spot_img
Latest Phone

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

Garmin Kampanye Women of Endurance: Ibu Rumah Tangga Bisa Setara HIIT

Telko.id - Aktivitas sehari-hari seorang ibu rumah tangga ternyata...

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...
Beranda blog Halaman 7

Xiaomi 17T Pro, Bawa Baterai 7.000 mAh dan Kamera Leica 5x

Telko.id – Xiaomi resmi meluncurkan smartphone flagship terbarunya, Xiaomi 17T Pro, di Indonesia pada 1 Juli 2026. Perangkat ini hadir dengan sejumlah peningkatan signifikan, terutama pada sektor kamera, daya tahan baterai, dan performa.

Dijuluki sebagai The Telephoto Master, ponsel ini mengusung teknologi kamera Leica 5x Telephoto yang diklaim mampu mengabadikan momen kebersamaan secara lebih natural dan sinematik.

“Pernah nggak sih, kamu baru sadar sebuah momen begitu berharga justru ketika semuanya sudah lewat?”. Frasa ini menjadi semangat utama di balik kehadiran Xiaomi 17T Pro, yang dirancang untuk menemani setiap aktivitas pengguna, mulai dari traveling, berkumpul bersama sahabat, hingga obrolan santai di rumah.

Kelebihan utama Xiaomi 17T Pro sebagai The Telephoto Master langsung terasa saat digunakan untuk mengabadikan momen intim. Teknologi kamera Leica 5x Telephoto yang didukung hingga 120x AI Ultra Zoom memungkinkan pengguna mengambil foto dari jarak jauh secara candid.

Hasilnya, ekspresi spontan dan senyuman alami dari orang-orang tersayang tetap tertangkap sempurna tanpa merusak suasana.

Xiaomi juga menyematkan fitur live cinematography pada perangkat ini. Pengguna dapat mengaktifkan mode Freestyle atau Portrait untuk merekam momen bergerak dalam format Ultra-HD Live Moment 4K.

Dengan efek transisi zoom yang seamless, video yang dihasilkan terlihat lebih halus dan tajam, membuat kenangan terasa lebih nyata saat diputar kembali. Informasi lebih lengkap mengenai fitur kamera ini bisa disimak pada artikel Fitur Terbaru dari seri 17T.

Content image for article: Xiaomi 17T Pro Resmi di Indonesia, Bawa Baterai 7.000 mAh dan Kamera Leica 5x
Kamera Leica 5x Telephoto Menangkap Memori Kebersamaan dengan Hewan Peliharaan

Performa Hiburan Maksimal dengan Layar dan Chipset Terkini

Xiaomi 17T Pro tidak hanya unggul di sektor fotografi. Untuk mendukung pengalaman hiburan, perangkat ini dibekali layar AMOLED 1.5K yang menghasilkan warna vivid dan detail tajam. Layar ini sangat cocok untuk menonton film atau video bersama keluarga di rumah.

Content image for article: Xiaomi 17T Pro Resmi di Indonesia, Bawa Baterai 7.000 mAh dan Kamera Leica 5x
Kamera Leica 2x Telephoto Mengabadikan Momen Travelling

Sesi gaming kompetitif pun terasa lebih mulus berkat prosesor MediaTek Dimensity 9500 (3 nm) yang dipadukan dengan refresh rate 144 Hz. Peningkatan performa pada CPU, GPU, dan pemrosesan AI memastikan semua transisi grafis game berat berjalan lancar tanpa lagging. Bagi pengguna yang penasaran dengan detail Spesifikasi Lengkap, Xiaomi dan Leica telah merilis informasi tambahan terkait fitur fotografi bergerak di seri ini.

Kenyamanan mata juga menjadi perhatian Xiaomi. Layar Xiaomi 17T Pro sudah dilengkapi teknologi Xiaomi Vision Care yang secara cerdas menyesuaikan kecerahan, mengurangi paparan blue light, dan flicker.

Sebagai smartphone Xiaomi pertama yang meraih sertifikasi TÜV Rheinland Intelligent Eye Care, perangkat ini memastikan quality time bersama keluarga tetap aman untuk mata meskipun digunakan dalam waktu lama.

Baterai 7.000 mAh dan Pengisian Super Cepat

Salah satu keunggulan paling menonjol dari Xiaomi 17T Pro adalah kapasitas baterainya. Xiaomi membenamkan baterai silicon-carbon generasi terbaru berkapasitas 7.000 mAh. Dengan kapasitas sebesar ini, ponsel sanggup menemani aktivitas intens seharian penuh, atau hingga dua hari dalam pemakaian normal.

Content image for article: Xiaomi 17T Pro Resmi di Indonesia, Bawa Baterai 7.000 mAh dan Kamera Leica 5x
Kamera Leica 5x Telephoto Mengabadikan Momen Kebersamaan Bersama Pasangan

Kekhawatiran kehabisan daya saat akan bepergian pun teratasi berkat teknologi pengisian cepat. Xiaomi 17T Pro mendukung 100W HyperCharge dan 50W Wireless HyperCharge yang mampu mengisi daya baterai dengan sangat cepat dalam hitungan menit.

Proses pengisian daya ini berjalan aman dan stabil berkat sistem Xiaomi 3D IceLoop System yang menjaga suhu perangkat tetap nyaman di genggaman.

Dengan segala keunggulan yang ditawarkan, Xiaomi 17T Pro memposisikan diri sebagai smartphone yang siap menemani dan mengabadikan setiap momen berharga penggunanya.

Mulai dari teknologi kamera sinematik, performa hiburan maksimal, hingga daya tahan baterai yang luar biasa, perangkat ini dirancang untuk menjadi teman setia dalam setiap perjalanan hidup.

Elon Musk Resmikan Rebranding xAI Menjadi SpaceXAI

Telko.id – Perusahaan kecerdasan buatan milik Elon Musk, xAI, resmi berganti nama menjadi SpaceXAI dan memperkenalkan logo baru sebagai identitas perusahaan.

Perubahan ini menjadi langkah terakhir dari proses integrasi xAI ke dalam SpaceX yang telah diumumkan sebelumnya, sekaligus menyatukan bisnis AI, antariksa dan media sosial di bawah satu merek.

SpaceX sebelumnya mengakuisisi xAI, termasuk chatbot andalannya, Grok, serta platform X pada Februari lalu. Langkah akuisisi ini menyatukan seluruh lini bisnis, seluruh bisnis kedirgantaraan, AI dan media sosial milik sang triliuner di bawah satu payung perusahaan.

Akun resmi xAI juga sudah berganti nama jadi @SpaceXAI. Akun tersebut turut membagikan sebuah video pendek yang memperlihatkan transisi grafis saat logo lama xAI melebur jadi logo baru SpaceXAI.

Melansir Business Insider pada Selasa (7/7), rebranding ini dilakukan menyusul aksi korporasi besar SpaceX yang melakukan IPO. SpaceX mencetak sejarah sebagai perusahaan dengan nilai IPO terbesar sepanjang masa setelah berhasil menggalang dana sebesar US$75 miliar.

Nilai valuasi perusahaan kini menembus angka sekitar US$1,77 triliun, yang sempat mengantarkan Elon Musk menjadi triliuner pertama di dunia.

Meski SpaceX lebih dikenal lewat ambisi roket dan penjelajahan luar angkasanya, berkas dokumen. IPO mereka mengungkap seberapa besar investasi yang digelontorkan perusahaan untuk sektor AI.

Baca Juga:

Pengeluaran modal SpaceX untuk sektor AI mencapai US$12,7 miliar pada 2025. Angka ini tiga kali lipat lebih besar dibanding anggaran untuk sektor luar angkasa dan konektivitas mereka, yang mencakup layanan internet satelit Starlink.

Walaupun divisi AI ini masih mencatatkan kerugian bersih bagi perusahaan, SpaceX meyakini sektor ini memiliki potensi pertumbuhan yang sangat besar. Mereka bahkan menyebut bahwa total potensi pasar di bidang AI adalah yang terbesar “dalam sejarah umat manusia.”

SpaceX juga berencana untuk meluncurkan satelit komputasi AI, atau pusat data di luar angkasa, paling cepat pada tahun 2028.

Di sisi lain, SpaceX telah mengamankan beberapa kontrak infrastruktur AI bernilai fantastis. Anthropic sepakat membayar SpaceX sebesar US$1,25 miliar per bulan untuk menyewa daya komputasi di pusat data Colossus milik mereka. Sementara itu, Google juga menyetujui kontrak senilai US$920 juta per bulan untuk fasilitas yang sama.

Perubahan nama in itidak mengubah fungsi layanan seperti Grok maupun platform X. Namun, identitas baru tersebut menegaskan bahwa seluruh pengembangan AI Elon Musk kini berada di bawah payung SpaceXAI, sehingga inovasi AI, komputasi, dan teknologi luar angkasa akan dikembangkan secara lebih terinterogasi di masa yang mendatang.

Intel Kembali Produksi Prosesor Lama karena Mahalnya DDR5

Telko.id – Intel dikabarkan akan kembali memasok sejumlah prosesor generasi lama guna memenuhi tingginya permintaan pasar PC entry-level. Langkah ini diambil di tengah lonjakan harga memori DDR5 dan terbatasnya pasokan global yang membuat banyak produsen PC dan motherboard kembali melirik platform berbasis DDR4 yang lebih terjangkau.

Menurut laporan yang dikutip dari Wccftech, Intel akan kembali memproduksi prosesor mulai dari Core Generasi ke-10 (Comet Lake) hingga ke generasi ke-14 (Raptor Lake dan Raptor lake Refresh).

Keputusan ini merupakan respons terhadap meningkatnya permintaan motherboard DDR4 yang masih banyak digunakan pada komputer kelas bawah dan menengah.

Kenaikan harga DDR5 menjadi salah satu alasan utama di balik strategi ini. Biaya memori yang terus meningkat membuat harga PC baru ikut terdongkrak, sehingga banyak produsen memilih kembali menggunakan platform lama yang menawarkan biaya produksi lebih rendah.

Dengan kembali memasok prosesor yang kompatibel dengan DDR4, Intel berharap dapat menjaga ketersediaan komputer dengan harga yang lebih terjangkau bagi konsumen.

Langkah strategis ini untuk sementara akan difokuskan pada wilayah Tiongkok terlebih dahulu sebelum didistribusikan ke negara lainnya. Setelah itu, pasokan diperkirakan akan diperluas ke wilayah lain sesuai kebutuhan pasar.

Besar kemungkinan, distribusi prosesor tersebut akan membutuhkan waktu yang lumayan memakan waktu mengingat produksi juga membutuhkan waktu yang tidak sebentar demi memenuhi permintaan pasar.

Di sisi lain, intel tetap melanjutkan pengembangan prosesor generasi terbaru berbaisis arsitektur Core Ultra.

Artinya, kembalinya prosesor lama bukan berarti perusahaan menghentikan inovasi, melainkan menjadi solusi jangka pendek untuk mengatasi kondisi pasar yang dipengaruhi tingginya harga komponen dan tekanan ekonomi.

Baca Juga:

Meskipun saat ini Intel juga tengah bersiap meluncurkan lini prosesor terbaru mereka, kehadiran kembali prosesor jadul Intel berbasis DDR4 ini dinilai sebagai solusi paling realistis untuk menyelamatkan ekosistem PC entry-level dari hantaman inflasi yang berkepanjangan.

Bagi konsumen, langkah ini berpotensi memperluas pilihan saat merakit atau membeli PC dengan anggaran terbatas. Kehadiran kembali prosesor generasi ke-10 higga ke-14 dapat membantu menjaga harga tetap kompetitif, terutama bagi pengguna  yang membutuhkan perangkat untuk bekerja, belajar, atau bermain game ringan tanpa harus beralih ke platform DDR5 yang saat ini masih relatif mahal.

Honor Watch 6 Plus Motorcycle Edition, Hadirkan Mode Berkendara Eksklusif

Telko.id – Honor resmi menawarkan varian terbaru smartwatch mereka, Honor Watch 6 Plus Motorcycle Edition. Varian ini merupakan hasil kolaborasi dengan pembalap Zhang Xue dan dirancang khusus untuk para pecinta otomotif, terutama pengendara motor.

Berdasarkan informasi yang beredar, Honor Watch 6 Plus Motorcycle Edition hadir dengan desain yang lebih kokoh dan agresif dibandingkan varian standarnya. Smartwatch ini mengusung tema balap motor dengan tampilan dual-tone hitam dan abu-abu, serta dilengkapi garis-garis merah dan biru pada strap yang menyerupai lintasan balap.

“Gemuruh di pergelangan tangan, membangkitkan naluri darah,” demikian pernyataan resmi Honor dalam keterangannya. Perusahaan menyebut varian ini sebagai perwujudan estetika trek dan kustomisasi eksklusif yang menonjolkan jiwa ksatria sejati.

Fitur Unggulan dan Desain Eksklusif

Salah satu daya tarik utama dari Honor Watch 6 Plus Motorcycle Edition adalah fitur “Motorcycle Mode” yang eksklusif. Mode ini dirancang untuk merekam setiap momen berkendara, termasuk postur saat melawan angin. Smartwatch ini juga dilengkapi dengan fitur “smart safety warning” yang memberikan peringatan keselamatan pintar bagi pengendara.

Content image for article: Honor Watch 6 Plus Motorcycle Edition Resmi Dipre-order, Hadirkan Mode Berkendara Eksklusif

Dari segi desain, wallpaper perangkat ini menampilkan seorang pembalap dalam posisi memenangkan balapan. Di bagian atas layar, terdapat logo “ZXMoto” sebagai identitas edisi kolaborasi ini. Honor mengklaim varian ini memberikan performa tingkat tinggi dibandingkan wearable lainnya, dengan tampilan yang lebih sporty dibandingkan desain klasik.

Bagi Anda yang tertarik dengan produk wearable terbaru, Anda bisa membaca artikel tentang Fitur Terbaru dari seri smartwatch Honor lainnya.

Ketersediaan dan Harga

Sebagai informasi tambahan, Honor juga tengah gencar melakukan ekspansi di Indonesia. Baru-baru ini, Experience Store baru resmi dibuka di Emporium Pluit Mall, menandakan komitmen perusahaan untuk memperkuat kehadirannya di pasar Tanah Air.

Target Pasar dan Dampak

Dengan peluncuran Motorcycle Edition ini, Honor secara jelas menargetkan segmen penggemar otomotif, khususnya biker. Fitur interaksi berkendara eksklusif dan peringatan keselamatan pintar menjadi nilai jual utama yang membedakan varian ini dari smartwatch konvensional.

Kolaborasi dengan Zhang Xue, seorang pembalap profesional, juga memberikan kredibilitas tambahan pada produk ini. Langkah ini menunjukkan strategi Honor untuk tidak hanya bersaing di pasar wearable mainstream, tetapi juga menjangkau komunitas spesifik dengan kebutuhan khusus.

Kehadiran varian Motorcycle Edition ini juga menjadi angin segar bagi pasar smartwatch yang selama ini didominasi oleh desain universal. Dengan pendekatan yang lebih niche dan personal, Honor berharap dapat menarik minat konsumen yang mencari perangkat wearable dengan identitas kuat.

Bagi penggemar teknologi yang juga hobi otomotif, varian ini bisa menjadi pilihan menarik. Namun, belum ada informasi lebih lanjut mengenai ketersediaan di pasar Indonesia. Biasanya, produk edisi khusus seperti ini membutuhkan waktu lebih lama untuk masuk ke pasar global.

Honor sendiri terus menunjukkan pertumbuhan positif di berbagai lini produk. Selain smartwatch, perusahaan juga aktif merilis smartphone dan tablet dengan berbagai inovasi. Untuk informasi lebih lanjut tentang promo dan penawaran, Anda bisa cek artikel tentang Promo Terbaru dari Honor.

Dengan fitur eksklusif dan desain yang berani, Honor Watch 6 Plus Motorcycle Edition siap menjadi teman setia bagi para pengendara motor yang ingin tampil beda sekaligus mendapatkan fitur smartwatch canggih. Apakah varian ini akan sukses di pasaran? Waktu yang akan menjawab.

Telkomsel Raih Tiga Pengakuan Global di TM Forum DTW Ignite 2026

0

Telko.id – Telkomsel meraih dua apresiasi global pada ajang TM Forum Digital Transformation World (DTW) Ignite 2026 di Copenhagen, Denmark, 23-25 Juni 2026.

Penghargaan tersebut meliputi TM Forum Excellence Awards 2026 kategori Excellence in People, Profit, and Planet melalui inovasi Early Warning System Driving Sustainable Business Continuity, serta Catalyst Innovator Recognition dengan predikat “Visionary” atas kontribusi aktif dan engagement tinggi sebagai Champion di program TM Forum Catalyst.

Direktur IT Telkomsel, Joyce Shia, menyatakan, “Pengakuan ini memperkuat langkah Telkomsel dalam memanfaatkan AI untuk menghadirkan layanan yang lebih relevan dan mudah digunakan pelanggan. Bagi kami, teknologi memberi dampak nyata ketika didukung fondasi data dan sistem yang terintegrasi serta terpercaya. Melalui pemanfaatan AI yang bertanggung jawab, kami meningkatkan pengalaman pelanggan sekaligus mendukung kemajuan digital yang lebih inklusif dan berkelanjutan.”

Penghargaan Excellence in People, Profit, and Planet diraih melalui pengembangan AI-Powered Early Warning System yang mendeteksi potensi dampak bencana lebih dini, mempercepat respons, serta menjaga keberlangsungan layanan bagi masyarakat.

Baca juga :

Solusi ini mengintegrasikan data internal dan eksternal untuk pemantauan, analisis, dan penyampaian informasi penting melalui berbagai kanal. Sistem tersebut telah mendeteksi ribuan insiden, menjangkau ratusan kota, dan mengirimkan jutaan peringatan guna membantu masyarakat memperoleh informasi penting secara lebih cepat saat dibutuhkan.

Selain meraih penghargaan, Telkomsel juga menjadi finalis empat kategori TM Forum Excellence Awards lainnya, yakni AI & Data for Business Impact, Regional Impact, serta Customer & Developer Experience.

Pada program TM Forum Catalyst, Telkomsel turut berpartisipasi aktif bersama mitra teknologi dan penyedia layanan komunikasi global dalam mendorong pengembangan AI, Open Digital Architecture (ODA), autonomous networks, dan customer experience. Berbagai inisiatif kolaboratif tersebut juga tercatat sebagai finalis sembilan kategori Open Innovation and Moonshot Catalyst Awards.

Telkomsel juga mencatat pencapaian sebagai operator pertama di Indonesia dan ketiga di Asia Tenggara yang memperoleh validasi implementasi tingkat tertinggi Autonomous Network Level 4 (ANL-4 Alpha Validation) dari TM Forum.

Melalui penerapan AI pada pengelolaan kualitas layanan menggunakan solusi NPS Improvement with AI for Autonomous by TAZ, jaringan dapat dipantau secara lebih otomatis, potensi gangguan dikenali lebih awal, dan kualitas layanan dijaga secara lebih responsif sehingga menghadirkan pengalaman digital yang semakin lancar, stabil, dan nyaman.

Direktur Network Telkomsel, Indra Mardiatna, menambahkan, “Pada akhirnya, yang dirasakan pelanggan adalah koneksi yang tetap lancar dan andal saat dibutuhkan. Karena itu, kami memanfaatkan AI dan autonomous network untuk mendeteksi potensi gangguan lebih dini serta mempercepat penanganannya. Jaringan yang semakin cerdas dan resilien menjadi fondasi penting untuk memperkuat ketahanan digital Indonesia, sehingga pelanggan dapat terus terhubung dengan nyaman dan produktif.”

DTW Ignite 2026 merupakan forum global TM Forum yang mempertemukan 5.000+ pelaku industri dari 100+ negara untuk mempercepat transformasi menuju masa depan digital yang lebih adaptif, kolaboratif, dan berdampak.

BRIN Targetkan Satelit NEO-1 Meluncur Januari 2027

Telko.id – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) secara resmi menargetkan peluncuran satelit Nusantara Earth Observation (NEO) 1 pada Januari 2027. Satelit ini menjadi proyek strategis nasional yang dirancang untuk memperkuat kemandirian teknologi satelit di Indonesia, khususnya di bidang penginderaan jauh.

Target tersebut disampaikan Kepala BRIN Arif Satria pada peringatan 50 Tahun Satelit Indonesia: Kedaulatan Digital dari Ruang Angkasa di di Auditorium Gd. BJ. Habibie, Jakarta, Rabu (8/7). Ia menegaskan bahwa satelit NEO-1 merupakan langkah konkret bangsa Indonesia untuk tidak lagi bergantung sepenuhnya pada satelit asing dalam hal pemantauan sumber daya alam dan mitigasi bencana.

“Kami menargetkan satelit NEO-1 meluncur pada Januari 2027. Satelit ini akan menjadi tulang punggung bagi kemandirian data penginderaan jauh nasional,” ujar Arif.

Satelit NEO-1 akan dilengkapi dengan berbagai muatan canggih, termasuk kamera resolusi tinggi yang mampu merekam objek di permukaan bumi dengan sangat detail. Data yang dihasilkan diharapkan dapat digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari pemetaan lahan, pertanian, kehutanan, hingga deteksi dini bencana alam seperti banjir dan kebakaran hutan.

Pembangunan satelit ini melibatkan kolaborasi antara peneliti BRIN dengan industri dalam negeri. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di sektor teknologi dirgantara. Dengan adanya proyek ini, transfer teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di bidang antariksa diharapkan semakin pesat.

Selain NEO-1, BRIN juga tengah mengembangkan satelit-satelit lain dalam program Nusantara Earth Observation. Program ini merupakan bagian dari peta jalan besar BRIN untuk menciptakan ekosistem satelit yang mandiri dan berkelanjutan di Indonesia.

Kemandirian teknologi satelit menjadi isu krusial bagi Indonesia sebagai negara kepulauan. Data satelit sangat vital untuk pemantauan wilayah, perencanaan pembangunan, dan penanggulangan bencana. Selama ini, Indonesia masih banyak mengandalkan data dari satelit milik negara lain, yang tentu saja memiliki keterbatasan dalam hal prioritas dan akses.

Dengan hadirnya satelit NEO-1, Indonesia akan memiliki kendali penuh atas data penginderaan jauh miliknya sendiri. Hal ini tidak hanya meningkatkan kedaulatan data, tetapi juga membuka peluang bagi pengembangan aplikasi dan layanan berbasis data satelit yang lebih spesifik dan sesuai dengan kebutuhan nasional.

Proyek satelit NEO-1 sendiri sudah memasuki tahap pengembangan yang cukup signifikan. Tim peneliti BRIN terus melakukan berbagai pengujian dan integrasi sistem untuk memastikan satelit siap beroperasi di orbit. Tantangan teknis seperti daya tahan komponen di luar angkasa, akurasi navigasi, dan kualitas transmisi data terus menjadi fokus utama.

Keberhasilan proyek ini akan menjadi tonggak sejarah baru bagi industri antariksa Indonesia. Tidak hanya dalam hal kemampuan membuat satelit, tetapi juga dalam hal pengoperasian dan pemanfaatan datanya. BRIN optimistis target peluncuran pada Januari 2027 dapat tercapai dengan dukungan semua pihak, termasuk pemerintah, industri, dan akademisi.

Perkembangan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan konektivitas digital di seluruh wilayah Indonesia. Selain satelit observasi, Indonesia juga telah meluncurkan satelit komunikasi seperti Satelit Nusantara 5 untuk memperkuat akses internet di daerah terpencil.

Ke depannya, BRIN berencana untuk mengoperasikan konstelasi satelit NEO yang terdiri dari beberapa unit. Konstelasi ini akan memungkinkan frekuensi pengambilan gambar yang lebih tinggi, sehingga data yang diperoleh bisa lebih up-to-date dan akurat. Hal ini sangat penting untuk aplikasi-aplikasi yang membutuhkan data real-time, seperti pemantauan lalu lintas laut atau deteksi perubahan lingkungan.

Dengan target yang jelas dan dukungan riset yang kuat, proyek satelit NEO-1 menjadi salah satu agenda paling dinantikan di sektor teknologi Indonesia. Keberhasilannya tidak hanya akan membanggakan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi seluruh rakyat Indonesia.

Baterai iPhone Ultra 5.000 mAh, Pesaingi Galaxy Z Fold8

Telko.id – Bocoran terbaru dari rantai pasokan Apple mengungkap kapasitas baterai yang akan digunakan pada iPhone Ultra. Menurut informasi dari pembocor ternama Digital Chat Station di Weibo, salah satu pemasok baterai Apple baru saja mendapatkan sertifikasi untuk sepasang baterai yang diduga kuat diperuntukkan bagi ponsel lipat pertama Apple tersebut.

Kedua baterai yang telah tersertifikasi itu memiliki kapasitas terukur masing-masing 1.921 mAh dan 2.962 mAh. Jika ditotal, kapasitas gabungannya mencapai 4.883 mAh. Angka ini merupakan kapasitas terukur, yang berarti kapasitas tipikal yang akan diiklankan secara resmi kemungkinan besar adalah 5.000 mAh.

Dengan demikian, iPhone Ultra dipastikan akan membawa baterai berkapasitas jumbo yang selama ini menjadi salah satu sorotan utama para penggemar Apple. Langkah ini sekaligus menjawab kekhawatiran banyak pihak mengenai daya tahan ponsel lipat yang biasanya lebih rendah dibandingkan ponsel reguler.

Menariknya, kapasitas baterai 5.000 mAh ini sejajar dengan bocoran kapasitas baterai yang beredar untuk Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra. Meskipun keduanya memiliki rasio aspek yang berbeda, persaingan di segmen ponsel lipat premium dipastikan akan semakin ketat.

Samsung sendiri dikabarkan akan membekali Galaxy Z Fold8, yang menjadi pesaing langsung iPhone Ultra, dengan baterai berkapasitas 4.800 mAh. Artinya, Apple unggul tipis 200 mAh dari kompetitor terberatnya di kelas ini.

iPhone Ultra dijadwalkan untuk diperkenalkan pada bulan September mendatang, bersamaan dengan peluncuran iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Meskipun sempat beredar rumor penundaan, laporan terbaru mengindikasikan bahwa perangkat ini akan tetap meluncur sesuai jadwal.

Strategi Baterai Terpisah untuk Ponsel Lipat

Penggunaan dua baterai terpisah pada iPhone Ultra bukanlah hal yang mengejutkan. Faktor bentuk ponsel lipat memang memerlukan desain baterai yang terbagi untuk mengakomodasi mekanisme lipatan. Pendekatan ini sudah umum diterapkan oleh berbagai produsen ponsel lipat lainnya.

Dengan kapasitas total 5.000 mAh, iPhone Ultra diprediksi mampu memberikan daya tahan yang kompetitif sepanjang hari. Apple selama ini dikenal dengan optimasi perangkat lunak yang efisien, sehingga baterai berkapasitas besar ini berpotensi memberikan performa yang luar biasa.

Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi para penggemar Apple yang sudah lama menantikan kehadiran ponsel lipat pertama mereka. Selain Fitur Terbaru dari segi desain, daya tahan baterai yang mumpuni menjadi salah satu faktor kunci kesuksesan perangkat ini di pasar.

Persaingan Sengit di Pasar Ponsel Lipat Premium

Persaingan di segmen ponsel lipat premium semakin memanas dengan hadirnya iPhone Ultra. Samsung selama ini menjadi pemimpin pasar dengan seri Galaxy Z Fold-nya. Namun, kehadiran Apple diprediksi akan mengubah peta persaingan secara signifikan.

Dengan kapasitas baterai yang sedikit lebih besar dari Galaxy Z Fold8, Apple menunjukkan keseriusannya untuk bersaing langsung di kelas tertinggi. Baterai 5.000 mAh pada iPhone Ultra menjadi nilai jual yang kuat bagi konsumen yang mengutamakan Spesifikasi Lengkap dan daya tahan.

Selain baterai, rumor lain menyebutkan bahwa iPhone Ultra akan hadir dengan layar lipat berkualitas tinggi, kamera canggih, dan chipset terbaru dari Apple. Semua elemen ini akan menjadikannya salah satu ponsel paling ambisius yang pernah dibuat oleh perusahaan asal Cupertino tersebut.

Kehadiran iPhone Ultra juga diprediksi akan mendorong inovasi lebih lanjut dari para pesaingnya. Samsung, misalnya, kemungkinan akan merespons dengan meningkatkan kapasitas baterai atau menghadirkan fitur-fitur baru pada Galaxy Z Fold generasi berikutnya.

Bagi konsumen, persaingan ini tentu menguntungkan karena mereka akan mendapatkan lebih banyak pilihan dengan spesifikasi yang semakin mumpuni. Pasar ponsel lipat premium diprediksi akan tumbuh lebih cepat dengan masuknya pemain sebesar Apple.

Informasi lebih lanjut mengenai spesifikasi detail, harga, dan ketersediaan iPhone Ultra masih dinantikan. Namun, bocoran baterai ini memberikan gambaran awal yang positif tentang apa yang akan ditawarkan oleh perangkat revolusioner dari Apple tersebut.

Samsung Galaxy XR Headset, Gunakan Android XR besutan Google

Telko.id – Samsung akhirnya memperluas pasar Samsung Galaxy XR, headset mixed reality (MR) andalannya, ke Inggris. Setelah debut di Korea dan Amerika Serikat, perangkat ini kini tersedia untuk pre-order melalui toko online resmi Samsung di Inggris, dengan harga £1.699.

Langkah ini menandai komitmen Samsung untuk menjadikan Samsung Galaxy XR sebagai pemain global di segmen headset premium. Perangkat ini menjadi salah satu yang pertama menggunakan platform Android XR besutan Google, menawarkan pengalaman imersif yang memadukan realitas virtual (VR) dan augmented reality (AR).

Bagi konsumen di Inggris, periode pre-order yang sudah berlangsung sejak pertengahan Juni 2026 ini disertai bonus paket “Explorer Pack” yang diklaim bernilai hingga £665. Paket ini mencakup langganan tahunan untuk Google AI Pro, YouTube Premium, Google Play Pass, Calm Premium, Project Pulsar by Adobe, serta akses ke aplikasi NFL PRO ERA dan pengalaman imersif Asteroid.

Spesifikasi Unggulan Galaxy XR

Dari segi teknis, Samsung Galaxy XR dibekali chipset Snapdragon XR2+ Gen 2 yang dirancang khusus untuk perangkat XR. Performa ini didukung oleh layar Micro-OLED 4K pada masing-masing mata, memberikan visual yang tajam dan jernih untuk konten imersif.

Baterai headset ini mampu bertahan hingga 2,5 jam dalam sekali pengisian. Samsung juga menjual aksesori pendukung seperti Galaxy XR Travel Case dan Galaxy XR Controllers yang masing-masing dibanderol £249. Namun, hingga 30 September 2026, kedua aksesori ini bisa didapatkan dengan diskon 30 persen.

Selain itu, Samsung menawarkan program bundling menarik. Pembeli yang membeli headset ini bersamaan dengan smartphone Galaxy mana pun akan mendapatkan potongan harga 10 persen untuk headsetnya. Promo ini berlaku hingga 4 Agustus 2026. Sementara itu, pembelian Galaxy Watch atau Galaxy Buds bersamaan dengan Galaxy XR memberikan diskon 10 persen hingga 30 September 2026.

Kehadiran Galaxy XR di Inggris menjadi bukti keseriusan Samsung dalam mengembangkan ekosistem perangkat wearable dan XR. Sebelumnya, Samsung juga telah merilis Samsung Galaxy Glasses yang menggunakan lensa Transitions, serta memperluas dukungan game 3D tanpa kacamata di GDC 2026.

Dampak di Pasar Global

Perluasan pasar Galaxy XR ke Inggris menunjukkan bahwa Samsung optimistis terhadap adopsi headset mixed reality di Eropa. Dengan harga yang kompetitif dan bonus paket konten yang melimpah, Samsung berusaha menarik minat pengguna yang ingin merasakan teknologi XR tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam untuk konten tambahan.

Meski belum ada konfirmasi resmi mengenai ketersediaan di Indonesia, langkah ekspansi ini bisa menjadi indikasi positif. Samsung sebelumnya telah menunjukkan komitmen terhadap inovasi XR melalui perangkat-perangkat seperti Galaxy Z TriFold yang membawa era baru ponsel lipat tiga.

Bagi penggemar teknologi di Indonesia, kehadiran Galaxy XR di pasar global patut dicermati. Dengan spesifikasi mumpuni dan dukungan ekosistem Google, headset ini berpotensi menjadi pilihan utama bagi mereka yang ingin menjelajahi dunia mixed reality.

Samsung sendiri belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai jadwal rilis di negara lain. Namun, dengan tren ekspansi yang agresif, bukan tidak mungkin Galaxy XR akan segera hadir di lebih banyak pasar, termasuk Asia Tenggara.

MODENA Energy Hadirkan Solusi Surya untuk Bisnis

Telko.id – MODENA Energy resmi meluncurkan solusi energi berbasis tenaga surya yang dirancang untuk kebutuhan residensial hingga komersial. Langkah ini menjawab kebutuhan pengelolaan energi yang lebih cerdas di tengah meningkatnya konsumsi listrik di Indonesia.

Potensi energi surya di Indonesia sangat besar. Berdasarkan laporan International Energy Agency (IEA), tenaga surya merupakan salah satu sumber energi terbarukan dengan potensi terbesar di Indonesia, didukung letak geografis di garis khatulistiwa yang memberikan paparan sinar matahari stabil sepanjang tahun.

“Saat ini, pengelolaan energi bukan hanya tentang bagaimana mengurangi tagihan listrik. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana rumah maupun bisnis memiliki sistem energi yang lebih mandiri, mampu menjaga efisiensi biaya operasional, sekaligus mendukung keberlanjutan dalam jangka panjang. MODENA Energy membantu masyarakat dan pelaku usaha mewujudkan hal tersebut melalui solusi energi berbasis surya yang dirancang sesuai dengan kebutuhan masing-masing pelanggan,” ujar Agiya Fersya, Head of MODENA Energy.

MODENA Energy menghadirkan layanan end-to-end, mulai dari konsultasi dan asesmen kebutuhan, perancangan sistem, instalasi, hingga layanan operasional dan maintenance. Pendekatan ini memastikan sistem tenaga surya bekerja optimal sesuai karakteristik properti pelanggan.

Content image for article: MODENA Energy Hadirkan Solusi Tenaga Surya untuk Rumah dan Bisnis

Kendali Penuh atas Sumber Energi

Ketergantungan pada satu sumber pasokan listrik dapat menjadi tantangan saat terjadi gangguan atau kebutuhan energi terus meningkat. Dengan solusi tenaga surya, pelanggan memiliki kendali lebih baik terhadap biaya energi jangka panjang.

Bagi sektor komersial, pengelolaan energi berpengaruh langsung pada efisiensi operasional. Pelaku usaha dapat mengurangi ketergantungan pada pasokan listrik konvensional sekaligus mengoptimalkan biaya energi.

MODENA Energy merancang sistem energi sesuai karakteristik properti dan kebutuhan masing-masing pelanggan. Pendekatan ini tidak hanya berorientasi pada efisiensi biaya, tetapi juga mendukung ketahanan energi jangka panjang.

Tiga Sistem Tenaga Surya yang Ditawarkan

MODENA Energy menawarkan tiga pilihan sistem tenaga surya yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan:

  • On-grid: Sistem terhubung dengan jaringan PLN tanpa baterai. Energi surya digunakan langsung pada siang hari saat paparan sinar matahari optimal. Ideal untuk bangunan dengan konsumsi listrik tinggi seperti kantor, pabrik, ruko, dan hotel.
  • Off-grid: Sistem mandiri tanpa koneksi PLN. Energi disimpan di Battery Energy Storage untuk digunakan malam hari. Cocok untuk lokasi terpencil yang belum terjangkau jaringan listrik.
  • Hybrid: Menggabungkan sistem on-grid dengan baterai untuk fleksibilitas tinggi. Energi surya digunakan terlebih dahulu, kelebihan disimpan di baterai. Ketika baterai tidak mencukupi, sistem beralih ke PLN. Pilihan tepat untuk rumah, fasilitas kesehatan, dan bisnis yang membutuhkan keandalan pasokan.

Potensi penghematan dari penggunaan energi surya cukup signifikan. Pelanggan komersial dan industri dengan konsumsi listrik tinggi pada siang hari dapat menekan tagihan listrik sekitar 30% hingga 70%. Sementara untuk residensial, potensi penghematan berkisar antara 30% hingga 50%, tergantung pola pemakaian dan kapasitas sistem.

MODENA Energy juga mendukung platform pemantauan digital berbasis cloud dan IoT. Pelanggan dapat memantau performa sistem secara real-time, mulai dari produksi energi, konsumsi listrik, hingga estimasi penghematan karbon melalui aplikasi atau dashboard web. Sistem ini dilengkapi notifikasi untuk mendeteksi potensi gangguan sejak dini.

Teknologi tenaga surya juga mulai diadopsi di berbagai sektor. Beberapa inovasi terkait seperti Drone Tenaga Surya yang dikembangkan China menunjukkan potensi besar energi surya di masa depan.

Inovasi energi surya ini membuka peluang bagi rumah tangga dan pelaku usaha untuk mengelola energi secara lebih mandiri dan berkelanjutan. Dengan dukungan teknologi digital dan layanan end-to-end, transisi ke energi surya kini semakin mudah diakses.

Wamen Komdigi Apresiasi Registrasi Biometrik Indosat Medan

0

Telko.id – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengapresiasi kesiapan Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) dalam menjalankan registrasi kartu SIM baru dengan verifikasi biometrik.

Apresiasi ini disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, saat meninjau Gerai IM3 dan 3Store di Medan pada 4 Juli 2026.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari implementasi Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 7 Tahun 2026. Regulasi yang berlaku sejak 1 Juli 2026 ini mewajibkan verifikasi biometrik berupa pengenalan wajah di setiap proses registrasi kartu SIM baru.

Kebijakan ini menjadi langkah strategis pemerintah untuk menekan kejahatan siber dan penyalahgunaan nomor telepon.

Nezar Patria menegaskan bahwa verifikasi biometrik dirancang untuk menutup celah keamanan yang selama ini kerap dimanfaatkan pelaku penipuan.

“Verifikasi biometrik untuk registrasi kartu SIM baru bertujuan menutup celah kejahatan siber dengan memitigasi penyalahgunaan nomor telepon dan melindungi data pribadi konsumen tanpa menghambat akses ke layanan telekomunikasi,” ujarnya.

Wamen Komdigi juga menambahkan bahwa Kemkomdigi akan terus memastikan kebijakan ini berjalan dengan mengedepankan inklusivitas, keamanan, dan kecepatan.

“Kami mengapresiasi kesiapan Indosat dalam menerapkan kebijakan terbaru ini, sebagaimana ditunjukkan di Gerai IM3 dan 3Store di Medan,” kata Nezar Patria.

Validasi Kesiapan Operasional Indosat

Dalam kunjungannya, Nezar Patria meninjau langsung seluruh tahapan yang dilalui pelanggan saat registrasi kartu SIM di gerai. Proses tersebut mencakup kecepatan dan ketepatan pemindaian wajah pelanggan, pencocokan NIK, serta validasi sistem. Hasil peninjauan membuktikan bahwa operasional Indosat telah siap melayani Aturan Registrasi Kartu Seluler yang baru secara mulus.

Reski Damayanti, Director and Chief Legal & Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan komitmen perusahaan terhadap kepatuhan regulasi.

“Integritas, tata kelola yang baik, dan kepatuhan terhadap regulasi merupakan prinsip yang tidak dapat ditawar dalam setiap aspek operasional dan pengambilan keputusan di Indosat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kunjungan Wamen Komdigi menjadi validasi atas kesiapan para petugas sebagai garda terdepan Indosat.

“Kunjungan Bapak Wamen Komdigi ke Gerai IM3 dan 3Store di Medan menjadi validasi atas kesiapan para petugas sebagai garda terdepan Indosat serta kematangan infrastruktur dan sistem di balik verifikasi data konsumen,” kata Reski.

Langkah Strategis Lawan Kejahatan Siber

Penerapan verifikasi biometrik dalam registrasi kartu SIM baru menjadi langkah strategis untuk menekan penyalahgunaan nomor seluler. Kejahatan seperti penipuan dan kloning identitas selama ini marak terjadi karena celah dalam sistem registrasi konvensional.

Dengan sistem baru ini, pendataan pelanggan menjadi lebih akuntabel dan transparan.

Indosat juga memaknai kebijakan ini sebagai momentum untuk memperkuat kepercayaan dan loyalitas pengguna. Perusahaan berkomitmen menghadirkan layanan yang lebih optimal bagi pelanggan yang telah terverifikasi. Langkah ini sejalan dengan komitmen Indosat dalam menghadirkan pengalaman yang aman, nyaman, dan terpercaya bagi pengguna IM3 dan Tri.

Bagi pelanggan yang ingin melakukan registrasi, prosesnya cukup mudah. Pelanggan IM3 dan Tri dapat melakukan Registrasi Biometrik Wajah dengan mengakses laman registrasi prabayar resmi Indosat.

Setelah itu, pilih menu registrasi biometrik IM3 & Tri dan ikuti proses verifikasi nomor melalui OTP, pengisian NIK, verifikasi data kartu, serta pemindaian wajah sesuai instruksi.

Indosat juga menyiapkan kanal bantuan bagi pelanggan yang mengalami kendala. Layanan pelanggan resmi IM3 di 185 dan Tri di 132 siap membantu.

Selain itu, gerai resmi IM3 dan 3Store yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia juga dapat menjadi alternatif bagi pelanggan yang membutuhkan bantuan langsung, termasuk di wilayah dengan keterbatasan akses.

Langkah Indosat ini juga sejalan dengan upaya operator lain seperti Telkomsel Terapkan Registrasi Biometrik yang mendukung program SEMANTIK Komdigi. Dengan demikian, ekosistem telekomunikasi nasional semakin siap menghadapi era baru registrasi yang lebih aman dan terpercaya.