spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 16

Perusahaan Mulai Tinggalkan Chatbot, Beralih ke AI Agent

Telko.id – Perusahaan kini mulai meninggalkan penggunaan chatbot tanya jawab sederhana yang hanya bisa merespons pertanyaan biasa dan mulai beralih ke AI agent kontekstual yang jauh lebih pintar dan mampu mengeksekusi tugas secara nyata.

Melansir dari Republika, tren ini muncul karena tuntutan layanan digital yang semakin cepat, akurat, dan terintegrasi, di mana pelanggan atau pengguna bisnis mengharapkan AI yang bisa memahami konteks percakapan, menyusun rangkaian langkah, dan menyelesaikan tugas tanpa banyak campur tangan manual.

AI agent seperti ini tidak hanya sekadar memberikan jawaban, tetapi juga bisa memproses kebutuhan pengguna secara berjenjang, misalnya memahami intent pelanggan, menarik data dari berbagai sistem internal, serta menjalankan tindakan secara otomatis untuk mencapai tujuan tertentu — kemampuan yang jauh melampaui fungsi chatbot tradisional.

Perbedaan paling jelas antara keduanya terletak pada kemampuan kontekstual dan eksekusi tugas. Chatbot generasi lama pada dasarnya dibangun untuk menjawab pertanyaan yang sudah diprogram atau yang sesuai dengan pola tertentu, sehingga fungsinya terbatas pada dialog reaktif saja.

Baca juga:

Sebaliknya, AI agent kontekstual memanfaatkan model bahasa besar (large language models) yang dilengkapi dengan memori konteks, kemampuan reasoning, dan integrasi alat/layanan lain, sehingga bisa melakukan tugas yang lebih kompleks seperti lead qualification, penjadwalan otomatis, atau integrasi dengan sistem manajemen pelanggan.

Di sektor e-commerce dan layanan digital, kebutuhan seperti refund instan dan penjadwalan ulang logistik menuntut sistem yang mampu bekerja lintas platform tanpa adanya intervensi manual.

Dalam konteks tersebut, Terralogiq mengintegrasikan model AI Gemini 3.1 Pro dari GoogleCloud untuk membangun AI Agent yang terhubung dengan sistem back-end perusahaan. Teknologi ini dirancang untuk memahami konteks permintaan sekaligus menjalankan prosedur bisnis secara otomatis.

Berbeda dengan chatbot konvensional, AI Agent mampu membaca keinginan pengguna dan memproses tahapan berjenjang. Dalam kasus refund, sistem dapat memverifikasi identitas, mengecek kelayakan sesuai aturan bisnis, mengeksekusi pengembalian dana melalui sistem internal, dan mengirim notifikasi kepada pelanggan dalam satu alur terpadu.

Chief Technology Officer Terralogiq, Farry Argoebie mengatakan, peralihan dari chatbot sederhana ke AI Agent cerdas adalah lompatan besar bagi organisasi di Indonesia.

Dia menjelaskan, Gemini 3.1 Pro terbaru dari Google Cloud menyediakan kemampuan yang bukan hanya memahami permintaan, tetapi juga membuat keputusan yang tepat dalam konteks bisnis. “Ini membuka peluang baru dalam automasi operasi, pengurangan biaya, dan kualitas layanan pelanggan yang lebih tinggi,” katanya dalam siaran pers, Senin (2/3/2026).

Transformasi dari chatbot ke AI agent kontekstual ini akan terus berkembang seiring kecanggihan teknologi yang semakin tinggi dan kebutuhan bisnis yang makin kompleks.

Dalam beberapa tahun ke depan, kemungkinan besar banyak perusahaan akan semakin memprioritaskan AI agent dalam operasi digital mereka, terutama di area yang membutuhkan pemahaman konteks, integrasi data, serta eksekusi tugas otomatis yang tidak bisa dipenuhi oleh chatbot tradisional.

Gemini 3.1 Flash-Lite: Model AI Cepat dan Murah untuk Developer

Telko.id – Google baru-baru ini memperkenalkan Gemini 3.1 Flash‑Lite, model kecerdasan buatan generasi terbaru yang dirancang sebagai versi paling cepat dan paling efisien biaya dalam keluarga Gemini 3. Model ini tersedia dalam tahap preview bagi para developer yang ingin membangun atau menjalankan aplikasi AI skala besar tanpa biaya operasional yang tinggi.

Melansir dari Medcom.id, dengan adanya keluarga Gemini 3 Flash dan Flash-Lite, Google berupaya menghadirkan keseimbangan antara kecerdasan model dan kecepatan respons. Gemini 3.1 Flash-Lite dapat diakses melalui berbagai platform pengembangan seperti Google AI Studio, Vertex AI, dan API Gemini.

Integrasi ini memungkinkan pengembang membangun berbagai jenis aplikasi berbasis AI, mulai dari sistem layanan pelanggan otomatis hingga alat analisis data dan pemrosesan dokumen.

Sebagai model multimodal, Gemini juga berkemampuan untuk memahami serta menghasilkan berbagai format konten dalam satu sistem.

Kemampuan tersebut memungkinkan aplikasi AI menangani teks, kode, gambar, video, dan dokumen secara terpadu. Selain itu, kemampuan ini membuat Gemini relevan untuk berbagai scenario penggunaan modern, termasuk analisis multimedia dan pengambangan software berbasis AI.

Baca juga:

Dibandingkan model pendahulunya, Gemini 3.1 Flash-Lite mampu bekerja sekitar 2,5 kali lebih cepat dalam mengirimkan token pertama pada setiap permintaan (time to first token), dan outputnya diproses sekitar 45% lebih cepat, meskipun tetap mempertahankan kualitas pemahaman dan penalaran yang kuat.

Keunggulan ini membuatnya ideal bagi tugas-tugas yang memerlukan respon cepat dan volume tinggi, seperti terjemahan otomatis, moderasi konten berskala besar, pengolahan bahasa alami berfrekuensi tinggi, atau pembuatan antarmuka otomatis.

Gemini 3.1 Flash-Lite menjadi salah satu langkah Google dalam memperluas portofolio model AI generatifnya. Keluarga Gemini mencakup berbagai varian model yang disesuaikan dengan kebutuhan yang berbeda, dari model ringan dan efisien hingga model lebih rumit untuk analisis mendalam dan tugas komputasi berat.

Salah satu pembeda utama dari Flash-Lite adalah biaya operasionalnya yang sangat kompetitif. Model ini dipatok sekitar US$ 0,25 per 1 juta token input dan US$ 1,50 per 1 juta token output, jauh lebih murah dibandingkan model AI generatif tier tinggi yang biasa digunakan untuk tugas serupa.

Struktur biaya ini membuka peluang bagi developer atau perusahaan kecil menengah untuk menguji, membangun, bahkan meluncurkan aplikasi berbasis AI tanpa terbebani oleh biaya infrastruktur yang mahal.

Secara teknis, Gemini 3.1 Flash-Lite juga dilengkapi kemampuan konfigurasi “thinking levels”, sebuah fitur yang memungkinkan developer mengatur seberapa dalam model melakukan analisis atau penalaran sebelum memberi hasil.

Dengan kata lain, developer bisa menyeimbangkan kecepatan, biaya, dan kualitas jawaban sesuai kebutuhan aplikasi mereka — misalnya menurunkan kedalaman penalaran untuk tugas sederhana seperti klasifikasi teks, atau meningkatkan untuk tugas kompleks seperti simulasi atau pembuatan kode.

Jelang Lebaran, Maybank Imbau Nasabah Waspada Modus Penipuan Digital

0

Telko.id – Menjelang momen libur Lebaran, Maybank Indonesia mengeluarkan imbauan penting kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman penipuan digital yang semakin canggih. Lonjakan aktivitas transaksi keuangan selama periode mudik dan libur panjang kerap menjadi celah yang dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber untuk melancarkan aksi mereka.

Direktur Kepatuhan PT Bank Maybank Indonesia Tbk, Yessika Effendi, mengungkapkan bahwa pelaku kejahatan kini kian adaptif menggunakan teknik social engineering dan phishing. Tujuannya jelas, yakni mendapatkan data pribadi serta akses penuh ke perangkat korban. Menurutnya, modus ini terus berkembang dengan memanipulasi psikologis korban, memanfaatkan kepanikan agar mereka secara tidak sadar menyerahkan informasi sensitif seperti OTP, PIN, hingga password.

“Momentum Lebaran sering dimanfaatkan karena masyarakat cenderung lebih lengah dengan adanya berbagai kegiatan,” ujar Yessika. Situasi ini menuntut nasabah untuk lebih proaktif dalam melindungi data pribadi mereka di tengah tingginya lalu lintas komunikasi dan transaksi digital.

Kenali Beragam Modus Penipuan

Dalam praktiknya, para pelaku penipuan sering kali menyamar sebagai pihak berwenang. Mereka bisa mengaku sebagai pegawai bank, petugas pajak, dinas kependudukan, hingga aparat penegak hukum untuk meyakinkan korban. Skenario yang umum digunakan adalah memberikan informasi palsu mengenai adanya transaksi mencurigakan, kemudian menggiring korban untuk mengklik tautan palsu yang menyerupai situs resmi dengan dalih membatalkan transaksi tersebut.

Tak hanya melalui tautan, pelaku kejahatan juga kerap meminta korban mengunduh file APK yang telah disusupi malware. Modus lainnya yang perlu diwaspadai meliputi instruksi melakukan share screen melalui panggilan video, permintaan izin akses perangkat, hingga permintaan transfer dana dengan alasan biaya materai atau administrasi. Upaya cegah penipuan semacam ini memerlukan ketelitian ekstra dari pengguna.

Jika korban mengikuti instruksi tersebut, konsekuensinya bisa sangat fatal. Pelaku dapat mengambil alih kendali ponsel, mengakses aplikasi mobile banking tanpa izin, membaca notifikasi penting termasuk OTP, serta mengubah data keamanan akun seperti password dan email. Bahkan, pelaku bisa mengirim pesan palsu ke daftar kontak korban.

“Perlu dipahami bahwa pelaku tidak meretas sistem bank. Mereka memanipulasi korban agar menyerahkan aksesnya sendiri. Karena itu, kewaspadaan nasabah menjadi benteng utama dalam pengamanan dana mereka sendiri,” tegas Yessika.

Langkah Pencegahan yang Efektif

Sebagai langkah mitigasi, Maybank Indonesia meminta nasabah untuk tidak sembarangan mengklik tautan atau mengunduh file yang mencurigakan. Untuk keamanan maksimal, nasabah disarankan hanya menggunakan kanal resmi seperti M2U ID Web dan aplikasi M2U ID yang diunduh langsung dari App Store atau Play Store. Penggunaan layanan digital resmi adalah kunci menghindari aplikasi tiruan.

Nasabah juga diingatkan untuk memegang teguh prinsip kerahasiaan data. Jangan pernah membagikan OTP, PIN, TAC, passcode Secure2u, serta kode CVV/CVC kepada siapa pun. Yessika menegaskan bahwa pihak Maybank Indonesia tidak pernah meminta data sensitif tersebut melalui saluran telepon maupun tautan apa pun.

Apabila nasabah menerima informasi transaksi yang mencurigakan, langkah pertama yang harus dilakukan adalah tetap tenang dan segera menghentikan komunikasi dengan pihak yang mencurigakan tersebut. Nasabah dapat langsung menghubungi Maybank Customer Care yang beroperasi 24/7 di nomor 1500611 atau +6278869811 jika berada di luar negeri. Inisiatif untuk proaktif melapor adalah cara ampuh untuk lawan penipuan yang terjadi.

Selain itu, nasabah disarankan untuk rutin memeriksa notifikasi transaksi, mengecek saldo secara berkala, serta mengganti PIN dan password secara rutin. Keamanan transaksi digital merupakan tanggung jawab bersama, dan dengan kewaspadaan tinggi, masyarakat diharapkan dapat menjalani momen Lebaran dengan aman tanpa gangguan kejahatan siber.

CEO Telkom Tinjau Infrastruktur Jelang Lebaran, Prediksi Trafik Naik 9,2%

0

Telko.id – Menjelang momentum Ramadan dan Idulfitri 1447 H, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memperkuat komitmennya dalam menjaga kualitas layanan telekomunikasi nasional. Melalui program TelkomGroup Siaga RAFI (Ramadan Idulfitri) 2026, perusahaan pelat merah ini memastikan kesiapan infrastruktur guna mengantisipasi lonjakan aktivitas digital masyarakat yang diprediksi meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, turun langsung melakukan peninjauan kesiapan operasional di wilayah Telkom Regional III, Semarang, pada Rabu (4/3). Dalam kunjungan tersebut, Dian didampingi oleh EVP Telkom Regional III Rachmad Dwi Hartanto, SVP Group Sustainability & Corporate Communication Telkom Ahmad Reza, serta jajaran pimpinan senior lainnya. Agenda utama kunjungan ini adalah memastikan seluruh infrastruktur jaringan dan layanan pelanggan berfungsi optimal selama periode krusial ini.

Mengusung tema “Hadir Tanpa Henti, Layani Sepenuh Hati,” kegiatan ini merupakan bagian dari Safari Ramadan yang digelar secara nasional. Fokus utama manajemen adalah memonitor performa jaringan serta menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Dalam rangkaian kunjungan kerjanya, Dian menyambangi GraPARI Pahlawan Semarang untuk melihat langsung interaksi layanan dengan pelanggan. Ia meninjau sejumlah fasilitas digital modern yang diterapkan untuk mempercepat pelayanan, mulai dari smart greeter yang menyambut pengunjung hingga device corner. Selain itu, Dian juga memeriksa sistem registrasi prabayar berbasis face recognition yang dirancang untuk mempermudah dan mempercepat proses validasi data pelanggan.

Content image for article: CEO Telkom Tinjau Infrastruktur Jelang Lebaran, Prediksi Trafik Naik 9,2%

Antisipasi Lonjakan Trafik Digital

Setelah memastikan pelayanan pelanggan berjalan lancar, rombongan direksi bergerak menuju Integrated Operation Center (IOC) Semarang. Lokasi ini berfungsi sebagai Posko TelkomGroup Siaga RAFI 2026 yang menjadi pusat komando monitoring operasional jaringan di wilayah tersebut. Keberadaan posko ini vital untuk menjaga stabilitas layanan telekomunikasi digital di tengah tingginya mobilitas masyarakat saat mudik dan lebaran.

Berdasarkan proyeksi perusahaan, trafik layanan data dan komunikasi pada periode RAFI tahun ini diperkirakan mengalami pertumbuhan sebesar 9,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka ini mencerminkan tingginya ketergantungan masyarakat terhadap trafik digital untuk bersilaturahmi maupun mengakses hiburan selama bulan puasa dan hari raya.

Guna menghadapi lonjakan tersebut, TelkomGroup telah melakukan serangkaian langkah preventif. Upaya ini meliputi penguatan kapasitas infrastruktur, optimalisasi alat pemantauan berbasis teknologi informasi (IT tools), serta pelaksanaan uji kesiapan jaringan atau rehearsal test. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh sistem dan prosedur operasional berjalan selaras tanpa gangguan berarti.

Content image for article: CEO Telkom Tinjau Infrastruktur Jelang Lebaran, Prediksi Trafik Naik 9,2%

Untuk mengawal keandalan layanan, TelkomGroup membentuk satuan tugas khusus yang akan beroperasi penuh selama periode RAFI, yakni mulai tanggal 13 hingga 30 Maret 2026. Sebanyak 13.700 personel posko dan teknisi disiagakan secara bergantian selama 24 jam penuh atau siaga 24/7. Kehadiran ribuan personel ini diharapkan membuat penanganan gangguan menjadi lebih responsif dan terintegrasi, sejalan dengan upaya pemerintah yang juga menyiapkan berbagai posko digital untuk kelancaran mudik.

Selain fokus pada infrastruktur fisik, aspek keamanan siber juga menjadi prioritas utama. Hal ini penting mengingat meningkatnya volume transaksi digital selama Ramadan. TelkomGroup dijadwalkan akan menggelar kick-off Posko Siaga RAFI secara resmi pada Jumat (6/3) mendatang sebagai simbol dimulainya pengawalan ketat terhadap ketersediaan konektivitas bagi pelanggan B2B, B2C, dan masyarakat luas.

Penyaluran Bantuan Sosial dan Transformasi Perusahaan

“Momentum Ramadan dan Idulfitri selalu diikuti dengan peningkatan kebutuhan komunikasi dan layanan digital. Untuk itu, seluruh insan TelkomGroup berkomitmen memastikan kesiapan infrastruktur serta menghadirkan layanan terbaik agar pelanggan dapat menikmati pengalaman telekomunikasi yang prima dan berkualitas,” ujar Dian Siswarini di sela-sela kegiatannya.

Dian juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh personel satgas yang bertugas. Menurutnya, dedikasi para teknisi dan petugas posko sangat krusial dalam memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga, sehingga momen silaturahmi keluarga Indonesia tidak terputus oleh kendala jaringan.

Di luar agenda teknis, kunjungan ke Semarang juga dimanfaatkan Dian untuk bertatap muka dengan karyawan TelkomGroup di Kantor Regional III. Dalam sesi ini, ia menyampaikan pembaruan terkait transformasi perusahaan, khususnya mengenai arah dan peta jalan strategi TLKM 30. Pertemuan ini menjadi wadah bagi manajemen untuk menyelaraskan strategi eksekusi sekaligus mendengar aspirasi langsung dari karyawan di lapangan.

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), rangkaian Safari Ramadan ini turut diisi dengan program Telkom Berbagi. Telkom menyalurkan bantuan dengan total nilai mencapai Rp2 miliar. Bantuan tersebut dialokasikan dalam bentuk perangkat dan konektivitas internet untuk 50 madrasah, sekolah, dan pesantren. Selain itu, santunan juga diberikan kepada 1.000 anak yatim serta 1.000 kaum duafa dan penyandang disabilitas.

“Ramadan selalu menjadi momen yang penuh makna untuk mempererat kebersamaan dan kepedulian. Semoga berbagai inisiatif yang dihadirkan TelkomGroup dalam rangkaian Safari Ramadan ini dapat membawa manfaat bagi masyarakat, serta turut menghadirkan ketenangan dan kebahagiaan bagi keluarga-keluarga Indonesia dalam menyambut hari kemenangan,” tutup Dian.

CEO Telkom Tinjau Infrastruktur Jelang Lebaran, Prediksi Trafik Naik 9,2%

0

Telko.id – Menjelang momentum Ramadan dan Idulfitri 1447 H, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memperkuat komitmennya dalam menjaga kualitas layanan telekomunikasi nasional.

Melalui program TelkomGroup Siaga RAFI (Ramadan Idulfitri) 2026, perusahaan pelat merah ini memastikan kesiapan infrastruktur guna mengantisipasi lonjakan aktivitas digital masyarakat yang diprediksi meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, turun langsung melakukan peninjauan kesiapan operasional di wilayah Telkom Regional III, Semarang, pada Rabu (4/3).

Dalam kunjungan tersebut, Dian didampingi oleh EVP Telkom Regional III Rachmad Dwi Hartanto, SVP Group Sustainability & Corporate Communication Telkom Ahmad Reza, serta jajaran pimpinan senior lainnya.

Agenda utama kunjungan ini adalah memastikan seluruh infrastruktur jaringan dan layanan pelanggan berfungsi optimal selama periode krusial ini.

Mengusung tema “Hadir Tanpa Henti, Layani Sepenuh Hati,” kegiatan ini merupakan bagian dari Safari Ramadan yang digelar secara nasional. Fokus utama manajemen adalah memonitor performa jaringan serta menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Dalam rangkaian kunjungan kerjanya, Dian menyambangi GraPARI Pahlawan Semarang untuk melihat langsung interaksi layanan dengan pelanggan. Ia meninjau sejumlah fasilitas digital modern yang diterapkan untuk mempercepat pelayanan, mulai dari smart greeter yang menyambut pengunjung hingga device corner.

Selain itu, Dian juga memeriksa sistem registrasi prabayar berbasis face recognition yang dirancang untuk mempermudah dan mempercepat proses validasi data pelanggan.

Content image for article: CEO Telkom Tinjau Infrastruktur Jelang Lebaran, Prediksi Trafik Naik 9,2%

Antisipasi Lonjakan Trafik Digital

Setelah memastikan pelayanan pelanggan berjalan lancar, rombongan direksi bergerak menuju Integrated Operation Center (IOC) Semarang. Lokasi ini berfungsi sebagai Posko TelkomGroup Siaga RAFI 2026 yang menjadi pusat komando monitoring operasional jaringan di wilayah tersebut.

Keberadaan posko ini vital untuk menjaga stabilitas layanan telekomunikasi digital di tengah tingginya mobilitas masyarakat saat mudik dan lebaran.

Berdasarkan proyeksi perusahaan, trafik layanan data dan komunikasi pada periode RAFI tahun ini diperkirakan mengalami pertumbuhan sebesar 9,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Angka ini mencerminkan tingginya ketergantungan masyarakat terhadap trafik digital untuk bersilaturahmi maupun mengakses hiburan selama bulan puasa dan hari raya.

Guna menghadapi lonjakan tersebut, TelkomGroup telah melakukan serangkaian langkah preventif. Upaya ini meliputi penguatan kapasitas infrastruktur, optimalisasi alat pemantauan berbasis teknologi informasi (IT tools), serta pelaksanaan uji kesiapan jaringan atau rehearsal test. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh sistem dan prosedur operasional berjalan selaras tanpa gangguan berarti.

Content image for article: CEO Telkom Tinjau Infrastruktur Jelang Lebaran, Prediksi Trafik Naik 9,2%

Untuk mengawal keandalan layanan, TelkomGroup membentuk satuan tugas khusus yang akan beroperasi penuh selama periode RAFI, yakni mulai tanggal 13 hingga 30 Maret 2026.

Sebanyak 13.700 personel posko dan teknisi disiagakan secara bergantian selama 24 jam penuh atau siaga 24/7.

Kehadiran ribuan personel ini diharapkan membuat penanganan gangguan menjadi lebih responsif dan terintegrasi, sejalan dengan upaya pemerintah yang juga menyiapkan berbagai posko digital untuk kelancaran mudik.

Selain fokus pada infrastruktur fisik, aspek keamanan siber juga menjadi prioritas utama. Hal ini penting mengingat meningkatnya volume transaksi digital selama Ramadan.

TelkomGroup dijadwalkan akan menggelar kick-off Posko Siaga RAFI secara resmi pada Jumat (6/3) mendatang sebagai simbol dimulainya pengawalan ketat terhadap ketersediaan konektivitas bagi pelanggan B2B, B2C, dan masyarakat luas.

Penyaluran Bantuan Sosial dan Transformasi Perusahaan

“Momentum Ramadan dan Idulfitri selalu diikuti dengan peningkatan kebutuhan komunikasi dan layanan digital. Untuk itu, seluruh insan TelkomGroup berkomitmen memastikan kesiapan infrastruktur serta menghadirkan layanan terbaik agar pelanggan dapat menikmati pengalaman telekomunikasi yang prima dan berkualitas,” ujar Dian Siswarini di sela-sela kegiatannya.

Dian juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh personel satgas yang bertugas. Menurutnya, dedikasi para teknisi dan petugas posko sangat krusial dalam memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga, sehingga momen silaturahmi keluarga Indonesia tidak terputus oleh kendala jaringan.

Di luar agenda teknis, kunjungan ke Semarang juga dimanfaatkan Dian untuk bertatap muka dengan karyawan TelkomGroup di Kantor Regional III. Dalam sesi ini, ia menyampaikan pembaruan terkait transformasi perusahaan, khususnya mengenai arah dan peta jalan strategi TLKM 30.

Pertemuan ini menjadi wadah bagi manajemen untuk menyelaraskan strategi eksekusi sekaligus mendengar aspirasi langsung dari karyawan di lapangan.

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), rangkaian Safari Ramadan ini turut diisi dengan program Telkom Berbagi. Telkom menyalurkan bantuan dengan total nilai mencapai Rp2 miliar.

Bantuan tersebut dialokasikan dalam bentuk perangkat dan konektivitas internet untuk 50 madrasah, sekolah, dan pesantren.

Selain itu, santunan juga diberikan kepada 1.000 anak yatim serta 1.000 kaum duafa dan penyandang disabilitas.

“Ramadan selalu menjadi momen yang penuh makna untuk mempererat kebersamaan dan kepedulian. Semoga berbagai inisiatif yang dihadirkan TelkomGroup dalam rangkaian Safari Ramadan ini dapat membawa manfaat bagi masyarakat, serta turut menghadirkan ketenangan dan kebahagiaan bagi keluarga-keluarga Indonesia dalam menyambut hari kemenangan,” tutup Dian. (Icha)

realme 16 5G Pamerkan Inovasi Selfie Mirror dan Air Design Baru

Telko.id – realme secara resmi memperkenalkan realme 16 5G sebagai terobosan terbaru di pasar smartphone Indonesia, membawa fitur selfie mirror pertama di industri dan bahasa desain anyar yang lebih segar.

Perangkat yang dijadwalkan meluncur bersamaan dengan rangkaian realme 16 Series 5G ini menonjolkan kemampuan fotografi portrait yang imersif serta estetika visual yang diklaim berbeda dari pendahulunya.

Smartphone ini hadir dengan pendekatan revolusioner melalui integrasi cermin mini pada modul kamera belakang, memungkinkan pengguna memaksimalkan sensor utama untuk swafoto.

Selain inovasi perangkat keras, realme 16 5G juga mengadopsi algoritma portrait canggih yang setara dengan varian Desain Urban pada seri Pro, menjanjikan hasil foto yang natural dan akurat.

Public Relations Lead realme Indonesia, Krisva Angnieszca, menegaskan bahwa fitur cermin ini dirancang untuk mengubah kebiasaan pengguna dalam mengambil foto diri.

“Kami di realme memosisikan fitur selfie mirror sebagai sebuah inovasi yang benar‑benar mengubah cara pengguna mengambil foto diri. Fitur ini tidak hanya menghadirkan kualitas gambar yang lebih presisi, tetapi juga memberikan pengalaman sosial dan estetik yang berbeda,” ujar Krisva.

Konsep Air Design dan Estetika Aurora Wings

realme 16 5G memperkenalkan identitas visual baru yang disebut Air Design. Konsep ini menawarkan pendekatan ergonomis yang ringan sekaligus tampilan premium.

Salah satu daya tarik utamanya adalah teknologi tekstur Aurora Wings. Inovasi ini memadukan proses tiga lapisan dengan empat gradasi warna serta melibatkan lebih dari 3,5 juta partikel nano.

Kombinasi kompleks ini menghasilkan efek kilau dinamis yang seolah “bernapas” dan berubah-ubah mengikuti arah datangnya cahaya.

Content image for article: realme 16 5G Pamerkan Inovasi Selfie Mirror dan Air Design Baru

Selain tekstur yang unik, smartphone ini mengusung desain horizontal camera bar bergaya flagship.

Penempatan modul kamera yang memanjang secara horizontal ini tidak hanya memberikan kesan simetris dan modern, tetapi juga berfungsi menyeimbangkan distribusi bobot saat perangkat digunakan dalam orientasi lanskap. Pada modul inilah realme menyematkan inovasi selfie mirror yang menjadi nilai jual utamanya.

Aspek kenyamanan genggaman juga menjadi prioritas dalam Air Design. realme 16 5G dirancang dengan dimensi yang compact dan bobot ringan untuk penggunaan durasi panjang tanpa membebani tangan.

Sudut-sudut perangkat dibuat ramah di telapak tangan (palm-friendly), dipadukan dengan bezel bawah yang sangat tipis untuk memaksimalkan area pandang layar.

AI Portrait Master dengan Sensor Sony IMX852

Sektor fotografi tetap menjadi fokus utama realme dengan mempertahankan julukan AI Portrait Master. realme 16 5G dibekali konfigurasi kamera ganda beresolusi tinggi, yakni kamera depan 50MP dan kamera belakang dengan sensor Sony IMX852 50MP. Kehadiran Vibe Master Mode dan algoritma pendukung menjadi kunci kualitas gambar yang dihasilkan.

Sistem pencitraan ini didukung oleh algoritma LumaColor IMAGE. Teknologi ini mengintegrasikan tiga elemen pemrosesan utama:

Content image for article: realme 16 5G Pamerkan Inovasi Selfie Mirror dan Air Design Baru
  • RawHDR: Untuk rentang dinamis yang lebih luas.
  • AI Facial Beautification: Untuk mempercantik wajah secara cerdas namun tetap natural.
  • Color Calibration: Untuk reproduksi warna yang akurat.

Perpaduan perangkat keras dan lunak ini diklaim mampu menghasilkan foto dengan tone kulit alami, tekstur tajam namun lembut, serta warna yang tidak berlebihan.

Dengan adanya selfie mirror di bagian belakang, pengguna dapat memanfaatkan sensor Sony IMX852 50MP yang superior untuk melakukan swafoto dengan pembingkaian (framing) yang presisi, memberikan opsi kualitas lebih tinggi dibandingkan kamera depan konvensional.

Sebelumnya, realme juga telah sukses dengan seri pendahulunya yang menjadi andalan para gamer, di mana perangkat tersebut menjadi Senjata Tim M7 dalam ajang kompetisi.

Kini, fokus pada kemampuan fotografi dan desain stylish tampaknya menjadi strategi utama realme untuk menarik pasar anak muda melalui seri 16 5G ini.

Jadwal Peluncuran Resmi

realme Indonesia telah menjadwalkan peluncuran resmi realme 16 Series 5G pada tanggal 10 Maret 2026, pukul 15.00 WIB. Acara ini akan disiarkan secara langsung melalui kanal media sosial resmi realme Indonesia di YouTube, Facebook, dan TikTok.

Dalam acara tersebut, realme akan mengungkap detail lengkap mengenai harga, ketersediaan, serta demonstrasi langsung dari fitur-fitur unggulan seperti selfie mirror dan kemampuan AI terbaru. (Icha)

RunSight: Kacamata AI Tim Labmino Buka Akses Lari Lebih Inklusif

Telko.id – Tim Labmino, yang baru saja didapuk sebagai Global Ambassador dalam ajang bergengsi Samsung Solve for Tomorrow (SFT), resmi mengungkap detail pengembangan RunSight.

Ini adalah inovasi kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) yang difungsikan sebagai pemandu lari virtual (virtual running guide) bagi penyandang disabilitas visual.

Pengembangan teknologi ini tidak hanya sekadar proyek kompetisi, melainkan hasil dari riset mendalam dan pendekatan berbasis empati untuk menjawab tantangan mobilitas yang spesifik.

Melalui program Solve for Tomorrow, ide ini divalidasi dan dikembangkan dari tahap perancangan prototipe hingga uji dampak di lapangan.

Bagi tim yang berasal dari Universitas Indonesia ini, SFT menjadi ekosistem pembelajaran krusial yang menjembatani riset akademis di kampus dengan solusi nyata yang aplikatif.

RunSight hadir untuk mengisi celah solusi navigasi yang selama ini lebih banyak berfokus pada mobilitas harian, namun belum menyentuh kebutuhan aktivitas olahraga dengan ritme cepat seperti berlari.

Dari Navigasi Umum ke Pemandu Lari Virtual

Perjalanan pengembangan RunSight dimulai dengan eksplorasi solusi navigasi umum. Namun, melalui observasi lapangan dan wawancara langsung, Tim Labmino menemukan kebutuhan yang jauh lebih mendesak, yakni tantangan keselamatan dan kemandirian penyandang disabilitas visual saat berada di lintasan lari.

Aktivitas lari memiliki karakteristik unik dibandingkan berjalan kaki. Kecepatan yang lebih tinggi dan risiko tabrakan yang lebih besar menuntut adanya arahan yang cepat dan mudah dipahami. Banyak solusi yang tersedia saat ini belum dirancang untuk kebutuhan lane awareness atau kesadaran jalur yang krusial dalam olahraga lari.

Anthony Edbert Feriyanto, perwakilan dari Tim Labmino, menjelaskan momen penting ketika tim memutuskan untuk mengubah fokus pengembangan mereka.

“Awalnya kami mengembangkan konsep navigasi umum. Namun kami menyadari bahwa berlari memiliki tantangan yang sangat berbeda, lebih cepat, lebih dinamis, dan membutuhkan respons instan. Dari situlah pivot terbesar kami terjadi,” ungkap Anthony.

Anthony menambahkan bahwa keputusan untuk fokus pada track running mendorong mereka merancang perangkat wearable yang ringan dan berbasis kamera RGB. Hal ini dilakukan agar perangkat tetap nyaman digunakan saat bergerak aktif dan harganya tetap terjangkau.

Teknologi AI Multi-Model untuk Akurasi Tinggi

Secara teknis, RunSight bekerja layaknya pendamping lari manusia. Perangkat ini mampu mengenali objek di sekitar pengguna, membaca garis lintasan lari, serta menyesuaikan arahan berdasarkan kecepatan pengguna. Informasi tersebut kemudian diolah dan disampaikan melalui instruksi suara secara real-time.

Untuk mencapai tingkat presisi yang dibutuhkan, Tim Labmino melakukan transformasi pada sisi perangkat lunak. Mereka beralih dari penggunaan satu model AI menjadi pipeline multi-model. Pendekatan ini memungkinkan sistem memberikan arahan yang jauh lebih adaptif dan akurat.

Sistem AI pada RunSight menangkap video dari kamera, memprosesnya untuk mendeteksi hambatan dan garis lintasan, lalu memberikan instruksi agar pengguna tetap berada di tengah jalur dan terhindar dari objek berbahaya. Ini sejalan dengan tren industri yang mulai beralih ke Solusi AI yang lebih responsif dan cerdas.

“Tantangan terbesarnya adalah menjaga akurasi saat kondisi nyata berubah, sekaligus menjaga model tetap ringan untuk real-time,” ujar Anthony menjelaskan kesulitan dalam optimasi AI tersebut.

Prioritas Keamanan dan Dampak Inklusif

Guna memastikan keamanan pengguna, prototipe RunSight telah melalui serangkaian uji coba di berbagai kondisi lintasan, pencahayaan, dan tingkat kepadatan orang. Logika sistem dirancang dengan prinsip safety-first.

Tim menerapkan penggunaan threshold, frame smoothing, dan aturan konservatif dalam algoritma mereka. Tujuannya adalah agar perangkat tidak memberikan arahan mendadak yang berisik atau membingungkan, yang justru bisa membahayakan pelari.

Bagus Erlangga, Head of Corporate Marketing Samsung Electronics Indonesia, menilai inovasi ini mencerminkan esensi dari program SFT. Menurutnya, ketika empati dipadukan dengan kapabilitas teknologi seperti Kacamata AI ini, akan lahir solusi yang inklusif.

“Samsung Solve for Tomorrow bukan hanya tentang kompetisi inovasi, tetapi tentang membangun pola pikir problem-solver di kalangan generasi muda.

Inovasi seperti inilah yang ingin terus kami dorong, teknologi yang tidak hanya canggih, tetapi juga bertanggung jawab dan berdampak,” tegas Bagus.

Di panggung global, Tim Labmino membawa semangat untuk terus menyempurnakan RunSight. Mereka berkomitmen memperluas dampak inovasi ini dan membuktikan bahwa anak muda Indonesia mampu menggunakan teknologi untuk menjawab tantangan nyata di masyarakat. (Icha)

OPPO A6s Segera Rilis: Baterai 7000mAh dan Tahan Air IP69

Telko.id – OPPO Indonesia secara resmi mengumumkan rencana peluncuran perangkat terbaru dari lini A Series, yakni OPPO A6s.

Smartphone yang dirancang khusus untuk pengguna dengan mobilitas tinggi ini dijadwalkan hadir di pasar tanah air pada 6 Maret 2026, membawa keunggulan utama berupa baterai berkapasitas 7000mAh dan sertifikasi ketahanan fisik IP69.

Kehadiran OPPO A6s mempertegas komitmen perusahaan dalam menghadirkan perangkat yang tidak hanya menonjolkan estetika, tetapi juga durabilitas ekstrem.

Lini A Series selama ini dikenal sebagai seri yang menyasar segmen pasar luas dengan kombinasi fitur seimbang. Namun, pada model terbaru ini, OPPO memberikan peningkatan signifikan pada sektor daya tahan dan proteksi lingkungan untuk mendukung aktivitas luar ruangan.

Perangkat ini diposisikan sebagai solusi bagi pengguna aktif yang membutuhkan smartphone tangguh dalam berbagai situasi. Kombinasi desain yang terinspirasi dari elemen alam serta teknologi pengisian daya cepat menjadi nilai jual utama yang ditawarkan OPPO dalam peluncuran kali ini.

Desain Kerang Mutiara yang Estetik

Salah satu sorotan utama dari OPPO A6s adalah pendekatan visualnya. OPPO mengusung konsep desain yang terinspirasi dari Kerang Mutiara. Pilihan desain ini memberikan identitas visual yang unik dan berbeda dibandingkan pendahulunya di lini A Series. Tekstur dan pantulan cahaya yang menyerupai mutiara dirancang untuk memberikan kesan elegan sekaligus premium.

Tidak hanya sekadar tampilan, desain ini juga mempertimbangkan aspek ergonomis. OPPO memastikan bahwa meskipun memiliki visual yang mencolok, perangkat tetap nyaman digenggam untuk penggunaan durasi lama.

Struktur bodi dirancang agar terasa solid di tangan, mendukung karakter pengguna yang dinamis dan sering bergerak. Estetika “Kerang Mutiara” ini menjadi simbol perpaduan antara keindahan alam dan teknologi modern yang diusung OPPO.

Pendekatan desain ini sejalan dengan tren smartphone masa kini yang menjadikan gawai sebagai bagian dari gaya hidup.

Dengan tampilan yang berkarakter, OPPO A6s membidik konsumen yang peduli pada penampilan perangkat tanpa mengorbankan fungsionalitas utamanya sebagai alat komunikasi harian.

Content image for article: OPPO A6s Segera Rilis: Baterai 7000mAh dan Tahan Air IP69

Standar Baru Ketahanan dengan IP69

Fitur yang paling menarik perhatian dari pengumuman ini adalah sertifikasi IP69. Dalam industri smartphone, rating ini menandakan tingkat perlindungan yang sangat tinggi terhadap intrusi benda asing.

OPPO A6s dirancang untuk tahan terhadap debu, rendaman air, hingga semprotan air bertekanan tinggi. Hal ini menjadi jawaban atas kekhawatiran pengguna akan kerusakan perangkat saat beraktivitas di lingkungan yang menantang.

Sertifikasi ini memungkinkan pengguna membawa perangkat ke lokasi-lokasi yang biasanya berisiko bagi barang elektronik, seperti air terjun, kolam renang, atau area dengan curah hujan tinggi.

Kemampuan ini menempatkan OPPO A6s sebagai salah satu opsi menarik bagi penggemar kegiatan outdoor yang menginginkan ketenangan pikiran saat membawa ponsel pintar mereka.

Ketangguhan fisik ini juga didukung oleh fitur perangkat lunak yang relevan, yakni mode Underwater Photography atau Foto Dalam Air. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengoperasikan kamera dan mengambil gambar atau video saat perangkat berada di dalam air.

Integrasi antara perangkat keras yang tangguh dan perangkat lunak yang mendukung menjadikan pengalaman fotografi di dalam air lebih mudah dan percaya diri.

Keberadaan fitur ini sangat relevan mengingat tren pembuatan konten di media sosial yang semakin kreatif. Pengguna kini dapat mengeksplorasi sudut pandang baru di dalam air tanpa perlu menggunakan pelindung tambahan yang tebal atau kamera aksi terpisah. Ini adalah langkah strategis OPPO untuk membawa fitur premium ke segmen yang lebih luas.

Teknologi perlindungan tingkat tinggi seperti ini sebelumnya lebih sering ditemukan pada perangkat flagship atau ponsel khusus rugged. Namun, OPPO mulai membawanya ke lini A Series, mirip dengan strategi yang terlihat pada OPPO A6t Series yang juga menekankan durabilitas.

Daya Tahan Baterai Seharian Penuh

Selain ketahanan fisik, OPPO A6s juga menawarkan ketahanan daya yang impresif. Smartphone ini dibekali dengan baterai berkapasitas 7000mAh. Kapasitas ini berada di atas rata-rata smartphone standar yang umumnya berkisar antara 4500mAh hingga 5000mAh.

Baterai besar ini ditujukan untuk mengakomodasi penggunaan intensif sepanjang hari, mulai dari bekerja, navigasi peta saat bepergian, hingga menikmati konten hiburan.

Masalah utama dari baterai berkapasitas besar biasanya adalah waktu pengisian daya yang lama. Untuk mengatasi hal tersebut, OPPO menyematkan teknologi pengisian cepat 80W SUPERVOOC.

Teknologi ini memungkinkan pengisian daya super cepat, meminimalisir waktu tunggu pengguna saat baterai hampir habis. Sinergi antara kapasitas baterai jumbo dan pengisian cepat ini memberikan efisiensi waktu yang sangat dibutuhkan oleh pengguna modern.

Tren penggunaan baterai 7000mAh tampaknya menjadi fokus baru di tahun 2026, tidak hanya pada OPPO tetapi juga terlihat pada rumor perangkat lain seperti vivo X300s. Namun, OPPO A6s memastikan ketersediaan fitur ini lebih dulu untuk pasar Indonesia dalam waktu dekat.

Kombinasi spesifikasi ini menjadikan OPPO A6s perangkat yang sangat andal untuk perjalanan jauh. Pengguna tidak perlu lagi merasa cemas mencari stopkontak di tengah aktivitas.

Keandalan baterai ini juga menjadi nilai tambah bagi mereka yang gemar bermain game atau streaming video dalam durasi panjang.

Ketersediaan dan Informasi Lanjutan

OPPO A6s dipastikan akan meluncur resmi di Indonesia pada tanggal 6 Maret mendatang. Peluncuran ini menambah portofolio OPPO di awal tahun 2026, menyusul beberapa seri lain yang telah diperkenalkan sebelumnya.

Persaingan di segmen ini memang cukup ketat, terutama dengan hadirnya kompetitor seperti realme C85 5G yang juga membawa spesifikasi serupa.

Bagi konsumen yang tertarik mengetahui detail harga dan varian warna yang tersedia, OPPO Indonesia mengarahkan pengguna untuk memantau informasi selengkapnya melalui situs resmi mereka.

Kehadiran OPPO A6s diharapkan dapat memenuhi ekspektasi pasar akan smartphone yang tidak hanya cantik dipandang tetapi juga tangguh digunakan di segala medan. (Icha)

Aktor Siber Iran Gencar Lakukan Serangan DDoS dan Ransomware, Ini Modusnya

Telko.id – Laporan penilaian ancaman siber terbaru menyoroti aktivitas agresif dari aktor ancaman siber asal Iran yang kini menargetkan sistem dengan konfigurasi rentan secara global.

Para pelaku ini menggunakan alat pemindaian canggih untuk mencari celah keamanan pada perangkat yang terhubung ke internet, terutama yang memiliki perlindungan lemah.

Berdasarkan data yang dirilis dalam National Cyber Threat Assessment 2025-2026, kelompok peretas ini secara spesifik mengincar perangkat yang masih menggunakan kata sandi default atau password yang lemah.

Selain itu, sistem yang tidak menerapkan otentikasi multi-faktor (MFA) menjadi sasaran empuk bagi operasi penyusupan mereka.

Serangan ini tidak hanya sekadar pencurian data, namun juga bersifat destruktif. Aktor siber Iran diketahui kerap melancarkan serangan Distributed Denial of Service (DDoS) dan melakukan defacement pada situs web atau perangkat untuk mengganggu jaringan target secara sementara.

Dalam skenario yang lebih buruk, mereka menyebarkan keamanan siber berupa ransomware dan malware penghapus data (wiper) yang bersifat merusak.

Operasi Hack-and-Leak dan Manipulasi Target

Selain serangan teknis yang melumpuhkan jaringan, laporan tersebut juga mencatat adanya operasi hack-and-leak. Taktik ini melibatkan pencurian data sensitif dari target yang telah disusupi, untuk kemudian dibocorkan ke publik guna merusak reputasi atau menimbulkan ketidakstabilan.

Hal ini sering kali dibarengi dengan kampanye rekayasa sosial (social engineering) dan spear phishing yang sangat terarah.

Ancaman ini semakin nyata dengan adanya buletin ancaman siber yang menyoroti risiko dari konflik Israel-Iran terhadap negara-negara lain, termasuk Kanada.

Para pelaku ancaman menggunakan manipulasi target untuk mengelabui korban agar memberikan akses ke dalam sistem vital.

Oleh karena itu, penerapan solusi keamanan yang komprehensif menjadi sangat krusial bagi organisasi maupun infrastruktur kritis.

Langkah Mitigasi dan Penguatan Keamanan

Menanggapi eskalasi ancaman ini, otoritas keamanan siber telah merilis serangkaian panduan dan saran praktis untuk memitigasi risiko.

Salah satu poin utama dalam Top 10 IT security actions adalah kewajiban untuk menambal (patch) sistem operasi dan aplikasi secara rutin.

Celah keamanan pada perangkat lunak yang tidak diperbarui sering menjadi pintu masuk utama bagi malware.

Organisasi juga didesak untuk mengamankan akun dan perangkat dengan otentikasi multi-faktor (MFA). Langkah ini dinilai efektif untuk mencegah akses tidak sah meskipun kata sandi telah bocor.

Selain itu, pengelola infrastruktur komunikasi disarankan untuk meningkatkan visibilitas jaringan dan melakukan pengerasan (hardening) pada sistem mereka guna menghadapi masa depan lanskap siber yang semakin kompleks.

Perlindungan terhadap serangan DDoS juga menjadi prioritas, mengingat sifat serangan ini yang dapat melumpuhkan layanan publik. Panduan keamanan untuk situs web dan perangkat edge kini menekankan pentingnya mengenali dan menghindari serangan phishing, yang sering menjadi langkah awal dari kompromi sistem yang lebih besar.

Bagi organisasi yang telah menjadi korban, tersedia pula protokol khusus mengenai langkah-langkah pemulihan pasca-insiden untuk meminimalisir dampak kerusakan.

Biznet Ungkap Strategi 2026, Kualitas Layanan Kini Kalahkan Harga Murah

Telko.id – Biznet secara resmi memaparkan arah kebijakan dan strategi bisnis perusahaan untuk menghadapi tahun 2026, dengan berlandaskan pada pencapaian positif sepanjang tahun 2025.

Di tengah kompetisi industri telekomunikasi yang semakin ketat, perusahaan menegaskan bahwa indikator kesuksesan tidak lagi sekadar perang harga, melainkan bergeser pada pengalaman pelanggan dan kualitas layanan yang prima.

Perubahan fokus ini didasari oleh hasil survei yang dilakukan Biznet bersama Ipsos, sebuah perusahaan riset pasar global.

Data tersebut menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek Customer Experience (CX) dan loyalitas pelanggan terhadap layanan Biznet.

Hal ini menjadi sinyal kuat bahwa pasar internet di Indonesia sedang mengalami pendewasaan, di mana pengguna mulai lebih selektif dalam memilih penyedia jasa konektivitas.

Senior Manager Marketing Biznet, Adrianto Sulistyo, menjelaskan bahwa tingginya nilai rekomendasi dari pelanggan menjadi salah satu tolak ukur utama keberhasilan mereka di tahun 2025.

Fenomena ini didorong oleh konsistensi perusahaan dalam memberikan kualitas layanan yang sesuai dengan janji kampanye pemasaran. Strategi ini terbukti efektif dalam membangun kepercayaan jangka panjang dibandingkan sekadar menawarkan promosi sesaat.

Pergeseran Perilaku Konsumen: Kualitas di Atas Harga

Berdasarkan analisis data internal dan survei pasar yang komprehensif, Biznet menyoroti adanya perubahan fundamental dalam perilaku konsumen di tanah air. Jika beberapa tahun lalu harga murah menjadi satu-satunya faktor penentu dalam memilih provider internet, kini variabel tersebut bukan lagi prioritas tunggal.

Masyarakat modern cenderung mengutamakan stabilitas dan kecepatan koneksi sebelum mempertimbangkan biaya berlangganan.

Adrianto Sulistyo mengungkapkan pandangannya mengenai tren tersebut dalam pemaparan resminya di Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Menurutnya, edukasi pasar yang berjalan seiring waktu membuat pelanggan semakin kritis. Mereka tidak ragu untuk mencari informasi mendalam mengenai performa jaringan sebelum memutuskan untuk berlangganan, bahkan jika itu berarti harus membayar lebih mahal.

“Masyarakat Indonesia kini lebih pintar. Mereka bertanya dulu kualitasnya bagus atau tidak, baru bicara harga. Jika kualitasnya terbukti baik melalui rekomendasi orang terdekat, harga yang lebih tinggi pun dianggap wajar,” tegas Adrianto. Hal ini sejalan dengan upaya operator lain yang juga terus meningkatkan kualitas internet demi kepuasan pelanggan.

Data kepuasan pelanggan Biznet mencatatkan kenaikan sebesar 3% dibandingkan tahun 2024. Indikator positif lainnya terlihat dari porsi pelanggan lama—mereka yang telah berlangganan lebih dari 3 hingga 12 bulan—yang terus meningkat.

Angka turnover atau perpindahan pelanggan ke provider lain yang rendah menandakan bahwa retensi pelanggan berhasil dijaga melalui performa layanan yang stabil.

Posisi Top of Mind dan Ekspansi Layanan

Keberhasilan strategi yang berpusat pada kualitas ini juga berdampak langsung pada kekuatan merek Biznet di pasar nasional. Dalam survei yang melibatkan lima penyedia layanan internet besar di Indonesia, Biznet berhasil menempati posisi Top of Mind nomor dua. Skor pengingat merek ini melonjak cukup drastis dari angka 9% menjadi 14%.

Pencapaian ini mengindikasikan bahwa merek Biznet telah menjadi salient atau menonjol secara spontan di benak konsumen ketika mereka memikirkan internet cepat.

“Jika orang mencari internet cepat dan berkualitas, pilihannya langsung ke Biznet. Ini menunjukkan brand kami sudah menjadi pilihan utama yang muncul secara spontan,” tambah Adrianto.

Terdapat beberapa faktor kunci yang mendorong tingginya tingkat kepuasan dan penguatan merek tersebut. Pertama adalah ekspansi kapasitas. Biznet telah melakukan penambahan kapasitas bandwidth sebesar 30% pada tahun 2025.

Langkah ini krusial untuk memastikan jaringan tetap stabil meski jumlah pengguna terus bertambah, sebuah langkah yang juga krusial bagi penyedia layanan hiburan digital.

Faktor kedua adalah strategi harga wilayah yang adaptif. Biznet melakukan penyesuaian harga khusus untuk kota-kota lapis kedua dan ketiga, seperti di tingkat kabupaten.

Dengan harga mulai dari Rp 175.000, perusahaan berupaya menjangkau daya beli masyarakat di daerah tanpa mengorbankan kualitas.

Strategi pemerataan akses ini mirip dengan inisiatif perluasan internet cepat ke area perumahan yang dilakukan oleh operator seluler lainnya.

Faktor ketiga yang tak kalah penting adalah kualitas sumber daya manusia (SDM). Performa teknisi lapangan dan tim penjualan Biznet dinilai memuaskan oleh pelanggan, yang berkontribusi besar terhadap persepsi positif brand secara keseluruhan.

Strategi 2026: Mengandalkan Rekomendasi Jujur

Memasuki tahun 2026, Biznet berencana menerapkan pendekatan yang lebih personal dalam strategi pemasarannya. Perusahaan menyadari bahwa di era digital saat ini, promosi konvensional atau penggunaan Key Opinion Leader (KOL) berbayar memiliki keterbatasan efektivitas dibandingkan dengan ulasan autentik dari pengguna asli.

Oleh karena itu, Biznet akan memanfaatkan kekuatan “rekomendasi jujur” atau word of mouth sebagai ujung tombak pemasaran.

Adrianto menekankan bahwa bisnis penyedia jasa internet sangat bergantung pada kepercayaan. Ulasan positif yang disebarkan secara sukarela oleh pelanggan kepada keluarga atau rekan kerja dinilai memiliki dampak konversi yang jauh lebih tinggi.

“Bisnis ini adalah bisnis rekomendasi. Kami harus menjaga tingkat satisfaction tetap tinggi agar pelanggan secara sukarela merekomendasikan layanan kami kepada keluarga dan rekan mereka. Inilah yang menjadi fondasi strategi kami ke depan,” pungkas Adrianto.

Fokus pada akses internet yang andal akan tetap menjadi kunci utama dalam menjaga siklus rekomendasi positif tersebut. (Icha)