spot_img
Latest Phone

Garmin dan PBESI Siapkan Timnas Menuju Asian Games 2026

Telko.id - Garmin melalui divisi ekosistem B2B, Garmin Health,...

POCO F9 Series Siap Meluncur 1 September, Ini Keunggulannya!

Telko.id - POCO siap memperkenalkan lini terbarunya, POCO F9...

POCO X8 Pro Series Siap Libas Semua Genre Game Berat

Telko.id - POCO X8 Pro Series resmi diposisikan sebagai...

Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Latihan Sesuai Kondisi Tubuh

Telko.id - Samsung resmi menghadirkan Galaxy Watch Ultra2 dan...

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

Intel Kembali Produksi Prosesor Lama karena Mahalnya DDR5

Telko.id – Intel dikabarkan akan kembali memasok sejumlah prosesor generasi lama guna memenuhi tingginya permintaan pasar PC entry-level. Langkah ini diambil di tengah lonjakan harga memori DDR5 dan terbatasnya pasokan global yang membuat banyak produsen PC dan motherboard kembali melirik platform berbasis DDR4 yang lebih terjangkau.

Menurut laporan yang dikutip dari Wccftech, Intel akan kembali memproduksi prosesor mulai dari Core Generasi ke-10 (Comet Lake) hingga ke generasi ke-14 (Raptor Lake dan Raptor lake Refresh).

Keputusan ini merupakan respons terhadap meningkatnya permintaan motherboard DDR4 yang masih banyak digunakan pada komputer kelas bawah dan menengah.

Kenaikan harga DDR5 menjadi salah satu alasan utama di balik strategi ini. Biaya memori yang terus meningkat membuat harga PC baru ikut terdongkrak, sehingga banyak produsen memilih kembali menggunakan platform lama yang menawarkan biaya produksi lebih rendah.

Dengan kembali memasok prosesor yang kompatibel dengan DDR4, Intel berharap dapat menjaga ketersediaan komputer dengan harga yang lebih terjangkau bagi konsumen.

Langkah strategis ini untuk sementara akan difokuskan pada wilayah Tiongkok terlebih dahulu sebelum didistribusikan ke negara lainnya. Setelah itu, pasokan diperkirakan akan diperluas ke wilayah lain sesuai kebutuhan pasar.

Besar kemungkinan, distribusi prosesor tersebut akan membutuhkan waktu yang lumayan memakan waktu mengingat produksi juga membutuhkan waktu yang tidak sebentar demi memenuhi permintaan pasar.

Di sisi lain, intel tetap melanjutkan pengembangan prosesor generasi terbaru berbaisis arsitektur Core Ultra.

Artinya, kembalinya prosesor lama bukan berarti perusahaan menghentikan inovasi, melainkan menjadi solusi jangka pendek untuk mengatasi kondisi pasar yang dipengaruhi tingginya harga komponen dan tekanan ekonomi.

Baca Juga:

Meskipun saat ini Intel juga tengah bersiap meluncurkan lini prosesor terbaru mereka, kehadiran kembali prosesor jadul Intel berbasis DDR4 ini dinilai sebagai solusi paling realistis untuk menyelamatkan ekosistem PC entry-level dari hantaman inflasi yang berkepanjangan.

Bagi konsumen, langkah ini berpotensi memperluas pilihan saat merakit atau membeli PC dengan anggaran terbatas. Kehadiran kembali prosesor generasi ke-10 higga ke-14 dapat membantu menjaga harga tetap kompetitif, terutama bagi pengguna  yang membutuhkan perangkat untuk bekerja, belajar, atau bermain game ringan tanpa harus beralih ke platform DDR5 yang saat ini masih relatif mahal.

Daftar DDR4, DDR5, Intel, Intel 10th Gen, Processor

- Advertisement -spot_img

Other Processor's