spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1720

Kini Giliran Nelayan Madura yang Manfaatkan mFish dari XL

0

Telko.id – PT XL Axiata Tbk (XL) dan Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura mengikat kerjasama dalam meningkatkan produktivitas nelayan setempat. Kerjasama ini akan diwujudkan dalam bentuk pengimplementasian program pemanfaatan sarana digital “mFish” kepada masyarakat nelayan di 6 desa. Ada setidaknya 110 orang nelayan akan mendapatkan bantuan paket aplikasi “mFish” tersebut, yang akan langsung dapat dipakai sebagai pemandu dalam menjalani profesi mereka.

Kerjasama bertema “Sinergi mFish dan Perikanan yang Berkelanjutan” ini diluncurkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Pamekasan, Kholil Asyari, dengan menyerahkan perangkat pendukung aplikasi mFish kepada perwakilan nelayan di Pamekasan. Kerjasama serupa akan dilakukan bersama dua pemerintah kabupaten di Madura lainnya.

Vice President East Region XL, Desy Sari Dewi mengurai rasa syukurnya atas terselenggaranya program mFish di Kabupaten Pamekasan ini. Diakuinya, hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk mendukung masyarakat Madura dalam memajukan daerah melalui implementasi sarana telekomunikasi dan teknologi digital.

Kami berharap, dengan menggunakan aplikasi mFish, masyarakat nelayan Pamekasan akan mampu meningkatkan hasil tangkapan mereka, yang pada akhirnya juga akan meningkatkan kualitas hidup,” ungkapnya, dalam keterangan tertulis Senin, (28/12).

Desy menambahkan, seiring dengan visi pemerintah untuk menyediakan “Desa Broadband” di berbagai penjuru tanah air, aplikasi mFish dari XL saat ini telah memberikan manfaat bagi masyarakat nelayan di beberapa lokasi di Lombok dan Bali. Karena itu, XL berharap manfaat yang sama bisa didapatkan oleh nelayan di Madura.

Dalam kerjasama tersebut, nelayan penerima paket mFish akan mendapatkan gratis biaya paket data selama 6 bulan. Paket tersebut berupa handset dengan aplikasi mFish di dalamnya, paket data sebesar 1GB/bulan, serta alat pengisi batere tenaga surga.

Aplikasi mFish sendiri memiliki fitur yang menyediakan informasi cuaca, lokasi keberadaan plankton, arah dan kecepatan angin, posisi di laut, serta waktu air pasang. Selain itu, melalui aplikasi canggih tersebut, nelayan juga bisa saling berkomunikasi.

Melalui kerjasama ini, Dinas kelautan dan Perikanan setempat juga akan bisa mendapatkan data riil dari nelayan. Data tersebut mencakup harga ikan, serta jumlah tangkapan dalam jangka waktu tertentu. Untuk itu, agar nelayan mampu menggunakan peralatan digital tersebut secara efektif, XL menyediakan pendampingan selama 6 bulan. Akan ada petugas yang secara rutin mendatangi nelayan untuk melakukan pendampingan sekalian menjaga tingkat efektivitasnya.

Setelah Kabupaten Pamekasan, XL juga akan menandatangai kerjasama mFish dengan Pemkab Bangkalan dan Pemkab Sumenep. Dengan demikian total tidak kurang dari 350 paket mFish akan dimanfaatkan di Madura pada tahap awal ini. XL berharap, penggunaan sarana digital ini akan terus meluas. Untuk itu, menurut Desy, XL berkomitmen akan terus meningkatkan kualitas layanan mFish ini, antara lain dengan memperkaya fitur yang ada sehingga akan semakin membantu nelayan. Antara lain dengan memastikan kualitas informasi sehingga tingkat akurasinya semakin tinggi.

Dari sisi jaringan pendukung, XL memiliki jaringan yang sangat memadai di seluruh Madura. Hal ini terbukti dari loyalitas masyarakat Madura yang menggunakan XL. Di Pulau Garam ini, XL adalah operator dengan jumlah pengguna terbanyak, yaitu sekitar 1,37 juta pelanggan. Total ada 795 BTS di seuluruh Madura, dan sebanyak 380 di antaranya adalah BTS 3G.

 

Ooredoo Hasilkan 375Mbps dengan Tiga Spektrum

0

Telko.id – Raksasa telekomunikasi asal Timur Tengah, Ooredoo, baru-baru ini telah mengkonfirmasi peluncuran komersial layanan LTE Advanced terbarunya di Qatar. Teknologi ini digadang-gadang mampu memberikan kecepatan download hingga 375Mbps.

Layanan yang diluncurkan berkat kemitraan dengan Nokia Networks ini menggunakan agregasi 50MHz spektrum mereka pada seluruh frekuensi di 800, 1800 dan 2600MHz. Nokia juga telah membantu Ooredoo memanfaatkan Carier Agregation pada tiga frekuensi sekaligus dengan memanfaatkan Flex Multiradio 10 Base Station.

Dilansir dari Telecoms, Senin (28/12), hal ini juga menghadirkan evolusi baru bagi Ooredoo untuk memberikan jaringan LTE secara mendasar. Sekadar informasi, proyek ini juga merupakan bagian dari proyek yang sedang berlangsung yakni supernet Ooredoo, yang dimaksudkan untuk memberikan semua pelanggan kualitas jaringan yang unggul di semua pilihan mobile broadband seperti, 3G, 4G dan 4G+ (LTE-A).

Terkait pengumuman ini, pimpinan Nokia untuk MEA, Bernard Najm, menunjuk percobaan sebelumnya yang dilakukan pada Band CAT 11, sebelum perusahaan meluncurkan secara komersial layanan LTE-A pada band CAT 9.

“Kami senang dapat mendukung Ooredoo Qatar dalam misinya untuk menyediakan layanan berkualitas kepada pelanggan,” katanya.

“Setelah kami berhasil memberikan kecepatan sebanyak 600 Mbps pada CAT 11 di bulan Oktober lalu, saat ini kami membantu Ooredoo meluncurkan teknologi Carier Agregation pada tiga-band sekaligus untuk memberikan throughput data yang lebih tinggi dengan keandalan yang unggul,” tambahnya.

Nah, jika layanan LTE-A Ooredoo telah tersedia secara komersial untuk pelanggan dengan handset yang kompatibel dengan CAT 9 di Doha, Qatar, bagaimana dengan anak perusahaan Ooredoo di Indonesia, yakni Indosat? Akankah layanan yang sama turut digulirkan di sini? Kita tunggu saja. [ak/if]

 

Seperti Apa Perkembangan 5G di 2016?

0

Telko.id – Banyak yang bertanya-tanya, apa yang akan terjadi di 2016. Teknologi seperti apa yang akan berkembang? Memang 5G cukup ramai dibicarakan pada 2015 ini, tapi di 2016 masih belum ada yang mengaplikasikan hingga 2020 mendatang. Namun, kemajuan yang signifikan diharapkan akan muncul di 2016. Harapan besar yang muncul adalah tentang keandalan dari 5G ini, lalu latency yang sangat rendah, kecepatan super dan kasus-kasus pemanfaatannya dalam Internet of Things yang berpengaruh secara massive. Berikut adalah 5 Kemajuan 5G yang akan terjadi di 2016

Penetuan Standar 5G
Saat ini, kebanyakan 5G kebanyakan hanyalah kata-kata dan ungkapan marketing dari para vendor. Belum ada standar yang ditentukan. Nah, pada 2016, industry mulai langkah pertamanya untuk mendefinisikan dan distilasi dari ide dan mimpi tentang 5G ini. Kemudian, 3GPP juga sudah memiliki time line untuk pengembangan 5G ini. Termasuk pengadaan workshop guna menentukan standarisasi bersama. Harapannya dapat dimasukan ke Release 14 of LTE (setelah Release 13 selesai pada awal 2016).

Riset dan Pengembangan 5G berlanjut
2016 ini juga akan diisi oleh banyak R&D partnership dan kolaborasi. Baik antara perusahaan telekomunikasi, perguruan tinggi ataupun berbagai konsorsium dari berbagai teknologi. Tod Sizer II, yang menjadi pemimpin di Alcatel-Lucent Bell Labs wireless research program menyatakan bahwa penelitian yang akan terjadi juga akan termasuk di dalamnya teknlogi antenna baik multiple-input/multiple-output, centimeter dan millimeter wave technologies seperti cloud, SDN dan NFV. Kemudian multiple radio access technologies, termasuk cellular, Wi-Fi dan high-frequency spectrum. Penelitian tentang new air interface juga akan ada.

Penentuan Spektrum 5G
International Telecommunication Union telah sudah mengeluarkan gambaran tentang visi the next gen network 2020 dan World Radiocommunications Conference menghabiskan cukup banyak waktu di November 2015 untuk melakukan diskusi dan pertemuan. Termasuk juga diskusi tentang spektru yang paling pas dan cocok untuk digunakan 5G di berbagai daerah. Walaupun ITU bau akan melengkapi tentang 5G standar hingga 2020 nanti. Namun, WRC ingin melihat juga peluang penggunaaan spectrum di atas 6 GHz digunakan untuk 5G. Terutama antara 24,25-86 GHz. Paling tidak, guidance yang ada akan merampingkan penelitian tentang 5G.

Uji Coba Pre-standard dan Demonstrasi
Sejumlah perusahaan tahun 2016 sudah akan mulai melakukan ujicoba saluran 5G untuk memperoleh gambaran tentang perilaku dan link awal untuk demonstrasi. Kemudian juga ada uji solusi komersial. Hasil ujicoba tersebut akan dilanjutkan juga untuk public atau pelanggan mereka. Seperti yang dilakukan oleh Verizon, di mana pada percobaan teknologi 5G akan dimulai pada 2016.

Evolusi LTE Jalan Terus
Teknologi LTE sendiri akan terus evolusi dan akan membuat bisnis 5G ke depan akan lebih jelas atau tidak? Pada perkembangan LTE, di 2016 itu akan maju dan masuk dapat tahap LTE-Advanced Pro dengan fokus di IoT, kecepatan dan efisiensi. Dan 5G akan menyesuaikan dengan perkembangan itu semua. Apakah akan menggunakan kasus yang ada di LTE atau lebih maju lagi untuk diterapkan sebagai feature di 5G, investment dan diaplikasikan? (Icha)

Zuk Z1 Kantongi Izin Palsu, Ini Kata Kominfo

0

Telko.id – Salah satu vendor Smartphone China yang baru saja meluncurkan Smartphone 4G-nya, di Indonesia yakni Zuk, tersandung kasus pemalsuan surat izin untuk perangkat besutannya, Zuk Z1.

Merujuk pada postingan Herry SW, pemerhati Gadget yang menulis di blog pribadinya, terungkap bahwa ada kejanggalan dalam nomor sertifikat postel yang tertempel di kemasan ponsel tersebut. Di nomor sertifikat tersebut tertera 36012/SDPPI/2014 sebagai nomor sertifikat. Sementara Zuk Z1 sendiri baru diperkenalkan pada Agustus 2015. Usut punya usut, nomor tersebut ialah nomor sertifikat milik Redmi 1S yang notabene adalah handset 3G pabrikan Xiaomi.

Sertifikat Zuk Z1

Hal tersebut langsung ditanggapi serius oleh Dirjen Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Budi Setiawan. Ia menyebut, dugaan tindak pidana ini akan ditindaklanjuti dengan pemanggilan pemohon dan tentunya akan masuk ke dalam Berita Acara Pemerikasaan (BAP).

Bagaimana dengan Kominfo? Ditemui disela-sela peluncuran program bundling Advan dan Indosat di Jakarta, Rabu (23/12), Menkominfo Rudiantara menyebutkan, “Saya dapat Informasi Senin malam dan ternyata memang ada penyalahgunaan dari sertifikat yang dikeluarkan oleh Kominfo,” ucapnya.

Ia menambahkan, sertifikat itu sejatinya telah digunakan pada tahun 2014 dan digunakan oleh produsen lain. Karena hal ini sudah terkait dengan distribusi, Chief RA juga harus berkoordinasi dengan Kementrian Perdagangan. Dan masih belum bisa melakukan ‘sweeping’ terkait hal tersebut.

Penyalahgunaan ini sejatinya telah masuk ke ranah Industri. Hal ini yang tentunya menjadikan Kominfo tidak dapat mengambil tindakan langsung karena harus berkoordiansi dengan kementrian terkait.

“Untuk saat ini yang kami identifikasi adalah adanya penyalahgunaan dari sertifikasi yang dikeluarkan oleh Kominfo, sehubungan ini sudah menjadi transaksi di pasar, saya akan membicarakan kepada temen-temen di Kementrian Perdagangan,” ucapnya.

Tim Telko.id pun sempat memantau mengenai keberadaan handset tersebut di situs belanja blibli.com, namun ecommerce lokal terbesar di Indonesia ini sudah menghentikan penjualan produk Zuk Z1. [ak/if]

Tersandung Masalah, Blibli Hentikan Penjualan Zuk Z1

0

Telko.id – Kecurigaan pengamat teknologi asal Surabaya, Herry SW, terkait sertifikat palsu yang kemungkinan digunakan oleh perangkat Zuk Z1 berbuntut panjang. Blibli.com selaku mitra resmi Zuk dalam memasarkan ponsel Zuk Z1 di tanah air memutuskan untuk menghentikan sementara penjualan handset ini, hingga proses investigasi selesai dilakukan.

Hal ini sebagaimana diutarakan pihak Blibli dalam keterangan resminya. “Di sini ZUK memilih blibli.com sebagai mitra pemasaran untuk di online. Jadi untuk hal yang sedang dibicarakan di media, Blibli.com pun masih mencari keterangan lebih lanjut dari pihak ZUK,” katanya.

Singkat kata, Blibli mengaku masih akan terus melakukan investigasi terkait dugaan sertifikat palsu pada smartphone 4G besutan anak usaha Lenovo ini. Pasalnya perusahaan e-commerce itu memang tidak terlibat dalam urusan impor barang ataupun pengajuan sertifikat postel.

Untuk tetap menjaga kenyamanan konsumen berbelanja di Blibli.com, sejak kemarin malam (22 Desember 2015), Blibli pun memutuskan menghentikan sementara penjualan Zuk Z1. “Pencarian untuk “Zuk Z1″ tidak menemukan produk yang tepat.” Demikian bunyi tulisan di Blibli.com ketika tim telko.id mencoba melakukan pencarian perangkat di situs tersebut.

“Kami belum bisa melayani kembali pembelian ZUK Z1 hingga kami bisa mendapatkan penjelasan terkait hal ini dari pihak ZUK,” ungkap keterangan tersebut.

Seperti diketahui, kasus dugaan sertifikat palsu yang digunakan Zuk Z1 ini muncul pertama kali ketika Herry SW mendapati stiker SDPPI/postel yang tertempel di kemasan ponsel menunjukkan tahun 2014 (36012/SDPPI/2014). Padahal, Zuk Z1 sendiri baru diperkenalkan Agustus 2015 lalu. Dan Zuk sendiri sebagai perusahaan yang dimodali Lenovo dan Qihoo 360 baru resmi didirikan pada Mei 2015 lalu.

Lelang Frekuensi Jadi Salah Satu Agenda Kominfo Tahun Depan

1

Telko.id – Menkominfo Rudiantara atau yang sering disapa Chief RA mengungkapkan rencana Kominfo untuk tahun 2016 mendatang. Ditemui pada saat launching program bundling Indosat dan Advan di Jakarta, (23/12), Chief RA mengurai rencananya terkait lelang frekuensi.

“Tahun 2016, kita akan perhatikan mengenai perkembangan mobile broadband dengan membuka lelang di frekuensi 2100 MHz dan juga di frekuensi 2300 Mhz untuk meningkatkan kapasitas di kota-kota besar,” katanya.

Seperti diketahui, frekuensi 2100 dan 2300Mhz menawarkan kapasitas yang lebih baik ketimbang frekuensi 1800 Mhz yang saat ini digunakan oleh 4 operator untuk menggelar layanan 4G.

Saat ini, frekuensi 2100 Mhz masih menyisakan 2 blok yang akan diperebutkan oleh empat operator 4G. Keempat operator tersebut antara lain XL Axiata, Indosat Ooredoo, Telkomsel serta Hutchison 3.

Sementara untuk frekuensi 2300 Mhz yang masih menyisakan pita lebar sebesar 30 Mhz juga diperlukan oleh keempat operator tersebut yang nantinya akan digunakan untuk keperluan Carier Agregation.

Di tahun 2016, Pemerintah juga akan berfokus untuk mengembangkan Fix Broadband.

“Fix Broadband adalah True Broadband, namun karena memakan waktu dan biaya yang sangat besar, Fix Broadband tidak dapat dikembangkan pada tahun ini,” ucap Rudiantara.

Sementara terkait 4G, Kominfo juga mengaku akan terus mendorong ketersediaan perangkat 4G yang lebih terjangkau lagi bagi semua kalangan masyarakat di Indonesia. Fokus ke ekosistem 4G seperti Application juga akan lebih digiatkan lagi di tahun mendatang. Hal ini ditujukan untuk semakin menumbuhkan perekonomian Indonesia dengan memanfaatkan ranah digital.

“Terimakasih kepada teman-teman media yang selalu mengkomunikasikan kepada publik sehingga gairah dari 4G selalu ada di masyarakat,” pungkasnya. [ak/if]

Indosat Penuhi Janji Untuk Hadirkan Smartphone 4G Murah

0

Telko.id – Indosat Ooredoo akhirnya benar-benar memenuhi janjinya untuk menghadirkan perangkat 4G dengan harga terjangkau. Hal itu ditandai dengan kerjasama perusahaan dengan brand smartphone lokal, Advan. Kerua perusahaan meluncurkan smartphone bertajuk Advan i45, yang akan mulai tersedia di tanah air pada awal 2016 mendatang.

Joey Wahyudi, Director & Chief Sales & Distribution Officer Indosat Ooredoo mengungkapkan dalam jumpa pers yang berlangsung di Jakarta, Rabu (23/12), “Hari ini kita melangsungkan sebuah bundling, namun kami melihat ini bukan hanya bundling, melainkan iniasiasi Indosat untuk menghadirkan device yang terjangkau.”

Berbicara mengenai program tahun depan, Indosat mengaku akan kembali menggandeng vendor lain untuk memastikan perangkat 4G semakin lama semakin terjangkau sehingga para pengguna bisa menggunakan layanan 4G Indosat Ooredoo dengan lebih maksimal.

Saat ini, setidaknya sekitar 35 Kota di seluruh Indonesia telah dialiri jaringan 4G Plus milik Indosat Ooredoo dan angka tersebut dipastikan akan bertambah pada tahun depan.

Sementara itu, Menteri Kominfo Rudiantara yang juga hadir dalam acara ini menyebutkan, populasi 4G akan cepat meningkat karena banyaknya harga perangkat yang semakin terjangkau oleh masyarakat umum.

Hadirnya perangkat 4G yang semakin terjangkau tentunya akan semakin merangsang pertumbuhan pengguna 4G. Dengan begitu, tentunya revenue dari para operator seluler akan semakin meroket.

“Kami merasa sangat bangga, karena sebagai produsen lokal kami dipercaya oleh Indosat dan produk-produk LTE ini sudah mulai di produksi di Indonesia yaitu di Semarang,” ucap Tjandra Lianto, Marketing Director Advan.

Ia menambahkan, pihaknya sangat mengharapkan dukungan dari provider dan juga pemerintah agar brand Advan menjadi brand kebanggaan Indonesia.

Nantinya, pengguna akan mendapatkan paket data dari Indosat Ooredoo sebesar 6GB untuk tiga bulan. Pengguna hanya perlu membeli smartphone ini seharga Rp. 999.000 dan bisa didapatkan di seluruh gerai Indosat serta channel distribusi Advan di Indonesia. [ak/if]

SKKNI Pekerja Telko Masuki Babak Akhir, Ini Dia Level-levelnya

0

Telko.id – Rapat finalisasi mengenai SKKNI pekerja Telko telah usai diselenggrakan. Dari rapat tersebut, tertuang beberapa keputusan yang nantinya akan diserahkan ke Kementrian Komunikasi dan Informasi untuk dilakukan proses pengimplementasian.

Seperti diketahui, terdapat tiga subsistem besar dalam perumusan standarisasi tersebut. Ketiga subsistem ini adalah subsistem optimasi, subsistem operating dan subsistem management.

Dari ketiga subsistem tersebut, terdapat sembilan level yang menentukan standarisasi serta sertifikasi para pekerja. Level-level ini juga yang nantinya akan digunakan untuk memberikan standarisasi serta pengakuan dari setiap pekerja di industri telekomunikasi.

Untuk lebih jelasnya, berikut level-level dari setiap subsistem yang ada:

Jenjang KKNI Pendidikan Kualifikasi Sektor KKNI Bidang Komunikasi Tanpa Kabel Bergerak Seluler
Jenjang KKNI Sub Bidang Manajemen Jenjang KKNI Sub Bidang Optimasi Jaringan Seluler Jenjang KKNI Sub Bidang OSS
9 S3 Ahli Utama      
8 S2 Ahli Madya Jenjang 8
– Project Director (PD)
– Vice President (VP)
Jenjang 8
– End-to-End Network Optimization Solution
 
7 Profesi Ahli Muda Jenjang 7
– Senior Project Manager
– General Manager (GM)
Jenjang 7
– RNO Specialist
– Strategic RNO
 
6 S1 Teknisi/analis senior Jenjang 6
– Manager
– Project Manager (PM)
Jenjang 6
– RNO Senior 2G
– RNO Senior 3G
– RNO Senior 4G
Jenjang 6
– Senior OSS Administrator
– Junior OSS Administrator
5 DIII Teknisi/analis Jenjang 5
– Team Leader
– Supervisor Quality Team
Jenjang 5
– 2G RNO
– 3G RNO
– 4G RNO
Jenjang 5
– OSS Script Writer
– OSS Global Script Executor
4 DII Teknisi/analis junior Jenjang 4
– Koordinator DT
– Koordinator WT
– Koordinator CET
Jenjang 4
– RF Engineer utk investigasi Interferensi
– RF Engineer utk CDD
c. RF Engineer utk capacity monitoring
Jenjang 4
– OSS Script Executor
– Performance Engineer
3 DI Operator/pelaksana senior Jenjang 3
– Koordinator Rigger
– Koordinator Site Auditor
– Koordinator Site Surveyor
Jenjang 3
– DT Engineer
– WT Engineer
– CET Engineer
Jenjang 3
– Data Collection Engineer
– OSS Integration Engineer
2 STM / SMU Operator/pelaksana   Jenjang 2
– Rigger
– Site Auditor
– Site Surveyor
 
1 STM / SMU Asisten operator/pelaksana      

Teknologi Biometrik Fujitsu Siap Lindungi Transaksi Virtual Anda

0

Telko.id – Solusi keamanan dalam berinternet terus saja dihadirkan oleh sejumlah perusahaan teknologi. Tak terkecuali Fujitsu. Kali ini, perusahaan asal Jepang itu menggabungkan teknologi otentikasi biometrik inovatif yang dimilikinya, FUJITSU PalmSecure, dengan solusi trueidentity dari Open Limit untuk menghadirkan solusi perlindungan identitas dan data rahasia dalam transaksi virtual maupun fisik. Solusi ini dirancang berdasarkan teknologi mutakhir electronic identity card (eID), yang memenuhi berbagai persyaratan keamanan, bahkan yang sangat ketat sekalipun.

Solusi FUJITSU PalmSecure truedentity meliputi teknologi pengguna dan server yang dirancang berdasarkan teknologi kartu identitas terbaru yang sesuai dengan panduan teknis dari BSI. Sebuah prinsip dasar yang menjamin bahwa data yang diotentikasi pengguna – dalam hal ini, pola telapak tangan dan data ID terkait – hanya akan tersedia apabila ada permintaan dari penyedia jasa dan secara aktif diizinkan oleh pengguna. Ketika persetujuan mutual telah diberikan, data otentikasi akan ditransfer melalui saluran komunikasi terlindungi untuk digunakan dalam suatu transaksi. Dalam alur komunikasi ini, ‘Penyedia Identitas’ – dalam hal ini menggunakan teknologi truedentity – merupakan layanan tambahan terintegrasi dalam sebuah peranan mediasi untuk otentikasi mutual.

Dalam persaingan adu cepat antara pembajak dan institusi keuangan, dengan meningkatnya biaya yang disebabkan kebocoran keamanan serta masalah terkait perubahan password setiap harinya, kami melihat adanya satu hal yang mendesak untuk kita bisa menerapkan upaya pengamanan yang lebih canggih, seperti otentikasi biometrik yang dapat diandalkan,” ungkap Thomas Bengs, Director and Head of Security Products and Solutions Fujitsu dalam keterangan resminya, Rabu (23/12).

Ia menambahkan, solusi FUJITSU PalmSecure truedentity mampu menjawab semua kebutuhan tersebut, dan di saat yang sama dapat menyediakan akses yang mudah, nyaman dan terpercaya bagi pengguna. Selain itu, dengan mengendalikan akses kepada data otentikasi pengguna bagi penyedia jasa, solusi ini mampu menekan kemungkinan penipuan atau penyalahgunaan data secara signifikan.

Hal yang tidak jauh berbeda diutarakan Marc Gurov, CEO OpenLimitSignCubes AG. Menurutnya, identitas yang tidak ambigu merupakan dasar bagi transaksi yang aman di dunia digital.

Fujitsu PalmSecure truedentity mampu melakukan otentikasi online yang tidak ambigu dari pihak-pihak yang terhubung secara maya dengan pengguna. Mode ketiga dari identifikasi logis, seperti teknologi FUJITSU PalmSecure truedentity, secara nyata meningkatkan kepercayaan pengguna dan organisasi untuk menyimpan identitas yang sebenarnya dari warga masyarakat, pelanggan, serta karyawan untuk keperluan verifikasi dengan penyedia jasa – dan solusi ini juga dengan sangat andal mampu melindungi sistem dan data dari akses yang tidak sah,” katanya.

Sebagai informasi, biaya yang harus dikeluarkan sebuah organisasi untuk mencegah dan mengatasi penipuan cyber dan pembajakan terus meningkat dewasa ini, dan di saat yang sama, pelanggan dan masyarakat secara umum mulai kehilangan kepercayaan akan penyedia jasa keuangan online, bank, dan bahkan badan pemerintah terkait keamanan data mereka. Pembajak kini semakin lihai dalam mencuri data, melakukan transfer dana ilegal yang dapat menyebabkan kerugian pada target, sehingga penggunaan password yang rumit sekalipun tidak cukup untuk melindungi diri dari kejahatan maya.

Dengan proses otentikasi yang terpercaya dan fitur biometrik, password yang dibajak atau kartu yang dicuri tidak akan dapat digunakan oleh penipu, sebab sistem PalmSecure dari Fujitsu membutuhkan otentifikasi biometrik dengan pola pembuluh darah telapak tangan yang unik disamping proses otentikasi lainnya seperti chip dan pin, atau password.

Tak hanya itu, FUJITSU PalmSecure truedentity memungkinkan penggunaan secara cepat dan fleksibel, sehingga memudahkan organisasi pengguna dalam mematuhi berbagai peraturan pemerintah, seperti Electronic Identification and Trust Service (eIDAS) yang berlaku di Eropa, serta berbagai peraturan terkait kerahasiaan.

Waduh, Zuk Z1 Diduga Gunakan Sertifikat Palsu

0

Telko.id – Belum genap sebulan sejak resmi diperkenalkan di tanah air awal Desember lalu, Zuk Z1 baru-baru ini dikabarkan telah terbelit masalah. Adalah Herry SW, blogger teknologi asal Surabaya yang membeberkan temuannya terkait dugaan pemalsuan sertifikat postel Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) pada ponsel tersebut.

Dalam tulisannya, yang diposting pada situs ponselmu.com, Herry yang mengaku berniat mereview ponsel tersebut, merasakan ada kejanggalan ketika melihat stiker SDPPI/postel yang tertempel di kemasan ponsel. Dimana di sana tertulis tahun 2014 (36012/SDPPI/2014). Hal ini tentu saja janggal, mengingat Zuk Z1 sendiri baru diperkenalkan Agustus 2015 lalu.

Sertifikat Zuk Z1“Terus saya iseng cek ke situs SDPPI. Lho kok nomornya buat Xiaomi Redmi 1S,” katanya, ketika dihubungi tim Telko.id via pesan singkat, Rabu (23/12).

Herry menambahkan, seandainya itu pakai nomor sertifikat palsu dan tulisan tahunnya 2015, maka amat mungkin akan lolos dari pengamatan dan dia pun tidak akan curiga. Masalahnya yang terlihat tidak demikian.

“Lha itu tulisannya tahun 2014. Tahun 2014 kan Zuk belum berdiri, mana mungkin sudah ada sertifikat postel,” tambahnya.

Sebagai informasi, Zuk Mobile sendiri yang merupakan buah kerjasama dengan Lenovo dan Qihoo 360 merupakan merek independen yang berbeda dari merek anak perusahaan Lenovo sebelumnya. Perusahaan ini didirikan pada tanggal 28 Mei 2015, dan baru paada Agustus lalu memperkenalkan produk pertamanya, yakni Zuk Z1.