spot_img
Latest Phone

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

Garmin Kampanye Women of Endurance: Ibu Rumah Tangga Bisa Setara HIIT

Telko.id - Aktivitas sehari-hari seorang ibu rumah tangga ternyata...

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...
Beranda blog Halaman 137

Samsung Pamer Prototipe Ponsel Lipat Tiga di K-Tech Showcase 2025

0

Telko.id – Samsung secara resmi memamerkan prototipe ponsel lipat tiga (tri-fold) untuk pertama kalinya dalam ajang K-Tech Showcase 2025.

Meski belum diluncurkan secara komersial seperti yang diisukan sebelumnya, kehadiran perangkat ini menjadi bukti nyata komitmen Samsung dalam mengembangkan teknologi layar fleksibel generasi berikutnya.

Prototipe yang belum memiliki nama resmi ini dipajang di booth Samsung dalam kondisi tertutup kaca pelindung.

Pengunjung event tidak diperbolehkan menyentuh atau memegang perangkat secara langsung, menunjukkan statusnya yang masih dalam tahap pengembangan lanjutan.

Menurut laporan ChosunMedia Korea Selatan, perangkat ini memiliki dua engsel yang memungkinkannya membentang hingga diagonal 10 inci ketika sepenuhnya terbuka.

Dalam kondisi terlipat penuh, ponsel ini menyusut menjadi perangkat dengan diagonal 6,5 inci, mirip dengan ukuran Samsung Galaxy Z Fold7 yang memudahkan penggunaan dengan satu tangan.

Transisi antara berbagai mode lipatan tampaknya menjadi fokus utama dalam pengembangan prototipe ini.

Meski Samsung tidak memberikan detail teknis tambahan selama acara pameran, perusahaan sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa ponsel lipat tiga ini akan diluncurkan tahun ini.

Produksi massal perangkat yang menggunakan nama sementara Galaxy G Fold atau Galaxy Z TriFold ini akan sangat terbatas, dengan perkiraan hanya 50.000 unit pada tahap produksi awal.

Spesifikasi dan Harga yang Diharapkan

Berdasarkan rumor yang beredar sebelumnya, ponsel lipat tiga Samsung diprediksi akan ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite.

Konfigurasi kamera akan menggunakan setup triple camera, sementara bobot perangkat diperkirakan mencapai 298 gram. Dari segi harga, perangkat ini diproyeksikan akan dijual sekitar US$ 2.800 atau setara dengan Rp 42 juta.

Kehadiran ponsel lipat tiga Samsung ini juga mengkonfirmasi rencana sebelumnya tentang persiapan ponsel lipat tiga yang telah dikembangkan oleh raksasa teknologi asal Korea Selatan tersebut.

Ketersediaan perangkat ini akan terbatas hanya di sejumlah pasar tertentu, termasuk China, Korea Selatan, Amerika Serikat, dan Uni Emirat Arab.

Strategi peluncuran terbatas ini menunjukkan bahwa Samsung ingin menguji respons pasar sebelum melakukan produksi dalam skala lebih besar. Pendekatan serupa pernah dilakukan perusahaan ketika pertama kali memperkenalkan seri ponsel lipat ke pasar global.

Persaingan di Pasar Ponsel Lipat Tiga

Kehadiran prototipe Samsung ini semakin memanaskan persaingan di segmen ponsel lipat tiga.

Sebelumnya, Huawei juga dikabarkan sedang mempersiapkan Mate XTs sebagai pesaing langsung di kategori yang sama. Persaingan ini menunjukkan bahwa teknologi layar lipat tiga mulai menjadi fokus pengembangan utama para produsen smartphone premium.

Keterbatasan produksi awal Samsung juga mengindikasikan tantangan teknis dan manufaktur yang masih dihadapi dalam memproduksi perangkat dengan engsel ganda dan layar fleksibel yang kompleks.

Namun, keberhasilan dalam mengatasi tantangan ini akan membuka babak baru dalam evolusi desain smartphone.

Dengan pameran prototipe ini, Samsung secara tidak langsung mengirimkan pesan bahwa mereka tetap menjadi pemain utama dalam inovasi teknologi layar fleksibel.

Perkembangan lebih lanjut dari ponsel lipat tiga Samsung ini akan menjadi perhatian utama industri teknologi sepanjang tahun 2025. (Icha)

Amazon Bakal PHK 30.000 Karyawan Corporate

Telko.id – Amazon berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap hingga 30.000 karyawan corporate mulai Selasa (29/10).

Langkah ini diambil perusahaan untuk menekan biaya dan mengkompensasi kelebihan perekrutan selama puncak permintaan pandemi, menurut tiga sumber yang familiar dengan masalah tersebut.

Angka tersebut mewakili persentase kecil dari total 1,55 juta karyawan Amazon, namun hampir 10% dari sekitar 350.000 karyawan corporate-nya. Ini akan menjadi PHK terbesar Amazon sejak akhir 2022, ketika perusahaan mulai mengeliminasi sekitar 27.000 posisi.

Juru bicara Amazon menolak berkomentar mengenai rencana ini. Amazon telah memangkas jumlah pekerjaan yang lebih kecil selama dua tahun terakhir di berbagai divisi, termasuk perangkat, komunikasi, dan podcasting.

Pemotongan yang dimulai pekan ini mungkin mempengaruhi berbagai divisi, termasuk sumber daya manusia (yang dikenal sebagai People Experience and Technology atau PXT), operasi, perangkat dan layanan, serta Amazon Web Services, menurut sumber-sumber tersebut.

Manajer tim yang terdampak diminta menjalani pelatihan pada Senin (28/10) tentang cara berkomunikasi dengan staf setelah pemberitahuan email yang akan mulai dikirim pada Selasa pagi.

CEO Amazon Andy Jassy sedang melakukan inisiatif untuk mengurangi apa yang dia gambarkan sebagai kelebihan birokrasi, termasuk dengan mengurangi jumlah manajer.

Dia memasang saluran pengaduan anonim untuk mengidentifikasi ketidakefisienan yang telah memunculkan sekitar 1.500 tanggapan dan lebih dari 450 perubahan proses, katanya awal tahun ini.

Jassy mengatakan pada Juni bahwa peningkatan penggunaan alat kecerdasan buatan kemungkinan akan menyebabkan PHK lebih lanjut, terutama melalui otomatisasi tugas yang berulang dan rutin.

“Langkah terbaru ini menandakan bahwa Amazon kemungkinan menyadari cukup banyak peningkatan produktivitas berbasis AI dalam tim corporate untuk mendukung pengurangan tenaga kerja yang substansial,” kata Sky Canaves, analis eMarketer seperti dikutip dari Reuters.

“Amazon juga berada di bawah tekanan jangka pendek untuk mengimbangi investasi jangka panjang dalam membangun infrastruktur AI-nya,” ungkap Sky menambahkan.

PHK besar-besaran di Amazon ini terjadi dalam konteks gelombang pemutusan hubungan kerja yang melanda industri teknologi global.

Beberapa raksasa teknologi lainnya juga telah mengumumkan rencana pengurangan tenaga kerja dalam beberapa bulan terakhir, termasuk Ericsson yang berencana memangkas 1.200 pekerja di Swedia.

Perusahaan teknologi menghadapi tekanan untuk meningkatkan efisiensi operasional sambil tetap berinvestasi dalam pengembangan teknologi masa depan seperti AI. Dell juga mengumumkan rencana PHK 6.650 karyawan menyusul penurunan penjualan PC yang signifikan.

Saham Amazon naik 1,2% menyusul kabar rencana PHK ini, mencerminkan respons positif investor terhadap langkah efisiensi perusahaan.

Pasar tampak merespons positif upaya perusahaan untuk menyesuaikan struktur biaya dengan kondisi bisnis saat ini.

Fenomena otomatisasi dan AI yang menggantikan peran manusia tidak hanya terjadi di perusahaan konvensional. Bahkan di Jepang, ratusan robot pernah “kena PHK” karena menimbulkan masalah operasional, menunjukkan kompleksitas transformasi digital di berbagai sektor.

Rencana PHK Amazon ini diperkirakan akan memiliki implikasi signifikan terhadap pasar tenaga kerja teknologi, terutama bagi profesional di bidang sumber daya manusia, operasi, dan layanan teknologi.

Perusahaan berencana menyelesaikan proses pemberitahuan PHK dalam beberapa minggu ke depan, dengan kompensasi dan paket pesangon yang disesuaikan dengan kebijakan perusahaan. (Icha)

Laporan 183 Juta Sandi Gmail Dicuri Ternyata Salah Kaprah

0

Telko.id – Laporan media yang menyebut 183 juta sandi Gmail dicuri dalam sebuah pelanggaran data ternyata keliru. Google sendiri mengonfirmasi tidak mengalami kebocoran data.

Menurut Satnam Narang, Senior Staff Research Engineer di Tenable, klaim tersebut “sangat salah menggambarkan realitas situasi”.

Narang menjelaskan bahwa para peneliti sebenarnya mengumpulkan data ancaman dari berbagai sumber, yang mencakup 183 juta kredensial unik terkait berbagai situs web, termasuk Gmail.

“Sumber data ini adalah kombinasi dari data yang bocor dalam pelanggaran lain, serta data yang diperoleh dari information stealers (infostealers),” jelasnya.

Infostealers adalah perangkat lunak berbahaya yang ditemukan di komputer yang telah dikompromikan, yang dirancang untuk mencuri informasi seperti nama pengguna, alamat email, dan kata sandi.

“Jika pengguna masuk ke akun Gmail mereka, lembaga keuangan, media sosial, dan akun lainnya, informasi ini akan direkam dalam log stealer tersebut,” tambah Narang.

Para peneliti kemudian mengompilasi kumpulan data besar ini dan membagikannya dengan Troy Hunt dari HaveIBeenPwned, situs web yang mengkatalogkan data pelanggaran dan memberi tahu pengguna yang berlangganan layanan ketika alamat email mereka muncul dalam pelanggaran data.

Berdasarkan temuan Hunt, sebagian besar data ini (91%) telah terlihat sebelumnya, dengan sekitar 16,4 juta alamat yang terlihat untuk pertama kalinya dalam log stealer ini.

Namun, penting untuk dicatat bahwa tidak semua data ini mungkin valid, sehingga angka 16,4 juta tersebut bisa lebih rendah secara alami.

Ancaman Credential Stuffing dan Solusinya

Salah satu tantangan paling umum ketika menyangkut kredensial akun yang dicuri adalah penggunaan ulang kata sandi.

“Ketika data seperti ini beredar, tantangan utamanya adalah, jika pengguna menggunakan ulang kata sandi tersebut di situs web lain, penyerang dapat mencoba melakukan serangan ‘credential-stuffing’,” papar Narang.

Serangan credential-stuffing terjadi ketika penyerang mencoba memasukkan banyak pasangan alamat email/kata sandi ke berbagai situs web untuk melihat mana yang berhasil login. Ini menggarisbawahi pentingnya menggunakan kata sandi unik untuk setiap akun.

Narang merekomendasikan beberapa langkah keamanan yang dapat digunakan pengguna. “Langkah keamanan yang dapat digunakan pengguna adalah dengan mulai tidak menggunakan ulang kata sandi, memanfaatkan pengelola kata sandi, baik yang sudah built-in di perangkat mereka (misalnya Android atau iOS), atau pihak ketiga (1Password, Bitwarden, dll.),” sarannya.

Pentingnya Multi-Faktor Autentikasi

Selain penggunaan pengelola kata sandi, Narang menekankan pentingnya memanfaatkan autentikasi multi-faktor, di mana faktor kedua diperlukan untuk masuk.

“Ini termasuk kode sekali pakai SMS, aplikasi autentikator yang menghasilkan kode setiap 60 detik, serta token perangkat keras seperti Yubikey atau Titan Security Key,” jelasnya.

Langkah-langkah keamanan ini menjadi semakin krusial mengingat maraknya ancaman siber saat ini.

Kasus ini mengingatkan kembali bahwa meskipun platform besar seperti Google memiliki sistem keamanan yang kuat, tanggung jawab keamanan digital juga berada di tangan pengguna.

Penggunaan kata sandi yang unik dan kuat, dikombinasikan dengan autentikasi multi-faktor, tetap menjadi pertahanan terbaik melawan berbagai jenis serangan siber. (Icha)

OPPO A6 Pro, Kombinasi Desain Elegan dan Performa Andal di Kelas Menengah

0

Telko.id – Bagi pengguna yang mencari smartphone dengan tampilan mewah tanpa harus merogoh kocek dalam, OPPO A6 Pro jadi salah satu pilihan menarik di tahun ini.

Dari sisi desain, OPPO tampak serius menjaga bahasa desain premiumnya bahkan untuk segmen mid-range.

Finishing matte pada bodi belakang memberikan kesan elegan sekaligus praktis—tidak mudah meninggalkan sidik jari. Pilihan warnanya pun tidak monoton, menghadirkan nuansa muda yang berkelas.

Layar AMOLED 120Hz, Visualnya Memanjakan MataSalah satu daya tarik utama dari OPPO A6 Pro ada pada sektor layarnya.

Mengusung panel AMOLED berukuran 6,7 inci dengan refresh rate 120Hz, pengalaman visual terasa mulus, baik saat scrolling media sosial, menonton video, hingga bermain gim.

Kecerahannya juga cukup tinggi untuk penggunaan di luar ruangan, dan saturasi warnanya terasa seimbang—tidak terlalu mencolok namun tetap hidup.

Kamera AI 64MP, Jernih di Segala KondisiMasuk ke sektor kamera, AI Camera 64MP menjadi bintang utama.

Fitur AI Scene Enhancement membantu menyesuaikan warna agar lebih hidup tanpa berlebihan.

Sementara untuk kondisi low-light, algoritma AI OPPO berhasil menekan noise dengan cukup baik. Mode potret juga menonjol dengan efek bokeh yang natural.

Performa Tangguh dengan Snapdragon Series Terbaru

OPPO A6 Pro ditenagai oleh chipset Snapdragon kelas menengah terbaru, yang dipadukan dengan RAM besar dan penyimpanan luas.

Kombinasi ini cukup mumpuni untuk multitasking dan gaming ringan-menengah.Dalam penggunaan sehari-hari, perpindahan antar aplikasi berjalan mulus, sementara saat digunakan bermain gim seperti Mobile Legends atau PUBG Mobile, performanya stabil tanpa overheating berlebihan.

Baterai Besar dan Pengisian Cepat

Dengan baterai 7.000 mAh, OPPO A6 Pro sanggup menemani aktivitas seharian penuh. Dukungan fast charging 80W, plus juga memiliki teknologi SUPERVOOC pengisian cepat, ini jadi keunggulan tersendiri—mengisi dari 0 ke 100% hanya dalam waktu sekitar 45 menit. Dan bisa mengisi peralatan lainnya juga.

Untuk pengguna aktif yang sering berpindah tempat, kombinasi daya tahan dan kecepatan isi ulang ini benar-benar terasa membantu.

Yang jadi keunggulan lain adalah smartphone ini sudah berbekal IP69, IP68, IP66 Tahan Air dan Debu. Bahkan, untuk merekam di dalam air pun bisa dilakukan. Dan ponsel ini pun tetap bekerja secara normal.

Mampu bertahan sampai suhu 80°C, seperti terkena percikan Air Panas. Lalu, bisa tetap beroperasi dalam air pada kedalaman 1,5 Meter selama 30 menit. Menarik kan!

Satu lagi yang membuat smartphone ini menarik adalah tahan terhadap benturan karena memang sudah memiliki sertifikasi Kelas Militer.

So, dengan harga yang masih ramah di kantong, smartphone ini cocok bagi pengguna yang menginginkan tampilan stylish tanpa mengorbankan performa. (Icha)

Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7 Dukung Kreativitas Anak Muda Indonesia

0

Telko.id – Samsung Electronics Indonesia mengajak generasi muda untuk menghidupkan kembali semangat Sumpah Pemuda melalui kreativitas dan kolaborasi digital dengan Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7.

Peluncuran perangkat ini bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2025, menekankan peran teknologi sebagai enabler kreativitas dan alat menciptakan dampak nyata.

Menurut Andi Airin, Head of MX Marketing & Demand Generation Samsung Electronics Indonesia, generasi muda Indonesia hidup di era penuh tantangan yang menuntut kecepatan dan kreativitas besar.

“Melalui Galaxy Z Fold7 | Z Flip7, kami ingin device ini menjadi creativity enabler yang mendampingi banyak anak muda untuk mengasah ide-ide mereka tumbuh lebih cepat, efisien, dan terus relevan dengan zaman,” ujarnya dalam sebuah diskusi di Jakarta, Senin (28/10/2025).

Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7 dilengkapi dengan fitur Galaxy AI dan Gemini AI yang membantu pengguna berpikir besar, bekerja efisien, dan menjaga keseimbangan hidup di era digital.

Teknologi AI ini tidak hanya sekadar fitur canggih, tetapi alat pemberdayaan yang membantu anak muda menuangkan ide, mengeksekusi karya, dan berkolaborasi melalui kreativitas.

Content image for article: Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7 Dukung Kreativitas Anak Muda Indonesia

Pengalaman Nyata Kreator Muda

Aulion, content creator ternama Indonesia, membagikan pengalamannya menggunakan Galaxy Z Fold7 sebagai partner kreatif.

Baginya, dalam dunia produksi konten digital yang serba cepat, ide bisa muncul kapan saja dan harus segera ditangkap sebelum hilang.

“Galaxy Z Fold7 menjadi partner terbaik, membantu keseharianku di dunia kreatif untuk langsung eksekusi ide di mana pun, kapan pun,” kata Aulion.

Layar Galaxy Z Fold7 yang lebar mempermudah Aulion untuk multitasking melakukan riset, mencatat di notes, dan mengecek kalender secara bersamaan tanpa harus membuka laptop.

Saat mengalami kebuntuan kreatif, ia memanfaatkan Gemini Live sebagai creative sparring partner yang membantu memunculkan ide baru. Aulion sering memberikan prompt tambahan seperti “Jangan langsung setuju sama ide ini.

Apakah konsep ini cukup menarik buat konten sosial media?” untuk membuat diskusi dengan AI lebih kritis.

Content image for article: Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7 Dukung Kreativitas Anak Muda Indonesia

Bianca Victoria, Co-Founder Ende Indonesia, menceritakan pengalaman berbeda dengan Galaxy Z Flip7. Sebagai desainer muda yang aktif mempromosikan fashion berkelanjutan, Bianca memaknai semangat Sumpah Pemuda melalui kerja nyata mengangkat budaya lokal.

“Galaxy Z Flip7 sangat bisa jadi partner aku dalam perjalanan itu. Aku suka banget bisa dokumentasi proses kerja langsung dan memanfaatkan fitur Gemini Live untuk cari tahu berbagai hal tentang produk kain lokal,” ujarnya.

Bianca sering menggunakan Gemini Live Camera untuk mengetahui filosofi kain yang digunakannya, terutama ketika menemukan informasi dalam bahasa daerah setempat.

Dengan mengarahkan kamera langsung ke tulisan tersebut, AI dapat menerjemahkan dan memberikan informasi yang dibutuhkan. Teknologi ini mendukung proses kreatifnya dalam menyebarkan cerita dan proses kreatif di balik setiap produk fashion lokal.

Content image for article: Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7 Dukung Kreativitas Anak Muda Indonesia

Perangkat foldable terbaru Samsung ini telah terbukti sebagai alat yang unggul di layar, desain, dan performa, mendukung berbagai aktivitas kreatif penggunanya.

Baik untuk konten creator seperti Aulion maupun desainer seperti Bianca, Galaxy Z series memberikan fleksibilitas dalam berkarya dan berdampak positif bagi masyarakat.

Menurut Andi Airin, generasi muda saat ini punya cara sendiri untuk menyuarakan semangat Sumpah Pemuda, yakni lewat karya, ide, dan berbagai kolaborasi digital. “Seri Galaxy Z yang Samsung hadirkan ada untuk mendukung mereka di setiap langkah, mulai dari menciptakan, mewujudkan, hingga berbagi inspirasi untuk negeri,” tandasnya.

Pengalaman menggunakan perangkat ini tidak hanya terbatas pada produktivitas kerja, tetapi juga dapat mendukung aktivitas gaming dengan optimal berkat kombinasi desain fleksibel dan kecerdasan AI.

Bahkan, keunggulan perangkat ini telah terbukti dalam berbagai kondisi, termasuk penggunaan di lingkungan outdoor seperti di Pulau Jeju. (Icha)

Garmin Instinct Crossover AMOLED, Hybrid Smartwatch Yang Tangguh

0

Telko.id – Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan Instinct Crossover AMOLED, smartwatch hybrid terbaru yang memadukan desain analog klasik dengan teknologi layar AMOLED cerah.

Produk yang dirancang khusus untuk pengguna aktif dan petualang ini akan tersedia di Indonesia mulai 31 Oktober 2025 dengan harga Rp 10.819.000.

Chandrawidhi Desideriani, Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia, menyatakan bahwa Instinct Crossover AMOLED menghadirkan kombinasi sempurna antara ketangguhan dan gaya.

“Dengan layar AMOLED yang cerah, desain analog yang elegan, dan fitur kebugaran lengkap, jam tangan ini hadir untuk mereka yang menginginkan performa maksimal tanpa meninggalkan estetika,” ujarnya.

Smartwatch hybrid ini menawarkan pengalaman unik dalam menampilkan data melalui perpaduan jarum jam analog dan tampilan digital.

Layar AMOLED berwarna 1,2 inci menampilkan informasi dengan detail tajam dan tingkat kecerahan tinggi, memudahkan pembacaan data dalam berbagai kondisi pencahayaan.

Daya tahan baterai menjadi salah satu keunggulan utama Instinct Crossover AMOLED. Perangkat ini mampu bertahan hingga 14 hari dalam mode smartwatch dan 18 hari dalam mode hemat baterai, membuatnya ideal untuk aktivitas harian hingga ekspedisi alam bebas yang membutuhkan ketahanan ekstra.

Content image for article: Garmin Luncurkan Instinct Crossover AMOLED, Hybrid Smartwatch Tangguh

Fitur keamanan tambahan hadir dalam bentuk senter LED bawaan dengan pengaturan tingkat kecerahan yang dapat disesuaikan. Fitur ini sangat berguna untuk penerangan saat malam hari atau dalam keadaan darurat selama petualangan luar ruang.

Mewarisi DNA ketangguhan seri Instinct, smartwatch ini dilengkapi bezel logam dua lapis dan lensa safir tahan gores.

Desainnya telah diuji dengan standar militer AS (MIL-STD-810) dan memiliki ketahanan air hingga 10 ATM, menjadikannya cocok untuk berbagai kondisi ekstrem.

Teknologi RevoDrive menjadi inovasi penting dalam Instinct Crossover AMOLED. Sistem ini secara otomatis mendeteksi guncangan keras dan mengkalibrasi ulang posisi jarum agar tetap menampilkan waktu yang presisi, memastikan akurasi waktu dalam segala kondisi.

Fitur navigasi dan petualangan pada Instinct Crossover AMOLED dilengkapi dengan kompas serta GPS multi-band untuk presisi tinggi di berbagai medan.

Kombinasi ini menjadikannya perangkat andalan bagi para penggemar aktivitas luar ruang yang membutuhkan akurasi navigasi maksimal.

Pemantauan kesehatan 24/7 menjadi bagian integral dari smartwatch ini. Fitur lengkap termasuk pemantauan detak jantung, kualitas tidur tingkat lanjut, Pulse Ox, dan Body Battery membantu pengguna memahami kondisi tubuh secara menyeluruh selama menjalani gaya hidup aktif.

Garmin Instinct Crossover AMOLED tersedia dalam ukuran 46mm dengan dua pilihan warna utama yaitu Charcoal dan Bronze/Sunburst. Untuk segmen khusus, tersedia juga varian Tactical – Black dengan harga Rp 12.679.000.

Kehadiran Instinct Crossover AMOLED memperkaya portofolio produk Garmin di Indonesia yang sebelumnya telah mencakup berbagai inisiatif seperti program Garmin Draw Your Instinct 2.0 yang mendorong kreativitas generasi muda.

Di pasar smartwatch yang semakin kompetitif, kehadiran Instinct Crossover AMOLED menawarkan alternatif menarik bagi konsumen yang menginginkan perpaduan antara estetika klasik dan teknologi modern.

Konsumen dapat memperoleh Garmin Instinct Crossover AMOLED melalui Garmin Brand Store terdekat dan Garmin Official Store secara online mulai 31 Oktober 2025.

Produk ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pengguna yang menginginkan smartwatch tangguh dengan tampilan elegan untuk mendukung berbagai aktivitas sehari-hari maupun petualangan ekstrem. (Icha)

Fitur Baru Windows 11 di Oktober 2025, Lebih Cerdas dan Praktis

Telko.id – Mayoritas pengguna Windows sudah melakukan update pada perangkatnya dan beralih ke Windows 11. Namun mungkin banyak pengguna yang belum memperhatikan beberapa fitur baru sejak peluncuran update di bulan Oktober 2025 ini. Fitur ini sudah berlaku untuk Windows 11 24H2 dan 25H2.

Beberapa fitur ini memang ada yang secara khusus ditujukan untuk para pengguna Copilot+ PC dengan prosesor Snapdragon, namun ada juga yang tidak.

Melansir dari Winpoin, berikut beberapa fitur baru di update Oktober 2025 untuk Windows 11, mari kita simak!

AI Action di File Explorer

Fitur ini pertama kali diperkenalkan enam bulan lalu, dimana di Klik kanan File Explorer, akan muncul opsi AI Action khususnya pada file dengan format gambar. Disaat pengguna klik kanan, akan muncul opsi Remote Background (yang di klik akan langsung membuka Paint atau Photos), Blur Background, dan Highlight subject.

Fitur ini sendiri akan memanfaatkan integrasi AI lokal dan Cloud, khususnya untuk Copilot+, proses editing akan jadi lebih ringan dan super cepat. Secara umum dengan fitur ini, pengguna bisa mengedit gambar dengan sangat cepat tanpa bantuan aplikasi pihak ketiga seperti Adobe Photoshop, Gimp atau Affinity Photos.

Posisi Indikator Volume dan Brightness bisa dipindah

Ada sebuah perubahan kecil untuk indikator volume dan brightness, dimana penguna kini bisa mengatur posisi indikator volume dan brightness sesuai keinginan, jika defaultnya ada di bawah, kini pengguna bisa mengaturnya juga di Atas, Tengah atau Kiri Layar.

Opsi ini bisa pengguna atur dengan cara masuk ke Settings > Accessbility > Visual Indicator. Pengguna dapat sesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan.

Icon Battery baru

Fitur selanjutnya mungkin hanya pengguna laptop yang mengetahui fitur ini, dimana kini icon battery tampil lebih informatif dan berwarna.

Contohnya warna akan berubah sesuai dengan status, sedang charging, low atau full, kemudian akan ada animasi saat charging dan tooltip lebih detail saat pengguna hover mouse kebagian icon battery. Perubahan ini sendiri sudah diperkenalkan sejak delapan bulan lalu.

Baca juga:

Fluid Dictation

Di bulan ini, fitur Voice Access juga mendapatkan peningkatan yang besar, dimana kini ada fitur bernama Fluid Dictation yang akan memungkinkan dictation / dikte jadi lebih natural dan minim jeda, bisa mengenali berbagai perintah seperti “hapus kata terakhir” atau “masukan tanda koma” tapi jelas perintah ini hanya dalam bahasa Inggris.

Selain itu, ada beberapa dukungan bahasa tambahan dan aksen regional, sayangnya bahasa Indonesia masih belum didukung dengan maksimal, secara umum fitur ini akan sangat cocok untuk pengguna yang sering mengetik lewat suara atau memiliki kebutuhan khusus.

Quick Recovery Mode dan Tambahan lainnya

Selanjutnya adanya dukungan untuk Copilot+ AI seperti Recall dan Live Caption AI yang kini mulai diluncurkan secara masal, perbaikan pada kompatibilitas aplikasi legacy dan driver pihak ketiga dan tentu hadirnya Quick Recovery Mode.

Sebagai informasi, Quick Recovery Mode (atau lebih tepatnya Quick Machine Recovery) adalah fitur baru di Windows 11 versi 24H2 dan 25H2 yang dirancang untuk membantu perangkat pulih dari kegagalan boot kritis tanpa perlu intervensi manual, fitur ini sebenarnya sudah mulai tersedia sejak update KB5062660 dan saat ini sudah menjadi bagian dari strategi recovery otomatis Microsoft.

Itulah beberapa fitur tambahan dari Windows yang sudah ditambahkan untuk Windows 11, silahkan cek pada perangkat Anda apakah sudah tersedia.

BI Ingatkan Waspada, Maraknya Penipuan QRIS Palsu

Telko.id – Maraknya modus penipuan keuangan karena semakin canggihnya teknologi di masa sekarang. Terbaru, modus penipuan QRIS palsu untuk menjerat para korbannya.

Modus itu dilakukan saat mereka memindai atau scan QR akan membuat rekening mereka ludes tanpa sisa. Kode QR palsu itu akan meniru identitas pedagang. Jenis barang dan jumlah transaksi asli yang membuat korban tidak akan menyadari sedang bertransaksi dengan penipu.

Melansir dari laman Interactive QRIS, hal ini dapat terjadi kerena beberapa hal seperti; QRIS yang ditampilkan bukanlah milik merchant, merchant tidak mengecek transaksi secara langsung, atau bahkan pelaku penipuan secara diam-diam atau dengan berpura-pura sebagai pihak internal mengganti stiker atau tampilan QRIS asli milik merchant dengan QRIS milik mereka sendiri.

Beberapa waktu lalu, Bank Indonesia pernah mengingatkan terkait hal ini. Melansir dari CNBC Indonesia, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta mengaatakan bahwa QRIS dibangung dengan keamanan standar nasional dan merujuk para praktik terbaik global.

“QRIS keamanannya itu tanggung jawab bersama. BI, Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) dan pelaku industri Perusahaan Jasa Penilai (PJP) selalu melakukan sosialisasi dan edukasi terkait keamanan transaksi QRIS kepada para merchant,” jelas dia.

Menurutnya, peredaran kasus penipuan QRIS palsu perlu ditanggulangi bersama. Termasuk,pedaganga punya tanggung jawab untuk memastikan gambar QRIS berada dalam pengawasannya.

Selain itu pedagang harus mengawasi proses transaksi pembelian dengan QRIS yang dilakukan baik transaksi menggunakan scan gambar maupun mesin EDC.

Kedua, para pedagang juga harus memeriksa status tiap pembayaran. Misalnya memastikan notifikasi telah mereka terima setelah transaksi terjadi.

Namun, bukan hanya pedagang yang harus bertanggung jawab, pembeli juga memiliki tugas yang sama untuk menanggulangi permasalahan ini.

Baca juga:

Filianingsih mengatakan pembeli harus memastikan QRIS yang mereka scan memiliki identitas yang sama dengan merchant tempat mereka bertransaksi.

“Namanya benar, jangan misalnya Yayasan apa, tetapi namanya toko onderdil. Tidak pas,” jelasnya.

“Di BI dan ASPI kita selalu melakukan pengawasan terhadap PJP QRIS dan terhadap perlindungan konsumen. Jadi itu tanggung jawab kita bersama,” lanjutnya.

OPPO dan Google Perkuat AI di Find X9 Series dengan Fitur Baru

0

Telko.id – OPPO mengumumkan fase baru kolaborasi dengan Google untuk meningkatkan pengalaman AI pada ponsel pengguna.

Kerja sama ini berfokus pada tiga area utama: fitur AI yang dipersonalisasi, penyebaran model AI yang lebih baik, dan perlindungan privasi yang lebih kuat.

Kai Tang, President of Software Engineering di OPPO, menyatakan, “Bekerja erat dengan mitra seperti Google memungkinkan kami mengintegrasikan pengalaman AI generasi berikutnya yang tidak hanya kuat tetapi juga sangat dipersonalisasi dan aman.”

Kolaborasi ini menghadirkan aplikasi baru bernama Mind Space yang akan diluncurkan bersama OPPO Find X9 Series pada 28 Oktober mendatang.

Mind Space membantu pengguna mengumpulkan dan mengatur konten di layar, seperti teks, gambar, atau halaman web, menggunakan gesekan tiga jari sederhana.

Semua konten yang disimpan ditempatkan dalam satu lokasi dan diurutkan secara otomatis untuk kemudahan akses.

OPPO telah bekerja sama dengan Google untuk menghubungkan Mind Space ke Gemini. Integrasi ini memungkinkan Gemini mengakses konten dari Mind Space dan membantu pengguna mengambil tindakan dengannya.

Sebagai contoh, seseorang yang merencanakan perjalanan dapat menyimpan artikel dan catatan di Mind Space, kemudian meminta Gemini untuk membuat itinerary detail.

Pengguna dapat memilih secara tepat apa yang dapat dilihat atau digunakan Gemini dari dalam Mind Space, menjaga kendali atas data mereka.

Fitur ini sejalan dengan tren AI personal yang juga berkembang di perangkat lain, seperti yang terlihat pada kacamata AI Meta dan Oakley untuk atlet.

Gemini juga akan bekerja dengan aplikasi OPPO lainnya pada Find X9 Series. Pengguna dapat mengobrol dengan Gemini untuk mendapatkan bantuan, mengedit foto menggunakan model pengeditan gambar Nano Banana, atau mengajukan pertanyaan melalui Gemini Live.

Gemini Live dapat merespons apa yang dilihat pengguna di layar atau melalui kamera mereka, menawarkan bantuan visual seperti menunjukkan langkah-langkah untuk memperbaiki perangkat atau mengatur penyimpanan.

Semua fitur ini didukung oleh AI Private Computing Cloud OPPO, yang menggunakan layanan komputasi rahasia Google Cloud. Pengaturan ini memastikan bahwa semua pemrosesan AI terjadi dalam lingkungan yang aman dan terenkripsi.

Data sensitif tetap bersifat pribadi dan tidak dapat diakses oleh pihak ketiga mana pun, termasuk OPPO.

Rangkaian lengkap fitur AI ini akan tersedia pada OPPO Find X9 Series dan ColorOS 16. Pembeli Find X9 atau Find X9 Pro akan mendapatkan langganan gratis tiga bulan ke Google AI Pro, yang mencakup akses ke alat Gemini premium dan penyimpanan cloud 2TB.

Langganan ini menambah nilai dari program bundling yang sebelumnya ditawarkan OPPO, seperti kerjasama dengan Indosat yang memberikan kuota gratis.

Kolaborasi OPPO dan Google dalam pengembangan AI ini mencerminkan tren industri yang semakin fokus pada integrasi teknologi cerdas.

Seperti halnya Microsoft yang menjual paten kepada Xiaomi, kemitraan strategis antara perusahaan teknologi besar menjadi kunci dalam mempercepat inovasi.

Peluncuran Find X9 Series dengan fitur AI mutakhir ini diharapkan dapat memperkuat posisi OPPO dalam persaingan smartphone premium global.

Dengan pendekatan yang berpusat pada personalisasi dan keamanan, OPPO menawarkan nilai tambah yang signifikan bagi konsumen yang mengutamakan privasi dan kemudahan penggunaan. (Icha)

Xiaomi Portable Photo Printer Pro Rilis Global, Cetak Foto Profesional

0

Telko.id – Xiaomi resmi meluncurkan Portable Photo Printer Pro di pasar global. Printer foto portabel ini hadir dengan teknologi cetak dye-sublimation profesional yang menjanjikan kualitas foto tajam dan detail tinggi bagi pengguna sehari-hari.

Kehadiran perangkat ini memperluas portofolio produk Xiaomi di luar smartphone dan perangkat elektronik lainnya.

Xiaomi mengklaim printer ini mampu menghasilkan foto dengan resolusi 313 dpi, gamut warna 16,7 juta, dan 256 level greyscale.

Kombinasi spesifikasi ini memastikan transisi warna yang halus dan detail realistis pada setiap hasil cetak. Setiap foto juga dilaminasi otomatis selama proses pencetakan untuk melindungi dari kelembapan, sidik jari, dan memudarnya warna.

Xiaomi Portable Photo Printer Pro

Dari segi portabilitas, Portable Photo Printer Pro memiliki dimensi compact 86,8 x 142,5 milimeter dengan ketebalan 26,8 milimeter. Ukuran ini memungkinkan perangkat mudah dibawa dalam saku jaket atau tas ransel.

Printer ini terhubung langsung ke smartphone melalui Bluetooth menggunakan aplikasi Xiaomi Home dan mendukung koneksi multi-pengguna hingga tiga perangkat sekaligus.

Fitur kreatif menjadi nilai tambah perangkat ini. Pengguna dapat mencetak live photos dan AR photos yang menyertakan video pendek hingga 15 detik atau klip audio hingga 60 detik.

Aplikasi pendampingnya juga memungkinkan penambahan border, tanggal, watermark, serta penggunaan template foto untuk kolase, stiker, dan layout kreatif.

Daya tahan baterai menjadi pertimbangan penting untuk perangkat portabel. Portable Photo Printer Pro dilengkapi baterai built-in 880 mAh yang mendukung penggunaan mobile.

Xiaomi menyatakan fitur laminasi pada foto tidak hanya melindungi dari kerusakan fisik, tetapi juga menjaga kecerahan dan kejernihan hasil cetak dalam jangka panjang.

Untuk harga dan ketersediaan, Xiaomi Portable Photo Printer Pro saat ini sudah bisa dipesan di Inggris dengan harga £109,99 dan di Eropa seharga €129,99.

Rencana ekspansi ke region lain akan menyusul sesuai dengan jalur distribusi lokal masing-masing negara. Peluncuran produk ini sejalan dengan strategi ekspansi global Xiaomi yang terus memperluas jangkauan produk-produk inovatifnya.

Inisiatif peluncuran produk teknologi seperti ini turut mendukung perkembangan ekosistem digital di Indonesia.

Seperti yang terlihat dalam program Rumah BUMN Telkom Cetak 1,2 Juta Kemasan UKM, kemajuan teknologi mampu memberikan dampak positif bagi berbagai sektor industri.

Pengembangan talenta digital juga menjadi fokus penting dalam menyambut inovasi teknologi baru. Program seperti Telkom Cyberfest Vol.2 yang melatih 50 talenta muda menghadapi ancaman siber menunjukkan kesiapan SDM Indonesia dalam menghadapi era digital.

Peluncuran Portable Photo Printer Pro ini memperkuat posisi Xiaomi dalam pasar perangkat peripheral kreatif.

Produk ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan konsumen akan solusi pencetakan foto yang praktis dan berkualitas tinggi, sekaligus mendukung tren konten visual yang semakin berkembang di platform digital.

Kolaborasi antara brand teknologi dengan event olahraga juga menunjukkan potensi pasar yang besar, seperti terlihat dalam partnership OPPO dengan BRI Super League.

Sinergi semacam ini membuka peluang bagi produk-produk inovatif seperti printer portabel Xiaomi untuk menjangkau pasar yang lebih luas. (Icha)