spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 17

Nuon Pertegas Peran Orkestrator Ekosistem Digital Lifestyle Nasional 2026

0

Telko.id – PT Nuon Digital Indonesia (Nuon) secara resmi mempertegas langkah strategisnya sebagai orkestrator utama dalam ekosistem gaya hidup digital di tanah air.

Dalam agenda Media Update 2026 yang digelar di Jakarta, anak usaha Telkom Group ini memaparkan visi besarnya untuk menghubungkan konten, distribusi, dan monetisasi guna menangkap potensi nilai ekonomi digital yang diproyeksikan tumbuh signifikan.

Nuon kini memosisikan diri sebagai titik temu krusial untuk memastikan nilai tambah industri tetap berputar di dalam negeri.

Langkah agresif ini diambil di tengah proyeksi pasar yang menjanjikan namun penuh tantangan. Mengacu pada laporan e-Conomy SEA 2025, sektor media online di Indonesia diperkirakan akan menyentuh angka valuasi USD 10 hingga USD 12 miliar pada periode 2026–2027.

Pasar ini didukung oleh basis konsumen yang masif, mencakup lebih dari 190 juta pengguna digital serta komunitas pemain gim aktif yang mencapai angka 175 juta orang. Data ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu pasar digital terbesar di kawasan Asia Tenggara.

Kendati memiliki pasar yang gemuk, industri hiburan digital nasional masih menghadapi isu serius terkait value leakage atau kebocoran nilai.

Sebagian besar monetisasi konten digital saat ini masih terkonsentrasi pada platform global, yang mengakibatkan optimalisasi nilai tambah domestik menjadi terbatas. CEO Nuon, Aris Sudewo, menyoroti bahwa posisi perusahaan saat ini berada pada titik krusial dalam rantai nilai digital, khususnya pada aspek distribusi dan monetisasi untuk mengatasi tantangan tersebut.

Integrasi Ekosistem Telkom Group

Aris menjelaskan bahwa kekuatan utama Nuon terletak pada penguasaan simpul distribusi digital yang solid. Dengan dukungan infrastruktur konektivitas terbesar di Indonesia milik Telkom Group, Nuon memiliki posisi strategis untuk mengintegrasikan konten dan pengguna dalam satu ekosistem utuh.

Mandat utama yang diemban adalah menekan kebocoran nilai ekonomi sekaligus memastikan inisiatif baru dalam ekosistem digital nasional dapat tumbuh secara mandiri dan berkelanjutan.

Content image for article: Nuon Pertegas Peran Orkestrator Ekosistem Digital Lifestyle Nasional 2026

“Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar digital terbesar—kita harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” tegas Aris. Pernyataan ini menegaskan komitmen perusahaan untuk tidak hanya bermain di sisi hilir, tetapi juga memperkuat fundamental industri kreatif nasional agar lebih berdaya saing menghadapi platform mancanegara.

Keunggulan kompetitif yang ditawarkan bertumpu pada kemampuan mengintegrasikan penciptaan kekayaan intelektual (IP), distribusi platform, sistem pembayaran, serta pemanfaatan wawasan perilaku konsumen.

Sinergi dengan ekosistem Telkom Group memberikan akses langsung ke lebih dari 158 juta pengguna seluler dan 11 juta pelanggan broadband rumah tangga. Selain itu, potensi pasar yang dapat disasar (addressable market) mencapai 182 juta pengguna seluler dan lebih dari 4 juta rumah tangga broadband lainnya.

Melalui integrasi masif ini, Nuon tidak sekadar memperluas jangkauan layanan, tetapi juga mengoptimalkan konversi, retensi, dan monetisasi secara end-to-end.

Pendekatan ini menciptakan model bisnis berbasis ecosystem flywheel, di mana setiap elemen dalam ekosistem saling mendorong pertumbuhan satu sama lain, sehingga meningkatkan nilai ekonomi per pengguna secara berkelanjutan.

Perluasan Produk dan Monetisasi Kreator

Salah satu strategi kunci dalam menjangkau pasar yang lebih luas adalah penerapan integrasi Direct Carrier Billing (DCB). Metode ini membuka jalur pembayaran alternatif yang sangat krusial bagi segmen masyarakat yang belum terlayani jasa perbankan (unbanked) dan yang memiliki akses terbatas (underbanked).

Skema pembayaran ini tidak hanya mempermudah konsumen mengakses konten premium, tetapi juga memperbesar potensi pendapatan bagi para kreator dan mitra konten.

Dalam operasionalnya, Nuon saat ini mengelola berbagai lini bisnis digital yang strategis. Di sektor gim, distribusi dan layanan top-up dikelola melalui platform UPOINT.ID, serta penyediaan voucer gim ke berbagai operator dan mitra distribusi nasional.

Hal ini sejalan dengan upaya memperluas akses PC Game Pass dan layanan gim lainnya bagi masyarakat Indonesia.

Sementara itu, di lini musik, Nuon menghadirkan Langit Musik dan Langitku sebagai platform streaming dan agregasi. Untuk mendukung ekonomi kreator, tersedia layanan musik latar PlayUp yang dirancang khusus untuk memperluas peluang monetisasi bagi para musisi lokal.

Sinergi ini diharapkan mampu memberikan panggung yang lebih luas bagi karya anak bangsa di tengah gempuran musik internasional.

Inovasi teknologi juga terus dikembangkan, salah satunya melalui layanan Gaming-on-Demand bernama HELD yang saat ini tengah memasuki tahap playtest.

Selain itu, Nuon memperkuat lini pengalaman langsung (live experiences) melalui layanan tiket Tiketapasaja.com. Fokus strategis tahun 2026 juga diarahkan pada pengembangan IP lokal guna meningkatkan kepemilikan aset kreatif domestik dan daya saing global.

Struktur bisnis yang terintegrasi mulai dari penciptaan IP hingga monetisasi menjadikan Nuon berkembang sebagai aset digital strategis dalam portofolio Telkom Group.

Model bisnis ini tidak hanya memperluas aliran pendapatan di luar layanan konektivitas tradisional, tetapi juga memperkuat kendali atas nilai ekonomi digital domestik. Dalam jangka panjang, integrasi ini diharapkan mampu mendongkrak kontribusi ekonomi digital terhadap pertumbuhan ekonomi nasional secara nyata. (Icha)

Motorola Gebrak MWC 2026: Luncurkan Razr Fold dan Edge 70 Fusion

Telko.id – Motorola membuat gebrakan besar di ajang Mobile World Congress (MWC) 2026 dengan meluncurkan rangkaian perangkat terbaru yang mencakup ponsel lipat, smartphone premium, hingga aksesori ekosistem audio.

Dalam pameran teknologi bergengsi ini, perusahaan memperkenalkan motorola razr fold dan motorola edge 70 fusion sebagai bintang utama, yang dirancang untuk mencerminkan visi perusahaan dalam menghadirkan teknologi yang bermakna serta intuitif bagi pengguna global.

Selain memperkenalkan perangkat keras, Motorola juga memperluas ekosistemnya dengan meluncurkan moto buds 2 dan moto buds 2 plus.

Tidak ketinggalan, inovasi dari sisi enterprise turut dipamerkan melalui fitur keamanan canggih hasil kemitraan jangka panjang dengan GrapheneOS, serta pengenalan House of Motorola Indigo sebagai identitas warna baru brand tersebut.

Langkah ini menegaskan posisi Motorola yang tidak hanya fokus pada perangkat seluler, tetapi juga pada solusi bisnis dan gaya hidup digital yang komprehensif.

Kehadiran Motorola di MWC 2026 juga ditandai dengan kolaborasi strategis bersama FIFA. Kedua perangkat flagship terbaru mereka masuk dalam koleksi eksklusif FIFA World Cup 26™ Collection, yang menawarkan desain khusus dan pengalaman unik bagi para penggemar sepak bola.

Momen Rilis di MWC ini menjadi pembuktian konsistensi Motorola dalam menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan pasar masa depan.

Produktivitas Maksimal dengan Motorola Razr Fold

Salah satu sorotan utama dalam peluncuran ini adalah motorola razr fold. Perangkat ini merupakan ponsel lipat dengan desain book-style pertama dari keluarga razr.

Dirancang khusus untuk memaksimalkan produktivitas dan kreativitas, razr fold menambah deretan ponsel tangguh yang dimiliki Motorola. Ponsel dengan layar ganda ini menawarkan kemampuan multitasking yang mumpuni untuk berbagai kegunaan, didukung oleh antarmuka (interface) yang adaptif serta tata letak yang fleksibel.

Content image for article: Motorola Gebrak MWC 2026: Razr Fold dan Edge 70 Fusion Meluncur

Dapur pacu perangkat ini tidak main-main. Motorola membenamkan chipset Snapdragon® 8 Gen 5 yang sangat bertenaga. Kehadiran prosesor ini sangat krusial untuk mendukung berbagai fitur Inovasi AI yang inovatif di dalamnya.

Kecerdasan buatan pada razr fold mampu meningkatkan produktivitas pengguna, mendukung fitur cerdas pada sistem kamera, hingga membantu manajemen waktu dan tugas pekerjaan sehari-hari menjadi lebih efisien.

Dari sektor fotografi, motorola razr fold mencatatkan prestasi gemilang. Ponsel ini dinobatkan sebagai sistem kamera ponsel lipat peringkat #1 dan sistem kamera smartphone peringkat #2 di Amerika Utara oleh DXOMARK.

Lebih lanjut, sistem kamera belakangnya berhasil meraih predikat DXOMARK Gold Label untuk keunggulan pencitraan (imaging excellence).

Untuk mendukung para kreator dan profesional yang sering bekerja secara mobile, perangkat ini juga dilengkapi dukungan moto pen ultra yang memudahkan aktivitas mencatat, membuat sketsa, dan pekerjaan kreatif lainnya saat di perjalanan.

Motorola Edge 70 Fusion: Paduan Estetika dan Durabilitas

Selain ponsel lipat, Motorola juga memperkenalkan motorola edge 70 fusion. Perangkat ini hadir sebagai perwujudan desain berwawasan masa depan yang memadukan material inovatif dengan teknologi fotografi tingkat tinggi.

Content image for article: Motorola Gebrak MWC 2026: Razr Fold dan Edge 70 Fusion Meluncur

Ponsel ini menyasar segmen pengguna yang menginginkan kombinasi antara kenyamanan, keanggunan, dan ketahanan dalam satu paket premium.

Detail desain menjadi fokus utama pada edge 70 fusion. Smartphone ini mengusung desain quad curve yang sempurna dengan siluet halus yang ikonik.

Motorola memberikan sentuhan akhir (finishing) premium bernuansa nilon dan linen yang tidak hanya tangguh untuk penggunaan sehari-hari, tetapi juga terasa lembut dan nyaman dalam genggaman.

Estetika perangkat semakin ditonjolkan melalui pilihan warna khusus yang dikurasi oleh Pantone, lengkap dengan aksen warna di sekitar lensa kamera yang memperkuat karakter personal penggunanya.

Kemampuan AI canggih juga menjadi nilai jual utama dari edge 70 fusion, melengkapi spesifikasi hardware yang mumpuni.

Perangkat ini dirancang untuk memberikan pengalaman premium di setiap detailnya, memastikan pengguna mendapatkan performa terbaik sekaligus tampilan yang stylish.

Ekosistem Audio Moto Things Terbaru

Melengkapi jajaran smartphone, Motorola memperbarui lini perangkat audionya dengan memperkenalkan dua produk TWS terbaru, yaitu moto buds 2 plus dan moto buds 2.

Moto buds 2 plus ditujukan bagi audiophile atau pengguna yang menginginkan performa terbaik dari earbuds mereka.

Perangkat ini menghadirkan kualitas audio yang kaya dan imersif berkat teknologi Sound by Bose. Fitur unggulannya meliputi Dynamic Active Noise Cancellation (ANC) dan enam mikrofon yang menjamin panggilan telepon lebih jernih.

Content image for article: Motorola Gebrak MWC 2026: Razr Fold dan Edge 70 Fusion Meluncur

buds 2 dirancang sebagai earbuds andalan untuk penggunaan sehari-hari yang praktis namun bertenaga.

Dilengkapi dengan dual-driver, perangkat ini mampu menghasilkan suara yang punchy. Sama seperti versi plus, moto buds 2 juga memiliki fitur Dynamic ANC dan menawarkan daya tahan baterai yang impresif, mencapai total 48 jam pemakaian, menjadikannya teman setia untuk aktivitas sepanjang hari.

House of Motorola Indigo dan Edisi Piala Dunia

Dalam ajang ini, Motorola turut memperkenalkan “House of Motorola Indigo”, sebuah warna brand global terbaru yang diciptakan bersama Pantone™.

Warna ini merefleksikan evolusi Motorola sebagai pionir teknologi gaya hidup. Lebih dari sekadar estetika, warna indigo ini menjadi simbol kreativitas, kepercayaan diri, dan karakter yang berani tampil beda.

Content image for article: Motorola Gebrak MWC 2026: Razr Fold dan Edge 70 Fusion Meluncur

House of Moto Indigo akan menjadi identitas visual khas yang membalut berbagai produk dan pengalaman brand Motorola di masa depan.

Euforia olahraga global juga dibawa Motorola melalui pengumuman motorola razr FIFA World Cup 26™ Edition. Baik razr fold maupun edge 70 fusion masuk dalam koleksi ini, dirancang untuk menghadirkan semangat dan energi turnamen sepak bola dunia ke dalam genggaman.

Edisi khusus ini tampil mewah dengan aksen berlapis emas 24K yang elegan, memadukan desain premium, teknologi mutakhir, dan budaya sepak bola dalam satu perangkat ikonik bagi para penggemar dan kolektor.

Keamanan Enterprise dan Kolaborasi GrapheneOS

Di sektor solusi bisnis dan keamanan, Motorola memperkuat portofolionya melalui kemitraan jangka panjang dengan GrapheneOS Foundation. Organisasi nirlaba ini dikenal sebagai pemimpin dalam keamanan mobile tingkat lanjut dan pengembang sistem operasi tangguh berbasis Android Open Source Project.

Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat keamanan smartphone dan mengembangkan perangkat masa depan yang kompatibel dengan GrapheneOS, menghadirkan era baru keamanan siber bagi pengguna.

Motorola juga memperkenalkan Moto Analytics, sebuah platform analitik sekelas enterprise. Fitur ini dirancang untuk memberikan visibilitas real-time kepada administrator TI terhadap performa seluruh jajaran perangkat perusahaan, memastikan efisiensi operasional yang lebih baik.

Mirip dengan kemajuan teknologi jaringan seperti Panggilan 5G yang semakin canggih, keamanan data juga menjadi prioritas utama.

Selain itu, platform Moto Secure mendapatkan peningkatan melalui fitur baru bernama Private Image Data.

Fitur ini memberikan kendali lebih besar kepada pengguna atas data tersembunyi dalam foto mereka. Saat diaktifkan, sistem secara otomatis menghapus metadata sensitif seperti lokasi dan informasi perangkat dari gambar baru yang diambil, memberikan perlindungan privasi yang berjalan senyap di latar belakang. (Icha)

Pelanggan Medan Bawa Pulang Mercedes Benz Berkat Telkomsel Poin

0

Telko.id – Keberuntungan besar menghampiri Abdul Wahid Rambey, S.H., seorang pelanggan setia Telkomsel yang berdomisili di Medan.

Ia resmi membawa pulang satu unit mobil mewah Mercedes Benz A200 yang merupakan hadiah utama dari Program Undian Poin Akhir Tahun 2025.

Penyerahan hadiah secara simbolis dan meriah ini dilangsungkan di Graha Merah Putih Medan pada hari Rabu, 4 Maret 2026.

Abdul Wahid tercatat sebagai pelanggan yang memiliki loyalitas tinggi terhadap layanan Telkomsel. Pria yang berprofesi di bidang hukum ini telah menggunakan kartu Telkomsel sejak tahun 2007, mencatatkan masa berlangganan selama 18 tahun.

Kemenangan ini diraihnya setelah menukarkan sebanyak 60.000 poin miliknya dalam program undian yang digelar pada akhir tahun lalu.

Dalam acara penyerahan tersebut, Abdul Wahid tidak dapat menyembunyikan rasa haru dan bahagianya. Ia mengaku bahwa hadiah mobil mewah ini merupakan kejutan yang sama sekali tidak disangka-sangka.

Menurutnya, ini adalah buah manis dari kesetiaannya menggunakan layanan operator seluler tersebut selama hampir dua dekade.

“Saya sangat bersyukur dan senang atas hadiah mobil yang benar-benar kejutan bagi saya serta mengucapkan terima kasih kepada Telkomsel karena terus menghargai kesetiaan pelanggannya,” ujar Abdul Wahid di sela-sela acara penyerahan.

Ia menambahkan bahwa selama 18 tahun menjadi pelanggan, dirinya selalu merasa puas dengan kualitas jaringan yang andal di berbagai wilayah cakupan.

Penyerahan hadiah ini turut dihadiri oleh manajemen Telkomsel setempat. Vice President Consumer Business Area Sumatera Telkomsel, Saki H. Bramono, menyampaikan apresiasi mendalam kepada pemenang.

Saki menegaskan bahwa hadiah ini adalah bentuk nyata penghargaan perusahaan terhadap Program Loyalitas pelanggan yang telah setia menemani perjalanan Telkomsel.

Content image for article: Pelanggan Medan Bawa Pulang Mercedes Benz dari Undian Telkomsel Poin

Ragam Hadiah Mewah di Akhir Tahun

“Selamat kepada pemenang utama Program Undian Poin Akhir Tahun 2025, kami sangat berterima kasih atas kesetiaan pelanggan dan memberikan hadiah ini sebagai bentuk apresiasi atas loyalitas kepada Telkomsel selama bertahun-tahun,” ungkap Saki H. Bramono dalam sambutannya.

Program Undian Poin Akhir Tahun 2025 sendiri telah berlangsung pada periode 1 hingga 31 Desember 2025. Program ini dirancang untuk memberikan apresiasi kepada seluruh segmen pelanggan, mulai dari pengguna kartu SIMPATI, Telkomsel Halo, hingga pelanggan layanan internet rumah IndiHome.

Pengundian pemenang telah dilakukan secara transparan dan resmi pada tanggal 22 Januari 2026 yang lalu.

Selain Mercedes Benz A200 yang menjadi hadiah utama, Telkomsel juga membagikan ratusan hadiah menarik lainnya kepada pelanggan yang beruntung.

Daftar hadiah yang dibagikan mencakup perangkat teknologi terkini, antara lain 35 unit iPhone 17 Pro, 20 unit Samsung Z Flip 6, dan 25 unit Samsung Z Fold 6. Pelanggan juga bisa mendapatkan kesempatan menang dengan mekanisme Tukar Poin yang mudah diakses.

Mekanisme Penukaran Poin

Tidak hanya gawai canggih, program ini juga memberikan keuntungan berupa voucher belanja digital. Sebanyak 80 voucher belanja Indomaret senilai Rp1 juta dan 80 voucher GoPay dengan nilai yang sama turut dibagikan kepada para pemenang lainnya.

Distribusi hadiah ini menunjukkan komitmen Telkomsel dalam memanjakan pelanggan setianya melalui Telkomsel Poin yang dikumpulkan dari penggunaan layanan sehari-hari.

Bagi pelanggan yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai status poin mereka atau program loyalitas yang sedang berjalan, Telkomsel menyediakan akses mudah melalui saluran digital.

Pelanggan dapat mengakses aplikasi MyTelkomsel atau mengunjungi situs resmi perusahaan untuk mengecek jumlah poin, melakukan penukaran, serta melihat daftar pemenang undian secara lengkap.

Keberhasilan Abdul Wahid membawa pulang mobil mewah ini menjadi bukti bahwa poin yang dikumpulkan pelanggan memiliki nilai nyata. Program loyalitas seperti ini diharapkan dapat terus meningkatkan kepuasan pelanggan dalam menikmati layanan telekomunikasi dan gaya hidup digital yang ditawarkan oleh Telkomsel di seluruh Indonesia. (Icha)

XLSMART Terapkan Registrasi Biometrik Wajah dan eSIM, Cek Caranya

0

Telko.id – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) resmi memperkuat ekosistem keamanan digitalnya melalui penerapan registrasi kartu SIM berbasis biometrik wajah dan eSIM.

Inisiatif yang diumumkan pada 4 Maret 2026 ini mengajak pelanggan untuk beralih ke mekanisme registrasi menggunakan teknologi pengenalan wajah (face recognition) berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dilengkapi fitur liveness detection.

Langkah strategis ini diambil untuk menghadirkan pengalaman registrasi yang lebih cepat sekaligus menutup celah penyalahgunaan data identitas.

Direktur & Chief Regulatory XLSMART, Merza Fachys, menegaskan bahwa validasi data pelanggan kini terhubung langsung dengan basis data Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

Integrasi ini memastikan setiap identitas yang didaftarkan adalah valid dan terlindungi dari potensi fraud oleh pihak tidak bertanggung jawab.

“Implementasi verifikasi biometrik ini adalah komitmen nyata XLSMART dalam meningkatkan standar keamanan data pelanggan. XLSMART mengutamakan rasa aman dan nyaman pelanggan dalam menggunakan layanan telekomunikasi melalui teknologi face recognition ini,” ujar Merza.

Ia menambahkan bahwa inisiatif ini sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi penyedia layanan yang paling dicintai pelanggan.

Penerapan teknologi ini juga merespons regulasi industri yang semakin ketat. Sebelumnya, pemerintah melalui Komdigi Perkuat aturan terkait validasi identitas pengguna layanan seluler.

XLSMART telah melakukan uji coba atau pilot project sejak September 2025 di berbagai kanal layanan, memastikan sistem yang berjalan saat ini sudah teruji keandalannya.

Manfaat Keamanan dan Efisiensi Layanan

Teknologi biometrik wajah yang diadopsi XLSMART menawarkan dampak signifikan terhadap keamanan siber. Berdasarkan studi GSMA, metode ini mampu menekan kemungkinan identitas ganda hingga lebih dari 80 persen.

Selain itu, efisiensi dalam pengelolaan penipuan (fraud management) meningkat antara 20 hingga 30 persen.

Sistem pengenalan wajah modern yang digunakan memiliki tingkat akurasi 95–99 persen menurut standar NIST (National Institute of Standards and Technology).

Fitur liveness detection yang disematkan berfungsi vital untuk mendeteksi upaya pemalsuan atau spoofing, sehingga foto statis atau rekaman video tidak dapat digunakan untuk memanipulasi sistem.

Dari sisi kenyamanan, proses Know Your Customer (KYC) yang sebelumnya memakan waktu 5–7 menit kini dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari satu menit secara otomatis. XLSMART juga menerapkan prinsip security by design dan minimisasi data.

Data biometrik pelanggan tidak disimpan oleh perusahaan, melainkan diteruskan secara aman ke Dukcapil untuk validasi. Sistem ini telah memenuhi standar ISO 27001, ISO 27701, serta lulus uji Presentation Attack Detection (ISO 30107-3) dengan tingkat kecocokan (match rate) ke Dukcapil di atas 95 persen.

Selain fokus pada keamanan registrasi fisik, adopsi eSIM di jaringan XLSMART menunjukkan tren positif. Hingga saat ini, jumlah pengguna eSIM telah mencapai lebih dari 1,6 juta pelanggan.

Integrasi sistem Aturan Registrasi biometrik ke dalam ekosistem eSIM diharapkan dapat meminimalkan hambatan teknis saat aktivasi, memberikan jaminan keamanan setara antara pengguna kartu fisik maupun digital.

Untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat, layanan registrasi biometrik tersedia di 143 titik layanan fisik, mencakup 94 XL Center dan 51 Galeri Smartfren.

Fokus penyebaran berada di wilayah dengan densitas tinggi seperti Jabodetabek, Jawa Timur, dan Sumatera. Pelanggan juga dapat melakukan registrasi mandiri melalui kanal digital resmi perusahaan.

Panduan Registrasi Biometrik Wajah

Bagi pelanggan yang ingin melakukan aktivasi kartu dengan standar keamanan terbaru ini, XLSMART menyediakan beberapa metode mudah. Langkah ini juga mendukung upaya pemerintah untuk Tekan Penipuan online.

Registrasi via Website XL dan AXIS:

  • Kunjungi situs resmi registrasi di https://registrasi.xl.co.id/ atau https://registrasi.axis.co.id/.
  • Pilih metode registrasi menggunakan OTP atau PUK.
  • Masukkan nomor kartu perdana dan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
  • Lakukan pengambilan swafoto (selfie). Pastikan wajah berada di dalam lingkaran, pencahayaan cukup, latar belakang polos, dan tanpa aksesoris penutup wajah (masker/kacamata hitam).
  • Sistem akan memvalidasi data ke Dukcapil. Jika sesuai, kartu siap digunakan.

Registrasi via Aplikasi myXL atau AXISNET:

  • Buka aplikasi dan masukkan nomor kartu perdana.
  • Pilih menu “Registrasi dengan Biometrik” lalu pilih metode OTP atau PUK.
  • Masukkan NIK dan lakukan swafoto sesuai panduan layar.
  • Tunggu proses validasi otomatis hingga muncul notifikasi berhasil.

Registrasi via Website Smartfren dan Aplikasi MySF:

  • Akses http://smartfren.com/Activation/ dan masukkan nomor kartu perdana.
  • Input kode OTP yang diterima, lalu masukkan kode PUK dan NIK.
  • Lakukan swafoto dengan memilih opsi “start video check”. Ikuti petunjuk visual untuk memastikan wajah terdeteksi dengan baik.
  • Klik “Gunakan Foto”. Jika data valid, notifikasi “Aktivasi Berhasil” akan muncul.

Penerapan teknologi ini menjadi bukti kesiapan operator seluler dalam menyongsong era digital yang lebih aman. Dengan Operator Siap berinovasi, ekosistem telekomunikasi Indonesia diharapkan semakin tangguh menghadapi tantangan kejahatan siber di masa depan. (Icha)

DeepSeek Tinggalkan Chip AS, Fokus Kolaborasi Domestik

Telko.id – Inovasi kecerdasan buatan di China mendapat momentum baru setelah DeepSeek, sebuah startup AI asal Hangzhou yang dikenal lewat model-model besar yang kompetitif, mengambil langkah strategis dengan meninggalkan keterlibatan pembuat chip Amerika Serikat dalam pengembangan terbarunya.

Mengutip dari Reuters, alih-alih menjalankan kolaborasi dengan perusahaan seperti Nvidia atau Advanced Micro Devices (AMD) sebelum model dirilis, DeepSeek justru memberikan akses awal ke pembuat chip domestik seperti Huawei Technologies untuk mengoptimalkan model tersebut pada perangkat lokal.

Keputusan ini menandai perubahan penting dalam cara kerja DeepSeek dan mencerminkan dorongan luas dari pemerintah China untuk mempercepat self-sufficiency teknologi.

Alih-alih mengandalkan infrastruktur dan perangkat keras dari AS, strategi baru ini memperkuat ikatan dengan supply chain domestik yang berkembang, termasuk produsen chip yang kini bekerja sama lebih erat dengan laboratorium AI dalam negeri.

Secara teknis, praktik umum dalam pengembangan model AI kelas besar adalah memberi akses kepada pembuat chip utama sebelum peluncuran resmi, sehingga perangkat keras tersebut dapat dioptimalkan untuk mengeksekusi model dengan efisien.

Baca juga:

Namun DeepSeek mematahkan praktik ini dengan memilih fokus ke chip domestik di awal proses. Langkah ini menunjukkan keyakinan bahwa hardware lokal — meski belum setingkat efisiensinya dengan perangkat AS — bisa terus dikembangkan dan disesuaikan melalui kolaborasi erat antara pengembang model dan produsen chip dalam negeri.

Di tengah tekanan geopolitik dan pembatasan ekspor teknologi AS, langkah semacam ini dianggap sebagai upaya agar China tidak lagi bergantung pada impor perangkat keras penting untuk kemampuan inferensi dan pelatihan model AI domestik.

Dampak komersial bagi produsen chip AS diperkirakan terbatas, mengingat DeepSeek lebih banyak digunakan sebagai model pembanding teknis dibandingkan platform AI komersial berskala besar.

Namun, langkah ini mempertegas fragmentasi ekosistem AI global antara China dan Amerika Serikat. Dimana Chin adan As masing-masing memperkuat jaringan teknologi mereka sendiri.

Model-model DeepSeek telah diunduh puluhan juta kali di platform open-source Hugging Face, menjadikannya salah satu motor utama pertumbuhan model AI open-source asal China yang semakin menantang dominasi laboratorium AI Barat.

Bagi pengguna dan pelaku industri, langkah ini punya dua makna besar. Pertama, board AI global semakin tebagi, di man amodel dan perangkat keras dari China dan Barat mungkin berkembang di jalur yang lebih terpisah. Kedua, dorongan kuat untuk menggunakan chip dalam negeri bisa mempercepat inovasi lokal di China, sekaligus mendorong pasar chip global bergerak kea rah yang lebih beragam.

Telco Cloud Beralih ke AI-Native, Huawei Tawarkan Solusi

Telko.id – Industri telekomunikasi global kini berada di fase transisi besar: dari infrastruktur cloud-native tradisional ke infrastruktur yang benar-benar AI-native, yakni arsitektur yang dirancang dari awal untuk mendukung layanan kecerdasan buatan secara optimal.

Melansir dari Antara News, transformasi ini bukan sekadar upgrade teknologi biasa, melainkan perubahan paradigma dalam cara operator membangun dan mengelola jaringan serta komputasi di era digital pintar.

Paradigma cloud-native sebelumnya fokus pada kemampuan layanan untuk berjalan di lingkungan cloud fleksibel, tetapi belum optimal untuk beban kerja AI yang intensif dan beragam.

Dalam pendekatan AI-native, platform cloud operator diperluas agar mampu menangani tugas-tugas seperti inferensi real-time, pengelolaan model AI, serta orkestrasi sumber daya komputasi dan jaringan secara otomatis.

Baca juga:

Berbagai organisasi terkemuka seperti Linux Foundation, CNCF, ETSI, dan TM Forum aktif menyusun standar teknis guna mendukung perkembangan ekosistem dan implementasi AI.

Sebagai fondasi utama jaringan operator, telco cloud kini berevolusi dari infrastruktur cloud konvensional menjadi infrastruktur AI. Transformasi ini menandai perubahan dari sekadar “mendukung layanan berbasiskan cloud” menjadi “menggerakkan inovasi cerdas” dengan menyediakan fondasi yang dibutuhkan untuk layanan AI tingkat lanjut.

Pihak operator juga meningkatkan investasi AI, beralih dari komputasi serbaguna menjadi model hibrida yang menggabungkan komputasi umum dan komputasi cerdas. Peralihan ini bukan lagi sekadar pilihan teknis, melainkan kebutuhan strategis.

Untuk meraih kesuksesan, pihak operator harus menjawab tiga tantangan utama: meningkatkan efisiensi biaya komputasi, menyatukan AI dengan jaringan multi-generasi untuk menghilangkan silo, serta menyesuaikan AI dengan skenario layanan agar dapat diperluas dengan cepat.

Untuk menjawab tantangan ini, beberapa pemain besar di industri telah meluncurkan solusi infrastruktur yang dirancang khusus untuk era AI-native. Salah satunya adalah Telco Intelligent Converged Cloud (TICC) dari Huawei, sebuah infrastruktur telekomunikasi hyper-converged yang menyediakan pengelolaan terpadu antara komputasi umum, penyimpanan, jaringan, dan komputasi AI dalam satu platform.

Solusi semacam ini bertujuan untuk menyederhanakan operasi, meningkatkan performa aplikasi AI tingkat lanjut, serta menekan biaya melalui pemanfaatan sumber daya yang lebih efisien.

Huawei selalu berkomitmen untuk bekerja sama dengan mitra industri dalam mempercepat transformasi AI-Native, membangun infrastruktur telco cloud yang cerdas, memaksimalkan nilai tambah jaringan, dan mendorong pertumbuhan bisnis.

Huawei juga mengajak para mitra industri untuk bergabung di Barcelona guna mengeksplorasi tren AI-Native dan berkolaborasi membangun masa depan industri.

OpenAI: ChatGPT Tembus 900 Juta Pengguna!

0

Telko.id – OpenAI mencatat angka pengguna aktif mingguan ChatGPT telah menembus sekitar 900 juta orang di seluruh dunia, sebuah tonggak besar yang menunjukkan semakin besarnya adopsi layanan chatbot AI ini dalam kehidupan digital masyarakat global.

Laporan terbaru dari Tech Crunch pada Minggu, mengungkapkan bahwa jumlah tersebut termasuk pengguna dari berbagai segmen — mulai dari pemakai gratis hingga mereka yang berlangganan fitur berbayar, yang jumlahnya juga berkembang pesat mencapai puluhan juta pelanggan.

Bulan Januari dan Februari disebut menjadi periode dengan penambahan pelanggan baru terbesar sepanjang sejarah perusahaan.

“Momentum pertumbuhan pelanggan meningkat signifikan pada awal tahun, dengan Januari dan Februari yang masih berjalan menjadi bulan dengan penambahan pelanggan baru terbesar dalam sejarah kami,” OpenAI dalam pernyataannya.

Pertumbuhan ini terjadi dalam beberapa bulan terakhir, di mana ChatGPT menambah sekitar 100 juta pengguna aktif mingguan sejak akhir 2025, menunjukkan percepatan adopsi teknologi AI yang kini bukan lagi sekadar alat eksperimen, tetapi menjadi bagian dari aktivitas harian seperti belajar, menulis, mencari informasi, merencanakan keperluan, hingga memecahkan masalah sehari-hari.

Angka 900 juta pengguna aktif mingguan tersebut meningkat 100 juta dibandingkan laporan Oktober 2025 yang mencatat 800 juta pengguna.

Baca juga:

Pengumuman itu disampaikan bersamaan dengan kabar bahwa OpenAI berhasil menghimpun pendanaan swasta senilai 110 miliar dolar AS atau setara Rp1,83 kuadriliun, yang disebut sebagai salah satu putaran pendanaan terbesar dalam sejarah perusahaan tertutup.

Pendanaan baru tersebut mencakup investasi 50 miliar dolar AS (Rp840 triliun) dari Amazon, serta masing-masing 30 miliar dolar AS (Rp504 triliun) dari Nvidia dan SoftBank, dengan valuasi pra-pendanaan mencapai 730 miliar dolar AS (Rp12,27 kuadriliun). Putaran pendanaan ini masih dibuka dan perusahaan memperkirakan investor lain akan turut bergabung.

Ke depan, pertumbuhan pengguna kemungkinan masih akan berlanjut, terutama dengan meningkatnya kebutuhan otomatisasi, efisiensi kerja, dan pencarian informasi berbasis AI. Namun, tantangan seperti regulasi, privasi data, dan persaingan dengan perusahaan teknologi lain juga akan menjadi faktor penentu dalam perjalanan berikutnya.

Mitratel dan AALTO Kembangkan HAPS di Stratospace, Ini Targetnya!

0

Telko.id – PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel) dan AALTO HAPS Limited (AALTO), anak perusahaan Airbus, resmi memperpanjang kolaborasi strategis mereka untuk pengembangan teknologi Stratospace di Indonesia.

Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dalam ajang Mobile World Congress (MWC) di Barcelona pada Senin (2/3), yang menegaskan komitmen kedua perusahaan dalam menghadirkan infrastruktur telekomunikasi non-terestrial yang inovatif.

Langkah strategis ini diambil guna memperluas jangkauan konektivitas di seluruh nusantara, khususnya di wilayah yang sulit dijangkau oleh infrastruktur darat konvensional.

Dalam kerja sama ini, AALTO akan berperan sebagai penyedia layanan konektivitas Stratospace sekaligus operator Stratocraft. Layanan ini mencakup penempatan, pengoperasian, hingga pengelolaan solusi berbasis High Altitude Platform System (HAPS) yang beroperasi di lapisan stratosfer.

Sementara itu, Mitratel sebagai penyedia infrastruktur menara telekomunikasi terbesar di Indonesia sekaligus bagian dari TelkomGroup, akan memberikan dukungan penuh melalui penyediaan dan pengelolaan infrastruktur menara.

Dukungan infrastruktur darat ini sangat krusial untuk memastikan operasional wahana HAPS dapat berjalan lancar dan terintegrasi dengan jaringan terestrial yang sudah ada. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem telekomunikasi yang lebih andal dan merata.

Perpanjangan kerja sama hingga Oktober 2027 ini menunjukkan keseriusan kedua belah pihak dalam mengeksplorasi potensi teknologi dirgantara untuk kebutuhan telekomunikasi sipil.

Fokus utama dari kolaborasi ini adalah menghadirkan solusi konektivitas yang tidak hanya canggih, tetapi juga berkelanjutan dan mampu menjawab tantangan geografis Indonesia yang unik sebagai negara kepulauan.

Solusi Konektivitas Daerah 3T dan Kebencanaan

Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian integral dari strategi besar TelkomGroup dalam membangun fondasi next generation infrastructure.

Teknologi HAPS dinilai memiliki potensi besar untuk melengkapi jaringan terestrial yang selama ini menjadi tulang punggung telekomunikasi nasional.

Content image for article: Mitratel dan AALTO Kembangkan HAPS, Internet dari Stratosfer untuk Indonesia

Menurut Seno, teknologi ini sangat relevan untuk mengatasi tantangan penyediaan layanan di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Kemampuan HAPS untuk memancarkan sinyal dari ketinggian stratosfer memungkinkannya menjangkau area yang sulit ditembus oleh menara BTS biasa atau serat optik.

Hal ini sejalan dengan agenda pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan akses informasi digital yang merata di seluruh pelosok negeri.

Selain pemerataan akses, Seno juga menyoroti keunggulan teknologi ini dalam situasi darurat. Solusi Stratospace dapat dimanfaatkan secara efektif ketika infrastruktur terestrial mengalami gangguan akibat bencana alam.

Dengan kemampuan deployment yang fleksibel, HAPS dapat mendukung proses pemulihan layanan komunikasi secara lebih cepat, memastikan koordinasi penanganan bencana dapat berjalan tanpa hambatan komunikasi.

TelkomGroup menegaskan akan mendukung kelanjutan inisiatif ini melalui serangkaian pengujian dan studi kelayakan yang komprehensif.

Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa implementasi teknologi canggih ini benar-benar siap secara teknis dan operasional sebelum digelar secara masif. Seno menekankan bahwa setiap tahapan adopsi teknologi akan dijalankan secara prudent atau penuh kehati-hatian.

Kepatuhan Regulasi dan Tata Kelola

Aspek kepatuhan terhadap hukum dan regulasi menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan kerja sama ini. Kedua perusahaan sepakat untuk menjunjung tinggi prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG).

Hal ini mencakup pemenuhan seluruh ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia maupun yurisdiksi internasional yang terkait dengan pengoperasian wahana udara.

Mitratel dan AALTO berkomitmen untuk memastikan seluruh proses perizinan, persetujuan, serta dokumentasi dari instansi pemerintah dan lembaga terkait terpenuhi dengan lengkap.

Kepatuhan terhadap aturan regulasi sangat penting mengingat pengoperasian HAPS melibatkan penggunaan ruang udara dan frekuensi yang diatur ketat oleh negara. Langkah ini diambil untuk menjamin kelancaran operasional jangka panjang dan mencegah potensi kendala hukum di kemudian hari.

Evaluasi potensi sinergi kedua pihak akan dilakukan melalui kajian menyeluruh. Kajian ini tidak hanya terbatas pada aspek teknis, tetapi juga mencakup aspek bisnis, finansial, operasional, dan komersial.

Pendekatan holistik ini diperlukan untuk memastikan bahwa perencanaan dan pelaksanaan proyek Stratospace ini dapat dipertanggungjawabkan (akuntabel) dan memberikan manfaat optimal bagi ekosistem digital nasional.

Teknologi Zephyr dan Direct-to-Device

CEO AALTO, Hughes Boulnois, mengungkapkan optimisme tinggi terhadap kerja sama ini, terutama di tengah meningkatnya momentum komersial teknologi Stratospace secara global.

AALTO mengandalkan teknologi Zephyr, sebuah wahana udara tanpa awak bertenaga surya yang mampu terbang di stratosfer selama berbulan-bulan.

Keunggulan utama Zephyr terletak pada kemampuannya menghadirkan konektivitas langsung ke perangkat pengguna atau direct-to-device. Fitur ini memungkinkan pengguna ponsel standar untuk mendapatkan sinyal langsung dari wahana di angkasa tanpa memerlukan perangkat keras tambahan yang rumit.

Teknologi ini membuka peluang besar untuk menjangkau wilayah dengan keterbatasan akses infrastruktur darat.

Bagi AALTO, kawasan Asia-Pasifik, khususnya Indonesia, merupakan pasar strategis bagi pertumbuhan perusahaan. Wilayah ini dianggap sebagai bagian penting dari evolusi konektivitas global.

Kemampuan untuk menyediakan jaringan yang andal di negara kepulauan seperti Indonesia akan menjadi pembuktian keandalan teknologi HAPS dalam skala luas.

CEO Mitratel, Theodorus Ardi Hartoko, menambahkan bahwa sinergi antara infrastruktur menara yang dimiliki Mitratel dan teknologi HAPS dari AALTO diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan secara signifikan.

Kolaborasi ini memberikan landasan yang kokoh bagi kedua pihak untuk menyusun peta jalan implementasi yang terukur dan berorientasi jangka panjang, demi mendukung ketahanan sistem telekomunikasi nasional.

Kerja sama yang telah terjalin sejak 2023 ini kini memasuki babak baru yang lebih konkret. Dengan diperpanjangnya MoU, Mitratel dan AALTO akan terus mematangkan potensi integrasi teknologi ini sebagai solusi masa depan untuk mempercepat transformasi digital di Indonesia.

Inovasi seperti koneksi satelit dan HAPS diprediksi akan menjadi kunci dalam menutup kesenjangan digital di tanah air. (Icha)

Galaxy Buds4 Series Hadir, Bawa Fitur AI Hands-Free Canggih

Telko.id – Samsung Electronics Indonesia secara resmi meluncurkan Galaxy Buds4 Series, perangkat audio terbaru yang menetapkan standar anyar dalam industri True Wireless Stereo (TWS).

Mengusung teknologi Seamless Multi AI Agent, perangkat ini dirancang bukan sekadar untuk mendengarkan musik, melainkan sebagai asisten cerdas yang mendukung produktivitas harian pengguna tanpa perlu menyentuh smartphone.

Peluncuran ini merespons tingginya mobilitas masyarakat modern yang menjadikan TWS sebagai perangkat esensial. Tipe Sultan, MX Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia, menjelaskan bahwa Galaxy Buds4 Series menandai evolusi TWS menjadi everyday companion.

Perangkat ini memungkinkan pengguna beralih aktivitas secara natural, mulai dari rapat daring hingga menerima panggilan di perjalanan, tanpa memutus alur kegiatan.

Integrasi mendalam dengan ekosistem Samsung, khususnya Galaxy S26 Series, menjadi kunci utama keunggulan perangkat ini. Pengguna dapat menikmati pengalaman AI yang terpadu, di mana konektivitas lintas perangkat berjalan konsisten dan responsif.

Hal ini memungkinkan interaksi dengan asisten digital maupun pengelolaan notifikasi dilakukan sepenuhnya secara hands-free, menjaga fokus pengguna tetap pada momen yang sedang dijalani.

Kontrol Intuitif dengan Head Gesture

Salah satu fitur unggulan yang dibawa oleh Galaxy Buds4 Series adalah Head Gestures. Teknologi ini memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan perangkat hanya melalui gerakan kepala, menghilangkan ketergantungan pada layar ponsel saat tangan sedang sibuk.

Inovasi ini sangat relevan bagi pengguna yang sering bermobilitas tinggi atau sedang melakukan multitasking.

Cara kerjanya cukup sederhana namun fungsional. Saat ada panggilan masuk, pengguna hanya perlu mengangguk untuk menerima atau menggelengkan kepala untuk menolak panggilan.

Kemampuan ini juga terintegrasi dengan asisten suara Bixby, di mana pengguna dapat menjawab pertanyaan “ya” atau “tidak”, bahkan mengakhiri percakapan hanya dengan gerakan kepala tanpa mengeluarkan suara.

Content image for article: Galaxy Buds4 Series Resmi Hadir, Bawa Fitur AI Hands-Free Canggih

Kualitas Suara Adaptif dan Ekosistem AI

Selain fitur cerdas, Samsung tetap memprioritaskan kualitas suara. Galaxy Buds4 Series dilengkapi dengan fitur Enhanced Adaptive EQ. Teknologi ini secara otomatis mengoptimalkan karakter suara agar tetap seimbang di berbagai kondisi.

Sistem akan menyesuaikan output audio berdasarkan bentuk telinga pengguna dan posisi pemakaian earbuds, memastikan detail serta kejernihan suara tetap terjaga.

Pengalaman audio ini disempurnakan dengan dukungan Audio Hi-Fi yang mumpuni. Dalam ekosistem Galaxy, peran TWS diperluas menjadi gerbang akses menuju kecerdasan buatan.

Pengguna dapat mengaktifkan berbagai agen AI seperti Bixby, Google Gemini, hingga Perplexity langsung dari telinga mereka. Dukungan perangkat keras yang kuat, setara dengan performa Chipset Flagship masa kini, memastikan pemrosesan perintah suara berjalan lancar tanpa jeda.

Integrasi Samsung Ecosystem membuat transisi antar perangkat terasa mulus. Kecerdasan buatan tidak lagi bekerja secara terpisah di masing-masing gawai, melainkan selaras dalam satu sistem.

Hal ini memberikan pengalaman yang adaptif, di mana TWS mampu memahami konteks aktivitas pengguna dan memberikan respons yang proaktif.

Content image for article: Galaxy Buds4 Series Resmi Hadir, Bawa Fitur AI Hands-Free Canggih

Harga dan Ketersediaan di Indonesia

Samsung menghadirkan dua varian untuk pasar Indonesia, yaitu Galaxy Buds4 dan Galaxy Buds4 Pro. Galaxy Buds4 tersedia dalam pilihan warna Black dan White dengan harga Rp2.999.000.

Sementara itu, varian tertinggi Galaxy Buds4 Pro dibanderol seharga Rp3.999.000, dengan opsi warna Black, White, dan warna eksklusif online Pink Gold.

Konsumen dapat memanfaatkan masa pre-order yang berlangsung mulai 26 Februari hingga 17 Maret 2026. Selama periode ini, Samsung menawarkan berbagai keuntungan menarik.

Pembeli berkesempatan mendapatkan total bonus hingga Rp1,6 jutaan untuk varian Pro dan Rp1,3 jutaan untuk varian reguler. Bonus tersebut mencakup Limited Buds Case, multibuy cashback hingga 25%, serta tambahan cashback bank.

Kehadiran Galaxy Buds4 Series diharapkan dapat memenuhi ekspektasi konsumen yang kini tidak hanya mencari kualitas audio, tetapi juga kepraktisan teknologi.

Dengan fitur yang mampu membaca pola kebiasaan dan merespons kebutuhan secara proaktif, perangkat ini siap menjadi pendamping harian yang andal bagi masyarakat digital di Indonesia. (Icha)

Xiaomi Pad 8 Series, Tablet Tipis Berbekal Snapdragon 8 Elite

Telko.id – Xiaomi Indonesia secara resmi memperkenalkan jajaran tablet flagship terbarunya, Xiaomi Pad 8 Series, dalam sebuah acara peluncuran yang digelar di Jakarta, 3 Maret 2025.

Seri terbaru ini hadir dalam dua varian utama, yakni Xiaomi Pad 8 Pro dan Xiaomi Pad 8, yang diklaim sebagai tablet paling bertenaga sekaligus paling tipis yang pernah dirilis oleh perusahaan.

Peluncuran ini dilakukan bersamaan dengan hadirnya lini smartphone Xiaomi 17 Series serta berbagai produk AIoT terbaru, menandai langkah agresif Xiaomi dalam memperkuat ekosistem perangkat pintarnya di tanah air.

Marketing Director Xiaomi Indonesia, Andi Renreng, menegaskan bahwa kehadiran Xiaomi Pad 8 Series bertujuan untuk menjawab kebutuhan profesional modern, pekerja kreatif, hingga pelajar yang membutuhkan perangkat serba bisa. Menurutnya, tablet ini dirancang sebagai solusi praktis yang mampu mendorong produktivitas dan kreativitas pengguna dengan mobilitas tinggi.

Ia menekankan bahwa perangkat ini menawarkan performa setara laptop namun dikemas dalam desain tablet yang jauh lebih ringkas dan mudah dibawa.

Dalam presentasinya, Andi menjelaskan bahwa pengguna kini dapat bekerja dan berkreasi dengan lebih leluasa. Kemampuan perangkat ini untuk terhubung dengan berbagai produk di ekosistem Xiaomi juga menjadi nilai jual utama, memungkinkan integrasi yang mulus dalam satu perangkat yang tidak hanya bertenaga tetapi juga tampil bergaya.

Tablet ini diposisikan sebagai “powerfully productive” untuk mendukung gaya hidup kerja dan kreasi modern.

Spesifikasi Xiaomi Pad 8 Pro: Performa Snapdragon 8 Elite

Sebagai varian tertinggi, Xiaomi Pad 8 Pro dirancang khusus untuk menjadi daily driver bagi para profesional. Tablet ini ditenagai oleh prosesor kelas atas Snapdragon® 8 Elite Mobile Platform yang dibangun dengan fabrikasi 3nm.

Chipset ini memiliki konfigurasi CPU Oryon yang terdiri dari 2 core berkecepatan 4.32GHz dan 6 core berkecepatan 3.53GHz, serta didukung oleh GPU Adreno 830.

Spesifikasi ini memastikan tablet mampu menjalankan aplikasi berat, mulai dari penyuntingan video hingga desain grafis kompleks dengan sangat lancar.

Sistem operasi yang digunakan adalah Xiaomi HyperOS 3 berbasis Android 16. Antarmuka ini diklaim lebih intuitif dan membawa fitur produktivitas tingkat lanjut seperti PC-level WPS Office dan kemampuan multitasking yang setara dengan komputer desktop.

Pengguna dapat membuat proposal, mengelola dokumen, hingga melakukan revisi konten kreatif tanpa hambatan. Dukungan RAM LPDDR5X (untuk varian 8GB) dan LPDDR5T (untuk varian 12GB) serta penyimpanan UFS 4.1 menjamin kecepatan baca-tulis data yang optimal.

Content image for article: Xiaomi Pad 8 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Tablet Snapdragon 8 Elite Tertipis

Sektor daya juga menjadi keunggulan utama Xiaomi Pad 8 Pro. Tablet ini dibekali baterai berkapasitas 9.200 mAh yang diklaim mampu bertahan seharian penuh.

Untuk pengisian daya, Xiaomi menyematkan teknologi 67W HyperCharge yang memungkinkan pengguna mengisi daya dengan cepat saat bekerja secara remote atau on-the-go, meminimalisir waktu tunggu saat perangkat kehabisan daya.

Inovasi Layar Visual Imersif

Baik varian Pro maupun reguler sama-sama mengusung spesifikasi layar yang mengesankan. Xiaomi Pad 8 Pro hadir dengan layar berukuran 11,2 inci dengan rasio aspek 3:2, yang dinilai ideal untuk produktivitas seperti membaca dokumen panjang atau mengolah spreadsheet.

Resolusi layar mencapai 3.2K (3200 x 2136 piksel) dengan kerapatan piksel 345 ppi, memberikan ketajaman visual yang tinggi.

Salah satu fitur unggulan pada layarnya adalah refresh rate tinggi hingga 144Hz. Fitur ini tidak hanya memanjakan mata saat bermain gim atau menonton video, tetapi juga memberikan responsivitas tinggi saat melakukan navigasi antarmuka atau menyunting konten secara presisi.

Kecerahan puncak layar mencapai 800 nits dengan dukungan Adaptive HDR dan Dolby Vision, memastikan konten tetap terlihat jelas meski digunakan di ruangan dengan pencahayaan terang.

Untuk kenyamanan penggunaan jangka panjang, layar Xiaomi Pad 8 Series telah mengantongi berbagai sertifikasi dari TÜV Rheinland. Ini termasuk sertifikasi Low Blue Light (solusi perangkat keras), Flicker Free, dan Circadian Friendly.

Teknologi ini dirancang untuk mengurangi kelelahan mata pengguna yang sering menatap layar dalam durasi lama, sebuah aspek krusial bagi para pekerja kreatif dan profesional.

Xiaomi Pad 8: Pilihan Ideal untuk Pelajar dan Profesional Muda

Selain varian Pro, Xiaomi juga merilis Xiaomi Pad 8 versi reguler. Tablet ini ditargetkan bagi pengguna yang membutuhkan keseimbangan antara produktivitas dan hiburan, seperti pelajar dan profesional muda.

Dapur pacunya mengandalkan Snapdragon® 8s Gen 4 Mobile Platform dengan fabrikasi 4nm, yang menawarkan performa optimal untuk menyelesaikan tugas-tugas akademis maupun pekerjaan kantor tepat waktu.

Sama seperti saudaranya, Xiaomi Pad 8 juga menjalankan HyperOS 3 yang didukung kecerdasan buatan Xiaomi HyperAI. Fitur ini memungkinkan multitasking yang lebih nyaman dengan berbagai pilihan tata letak layar.

Mode Workstation pada seri ini juga telah ditingkatkan, memungkinkan pengguna menampilkan lebih banyak aplikasi di Dock untuk akses cepat. Ini sangat membantu pengguna yang sering berpindah antar aplikasi saat bekerja.

Content image for article: Xiaomi Pad 8 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Tablet Snapdragon 8 Elite Tertipis

Desain menjadi salah satu daya tarik utama Xiaomi Pad 8. Dengan bobot hanya 485 gram dan ketebalan 5,75 mm, tablet ini sangat ringkas untuk dibawa bepergian. Bodinya menggunakan material aluminium unibody yang kokoh, memberikan kesan premium sekaligus durabilitas tinggi.

Untuk hiburan, tablet ini dilengkapi empat speaker imersif dengan dukungan Dolby Atmos dan Hi-Res Audio, serta baterai 9.200 mAh yang mendukung 45W Turbo Charging.

Dukungan Aksesori dan Fitur AI Canggih

Produktivitas pada Xiaomi Pad 8 Series semakin maksimal berkat dukungan aksesori resmi. Xiaomi Pad 8 / 8 Pro Focus Keyboard hadir menggabungkan fungsi papan ketik dan pelindung.

Keyboard ini dirancang dengan jarak antar tombol dan key travel yang optimal untuk pengalaman mengetik yang minim kesalahan (typo). Selain itu, terdapat Xiaomi Focus Pen Pro, stylus dengan latensi super rendah dan bobot ringan 17,5 gram yang cocok untuk menulis, menggambar, hingga mengedit dokumen.

Sektor kecerdasan buatan juga mendapat perhatian khusus melalui Xiaomi HyperAI. Beberapa fitur AI yang disematkan meliputi AI Writing, AI Speech Recognition, AI Translate Conversation, dan AI Interpreter yang sangat berguna untuk kebutuhan bisnis maupun akademis.

Terdapat juga fitur AI Art dan AI Creativity Assistant untuk para kreator. Tablet ini juga mendukung fitur pencarian canggih Circle to Search with Google dan terintegrasi dengan Google Gemini.

Dalam hal fotografi, Xiaomi Pad 8 Pro membawa spesifikasi kamera yang lebih tinggi dengan kamera belakang 50MP dan kamera depan 32MP. Sementara itu, varian reguler dibekali kamera belakang 13MP dan kamera depan 8MP.

Kedua tablet ini juga mendukung konektivitas Wi-Fi 7 dan Bluetooth 5.4 untuk transfer data yang cepat dan stabil. Fitur Inovasi Layar dan kamera ini menjadikan seri Pad 8 sangat kompetitif di kelasnya.

Harga dan Ketersediaan

Xiaomi memberikan jaminan penggunaan jangka panjang untuk Xiaomi Pad 8 Series dengan garansi resmi selama 15 bulan. Perangkat yang menjalankan Android 16 ini dijanjikan akan mendapatkan 4 kali pembaruan sistem operasi dan pembaruan keamanan selama 6 tahun. Berikut adalah rincian harga dan ketersediaan Xiaomi Pad 8 Series di Indonesia:

Xiaomi Pad 8

  • Varian 8GB + 256GB (termasuk In-box Keyboard): Rp7.499.000
  • Warna: Gray, Green, Blue

Xiaomi Pad 8 Pro

  • Varian 8GB + 256GB (termasuk In-box Keyboard): Rp9.499.000
  • Varian 12GB + 512GB (termasuk In-box Keyboard & Pen): Rp11.499.000
  • Warna: Gray, Green, Blue

Konsumen dapat membeli produk ini secara daring melalui Mi.com dan Xiaomi Official Store di berbagai e-commerce (Blibli, Shopee, TikTok Shop, Tokopedia). Pembelian luring tersedia di Xiaomi Store, Erafone, Erablue, Blibli Store, dan Digiplus.

Terdapat promo khusus selama periode pre-order pada 3-6 Maret, di mana pembeli bundling dengan Xiaomi Focus Pen Pro bisa mendapatkan potongan harga hingga Rp500.000 serta hadiah spesial untuk varian Pro. Periode penjualan perdana akan dimulai pada 7 Maret dengan penawaran diskon bundling sebesar Rp200.000.

Kehadiran tablet ini melengkapi ekosistem Xiaomi yang semakin matang, terutama dengan peluncuran Revolusi Kamera pada seri smartphone flagship mereka yang dirilis bersamaan. (Icha)