ergonomis dan fitur AI yang lebih kaya, AI Glasses mampu merebut pangsa pasar yang signifikan, terutama di kawasan Asia.

Persaingan di segmen smart glasses juga melibatkan pemain lain seperti Google dan Apple yang dikabarkan sedang mengembangkan produk serupa.

Hal ini menunjukkan bahwa pasar perangkat wearable berbasis AI akan semakin ramai dalam beberapa tahun ke depan.

Dalam konteks mitigasi infrastruktur yang andal, kehadiran perangkat seperti AI Glasses membutuhkan dukungan jaringan yang stabil dan cepat untuk mengoptimalkan semua fitur yang ditawarkan.

Harga dan Ketersediaan

Huawei AI Glasses dipasarkan di China dengan harga mulai sekitar Rp6 jutaan. Perangkat ini menyasar pengguna yang membutuhkan wearable cerdas untuk aktivitas harian, mulai dari komunikasi hingga dokumentasi. Belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan di pasar global, termasuk Indonesia.

Richard Yu menambahkan bahwa Huawei akan terus mengembangkan fitur-fitur baru melalui pembaruan perangkat lunak secara berkala.

Hal ini memungkinkan pengguna untuk mendapatkan pengalaman terbaru tanpa harus mengganti perangkat keras.

Peluncuran AI Glasses juga menjadi bagian dari strategi Huawei untuk memperkuat ekosistem perangkat pintar mereka, yang mencakup smartphone, tablet, laptop, dan kini kacamata pintar.

Dengan pendekatan ini, Huawei berharap dapat menciptakan pengalaman yang mulus bagi pengguna di seluruh perangkat.

Kehadiran Huawei AI Glasses menunjukkan bahwa pasar smart glasses semakin kompetitif. Dengan kombinasi desain ringan, kamera canggih, dan fitur AI, Huawei berupaya menantang dominasi Meta sekaligus mempercepat adopsi perangkat wearable berbasis kecerdasan buatan di masa depan.

Konsolidasi di industri ini juga mencerminkan tren yang mirip dengan merger operator yang terjadi di sektor telekomunikasi, di mana efisiensi dan skala menjadi kunci dalam persaingan. (Icha)

Moratelindo dan MyRepublic Resmi Merger Jadi MoraRepublic

0

Telko.id – PT Mora Telematika Indonesia Tbk (Moratelindo) dan PT Eka Mas Republik (MyRepublic Indonesia) resmi melebur menjadi satu entitas bernama MoraRepublic. Langkah ini menandai babak baru konsolidasi di industri telekomunikasi tanah air.

Penggabungan tersebut efektif pada 22 April 2026 setelah mendapatkan restu dari pemegang saham dan regulator. Entitas hasil merger menggunakan nama PT Ekamas Mora Republik Tbk, dengan Moratelindo bertindak sebagai perusahaan penerima merger.

Direktur Utama MoraRepublic, Timotius M. Sulaiman, menyatakan bahwa merger ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi perusahaan di tengah persaingan industri yang semakin ketat.

“Dengan resminya MoraRepublic, kami membawa visi yang lebih besar untuk menghadirkan konektivitas yang tidak hanya cepat dan stabil, tetapi juga menjangkau lebih luas,” ujar Timotius dalam keterangan resmi yang diterima Telko.id.

Sinergi Infrastruktur dan Layanan

MoraRepublic hadir sebagai hasil penggabungan kekuatan infrastruktur backbone milik Moratelindo dengan layanan broadband ritel MyRepublic. Kombinasi ini menciptakan ekosistem layanan yang lebih terintegrasi, mulai dari jaringan tulang punggung fiber optik hingga layanan Fiber to the Home (FTTH).

Timotius menambahkan bahwa sinergi ini bukan sekadar ekspansi bisnis, melainkan upaya memperkuat fondasi infrastruktur telekomunikasi nasional.

Perusahaan baru ini akan fokus pada pengembangan jaringan fiber optik, layanan FTTH, serta solusi digital terintegrasi untuk segmen ritel dan enterprise.

Dengan kapasitas yang lebih besar, MoraRepublic menargetkan jangkauan yang lebih luas ke berbagai wilayah di Indonesia, termasuk daerah-daerah yang sebelumnya belum terjangkau layanan broadband berkualitas.

Dorong Ekosistem Digital Nasional

Merger ini dinilai sebagai langkah strategis untuk mendukung percepatan dan pemerataan transformasi digital nasional. Sinergi kedua perusahaan memungkinkan optimalisasi jaringan, efisiensi biaya, serta penghindaran duplikasi investasi infrastruktur.

Manajemen MoraRepublic menyebut bahwa integrasi ini akan menciptakan efisiensi operasional yang signifikan.

Dengan menggabungkan aset dan jaringan, perusahaan dapat menghindari pembangunan infrastruktur yang tumpang tindih dan mengalokasikan sumber daya secara lebih efektif.

Selain itu, entitas baru ini diharapkan mampu menghadirkan layanan yang lebih kompetitif di pasar telekomunikasi Indonesia yang semakin ramai.

Kombinasi backbone fiber optik dan layanan FTTH diyakini mampu meningkatkan kualitas layanan serta mempercepat ekspansi bisnis.

Perkuat Daya Saing Industri

Dengan skala bisnis yang lebih besar, MoraRepublic diproyeksikan mampu bersaing lebih kuat di industri telekomunikasi yang semakin kompetitif.

Langkah ini juga mencerminkan tren konsolidasi di sektor telekomunikasi, di mana efisiensi dan skala menjadi kunci dalam menghadapi lonjakan kebutuhan konektivitas digital.

Timotius M. Sulaiman menegaskan bahwa perusahaan akan terus berinovasi untuk menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang.

“Kami ingin menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia,” tutupnya.

Kehadiran MoraRepublic menjadi tonggak baru dalam industri telekomunikasi nasional. Dengan fondasi infrastruktur yang lebih solid dan visi ekspansi yang agresif, perusahaan ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak konektivitas digital nasional ke level berikutnya.

Perusahaan juga akan fokus pada pengembangan solusi digital untuk kebutuhan bisnis, termasuk layanan cloud, data center, dan konektivitas enterprise.

Hal ini sejalan dengan tren digitalisasi yang semakin masif di berbagai sektor industri di Indonesia.

Dengan penggabungan ini, MoraRepublic memiliki potensi menjadi pemain yang lebih kuat di industri telekomunikasi.

Kombinasi backbone fiber optik dan layanan FTTH diyakini mampu meningkatkan kualitas layanan serta mempercepat ekspansi bisnis ke wilayah-wilayah baru.

Merger ini juga dinilai akan mempercepat pembangunan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia. Selain memperluas cakupan jaringan, merger juga membantu mengurangi duplikasi investasi dan meningkatkan efisiensi industri secara keseluruhan.

Timotius menambahkan bahwa sinergi ini akan meningkatkan daya saing perusahaan sekaligus menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk pelanggan, karyawan, dan investor.

Ke depan, MoraRepublic akan memprioritaskan percepatan ekspansi jaringan serta peningkatan kualitas layanan secara terintegrasi. Dengan kapasitas yang lebih besar, perusahaan menargetkan jangkauan yang lebih luas baik untuk segmen ritel maupun enterprise.

Manajemen menyebut, MoraRepublic akan fokus pada pengembangan jaringan fiber optik, layanan FTTH, serta solusi digital terintegrasi untuk kebutuhan bisnis dan individu. Perusahaan juga akan terus berinovasi dalam menghadirkan layanan yang lebih kompetitif di pasar.

Langkah ini juga mencerminkan tren konsolidasi industri telekomunikasi yang semakin mengarah pada efisiensi dan skala bisnis.

Di tengah lonjakan kebutuhan konektivitas digital, perusahaan dengan skala besar dan infrastruktur yang kuat akan memiliki daya saing yang lebih tinggi.

Dengan fondasi infrastruktur yang lebih solid dan visi ekspansi yang agresif, MoraRepublic diharapkan mampu menjadi motor penggerak konektivitas digital nasional ke level berikutnya.

Perusahaan ini juga diharapkan mampu menghadirkan konektivitas yang lebih luas, cepat, dan stabil bagi masyarakat Indonesia.

Kehadiran MoraRepublic menjadi tonggak baru dalam industri telekomunikasi nasional. Dengan sinergi infrastruktur dan layanan, perusahaan ini diharapkan mampu menghadirkan konektivitas yang lebih cepat, stabil, dan merata di seluruh Indonesia. (Icha)

ChatGPT Images 2.0 Bikin Desain Jadi Lebih Praktis

Telko.id – Fitur terbaru ChatGPT Images 2.0 membawa peningkatan signifikan dalam pembuatan gambar berbasis AI, terutama dalam hal akurasi visual dan kemampuan memahami prompt yang lebih kompleks.

Teknologi ini langsung terintegrasi di ChatGPT, sehingga pengguna tidak lagi membutuhkan software desain tambahan untuk membuat visual. Cukup dengan mengetikkan deskripsi, sistem akan menerjemahkannya menjadi gambar yang detail dan sesuai konteks.

ChatGPT Images 2.0, yang juga dikenal sebagai ImageGen 2.0 atau GPT Image 2 di API, dirancang untuk memahami prompt yang lebih kompleks.

Model ini mampu menghasilkan gambar dengan komposisi lebih rapi, detail lebih presisi, serta konsistensi objek yang lebih baik dibanding generasi sebelumnya.

Salah satu peningkatan paling mencolok adalah kemampuan rendering teks di dalam gambar, yang kini jauh lebih jelas dan terbaca, bahkan dalam berbagai bahasa.

Baca Juga:

Pada versi sebelumnya, teks dalam gambar sering kali terlihat kurang rapi atau sulit dibaca. Kini, model terbaru ini mampu menampilkan tulisan dengan lebih presisi, termasuk untuk berbagai bahasa seperti Indonesia, Mandarin, hingga Hindi.

Hal ini membuka peluang baru dalam pembuatan infografik, materi presentasi, hingga konten media sosial yang membutuhkan elemen teks yang kuat.

Selain itu, ChatGPT Images 2.0 juga mendukung pembuatan desain yang lebih kompleks seperti infografik, mockup produk, komik, hingga UI sederhana, tanpa perlu software desain tambahan.

Dukungan berbagai rasio aspek juga membuat hasil gambar bisa langsung disesuaikan untuk kebutuhan platform seperti media sosial, presentasi, atau materi cetak.

Dalam praktiknya, teknologi ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan. Pelaku bisnis, misalnya, dapat membuat konten promosi visual secara cepat dan hemat biaya, seperti poster produk atau iklan media sosial.

Sementara di bidang pendidikan, guru dan pelajar dapat membuat infografik atau ilustrasi pembelajaran yang lebih menarik dan mudah dipahami.

Untuk pengguna berbayar, OpenAI juga menghadirkanmode khusus yang memanfaatkan kemampuan penalaran AI. Mode ini memungkinkan sistem melakukan analisis lebih dalam terhadap prompt, bahkan memanfaatkan informasi tambahan untuk menghasilkan gamabr yang lebih akurat dan konsisten.

Cara menggunakan ChatGPT Images 2.0

Cara akses fitur ini sangat mudah dan bisa dilakukan langsung dari ChatGPT:

  1. Buka ChatGPT di web atau aplikasi
  2. Klik tab ‘Images’ di sidebar
  3. Ketik prompt atau deskripsi gambar
  4. Tunggu hasilnya dalam beberapa detik

Bagi developer, model ini tersedia melalui API dengan nama gpt-image-2, yang dapat diintegrasikan ke berbagai aplikasi dan kebutuhan bisnis.

Apple Gandeng Google, Siri Siap Naik Level di Update Selanjutnya

Telko.id – Apple dikabarkan tengah menyiapkan lompatan besar untuk Siri dengan dukungan teknologi AI Gemini milik Google, yang diproyeksikan hadir di iOS 27.

Melansir dari Detik Inet, pernyataan tersebut disampaikan CEO Google Cloud, Thomas Kurian, dalam ajang Google Cloud Next 2026 di Las Vegas, Amerika Serikat.

Ia menegaskan bahwa Google menjadi “preferred cloud provider” untuk pengembangan generasi baru Apple Foundation Models berbasis Gemini.

“Kami berkolaborasi dengan Apple sebagai preferred cloud provider untuk mengembangkan generasi berikutnya dari Apple Foundation Models berbasis teknologi Gemini. Model-model ini akan mendukung fitur-fitur Apple Intelligence di masa depan, termasuk Siri yang lebih personal yang akan hadir akhir tahun ini,” kata Kurian.

Meski terdengar seperti pengumuman baru, Apple sebenarnya sudah lama memberi sinyal soal transformasi besar Siri.

Perusahaan asal Cupertino itu berkali-kali menyebut peningkatan signifikan akan hadir pada 2026, meski tanpa tanggal pasti. Dengan konfirmasi dari Google, arah pengembangan Siri kini semakin jelas.

Baca Juga:

Siri generasi terbaru akan mengalami peningkatan signifikan dibanding versi saat ini. Dengan dukungan Gemini, asisten virtual ini diharapkan mampu memahami konteks percakapan lebih panjang, merespons lebih natural, serta memberikan jawaban yang lebih personal sesuai kebiasaan pengguna.

Pengembangan ini merupakan bagian dari strategi besar Apple Intelligence, di mana Apple ingin menghadirkan AI yang tidak hanya pintar, tetapi juga tetap menjaga privasi pengguna.

Untuk itu, sistemnya kemungkinan akan menggabungkan pemrosesan di perangkat (on-device) dan cloud melalui pendekatan seperti Private Cloud Compute.

Pada Maret 2025, Apple menunda peluncuran dan hanya menyebut fitur tersebut akan hadir “in the coming year”. Hingga akhir 2025 dan awal 2026, Apple tetap mempertahankan target rilis di tahun ini tanpa tanggal pasti.

Kolaborasi Apple dan Google dalam proyek ini juga menarik perhatian. Meski dikenal sebagai rival, keduanya kini saling melengkapi di era AI.

Google menyediakan teknologi dan infrastruktur melalui Gemini, sementara Apple tetap memegang kendali pengalaman pengguna.

Jika sesuai rencana, versi awal Siri baru ini akan diperkenalkan di ajang Worldwide Developers Conference (WWDC) 2026, sebelum akhirnya dirilis bersama iOS 27.

Pembaruan ini berpotensi menjadi salah satu upgrade terbesar Apple dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus menjadi upaya untuk mengejar ketertinggalan dari asisten AI lain yang lebih dulu berkembang.