spot_img
Latest Phone

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

Garmin Kampanye Women of Endurance: Ibu Rumah Tangga Bisa Setara HIIT

Telko.id - Aktivitas sehari-hari seorang ibu rumah tangga ternyata...

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

ARTIKEL TERKAIT

Telkomsel Dorong UKM Go Global Lewat AI

Telko.id – Telkomsel resmi menuntaskan rangkaian program Digital Creative Entrepreneurs (DCE) Academy & Summit 2026 di Bandung.

Acara ini menjadi bukti komitmen perusahaan dalam mendampingi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) agar semakin siap bertumbuh di era digital dan kecerdasan artifisial (AI).

Mengangkat tema “AI-Enabled SMEs Growth: How Locals Go Global”, program ini menghadirkan pembelajaran, mentoring, live shopping, benchmarking, pitching, hingga sesi inspiratif bersama pelaku usaha dan ekosistem kreatif.

Sebagai program CSR unggulan Telkomsel, DCE dirancang untuk memperkuat kapabilitas, kreativitas, dan daya saing UKM melalui pendekatan pertumbuhan berbasis AI.

VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, menegaskan bahwa inovasi digital bukan sekadar tentang teknologi yang semakin maju.

“Melalui DCE Academy & Summit 2026, Telkomsel ingin memastikan teknologi, termasuk AI, dapat dipahami dan dimanfaatkan secara relevan oleh pelaku UKM,” ujarnya. “Bagi kami, inovasi digital bukan hanya tentang teknologi yang semakin maju, tetapi tentang bagaimana teknologi tersebut membantu pelaku usaha mengambil keputusan lebih baik, menjangkau pelanggan lebih luas, dan menciptakan dampak nyata bagi masyarakat. Inilah bagian dari komitmen Telkomsel untuk terus melayani sepenuh hati dan membuka peluang pertumbuhan masa depan yang lebih inklusif.”

Antusiasme pelaku UKM terhadap program ini sangat tinggi. Lebih dari 2.900 pendaftar program DCE dari seluruh Indonesia tercatat. Dari jumlah tersebut, Telkomsel menyeleksi 500 UKM terbaik untuk mengikuti sesi onboarding, sebelum kemudian memilih 12 UKM terbaik yang lanjut ke DCE Academy & Summit 2026.

Alur kurasi bertahap ini memastikan peserta yang terpilih memiliki produk yang kompetitif dan siap memperkuat model bisnis, memperluas pasar, serta menciptakan dampak berkelanjutan.

Content image for article: Telkomsel Resmi Tutup DCE Academy & Summit 2026, Dorong UKM Lokal Go Global dengan AI

Dian Lestari, Founder RUMA Papua dan peraih Best of the Best DCE 2026, mengaku mendapatkan manfaat besar dari program ini. “Sejak hari pertama mengikuti DCE, kami mendapatkan pendampingan yang sangat membantu untuk melihat bisnis dengan lebih strategis.

Melalui rangkaian program ini, kami belajar bagaimana memperkuat produk, membangun cerita brand, sampai memanfaatkan teknologi untuk menjangkau pelanggan lebih luas. DCE memberi kami ruang untuk bertumbuh lebih percaya diri,” ujarnya.

12 UKM Terbaik dari Empat Kategori

Rangkaian DCE 2026 mempertemukan 12 UKM terbaik dari empat kategori, yaitu Fashion, Food & Beverages, Craft, dan Personal Care. Para finalis berasal dari berbagai daerah di Indonesia, antara lain Jawa Barat, Jawa Timur, D.I. Yogyakarta, Bali, Sumatera Utara, Papua, DKI Jakarta, dan wilayah lainnya.

Produk-produk mereka mengangkat kekuatan lokal, keberlanjutan, pemberdayaan komunitas, serta inovasi digital. Penilaian finalis mencakup lima aspek utama: keunggulan produk, model bisnis, strategi pemasaran, digitalisasi, serta dampak sosial dan lingkungan.

Pada puncak acara DCE Summit 2026, para finalis mengikuti sesi pitching, inspiring talks, bazaar UKM, networking, serta awarding untuk kategori Best Fashion Track, Best F&B Track, Best Craft Track, Best Personal Care Track, dan Best of the Best.

Melalui proses ini, Telkomsel ingin menunjukkan bahwa aksi CSR dan keberlanjutan dapat hadir secara konkret: bukan hanya melalui bantuan, tetapi melalui pendampingan yang memperkuat kapasitas usaha, membuka akses pasar, dan memperbesar peluang UKM lokal untuk naik kelas.

Content image for article: Telkomsel Resmi Tutup DCE Academy & Summit 2026, Dorong UKM Lokal Go Global dengan AI

Berikut adalah daftar UKM terbaik DCE 2026:

Kategori Fashion:

  • LAF Project – Brand alas kaki asal Cibaduyut, Bandung, yang berdiri sejak 2018 dengan fokus pada anak muda yang aktif bepergian melalui positioning #TemanJalan.
  • Guru Batik (Best Fashion) – Brand batik kontemporer dari Sleman, D.I. Yogyakarta, yang menjadikan kain sebagai ruang belajar.
  • Astagunaku – Brand dari Kabupaten Blitar, Jawa Timur, yang memproduksi kain batik cap, batik kombinasi, dan kain jumputan.

Kategori Food & Beverages:

  • Rangu Pisan – Brand baso aci instan khas dari Garut, Jawa Barat, dengan tiga varian rasa.
  • Ruma (Best of The Best, Best F&B) – Brand minuman teh probiotik berbasis lokal dari Jayapura, Papua, yang melibatkan perempuan Papua sebagai mitra produksi dan distribusi.
  • Coffest Roastery – Brand kopi asal Kota Pematang Siantar, Sumatra Utara, yang memproduksi green bean dan roast bean.

Kategori Craft:

  • Sugar Souvenir (Best Craft) – Usaha dari Kabupaten Bandung, Jawa Barat yang memproduksi souvenir ramah lingkungan dari limbah plastik.
  • Play and Replay – Brand mainan kayu dari Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, yang melibatkan ibu rumah tangga dalam proses produksi.
  • Redivivus – Brand aksesori buatan tangan dari Kabupaten Badung, Bali, yang mengubah sisa gabus botol anggur menjadi produk bernilai baru.

Kategori Personal Care:

  • Shaany Collagen (Best Personal Care) – Startup berbasis circular economy dari Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, yang mengolah limbah sisik ikan menjadi kolagen murni.
  • TallowNara – UKM dari Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang mengolah lemak sapi bersertifikat halal dan organik menjadi produk personal care.
  • Cultivia – Brand dari DKI Jakarta yang menghadirkan essential oil, personal care, dan aromaterapi dari tanaman rempah yang tumbuh di lahan eks-tambang kaolin.

Hingga 2026, DCE secara kumulatif telah menarik minat lebih dari 12.800 pendaftar UKM, mendampingi lebih dari 1.180 alumni dan mencetak 22 alumni terbaik.

Program ini juga telah menghadirkan ratusan sesi webinar dan mentoring bersama ratusan pakar dan mentor, serta menyalurkan dukungan dana hibah miliaran Rupiah.

Dampak pendampingan DCE juga tercermin dari capaian sejumlah alumni yang mampu memperluas pasar, meningkatkan omzet dan kapasitas produksi, sekaligus memperkuat model bisnis berbasis dampak sosial dan lingkungan.

Ke depan, Telkomsel akan terus memperkuat DCE sebagai wadah kolaborasi bagi UKM, mentor, pelaku industri, dan ekosistem digital. Tujuannya agar semakin banyak UKM lokal dapat naik kelas, berdaya saing, dan tumbuh berkelanjutan dengan dukungan pemanfaatan teknologi digital terkini.

Sebelumnya, Telkomsel juga telah meluncurkan DCE 2.0 untuk membantu UKM naik kelas, serta menggelar DCE 2021 agar UKM melesat dengan digital. (Icha)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU