spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 1764

Susul Bank Swiss, Google Ikutan Danai Layanan Pesan Symphony

0

Jakarta – Penambahan investasi dari raksasa teknologi Google untuk sebuah modal yang didominasi oleh sebagian besar perusahaan keuangan dan usaha dari pendukung dipandang sebagai jalan dari Symphony untuk memperluas jaringan mereka diluar industri keuangan. Symphony sendiri merupakan sebuah startup, yang mengumumkan bahwa mereka telah mengumpulkan USD 100 juta dalam pendanaan dari investor pendukung, termasuk Google.

Menurut Symphony, Google telah bergabung dalam pendanaan bersama dengan bank Swiss UBS, bank Perancis Natixis dan Societe Generale, dan perusahaan modal ventura LakeStar dan merus Capital, investor yang ada sebelumnyna.

Pendanaan terbaru ini dilaporkan membuat nilai Symphony menjadi USD 650 juta.

Perusahaan Silicon Valley diharapkan mendapatkan suntikan dana tunai untuk daya ekspansi di seluruh dunia dan upaya untuk memenangkan lebih banyak pengguna. Sebagai informasi, saat ini startup berjumlah lebih dari 40.000 di 100 negara.

CEO  Symphony, David Gurle menyebutkan, “Jumlah ini memberikan landasan untuk tetap fokus pada visi kami untuk menjadi standar bagi komunikasi bisnis dan memungkinkan perusahaan ini untuk mempercepat pertumbuhan secara global.”

Dilansir.dari phys (13/10), munculnya Symphony dengan menghasilkan biaya yang lebih rendah menjadi sebuah tantangan ke layanan pesan yang tengah dijalankan oleh Bloomberg, yang telah lama menjadi alat komunikasi standar industri untuk lembaga keuangan ini, baik itu produsen maupun klien.

Sebelum pendanaan baru, Symphony telah didukung oleh beberapa perusahaan keuangan global terbesar yang memperoleh akses ke layanan pesan melalui investasi mereka. Ikut andilnya perusahaan teknologi aksasa Google, tentunya akan semakin membuka jalan bagi Symphony untuk mengepakkan sayap mereka dan mencoba bermain di perusahaan yang bukan hanya keuangan.

Symphony telah membuat layanan tersedia untuk umum mulai tanggal 15 September.

Dalam posting blog-nya, Gurle menyebutkan, pendekatan yang unik dari segi arsitektur yang berbasis cloud dan dirancang untuk melindungi data dari ancaman cyber dan dimana pelanggan memiliki infrastruktur untuk mengenkrip data tersebut.

Lebih lanjut Gurle menambahkan, perusahaan telah memesan lebih dari USD 10 juta kontrak anak magang dalam beberapa bulan terakhir. [AK/IF]

 

Broadband Vodafone Kini Rambah 22 juta Tempat di Inggris

0

Jakarta – Perusahaan telekomunikasi asal Inggris, Vodafone baru-baru ini mengklaim telah melebarkan akses ke layanan broadband tingkat tinggi dengan potensi menjangkau 22 juta tempat di negara tersebut. Mereka membundel paket “kelas bisnis’-nya dengan kecepatan 76mbps dan gratis berlangganan Netflix selama satu tahun.

Vodafone menyebutkan, layanan yang tadinya hanya tersedia untuk pelanggan mobile existing itu kini tersedia juga untuk semua pelanggan potensial.

Penawaran tersebut meliputi router baru yang dapat memprioritaskan perangkat tertentu pada jaringan dan menawarkan kontrol keluarga yang mudah dikonfigurasi untuk mengelola akses ke konten pada wifi.

Menurut Cindy Rose, Direktur Konsumen Vodafone, mengendalikan pasokan broadband rumah dari smartphone dan tablet akan menjadi pembeda utama di sini. “Pengenalan Vodafone broadband rumah dan 4G ultrafast kami membuat Vodafone berada di posisi yang baik untuk memenuhi semua kebutuhan konektivitas pelanggan, baik di rumah dan di mana saja,” katanya.

Mode ‘plug-and-play’ dari router baru Vodafone juga akan mempermudah pelanggan untuk menggunakan serta mengelola fitur baru melalui aplikasi obile Vodafone Connect yang telah diperbarui. Penawaran baru untuk layanan pelanggan termasuk Boost, yang memungkinkan pelanggan untuk meningkatkan kinerja perangkat apapun dengan mengkonfigurasi jaringan untuk memprioritaskan lalu lintas. Lalu ada Beam, yang menggunakan teknologi Beamforming untuk memfokuskan sinyal Wi-Fi ke perangkat yang kompatibel di rumah dan berkonsentrasi pada kekuatan sinyal.

Dilansir dari Telecoms (13/10), salah satu pengaturan yang ada adalah pengaturan Keluarga yang memungkinkan anggota keluarga yang paling teknis melek untuk menyesuaikan pengalaman kelompok. Kontrol tersebut memungkinkan pengguna untuk mengelola dan mengatur batas waktu pada perangkat tertentu dan mengendalikan pasokan ketika wifi tersedia. Secara teori, ini dapat memungkinkan orang tua untuk menetapkan batas pada penggunaan anak-anak mereka dari wifi.

Fitur lain yang memungkinkan untuk akses wifi tamu juga akan diberikan. Aplikasi Connect juga menciptakan potensi untuk perangkat seperti printer, speaker dan telepon untuk dikelola oleh kepala rumah. Saat ini, Vodafone Connect memang baru tersedia untuk perangkat Android, namun ke depan Vodafone mengatakan bahwa ini juga akan tersedia untuk iOS.

Sebagai bentuk apresiasi kepada para pelanggannya, Vodafone rencananya akan memberi diskon £5 untuk broadband standar mereka, terlepas dari apapun paket mereka saat ini. [AK/IF]

SK Telecom & China Unicom Berkolaborasi Kembangkan 5G

0

Jakarta – SK Telecom dari Korea Selatan dan China Unicom telah menandatangani nota kesepahaman (MOU) untuk bekerja sama dalam perkembangan bisnis dan teknologi. Pakta ini mencakup berbagai teknologi dan pasar, termasuk 5G, roaming internasional, peralatan dan konten untuk menciptakan start-up dan mitra layanan.

Kedua perusahaan berencana untuk berbagi informasi dan melakukan studi bersama untuk standarisasi dan komersialisasi jaringan 5G. Mereka juga akan bersama-sama meluncurkan layanan roaming kompetitif sebagai aset pariwisata bagi kedua negara agar meningkat dan mendapatkan pelanggan yang lebih kompetitif dan membentuk operator seluler mereka.

Menurut Organisasi Pariwisata Korea, total 6.130.000 orang China mengunjungi Korea pada tahun 2014, sedangkan 4,18 juta warga Korea mengunjungi China pada tahun yang sama.

Penawaran kompetitif pada biaya roaming bisa menjadi “deal breaker” untuk perusahaan telekomunikasi di tahun-tahun mendatang.

Menurut Jang Dong-hyun, Presiden dan CEO dari SK pemahaman akan menjadikan SK Telecom dan China Unicom dapat menawarkan layanan yang berbeda dan inovatif kepada pelanggan.

Kedua perusahaan telekomunikasi tersebut juga akan berkolaborasi pada bisnis pertumbuhan baru lainnya, seperti OTT konten untuk jaringan mobile. Kedua perusahaan akan berbagi informasi pada platform teknologi mereka, dengan tujuan untuk meningkatkan pengiriman produk-platform dan jasa terkait dan OTT hiburan dan berita jasa. SK Telecom mengatakan mereka berharap dapat menggunakan kesempatan ini untuk memperkenalkan teknologi di pasar China.

Selain itu, kedua perusahaan juga akan berbagi pengetahuan mereka dalam memelihara usaha dan memulainya di negara masing-masing serta akan membuat program inkubator usaha koperasi yang akan menemukan bakat dan mengembangkannya melalui proses pendanaan benih dan pengembangan produk.

“Kami akan terus melakukan upaya untuk mengembangkan peluang bisnis patungan yang baru,” kata Dong-hyun.

Dell Akuisisi EMC Senilai $67 Miliar

0

Dalam dunia usaha, untuk menjadi besar ada beberapa alternative cara. Salah satu yang sering digunakan adalah mengakusisi perusahaan lain. Langkah ini akan lebih mempercepat untuk menjadi besar. Tapi apakah langkah ini sesuai dengan proyeksi? Masih perlu proses dan tentu waktu.

Hal ini juga dilakukan oleh Dell, sebuah perusahaan asal Amerika yang mengakusisi EMC agar menjadi perusahaan yang lebih besar dalam hal Teknologi Enterprise dan Hybrid Data Center. Langkah strategis ini bernilai $67 Miliar dalam bentuk dana segar dan stock.

Kesepakatan ini diperkirakan akan selesai pada pertengahan 2016 dengan pendanaan berasal dari Michael Dell, MSD Partners, Silver Lake dan Temasek. Termasuk juga dari utang pembiayaan, dana tunai dan stock. Dell dan partnernya akan mendapatkan 70% kepemilikan.

“Kesepakatan ini menandakan bahwa kami masuk ke era baru di IT landscape. Di mana bisnis ini jauh lebih besar skala usahanya dan begitu juga dengan peluang nya,” ujar Joe Tucci, EMC’s CEO yang masih akan menjabat hingga proses akuisisi ini selesai.

Tucci juga menjelaskan lebih lanjut dalam release yang dikeluarkan oleh Dell, bahwa perusahaan ini juga akan memiliki portfolio yang lengkap untuk masuk ke pasar IT.

 Kombinasi Dell dan EMC diharapkan akan menjadi pemimpin pasar di bidang Server, Storage, Virualization via VMware, Coverged Infrastruktur (EMC owns VCE), Hibrid Cloud, Mobile dan Securty via RSA yang dimiliki oleh EMC. Kombinasi perusahaan ini juga akan menjadi pemain Big Data lewat Pivotal unit. (Icha)

Bayar PBB di Yoygakarta Kini Bisa Lewat XL Tunai

0

Jakarta – PT XL Axiata, Tbk (XL) Central Region kembali memperluas kerjasama program Xmart City dengan pemerintah Kota Yogyakarta. Kali ini, kedua pihak bekerjasama dalam hal pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), yang kini bisa menggunakan layanan XL Tunai.

“Melalui program Xmart City dan Xmart Village yang telah kami laksanakan di sejumlah daerah di Indonesia, XL ingin membantu pemerintah  dan masyarakat setempat untuk memaksimalkan potensi yang mereka miliki melalui teknologi digital, salah satu implementasinya adalah pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) melalui XL Tunai,” ungkap Bambang Parikesit dalam keterangan tertulisnya, Senin (12/10).

Lebih lanjut, Bambang mengatakan bahwa melalui program ini, XL Tunai diharapkan dapat memberikan solusi untuk meningkatkan tingkat pembayaran pajak sekaligus memudahkan masyarakat khususnya masyarakat Kotamadya Yogyakarta untuk melakukan pembayaran.

 

Untuk bisa melakukannya, pelanggan cukup menekan *123*120#. Setelah memasukan nomor ID pelanggan (NOP), pelanggan memilih periode pembayaran sekaligus jumlah pajak yang akan dibayar. Selanjutnya, pelanggan akan mendapatkan notifikasi SMS sebagai bukti pembayaran pajak dan bisa melakukan cetak nota sendiri dengan mengakses http://kotajpgja.xlpbb.v-tax.web.id/. Layanan ini sudah tersedia sejak 1 Oktober 2015.

Sebagai informasi, XL Tunai adalah suatu layanan Uang Elektronik dari XL yang memungkinkan pelanggan XL melakukan transaksi keuangan hanya dengan menggunakan ponsel. Jenis transaksi yang bisa digunakan beragam, mulai dari Beli Pulsa XL, Bayar Tagihan, Belanja di Toko, Belanja Online, hingga Kirim Uang Dalam Negeri dan Luar Negeri yang semuanya dapat dilakukan kapan saja maupun dimana saja.

Dengan XL Tunai, pelanggan bebas bertransaksi dengan mudah tanpa menggunakan uang tunai. Pelanggan XL diharapkan mendapatkan pengalaman bertransaksi jadi lebih mudah dan aman dengan menggunakan XL Tunai.

Kominfo Tertibkan Penjualan Alat Telekomunikasi Ilegal di Semarang

0

Jakarta – Kominfo beberapa waktu lalu telah melakukan penertiban atas alat telekomunikasi ilegal yang di jual bebas di Semarang dan sekitarnya. Kegiatan operasi penertiban dilakukan bersama tim gabungan yang terdiri dari Direktorat Pengendalian Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, Balmon SFR Kelas II Semarang, Korwas PPNS, Polda Jawa Tengah, Pomdam IV Diponegoro Jawa Tengah.

Operasi ini merupakan implementasi dari Undang-undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi, Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2000 tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi, dan Permen Kominfo Nomor 1 Tahun 2015 tentang Sertifikasi Alat dan Perangkat Telekomunikasi.

Ketiga regulasi tersebut pada intinya menyebutkan bahwa seluruh perangkat telekomunikasi yang dibuat, dirakit, digunakan, dan atau diperdagangkan di Indonesia harus memenuhi ketentuan persyaratan teknis yang berlaku dan lulus dalam pengujian yang dibuktikan terbitnya sertifikat perangkat telekomunikasi. Target operasi penertiban difokuskan terhadap beberapa lokasi yang menjual alat dan perangat telekomunikasi tidak bersertifikat dan pemberian label.

Melalui siaran pers di laman resmi Kominfo belum lama ini, Tim penertiban gabungan berhasil menyegel barang bukti sebanyak 21 (dua puluh satu) unit perangkat telekomunikasi dan diamankan di Balmon SFR Kelas II Semarang.

Alat-alat tersebut terdiri dari Perangkat GPS Track 1 unit, Perangkat Pemancar Radio Siaran (Rakita) 1 unit, Perangkat Jammer Seluler 1 unit, Handphone 16 unit, Handy Talkie 2 Unit. Pemeriksaan lebih lanjut dilakukan oleh PPNS Balmon SFR Kelas II Semarang.

Kegiatan monitoring dan penertiban alat dan perangkat telekomunikasi ilegal akan terus digalakan sebagai wujud komitmen Direktorat Jendral SDPPI untuk melindungi masyarakat dari timbulnya gangguan alat dan perangkat telekomunikasi yang tidak sesuai persyaratan teknis. [AK/IF]

Ini Solusi Dell Untuk Tingkatkan Produktivitas Bisnis

0

Jakarta – Dell kembali menghadirkan solusi untuk mengurangi resiko bisnis dan meningkatkan produktivitas. Kali ini lewat sebuah software bertajuk Dell One Identity Manager 7.0, yang memungkinkan organisasi untuk menggabungkan kebijakan keamanan, memenuhi standar compliance dan tata kelola, serta meningkatkan sistem keamanan bisnis, jangka pendek dan jangka panjang sekaligus.

Solusi ini juga memungkinkan tercapainya compliance melalui pengendalian akses dan pembagian tugas, visibilitas secara keseluruhan, dan kontrol yang dapat diatur sesuai identity intelligence dan tujuan bisnis dari si perusahaan.

Selama ini, departemen TI bertanggung jawab untuk semua elemen dari strategi keamanan organisasi. Beban TI bahkan lebih besar saat mengimplementasi IAM tradisional karena pmbangunan, penerapan dan pemeliharaannya memakan waktu dan biaya yang sangat besar. Untuk memenuhi kebutuhan unit bisnis yang berbeda-beda, departemen TI biasanya mengandalkan kebijakan keamanan dan tools yang sangat khusus dan terpisah, serta mengandalkan proses manual.

Beragam informasi dari unit yang berbeda tidak saja meningkatkan potensi serangan terhadap organisasi, tetapi juga akan berpengaruh negatif pada produktivitas pengguna. Jika pengguna berhasil menemukan cara membongkar fitur keamanan, lingkungan TI organisasi akan menjadi semakin rentan terhadap risiko, baik internal maupun eksternal.

Menjawab tantangan tersebut, solusi dari Dell ini menyederhanakan sistem IAM dan memfasilitasi sistem pengambilan keputusan keamanan yang lebih baik, sehingga organisasi dapat mengatur akses pribadi, mengatur identitas, mengamankan data, dan mengurangi resiko terhadap pusat informasi. Sistem ini juga memudahkan auditor dalam mendapatkan laporan tata kelola secara real-time dengan perincian sumber daya di lingkungan TI.

Melalui keterangan ttertulisnya, (12/10), Dell menjelaskan bagaimana solusi ini bekerja, bagaimana organisasi mendapat kemudahan strategi IAM secara terpusat dan konsisten berdasarkan kebutuhan bisnis, bukan berdasarkan kemampuan TI serta mereka dapat memadukan solusi modular yang terintegrasi ke dalam framework IAM tradisional.

Pengguna bisnis memperoleh manfaat dari fitur layanan mandiri (self-service) baru agar dapat dengan mudah mengelola identity lifecycle sehingga mengurangi beban tim TI. Dengan solusi arsitektur terotomatisasi ini, organisasi bahkan dapat menyederhanakan tugas utama IAM hingga hanya membutuhkan waktu atau biaya yang jauh lebih efisien dibandingkan solusi framework tradisional.

Beberapa fitur menarik juga dihadirkan pada solusi ini, seperti penyempurnaan heatmap, dashboard dan sistem pelaporan, Arsitektur ReST Terbaru, Web User Interface dengan dukungan HTML 5, Penyediaan dan sinkronisasi wizard, Pembagian komponen utama dan Pemisahan pada definisi pembagian kerja.

Mengenai ketersediaan, Solusi ini sudah tersedia di berbagai channel Dell diseluruh dunia. [AK/IF]

IoT dan M2M Kunci Utama Perkembangan Jaringan Mobile

Jakarta – Internet of Things dan teknologi M2M disebut-sebut sebagai dua hal yang akan memiliki pengaruh paling signifikan pada perkembangan jaringan mobile. Demikian diungkankan sebuah survei yang dilakukan oleh Telecoms.com Intelligence belum lama ini.

Menurut laporan, sekitar 41,1% dari audiens yang berjumlah 400 orang menyebut teknologi komunikasi berbasis mesin sebagai masalah keamanan utama dalam membangun jaringan di masa depan. Kemungkinan ini telah secara khusus diidentifikasi karena volume koneksi IoT yang sedikit. Sebelumnya, laporan yang juga difokuskan pada IoT mengidentifikasi bahwa tantangan keamanan menjadi isu terbesar dalam pembangunan infrastrukutr IoT di masa depan.

Sementara itu, IoT juga disebut-sebut sebagai fitur lain yang diinginkan oleh responden ketika jaringan 5G sudah mulai diadaptasi nantinya. Sebanyak 23,7% responden mengatakan IoT adalah jaringan yang paling penting atau fitur teknologi yang diperlukan ketika mengembangkan 5G. Di atas IoT, efisiensi spektrum mendapatkan presentasi sebanyak 28,5% dari pilihan responden. Hal ini secara tidak langsung menunjukkan bahwa meskipun ada janji untuk menghadirkan teknologi baru dan fungsionalitas, namun itu tidak lebih penting dari jaminan ketersediaan spektrum meskipun sumber daya terbatas.

Selain itu, 34,4% juga percaya munculnya IoT dan peningkatan komunikasi M2M adalah pendorong utama untuk jaminan jaringan masa depan, yang hadir sebagai terobosan baru untuk perkembangan industri mobile.

Temuan lain mengungkapkan tingkat keragu-raguan seputar teknologi high-definition calling, dimana sebanyak 34,1% responden tidak yakin kapan mereka akan meluncurkan VoLTE, dan dengan 56,9% lokasi tetap konsisten dengan warisan jaringan 2G dan 3G adalah tantangan terbesar yang mereka hadapi dalam menggelar VoLTE. [AK/IF]

Amazon Mulai Lakukan Penetrasi di Pasar IoT

0

Jakarta – Platform AWS (Amazone Web Service) untuk IoT terbaru ini dirancang untuk memungkinkan perangkat IoT terhubung ke AWS cloud serta cloud service yang berhasil membantu pengolahan data.

Dilansir dari Telecoms (12/10), AWS IoT telah diluncurkan dalam versi beta, yang sejatinya platform tersebut belum siap, namun memerlukan orang untuk mencobanya untuk melihat seberapa banyak bug dari platform ini. Pada intinya, Amazone telah menapakan cakar mereka pada ranah IoT.

Marco Argenti, VP Mobile dan IOT di AWS mengungkapkan, “Janji Internet of Things adalah untuk membuat produk sehari-hari cerdas bagi konsumen, dan memungkinkan untuk melakukan bisnis lebih baik lagi. Sebuah persembahan data-driven yang tidak mungkin dilakukan sebelumnya.”

Ia menambahkan, Perusahaan besar di dunia seperti Philips, NASA JPL, dan Sonos sudah menggunakan layanan AWS untuk mendukung back-end aplikasi IOT mereka.

Saat ini, AWS IoT memungkinkan ekosistem seluruh produsen, penyedia layanan, dan pengembang aplikasi untuk dengan mudah menghubungkan produk mereka ke cloud, mengambil tindakan pada data yang mereka kumpulkan, dan membuat klasifikasi baru mengenai aplikasi yang berinteraksi dengan dunia fisik.

Koneksi perangkat ditangani oleh gateway perangkat, yang menyediakan alat untuk memberikan tanggapan terhadap data yang diterima. AWS IoT juga menciptakan versi virtual dari setiap perangkat di cloud mereka sehingga dapat berinteraksi bahkan pada saat konektivitas berselang.

Sebuah SDK khusus bertujuan untuk memudahkan pengembang untuk melakukan hal-hal pintar dengan perangkat IoT mereka. Selain itu, sekelompok perusahaan semikonduktor sudah menggunakannya dengan menanamkan SDK ke dalam chip IoT, termasuk Broadcom, Intel, Marvell, Mediatek, Microchip, dan Qualcomm. Ada juga seabreg perangkat IoT pemula yang dapat dibeli di Amazon.

Jeroen Tas, CEO Healthcare Informatic, Solusi dan Layanan di Philips menyebutkan, “Penetrasi di Philips bertujuan untuk memberdayakan orang untuk mengambil kontrol yang lebih besar dari kesehatan mereka dengan solusi digital yang mendukung hidup sehat dan meningkatkan koordinasi perawatan, Platform kami yakni digital HealthSuite dan perangkat awan sudah mengelola lebih dari tujuh juta pengguna yang terhubung mulai dari, kelas medis dan Consumer Device, sensor, dan aplikasi mobile.”

“Dengan penambahan AWS IOT, akan sangat mempercepat untuk membantu visi kami, Ini akan lebih mudah untuk memperoleh, proses, dan bertindak berdasarkan data dari perangkat yang heterogen secara real-time, sementara itu produk kami dan ekosistem dari mereka dimungkinkan untuk tumbuh lebih cerdas dan lebih personal dari waktu ke waktu,” tambahnya. [AK/IF]

 

Kinerja Perusahaan Melambat, Twitter Pangkas Jumlah Karyawan?

0

Jakarta – Seperti diketahui, Twitter dengan cepat menuai sensasi secara global setelah peluncurannya pada tahun 2006 silam. Namun pertumbuhan platform media sosial tersebut saat ini melambat menyusul banyaknya platform media sosial lainnya dan sampai saat ini belum menghasilkan keuntungan.

Berkaca dari hal tersebut, Twitter akan memberhentikan karyawan mereka pada minggu depan. Jack Dorsey sebagai bos baru Twitter kembali mendorong operasi untuk lebih merampingkan karyawan mereka agar lebih efisien.

Dilansir dari phys.org (12/10), PHK akan tersebar di seluruh perusahaan yang berbasis di San Francisco dan kemungkinan akan mencakup insinyur didalamnya. Diperkirakan karyawan yang akan dipecat mencapai sekitar setengah dari karyawan Twitter atau sekitar 4.200 karyawan.

Sampai saat ini, pihak Twitter sendiri masih enggan untuk melakukan konfirmasi terkait hal ini dan menjelaskan mengenai apakah ini hanya sekadar rumor atau fakta.

Dorsey telah menjabat sebagai CEO sejak bulan Juni silam. Ia kembali secara permanen pada minggu lalu setelah menjadi kepala eksekutif Square, yakni perusahaan pembayaran digital yang didirikannya. Sementara itu, Dorsey kembali ke Twitter dengan misi untuk memperluas basis pengguna mereka di atas 300 juta pengguna.

Sebagai informasi, Saham Twitter tergelincir hampir empat persen menjadi USD 29,74 di lantai bursa. Hal ini yang disinyalir menyebabkan berhembusnya rumor pemecatan besar-besaran tersebut.

Jika memang benar terjadi, maka akan banyak pengangguran di Negeri Paman Sam, dan pemerintah Amerika Serikat tampaknya harus turun tangan mengatasi masalah pengangguran ini. [AK/IF]