spot_img
Latest Phone

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

Garmin Kampanye Women of Endurance: Ibu Rumah Tangga Bisa Setara HIIT

Telko.id - Aktivitas sehari-hari seorang ibu rumah tangga ternyata...

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

Anthropic Gandeng Samsung untuk Kembangkan Chip AI Sendiri

Telko.id – Anthropic dikabarkan tengah menjalin pembicaraan dengan Samsung Electronics untuk menjadikan perusahaan asal Korea Selatan tersebut sebagai mitra manufaktur dalam pengembangan chip khusus kecerdasan buatan (AI) menurut laporan The Information, mengutip sumber yang mengetahui rencana tersebut.

Langkah ini menandai ambisi Anthropic untuk memiliki prosesor AI sendiri, mengikuti jejak sejumlah perusahaan teknologi besar yang mulai mengembangkan chip khusus guna mengurangi ketergantungan pada Nvidia.

Rencana Anthropic masih dalam tahap awal dan perusahaan tersebut masih menentukan fungsi prosesor tersebut, seberapa kuat kinerjanya, serta bagaimana prosesor tersebut akan diintegrasikan ke dalam server, demikian dilaporkan The Information, mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut namun tidak disebutkan namanya. 

Chip Trainium milik Amazon.com Inc., TPU dari Google, dan prosesor grafis Nvidia Corp. akan tetap menjadi inti dari strategi komputasi Anthropic, kata perusahaan tersebut kepada The Information, sementara menolak berkomentar mengenai rencana chipnya. 

Perusahaan-perusahaan AI berupaya mendiversifikasi pasokan chip mereka untuk memenuhi lonjakan permintaan atas layanan mereka. Bulan lalu, OpenAI meluncurkan chip AI khusus pertamanya yang dikembangkan bersama Broadcom Inc.

Perusahaan AI generatif ini bertujuan untuk menyesuaikan perangkat keras yang sangat penting dalam menjalankan model-modelnya agar lebih efisien, menekan biaya operasional, dan mengurangi ketergantungan pada pemasok GPU. 

Kebutuhan komputasi AI yang terus meningkat membuat kepemilikan chip khusus menjadi salah satu strategi penting dalam persaingan teknologi global.

Kerja sama ini menjadi sebuah peluang besar bagi Samsung untuk memperkuat bisnis foundry atau manufaktur chip. Selama beberapa tahun terakhir, Samsung terus berupaya mengejar dominasi TSMC di industri semikonduktor.

Baca Juga:

Jika kesepakatan dengan Anthropic terwujud, Samsung berpeluang memperoleh pelanggan baru di sektor AI yang saat ini berkembang sangat pesat.

Bagi pengguna, pengembangan chip AI khusus mungkin tidak memberikan dampak langsung dalam waktu dekat. Namun, jika berhasil, langkah ini dapat membantu menghadirkan layanan AI yang lebih cepat, lebih efisien, dan lebih murah.

Di sisi lain, persaingan antara Samsung, TSMC, Nvidia, serta perusahaan AI besar menunjukkan bahwa kompetisi di era AI kini tidak hanya berlangsung pada model AI, tetapi juga pada teknologi  chip yang menjadi fondasi utama seluruh ekosistem kecerdasan buatan.

Daftar Anthropic, Artificial Intelligence, Chip AI, Samsung, Semikonduktor

- Advertisement -spot_img

Other Processor's