spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 1020

Game Aksi Petualangan Falcon Age Resmi Rilis

0

Telko.id, Jakarta  – Game petualangan Falcon Age akhirnya resmi dirilis. Di game ini, pemain memelihara dan membesarkan elang menjadi binatang yang buas tetapi mampu menaklukkan setiap tantangan.

Anda bermain sebagai Ara dan berjuang melawan pasukan penjajah dalam upaya untuk mengembalikan warisan budaya. Permainan dimulai saat Ara berada di dalam penjara.

{Baca juga: ‘Assassin Creed Identity’ Sambangi iOS, Android Menyusul}

Di sana, ia pertama kali berteman dengan elang muda. Dengan BFF burung baru, Ara harus melarikan diri dan mulai membangun kembali komunitasnya yang perlahan-lahan dimusnahkan.

Selepas dari penjara, Ara dan sang elang bekerja sama menyerang faksi robot. Di game tersebut, Anda bisa mengajari elang sejumlah trik, bahkan berpakaian dengan pakaian yang berbeda.

Anda juga bisa melatih elang untuk menyerang drone. Menurut PC Gamer, Falcon Age tersedia di Epic Games Store seharga USD 20 dengan fitur dukungan VR opsional untuk Oculus, Vive, dan Index.

Game Falcon Age, yang hadir di PlayStation 4 dan Microsoft Windows, dikembangkan oleh  Outerloop Games. Game itu sekarang telah rilis dan bisa diunduh oleh para gamer.

Sebelumnya dilaporkan, Epic Games Store telah mengumumkan bahwa delapan game indie baru akan tersedia secara eksklusif. Game itu akan menjadi bagian dari PAX West 2019 Showcase.

{Baca juga: Bethesda Hilangkan Syarat Login untuk DOOM dan DOOM II}

Dari delapan game tersebut, terdapat judul yang sangat dinanti-nantikan seperti Ooblets dan Wattam. Epic Games Store sepertinya akan melanjutkan strategi untuk mendapatkan hak eksklusif.

Epic Games melakukannya dalam upaya memenangkan pelanggan dari toko pesaing seperti Steam. Kebiasaan layanan toko games online ini membuat game eksklusif pernah kontroversial. [BA/HBS]

Sumber: PC Gamer

Absen Siswa Sekolah di Malaysia Pakai Teknologi Pengenalan Wajah

0

Telko.id, Jakarta – Teknologi pengenalan wajah atau Face Recognition mulai diterapkan sekolah-sekolah. Salah satu sekolah yang sudah menggunakannya adalah SMK Tunku Abdul Aziz di Kedah, Malaysia. Teknologi tersebut digunakan untuk absensi siswa dan guru.

Dilansir Telko.id dari World of Buzz pada Senin (09/09/2019) teknologi ini diterapkan sejak tanggal 27 Agustus 2019. Menurut Kepala Sekolah bernama Alor Setar  teknologi akan mencatat kehadiran 100 siswa dan guru yang ada di sekolah tersebut.

Menurut Alor Setar, teknologi ini sangat membantu meningkatkan kedisiplinan khususnya para siswa yang suka bolos. Teknologi ini juga memudahkan guru untuk mengetahui siapa siswa yang sering tidak hadir ke sekolah.

Teknologi pemindai wajah juga terhubung ke aplikasi “Pepatih MySekolah” yang digunakan guru untuk mencatat prilaku dan kehadiran siswa. Aplikasi ini juga dapat memantau prilaku guru yang suka meninggalkan siswa lebih awal sebelum jadwal kelas berakhir.

{Baca juga: Sistem Pengenalan Wajah Gagal Lindungi Pria Ini saat Tidur}

Sayangnya saat ini sekolah hanya memiliki 1 perangkat pemindai wajah saja. Sisanya sekolah masih melakukan absensi melalui mesin pemindai sidik jari.

Sebelumnya teknologi ini juga digunakan di China namun untuk sektor properti. Perumahan di Beijing, China mulai menerapkan sistem keamanan kekinian.

Salah satunya adalah menggunakan kunci pintar dengan teknologi pengenalan wajah di proyek perumahan untuk meningkatkan keamanan.

Teknologi tersebut bisa menolak akses masuk orang tak dikenal, dan juga menindak penyewa ilegal. Bahkan fitur tersebut dapat meminta pihak menajemen untuk memeriksa kondisi penghuni jika belum masuk atau meninggalkan rumah dalam jangka waktu tertentu.

{Baca juga: Canggih! Rumah di China Pakai Teknologi Pengenalan Wajah}

Ada 47 proyek yang menggunakan teknologi ini hingga akhir 2018 dan saat ini pihak Beijing akan terus mengembangkan proyek yang dapat melayani sekitar 120.000 penyewa hingga akhir Juni 2019. [NM/HBS]

Sumber: World of Buzz

Oops Ketahuan! Apple-Foxconn Rekrut Siswa Magang untuk Rakit iPhone

0

Telko.id, Jakarta – Apple mendesain banyak produk di California, Amerika Serikat (AS), dan memproduksinya di China dan juga negara lainnya. Baru-baru ini, ada laporan bahwa Apple dan Foxconn, produsen terbesar iPhone, dituduh melakukan pelanggaran gara-gara siswa magang yang direkrut untuk rakit iPhone.

Adalah kelompok advokasi China Labor Watch (CLW) yang menuding Apple dan Foxconn telah melanggar hukum perburuhan. Dalam melakukan investigasi, CLW menggunakan penyelidik yang menyamar sebagai pekerja pabrik Foxconn di Zhengzhou.

Hasilnya, CLW menemukan bahwa pekerja magang merupakan setengah dari tenaga kerja dari bulan lalu di perusahaan tersebut.

{Baca juga: Logo Apple di iPhone 11 Pindah Posisi?}

Merujuk undang-undang tenaga kerja China, Foxconn tidak seharusnya membentuk lebih dari 10 persen pekerja magang.

Apple mengamini temuan CLW. Apple bakal berkoordinasi dengan Foxconn untuk menyelesaikan masalah itu. Perlu dicatat bahwa Foxconn setiap tahun mempekerjakan sejumlah besar pekerja magang untuk meningkatkan produksi iPhone.

Dikutip Telko.id dari Phone Arena, Senin (09/09/2019), CLW mencatat bahwa jumlah pekerja magang tahun lalu mencapai 55 persen dari total buruh di pabrik Foxconn. Rata-rata, mereka adalah siswa magang dari berbagai sekolah di China.

Selain terlalu sering menggunakan pekerja magang, Foxconn juga memberlakukan jam lembur bagi karyawan. Sayangnya, jam lembur yang diterapkan tidak konsisten dengan pedoman perusahaan. CLW pun mengancam bakal memperkarannya.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Apple Terbaru}

Pabrik Foxconn di Zhengzhou memproduksi 12.000 iPhone per shift. Akan tetapi, saat menggarap iPhone XS dan iPhone XS Max untuk diluncurkan pada 2018, Foxconn butuh waktu lebih lama sehingga kapasitas produksi per shift turun signifikan.

CLW mengatakan bahwa Foxconn butuh lebih banyak pekerja perakitan untuk membangun dua iPhone tersebut. Sampai berita ini ditayangkan, pihak Foxconn belum memberi klarifikasi. Setidaknya, baru Apple yang berjanji untuk mengatasinya. (SN/FHP)

Sumber: phoneArena

Bak Sherlock Holmes, Karyawan Toko Bobol 1.300 Kartu Kredit Pelanggan

0

Telko.id, Jakarta  – Pencurian informasi kartu kredit sering dilakukan oleh orang dalam alias pegawai sendiri. Aksi ini semakin meresahkan karena jumlahnya meningkat. Kasus terbaru dilakukan seorang pegawai toko di Jepang yang mencuri informasi kartu kredit milik pelanggannya.

Tampaknya, perusahaan besar sedang mengalami masalah keamanan di semua tempat. Hal tersebut membuat pengguna merasa resah dan gelisah ketika akan menggunakan kartu kredit secara online.

{Baca juga: Tinggalkan Kartu Kredit, Bayar di Amazon Cukup “Pindai Telapak Tangan”}

Di Jepang, seorang pegawai toko mencuri informasi kartu kredit milik orang lain. Cara yang ia lakukan konvensional. Ia melihat dan menghafalkan secara detail 16 digit nomor kartu kredit milik lebih dari 1.300 pelanggan.

Menurut CNET, pegawai berusia 34 tahun itu bekerja di sebuah mal di Kota Koto, dekat Tokyo. Polisi menuduhnya menghafalkan 16 digit nomor, kode keamanan, dan tanggal kedaluwarsa kartu kredit milik para pelanggan.

Dikutip Telko.id, Senin (9/9/2019), ia menghafalnya selama periode waktu penyelesaian transaksi pembelian. Setelah menangkap pelaku, polisi menemukan sebuah buku catatan berisi rincian kartu kredit milik 1.300 korban.

Memiliki kemampuan menghafal tingkat Sherlock Holmes, pelaku menggunakan informasi kartu kredit curian untuk membeli dua tas senilai USD 2.500 atau sekitar Rp 35 juta dengan alamat pengiriman rumahnya.

Pembajakan kartu kredit memang kerap terjadi di berbagai negara. Baru-baru ini, MoviePass meninggalkan rincian kartu kredit pengguna rentan setelah gagal melindungi password alias kata sandi database.

{Baca juga: Awas! Hacker Bisa Bobol Kartu Kredit Pakai Akun Apple ID}

Dua perusahaan jasa pembayaran digital asal China, Alipay dan WeChat Pay, mengimbau kepada pengguna agar berhati-hati. Sebab, pencuri kini menggunakan akun Apple ID milik orang lain untuk melakukan pembelian. [SN/HBS]

Sumber: CNET

 

Google Ketahuan Lacak Informasi Pengguna Lewat Web Tersembunyi

0

Telko.id, Jakarta – Kasus penyalahgunaan privasi pengguna menimpa Google. Beberapa pihak menuduh raksasa internet itu telah melacak informasi pengguna secara sepihak lewat website tersembunyi demi target iklan.

Dilansir Telko.id dari Ubergizmo pada Senin (09/09/2019), laporan Financial Times, perusahaan peramban web gratis, Brave menuduh Google melacak informasi pengguna melalui halaman Web tersembunyi, dan menggunakanannya untuk iklan.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Google Terbaru}

Kasus ini ditemukan oleh Kepala Kebijakan Brave, Johnny Ryan yang menemukan web tersembunyi setelah dia menyadari jika datanya diperdagangkan dan ditukar di iklan layanan mesin pencarian itu. Kasus ini pun dibawa ke regulator data Irlandia untuk penyelidikan lebih lanjut.

Menanggapi kasus tersebut, Juru Bicara Google pun mengatakan bahwa pihaknya tidak pernah menayangkan iklan secara sepihak.

“Kami tidak menayangkan iklan yang dipersonalisasi atau mengirim permintaan tawaran kepada penawar tanpa persetujuan pengguna,” ujarnya.

Ini bukan pertama kali raksasa mesin pencarian itu tersandung masalah privasi pengguna. Tahun lalu Pengadilan Arizona, Amerika Serikat, menyelediki kasus dugaan pengumpulan data lokasi pengguna yang dilakukan oleh Google. Jaksa penuntut umum sedang mempelajari kasus sebelum memberi putusan.

Jaksa memulai penyelidikan kasus tersebut setelah Google diketahui masih mengumpulkan data, bahkan setelah pengguna mematikan menu Location History. Dalam melakukan penyelidikan, jaksa meminta banruan sebuah badan hukum.

Dilaporkan ZDNet, Rabu (12/9/2018), jaksa penuntut umum Arizona, Mark Brnovich, mengaku tengah menjalankan penyelidikan intensif untuk mencari kemungkinan pelanggan hukum penipuan konsumen yang dilakukan oleh Google.

{Baca juga: Jaksa Selidiki Kasus Dugaan Pengumpulan Data oleh Google}

Ia bersama badan hukum melacak kemungkinan penyimpanan data lokasi dan pelacakan data lokasi oleh Google. Sebenarnya, penyelidikan tersebut telah berlangsung sejak beberapa waktu lalu. Namun, pihak berwenang belum memberi putusan. [NM/HBS]

Sumber: Ubergizmo

Sudah Mati, Kucing Ini “Dihidupkan” Kembali oleh Ilmuwan China

0

Telko.id, Jakarta – Seorang pengusaha asal China masih tidak rela dan sedih, setelah kehilangan kucing peliharaan kesayangannya bernama Garlic. Tapi sekarang, ia telah bahagia karena bisa memelihara Garlic II, yang tak lain adalah kloning kucing miliknya yang telah mati.

Huang Yu, nama pengusaha berusia 22 tahun itu, mendapatkan Garlic II berkat layanan Sinogene, perusahaan kloning hewan peliharaan di Beijing yang telah mengkloning lebih dari 40 anjing.

Garlic II lahir pada 21 Juli 2019 dengan pola bulu putih dan abu-abu. Warnanya sama seperti almarhum Garlic. Ia harus membayar USD 35.000 atau sekitar Rp 490 juta untuk mendapatkannya.

{Baca juga: Bikin Merinding! Ilmuwan Berhasil Kloning Seekor Kera}

Yu mengaku sudah mengubur jasad Garlic, yang mati karena ISK pada usia dua tahun pada Januari 2019 lalu. Guna menciptakan Garlic II, ia harus menggali mayat Garlic dan menyimpannya di freezer.

Kemudian, karyawan Sinogene datang dan mengambil sampel DNA Garlic. “Dalam hatiku, Garlic tak pernah tergantikan. Ia tidak meninggalkan apa pun untuk generasi mendatang,” terang Yu.

Untuk membuat Garlic II, seperti dikutip Telko.id dari New York Post, Senin (09/09/2019), para ilmuwan mengambil sel-sel kulit almarhum Garlic dan menanamkannya ke telur khusus.

{Baca juga: Viral Video Wanita Berseragam Pabean Mastrubasi di Toilet Umum}

Dengan cara itu, para ilmuwan menghasilkan 40 embrio kloning. Chen Benchi, kepala tim eksperimen Sinogene, mengatakan bahwa embrio-embrio itu ditempatkan di kucing pengganti.

Setelah melalui proses tersebut, terjadi tiga kehamilan meski hanya satu yang berhasil secara penuh. Kloning kucing pertama di China pun jadi tonggak sejarah untuk sektor kloning komersial. (SN/FHP)

Sumber: New York Post

Thailand akan Legalkan Layanan GET Gojek Tahun Depan

0

Telko.id, Jakarta – Kementerian Transportasi Thailand akan melegalkan layanan ride hailing seperti GET yang merupakan unit usaha Gojek pada Maret tahun 2020. Selain itu akan dibuat aturan khusus bagi para pengemudi layanan tersebut.

Dilansir Telko.id dari Asia One pada Senin (09/09/2019), Kementerian Transporatasi menjelaskan jika pedoman tersebut mengharuskan kendaraan pribadi untuk didaftarkan dan dilengkapi dengan sistem GPS. Pengemudi akan memerlukan lisensi pengemudi publik agar mereka mendapat izin mengaspal di jalan raya.

{Baca juga: Selamat! Gojek Naik Kelas Menjadi Decacorn}

Perusahaan juga harus memverifikasi identitas pengemudi dan mengoperasikan pusat pengaduan 24 jam. Adapun tujuan dari dibuatnya peraturan ini untuk keselamatan dan persaingan sehat di industri transporasi.

“Kami harus melihat apa yang mungkin dalam hukum untuk memberikan pilihan kepada publik – tidak meningkatkan persaingan dengan taksi dalam sistem,” kata wakil sekretaris Kementerian Transportasi Thailand,  Jirut Wisansitr.

Layanan pemesanan naik sangat populer di negara berpenduduk 67 juta ini karena lebih murah dan jarang menolak iuntuk membawa penumpang ke tujuan seperti yang dilakukan taksi konvesional.  Tapi polisi secara rutin menilang para mitra pengemudi karena status hukumnya yang masih abu-abu.

Saat ini beberapa perusahaan ride hailing telah mengaspal di Thailand. Mereka adalah Gojek lewat unit usaha GET yang menawarkan ojek sepeda motor dan Grab yang menawarkan jasa transportasi mobil dan sepeda motor.

{Baca juga: Go-Jek Berambisi Jadi yang Terbesar di Asia Tenggara}

GET sendiri telah mengaspal sejak Februari 2019. Menurut Presiden Gojek, Andre Soelistyo, hingga saat ini GET telah mendapat feedback yang positif dari pengguna.

Andre menambahkan, salah satu alasan mengapa layanan mereka cepat diterima di beberapa negara Asia Tenggara karena sebelum kehadiran Gojek, pemain di industri ini hanya satu saja.

“Pas begitu kami launch, konsumen dan driver menerima kami. Jadi akses ke konsumen cepat sekali,” ucap Andre di Kantor Pusat Gojek pada Senin (23/07) lalu. [NM/HBS]

Sumber: Asia One

Duh! Ibu Tega Jual Bayinya untuk Beli Ponsel Baru

0

Telko.id, Jakarta – Ada banyak cara untuk membeli ponsel baru. Menyisihkan sejumlah uang, menabung, atau meminjam uang teman. Namun yang dilakukan seorang ibu di China ini sungguh keterlaluan. Karena ingin beli ponsel baru, dia tega menjual bayinya.

Ada banyak pilihan yang tersedia untuk membeli barang yang kita idamkan. Tapi Anda harus selalu ingat untuk hidup sesuai kemampuan isi kantong. Yang jelas, menjual anak bukan merupakan cara untuk mendapatkan ponsel baru.

{Baca juga: Jual Sel Telur demi iPhone XS Max, Gadis Ini Nyaris Tewas}

Seorang ibu berusia 20 tahun dari Kota Cixi, Provinsi Zhejiang, China melakukan hal hal di luar nalar itu. Ya, disaat dia membutuhkan uang tunai untuk melunasi hutang kartu kreditnya dan membeli ponsel baru, ia tega menjual anak kandungnya.

Menurut Guanghua Daily, ibu muda yang memakai nama keluarga Ma ini sedang mengandung anak kembar dan tidak bisa meminta bantuan orangtuanya karena tidak setuju dengan kehamilannya.

Ma juga tidak bisa pergi ke Wu Nan, untuk meminta uang ke ayah bayi dalam kandungannya karena suaminya juga terlilit hutang.

Seminggu setelah dia melahirkan bayi laki-laki kembar, Ma menjual satu putranya seharga 45.000 yuan atau sekitar Rp 88,8 juta. Sedangkan bayi kembar lainnya dipasarkan dengan harga 20.000 yuan atau sekitar Rp 39 juta.

Dari hasil penjualan bayinya, ia menghasilkan cukup banyak uang. Uang itu tidak hanya ia pakai untuk melunasi hutang kartu kreditnya, tetapi juga untuk membeli smrtphone baru untuk dirinya.

Namun, dia bukan satu-satunya yang menikmati keuntungan dari penjualan anak-anaknya. Ketika Wu mendengar tentang penjualan itu, dia mendatangi MA dan meminta meminta uang untuk membayar utangnya.

Untungnya, polisi dapat melacak orangtua yang tidak bertanggung jawab ini dan menangkap mereka. Ketika mereka menahan pasangan itu, diketahui bahwa semua uang yang dihasilkan dari menjual anak mereka sendiri telah dihabiskan.

Ma dilaporkan atas tindakannya memperjual belikan orang. Ia mengaku terpaksa menjual anaknya lantaran membutuhkan uang dan terlilit hutang.

{Baca juga: Instagram Hapus Akun Penjualan Bayi di Surabaya}

“Saya tidak punya uang dan punya banyak hutang. Aku harus melakukan ini,” katanya.

Pihak berwenang juga berhasil melacak dua orang yang membeli bayi kembar   ini.Untungnya bayi kembar ini berhasil diselamatkan dan sekarang dirawat orangtua Ma.

Sumber: World of Buzz

 

NASA Temukan Cahaya Misterius Hijau dan Biru, Alien?

0

Telko.id, Jakarta – NASA menemukan cahaya misterius di ruang angkasa dan belum dapat dijelaskan secara pasti. Sebuah kilatan cahaya terang dengan bintik-bintik hijau dan biru yang tiba-tiba muncul dan langsung menghilang dalam hitungan detik kosmik. Apakah itu Alien?

Menurut sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Astrophysical Journal, Observatorium sinar-X NuSTAR yang sedang mengamati galaksi Fireworks (NGC 6946) melihat beberapa gumpalan cahaya biru dan hijau yang muncul dan menghilang dalam beberapa minggu ini.

{Baca juga: Misi NASA dan ESA Selamatkan Bumi dari Ancaman Asteroid Raksasa}

Observatorium Sinar-X NASA juga menyaksikan penampakan dan lenyapnya gumpalan hijau, yang dikenal sebagai sumber sinar-X ultraluminous (ULX), yang menjelaskan penampakan tersebut.

“Sepuluh hari adalah waktu yang sangat singkat untuk objek terang seperti itu muncul,” kata seorang peneliti postdoctoral di Caltech, Hannah Earnshaw, dalam sebuah pernyataan.

Ia menuturkan, biasanya dengan NuSTAR, mereka mengamati perubahan yang lebih bertahap dari waktu ke waktu dan jarang sekali melihat sumber beberapa kali berturut-turut dengan cepat. Mereka sangat beruntung dapat menangkap sumber yang berubah sangat cepat dan sangat menarik.

Sementara para peneliti dengan cepat menunjukkan bahwa ULX adalah kejadian umum di luar angkasa. Bahkan, ini yang keempat kalinya terlihat di galaksi ini.

Mereka juga mencatat bahwa ULX “biasanya berumur panjang.” Dengan ULX ini, ada “cahaya tampak terdeteksi dengan sumber sinar-X, ”yang kemungkinan mengesampingkan bahwa itu adalah supernova.

Jadi apa itu? Para peneliti menawarkan beberapa teori untuk penjelasan penampakan gumpalan hijau tersebut, termasuk fakta bahwa itu bisa jadi ‘black hole’ atau lubang hitam yang memakan objek lain.

“Jika suatu benda terlalu dekat dengan lubang hitam, gravitasi dapat menarik benda itu terpisah, membawa puing-puing ke orbit dekat di sekitar lubang hitam,” tulis NASA dalam posting tersebut.

“Bahan di tepi bagian dalam disk yang baru terbentuk ini mulai bergerak sangat cepat sehingga memanas hingga jutaan derajat dan memancarkan sinar-X,” tambahnya.

Tetapi mengingat fakta bahwa ULX-4 bisa menjadi peristiwa berulang, penjelasan lain yang mungkin adalah bahwa itu adalah bintang neutron. Bintang-bintang neutron, yang kira-kira memiliki massa yang sama dengan Matahari, mampu menarik material, menciptakan cakram puing yang dapat menghasilkan sumber ULX.

{Baca juga: Meteorit yang Jatuh di Australia Mengandung Mineral Aneh}

Namun, jika bintang neutron berputar terlalu cepat, medan magnet yang diciptakannya benar-benar dapat menyebabkan penghalang, yang akan mencegah materi mencapai permukaan bintang.

Efek penghalang akan mencegah bintang menjadi sumber sinar-X. Namun, penghalang itu mungkin goyah dan memungkinkan material jatuh dan mendarat ke permukaan bintang neutron. Ini mungkin akan menjelaskan kemuncula dan lenyapnya ULX secara tiba-tiba.

“Hasil ini adalah langkah untuk dapat memahami beberapa kasus yang sangat jarang dan lebih ekstrim di mana materi bertambah menjadi lubang hitam atau bintang neutron,” kata Earnshaw. [BA/HBS]

Sumber: NY Post

Logo Apple di iPhone 11 Pindah Posisi?

0

Telko.id, Jakarta – Menjelang peluncuran resminya, muncul bocoran terkait iPhone 11 yang diungkap oleh Mark Gurman dari Bloomberg. Ia menyebut, Apple akan mengubah posisi logo Apple di iPhone 2019, yang kini berada di tengah-tengah body dari suksesor iPhone XS tersebut.

Menurutnya, logo yang berada di tengah tersebut akan membantu pengguna mengetahui di mana harus menempatkan Apple Watch atau AirPods di body iPhone 11 untuk ngecas secara wireless.

Maklum, iPhone terbaru ini dikabarkan memiliki fitur pengisian reverse wireless charging berbasis Qi terbaru. Konsepnya mirip dengan Wireless PowerShare di smartphone Samsung Galaxy terbaru, seperti Samsung Galaxy S10 maupun Note 10.

{Baca juga: Peluncuran iPhone 2019 Disiarkan Langsung via YouTube}

Bocoran ini sejalan dengan kabar yang disebar oleh seorang pekerja dari Foxconn pada akhir Juli lalu. Ia mengklaim bahwa tidak akan ada branding “iPhone” di body belakang iPhone terbaru. Hal itu cukup masuk akal mengingat Apple bakal menyematkan logo Apple di tengah body.

Dikutip Telko.id dari MacRumors, Senin (09/09/2019), Gurman juga menegaskan bahwa body iPhone 11 akan dilapisi oleh kaca antipecah. Tak cukup, iPhone tersebut pun mampu lebih tahan air dan juga debu.

Bocoran lainnya, Gurman mengatakan bahwa iPhone XR akan datang dengan warna hijau yang tampak keren. Sementara Apple Watch, raksasa asal Cupertino tidak terlalu memberikan penyegaran signifikan ketika diluncurkan, selain body-nya yang berbahan dasar keramik dan titanium terbaru.

iPhone 11 sendiri akan diluncurkan di acara yang diselenggarakan di Steve Jobs Theatre pada Selasa (10/09) pagi waktu Pasifik. Apple akan menyiarkannya secara langsung melalui situs resminya, aplikasi di Apple TV, serta YouTube.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Apple Terbaru}

Apple diperkirakan akan meluncurkan tiga iPhone baru pada acara itu. Satu di antaranya adalah iPhone XR 2, yang dikabarkan akan hadir dengan peningkatan sistem pengaturan kamera ganda.

Ada pula penerus iPhone XS dan iPhone XS Max, yang punya desain tiga kamera. Sayang, iPhone berteknologi 5G baru akan hadir pada 2020. So, mari tunggu apakah iPhone 2019 bakal tampil beda atau tidak. (SN/FHP)

Sumber: Bloomberg