Telko.id – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) menyalurkan total Rp200 juta modal usaha kepada tujuh pelaku UMKM perempuan terpilih dalam puncak acara Kompetisi Modal Pintar Sisternet 2026 (KMP 2026).
Pengumuman pemenang berlangsung di panggung utama XLSMART Day, ICE BSD, menandai puncak program inkubasi bisnis yang telah berjalan lebih dari tiga bulan.
Kompetisi Modal Pintar Sisternet 2026 ini berhasil menjaring lebih dari 33.000 pendaftar dari seluruh Indonesia. Angka tersebut mencerminkan antusiasme tinggi dari para womenpreneurs untuk mengembangkan usaha secara profesional dan berkelanjutan.
Proses seleksi dimulai dari tahap pendaftaran awal tahun, dilanjutkan dengan kurasi bisnis, hingga grand final pada April 2026.
Sebanyak 25 finalis terpilih mengikuti program mentoring dan advisory selama kurang lebih 10 minggu. Mereka dibimbing langsung oleh mentor dan praktisi industri.
Pada tahap akhir, para finalis mempresentasikan rencana bisnis di hadapan dewan juri dalam sesi pitching yang menjadi penentu utama.
Penilaian mencakup beberapa aspek penting, antara lain model bisnis dan keunggulan kompetitif, strategi pemasaran dan pertumbuhan, pengelolaan keuangan, kesiapan legalitas, potensi ekspansi termasuk strategi go export, serta dampak sosial dan keberlanjutan usaha.
Daftar Pemenang dan Alokasi Modal
Berdasarkan penilaian menyeluruh dari juri independen, XLSMART menetapkan tujuh pemenang KMP 2026 dengan rincian sebagai berikut:
- Juara 1 – Zaqia Yuliana Pratiwi (Amertapetfood.id, Bogor) menerima Rp45 juta untuk produksi produk, sertifikasi, marketing dan branding.
- Juara 2 – Marina Noor Prathivi (Tepung Lokallola, Bogor) menerima Rp40 juta untuk pengajuan klaim gluten free BPOM dan uji lab pendukung.
- Juara 3 – Fenti Pramita menerima Rp35 juta untuk pengadaan alat peraga edukasi, investasi alat stimulasi sensory, serta branding dan marketing.
- Juara 4 – Meybi Agnesya Lomanledo (Timor Tengah Selatan, NTT) menerima Rp30 juta untuk pengadaan bahan baku dan peningkatan kapasitas produksi.
- Juara 5 – Rr Dina Rahayuningsih (Jeolfood id, Bandung) menerima Rp25 juta untuk pembelian peralatan pengolahan makanan dan riset produk.
- Juara 6 – Camilla Okdriana Dewi (Alivejewerly, Jakarta Utara) menerima Rp15 juta untuk pembelian packaging baru dan display produk.
- Juara 7 – Putri Lailatul Maghfiroh (Robotku School, Jawa Timur) menerima Rp10 juta untuk pengadaan kit robotik dan digital marketing ads.
Total hadiah Rp200 juta diserahkan secara simbolis di panggung utama XLSMART Day. Acara ini disaksikan oleh jajaran manajemen serta ribuan karyawan dan keluarga besar XLSMART.
Direktur & Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys menyampaikan, “KMP 2026 dirancang tidak hanya sebagai kompetisi, tetapi sebagai program inkubasi yang mendorong kesiapan bisnis perempuan untuk tumbuh berkelanjutan dan berdaya saing global. Kami melihat potensi besar dari para pelaku UMKM perempuan di Indonesia. Melalui KMP 2026, kami memperkuat kapasitas mereka dari sisi finansial, strategi bisnis, hingga kesiapan ekspor.”
Baca Juga:
Komitmen Pemberdayaan Berkelanjutan
Program KMP 2026 menghadirkan penguatan dibanding tahun sebelumnya. Pendekatan yang lebih komprehensif diterapkan, termasuk sesi advisory intensif serta kurikulum aplikatif yang mencakup strategi finansial, legalitas, dan ekspansi pasar. Tema Go Export menjadi fokus utama untuk mendorong kesiapan usaha menuju pasar global.
Inisiatif ini diselenggarakan oleh Sisternet dengan dukungan FUZZ sebagai mitra komunikasi dan aktivasi digital. Melalui aplikasi Sisternet yang telah diperbarui dengan fitur DigiHer, AI Assistant, hingga fitur kompetisi, peserta mendapatkan akses pembelajaran dan pengembangan bisnis yang terintegrasi dalam satu ekosistem digital.
XLSMART berkomitmen untuk memberdayakan perempuan pelaku UMKM melalui akses digital, pendampingan, dan peluang ekspansi pasar.
Langkah ini menunjukkan kedekatan perusahaan dengan kebutuhan nyata masyarakat. Program serupa juga telah dijalankan oleh operator lain, seperti Telkomsel Bersama PNM yang mendukung digitalisasi UMKM perempuan.
Ke depan, XLSMART akan terus memperluas jangkauan program pemberdayaan berbasis digital. Perusahaan melihat KMP sebagai model kolaborasi berkelanjutan antara teknologi, komunitas, dan pasar.
Program ini tidak hanya melahirkan wirausaha baru, tetapi juga mempercepat transformasi UMKM Indonesia agar mampu bersaing di tingkat global.
Sebelumnya, berbagai inisiatif serupa juga telah menunjukkan dampak positif bagi pemberdayaan perempuan. Program SisBerdaya dan DisBerdaya 2024 berhasil memenangkan 35 UMKM perempuan. Sementara itu, Sispreneur 2021 menargetkan 1.000 UMKM perempuan naik kelas.
Keterlibatan aktif karyawan dalam berbagai program sosial dan pemberdayaan, termasuk dalam rangkaian KMP hingga puncaknya di XLSMART Day, turut menciptakan budaya kerja yang inklusif, bermakna, dan penuh kebanggaan. Lingkungan kerja yang memberikan ruang bagi karyawan untuk berkontribusi terhadap dampak sosial inilah yang menjadi fondasi kuat bagi XLSMART sebagai best place to work. (Icha)


