spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 1021

Waduh! Apple Card Bisa Jadi Pisau Dapur

0

Telko.id, Jakarta Apple Card tidak hanya berfungsi sebagai alat pembayaran. Sebuah video menunjukan bahwa kartu kredit buatan Apple ini bisa menjadi pisau karena dapat memotong sayur.

Dilansir Telko.id dari Ubergizmo pada Senin (09/09/2019), seorang YouTuber menajamkan ujung Apple Card dan menggunakan kartu tersebut sebagai pisau. Dalam video dia mengasah kartu tersebut beberapa kali untuk kemudian memakainya untuk memotong sayur.

Mayoritas kartu kredit terbuat dari plastik, tetapi ada beberapa kartu biasanya disediakan untuk mereka yang berpenghasilan tahunan lebih tinggi, terbuat dari logam. Adanya unsur logam juga dibawa oleh kartu ini karena terbuat dari titanium dan alumunium.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Apple Terbaru}

Fakta ini membuka berbagai kemungkinan terkait Apple Card. Bisa saja kartu kredit tersebut diubah menjadi senjata untuk melakukan penyerangan. Ini bukan pertama kartu kredit digunakan sebagai pisau. Sebelumnya, ada beberapa video di mana kartu kredit logam lainnya bisa diubah menjadi pisau.

Media The Verge pernah menunjukan bahwa banyak pisau seukuran kartu kredit yang tersedia di pasaran, jadi Anda tidak perlu mengasah Kartu Apple baru Anda untuk mendapat pisau seukuran kartu kredit.

Apple Card sendiri diperkenalkan ke publik pada Maret lalu. Apple Card adalah kartu kredit yang dapat terintegrasi dengan Aplikasi Apple Wallet. Lewat Apple Card pengguna bisa melacak pembelian, memeriksa saldo dan melihat jatuh tempo tagihan lewat Apple Wallet.

{Baca juga: Pelanggan Kini Bisa Akses Apple Music Lewat Website}

Apple juga  menggunakan mesin pembelajaran dan Apple Maps untuk memberi label toko yang pernah didatangi untuk berbelanja dan menggunakan data itu untuk melacak pembelian di berbagai kategori seperti makanan dan minuman. Terakhir Apple Card juga memiliki program cash back dengan nama Daily Cash. [NM/HBS]

Sumber: Ubergizmo

Pemain Pokemon Go Dilarang Masuk Rumah Orang

0

Telko.id, Jakarta  –  Niantic baru-baru ini harus membayar denda USD 4 juta gara-gara gugatan class action. Untuk itu, pemain Pokemon Go akan dilarang masuk rumah orang untuk menangkap Pokemon.

Gugatan tersebut menuduh bahwa Pokemon Go merupakan permainan yang melanggar dan berbahaya. Tak ingin kena denda lagi, Niantic mengambil tindakan untuk menghentikan para pemain agar tidak masuk tanpa izin.

{Baca juga: Niantic Tendang 500 Ribu Cheater Pokemon GO dan Harry Potter}

Menurut laporan Games Radar, Niantic akan mulai menerapkan sistem pelaporan untuk mengatasi 95 persen kasus masuk wilayah orang tanpa izin dalam 15 hari. Semua bermula dari keluhan seorang penduduk Florida, Amerika Serikat.

Ia menuduh para pemain “bertindak seperti zombie dengan menabrak sesuatu” ketika berkeliaran di wilayahnya. Keluhan terpisah mengatakan bahwa lima pemain telah membunyikan bel rumahnya.

Mereka bertanya apakah bisa menggunakan halaman belakang rumahnya untuk menangkap Pokemon. Karenanya, Niantic akan menambahkan langkah-langkah lain untuk memastikan pemain Pokemon Go tidak melanggar hukum apa pun.

Pertama, mereka akan berhenti menempatkan Pokestop di dekat rumah penduduk. Mereka juga menambahkan mekanik yang akan menonaktifkan penanda Pokestop dan Gym yang ada di dalam taman umum setelah berjam-jam.

{Baca juga: Buset! Sopir Ini Pakai 8 Ponsel untuk Main Pokemon Go}

Meskipun tidak menerima tanggung jawab, Niantic telah menyetujui penyelesaian USD 4 juta, yang sebagian besar akan dialokasikan untuk banyak pengacara. Sebanyak  12 penggugat hanya menerima masing-masing USD 1.000 dari jumlah itu. [BA/HBS]

Sumber: Games Radar

Niantic Bakal Larang Pemain Pokemon Go Masuk Rumah Orang

0

Telko.id, Jakarta  –  Niantic baru-baru ini harus membayar denda USD 4 juta gara-gara gugatan class action. Untuk itu, pemain Pokemon Go akan dilarang masuk rumah orang untuk menangkap Pokemon.

Gugatan tersebut menuduh bahwa Pokemon Go merupakan permainan yang melanggar dan berbahaya. Tak ingin kena denda lagi, Niantic mengambil tindakan untuk menghentikan para pemain agar tidak masuk tanpa izin.

{Baca juga: Niantic Tendang 500 Ribu Cheater Pokemon GO dan Harry Potter}

Menurut laporan Games Radar, Niantic akan mulai menerapkan sistem pelaporan untuk mengatasi 95 persen kasus masuk wilayah orang tanpa izin dalam 15 hari. Semua bermula dari keluhan seorang penduduk Florida, Amerika Serikat.

Ia menuduh para pemain “bertindak seperti zombie dengan menabrak sesuatu” ketika berkeliaran di wilayahnya. Keluhan terpisah mengatakan bahwa lima pemain telah membunyikan bel rumahnya.

Mereka bertanya apakah bisa menggunakan halaman belakang rumahnya untuk menangkap Pokemon. Karenanya, Niantic akan menambahkan langkah-langkah lain untuk memastikan pemain Pokemon Go tidak melanggar hukum apa pun.

Pertama, mereka akan berhenti menempatkan Pokestop di dekat rumah penduduk. Mereka juga menambahkan mekanik yang akan menonaktifkan penanda Pokestop dan Gym yang ada di dalam taman umum setelah berjam-jam.

{Baca juga: Buset! Sopir Ini Pakai 8 Ponsel untuk Main Pokemon Go}

Meskipun tidak menerima tanggung jawab, Niantic telah menyetujui penyelesaian USD 4 juta, yang sebagian besar akan dialokasikan untuk banyak pengacara. Sebanyak  12 penggugat hanya menerima masing-masing USD 1.000 dari jumlah itu. [BA/HBS]

Sumber: Games Radar

IdeaPad L340 Gaming Diluncurkan, Spek ala Lenovo Legion

0

Telko.id, Jakarta – Lenovo sepertinya sadar, kalau pengguna kasual yang biasa menggunakan laptop mainstream juga butuh hiburan, seperti main game misalnya. Makanya, perusahaan teknologi asal China itu meluncurkan Lenovo IdeaPad L340 Gaming.

Menurut Kevin Aditya, Consumer 4p Notebook & TI Manager Lenovo Indonesia, IdeaPad L340 Gaming punya spesifikasi mumpuni yang bisa menunjang para penggunanya untuk tidak hanya bekerja, tapi juga untuk main game dengan grafis berat dan editing video.

“IdeaPad Gaming apa bedanya dengan Legion? Ini adalah extended version dari IdeaPad,” jelasnya.

“Karena biasanya IdeaPad adalah seri mainstream untuk daily to use,” tambah Kevin.

{Baca juga: Trio Lenovo Legion Dirilis di Indonesia, Harga Mulai Rp 14 Jutaan}

Lenovo IdeaPad L340 Gaming mengusung layar berukuran 15,6 inci dengan resolusi Full HD. Tidak seperti layar di seri Lenovo Legion, layar laptop ini terbilang standar, dengan tingkat kecerahan 250 nits dan refresh rate 60Hz.

Di sektor spesifikasi, IdeaPad L340 Gaming ditopang oleh prosesor Intel Core I7-9750H, RAM 8GB DDR4, memori penyimpanan 512GB SSD, dan GPU Nvidia GTX 1650 4GB.

Laptop ini punya fitur khusus gaming, bernama Lenovo Vantage yang memudahkan pengguna untuk mengubah pengaturan laptop sesuai penggunaan. Kevin mengatakan, ada dua mode yang bisa digunakan, yaitu Quick dan Quite.

“Karena game butuh kartu grafis tambahan, maka diluncurkan ini,” ucapnya.

“Quick dipakai saat bermain game atau editing video. Sementara Quite digunakan ketika pengguna sedang bekerja saja,” lanjut Kevin.

{Baca juga: Nonton Film Gratis dengan 4 Aplikasi ini, Dosa Tanggung Sendiri!}

Ciri khas laptop gaming lain yang disematkan di dalamnya antara lain, keyboard dengan LED berwarna biru yang memberikan kesan keren, desain yang jauh lebih stylish, sampai speaker yang didukung teknologi Dolby Atmos.

Laptop ini dibanderol dengan harga yang lebih terjangkau daripada seri Lenovo Legion. Oleh Lenovo, harga Lenovo IdeaPad L340 Gaming hanya sekitar Rp 13,9 jutaan. (FHP)

Trio Lenovo Legion Dirilis di Indonesia, Harga Mulai Rp 14 Jutaan

0

Telko.id, Jakarta – Lenovo memperbarui lini laptop gaming-nya dengan merilis tiga produk Lenovo Legion sekaligus untuk menjangkau para gamers di Indonesia. Masing-masing laptop gaming tersebut adalah Lenovo Legion Y540, Lenovo Legion Y740, dan Lenovo Legion Y7000.

Legion Y540 dan Legion Y7000 menurut Kevin Aditya, Consumer 4p Notebook & TI Manager Lenovo Indonesia, merupakan laptop gaming yang punya beberapa kesamaan, khususnya pada teknologi layar dan fitur keyboard yang telah disematkan fitur anti-ghosting.

Keduanya mirip seperti anak kembar. Ibaratnya alter ego lah,” katanya.

{Baca juga: Jago Coding, Bocah 13 Tahun Ini Punya Penghasilan Rp 168 Juta}

Kedua laptop ini mengusung layar berukuran 15,6 inci beresolusi Full HD dengan refresh rate hingga 144 Hz, prosesor hingga Intel Core i7 generasi 9, RAM hingga 8GB DDR4, storage 512GB SSD, dan GPU Nvidia GTX 1650 4GB.

Sementara Lenovo Legion Y740, Kevin menyatakan bahwa laptop ini merupakan versi “revamped” atau model yang telah ditingkatkan sisi spesifikasinya. Kini, laptop tersebut telah memiliki layar 15,6 inci beresolusi Full HD dengan refresh rate hingga 144Hz, dan ditopang oleh prosesor Intel Core i7 generasi 9.

Disematkan juga RAM hingga 8GB dual-channel DDR4, memori penyimpanan 1TB SSD, dan GPU Nvidia RTX 2060 6GB. Laptop tersebut juga diberikan peningkatan di sisi audionya, dengan adanya dukungan speaker Dolby Atmos yang berkualitas.

{Baca juga: Hands-on Black Shark 2 Pro: Jagoan Gaming Paling “Ngegas”}

“Bukan game MOBA saja yang revamped, tapi laptop Legion juga bisa,” ucap Kevin sembari bercanda.

http://telset.id/
Lenovo Legion Y740

Untuk harganya, Lenovo Legion Y540 dan Lenovo Legion Y7000 dibanderol dengan harga mulai dari Rp 14,9 jutaan untuk versi terendah dan Rp 16,9 jutaan untuk model tertingginya. Sedangkan harga Lenovo Legion Y740, mencapai Rp 28,2 jutaan. (FHP)

PB Djarum Stop Audisi, Netizen Serukan Tagar #bubarkanKPAI

0

Telko.id, Jakarta – Mulai tahun depan audisi atlet bulu tangkis yang diselenggarakan PB Djarum akan dihentikan. Penghentian tersebut menimbulkan respon dari netizen yang menuding Komisi Perlidungan Anak Indonesia (KPAI) sebagai biang kerok masalah.

Sebagai bentuk protesnya, jagat maya hari ini dibanjiri hujatan netizen pada KPI. Aksi protes tersebut diluarkan netizen dengan menyerukan tagar #bubarkanKPAI dan #KamiBersamaKPAI.

Kasus ini bermula saat PB Djarum mengumumkan lewat akun twitter @PBDjarum pada Sabtu (07/09/2019) jika 2019 merupakan tahun terakhir audisi  digelar.

{Baca juga: Pak Sutopo Meninggal, Netizen Berduka Serukan #RIPSutopo}

Langkah ini dilakukan akibat polemik khususnya dari Komisi Perlidungan Anak Indonesia (KPAI) yang menilai ada unsur eksploitasi anak khususnya penggunaan anak sebagai promosi produk.

“Kemudian pada audisi kali ini juga saya sampaikan sebagai ajang untuk pamit sementara waktu, karena di tahun 2020 kita memutuskan untuk menghentikan audisi umum” jelas Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin, lewat keterangan resminya. 

Sontak warganet pun merespon. Tagar #bubarkanKPAI mulai ramai di twitter berdasarkan pantuan dari Trends24 pada Senin (09/09/2019) tagar tersebut menduduki peringkat pertama mengalahkan tagar-tagar lainnya yang dibicarakan netizen pada hari ini.

Netizen bernama Ninas Madridista alias @itsmeGladis menilai jika, PB Djarum adalah tempat untuk mencetak atlet-atlet bulu tangkis berprestasi sehingga amat sayang jika program tersebut dihentikan.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Yeha Regina Citra Mahardika lewat akun twitter @reginamahardika. Menurutnya KPAI tidak melihat bahwa banyak sinetron yang tidak mendidik yang memberikan dampak lebih buruk bagi anak-anak.

{Baca juga: Ramai Tagar #RakyatMenolakPutusanMK, Ada Apa Lagi?}

Tetapi perlahan ada juga netizen yang membela KPAI. Dengan tagar #KamiBersamaKPAI mereka menyetujui penilaian KPAI bahwa terjadi eksploitasi anak dalam audisi bulu tangkis yang dilakukan PB Djarum. Menurut Dody lewat akun @Bangdody1

Hal yang sama juga dikatakan oleh Wahyu Ongkosongko dalam akun @Wahyu9. Dirinya berharap jika KPAI nantinya akan membangun ajang pembinaan olahraga yang independen tanpa campur tangan dari pihak swasta bahkan produk rokok.

Rusia Protes Facebook dan Google Tayangkan Iklan Politik

0

Telko.id, Jakarta  – Pengawas komunikasi Rusia, Roskomnadzor, mengatakan bahwa raksasa teknologi seperti Google dan Facebook telah mengizinkan keberadaan iklan politik selama pemilihan regional.

“Publisitas semacam itu dilarang. Apa yang mereka lakukan merupakan bentuk campur tangan urusan kedaulatan dan menghambat pelaksanaan pemilihan umum yang demokratis di Rusia,” katanya.

{Baca juga: Rusia Ancam Blokir Facebook dan Twitter, Kenapa?}

Sayang, seperti dikutip Telko.id, Senin (9/9/2019), Reuters belum bisa menghubungi Google maupun Facebook untuk meminta klarifikasi terkait tudingan Rusia dalam pemilihan regional pada Minggu (8/9/2019).

Roskomnadzor mengaku telah meminta kepada Facebook dan Google untuk melarang publikasi iklan politik selama pemilihan pada Minggu maupun sehari sebelumnya. Hal itu sesuai dengan hukum yang berlaku di Negeri Beruang Merah itu.

Baru-baru ini, Facebook, Google, Microsoft dan Twitter, melakukan pertemuan tertutup dengan agen intelijen Amerika Serikat (AS). Mereka membahas strategi keamanan jelang pemilu November 2020.

Tim keamanan perusahaan-perusahaan teknologi AS bertemu dengan perwakilan FBI, Kantor Direktur Intelijen Nasional, dan Departemen Keamanan Dalam Negeri AS di markas Facebook di Menlo Park.

{Baca juga: Pasang Ribuan Iklan di Facebook, Rusia Sabotase Pilpres AS}

Semua perusahaan media sosial di bawah tekanan untuk meningkatkan sistem keamanan setelah badan intelijen AS mengendus praktik operasi pengaruh siber Rusia. AS tak ingin kejadian 2016 terulang. [SN/HBS]

Sumber: Reuters

Gmail Bisa Blokir Gambar di iPhone dan iPad, Begini Caranya

0

Telko.id, Jakarta  – Pernahkan Anda merasa jengkel menunggu pesan Gmail dimuat di iPhone karena gambar terlampir berukuran cukup besar? Sekarang, hal itu tak akan lagi terjadi. Google punya solusi jitu. Gmail sekarang bisa blokir gambar di iPhone dan iPad. Bagaimana caranya?

Google menambahkan pengaturan baru di iPhone yang memungkinkan pengguna menjaga gambar tidak memuat secara otomatis ketika membuka email. Pengaturan tersebut juga punya kemampuan blokir.

{Baca juga: Bulan Depan, Google Rilis “Mode Rahasia” di Gmail}

Artinya, pengaturan baru dari Google di iPhone mampu memblokir pelacakan email yang tidak diminta dari spammer. Pembaruan memindai gambar berguna untuk memastikan tidak ada konten jahat.

Sebab, selama ini banyak terdapat konten mencurigakan yang dapat gunakan oleh pengirim untuk melacak lokasi pengguna. Gmail juga memastikan gambar tidak mengandung perangkat lunak berbahaya.

Dikutip Telko.id dari CNET, Senin (9/9/2019), jika Google mendeteksi sesuatu yang mencurigakan, Gmail tidak akan menampilkan gambar. Sebaliknya, Gmail bakal memberi Anda opsi untuk membukanya.

Kalau belum tahu bagaimana cara menonaktifkan gambar di Gmail agar tidak secara otomatis dibuka, janganlah khawatir. Berikut adalah langkah mudah bagi Anda untuk bisa mengakses fitur baru itu:

  1. Buka aplikasi Gmail via iPhone atau iPad.
  2. Di kiri atas, ketuk menu hamburger tiga baris.
  3. Pilih Settings dari menu.
  4. Ketuk akun Gmail Anda di bagian atas.
  5. Pilih Images.
  6. Pilih Ask before displaying external images (Tanya sebelum menampilkan gambar eksternal).
  7. Ketika Anda membuka email berisi gambar, Gmail akan menyembunyikan. Jika Anda ingin melihatnya, ketuk Display Images.

{Baca juga: Baca juga: Gmail Punya Fitur Mengatur Waktu Pengiriman Email}

Anda dapat mengubah pengaturan tersebut kapan saja dengan beralih kembali ke pengaturan Always display external images. [SN/HBS]

Sumber: CNET

Peluncuran iPhone 2019 Disiarkan Langsung via YouTube

0

Telko.id, Jakarta  – Setiap menyelenggarakan acara, Apple biasanya menyiarkan secara langsung atau live streaming secara eksklusif untuk platform buatan sendiri. Namun untuk tahun ini berbeda, karena acara peluncuran iPhone 2019 akan disiarkan secara langsung di YouTube.

Dulu, setiap ingin menyaksikan acara Apple, pengguna harus mengakses dari perangkat iOS atau Mac menggunakan browser atau peramban Safari. Sekarang, Apple perlahan-lahan memilih untuk luwes.

{Baca juga: Apple Batalkan Fitur “Walkie-Talkie” untuk iPhone 2019?}

Tahun lalu, Apple menyiarkan secara langsung acara perusahaan via Twitter. Tahun ini, tampaknya Apple akan memperluas jumlah pemirsa. Untuk kali pertama, Apple akan menyiarkan acara melalui YouTube.

Menurut Ubergizmo, dikutip Telko.id, Minggu (8/9/2019), Apple akan melakukan live streaming peluncuran iPhone baru pada bulan ini lewat kanal YouTube. Siapapun bisa menikmati momen tersebut.

Dengan kata lain, mereka yang ingin menonton secara langsung tak harus punya perangkat berbasis iOS maupun Mac. Mereka bisa menyaksikan peluncuran iPhone 2019 di perangkat apa pun dan platform apapun.

Apple diperkirakan akan meluncurkan tiga iPhone baru pada September 2019. Satu di antaranya adalah iPhone XR 2, yang dikabarkan akan hadir dengan peningkatan sistem pengaturan kamera ganda.

{Baca juga: iPhone 2019 Didukung Apple Pencil?}

Ada pula penerus iPhone XS dan iPhone XS Max, yang punya desain tiga kamera. Sayang, iPhone berteknologi 5G baru akan hadir pada 2020. Jika tak ada aral, rilis iPhone 2019 berlangsung pada 10 September 2019. [SN/HBS]

Sumber: Ubergizmo

Peter Lydian Resmi Pimpin Facebook Indonesia

0

Telko.id, Jakarta – Facebook menunjuk Peter Lydia sebagai Country Director Facebook Indonesia. Setelah resmi ditunjuk, Peter akan menjadi nakhoda baru raksasa jejaring sosial itu di Tanah Air, menggantikan pejabat lama Sri Widowati.

Lewat keterangan resmi yang diterima Tim Telko.id pada Senin (09/09/2019) Vice President Facebook di Asia Tenggara, Benjamin Joe mengatakan bahwa kawasan Asia Tenggara seperti Indonesia adalah pusat pertumbuhan terbesar dan tercepat dari Facebook, Instagram dan WhatsApp.

“Saya menyambut hangat kehadiran seorang pemimpin yang kaya pengalaman seperti Peter untuk memimpin tim kami di Indonesia. Dengan pengalamannya selama 25 tahun di industri teknologi, kami menegaskan kembali komitmen Facebook untuk terus mendukung bisnis dan komunitas di Indonesia serta memberikan kontribusi kami untuk Indonesia,” kata Benjamin.

{Baca juga: Tak Ada Data Pengguna Facebook Indonesia di Cambridge Analytica}

Peter akan mendorong bisnis dalam berbagai industri seperti e-commerce, consumer goods, layanan finansial dan teknologi atau telekomunikasi. Peter juga akan bekerja untuk membantu orang-orang di Indonesia membangun literasi digital yang lebih kuat di tanah air.

“Saya senang bisa bergabung dengan Facebook dan menantikan kerjasama dengan tim untuk mengembangkan investasi kami agar dapat memberikan dukungan yang lebih baik bagi bisnis dan komunitas di Indonesia,” ujar Peter Lydian.

Peter memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun di industri teknologi. Sebelumnya Peter menjabat sebagai Presiden Direktur untuk Finmas. Selain itu Peter juga telah bekerja di berbagai perusahaan, seperti Microsoft, Dell Indonesia dan Berca ICT Group.

{Baca juga: Bos Facebook Indonesia Mengundurkan Diri}

Peter sendiri menggantikan Sri Widowati yang telah resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Country Director Facebook Indonesia pada Maret 2019.

Menurut keterangan resmi dari pihak Facebook, perempuan yang akrab disapa Wido ini telah mengundurkan diri dan mengembangkan karirnya di tempat lain. [NM/HBS]