spot_img
Latest Phone

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

Garmin Kampanye Women of Endurance: Ibu Rumah Tangga Bisa Setara HIIT

Telko.id - Aktivitas sehari-hari seorang ibu rumah tangga ternyata...

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...
Beranda blog Halaman 30

Strava Tambah Fitur Terapi Fisik untuk Pemulihan Cedera

Telko.id – Strava, platform kebugaran global dengan lebih dari 195 juta pengguna, resmi meluncurkan fitur baru yang memungkinkan pengguna mencatat sesi terapi fisik.

Langkah ini menjadikan pemulihan cedera sebagai bagian tak terpisahkan dari perjalanan kebugaran yang tercatat secara digital.

Fitur Terapi Fisik hadir melengkapi lebih dari 50 jenis aktivitas yang tersedia di Strava. Pengguna kini bisa mencatat sesi rehabilitasi untuk berbagai olahraga seperti lari, bersepeda, berjalan, dan berenang secara langsung di aplikasi.

Strava ingin memastikan fase pemulihan tidak lagi menjadi titik buta dalam pelacakan kebugaran penggunanya.

“Keseimbangan antara aktivitas, pemulihan, dan rehabilitasi telah menjadi bagian dari Strava untuk membantu pengguna tetap termotivasi dengan aman. Proses pemulihan dari cedera bisa terasa berat, bahkan lebih menantang,” ujar Matt Salazar, Chief Product Officer Strava dalam pernyataan resmi.

Ia menambahkan, dengan hadirnya fitur ini, pengguna bisa tetap merasa dihargai meski sedang dalam masa pemulihan.

“Kami ingin memastikan seluruh fitur Strava, yang membantu pengguna membangun kebiasaan dan meningkatkan motivasi, juga relevan dalam fase pemulihan ini, karena bangkit dari cedera sama pentingnya dengan mencetak rekor pribadi baru,” jelasnya.

Selain Terapi Fisik, Strava juga memperbarui integrasi dengan aplikasi Recover Athletics yang menyediakan latihan mobilitas, kekuatan, dan daya tahan.

Ada pula tag aktivitas Recovery yang memudahkan pengguna membedakan antara sesi latihan intens dan aktivitas pemulihan ringan.

Langkah Strava ini menarik jika dibandingkan dengan ekosistem kebugaran lainnya. Sebagai perbandingan, DeepMind Bisa Deteksi kondisi medis secara dini, sementara Strava kini fokus pada pemulihan cedera penggunanya.

Melengkapi Ekosistem Kebugaran

Cedera dan pemulihan selama ini menjadi aspek yang kerap terabaikan dalam aplikasi pelacak kebugaran. Padahal, bagi atlet amatir maupun profesional, masa pemulihan sama krusialnya dengan sesi latihan. Strava mencoba mengisi celah ini dengan pendekatan yang lebih terstruktur.

Fitur Terapi Fisik memungkinkan pengguna mencatat progres dari sesi ke sesi, mirip seperti mencatat jarak lari atau kecepatan bersepeda. Dengan begitu, pengguna bisa melihat perkembangan pemulihan mereka secara data-driven.

Integrasi dengan Recover Athletics semakin memperkuat posisi Strava sebagai platform yang tidak hanya melacak performa, tetapi juga mendukung keberlanjutan gaya hidup aktif.

Latihan mobilitas dan kekuatan yang disediakan oleh aplikasi mitra itu bisa langsung diakses dan dicatat di Strava.

Tag aktivitas Recovery juga memberikan fleksibilitas lebih. Pengguna bisa memberi label pada aktivitas ringan seperti jalan santai atau stretching sebagai bagian dari program pemulihan, bukan sekadar latihan biasa.

Bagi pengguna yang serius menjaga kebugaran, fitur ini bisa menjadi alat yang berguna untuk memastikan mereka tidak memaksakan diri terlalu keras. Strava ingin membangun kebiasaan sehat jangka panjang, bukan sekadar mengejar rekor.

Implikasi bagi Pengguna Aktif

Dengan lebih dari 195 juta pengguna di 185 negara, penambahan fitur ini berpotensi mengubah cara orang memandang pemulihan. Banyak pengguna yang selama ini hanya mencatat latihan intensif, sementara sesi terapi fisik atau pemulihan tidak tercatat sama sekali.

Strava ingin mengubah paradigma itu. Dengan mencatat sesi terapi fisik, pengguna bisa mendapatkan gambaran yang lebih utuh tentang perjalanan kebugaran mereka. Ini termasuk kapan mereka cedera, bagaimana proses pemulihannya, dan kapan mereka siap kembali ke latihan normal.

Matt Salazar menekankan bahwa fitur ini dirancang untuk memberi ruang bagi pengguna yang sedang dalam masa pemulihan.

“Pengguna dapat berkata, ‘Saya hadir hari ini, saya menjalani prosesnya, dan saya terus membuat kemajuan,’” katanya.

Bagi komunitas Strava, fitur ini membuka peluang baru untuk saling mendukung. Pengguna bisa membagikan sesi terapi fisik mereka dan mendapatkan dorongan dari sesama anggota komunitas, sama seperti saat mereka berbagi pencapaian lari atau bersepeda.

Ke depan, Strava diperkirakan akan terus mengembangkan fitur terkait pemulihan. Dengan basis pengguna yang besar, platform ini memiliki potensi untuk menjadi pusat data kebugaran yang paling komprehensif, termasuk aspek rehabilitasi yang selama ini kurang terlayani.

Bagi pengguna yang ingin memulai, fitur Terapi Fisik sudah tersedia di aplikasi Strava versi terbaru. Pengguna cukup memilih jenis aktivitas “Terapi Fisik” saat mencatat sesi, dan data akan tersimpan seperti aktivitas lainnya. (Icha)

Telkomsat Perkuat Konektivitas Digital di Wilayah 3T Indonesia Timur

0

Telko.id – PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) terus memperkuat perannya dalam mendorong pemerataan konektivitas digital di Indonesia Timur.

Langkah ini dilakukan melalui optimalisasi layanan satelit dan pengembangan infrastruktur strategis untuk menjangkau wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang belum terlayani jaringan terestrial secara optimal.

Berdasarkan survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2025, penetrasi internet nasional telah mencapai 80,66%. Namun, kesenjangan antarwilayah masih signifikan.

Tingkat penetrasi di Maluku dan Papua baru mencapai sekitar 69,26%, menegaskan urgensi solusi konektivitas yang mampu menjangkau daerah sulit.

Direktur Komersial Telkomsat Andri Yunianto menyatakan bahwa kawasan Indonesia Timur memiliki potensi pertumbuhan besar seiring meningkatnya kebutuhan konektivitas digital di berbagai sektor.

“Permintaan layanan konektivitas di Indonesia Timur terus menunjukkan tren positif. Telkomsat melihat ini sebagai peluang sekaligus tanggung jawab untuk menghadirkan solusi yang tidak hanya menjangkau, tetapi juga memberikan kualitas layanan yang andal dan berkelanjutan,” ujar Andri.

Telkomsat menghadirkan layanan unggulan Internet Merah Putih sebagai solusi broadband satelit untuk mendorong percepatan digitalisasi di sektor pemerintahan, pendidikan, kesehatan, hingga UMKM.

Selain itu, Telkomsat juga menyediakan layanan berbasis VSAT serta solusi konektivitas lainnya yang mampu menghadirkan akses internet stabil ke wilayah pesisir, pedalaman, dan pulau terluar.

Pemerataan akses komunikasi dan internet masih menjadi tantangan besar di berbagai wilayah Indonesia, khususnya kawasan timur yang memiliki karakteristik geografis kompleks seperti pegunungan, hutan lebat, serta wilayah kepulauan.

Keterbatasan infrastruktur fiber optik dan Base Transceiver Station (BTS) menyebabkan masih terdapat blank spot yang berdampak pada terbatasnya akses masyarakat terhadap layanan digital, informasi, serta peluang ekonomi.

Sebagai bagian dari strategi ekspansi, Telkomsat memfokuskan pengembangan bisnis di Indonesia Timur sebagai sumber pertumbuhan baru. Penguatan infrastruktur terus dilakukan, salah satunya melalui pengembangan Community Gateway Wamena yang diproyeksikan menjadi hub strategis dalam distribusi layanan satelit di wilayah Papua Pegunungan.

Kehadiran gateway ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperluas jangkauan konektivitas di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur.

Langkah ini merupakan kelanjutan dari inisiatif sebelumnya melalui kehadiran Community Gateway Merauke yang diresmikan pada Desember 2025 sebagai gateway satelit pertama di Indonesia dan Asia Tenggara.

Fasilitas tersebut memperkuat ketahanan jaringan di wilayah paling timur Indonesia dengan menghadirkan akses satelit berkapasitas besar dan latensi rendah, sekaligus berfungsi sebagai titik distribusi konektivitas ke jaringan lokal.

Pengembangan gateway di Wamena melengkapi peran Merauke dalam membangun ekosistem konektivitas yang lebih resilien dan terintegrasi di Papua.

Dengan kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan, teknologi satelit menjadi solusi strategis untuk menjangkau wilayah yang tidak dapat dilayani jaringan terestrial secara optimal.

Dengan keunggulan dalam hal fleksibilitas dan jangkauan, layanan satelit berperan sebagai tulang punggung konektivitas di wilayah terpencil, mendukung berbagai sektor seperti pendidikan melalui pembelajaran digital, layanan kesehatan berbasis telemedicine, hingga penguatan layanan pemerintahan digital dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Telkomsat terus mengedepankan efisiensi operasional dan diversifikasi layanan guna memperkuat ketahanan bisnis. Dengan dukungan teknologi satelit yang andal dan pengembangan infrastruktur strategis, Telkomsat optimistis dapat terus berperan sebagai enabler utama dalam mendorong transformasi digital yang inklusif, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di seluruh penjuru Indonesia, khususnya kawasan timur.

Inisiatif ini sejalan dengan upaya memperkuat ekosistem konektivitas nasional. Kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti yang dilakukan Telin bersama CTL dan BW Digital, menunjukkan komitmen untuk mempercepat konektivitas digital di kawasan timur. Perkembangan ini juga didukung oleh kehadiran AI dan 5G sebagai tulang punggung digitalisasi di Indonesia.

Dengan langkah-langkah strategis ini, Telkomsat berperan penting dalam mempercepat pemerataan akses digital dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di wilayah 3T.

Pengembangan infrastruktur seperti Community Gateway Wamena dan Merauke menjadi fondasi kuat untuk mewujudkan konektivitas yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia Timur. (Icha)

XLSMART Beri Rp200 Juta Modal Usaha untuk UMKM Perempuan

0

Telko.id – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) menyalurkan total Rp200 juta modal usaha kepada tujuh pelaku UMKM perempuan terpilih dalam puncak acara Kompetisi Modal Pintar Sisternet 2026 (KMP 2026).

Pengumuman pemenang berlangsung di panggung utama XLSMART Day, ICE BSD, menandai puncak program inkubasi bisnis yang telah berjalan lebih dari tiga bulan.

Kompetisi Modal Pintar Sisternet 2026 ini berhasil menjaring lebih dari 33.000 pendaftar dari seluruh Indonesia. Angka tersebut mencerminkan antusiasme tinggi dari para womenpreneurs untuk mengembangkan usaha secara profesional dan berkelanjutan.

Proses seleksi dimulai dari tahap pendaftaran awal tahun, dilanjutkan dengan kurasi bisnis, hingga grand final pada April 2026.

Sebanyak 25 finalis terpilih mengikuti program mentoring dan advisory selama kurang lebih 10 minggu. Mereka dibimbing langsung oleh mentor dan praktisi industri.

Pada tahap akhir, para finalis mempresentasikan rencana bisnis di hadapan dewan juri dalam sesi pitching yang menjadi penentu utama.

Penilaian mencakup beberapa aspek penting, antara lain model bisnis dan keunggulan kompetitif, strategi pemasaran dan pertumbuhan, pengelolaan keuangan, kesiapan legalitas, potensi ekspansi termasuk strategi go export, serta dampak sosial dan keberlanjutan usaha.

Daftar Pemenang dan Alokasi Modal

Berdasarkan penilaian menyeluruh dari juri independen, XLSMART menetapkan tujuh pemenang KMP 2026 dengan rincian sebagai berikut:

  • Juara 1 – Zaqia Yuliana Pratiwi (Amertapetfood.id, Bogor) menerima Rp45 juta untuk produksi produk, sertifikasi, marketing dan branding.
  • Juara 2 – Marina Noor Prathivi (Tepung Lokallola, Bogor) menerima Rp40 juta untuk pengajuan klaim gluten free BPOM dan uji lab pendukung.
  • Juara 3 – Fenti Pramita menerima Rp35 juta untuk pengadaan alat peraga edukasi, investasi alat stimulasi sensory, serta branding dan marketing.
  • Juara 4 – Meybi Agnesya Lomanledo (Timor Tengah Selatan, NTT) menerima Rp30 juta untuk pengadaan bahan baku dan peningkatan kapasitas produksi.
  • Juara 5 – Rr Dina Rahayuningsih (Jeolfood id, Bandung) menerima Rp25 juta untuk pembelian peralatan pengolahan makanan dan riset produk.
  • Juara 6 – Camilla Okdriana Dewi (Alivejewerly, Jakarta Utara) menerima Rp15 juta untuk pembelian packaging baru dan display produk.
  • Juara 7 – Putri Lailatul Maghfiroh (Robotku School, Jawa Timur) menerima Rp10 juta untuk pengadaan kit robotik dan digital marketing ads.

Total hadiah Rp200 juta diserahkan secara simbolis di panggung utama XLSMART Day. Acara ini disaksikan oleh jajaran manajemen serta ribuan karyawan dan keluarga besar XLSMART.

Direktur & Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys menyampaikan, “KMP 2026 dirancang tidak hanya sebagai kompetisi, tetapi sebagai program inkubasi yang mendorong kesiapan bisnis perempuan untuk tumbuh berkelanjutan dan berdaya saing global. Kami melihat potensi besar dari para pelaku UMKM perempuan di Indonesia. Melalui KMP 2026, kami memperkuat kapasitas mereka dari sisi finansial, strategi bisnis, hingga kesiapan ekspor.”

Komitmen Pemberdayaan Berkelanjutan

Program KMP 2026 menghadirkan penguatan dibanding tahun sebelumnya. Pendekatan yang lebih komprehensif diterapkan, termasuk sesi advisory intensif serta kurikulum aplikatif yang mencakup strategi finansial, legalitas, dan ekspansi pasar. Tema Go Export menjadi fokus utama untuk mendorong kesiapan usaha menuju pasar global.

Inisiatif ini diselenggarakan oleh Sisternet dengan dukungan FUZZ sebagai mitra komunikasi dan aktivasi digital. Melalui aplikasi Sisternet yang telah diperbarui dengan fitur DigiHer, AI Assistant, hingga fitur kompetisi, peserta mendapatkan akses pembelajaran dan pengembangan bisnis yang terintegrasi dalam satu ekosistem digital.

XLSMART berkomitmen untuk memberdayakan perempuan pelaku UMKM melalui akses digital, pendampingan, dan peluang ekspansi pasar.

Langkah ini menunjukkan kedekatan perusahaan dengan kebutuhan nyata masyarakat. Program serupa juga telah dijalankan oleh operator lain, seperti Telkomsel Bersama PNM yang mendukung digitalisasi UMKM perempuan.

Ke depan, XLSMART akan terus memperluas jangkauan program pemberdayaan berbasis digital. Perusahaan melihat KMP sebagai model kolaborasi berkelanjutan antara teknologi, komunitas, dan pasar.

Program ini tidak hanya melahirkan wirausaha baru, tetapi juga mempercepat transformasi UMKM Indonesia agar mampu bersaing di tingkat global.

Sebelumnya, berbagai inisiatif serupa juga telah menunjukkan dampak positif bagi pemberdayaan perempuan. Program SisBerdaya dan DisBerdaya 2024 berhasil memenangkan 35 UMKM perempuan. Sementara itu, Sispreneur 2021 menargetkan 1.000 UMKM perempuan naik kelas.

Keterlibatan aktif karyawan dalam berbagai program sosial dan pemberdayaan, termasuk dalam rangkaian KMP hingga puncaknya di XLSMART Day, turut menciptakan budaya kerja yang inklusif, bermakna, dan penuh kebanggaan. Lingkungan kerja yang memberikan ruang bagi karyawan untuk berkontribusi terhadap dampak sosial inilah yang menjadi fondasi kuat bagi XLSMART sebagai best place to work. (Icha)

realme C100 Resmi Hadir: Baterai 8000mAh, Tahan Air IP69 Pro

Telko.id – realme resmi meluncurkan smartphone terbarunya, realme C100, yang dirancang khusus untuk anak muda dengan konsep “Aman Ajaaa”.

Perangkat ini mengusung baterai 8000mAh, sertifikasi tahan air IP69 Pro, dan ketahanan benturan militer MIL-STD-810H.

Peluncuran ini menjawab kebutuhan pengguna aktif yang menginginkan perangkat andal tanpa rasa khawatir.

Smartphone ini diposisikan sebagai hp baterai 8000mAh pertama di segmennya. Kapasitas besar itu memungkinkan pengguna menjalani aktivitas padat tanpa perlu terus mencari colokan listrik.

realme C100 dapat digunakan untuk scrolling media sosial, navigasi, streaming, hingga mengabadikan momen di alam terbuka sepanjang hari.

Content image for article: realme C100 Resmi Meluncur: Baterai 8000mAh, Tahan Air IP69 Pro

“realme memahami bahwa anak muda menginginkan smartphone yang praktis, tangguh, dan bebas ribet. realme C100 siap hadir sebagai jawaban dari keresahan tersebut,” ujar Krisva Angnieszca, Public Relations Lead realme Indonesia.

Ketahanan Ekstrem: IP69 Pro dan MIL-STD-810H

Perangkat ini tidak hanya unggul di sektor baterai. Perangkat ini juga membawa sertifikasi IP69 Pro (IP66, IP68, IP69, IP69K) yang memberikan perlindungan tinggi terhadap air dan debu.

Smartphone ini mampu bertahan di kedalaman hingga 6 meter selama 30 menit, sehingga aman saat hujan deras atau aktivitas luar ruangan.

Untuk kenyamanan, smartphone ini sudah dilengkapi Rain Touch Mode. Fitur ini memastikan layar tetap responsif meskipun dalam kondisi basah, dengan peningkatan akurasi hingga 35%. Pengguna juga bisa mengaktifkan Glove Mode untuk penggunaan saat memakai sarung tangan.

Dari sisi ketahanan fisik, perangkat ini sudah mengantongi sertifikasi MIL-STD-810H, standar militer untuk menghadapi benturan dan kondisi ekstrem. Smartphone ini tahan jatuh dari ketinggian hingga 2 meter.

Perlindungan diperkuat dengan ArmorShell Protection, termasuk ArmorShell Glass pada layar dan struktur bodi yang diperkuat untuk menyerap benturan.

“Kombinasi baterai super besar, ketahanan air tingkat tinggi, dan desain tahan banting menawarkan rasa tenang saat digunakan untuk aktivitas berat. Pengguna tidak perlu khawatir smartphone cepat habis baterai atau rusak karena cuaca,” tambah Krisva.

Spesifikasi Lengkap dan Tantangan TikTok

realme C100 menjadi pilihan tepat bagi anak muda yang menginginkan perangkat kuat dan tahan lama. Dengan konsep “Aman Ajaaa”, smartphone ini siap digunakan kapan saja dan di mana saja.

realme juga mengajak anak muda meramaikan peluncuran melalui “realme C100 Aman Ajaaa Challenge” di TikTok bersama Ganta. Challenge ini menggunakan filter khusus yang bisa diakses di bio TikTok realme Indonesia.

Peserta diminta memainkan tantangan, mengunggah video dengan tag @realme.Indonesia dan hashtag #realmeC100AmanAjaaa, serta mengajak teman untuk berpartisipasi. Pemenang berkesempatan membawa pulang hadiah senilai jutaan rupiah.

realme C100 Series akan hadir di Indonesia pada 7 Mei 2026. Kehadirannya menegaskan komitmen realme dalam menghadirkan teknologi relevan dan fungsional bagi anak muda. (Icha)

Tournameet Sukses Gelar Padel Bihalal 2026, Pererat Kolaborasi Lintas Industri

Telko.id – Tournameet, inisiatif dari Technologue.id, Genzone.id, dan Telko.id, sukses menyelenggarakan turnamen padel bertajuk Padel Bihalal 2026.

Acara yang berlangsung pada Sabtu (25/4) di Padel Corner Kemang 27 ini diikuti oleh berbagai kalangan profesional dari lintas industri, mulai dari media, brand, hingga PR agency.

Padel Bihalal 2026 hadir di tengah tren padel yang semakin populer sebagai gaya hidup masyarakat urban di Jakarta. Olahraga ini tidak hanya menjadi sarana menjaga kebugaran, tetapi juga ajang bersosialisasi. Momentum halal bihalal pun dipilih untuk memperkuat silaturahmi antar pelaku industri.

Ketua Pelaksana Padel Bihalal 2026, Denny Mahardy, menjelaskan bahwa acara ini dirancang untuk mempererat hubungan lintas sektor.

Content image for article: Tournameet Sukses Gelar Padel Bihalal 2026, Pererat Kolaborasi Lintas Industri

“Saya menggagas acara ini untuk teman-teman di industri seperti media bukan hanya media teknologi, tetapi juga otomotif, lifestyle, hingga game, untuk berkumpul halal bihalal di lapangan padel. Tujuannya supaya kita bisa memperluas kolaborasi kita agar tetap bisa bertahan di masa sulit,” ujarnya.

Sebelum pertandingan dimulai, seluruh pemain menjalani tes kesehatan, termasuk cek tekanan darah dan suhu tubuh. Semua peserta dinyatakan aman dan siap bertanding. Turnamen ini terbagi dalam dua kategori, yaitu Pro dan Social, yang berlangsung kompetitif dengan atmosfer penuh semangat.

Content image for article: Tournameet Sukses Gelar Padel Bihalal 2026, Pererat Kolaborasi Lintas Industri

Setelah melewati babak-babak sengit, berikut daftar pemenang Padel Bihalal 2026:

Kategori Pro

  • Juara 1: Team Delapan & Senyata
  • Juara 2: Forgame 1
  • Juara 3: Forwot 3

Kategori Social

  • Juara 1: Olahraga 1
  • Juara 2: KOL 2 (Jabber – Denny)
  • Juara 3: KOL 1 (Mikhail – Divy)

Kesuksesan acara ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Sponsor utama meliputi ASUS, Telkom Indonesia, dan MODENA. Dukungan juga datang dari KlikPR, XLSMART, Udari, CBN, Burson, Komunikasee, Team Delapan & Senyata, platform PINTU, serta Padel Corner Kemang 27.

Inisiatif Tournameet sebelumnya telah sukses menggelar acara serupa di tahun 2024, seperti Kompetisi Golf yang juga menjalin relasi antar industri. Melalui Padel Bihalal 2026, kolaborasi lintas sektor kembali diperkuat dengan semangat kebersamaan.

Acara ini menjadi bukti bahwa olahraga dapat menjadi jembatan untuk memperluas jejaring profesional. Dengan antusiasme peserta yang tinggi, Padel Bihalal 2026 berhasil menciptakan suasana kompetitif namun tetap santai. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang.

Ant International Hubungkan 150 Juta Merchant dan 2 Miliar Pengguna

0

Telko.id – Ant International saat ini telah menghubungkan lebih dari 150 juta merchant di seluruh dunia dengan lebih dari 2 miliar akun pengguna global.

Pencapaian ini disampaikan dalam forum eksekutif fintech unggulan, MoMents 2026, yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia.

CEO Ant International, Peng Yang, memaparkan strategi global perusahaan di era AI commerce. Ia menekankan bahwa model baru interoperabilitas keuangan dan AI commerce memberikan kemampuan besar untuk membantu perusahaan global maupun usaha kecil meningkatkan ketahanan bisnis sekaligus memperluas sumber pendapatan.

“Model baru interoperabilitas keuangan dan AI commerce memberi kami kemampuan yang besar untuk membantu perusahaan global maupun usaha kecil dalam meningkatkan ketahanan bisnis sekaligus memperluas sumber pendapatan,” ujar Peng Yang.

“Dengan jaringan yang semakin luas dan mendalam, kami dapat berkolaborasi dengan lebih banyak mitra untuk menghadirkan solusi fintech yang inovatif, tepercaya, dan bernilai tinggi di pasar dengan pertumbuhan tercepat,” ujar Peng Yang menambahkan.

Sebagai penyedia global terkemuka di bidang pembayaran digital, digitalisasi, dan teknologi finansial, Ant International kini mendukung lebih dari 300 metode pembayaran di lebih dari 220 pasar.

Jaringan ini mencakup seluruh skema kartu, 50 mitra pembayaran seluler, serta lebih dari 10 sistem QR nasional, termasuk SGQR (Singapura), DuitNow (Malaysia), ZeroPay (Korea Selatan), PromptPay (Thailand), QRIS (Indonesia), dan LankaPay (Sri Lanka).

Perusahaan juga terus memperluas ekosistemnya dengan menggandeng e-wallet dan aplikasi perbankan global, termasuk iFAST Global Bank (Inggris), KBank dan SCB (Thailand), barq (Arab Saudi), serta ShopeePay (Asia Tenggara).

Dengan rata-rata lebih dari 20 juta transaksi per hari, Ant International terus memperluas jangkauan pasarnya melalui lisensi baru dan kemitraan di Asia, Amerika Latin, dan EMEA.

Di Vietnam, perusahaan bermitra dengan NAPAS dan Vietcombank untuk menghadirkan layanan pembayaran QR lintas negara, sekaligus bekerja sama dengan Pemerintah Ho Chi Minh City dalam pengembangan pusat keuangan internasional.

Pada akhir tahun 2025, di wilayah Amerika Latin, Ant International menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan fintech asal Meksiko, R2, untuk mendukung ekspansi pembiayaan UMKM di kawasan tersebut.

Sementara itu di Timur Tengah, perusahaan berkolaborasi dengan Saudi Central Bank (SAMA) dan jaringan pembayaran nasional mada, dengan rencana menghadirkan pembayaran QR lintas negara Alipay+ pada 2026.

Perusahaan juga tengah menyiapkan peluncuran program keuangan syariah di Asia Tenggara dan pasar berkembang lainnya. Seiring ekspansi global bisnis yang terus berkembang, Ant International menempati peringkat pertama dalam jumlah akun global yang dikelolanya untuk pelaku usaha, khususnya UMKM yang bergerak di perdagangan lintas negara.

Solusi menyeluruh bagi perusahaan, UMKM, dan pasar berkembang menjadi sorotan utama dalam strategi menggabungkan kekuatan empat bisnis utama, yaitu Alipay+, Antom, Bettr, dan WorldFirst.

Keempat lini ini menghadirkan solusi pertumbuhan terintegrasi di semua skala bisnis, mulai dari pembayaran global, akun global, penguatan nilai strategis, hingga kepemimpinan inovasi dan teknologi.

Pembayaran global menjadikan sistem pembayaran sebagai penggerak pertumbuhan bagi bisnis dari berbagai skala agar dapat berkembang di ekonomi digital global.

Akun global menghadirkan akun global tanpa batas yang berbasis AI bagi bisnis dari berbagai skala, sekaligus membuka akses ke perdagangan digital lintas negara, sehingga memungkinkan bisnis untuk “born global” sejak hari pertama.

Penguatan nilai strategis menghadirkan solusi pembiayaan terintegrasi, kredit, dan pengelolaan kas berbasis teknologi untuk mendorong pertumbuhan yang inklusif.

Berbekal pengalaman di pembayaran global, Ant International secara aktif mengembangkan solusi AI dan blockchain bersama pelanggan, mitra, dan regulator guna menghadirkan inovasi yang aman, sesuai dengan peraturan yang berlaku, dan berdampak langsung bagi bisnis.

Solusi FinAI untuk Tantangan Bisnis Nyata

Melalui kolaborasi dengan penyedia LLM terkemuka, jaringan kartu, dan fintech lainnya, Ant International mengembangkan solusi FinAI untuk membantu merchant dan institusi keuangan mengatasi tantangan pertumbuhan dan keamanan. Beberapa solusi unggulan diperkenalkan dalam forum MoMents 2026.

Salah satunya adalah Agentic Mobile Protocol (AMP), kerangka pembayaran agentic pertama di dunia yang bersifat open source dan dirancang untuk antarmuka mobile guna mendorong perkembangan AI commerce.

Protokol ini memungkinkan koneksi pembayaran agentic yang aman dan berbasis AIOps ke berbagai layanan mobile, termasuk dompet digital, aplikasi perbankan, super app, dan portal mobile, di berbagai perangkat dari ponsel hingga wearable.

Selain itu, platform AI-as-a-Service milik Ant International, GenAI Cockpit, membekali mitra fintech dengan berbagai alat untuk mengembangkan solusi agentic, mulai dari asisten layanan pelanggan hingga copilot penjualan. Di Malaysia, TNG eWallet, serta easypaisa, bank digital pertama di Pakistan, telah memanfaatkan platform ini untuk menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih optimal berbasis AI.

Ant International juga mengandalkan AI SHIELD, model transformer manajemen risiko 3-in-1 untuk menjaga keamanan seluruh transaksi dalam ekosistemnya.

Didukung lebih dari 7 miliar parameter, model ini menggabungkan data graf, sekuensial, dan tabular untuk mengidentifikasi transaksi berisiko tinggi dengan tingkat presisi di atas 95%, sekaligus meningkatkan tingkat keberhasilan pembayaran hingga 13,5%.

Model AI FX berbasis MoE pertama di industri, Falcon TST AI FX model, mampu menghasilkan proyeksi jangka panjang dengan tingkat akurasi hingga 93%, didukung lebih dari 8,5 miliar parameter.

Model ini digunakan secara internal melalui Falcon TST untuk mengelola arus kas dan exposure FX secara berkala, dan berhasil menekan biaya hingga 60%. Pada 2025, model ini dirilis sebagai open source untuk memperluas pemanfaatan dan kolaborasi dalam pengembangan time-series learning.

EPOS360 merupakan pelopor aplikasi UMKM berbasis AI yang mengintegrasikan berbagai fitur praktis, mulai dari sistem POS, pembayaran, layanan perbankan, pembiayaan, hingga operasional bisnis dalam satu platform.

Platform ini pertama kali diluncurkan di Singapura, dan kini dapat diakses oleh merchant di Malaysia melalui mini program di TNG eWallet.

Antom Copilot menghadirkan otomatisasi dan dukungan bagi merchant dengan memanfaatkan pembelajaran dari kasus nyata, sehingga meningkatkan efisiensi layanan seperti penanganan sengketa chargeback hingga 46%.

Dalam satu tahun sejak diluncurkan, 72% merchant yang bergabung dengan Antom telah menyelesaikan integrasi pembayaran secara mandiri melalui copilot ini.

Masa Depan Layanan Keuangan di Era AI Commerce

Dalam forum eksekutif fintech MoMents 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, para eksekutif dari jaringan pembayaran global, perbankan, fintech, perusahaan teknologi, serta regulator membahas arah masa depan layanan keuangan di era AI commerce.

Fokus diskusi menyoroti transformasi sistem pembayaran, interoperabilitas global, evolusi super app berbasis AI, inovasi keuangan syariah, serta penguatan kepercayaan dan keamanan.

Ant International meresmikan Digital Business Center di Kuala Lumpur pada 2024. Pencapaian ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam memperkuat infrastruktur AI commerce global yang menghubungkan jutaan merchant dan miliaran pengguna di seluruh dunia.

Seiring dengan perluasan solusi AI, Ant International terus berinovasi untuk mendorong pertumbuhan inklusif di pasar berkembang. Perusahaan juga berkolaborasi dengan berbagai mitra untuk menghadirkan solusi fintech yang inovatif, tepercaya, dan bernilai tinggi.

Inovasi seperti keamanan siber berbasis AI menjadi bagian penting dari strategi Ant International. Dengan menggabungkan teknologi AI dan interoperabilitas global, perusahaan mampu menghadirkan solusi yang aman dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. (Icha)

Samsung Cetak Rekor Pendapatan Kuartal Pertama 2026

Telko.id – Samsung Electronics mengumumkan hasil keuangan kuartal pertama 2026 dengan pendapatan konsolidasi mencapai KRW 133,9 triliun atau sekitar USD 97,4 miliar.

Angka ini menjadi rekor pendapatan kuartalan tertinggi sepanjang sejarah perusahaan, meningkat 43% dibandingkan kuartal sebelumnya.

Laba operasional konsolidasi juga mencatat rekor baru, mencapai KRW 57,2 triliun (sekitar USD 41,6 miliar). Kinerja gemilang ini didorong oleh divisi semikonduktor yang mencatatkan pertumbuhan luar biasa, terutama dari bisnis memori.

“Divisi Device Solutions (DS) mencatat peningkatan penjualan kuartal ke kuartal sebesar 86%, dengan Bisnis Memori mencetak rekor tertinggi untuk pendapatan dan laba operasional kuartalan,” demikian pernyataan resmi Samsung Electronics, Kamis (30/4/2026).

Keberhasilan ini menunjukkan dominasi Samsung di pasar memori global, terutama dalam memenuhi permintaan kecerdasan buatan (AI) yang terus melonjak. Teknologi kepemimpinan di bidang memori dan harga jual rata-rata yang lebih tinggi menjadi faktor utama pendorong pertumbuhan.

Semikonduktor Jadi Motor Pertumbuhan

Divisi DS mencatat pendapatan konsolidasi KRW 81,7 triliun dan laba operasional KRW 53,7 triliun pada kuartal pertama. Bisnis Memori berhasil melampaui rekor penjualan kuartalan dengan memenuhi permintaan AI bernilai tinggi meskipun pasokan terbatas.

Samsung juga menjadi yang pertama di industri dalam penjualan massal produk HBM4 dan SOCAMM2 untuk platform NVIDIA Vera Rubin. Perusahaan juga mengembangkan SSD PCIe Gen6 secara tepat waktu untuk mengantisipasi kebutuhan penyimpanan data yang semakin besar.

Memasuki kuartal kedua 2026, Bisnis Memori memperkirakan permintaan akan tetap kuat seiring ekspansi infrastruktur AI. Samsung dijadwalkan mengirimkan sampel pertama HBM4E untuk memperkuat kepemimpinan teknisnya.

Pada paruh kedua 2026, perusahaan memperkirakan permintaan memori server akan tetap tinggi karena penyedia layanan cloud besar mengakomodasi adopsi AI dan layanan LLM oleh perusahaan. AI agen juga diperkirakan akan mempercepat pertumbuhan permintaan.

Bisnis Memori berencana terus memperluas pangsa produk AI bernilai tinggi seperti DDR5 dan SOCAMM2, serta memimpin pasar SSD eSSD PCIe Gen6 dengan produk berkinerja tinggi yang berfokus pada permintaan penyimpanan KV cache.

Sementara itu, pendapatan Bisnis System LSI membaik berkat peningkatan penjualan SoC. Pada kuartal kedua, divisi ini menargetkan peningkatan penjualan SoC dan sensor untuk ponsel pintar kelas menengah.

Di paruh kedua, mereka berencana memenangkan desain flagship SoC dan memperluas basis pelanggan sensor 200MP.

Pendapatan Bisnis Foundry menurun karena faktor musiman. Namun, divisi ini berhasil mempertahankan kemenangan desain yang berfokus pada HPC dan membangun fondasi di bisnis fotonik silikon.

Pengembangan node 1.4nm tetap berjalan sesuai rencana, dan mereka mengejar ekspansi pelanggan 2nm skala besar.

Divisi Lain Jaga Momentum

Divisi Device eXperience (DX) mencatat peningkatan penjualan 19% secara kuartalan, didukung peluncuran ponsel pintar flagship baru. Meskipun tekanan biaya meningkat, divisi ini memperluas penjualan produk bernilai tambah tinggi untuk menjaga profitabilitas.

Samsung Display Corporation (SDC) mencatat pendapatan KRW 6,7 triliun dan laba operasional KRW 0,4 triliun. Bisnis tampilan kecil dan menengah mengalami penurunan karena efek musiman dan dampak harga memori yang lebih tinggi. Namun, bisnis tampilan besar tetap stabil berkat permintaan kuat untuk monitor gaming OLED.

Bisnis MX dan Networks mencatat pendapatan KRW 38,1 triliun dan laba operasional KRW 2,8 triliun. Penjualan dan laba meningkat berkat campuran produk premium dan optimalisasi biaya yang proaktif.

Bisnis Visual Display (VD) dan Digital Appliances (DA) mencatat pendapatan KRW 14,3 triliun dan laba operasional KRW 0,2 triliun. Divisi VD meningkatkan profitabilitas melalui penjualan TV premium dan berukuran besar yang solid serta optimalisasi sumber daya.

Di tengah pencapaian ini, Samsung terus berinovasi dengan Fitur Terbaru di sektor rumah pintar dan memperkuat posisinya sebagai Merek Global terkemuka.

Untuk kuartal kedua 2026, divisi VD akan menargetkan peningkatan pendapatan dengan menangkap permintaan yang didorong oleh acara olahraga global.

Di paruh kedua, divisi ini berniat memperkuat kepemimpinan penjualan TV melalui fitur AI sambil mempercepat ekspansi bisnis layanan dan OS.

Harman mencatat penurunan pendapatan pada kuartal pertama karena peningkatan biaya. Namun, perusahaan memperkirakan pendapatan akan tumbuh pada kuartal kedua berkat peningkatan pasokan otomotif.

Di paruh kedua, Harman akan mencari momentum profitabilitas melalui peningkatan pasokan otomotif dan penjualan audio premium.

Samsung juga terus memperkuat posisinya di pasar monitor dengan menjadi pemimpin pasar monitor OLED global. Inovasi di sektor penyimpanan juga terus berlanjut dengan peluncuran produk MicroSD terbaru.

Secara keseluruhan, kinerja kuartal pertama 2026 menunjukkan fundamental bisnis Samsung yang kuat. Perusahaan optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan di sisa tahun ini, didorong oleh permintaan AI yang terus meningkat dan inovasi produk di berbagai lini bisnis. (Icha)

Huawei WiFi Mesh X3 Pro, Router Mewah Dengan Standar Baru

0

Telko.id – Huawei resmi memulai penjualan perdana HUAWEI WiFi Mesh X3 Pro di Indonesia pada 30 April 2026.

Router anyar ini dibanderol dengan harga Rp 3.999.000 dan membawa standar baru sebagai router Wi-Fi 7 mewah pertama di dunia yang mengedepankan desain premium serta performa konektivitas tangguh untuk hunian modern.

Perangkat ini dirancang untuk mendukung tren smart living yang membutuhkan koneksi internet cepat, stabil, dan menjangkau setiap sudut rumah tanpa buffering.

Huawei menyebut produk ini sebagai ‘The World’s First Luxurious Wi-Fi 7 Router with Powerful Connectivity’, menggabungkan estetika elegan dengan teknologi jaringan terkini.

HUAWEI WiFi Mesh X3 Pro menghadirkan kecepatan internet terdepan, jaringan yang menjangkau setiap sudut rumah tanpa buffering, serta desain ikonik Golden Mountain Glow yang mempercantik ruangan.

Desain Golden Mountain Glow yang Ikonik

Salah satu daya tarik utama router ini adalah desainnya yang tidak biasa. Terinspirasi dari fenomena alam Golden Mountain Glow, perangkat ini memiliki lebih dari 500 lekukan presisi dan pancaran cahaya lembut yang menciptakan pesona visual memikat.

Router ini juga menjadi perangkat pertama di industri yang menggunakan antena anyaman logam transparan, menyatu secara seamless dengan bodi perangkat.

Dengan pendekatan desain ini, HUAWEI WiFi Mesh X3 Pro tidak lagi hanya menjadi perangkat teknis yang disembunyikan di balik lemari atau sudut ruangan.

Router ini justru dirancang sebagai statement piece yang dapat memperindah tampilan ruangan, menjadikannya elemen dekoratif sekaligus fungsional.

Content image for article: Huawei Resmi Jual WiFi Mesh X3 Pro, Router Mewah Rp3,9 Juta

Konektivitas Seamless dengan Wi-Fi 7

Dari segi performa, HUAWEI WiFi Mesh X3 Pro mengusung teknologi Wi-Fi 7 yang menawarkan kecepatan internet hingga 3.6 Gbps.

Kecepatan ini memungkinkan aktivitas digital berat seperti streaming konten di beberapa layar, sesi gaming dengan respons instan, hingga mengelola puluhan perangkat rumah pintar secara bersamaan tanpa gangguan lag.

Perangkat ini juga dilengkapi port kabel 2.5Gbps untuk mendukung konektivitas perangkat seperti smart TV atau konsol game yang membutuhkan koneksi lebih kompleks.

Teknologi Easy Mesh, Huawei Mesh+, dan Multi-Link Operation yang terintegrasi memungkinkan pengguna berpindah ruangan tanpa merasakan jeda atau putus koneksi.

Sistem ini secara otomatis mengoptimalkan distribusi sinyal ke seluruh area rumah, dari ruang tamu, kamar tidur, dapur, hingga teras belakang, sehingga tidak ada lagi dead zone.

Huawei juga menghadirkan sistem pendinginan Shark Fin Heat Dissipation System dan dual airflow cooling untuk menjaga suhu perangkat tetap stabil meskipun digunakan secara intensif.

Sistem ini memastikan koneksi internet tetap andal untuk berbagai aktivitas, mulai dari maraton menonton hingga sesi push rank di akhir pekan.

Content image for article: Huawei Resmi Jual WiFi Mesh X3 Pro, Router Mewah Rp3,9 Juta

Kontrol Intuitif via Aplikasi

Kemudahan pengelolaan router juga menjadi perhatian Huawei. Melalui HUAWEI AI Life App, pengguna dapat melakukan setup perangkat dengan ringkas sejak hari pertama.

Aplikasi ini juga memungkinkan pemantauan performa jaringan secara real-time, optimalisasi cakupan internet, serta pengaturan pengalaman konektivitas yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing anggota keluarga.

Fitur Parental Control yang praktis turut disematkan untuk membantu orang tua mengatur waktu dan akses internet anak secara lebih fleksibel.

Selain itu, perangkat ini juga dilengkapi sistem keamanan jaringan berlapis untuk melindungi seluruh perangkat yang terhubung dari berbagai potensi ancaman digital.

Untuk pembelian pertama, konsumen dapat menikmati penawaran cicilan 0% mulai dari Rp333.250 per bulan selama 12 bulan, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

HUAWEI WiFi Mesh X3 Pro tersedia secara online melalui HUAWEI Official Store di Shopee, TikTok Shop, Tokopedia, Blibli, dan Lazada.

Untuk pembelian langsung, perangkat ini dapat ditemukan di HUAWEI Authorized Experience Store, Erafone, serta mitra ritel resmi lainnya di seluruh Indonesia.

Kehadiran HUAWEI WiFi Mesh X3 Pro menandai langkah baru Huawei dalam menghadirkan router premium yang tidak hanya fungsional tetapi juga estetis.

Dengan kombinasi desain mewah dan performa Wi-Fi 7, perangkat ini menjadi pilihan menarik bagi keluarga muda yang menginginkan konektivitas rumah tangguh tanpa mengorbankan tampilan interior. (Icha)

Indosat Cetak Pendapatan Rekor Rp15,2 Triliun di Kuartal I 2026

0

Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) membukukan pendapatan kuartalan tertinggi sepanjang sejarah perusahaan pada kuartal pertama 2026.

Total pendapatan mencapai Rp15,2 triliun, naik 12% secara tahunan (YoY). Kinerja solid ini didorong oleh strategi hyper-personalization berbasis AI dan pengelolaan operasional yang disiplin.

EBITDA perusahaan meningkat 13% YoY menjadi Rp7,2 triliun dengan margin yang tetap sehat. Sementara itu, laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak 26% YoY menjadi Rp1,5 triliun. Angka-angka ini menunjukkan konsistensi Indosat dalam mengeksekusi strategi yang berfokus pada pelanggan.

Pertumbuhan dua digit juga terjadi di bisnis seluler. ARPU gabungan naik 15% secara tahunan menjadi Rp45.000, menandakan monetisasi yang lebih optimal. Di sisi lain, trafik data tumbuh 25,1% YoY, menegaskan meningkatnya peran layanan digital dalam keseharian pelanggan.

Vikram Sinha, President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan, “Kinerja awal tahun yang solid ini menggambarkan konsistensi kami dalam menjalankan strategi dan memberikan nilai yang nyata bagi pelanggan. Dengan AI Hyper-personalization, Indosat dapat lebih relevan dalam setiap interaksi, tercermin dari keeratan yang semakin kuat, pengalaman pelanggan yang lebih baik, serta pertumbuhan yang berkelanjutan.”

AI Hyper-Personalization Jadi Motor Utama

Keberhasilan Indosat tidak lepas dari penerapan AI hyper-personalization. Strategi ini berfokus pada penyediaan pengalaman pelanggan yang lebih relevan dan sesuai kebutuhan. Seiring perilaku digital yang semakin beragam, Indosat bertransisi ke model berbasis data untuk memahami pelanggan dengan lebih baik.

Upaya ini mencakup penawaran paket data yang lebih fleksibel, ekosistem konten yang lebih kaya, serta akses layanan digital yang lebih intuitif. Hasilnya, engagement dan lifetime value pelanggan meningkat. Inisiatif ini sejalan dengan kolaborasi sebelumnya, seperti saat Indosat dan Safaricom mengembangkan ekosistem digital berbasis AI.

Untuk mendukung pertumbuhan ini, Indosat terus meningkatkan jaringan 5G. Jaringan ini tidak hanya menghadirkan pengalaman yang lebih lancar, tetapi juga memungkinkan kapabilitas berbasis AI untuk layanan yang lebih personal. Perusahaan juga memperkuat keamanan pelanggan melalui fitur anti-spam dan anti-scam berbasis AI.

Mempercepat Adopsi AI dan Ekosistem Digital

Selain fokus pada konektivitas, Indosat juga memperkuat perannya dalam ekosistem digital dan AI di Indonesia. Pada kuartal ini, perusahaan meluncurkan aplikasi Sahabat-AI, sebuah large language model yang dikembangkan secara lokal.

Aplikasi ini dirancang untuk memahami konteks bahasa Indonesia dengan lebih baik dan kini tersedia di App Store serta Play Store.

Dibangun dengan pendekatan multi-model dan multi-modal AI, platform ini bertujuan menurunkan hambatan adopsi AI di Indonesia.

Indosat juga memperkuat infrastruktur AI melalui platform NeoCloud, yang menyediakan akses ke kapabilitas komputasi berkinerja tinggi dan skalabel. Langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan inovasi benar-benar dikembangkan di Indonesia.

Di saat yang sama, Indosat memperluas kehadirannya di layanan konektivitas rumah melalui HiFi Air.

Layanan ini merespons meningkatnya kebutuhan akan solusi internet yang lebih fleksibel. Perusahaan juga membentuk FiberCo, sebuah kemitraan strategis untuk memperluas infrastruktur fiber di Indonesia sebagai tulang punggung konektivitas.

Ke depan, Indosat akan terus mempertahankan momentum pertumbuhan dengan meningkatkan keterlibatan pelanggan, memperluas kapabilitas jaringan, serta memperluas inovasi melalui data dan AI.

Berkat fondasi yang kuat, perusahaan berada dalam posisi tepat untuk memberikan nilai jangka panjang bagi pelanggan dan ekosistem digital Indonesia. (Icha)

Friendster Bangkit Lagi, Kini Bisa Diakses di Perangkat iOS

Telko.id – Media sosial legendaris Friendster dikabarkan kembali hadir setelah lama “mati”, dan kini sudah bisa diakses oleh pengguna iPhone di Indonesia melalui App Store.

Kebangkitan ini menjadi momen nostalgia bagi pengguna lama, sekaligus menandai arah baru platform yang tidak lagi mengikuti konsep media sosial modern seperti sekarang.

Dalam sebuah postingan blog pada Senin (27/4), Mike Carson, seorang programmer komputer yang berbasis di Philadelphia, mengatakan bahwa ia telah membeli domain Friendster dan mengamankan hak merek dagang Friendster tahun lalu. Kini, ia meluncurkan aplikasi Friendster khusus iOS.

Melansir dari CNN pada Kamis (30/4/2026), aplikasi ini sudah tersedia untuk pengguna berusia 13 tahun keatas. Aplikasi yang hanya berukuran 5,9MB yang dikembangkan oleh Friendster Labs Inc. tersebut kini berada di nomor 52 charts social networking App Store.

Baca Juga:

Berbeda dari versi lamanya, Friendster kini hadir dengan pendekatan yang jauh lebih sederhana. Aplikasi ini memiliki ukuran ringan dan hanya menyediakan fitur inti seperti feed, chat, dan notifikasi.

Tidak ada iklan maupun algoritma yang mengatur konten, sehingga pengguna hanya melihat postingan dari teman mereka tanpa campur tangan sistem rekomendasi seperti di media sosial lain.

Perubahan paling mencolok terletak pada cara berteman. Friendster versi terbaru mengusung konsep interaksi dunia nyata, di mana pengguna harus bertemu secara fisik dan “mengetuk” ponsel satu sama lain untuk menambahkan teman.

Artinya, koneksi sosial tidak bisa dilakukan hanya lewat pencarian atau permintaan pertemanan online seperti biasanya.

Tidak hanya itu, Friendster juga menghapus fitur yang identik dengan media sosial modern, seperti jumlah followers atau popularitas akun.

Bahkan, hubungan pertemanan bisa “melemah” jika pengguna jarang berinteraksi secara langsung di dunia nyata, menunjukkan bahwa platform ini ingin mendorong koneksi sosial yang lebih autentik.

Kembalinya Friendster menunjukkan adanya upaya menghadirkan alternatif dari media sosial saat ini yang penuh algoritma, iklan, dan konten viral. Alih-alih mengejar engagement digital, platform ini justru mencoba mengembalikan fungsi awal media sosial sebagai sarana membangun hubungan nyata antar manusia.

Jika tren ini berkembang, bukan tidak mungkin akan muncul gelombang baru media sosial yang lebih sederhana dan berfokus pada interaksi nyata, bukan sekadar aktivitas online.